Kategori: LAMPUNG BARAT

  • Edi Novial Kembali Duduki Kursi, Sebagai Ketua DPRD Lampung Barat Priode 2024-2029

    Edi Novial Kembali Duduki Kursi, Sebagai Ketua DPRD Lampung Barat Priode 2024-2029

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Akhirnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat rekomendasi penunjukan Ketua DPRD Lampung Barat 2024-2029.

    Dimana sebelumnya Pengurus DPC PDIP Mengusulkan tiga nama calon ketua DPRD Lambar definitif yakni Sri Nurwijayanti, Edi Novial dan Bambang Dwi Saputra.

    Berdasarkan PDF surat Nomor 7020/IN/DPP/X/2024, yang ditandatangani Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal, Hasto Kristiyanto, di Jakarta tertanggal 2 Oktober 2024, DPP PDIP menunjuk Edi Novial sebagai ketua DPRD Lampung Barat masa bakti 2024-2029.

    Dikonfirmasi terkait hal itu, Wakil Sekretaris Internal DPC PDIP Lampung Barat, Satriawan Basron, Kamis, 3 Oktober 2024, menyebut pihaknya memang telah menerima PDF surat serupa. Namun, secara fisik belum.

    “Surat PDF seperti itu kami terima, namun surat fisiknya belum kami pegang,” kata dia.

    Isi Surat

    Di ketahui, dalam surat itu disebutkan bahwa pimpinan dewan merupakan jabatan strategis partai guna memperjuangkan kebijakan partai menjadi kebijakan pemerintah daerah, dan merupakan penugasan DPP partai sebagaimana diatur
    dalam Peraturan DPP PDI Perjuangan Nomor 07 Tahun 2019, tentang Pengisian Pimpinan DPRD dan
    Ketua Fraksi DPRD Proinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dari PDI Perjuangan

    Surat tersebut
    memerhatikan:

    1. Surat DPP PDI Perjuangan nomor: 6581/N/DPP/X2024, tertanggal 04 September 2024, perihal
    Instruksi Usulan Pimpinan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

    2. Surat DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung nomor. 1197/IN/DPD.15/X/2024, tertanggal 09
    September 2024, perihal Surat Pengantar Usulan Pimpinan DPRD Kab/Kota.

    3. Surat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat nomor: 261/IN/DPC.15.06/|X/2024 tertanggal 03 September 2024, perihal Usulan Pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Barat.

    4. Keputusan Rapat Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan tanggal 30 September 2024.

    Maka bersama ini DPP PDI Perjuangan memutuskan hal-hal sebagai berikut:

    1. Mengesahkan dan Menetapkan Edi Novial SKom sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Barat Periode 2024-2029 dari PDI Perjuangan.

    2. Menginstruksikan kepada seluruh jajaran Struktural Partai dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat Fraksi PDI Perjuangan, untuk mengajukan, mengamankan dan memperjuangkan
    Edi Novial SKom menjadi Pimpinan DPRD Katbupaten Lampung Barat Periode 2024-2029.

    3. Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas keluar dari kebijakan ini, akan diberikan sanksi organisasi.

    Sebelumnya DPC PDIP Lampung Barat, mengajukan tiga nama untuk dipilih DPP sebagai ketua DPRD definitif periode 2024-2029.

    Tiga nama kader PDIP Lampung Barat itu diusulkan melalui surat Nomor. 261/IN/DPC.15.06/IX/2024.

    Menurut Wakil Sekretaris Internal DPC PDIP Lampung Barat, Satriawan Basron, saat dihubungi Waktu Lampung Online, Sabtu, 21 September 2024, surat itu diajukan ke DPP tanggal 2 September 2024.

    Tiga nama itu, adalah Edi Novial, Sri Nurwijayanti, dan Bambang Dwi Saputra.

    Edi Novial adalah sekretaris DPC PDIP juga mantan ketua DPRD Lampung Barat dua periode, 2014-2019 dan 2019-2024.

    Sementara, Sri Nurwijayanti adalah bendahara DPC PDIP yang kini ditunjuk sebagai ketua sementara DPRD Lampung Barat pasca dilantik 19 Agustus 2024 lalu.

    Sementara, Bambang Dwi Saputra, adalah wakil ketua DPC PDIP Lampung Barat. (Edi)

  • Satu Nama Muncul, Mengambil Formulir Pendaftaran Ketua PWI Lampung Barat

    Satu Nama Muncul, Mengambil Formulir Pendaftaran Ketua PWI Lampung Barat

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Sejak dibukaknya pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Lampung Barat, sudah satu nama yang muncul dan mengambil formulir.

    Pengambilan formulir di sekretariat PWI itu, diterima langsung oleh Ketua Panitia Panitia Tri Sutrisno dan Ketua Penjaringan Edi Saputra, Kamis 12 September 2024.

    Nama bacalon yang mengambil formulir yakni atas nama Nopriadi yang sudah puluhan tahun berkiprah di dunia jurnalis dan juga merupakan Pimpinan Redaksi (Pemred) Radar Lambar.

    Nopriadi mengambil formulir di wakilkan oleh Liaison Officer (LO), Deni Iswandi, ia mengatakan bahwa mendapatkan mandat langsung dari Nopriyadi untuk mengambil berkas pendaftaran.

    “Saya selaku Liaison Officer (LO) dari Nopriadi, mengambil berkas formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua PWI kabupaten Lampung Barat priode 2024-2027,” kata dia.

    Lanjut dia, bahwa Nopriadi ingin ikut memeriahkan Konferensi Kabupaten (Konferkab) dalam pemilihan Ketua PWI di kepengurusan yang akan datang.

    “Dalam waktu dekat setelah berkas formulir diisi dan persyaratan dilengkapi secepatnya akan dilakukan pengembalian kepada Panitia penjaringan,” kata dia.

    Dilain pihak, Ketua penjaringan Bakal Calon Ketua PWI Lampung Barat Edi Saputra membenarkan, bahwa Nopriadi selaku sekretaris PWI kabupaten Lampung Barat periode 2022-2024 menjadi orang pertama yang mengambil berkas melalui LO sekitar pukul 11.35 Wib tadi.

    “Sejak dibukanya pendaftaran, kami baru menerima satu nama yang mendaftarkan diri, yakni atas nama Nopriadi,” jelas Edi.

    Lebih lanjut, pihaknya membuka peluang kepada seluruh anggota PWI kabupaten Lampung Barat yang berminat maju sebagai Ketua PWI.

    “Diketahui, PWI kabupaten Lampung Barat telah membuka pendaftaran bakal calon ketua mulai dari tanggal 9 hingga 13 September 2024 mendatang,” terangnya.

    Untuk waktu pengembalian berkas kata dia, terhitung sejak tanggal 16-18 September 2024 mendatang serta pengumuman penetapan calon ketua PWI akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2024.

    “Bagi semua anggota yang ingin ikut kontestasi pemilihan ketua PWI ini kami tunggu, dan segera mengambil formulir berhubung waktunya tinggal satu hari lagi yakni besok, Jum’at (13/9) hingga pukul 15.30 Wib,” tegasnya. (*)

  • Unggahan Menohok Di Facebook Tidak Adanya Pertandingan Bola Kaki, Ini Jawaban Panitia Pelaksana

    Unggahan Menohok Di Facebook Tidak Adanya Pertandingan Bola Kaki, Ini Jawaban Panitia Pelaksana

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Terkait cuitan menohon di Sosial Media (Sosmed) Facebook, tidak adanya pertandingan sepak bola jelang perayaan 17 Agustus 2024. Panitia penyelanggara berikan tanggapan.

    Adi Praja selaku ketua Panitia Lomba 17’an, yang juga selaku Peratin Pekon Kenali Kecamatan Belalau mengungkapkan, jika hasil musyawarah ditingkat kecamatan, memang untuk pertandingan sepak bola ditiadakan, sementara rangkayan perlombaan lainnya masih tetap berjalan.

    “Pekan lalu, kami diundang pihak kecamatan untuk musyawarah, terkait berbagai kegiatan untuk merayakan hari kemardekaan, saat itu seluruh peratin, Uspika, K3S dan KOK duduk musyawarah dan menghasilkan mupakat jika bola kaki ditiadkan untuk tahun ini, dengan berbagai masukan dan pertimbangan,” jelasnya.

    Dua tahun lalu 2022-2023 kata Adi, setiap ada pertandingan bola kaki selalu ada keributan antar pemain bahkan penonton, sehinga sepakat sementara di stop.

    “Tahun lalu, jelang Final yang berlaga memperebutkan juara 1 dan 2 yakni anatara club bola Pekon Kenali VS Pekon Tugak, saat itu terjadilah keributan hingga memancing penonton dan ikut masuk kearena lapangan, karena membahayakan maka panitia memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan, hingga tidak ada penang juara,” kata Adi.

    Masih kata dia, dengan alasan tersebut maka semua unsur yang hadir rapat saat itu sepakat ditiadakan, untuk menjadi bahan renungan dan Shock Therapy bagi para pemain, agar kedepan lebih dewasa lagi dalam pertandingan,” jelasnya.

    Untuk pertandingan lainnya terus Adi, seperti Volli Ball Putra dan Putri, lari karung, tarik tambang, akan dimulai sore ini (12/8) dipangan Tanjung menang dan berakhir, Kamis (15/8) sehari menjelang 17’an istirahan, dan usai upacara sakral 17 Agustus 2024, akan dilanjutkan Final,” kata dia. (Edi)

  • Jalur Liwa Krui Sempat Macat Akibat Pohon Tumbang, Polres Lambar Berlakukan Bukak Tutup

    Jalur Liwa Krui Sempat Macat Akibat Pohon Tumbang, Polres Lambar Berlakukan Bukak Tutup

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Arus lalulintas di jakur Liwa -Krui tepatnya di Kilometer 17, sempat macet akibat pohon tumbang.

    Jajaran Polres Lampung Barat lakukan bukak tutup sementara, agar kendaraan bisa melintas dan tidak menimbulkan kemacetan kembali.

    Kapolres Lampung Barat AKBP. Rinaldo mengungkapkan, Pohon besar tersebut tumbang sekitar pukul 08.00 WIB, menghalangi seluruh jalur jalan utama yang menghubungkan Liwa dan Krui. Petugas dari Polres Lampung Barat segera turun ke lokasi untuk menangani situasi tersebut dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

    “Saat ini kami sedang bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk melakukan pembersihan dan menyingkirkan pohon yang tumbang. Proses evakuasi diperkirakan akan memakan waktu beberapa jam,” kata dia.

    Lanjut dia, Selama proses pembersihan, petugas lalu lintas menerapkan sistem buka tutup jalur guna mengurangi kemacetan dan memungkinkan kendaraan melintas secara bergantian. Pengemudi diimbau untuk bersabar dan mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan.

    “Kami menghimbau masyarakat husunya pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara dan memeriksa kondisi jalan sebelum memulai perjalanan. Pihak kepolisian akan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan perkembangan situasi,” ungkapnya. (Edi)

  • Kecamatan Belalau Tidak Ada Kegiatan Pertandingan Bola Kaki Antar Pekon, Warga Tuliskan Cuitan Menohok di Sosmed

    Kecamatan Belalau Tidak Ada Kegiatan Pertandingan Bola Kaki Antar Pekon, Warga Tuliskan Cuitan Menohok di Sosmed

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Tidak adanya kegiatan pertandingan bola kaki antar pekon ditingkat Kecamatan Belalau, banyak cuitan menohok diberbagai Sosial Media (Somed) seperti di Facebook maupun stori WhatsApp.

    Bagaimana tidak!, sejak turun-temurun Lapangan bola Kecamatan Belalalau yang ada di pertengah Pekon Kenali, jelang 17 Agustus selalu ramai dengan adanya pertandingan bola kaki antar pekon.

    Namun hingga H-7 perayaan hari kemardekan Republik Indonesia (RI) Ke-79 tidak ada tanda-tanda kehidupan dilapangan Tanjung Menang, nama dari lapangan bola pekon kenali.

    Jangankan pertandingan bola, kegiatan lainnya juga tampak lengang, hingga membuat masyarat kecewa, yang dilampiaskan dengan cuitan di Facebook.

    Pantawan wartawan media ini, cuitan diunggah salah satu akun Facebook Fajrin Uncu Belalau.

    Dia menuliskan, Entahlah Saya Tidak Mengerti Akan Ketidaktahuan Saya, Atau Memang Saya Bukan seorang Tokoh, Atau Mungkin Saya Bukan Pejabat Yang Bisa Memutuskan Segala Keputusan…

    Yang Jelas Saya Asli Masyarakat Kenali Yang Menyesalkan Kegiatan Yang seharusnya Dimeriahkan Setiap Memperingati Hari kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 dengan Adanya Pertandingan Bola Kaki Antar Kampung Setiap Sore Hari untuk Menghibur Masyarakat Belalau Pada Umumnya, Hanya Tinggal Kenangan…

    Mungkin Itu Dulu & Sekarang Saya Akan Tanyakan Kepada Rumput Hijau Yang menghiasai Lapangan Merdeka Kenali yang disebut “LapanganTanjung Menang Kenali”….

    Unggahan satu jam lalu itu, sudah mendapat 65 komentar, 34 like dan satu kali dibagikan.

    Berbagai komentar dilantorkan, yang intinya mereka kecewa dengan tidak adanya pertandingan bola kaki, yang merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya untuk memeriahkan hari 17’an.

    Salah satu tanggapan cuitan tersebut datang dari, “Pak Ciek Pc, Nuppuh hani almarhum SAKIR so..
    Kik nyak mak dok lagi
    MAK DOK LAGI ACARA MAIN BAL HANA..
    Jadi tanno temon cawa na.

    Dengan bahasa daerah Lampung yang artinya,”Benar kata almarhum Sakir, kalau saya tidak ada lagi, tidak ada lagi acara main bola. Jadi betul kata dia,” tulisnya.

    Sakir diketahui adalah salah satu Legend, sebagai wasit saat pertandingan bola kaki antar Pekon (Desa) husunya di Kecamatan Belalau.

    Sementara salah seorang warga Pekon Kenali Vera, di Story WA nya, menuliskan telat nonton, khadu bubar dija yang artinya (Telat Nonton Disini Sudah Bubur) dengan menggunggah poto lapangan bola Tanjung menang Pekon Kenali, yang tampak lengang hanya terlihat rerumputan hijau memenuhi lapangan. (Edi)

     

     

  • Kerusakan Jalan Penghubung Pekon Bumiagung Belalau, Proses Pengusulan Untuk Ditanggulangi

    Kerusakan Jalan Penghubung Pekon Bumiagung Belalau, Proses Pengusulan Untuk Ditanggulangi

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Terkait jalan penghung nyaris putus akibat longsor, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, angkat bicara.

    Bahwasanya keruskan badan dimaksud sudah dilakukan peninjaun dan saat ini masih dalam proses pengusulan penangan secara darurat, sehingga jalan tidak sampai terputus.

    “Minggu lalu saya bersama Camat dan Peratin setempat sudah koordinasi dan turun langsung ke lokasi kerusakan jalan, dan itu sudah kami data dan tahap pengajuan,” kata Kepala BPBD Lambar Padang Prioutomo, Selasa 16 Juli 2024.

    Lanjut dia, proses pengajuan dan verifikasi juga sudah dilakukan, mudah-mudahan secepatnya jalan itu tertangani.

    “Saya juga sudah mendapat perintah dari pimpinan untuk segera menindak lanjuti jalan penghubung Pekon Kenali dan Pekon Bumiagung-Turgak tersebut, dipastikan tahun ini bisa ditangani, tentu untuk tehnis penangan ranahnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR),” kata dia.

    Memang saat peninjaun, kata Padang jalan itu sudah sangat memprihatinkan apalagi jalan utama bagi dua pekon di Kecamatan Belalau.

    “Kami lihat memang mendesak untuk ditangai, jadi bagi masyarakat untuk bersabar mudah-mudahan secepatnya kita perbaiki, sehingga kerusakan tidak semakin parah,” jelasnya. (Edi)

  • Jalan Penghubung Pekon Bumiagung Lambar Nyaris Putus

    Jalan Penghubung Pekon Bumiagung Lambar Nyaris Putus

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Ruas jalan penghubung antara Pekon Kenali dengan Pekon Bumiagung-Turgak Kecamatan Belalau Lampung Barat nyaris putus, warga minta pemkab segera tanggap.

    Salah seorang warga Pekon Bumiagung Ali mengatakan, kerusakan badan jalan itu sudah terjadi sejak lama, namun hingga kini belum ada perhatian pemkab.

    “Sudah separo badan jalan itu tergerus air hingga longsor, saat melintas pengguna jalan harus berhati-hati teritama kendaraan roda empat, karena bdan jalan sudah mau habis terbawa longsor,” kata dia.

    Diharapkan lanjut dia, pemkab setempat segera melihat kondisi badan jalan itu, sebelum aktivitas warga lumpuh total karena badan jalan abis terbawa longsor saat turun hujan.

    “Jalan ini merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan adua pekon yakni Pekon Turgak dan Pekon Bumi Agung, jika jalan ini terputus maka aktivitas kami akan lumpuh untuk menuju kecamatan, karena ini jalan satu-satunya menuju kecamatan terdekat,” jelasnya.

    Masih ada jalan alternatif, yakni menuju Pekon Kembahang Kecamatan Batu brak, ungkap Ali tetapi itu jalan lingkar yang sangat jauh ditempun, bahkan mirisnya untuk menuju jalan alternatif tersebut sangat miris karena keruakannya juga lebih parah.

    “Kami bisa keluar lewat jalan lingkat menuju Kecamatan Batubrak, tetapi jarak tempun sangat jauh, selain itu jangankan kendaraan roda dua, untuk jalan kaki saja sudah terutama dari Pekon turgak menuju Pekon Sukaraja Batubrak,” keluhnya.

    Lanjut dia, artinya roda perekoniman juga akan lumpuh total jika halnya jalan penghubung tersebut sampai terputus.

    “Yang kami khawatirkan jika jalan itu terputus total, maka kegiatan keseharian kami akan lumpuh total, karena jalan alternatif ke Batubrak juga tidak layak lagi kami lewati,” terangnya.

    Sementara, Pj peratin pekon Bumiagung Bajuri membenarkan hal tersebut, bahkan dengan adanya keruskan badan jalan pihaknya sudah melaporkan ke pemkab setempat.

    “Kami sudah melaporkan hal ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik secara tertulis maupun lisan, tentu kami berharap agar pemkab segera mengatasi kerusakan badan jalan itu,” kata dia.

    Masih kata Bajuri, kerusakan badan jalan itu terjadi akibat hujan deras tiga bulan lalu, dan hingga saat ini kerusakan semakin perah.

    “Awal keruskan badan jalan karena hujan lebat, hingga mengerus pinggiran jalan dan hingga lama kelamaan terjadi longsor dan memakan badan jalan dan hampir putus,” ungkapnya. (Edi)

  • Pengesahan Warga PSHT, Koni Berharap Lahirkan Atlit Silat Lambar

    Pengesahan Warga PSHT, Koni Berharap Lahirkan Atlit Silat Lambar

    Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) KONI Lambar Duta Suhanda. (Doc)

     

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meminta agar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dapat terus aktif berkontribusi dengan melahirkan atlet-atlet Pencak Silat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Lampung Barat.

    Pernyataan tersebut di sampaikan Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) KONI Lambar Duta Suhanda, pada acara Syukuran dan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Lambar 2024 yang bertempat di Gedung Aula AEKI Kecamatan Sukau, Sabtu Malam 13/7/2024.

    “Terima kasih kepada Plt Ketua Cabang PSHT Tambat Munzilin atas undangannya pada acara malam ini , salam dari Pak Ketua Umum Parosil Mabsus dan Ketua Harian Pak Bambang Kusmanto dari mereka berdua ada ucapan selamat kepada warga baru PSHT yang diwisuda atau disahkan malam ini,” ujarnya.

    Lanjut Duta, Jaga nama baik organisasi dan malam ini spesial karena yang di wisuda ada sebanyak 66 Warga Baru di Angkatan yang ke-6, semoga ini akan memotivasi warga-warga baru PSHT untuk terus melahirkan atlet-atlet Pencak Silat yang dapat mengharumkan nama Lambar.

    “KONI ada di situ, yaitu bersama Pemerintah kabupaten dalam hal ini Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dan Ikatan Pencak Silat (IPSI) Lambar, ini ada pak Kenned Ivandi Sekretaris IPSI, melakukan pembinaan prestasi terhadap atlet-atlet pencak silat yang tersebar di Perguruan-Perguruan Pencak Silat se- Lambar,” kata dia.

    Masih kata dia, di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Parosil Mabsus dan Ketua Harian Pak Bambang Kusmanto, KONI Lambar menggelar Pekan Olahraga Prestasi (POP) dan juga aktif mengirim atlet nya di Event Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Lampung.

    “Melalui POP ini 15 Kecamatan se-Lambar mengirim atlet-atletnya untuk menunjukkan prestasi olahraganya dan satu cabang olahraga yang di pertandingkan adalah Cabang Pencak Silat, ini hanya salah satu media,” jelasnya.

    Sementara itu Juremi Yudi Camat Sukau, mengajak seluruh warga PSHT untuk bersama Pemerintah untuk menjaga keaman dan suasana kondusif diwilayahnya masing-masing.

    “Saat ini lagi masuk musim panen raya kopi, mari kita bersama-sama jaga keamanan, Alhamdulillah harga bagus, pergunakan untuk hal-hal kebaikan hasil panennya dan terpenting hindari judi online, bagi seluruh masyarakat hususnya para pendekar PSHT ini,” ujar Juremi.

    Pada acara Syukuran dan Pengesahan Warga Baru PSHT, juga diberikan bingkisan penghargaan kepada para Pelatih dan atlet Pencak Berprestasi diantaranya kepada Atlet Pencak Silat Jesica Regita Putri.

    Jesica Siswi Alumni MAN 1 Lampung Barat asal Pekon Kubu Perahu, Balik Bukit itu adalah atlet Pencak Silat yang berprestasi Juara 1 Championship Metro Budi Utomo Juara 1 Championship Metro Hadiwiwoto, Juara 2 Seleksi O2SN tingkat Provinsi Lampung, Juara 2 Lampung Open 2024 dan Juara 2 Seleksi Prapopnas 2024. (**)

  • Upss!! Jalan Mulus Pasar Bersih Dalam Kunker Presiden RI Ke-Lambar

    Upss!! Jalan Mulus Pasar Bersih Dalam Kunker Presiden RI Ke-Lambar

    Foto:Documen

    CakraLampung.com, Lampung Barat – Sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dua priode, Ir. Joko Widodo pertama kali kunjungi kabupaten terujung di Lampung ini, yakni Lampung Barat.

    Dalam Pilpres 2019, Joko Widodo kembali terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia untuk masa jabatannya yang kedua. Joko Widodo didampingi oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin dan dilantik pada 20 Oktober 2019 untuk masa jabatan 2019 hingga 2024 ini.

    Dengan demikian, jabatan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin akan berakhir pada Minggu, 20 Oktober 2024. Saat itu juga, presiden dan wakil presiden Indonesia mengucapkan sumpah/janji dan penandatangan berita acara di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

    Kembali pada tujuan Biliau (Jokowi), melakukan kunjungan kerja ke beberapa kabupaten di Lampung, dan hari kedua Jum’at 12 Juli 2024 Jokowi mengunjungi Lampung Barat.

    Agenda di Lampung Barat, dengan mengunjungi Rumah Sakit Alimudin Umar setelah itu melakukan panen raya kopi di Pekon Kembahang Kecamatan Batubrak.

    Terlihat dalam kunjungan tersebut semua lapisan pemerintahan seperti Kepolisian, TNI dan jajaran Pemkab Lampung Barat melakukan persiapan sejak beberapa hari terakhir.

    Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat dengan melakukan penambalan jalan yang berlubang, yang akan dilewati Presiden rakyat Indonesia itu.

    Jalan berlubang terlihat mulus, selain itu jalan-jalan juga terlihat bersih baik dari sampah hingga rerumputan yang ada di sisi kiri dan kanan jalan, pasar liwa juga tidak lepas dari sasaran kebersihan oleh para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

    Dengan adanya kegiatan yang tak lazim tersebut, mendapat perhatian dari masyarakat sekitar.

    “Coba Pak Jokowi datang satu bulan sekali ke Lampung Barat ini ya, pasti jalan-jalan kita ini mulus dan bersih semua seperti sekarang ini. Hanya saja yang jalan dan pasar yang akan dilewati presiden saja yang dibenahin,” celetuk salah seorang warga.

    Apakah ini pencitraan Presiden atau pencitraan pihak pemkab?, lanjutnya.

    “Coba pak Jokowi meninjau pembangunan jalan Sukau-Lumbok Seminung, biar pak Presiden melihat jalan lintas Sukau itu banyak yang rusak parah, jadi Dinas PUPR dan DLH bisa lebih banyak lagi kerjaannya,” katanya sambil tertawa dan berlalu. (Edi)

  • Kerugian Kebakaran Di Seranggas Pasar Liwa Capai Rp500 juta, ini penyebabnya

    Kerugian Kebakaran Di Seranggas Pasar Liwa Capai Rp500 juta, ini penyebabnya

    CakraLampung.com, Lampung Barat –  Kebakaran rumah milik Muhazammi warga lingkungan seranggas Kelurhan Pasar Liwa, yang terjadi pada pukul 10.37 Wib berhasil dipadamkan pada pukul 12.30 wib.

    Dua unit mobil damkar diterjunkan, Api berasal dari konsleting listrik, hingga menjalar keseluruh rumah dan satu ruko hingga melahap seluruh isinya.

    Kerugian ditafsir mencapai Rp500 juta. Pada saat pemadaman selain unit damkar dibantu empat mobil L300 yang merupakan penjual air keliling di Kecamatan Balikbukit Lampung Barat.

    “Kami menurunkan dua armada pemadam kebakaran yakni dari UPT Belalau dan UPT Sukau, sementara damkar Balikbukit saat ini masih mengalami kerusakan,” kata Kasi Sarana dan Prasarana pada Satpol-PP dan Damkar Heli Chandra.

    Heli mengucapkan ucapan terimakasih atas bantuan dari semua pihak dalam melakukan pemadaman api, hingga tidak menjalar ke rumah-rumah warga lainnya.

    “Kami ucapkan terimakasih kepada UPT Belalau dan sukau, serta warga yang sudah membantu memadamkan api hingga api bisa dijinakkan dan tidak merambat kerumah yang lainnya. Juga kami himbau bagi masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati sehingga musibah serupa tidak terjadi lagi,” harapnya. (Edi)