Kategori: TULANG BAWANG

  • Kejari Tulang Bawang Bagikan Makanan Bergizi Gratis Untuk Siswa SMP N 1 Penawar Tama

    Kejari Tulang Bawang Bagikan Makanan Bergizi Gratis Untuk Siswa SMP N 1 Penawar Tama

    Tulang Bawang – Kejari Tulang Bawang Dennie Sagita, bagikan makanan bergizi gratis untuk siswa/siswi SMP Negeri 1 Penawar Tama Tuba. Kamis (14/11).

    Kejari Tulang Bawang, Dennie Sagita, mengatakan, bahwa Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kejari Tulang Bawang ini merupakan bentuk komitmen dukungan terhadap Program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia dalam menyongsong bonus demografi Indonesia Emas tahun 2045.

    “Kegiatan makan bergizi gratis merupakan kegiatan bermanfaat untuk membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan asupan gizi guna meningkatkan produktifitas mereka dalam pembelajaran di sekolah,”kata Dennie.

    Lebih lanjut, Dennie, mengatakan, Kegiatan pendistribusian makan bergizi gratis itu diberikan kepada siswa-siswi sebanyak 50 porsi makan siang gratis dari kelas 9 di sekolah tersebut.

    “Menu makanan yang disajikan telah dipastikan oleh Elistia seorang petugas gizi dari Puskesmas Penawartama bahwa makanan yang akan dibagikan itu telah memenuhi standar gizi seimbang, dengan komposisi karbohidrat, protein, sayuran, buah, dan susu,”tambahnya.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kejari Tulang Bawang, Dennie Sagita, S.H., M.H., Kasubagbin Kejari Tulang Bawang
    Fuad Alfano Adi Chandra, S.H., M.H. Kasi Intelijen Kejari Tulang Bawang
    Rachmat Djati Waluya, S.H. Kasi Pidum Kejari Tulang Bawang, Aci Jaya Saputra, S.H.
    Kasi Pidsus Kejari Tulang Bawang, Ali Habib, S.H., M.H., Kasi Datun Kejari Tulang Bawang, Nurhayati, S.H., M.H. dan R.E.F Aristomy Siahaan, S.H., M.H. Kasi BPA dan BB Kejari Tulang Bawang. (rds).

  • Harapan Baik Generasi Muda Penerus Tulang Bawang, Menuju Indonesia Emas 2045

    Harapan Baik Generasi Muda Penerus Tulang Bawang, Menuju Indonesia Emas 2045

    TULANG BAWANG – Berakhirnya debat terakhir Jum’at (8/10/2024) menjadi pondasi awal dalam penentuan memilih pemimpin yang akan menjadi nahkoda di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.

    Demikian lugas Reva Renaldi Hasan mendeskripsikan pikirannya melalui postingan status media sosialnya usai menghadiri undangan acara debat kedua/terakhir, dari para Calon Kepala Daerah (Cakada) untuk Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

    Nampak sang ahli orator itu beberapa kali berswafoto mengabadikan moment usai debat sengit penuh animo oleh para Paslonkada beserta pendukungnya yang mampu terkendali oleh penyelenggara dan piihak keamanan, sehingga berlangsung tertib dan lancar.

    Mungkin atas dasar itu, maka ia juga turut berselfie dengan moderator cantik nan jelita, yakni Shalwa Sakinah, yang merupakan moderator dalam acara debat tersebut, yang mana Shalwa juga merupakan Putri Hijab Sumatra 2019, selain dari pada presenter muda dan berbakat, serta yang tak kalah penting, merupakan prodak lokal asli Menggala, Tulang Bawang yang berprestasi.

    Menurut Yai Reva, sapaan akrab pemuda cerdas, tampan nan rupawan ini, yang ketika itu hadir sebagai tamu undangan mewakili GP Ansor Tulang Bawang, bahwa dengan pemaparan ide, dan gagasan dari masing-masing pasangan calon, tentu akan menjadi salah satu diantara refrensi bagi masyarakat Tulang Bawang dalam menentukan pilihannya.

    “Semoga siapapun kelak yang akan terpilh tentunya bisa membawa Tulang Bawang menjadi lebih baik,” tegas pemuda yang juga sebagai Kepalow Menganai Gunung Sakti Menggalow, Megow Pak Tulang Bawang itu.

    • “Jangan lupa tanggal 27 November 2024 datang ke TPS, Pilkada jujur, rakyat makmur,” imbuh Yai Reva yang aktif di berbagai organisasi tersebut, mulai dari organisasi kepemudaan, masyarakat, adat dan keagamaan. (rds)
  • Dosen Unila Sandika Ali Buat Buku Permudah Mahasiswa Mata Kuliah Etnografi

    Dosen Unila Sandika Ali Buat Buku Permudah Mahasiswa Mata Kuliah Etnografi

    Tulang Bawang – Jika tujuan niat baik, maka akan sampai ke tempat yang baik, bertemu orang baik-baik, urusan berjalan dengan baik, dan niscaya akan mendapatkan hasil yang baik, maka itulah yang coba dilakukan Dosen Pendidikan Bahasa Lampung Universitas Lampung (Unila) Sandika Ali, yang mana dalam rangka mempermudah para mahasiswanya menyusun tugas akhir mata kuliah Etnografi, dirinya membuat buku saku yang bisa diakses secara mudah dan gratis.

     

    “Singkatnya, buku saku itu saya buat terkhusus untuk mahasiswa Semester 7, yang lagi menempuh mata kuliah Etnografi, mengingat apalagi itu adalah mata kuliah baru untuk di Bahasa Lampung, dan karena baru pertama kali ditempuh sama mahasiswa angkatan pertama itu, tentunya butuh tuntunan yang akurat,” jelasnya, Selasa, (29/10/2024).

     

    “Sementara, untuk mereka turun ke lapangan itu kan perlu bekal bahan atau instrumen untuk mereka meneliti bagaimana mereka menentukan seorang narasumber dan lain sebagainya, apa namanya ini dan itu. Nah buku ini punya kisi-kisi atau langkah-langkah untuk bagaiman mahasiswa bisa mengumpulkan data-data yang diperlukan,” imbuh pria yang juga merupakan Ketua Muli-Meknahai Tulang Bawang tersebut.

     

    Dilanjutkan Sandika Ali yang kesehariannya selain Dosen, juga merupakan sebagai Penata Busana & Artistik ini, diumpamakannya bahwa ketika para mahasiswa pergi kelapangan, namun tidak memiliki pedoman dan membawa kompas, maka akan dipastikan tersesat.

     

    “Sama aja misalnya kita ke luar negeri terus nggak bawa peta gitu, nggak pakai google mafs, pasti salah arah, maka buku saku itulah gunanya untuk mempermudah mereka. bisa buka baca dan pelajari itu, ya sehingga mereka nggak akan bingung lagi ketika harus menyusun tugas akhir, jadi tau gimana supaya mudah mempelajari dan menuntaskan misi tujuan akhirnya,” urai pria yang acap kali menorehkan prestasi ditingkat nasional itu khusus yang berkaitan dengan fashion, seni dan budaya Lampung.

     

    “Sebenarnya untuk mata kuliah ini sendiri kan memiliki beberapa tujuan dan manfaatnya, sementara kalau dari segi tujuannya buku saku ini juga adalah salah satu tugas saya sebagai dosen yang sekarang lagi statusnya masih CPNS untuk membuat suatu prodak yang menjadi kendala bagi mahasiswa,” ungkapnya.

     

    Maka lanjutnya, tujuan dari buku itu sendiri selain daripada untuk dirinya, utamanya agar bagaimana mahasiswa itu ada solusi ada jawaban dari kegundahan hati mereka, sehingga mereka untuk turun ke lapangan itu tidak kebingungan lagi. “Jadi sama manfaatnya, bahkan lebih banyak manfaatnya ke mereka, karena jika sebelumnya mereka nggak tahu untuk menentukan seorang narasumber, ketika melihat buku itu mereka jadi tau. Oh ini ternyata kisi-kisi atau cara menentukan narasumber,” jelas Sandika Ali, M.Pd, Dosen Pendidikan Bahasa Lampung, Universitas Lampung itu menuturkan.

     

    Adapun dijelaskan, bahwa dalam buku saku tersebut diantaranya berisi pengertian Etnografi dan jenis-jenis instrumen Etnografi, kemudian langkah-langkah penyusunan penelitian Etnografi, cara menetapkan seorang informan, mewawancarai seorang informan, membuat catatan Etnografis, mengajukan pertanyaan deskriptif, melakukan analisis wawancara Etnografis, membuat analisis domain, mengajukan pertanyaan struktural, membuat analisis taksonomi, mengajukan pertanyaan kontras dan analisis Komponen, serta menemukan tema-tema dan bagaimana menulis sebuah etnografi.

     

    Kemudian tentang konsep dasar penelitian dengan rasch model, yang mana berisi bagaiamana pengertian Rasch Model, penggunaan Rasch Model dalam penelitian Etnografi, dan tentunya halaman judul diawal buku saku, cover dalam, pengantar, daftar isi, kemudian bagian pendahulunya, latar belakang, tujuan dan manfaat buku serta sasaran pembaca, lalu pada akhir halaman ditutup dengan daftar pustaka, yang mana berisi tentang pedoman penyusunan panduan pengembangan instrumen penelitian mata kuliah Etnografi.(rds)

  • Pj. Bupati Lantik 15 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Pemkab Tubaba

    Pj. Bupati Lantik 15 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Pemkab Tubaba

     

    TUBABA–Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) M. Firsada melantik 15 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkup Pemkab Tubaba. Di Ruang Rapat Bupati, Jum’at (25/10/2024).

     

    M. Firsada menjelaskan bahwa pengangkatan dalam jabatan berdasarkan penilaian kinerja selain dari pertimbangan, pangkat, masa kerja dan latar belakang pendidikan.

     

    “Seperti kita ketahui bersama, penilaian itu dilakukan saat ini melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), itu tidak hanya disiplin tapi bagaimana tugas pekerjaan dalam kurun waktu 1 tahun bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

     

    Dia juga menerangkan bahwa kebutuhan organisasi tergantung situasi Pemerintah Daerah. Kabupaten Tubaba mempunyai misi apa yang diamanatkan oleh pemerintah tidak hanya permasalahan inflasi tapi penting juga melakukan percepatan dalam menurunkan stunting.

     

    “Organisasi diperlukan orang-orang yang baru, perlu tenaga baru dan energi baru. Oleh karenanya harus diisi dengan orang yang baru, agar bisa meningkatkan kinerja kita sehingga Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tidak hanya terhenti dinilai ini mungkin bisa naik,” tambahnya.

     

    “Saya juga berharap untuk bisa menjaga etika, menjaga nama baik dan tidak melakukan perbuatan tercela. Jaga moral, sehingga kalian bisa bekerja dengan maksimal. Dan satu hal lagi,

    setia kepada pemerintah dengan cara bertanggung jawab dalam tugas-tugas apapun,” pungkasnya.(SANUR)

  • Ajak Bangga Berbahasa Lampung, Ami Balaw Buka FTBI Tuba Tahun 2024

    Ajak Bangga Berbahasa Lampung, Ami Balaw Buka FTBI Tuba Tahun 2024

     

     

    TULANG BAWANG – Sudah sepatutnya bagi siapapun yang tinggal dan menetap di Daerah Provinsi Lampung untuk dapat melestarikan Aksara dan bahasa Lampung, mengingat bahasa Lampung merupakan salah satu tanda bukti kekayaan adat dan budaya diwilayah yang berada di Ujung Timur, Pulau Sumatera, Jum’at (25/10).

     

    Maka dari itu, saat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw ketika didapuk Pj Bupati Tulang Bawang Ferli Yuledi untuk membuka acara Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024, yang dilaksanakandi SD IT Cendekia Banjar Agung, Tulang Bawang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah melestarikan budaya dan bahasa daerah Lampung, utamanya kepada para Kepsek dan Guru Bahasa Lampung.

     

    “Festival Tunas Bahasa Ibu itu merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar untuk mengaktifkan Budaya dan Bahasa Daerah (Bahasa Lampung) kepada para Tunas Bangsa,” ungkapnya ketika dihubungi Kamis malam, (24/10).

     

    “Hal ini harus dimulai dari keluarga, dan mari kita sosialisasikan Bahasa Lampung kepada putra-putri kita di rumah. Bahasa Lampung tidak punah, hanya mengalami kemunduran, itu karena tidak dibudayakannya Bahasa Lampung sebagai ‘Bahasa Ibu’ di Provinsi Lampung yang dihuni dari berbagai etnis suku Indonesia,” imbuhnya.

     

    Disampaikan Daeng Ami, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang yang dikenal sangat menjunjung tinggi warisan budaya luhur orang Lampung tersebut, bahwa Gubernur Lampung dan Bupati Tulang Bawang, tengah menerbitkan Peraturan tentang muatan lokal wajib yakni Bahasa Lampung. “Saya pun berkomitmen penuh melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan tak tergantikan dari Leluhur kita,” imbuhnya.

     

    Adapun Festival ini diikuti 112 peserta, terdiri dari 72 peserta kategori Sekolah Dasar (SD) dan 40 peserta (SMP), yang dilombakan pada jenjang SD yakni Pidato Bahasa Lampung, mendongeng bahasa Lampung, membaca Aksara Lampung dan membaca Karya Sastra Lisan Lampung (sagata).

     

    Sementara pada jenjang SMP yakni Pidato Bahasa Lampung, Stand Up Komedi Bahasa Lampung, menulis dan membaca aksara Lampung serta lomba cipta cerpen bahasa Lampung. “Nantinya 5 peserta terbaik akan mewakili Tulang Bawang pada FTBi Provinsi Lampung,” tukasnya.(fay/mad)

  • Jadi Ketua DPRD Tulangbawang, Aliasan Tasyakuran

    Jadi Ketua DPRD Tulangbawang, Aliasan Tasyakuran

     

     

    TULANG BAWANG – Dalam rangka mengucapkan rasa syukur atas terpilihnya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang, Aliasan menggelar walimatul tasyakuran Manaqib Akbar yang dilaksanakan dikediaman pribadinya, Menggala, Kamis malam (24/10/24).

     

    Nampak hadir Calon Bupati Tulangbawang Dr. Hj. Winarti SE MH yang diwakili calon Wakil Bupati Tulang Bawang Reynata Irawan Shalta dan para Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang serta tokoh agama, masyarakat dan pemuda.

     

    Meski diketahui tidak mengundang banyak lapisan, namun antusiasme tamu yang hadir dalam Manaqib akbar yang digelar Ketua DPC Gerindra Tulang Bawang itu terlihat berlangsung ramai.

     

    Sebagai Ketua DPRD Tulang Bawang Aliasan mengucapkan selamat atas dilantiknya Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto dan bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024-2029.

     

    “Melalui acara tasyakuran hari ini, saya menyampaikan salam hangat dari bapak Prabowo Subianto kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tulangbawang khususnya Kecamatan Menggala. Dimana pemilihan Presiden yang lalu pak prabowo dan pak gibran mendapatkan suara 73 persen di kabupaten Tulangbawang,” ujar Aliasan.

     

    Dilanjutkannya, tak lupa pula ia tentu menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dalam mengemban amanah menjadi Ketua DPRD terpilih periode 2024-2029.

     

    “Walimatul tasyakuran ini saya laksanakan demi mensyukuri semuanya. Apa yang Allah SWT berikan kepada saya dan kepada keluarga besar saya. Baik itu yang baik ataupun juga yang tidak baik saya syukuri. Karena saya lillahitaala untuk menjalakan tugas saya,” cetus Cak Aliasan. sapaan akrabnya.

     

    Maka demikian, ia meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar bersama sama membangun serta membawa perubahan untuk Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur. Sehingga dapat lebih berkembang ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

     

    ” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat bahu-membahu membawa suatu perubahan di Kabupaten Tulangbawang, baik itu dalam bidang pertanian bidang pembangunan, bidang kesehatan, serta pendidikan, agar kedepan Kabupaten Tulangbawang bisa lebih maju dan semakin sejahtera,” pesannya .(YS/MAD)

  • Bawaslu Tulangbawang Rakor di Lampung Tengah, Ini Bahasannya

    Bawaslu Tulangbawang Rakor di Lampung Tengah, Ini Bahasannya

    Tulang Bawang-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulangbawang Menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dalam rangka Fasilitas dan Pembinaan serta Penguatan Aplikasi Siwaslih pada Pemilihan Gubernur wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati Tahun 2024, (Rabu 23/10).

    Dalam rapat Koordinasi yang dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Lampung dan perserta seluruh anggota panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan Desa (PKD) se-Tulangbawang tersebut dilaksanakan di BBC Hotel Bandar Jaya, Lampung Tengah.

    Saat memberikan sambutan, Komisioner Bawaslu Tulang Bawang, Desi Triyana mengatakan bahwa dalam Pilkada 2024 direncanakan menggunakan Aplikasi yang bernama ‘Siwaslih’, hal ini fungsinya guna dalam meminimalisir Pelanggaran Pilkada.

    “Dengan adanya Aplikasi Siwaslih, diharapkan pengawasan pemungutan dan penghitungan dapat berjalan lebih baik dan pelanggaran dapat diminimalisir,” ujar Mpok Desi Sapaan akrabnya.

    Lanjut,ia menjelaskan bahwa aplikasi tersebut akan berperan penting dalam membantu meningkatkan pengawasan pada Tempat Pemilihan Suara tingkat kampung sampai kelurahan.

    “Dengan fungsi-fungsi pada aplikasi Siwaslih, sangat membantu dan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan pengawas dari tingkat TPS hingga tingkat Kabupaten pada saat pengawasan masa tenang sampai pada rekapitulasi hasil perolehan suara,” tambahnya.

    Selain itu,ditempat yang sama Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, menjelaskan pentingnya aplikasi Siwaslih, sebagai alat bantu Pengawas TPS, Pengawas Kelurahan Desa dan Pengawas Kecamatan dalam melakukan mitigasi pelanggaran yang berpotensi terjadi pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Serentak Tahun 2024.

    “Siwaslih ini sebagai alat bantu kita dalam pengawasan, maka jika di dalam nya terdapat kekurangan-kekurangan maka pada kegiatan ini dapat menjadi masukan agar dapat menjadi perbaikan-perbaikan fitur kedepannya,”ujar Hamid badru Munir saat memberikan arahan pada kegiatan tersebut.

    Ia juga menerangkan,tahapan kampanye pasangan calon saat ini yang tengah berjalan diharapkan seluruh pengawasa harus intensif dalam melakukan pengawasan serta memahami aturan kampanye yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

    “Saat ini adalah tahapan kampanye, jadi temen-temen harus pasang mata dan telinga jangan sampai terjadi kampanye dikampung masing-masing tanpa ada STTP, saya berharap teman-teman harus benar-benar bisa memahami aturan terkait kampanye, harus mempelajari aturan tentang kampanye,”jelasnya.

    Sebagai Informasi,Rapat Koordinasi Pencegahan dalam rangka Fasilitasi dan Pembinaan serta Penguatan Aplikasi Siwaslih pada Pemilihan Gubernur, dan Bupati Tahun 2024, dilaksanakan dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 21-22 Oktober 2024 dengan peserta Panwaslu Kecamatan dan PKD di Kecamatan Banjar Agung, Banjar Baru, Banjar Margo, Gedung Aji Baru, Gedung Meneng, Penawartama dan Rawa Jitu Selatan. Kemudian Gelombang Kedua dilaksanakan pada tanggal 22-23 Oktober 2024 dengan peserta Panwaslu Kecamatan dan PKD di Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Gedung Aji, Meraksa Aji, Penawar Aji, Rawa Pitu, Rawa Jitu Timur, dan Dente Teladas.(rds)

  • Resmi Dilantik, Dian Prayoga Jadi Ketua KNPI Tulangbawang

    Resmi Dilantik, Dian Prayoga Jadi Ketua KNPI Tulangbawang

    TULANG BAWANG – Pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tulangbawang masa bhakti 2023-2026 sukses dilaksanakan pada Kamis (17/10/2024) di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala.
    Pj Bupati Tulangbawang Ferli Yuledi, yang turut hadir memberikan sambutan, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mewujudkan Tulangbawang yang lebih harmonis, sejahtera dan maju. Kepengurusan KNPI periode 2023-2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memberikan kontribusi tonggak penting dalam memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah. Pj Bupati menyakinkan bahwa Indonesia Emas 2025 akan tercapai jika para pemuda dapat menyadari posisinya sebagai pewaris masa depan bangsa.
    “Dimana para pemuda harus menyadari posisinya sebagai pewaris masa depan bangsa, kesadaran ini sangat penting untuk dimilik pemuda Indonesia guna menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ferli Yuledi.
    Peran KNPI Kabupaten Tulangbawang dianggap sangat penting sebagai penggerak utama dalam mendorong tatanan sosial yang lebih berkeadilan. Para pemuda Tulangbawang diharapkan dapat bersinergi dengan baik dan menjadikan KNPI sebagai ruang berdamika bersama demi kemajuan daerah.
    Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah, melantik langsung kepengurusan KNPI Kabupaten Tulangbawang masa bhakti 2023-2026. Ia mengingatkan tentang sikap berani yang harus dimiliki oleh setiap pemuda.
    “Menjadi anak muda bukan soal usia, menjadi anak muda itu berarti harus berani karena kunci menjadi anak muda itu adalah berani dengan hal baru, berani tampil, berani mengambil sikap,” katanya.
    Sementara itu, Ketua KNPI Tulangbawang terlantik, Dian Prayoga, mengingatkan kepada para pengurus yang duduk di KNPI agar lagi berbicara kepentingan masing-masing, namun dirinya berharap agar semuanya dapat berkerja sama untuk memajukan pemuda di Kabupaten Tulangbawang.
    “Saya berharap betul kepada seluruh pengurus DPD KNPI Kabupaten Tulangbawang masa bhakti 2023-2026 mari kita berkerja bersama untuk memajukan Kabupaten Tulangbawang.(rds)

  • Paripurna, Aliasan Jabat Ketua DPRD Tulangbawang Periode 2024-2029

    Paripurna, Aliasan Jabat Ketua DPRD Tulangbawang Periode 2024-2029

    TULANG BAWANG -Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang masa jabatan periode 2024-2029.

    Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor DPRD Kabupaten Tulangbawang. Kamis (17/10)

    Turut hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Tulangbawang,Kapolres Tuba, Kejari tuba,Kodim 0426 TB, Danlanud, Kepala Kemenag Tuba, Ketua KPUD Tuba, Ketua Bawaslu Tuba, dan Camat se-kabupaten Tulangbawang.

    Dalam sambutannya, Pj Bupati Tulangbawang Ferly Yuledi menyampaikan agar Pimpinan DPRD Kabupaten Tulangbawang yang telah dilantik dapat mengebankan amanah sebagai tugas dan fungsinya.

    “Posisi DPRD memegang peranan sangat penting, sebagai unsur penyelenggara pemerintah. Menjadi ketua DPRD tidak semudah yang kita bayangkan. Banyak permasalahan rakyat yang harus di selesaikan,” ucap Ferly Yuledi.

    Ia menambahkan, agar pimpinan DPRD Kabupaten Tulangbawang dapat terus bersinergi dan berkabolarasi dengan pemerintah daerah.

    “Semoga kedepan kita lebih bersinergi lagi dan menjalin kemitraan dengan baik agar mampu memberikan respon dan solusi untuk masyarakat Tulangbawang,” tambahnya.

    Di tempat yang sama Aliasan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang periode 2024-2029 menyampaikan, pelantikan pimpinan DPRD tentunya tidak terlepas dari dukungan dan doa seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tulangbawang.

    “Saya beserta jajaran DPRD Kabupaten Tulangbawang berterimakasih tak terhingga untuk semua yang telah mendukung. Sehingga kami bisa berada di depan ini,” ujar Aliasan.

    Lanjut, ia juga mengatakan dalam kepemimpinannya kedepan ia akan berusaha semaksimal mungkin dalam bersinergi bersama pemerintah untuk membangun Kabupaten Tulangbawang yang lebih baik lagi.

    “Kami akan berupaya memaksimalkan untuk membawa lembaga ini menjadi lembaga yang terhormat. Serta mendengarkan asprisari masyarakat dan menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Tulangbawang,” tungkasnya.

    Diketahui Pengambilan Sumpah janji Pemimpin DPRD Kabupaten Tulangbawang yakni,Aliasan dari Partai Gerindra Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang, Sopii, dari Partai PDIP sebagai Wakil Ketua I, dan Erna Wati dari partai Golkar sebagai wakil ketua II. (rds)

  • Sosialisasi PAGN di Kampung Menggala Tulang Bawang Berlangsung Sukses

    Sosialisasi PAGN di Kampung Menggala Tulang Bawang Berlangsung Sukses

    Tulang Bawang- Sosialisasi Pencegahan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Bhakti Sosial Pengobatan Di Kampung Menggala, Kecamatan,Menggala Timur, Kabupaten Tulangbawang berjalan sukses, Selasa (8/10).

    Kepala Kampung Menggala, Bambang Sumantri menyampaikan apresiasi Kepada Yayasan Hayat Permata Dharma yang bergerak di bidang rehabilitasi narkoba serta rehabilitas sosial.

    “Kegiatan ini dapat memberikan edukasi serta membuka wawasan pemikiran masyarakat khususnya masyarakat kampung Menggala, menggugah kesadaran masyarakat dengan upaya tindakan pencegahan sejak dini potensi potensi paparan peredaran narkotika dan penyalahgunaaan narkotika dari ruang lingkup keluarga,” ujar Bambang.

    Ia mendukung serta siap memfasilitasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya di Kampung Menggala.

    “Karna upaya upaya sejak dini dalam lingkup keluarga tidak kita lakukan tindakan pencegahan bagaimana nasib generasi muda kita kedepan, Kami diruang lingkup kampung menggala khususnya siap memfasilitasi dan mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

    Di tempat yang berbeda, Ahmad Permata Mega Sebagai Sekretaris Yayasan Hayat Permata Darma mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kampung Menggala beserta jajarannya yang telah mendukung dalam kegiatan tersebut.

    “Terimakasih kepada pemerintah kampung beserta jajaran dan masyarakat kampung menggala yang ikut serta berpartisipasi menghadiri kegiatan ini. kami yayasan Hayat Permata Dharma yang bergerak di bidang rehabilitasi narkoba dan rehabilitasi sosial dengan kegiatan ini semoga mampu menggugah kesadaran masyarakat serta pemuda-pemudi generasi muda dari ancaman narkotika di wilayah kampung khususnya Kampung Menggala,” tutupnya.(rds)