Kategori: KESEHATAN

  • HUT Bhayangkara Ke 78 Polres Tubaba Gelar Donor Darah

    HUT Bhayangkara Ke 78 Polres Tubaba Gelar Donor Darah

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka memperingati Hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-78, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) melaksanakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Aula Polres Tubaba, Rabu (19/6/24).

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Ndaru Istimawan, S.IK bersama para PJU, Anggota Polres dan Polsek, TNI dan Bhayangkari Polres Tubaba. Sebelum pengambilan darah, para calon pendonor di uji sampel darahnya untuk memastikan apakah memenuhi syarat atau tidak.

    Kapolres mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Bhayangkara Polri Ke-78 yang jatuh pada 1 Juli 2024 mendatang.

    AKBP Ndaru mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta donor darah yang terdiri dari anggota Polres, anggota Polsek jajaran beserta Ibu Bhayangkari, TNI, dan dan Instansi terkait lainnya yang telah ikut serta dalam kegiatan ini.

    “Kami berharap, kerjasama dan kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat terus berlanjut di masa mendatang,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa hari ini pihaknya berhasil mengumpulkan sebanyak 46 kantong darah yang dinilai layak dan memenuhi syarat untuk didonorkan.

    Orang nomor satu di jajaran Polres Tulang Bawang Barat itupun berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan stock yang cukup bagi PMI Kab. Tubaba dan semoga setetes darah yang didonorkan akan menjadi penyambung nyawa bagi masyarakat yang membutuhkan.(SANUR)

  • Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja Tubaba Raih Juara 3 Lomba Kreasi Menu MPASI se-Lampung

    Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja Tubaba Raih Juara 3 Lomba Kreasi Menu MPASI se-Lampung

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mewakili Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tubaba, meraih juara 3 Lomba Kreasi Menu Makanan Pendamping Asi (MPASI) se-Lampung.

    Kegiatan ini diselenggarakan TP-PKK Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, yang dipusatkan di Lapangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (03/05/2024).

    Di moment tersebut, Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Tubaba, Drs. Hanita Firsada, merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian juara 3 dalam Lomba Kreasi Menu MPASI yang diselenggarakan oleh TP-PKK Provinsi Lampung.

    Dia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersungguh- sungguh dalam menyiapkan kreasi menu MPASI yang sehat, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

    “Kami menyadari betapa pentingnya peran Posyandu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola makan sehat, terutama pada masa MPASI,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, dia berharap dengan mengikuti lomba ini, dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam mempersiapkan menu MPASI yang sehat dan bergizi bagi buah hati mereka.

    Saat mengikuti lomba, kata Hanita Firsada, dirinya dan tim merasa terdorong untuk terus belajar dan berinovasi dalam menciptakan menu MPASI yang menarik dan lezat, namun tetap sehat dan bergizi.

    ” Kami akan senantiasa melakukan berbagai riset dan konsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa menu yang kami sajikan benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten kita,” ungkap dia.

    Hanita menjelaskan, Keberhasilan yang diraih Posyandu Melati 3 ini meraih juara dalam lomba ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi timnya, tetapi juga merupakan bukti nyata bahwa upaya TP-PKK Tubaba bersama Posyandu dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, terutama pada masa awal tumbuh kembang anak mulai membuahkan hasil yang positif.

    ” Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli akan kesehatan anak-anak dan memberikan perhatian khusus terhadap asupan gizinya,” tuturnya.

    Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, lanjut Hanita Firsada, TP-PKK Tubaba juga terus mendukung program-program pemerintah terkait pemberian vaksin dan imunisasi bagi ibu dan anak.

    ” Kami menyadari pentingnya upaya preventif ini dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terhadap berbagai penyakit,” katanya.

    Dengan menjadi bagian dari kegiatan ini lanjutnya, kami berharap dapat turut serta dalam mempromosikan kesadaran akan pentingnya vaksin dan imunisasi untuk menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.

    Ungkapan rasa syukur imbuhnya, atas segala dukungan yang diberikan oleh semua pihak, baik dari pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat Kabupaten Tubaba. Semangat dan kerjasama yang terjalin antara Tim Penggerak PKK, Posyandu, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangat berarti dalam mencapai prestasi ini. Kami percaya bahwa dengan kerja keras, kesungguhan, dan semangat kebersamaan, kita dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

    ” Keberhasilan meraih juara 3 dalam Lomba Kreasi Menu MPASI tingkat Provinsi ini hanyalah awal dari perjalanan panjang kami dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Tubaba. Kami berharap dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai visi bersama dalam menciptakan Kabupaten yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

    Diketahui, dalam rangka peringatan Hari Posyandu tersebut, TP-PKK Provinsi Lampung menggelar Gebyar Posyandu, yang dihadiri oleh Gubernur Lampung, Ketua dan jajaran TP-PKK Provinsi Lampung, Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, dan Seluruh TP-PKK Kabupaten/Kota se-Lampung, dan Peserta Lomba dari Posyandu se-Lampung.(SANUR)

  • HPSN 2024 Pemkab Tubaba Gelar Penyuluhan Hukum Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    HPSN 2024 Pemkab Tubaba Gelar Penyuluhan Hukum Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), M. Rasidi, S.H., M.M. membuka kegiatan Penyuluhan Hukum tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024. Kegiatan berlangsung, Rabu (7/2/2024) di Ruang Rapat Bupati, Kantor Pemda Kabupaten Tubaba.

    Dalam sambutannya, Asisten III Rasidi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup guna memantau dan mengevaluasi terhadap ketaatan serta penanggung jawab usaha terhadap kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang- undangan dibidang pengendalian pencemaran terkait kerusakan lingkungan hidup.

    Menurut Rasidi, dengan meluasnya berbagai dampak lingkungan yang terjadi saat ini dapat terus mengancam keberlanjutan fungsi ekosistem. Untuk itu, sambung dia, perlu dilakukan berbagai langkah pencegahan.

    ” Dalam hal ini kita perlu melakukan langkah yang diantaranya melalui pengawasan terhadap kegiatan usaha dengan penegakan hukum dibidang lingkungan hidup,” ujarnya.

    Selain itu, lanjut Asisten III, pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari HPSN yang dilaksanakan setiap 21 Februari.

    “ Semoga dengan apa yang akan dan telah kita gagas bersama pada kegiatan hari ini dapat bernilai jariyah dan menjadi rekam jejak perjalanan hidup kita dalam upayanya menjaga bumi yang merupakan titipan dari anak cucu kita yang akan diminta pertanggungjawabannya,” pungkasnya.

    Pantauan kegiatan dimaksud, hadir Kadis Kominfo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasi Intelijen Kejari Tubaba dan jajaran, serta seluruh pelaku usaha di Kabupaten Tubaba berlangsung dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(SANUR)

  • Jum’at Berkah Geber Sasar Stunting Wilayah Tumijajar Tubaba

    Jum’at Berkah Geber Sasar Stunting Wilayah Tumijajar Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Gerakan Berbagi (Geber) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang diketuai Dr. Risky Fany Ardhiansyah, SH.,MH Kasi Pidsus Kejari Tubaba menggelar kegiatan Jum’at berkah berbagi sebagai upaya menanggulangi keluarga yang berisiko stunting. Pada Jum’at (19/1) Geber Jum’at berkah menggelar kegiatan di Tiyuh Gunung Menanti Kecamatan Tumijajar.

    ” Kegiatan kita hari ini inovasi dari Geber gerakan berbagi Jum’at berkah dengan menyumbang sukarela rizkinya dan seikhlasnya tanpa menggunakan anggaran dari Pemerintah,” terang Risky kepada sejumlah awak media.

    Lebih lanjut, dikatakannya bahwa kegiatan tersebut adalah wujud partisipasi masyarakat dan kepedulian untuk membantu Pemerintah dalam mengatasi masalah stunting, sehingga masyarakat juga mempunyai kewajiban membantu Pemerintah dalam wujud nyata dan gerakan berbagi Tubaba akan terus berlanjut dilaksanakan terjadwal setiap hari Jum’at.

    “ Insya Allah kegiatan Geber kita akan berlangsung setiap hari Jum’at berkah dan kegiatan dijadwalkan berjalan rutin di sejumlah wilayah di Kabupaten Tubaba,” ungkapnya.

    Kegiatan Geber kali ini, lanjutnya menyasar wilayah Kecamatan Tumijajar yang melibatkan Dinas PPKB Tubaba dan pihak Kecamatan Tumijajar, Ibu ketua PKK Kecamatan Tumijajar dan Kepalo Tiyuh dengan aksi membagikan 32 paket yang berisi susu formula, telur dan  biskuit, dengan tujuan menambah nutrisi gizi masyarakat berisiko stunting.

    ” Disisi lain membantu Pemerintah Tubaba dalam mengentaskan masalah Stunting, dimana anak-anak tersebut adalah aset daerah sebagai penerus Pembangunan Tubaba dimasa yang akan datang,” harapnya.

    Sementara itu, Heri yanto Kepalo Tiyuh setempat menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Geber Tubaba yang sudah peduli dengan warganya, dalam upaya nyata pencegehan Stunting di wilayahnya.

    “ Atas nama Pemerintah Tiyuh, kami menghaturkan banyak terima kasih kepada Geber Tubaba yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya kepada warga kami, salah satu upaya mengatasi masalah stunting di Tiyuh ini,” pungkasnya.

    Pantauan dilokasi tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. Risky Fany Ardhiansyah, SH.,MH Kasi Pidsus Kejari Tubaba, Sekretaris Dinas PPKB dr. Hery Achmadi dan Eni Yuliati, Agung Maradona, Camat Tumijajar Surya Jaya Rades, S.STP.,M.IP dan Ibu PKK. Anggota Geber Redi Afrizal, dan sejumlah Kepala Tiyuh wilayah Kecamatan Tumijajar dan Tulang Bawang Udik berlangsung dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(SNR)

     

     

     

  • Pj. Bupati M.Firsada Resmikan RSIA Ummi Athayya Pertama Di Tubaba

    Pj. Bupati M.Firsada Resmikan RSIA Ummi Athayya Pertama Di Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) pertama di Kabupaten Tubaba, pada Rabu (03/01/2024).

    RSIA bernama Ummi Athayya ini sebelumnya merupakan Klinik bersalin Ibu dan Anak Ummi Athayya, yang berlokasi di Tiyuh/Desa Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tubaba, Lampung.

    Menurut Pj Bupati M. Firsada, RSIA Ummi Athayya ini sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

    ” Keberadaan rumah sakit ibu dan anak ini, harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas derajat kesehatan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tubaba,” kata Pj. Bupati M. Firsada.

    Dia mengungkapkan sejak awal masa jabatannya sebagai Pj Bupati, salah satu fokus utama adalah meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama ibu dan anak.

    Dengan adanya RSIA Ummi Athayya ini, Pj Bupati berharap dapat memberikan pelayanan medis yang berkualitas dan memadai bagi seluruh masyarakat.

    ” Kami berharap RSIA ini dapat mengurangi angka kematian terhadap ibu dan anak, serta memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan,” harapnya.

    RSIA Ummi Athayya ini lanjutnya, merupakan bukti komitmen kita semua dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi ibu dan anak-anak di daerah kita. Melalui fasilitas ini, kita menunjukkan bahwa kesehatan mereka adalah prioritas bagi pemerintah dan masyarakat kita.

    Di moment itu, Pj Bupati M. Firsada juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam pembangunan rumah sakit tersebut.

    ” Kerjasama dan semangat bersama yang telah ditunjukkan adalah bukti kebersamaan dan kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat,” kata dia.

    Dengan peresmian RSIA ini, Pj Bupati juga berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi ibu dan anak-anak.

    ” Kesehatan mereka adalah investasi bagi masa depan bangsa, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan akses terbaik dalam hal ini,” harapnya.

    Dirinya berpesan kepada para petugas rumah sakit, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya, agar terus termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat dengan sikap yang ramah, tulus dan ikhlas, agar pasien bisa nyaman dalam menjalani perawatan dan akhirnya lekas sembuh.

    Tak lupa, Pj Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga serta mendukung keberlangsungan dan pengembangan RSIA Ummi Athayya.

    ” Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga dan memastikan pelayanan kesehatan yang baik difasilitas ini. Mari kita jaga bersama-sama fasilitas ini agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat kita,” tandasnya.

    Sementara itu, Direktur RSIA Ummi Athayya, dr. Tanti Arianti, SPOG mengatakan, peresmian RSIA Ummi Athayya ini adalah bukti nyata komitmen dalam rangka menjawab keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang paripurna.

    ” Kami ingat 2 tahun lalu ditempat ini kita melakukan peresmian Klinik Ummi Athayya, yang pada waktu itu diresmikan oleh Bapak Bupati Tubaba, Bapak Umar Ahmad, dan alhamdulillah pada hari ini ada peningkatan kapasitas dari klinik menjadi RSIA,” kata dr. Tanti.

    Dengan keberadaan RSIA Ummi Athayya ini, tentunya membuat masyarakat akan semakin dipermudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, lanjut dr. Tanti, peningkatan jasa pelayanan dibidang kesehatan secara profesional serta peningkatan kinerja seluruh jajaran RSIA Ummi Athayya untuk menunjang kualitas dan mutu layanan mutlak harus dilakukan sebagai acuan inovasi dalam dunia kesehatan di Indonesia, khususnya Kabupaten Tubaba.

    ” Tentunya dengan fasilitas sarana dan prasarana, tim dokter, dan tenaga kesehatan yang handal, kompeten, serta profesional diharapkan mampu memberikan solusi pelayanan dan kepuasan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

    dr. Tanti juga menerangkan, RSIA Ummi Athayya memiliki keunggulan dalam pelayanan dan fasilitas yang sangat lengkap, diantaranya yaitu terdapat 38 tempat tidur yang terdiri dari bed rawat inap VVIP, VIP, kelas 1, 2, dan 3.

    Selain itu, sambung dr. Tanti, terdapat Pelayanan Rawat Jalan Dokter Spesialis (Obgyn, Bedah, Anak, Anastesi, dan Penyakit Dalam), Pelayanan Dokter Umum, Pelayanan Kamar Operasi, Pelayanan ICU, Pelayanan NICU, Pelayanan IGD, Pelayanan Ruang Bersalin, Pelayanan Laboratorium, Pelayanan Farmasi, dan Pelayanan Radiologi.

    ” Pelayanan unggulan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummi Athayya yaitu Persalinan normal tanpa nyeri, Operasi SC Eracs, Pelayanan USG 4D Realtime, Sunat tanpa nyeri, perawatan bayi premature Sampai dengan bayi berat 300 gr, dan pelayanan Vaksin lengkap,” sebut dr. Tanti.

    ” Semoga momentum peresmian ini tidak hanya sekedar kegiatan seremoni, tetapi lebih jauh lagi bisa menjadi kebanggaan, mampu meningkatkan derajat kesehatan dan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat, sekaligus ikut berpartisipasi mengembang kan, meningkatkan dan memajukan pembangunan kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Tulang Bawang Barat khususnya dan provinsi Lampung pada umumnya,” pungkasnya.(SNR)

  • Pemkab Tubaba Luncurkan Berbagai Inovasi Atasi Stunting Di Bumi Ragemsai Mangei Wawai

    Pemkab Tubaba Luncurkan Berbagai Inovasi Atasi Stunting Di Bumi Ragemsai Mangei Wawai

    Program Atasi Stunting Melalui Kampung Keluarga Berkualitas

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka meningkatkan peran dinas dan lintas sektor dalam optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, BKKBN Lampung bersama Dinas PPPA Provinsi dan Dinas PPKB Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas, Rabu (7/12/2023) di Balai Tiyuh Panaragan Jaya.

    Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung melalui Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Ni Gusti Putu Meiridha tersebut, Assisten II Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga sekaligus Plt. Kepala Dinas PPKB Tubaba, Dra. Bayana, M.Si mengatakan bahwa, berbagai inovasi telah dilakukan di Tubaba dalam rangka percepatan penurunan stunting, diantaranya Sistem Integrasi Smart Village bantu atasi stunting (SIGER SEBATIN), Kartu E-Penting (Kartu Elektronik  Peduli Stunting Sistem Elektronik Amprah Alat  Kontrasepsi (SIEAMAL), Sosialisasi Gerakan Atas Stunting melalui  Perubahan Pola Asuh (GASPOL) di Posyandu, Gerakan Tubaba berkorban sebanyak 166 Ekor Kambing, 10 Ekor Sapi  dan 1 Ekor Sapi Baznas, dan Baznas Peduli Stunting.

    ” Melalui Baznas peduli stunting disalurkan bantuan beras bagi Akseptor KB kepada 1.030 sasaran, Bantuan Bagi Penderita Stunting sebanyak 723 sasaran beras, telur dan susu. Gerakan ini akan terus dilakukan utamanya di Kampung Keluarga Berkualitas di Tubaba,” ujarnya

    Materi Integrasi dan Peran lintas sektor dalam penyelenggaraan Kampung KB yang disampaikan oleh Sekretaris Baperinda Tubaba Yoyok Kusbyahmanto menegaskan, dukungan Pemerintah daerah dalam optimalisasi Kampung KB oleh Kabid Dalduk dan KB Dinas PPPA Provinsi Lampung. Sementara M.Jauhari menyampaikan materi terkait, manajemen pengelolaan KKB serta SIPERINDU oleh Tim Pembinaan Kampung KB BKKBN Lampung.

    Berdasarkan pantauan kegiatan tersebut, dihadiri 45 orang peserta terdiri dari unsur 13 dinas dan lintas sektor, PKK, APDESI, Kemenag, Korluh KB, IPeKB, Admin Kampung KB, dan Dinas PPKB Kabupaten Tubaba berlangsung interaktip dalam suasana silaturahmi yang bersahaja. (SANUR)

  • Lokakarya Kader PPKB TBU, Pendampingan Masyarakat Harus Terukur Dan Benar

    Lokakarya Kader PPKB TBU, Pendampingan Masyarakat Harus Terukur Dan Benar

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri atas bidan, kader PKK, dan petugas KB di berbagai tiyuh diminta dapat benar-benar melaksanakan tugas sesuai dengan kerangka kerja yang telah ditentukan. Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas PPKB Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Dra. Bayana,M.Si pada acara Lokakarya Kader PPKB di kantor Camat Tulang Bawang Udik (TBU) beberapa waktu yang lalu.

    ” Karenanya pertemuan hari ini saya minta untuk tidak berwakil kader yang ada dari masing-masing Tiyuh yang ada di Kecamatan Tulang Bawang Udik ini,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, dikatakan Bayana bahwa, pendampingan tersebut dapat menjadi tolak ukur tindakan pemerintah guna mencegah berbagai risiko di masa kehamilan, pasca melahirkan, dan resiko stunting di Tubaba dan merupakan langkah konkret yang harus dilaksanakannya sebagai top manajer dalam masa kepemimpinannya pada organisasi perangkat daerah tersebut.

    ” Sampai saat ini berbagai kecamatan yang lainnya telah di gelar lokakarya yang sama diantaranya Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Gunung Agung, Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Lambu Kibang, Kecamatan Way Kenanga, minus Gunung Terang yang akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi,” terangnya.

    Pekerjaan pendampingan oleh para kader yang ada di Tiyuh-Tiyuh lanjutnya, merupakan pekerjaan penting dan membutuhkan waktu lama untuk memperoleh hasilnya. Sebab upaya tersebut adalah mempersiapkan generasi penerus bangsa, mulai menjaga kesehatan ibu menjaga kesehatan anak menciptakan keluarga yang sehat serta membentuk keluarga sejahtera.

    ” Pembangunan sumber daya manusia itu merupakan pembangunan non fisik yang membutuhkan waktu lama. Hasilnya akan terlihat pada 10-20 tahun yang akan datang,” katanya.

    Plt. Kadis PPKB Tubaba Dra. Bayana, M.Si juga mengatakan bahwa PPKB akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang dipersiapkan mulai dari calon pengantin, saat ibu hamil dan pasca melahirkan hingga tumbuh kembang anak dengan waktu 1 sampai 3 tahun.

    ” Jika ada masalah, kader harus segera lapor ke bidan atau perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat. Selain itu juga aparatur masing-masing tiyuh  serta camat setempat, jangan sungkan karena ini adalah tugas kita bersama,” jelasnya.

    Selanjutnya, Dra. Bayana, M.Si mengatakan bahwa, di masa kepemimpinannya semua hak masing-masing kader akan disalurkan melalui rekening bank. Karena dia ingin semuanya transparan.

    ” Pendampingan yang dilakukan oleh ibu-ibu sangat penting karena itu merupakan langkah untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.(SANUR)

  • Polda Lampung Berikan Trauma Healing Dan Pengecekan Kesehatan Terhadap 30 Pelajar Yang Terlibat Tawuran

    Polda Lampung Berikan Trauma Healing Dan Pengecekan Kesehatan Terhadap 30 Pelajar Yang Terlibat Tawuran

     

    Cakralampung.com – Penyalahgunaan senjata tajam yang melibatkan 30 orang pelajar yang ingin melaksanakan tawuran, mendapatkan trauma healing dan pengecekan kesehatan oleh Polda Lampung, bertempat di GSG Presisi Polda Lampung, Senin (13/11/2023)

    Layanan kesehatan dan trauma healing dari Polda Lampung bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan fisik dan kejiwaan para remaja yang diamankan tersebut. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian Polda Lampung dalam menjaga generasi muda bangsa untuk menjaga kesehatan mental dan fisiknya.

    “Hari ini kami telah melaksanakan kegiatan trauma healing dan pengecekan kesehatan bagi pelajar yang diduga terlibat tawuran dengan menghadirkan para orang tua mereka,” jelas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik.

    Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa pemeriksaan TTV, pemeriksaan fisik dan pemberian terapi sesuai keluhan dan gejala mereka masing-masing.

    Kegiatan tersebut didukung oleh Bagian Psikologi Biro SDM dan Biddokes Polda Lampung. Kegiatan trauma healing itu diberikan untuk memulihkan gangguan psikologis anak-anak akibat kejadian tersebut.

    Disamping itu, dilakukan juga pemeriksaan urine guna mengecek apakah mereka mengonsumsi narkoba dan 30 orang tersebut hasilnya dinyatakan negatif

    “Untuk itulah, guna menghilangkan trauma pelajar terhadap efek tawuran, kami laksanakan kegiatan trauma healing dan pengecekan kesehatan. Dan tadi ada pemeriksaan urine dengan hasil semua negatif” tutup Umi. (egy)

  • Cegah Stunting TP-PKK Tiyuh Karta Bagikan Makanan Sehat Hasil Kebun K31W

    Cegah Stunting TP-PKK Tiyuh Karta Bagikan Makanan Sehat Hasil Kebun K31W

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) dan Tiyuh Karta menggelar kegiatan SIGER yang mengusung tema” Saatnya ikut bergerak untuk rakyat yang membutuhkan ” melalui pengembangan dapur Nenemo guna mengatasi dan mencegah Stunting menuju Kabupaten Tubaba Terdepan Optimis dan Pasti maju (TOP).

    Kegiatan ini berlangsung, Kamis (12/10) di Balai Tiyuh Karta dan dihadiri langsung oleh ketua TP-PKK Kecamatan TBU ibu Umi Kalsum Dan ketua TP-PKK Tiyuh Karta ibu Aminah, BPT Tiyuh Karta, Kepala Puskesmas Kartaraharja, Babinsa dan AparaturTiyuh Karta serta puluhan ibu-ibu hamil dan ibu menyusui.

    Kepada awak media, ketua TP-PKK Kecamatan TBU Umi Kalsum mengatakan, melalui kegiatan SIGER ini saatnya berbagi untuk rakyat yang membutuhkan melalui dapur Nenemo untuk pencegahan stunting.

    ” Melalui dapur Nenemo serta pengembangan dengan cara membagikan makanan tambahan kepada bayi dan Balita, ibu hamil serta ibu menyusui, catin, lansia dan paud yang makanan tersebut dihasilkan dari kebun K31W PKK Tiyuh Karta dengan tujuan untuk pencegahan stunting. Kegiatan seperti ini sudah kita laksanakan di seluruh Tiyuh se-Kecamatan Tulang Bawang Udik,” terangnya.

    Lebih lanjut, dikatakan juga oleh ibu Aminah ketua TP-PKK Tiyuh Karta bahwa, kegitan ini merupakan bentuk kepedulian TP-PKK kepada masyarakat Tiyuh Karta khususnya kepada ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan catin dengan tujuan untuk pencegahan dan mengatasi persoalan stunting.

    ” TP-PKK Tiyuh Karta membagikan makanan sehat yang bahan pokoknya kita hasilkan dari K31W kebun PKK Tiyuh Karta, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat,” pungkasnya.(SNR)

  • Pj. Bupati Firsada Minta Penurunan Stunting Tubaba Jangan Hanya Semboyan Dan Miskin Gerakan

    Pj. Bupati Firsada Minta Penurunan Stunting Tubaba Jangan Hanya Semboyan Dan Miskin Gerakan

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M. Firsada, M.Si mengajak semua pihak, untuk lebih serius dan berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting, melalui kerja nyata, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja berkualitas dengan membangun sinergi, kolaborasi dan akselerasi bersama masyarakat, swasta, organisasi non pemerintah, dunia usaha, dunia kerja, perguruan tinggi, serta pihak lainnya. Karena tanpa adanya komitmen dan sinergi yang kuat dan cepat untuk menyelamatkan generasi bangsa ancaman stunting, maka gerakan kita hari ini pastinya sia-sia, dan dapat dipastikan kegiatan kita hanya sebatas semboyan tapi miskin gerakan.

    ” Target nasional sampai tahun 2024, menurunkan prevalensi stunting sebesar 14%, untuk tingkat Provinsi Lampung optimis sebesar 10%, sedangkan target kita di Tubaba adalah sebesar 14 %, sebuah angka capaian yang cukup besar, namun sangat realistis jika dikerjakan bersama,” kata Firsada pada acara Rembuk Stunting Kabupaten Tubaba, Senin (24/7) diruang rapat Bupati Tubaba.

    Lebih lanjut, dikatakan Firsada dalam sambutannya bahwa, Presiden telah mengeluarkan Perpres nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting ini. Implementasi dari Perpres tersebut adalah telah disusunkannya rencana aksi Nasional Pasti (Ran-Pasti) sebagai pedoman dan panduan bagi pemerintah Pusat, Daerah, hingga Desa/Tiyuh dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting.

    ” Karena stunting ini termasuk urusan yang esensial dan berdampak jangka panjang bagi generasi masa depan negara dan daerah kita ini, maka untuk penanganannya perlu melibatkan banyak pihak dan banyak aspek secara berkelanjutan, seperti aspek kesehatan, aspek keluarga, maupun aspek prilaku. Artinya, intervensi terhadap percepatan penurunan stunting perlu dilakukan dengan intervensi spesifik dan terpadu dari semua stakeholder yang ada di daerah ini,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala dinas PPKB Tubaba Nurmansyah, SE.,MM dalam pemaparannya mengatakan, kegiatan Rembuk Stunting ini sesuai Keputusan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional nomor KEP 42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota lokasi fokus Intervensi penurunan stunting dalam upaya percepatan penurunan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi yang ada di wilayah Kabupaten Tubaba dan lebih khusus di nagara Indonesia.

    Pantauan kegiatan Rembuk Stunting ini juga di isi dengan penandatanganan komitmen bersama dalam aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Kabupaten Tubaba tahun 2023 dan dihadiri oleh Pj. Bupati Tubaba Drs. M. Firsada, M.Si, Dandim 0412/LU di wakili oleh Danramil 412-05/TBU Kapten Inf M. Latif, Kapolres Tubaba di wakili oleh IPTU Zainudin, Kejari Tubaba di wakili oleh Kasi Pidum Slamet Santoso, S.H.,M.H, Sekkab Ir. Novriwan Jaya, SP,  Asisten I Pemkab Tubaba Dra. Bayana, M.Si, ketua TP-PKK Tubaba Dra. Hanita Farial Firsada, M.Si, jajaran kepala OPD Pemkab Tubaba, Kepala Kemenag Tubaba Drs. H.M. Sanusi, kepala Pengadilan Agama Tubaba Fitri, S.Hi.,M.H, para Camat se-Kabupaten Tubaba dan undangan lainnya berlangsung dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(SANUR)