Kategori: HUKUM & KRIMINAL

  • Dugaan Pencabulan, Oknum Guru MAN 2 Bandar Lampung Dilaporkan ke Polisi

    Dugaan Pencabulan, Oknum Guru MAN 2 Bandar Lampung Dilaporkan ke Polisi

     

     

     

    Bandar Lampung – Oknum guru honorer MAN 2 Bandar Lampung berinisial IS dilaporkan salah satu wali murid laki-laki ke Polresta Bandar Lampung.

    IS dilaporkan atas dugaan perbuatan cabul pada anak di bawah umur yang tidak lain siswanya sendiri berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : LP/B/1683/XV/2024/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG pada Selasa 19 November 2024.

    S ibu korban warga Natar, Lampung Selatan melaporkan dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak. Kronologi kejadiannya, IS, diduga melakukan perbuatan cabul dengan cara menghubungi korban untuk datang ke rumah IS kemudian IS menyuruh korban untuk memegang dan memainkan kemaluan korban, kejadian pada 8 Maret lalu.
    Sementara oknum guru honorer MAN 2 Bandar Lampung, IS saat dikonfirmasi berkilah ihwal laporan tersebut dan enggan menjawab rentetan pertanyaan wartawan.

    “Ini (STPL) dapat siapa? Sudah diklarifikasi ke yang bersangkutan (korban) ? Hasilnya apa,?Siapa juga nama anaknya,” tulis IS, Senin (25/11). (Ndi)

  • Apel Siaga, Kapolres Tubaba Tegaskan Untuk Amankan Pilkada

    Apel Siaga, Kapolres Tubaba Tegaskan Untuk Amankan Pilkada

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung melaksanakan apel siaga dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi masa tenang Pilkada Serentak 2024, Apel ini digelar di lapangan Mapolres Tubaba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.IK, M.IK. Wakapolres Tubaba Ikhwan Syukri, S.H., S.I.K., M.H., Beserta Para PJU Polres Tubaba dengan dihadiri seluruh Personil jajaran Polres Tubaba, Minggu (24/11/2024)

    Dalam arahannya, Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.IK, M.IK. menegaskan bahwa apel ini tidak hanya dimaksudkan untuk memastikan kesiapan personel menghadapi masa tenang, tetapi juga untuk mempersiapkan pengamanan terkait distribusi logistik Pilkada.

    Selain itu, jajaran Polres juga diinstruksikan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk praktik politik uang, penggunaan politik identitas, hingga kampanye hitam yang dapat mencederai proses demokrasi.

    “Kami ingin memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan asas demokrasi. Polres Tubaba siap menjaga keamanan serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang mengganggu kelancaran Pemilu,” ujar Kapolres

    Lebih lanjut, AKBP Sendi Antoni menegaskan bahwa Polres Tubaba akan bekerja maksimal dalam mengamankan pesta demokrasi, baik pemilihan gubernur maupun bupati di wilayah Tulang Bawang Barat.

    “Melalui apel siaga ini, kami berharap dapat menciptakan situasi yang kondusif selama masa tenang hingga seluruh tahapan Pilkada 2024 selesai dengan aman,”pungkasnya.(SNR)

  • Oknum Polsek Simpang Pematang Dilaporkan Ke Bidpropam Polda Lampung

    Oknum Polsek Simpang Pematang Dilaporkan Ke Bidpropam Polda Lampung

    Kisah pilu yang sempat dialami oleh Evi Natalia, seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban dugaan pungutan liar (Pungli) Polsek Simpang Pematang, nampaknya menuju babak baru.

    Dimana ibunda dari kekasihnya yang bernama Mario, kini telah melaporkan hal tersebut ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Lampung.

    Keluarga memutuskan untuk melaporkan oknum anggota Polsek Simpang Pematang, lantaran banyak kekesalan yang sudah tak terbendung.

    “Anak saya emang salah, dia ditangkap karena kasus narkoba. Tapi ini anak saya sempat dipukulin juga, informasinya Kapolseknya yang mukulin. Saya sih diam aja, tapi ini masa uang saya juga mau dimakan, dengan cara mempermainkan kami soal motor anak saya ini, yang mana pas mau ngambil harus bayar” terang Rohyetty Lumban Gaol, Jumat (22/11/2024).

    “Saya sih enggak ngeributin uangnya, tapi biar mereka ini sadar, enggak seharusnya mereka begitu ke kami, saya ini cuma ibu rumah tangga. Mana uang nebus motor itu hasil patungan saya dengan Evi pacarnya Mario, dia itu TKW loh, tahan kerja cari uang di negeri orang,” lirihnya.

    “Mangkanya saya kesel banget, dan akhirnya melaporkan hal ini ke Bidpropam Polda Lampung,” tambahnya.

    Terpisah Evi Natalia,  mengakui bahwa oknum petugas Polsek Simpang Pematang, yakni A.S.S sempat menghubunginya lagi kemarin, dengan maksud ingin mengembalikan uang tersebut.

    “Kemarin Agus nelfon saya, tapi melalui orang lain. Terus dia chat saya pakai nomor baru, karena nomor lamanya sudah saya blokir. Ya saya gak bisa kasih keputusan, itukan udah urusannya Mamak, soalnya mamak juga sudah laporan ke Polda,” ujarnya.

    Diketahui sebelumnya, Evi Natalia merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Mesuji yang saat ini bekerja di luar negeri. Dirinya menjadi korban dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum petugas Polsek Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.

    Dimana saat itu dirinya hendak mengambil motor milik kekasihnya yang saat ini sudah berstatus sebagai terdakwa, terkait kasus narkoba.

    Menurut Evi, adanya permintaan uang tebusan terhadap motor itu, dengan nominal yang cukup besar yakni Rp5 juta.

    Permintaan itu muncul dari dua petugas Polsek Simpang Pematang, adalah A. S.S dan juga seorang Kanit berinisial F.

    “Katanya sih perintah pak Kapolsek, awalnya minta Rp7 juta, tapi saya bilang saya gak ada uang, jadi saya tawar Rp4 juta. Tapi mereka gak mau, dengan alasan Kapolsek tau harga motor itu. Akhirnya sepakat di angka Rp5 juta” ungkap wanita pejuang devisa tersebut.
    Sementara oknum polisi, ASS saat dikonfirmasi berulang belum menjawab pertanyaan wartawan, Jumat (22/11) malam.(Lis/ndi)

  • Komplotan Spesialis Ganjal ATM Lintas Provinsi Diringkus Sat Reskrim Polres Lampung Utara

    Komplotan Spesialis Ganjal ATM Lintas Provinsi Diringkus Sat Reskrim Polres Lampung Utara

    Lampung Utara – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lampung Utara berhasil membongkar aksi kejahatan lintas provinsi dengan meringkus tiga pelaku spesialis ganjal mesin ATM.

    Adapun ketiga pelaku yang diamankan berinisial N (35), ADN (29) dan H (37) ketiga warga Kota Agung Kabupaten Tanggamus Lampung.

    Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Stef Boyoh menjelaskan modus operandi komplotan ini terbilang licin, mereka bekerja sama dalam melancarkan aksinya.

    “Ada yang berperan sebagai pengganjal mesin ATM, berperan tukang tukar kartu ATM korban, ada bertugas mengintai PIN korban secara cermat serta bertindak sebagai mengawasi situasi,” kata AKP Stef Boyoh, Kamis (21/11/24).

    Kasat menjelaskan, pelaku menggunakan modus mengganti kartu ATM korban setelah memperoleh PIN, lalu menguras isi rekening. Salah satu korban di Lampung Utara mengalami kerugian hingga Rp170 juta.

    “Dalam operasi ini, polisi berhasil mengamankan dua tersangka, berikut barang bukti buku rekening, 58 kartu ATM, uang tunai Rp. 2 juta dan tusuk gigi yang digunakan untuk ganjal ATM, serta identitas palsu,” ujarnya.

    Pengungkapan ini berkat Kerja sama tim Resmob Metro Jaya dan Tekab 308 Polres Lampung Utara yang membekuk tiga pelaku. Dua tersangka diamankan di Polres Lampung Utara dan satu tersangka di Polda Metro Jaya.

    “Di wilayah Polda Metro Jaya, kerugian yang ditimbulkan oleh para pelaku ini bahkan mencapai Rp2 miliar,” tuturnya.(Yogi)

  • Program Jum’at Curhat Polres Tubaba Tampung Keluhan Warga

    Program Jum’at Curhat Polres Tubaba Tampung Keluhan Warga

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung menggelar program Jum’at Curhat di Balai Tiyuh Sumber Rejo Kecamatan Tumijajar Tubaba. Program ini juga menjadi silaturahmi dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat, Jumat pagi (8/11/24).

    Kegiatan dihadiri langsung Wakapolres Tubaba Kompol Ikhwan Syukri, S.H., S.I.K., M.H. mewakili Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni S.IK, M.IK beserta rombongan PJU Polres Tubaba, Perwira Polres Tubaba, Kepala Tiyuh Sumber Rejo Joko Susilo, SH, Perangkat Tiyuh dan Para tokoh masyarakat, pemuda dan Masyarakat Tiyuh Sumber Rejo,

    “Tujuan dari pelaksanaan Jumat Curhat adalah untuk mendengar langsung keluh serta kritikan dan masukan mengenai permasalahan Kamtibmas yang terjadi tengah-tengah pelayanan Kepolisian khususnya di Kecamatan Tumijajar” jelas wakapolres.

    Kamtibmas.Masyarakat yang aman sangat di perlukan, selain untuk mendengar dan menerima curhatan sekaligus sebagai ungkapan keluh kesah dari Masyarakat, Wakapolres mengatakan bahwa, kegiatan ini juga merupakan upaya Polri untuk menjalin silaturahmi, kemitraan yang baik sekaligus membangun komunikasi dengan Masyarakat. Komunikasi sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah.

    Kegiatan yang berlangsung dengan santai dipenuh keakraban ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian himbauan menjelang Pilkada untuk bersama sama menjaga situasi yang aman dan kondusip, selanjutnya Wakapolres Tubaba berdialog secara interaktif kepada seluruh elemen Masyarakat yang hadir, seraya menerima langsung curhatan terkait situasi Kamtibmas maupun masukan yang disampaikan terhadap pelaksanaan tugas Polri.

    “Dengan adanya kegiatan Jumat Curhat yang telah rutin berjalan ini, diharapkan dapat terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif.Guna terciptanya lingkungan yang kondusif tentunya dibutuhkan kerjasama antara Polri dengan Masyarakat. Pada giat ini pun berjalan dengan aman dan lancar serta ditutup dengan foto bersama,” pungkasnya.(SANUR)

  • Penyidik Kejari Tubaba Geledah Kantor Diskoperindag Dan Pasar Pulung Kencana

    Penyidik Kejari Tubaba Geledah Kantor Diskoperindag Dan Pasar Pulung Kencana

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, melakukan Penggeledahan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten yang berjuluk bumi ragemsai mangei wawai Tubaba.

    Penggeledahan ini dilakukan guna kepentingan penyidikan terhadap dugaan perbuatan melawan hukum yakni Tindak Pidana Korupsi Pada Pengelolaan Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) pada Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 yang lalu.

    Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba Dodi Ariyansyah,.SH,. MH kepada wartawan mengatakan, Penyidik Kejaksaan Negeri Tubaba terus mendalami kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengelolaan Pasar Pulung Kencana APBD TA. 2022 pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tubaba.

    ” Hari ini pada selasa tanggal 10 September 2024 dimulai Pukul 09.20 Wib bertempat di Kantor Diskoperindag Tubaba Tim Penyidik Kejaksaan Negeri melakukan Penggeledahan guna kepentingan Penyidikan terhadap adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Pasar Pulung Kencana APBD TA. 2022 pada Diskoperindag Tubaba,” kata Dodi Ariyansyah dalam press releasenya.

    Penggeledahan tersebut kata dia, dilakukan Tim yang dipimpin Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tubaba Dr.Risky Fany Ardhansyah,. SH,. MH, kegiatannya dimulai pukul 09.20 Wib. Tim Gabungan Bidang Tindak Pidana Khusus di bantu personil bidang intelijen Kejaksaan Negeri Tubaba.

    ” Ya tadi kita telah mendatangi Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Proses penggeledahan pertama berlangsung sekitar 2 jam 25 Menit, selesai pukul 11.45 Wib,” jelasnya.

    Tak berhenti sampai disitu lanjut dia, tim penyidik Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat kemudian bergerak menuju pasar Pulung Kencana dan melakukan penggeledahan di Ruangan Kepala UPTD dan ruang Staff Kantor Pasar Pulung Kencana Kabupaten Tubaba.

    ” Dari Dua tempat itu, Penyidik mengamankan sejumlah dokumen berbentuk hard copy yang berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengelolaan Pasar Pulung Kencana APBD TA. 2022,” tegasnya.

    Kata dia, penggeledahan dilakukan guna mencari, menemukan, dan mengumpulkan barang bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi guna menemukan tersangkanya,

    ” Penggeledahan itu juga upaya mencegah terduga tersangka dapat menghilangkan atau pemusnahan barang bukti, untuk melengkapi berkas perkara,” pungkasnya.
    (rls/SANUR)

  • Personi Polres Tulang Bawang Barat Longmarch Puluhan Kilometer

    Personi Polres Tulang Bawang Barat Longmarch Puluhan Kilometer

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Longmarch yang diikuti sebanyak 40 Personil menempuh jarak 15 km di mulai dari Mapolres Tubaba dan finis di Tiyuh keagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang udik (TBU) Tubaba, Sabtu pagi (24/08/2024).

    Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 06.30.WIB tersebut, di pimpin langsung Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. di dampingi Wakapolres Tubaba Kompol Heru Sulistyananto, S.H., M.H. dan diikuti oleh para PJU, Perwira, Kapolsek beserta personel Polres Tubaba

    Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. menyampaikan Bahwa Tujuan Longmarch yang dilakukan oleh Personil umumnya adalah untuk meningkatkan disiplin, kekompakan, serta ketahanan fisik dan mental para anggota polisi dan bagian dari latihan atau pendidikan rutin untuk memastikan kesiapan fisik dan mental anggota Polri dalam menjalankan tugas mereka yang membutuhkan ketahanan tinggi, terutama dalam kondisi lapangan yang menantang Dalam Menghadapi Pilkada serentak kedepan.

    ” Dengan melaksanakan kegiatan Longmarch ini, semoga kedepannya personel Tubaba dapat meningkatkan disiplin, ketangguhan, dan daya tahan fisik serta mental lebih siap secara fisik, mental untuk menghadapi tantangan tugas operasional yang memerlukan stamina dan ketahanan tinggi,” pungkasnya.(SANUR)

  • Amankan Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha1445.H Polres Tubaba Kerahkan 180 Personil

    Amankan Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha1445.H Polres Tubaba Kerahkan 180 Personil

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengerahkan ratusan personil pengamanan kegiatan malam takbiran menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

    Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan, S.IK diwakili oleh Waka Polres Kompol Heru Sulistyananto, S.H, M.H memimpin pelaksanaan apel di halaman Islamic Center Tulang Bawang Barat, Minggu malam, 16 Juni 2024. Dalam amanatnya, Kompol Heru menekankan pentingnya pengamanan selama libur panjang memperingati Hari Raya Idul Adha 1445.H.

    Beliau menyoroti aspek keamanan dan ketertiban arus lalu lintas yang diperkirakan akan meningkat signifikan terutama pada saat pawai takbiran berlangsung. Selain itu, Kompol Heru juga mengingatkan seluruh personel tentang potensi gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi dan pentingnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi tersebut.

    Apel ini diikuti oleh berbagai satuan dan unit di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat, TNI ,Dinas Perhubungan serta Satpol PP yang semuanya siap siaga untuk menjalankan tugas pengamanan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.

    Dengan adanya apel ini diharapkan masyarakat Tulang Bawang Barat dapat menikmati libur dan merayakan Idul Adha dengan rasa aman dan tenang.

    “Sebanyak 180 personel akan disebar ke seluruh wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat saat kegiatan takbir pada malam hari ini,” kata Wakapolres Tubaba.

    Pelaksaan pengamanan malam takbiran, sambungnya, yaitu beberapa Lokasi diantaranya Simpang Tugu Pasar panaragan, bunderan tugu ratu, simpang kagungan ratu, Gor Kagungan ratu, simpang marga kencana, simpang Pasar Pulung kencana simpang Samasat dan simpang PU,” pungkasnya.(rls/SANUR)

  • Jelang Hari Bhayangkara ke-78, Polres Pesawaran Gelar Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

    Jelang Hari Bhayangkara ke-78, Polres Pesawaran Gelar Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

    PESAWARAN – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Pesawaran menggelar Khitan Massal secara gratis bertempat di Aula Pamor Persada Polres Pesawaran, Sabtu, (15/06).

     

    Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, pihaknya menghadirkan 9 tim tenaga medis profesional dari RS Fatmawati Jakarta selatan yang di Ketuai oleh Bidan Isma Elya.

     

    “Saya ucapkan terimakasih kepada Ketua tim medis beserta rombongan dan para orang tua yang telah berpartisipasi dan turut membantu kami dalam acara khitan massal Polres Pesawaran,” kata Kapolres.

     

    Selain itu, AKBP Maya Henny mengimbau kepada orang tua untuk tidak khawatir dengan tindakan khitan massal, sebab telah ditangani oleh tim medis yang profesional.

     

    “Ya, sistemnya (khitan massal,red) juga sudah modern menggunakan laser, apabila pasca khitan ada keluhan silahkan langsung berkoordinasi dengan Tim Sidokkes Polres Pesawaran jangan melalui medsos,” ujarnya.

     

    Lebih jauh, AKBP Maya Henny menjelaskan peserta khitan yang di gelar diikuti sebanyak 78 anak sesuai dengan Hari Bhayangkara yang akan dirayakan pada 1 Juli mendatang.

     

    “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta saya mohon dukungan doa, Kedepannya Polri khususnya Polres Pesawaran dapat melakukan banyak hal kebaikan untuk masyarakat dan dapat mengemban tugas kepolisian melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta Polri selalu dicintai oleh masyarakat,” tutup Kapolres.

     

    Diketahui, selain kegiatan Khitan Massal, Polres Pesawaran juga menggelar bhakti kesehatan pengobatan gratis, stunting, dan pemberian obat secara gratis kepada para orang tua peserta khitan massal. (egy)

  • Kompolnas Dan Polda Lampung Bersinergi Dengan Pers Menguatkan Demokrasi

    Kompolnas Dan Polda Lampung Bersinergi Dengan Pers Menguatkan Demokrasi

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengadakan sosialisasi terkait Kertas Posisi Perlindungan Hukum untuk Jurnalis dan Kebebasan Pers bagi Anggota Polri, berlangsung di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (5/6/2024)

    Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Kompolnas dan Human Rights Working Group (HRWG) yang dimulai sejak tahun 2023 melalui Nota Kesepahaman untuk memajukan dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM). Sebagaimana Press Release No: 482/VI/HUM.6.1.1/2024/ Bidhumas, Kamis, 6 Juni 2024 Bidhumas Polda Lampung.

    Acara tersebut juga dihadiri oleh Kapolda yang diwakili oleh Irwasda Polda Lampung, Kabid. Humas, Akreditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda dan perwakilan personel dari  Ditkrimum, Ditkrimsus, Roops, serta perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung.

    Dalam pidatonya, komisioner Kompolnas Poengky Indarti menekankan pentingnya memajukan sistem demokrasi yang berkembang di Indonesia.

    “Kebanggaan kita sebagai negara yang paling demokratis di kawasan perlu disertai dengan tekad yang kuat dan bulat untuk menjamin kebebasan Pers di dalam negeri. Hal ini sejalan dengan rencana Pemerintah Indonesia yang mengajukan diri kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB di tahun 2024”, kata Poengky.

    Sementara itu Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dalam sambutannya  menyatakan bahwa Polri dan Pers tidak dapat dipisahkan. Peran Pers dalam pemberitaan sangat penting.

    “Polri dan Pers merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai institusi yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran pers dalam pemberitaan sangat penting,” ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika.

    Helmy juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung, dengan keragaman dan dinamikanya, membutuhkan sinergi yang kuat antara Polri, media, dan masyarakat sipil untuk menjaga keamanan dan menghormati kebebasan berekspresi.

    “Perlindungan terhadap jurnalis dan kebebasan pers adalah aspek penting dalam membangun masyarakat yang demokratis dan beradab,” lanjut Helmy Santika.

    “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kompolnas dan HRWG dalam menyelenggarakan kegiatan ini, yang tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perlindungan hukum bagi jurnalis, tetapi juga membuka ruang dialog yang penting antara kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar Kapolda.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan media, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan perlindungan HAM di Provinsi Lampung.

    Sebelum sosialisasi ini, Kompolnas dan HRWG telah melaksanakan empat Focus Group Discussion (FGD) bersama Polda Metro Jaya, Polda Sumatera Utara, Polda Kalimantan Timur, dan Polda Maluku, serta satu FGD dengan Mabes Polri.

    Setelah sosialisasi, Tim Kompolnas melakukan pemantauan terhadap sarana prasarana, anggaran, dan sumber daya manusia di Polsek Sukarame.

    Mereka juga mendiskusikan pelayanan publik di Polsek tersebut, serta memeriksa ruang tahanan, didampingi oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kapolsek, dan jajaran anggota yang bertugas.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara Polri dan media, sehingga mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan tetap menghormati hak asasi manusia dan kebebasan pers.(rls/SANUR)