Kategori: TULANG BAWANG

  • Pelatihan Peningkatan Kapasitas BPK. Ini Pesan Arjuna Putra.

    Pelatihan Peningkatan Kapasitas BPK. Ini Pesan Arjuna Putra.

    Tulang Bawang-Anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) se-Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk meningkatkan Kapasitas sebagai anggota BPK.

    Bimtek diikuti 45 peserta dari 5 Kampung yang ada di Kecamatan Menggala,Kabupaten Tulangbawang.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Kampung Ujung Gunung Ilir,Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

    Dengan Tema “Sinergitas Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Demi Kemajuan Kampung, “.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Inspektorat Kabupaten Tulangbawang,Kabag Tapem,Kabag Hukum,Dinas PMK, Camat Menggala,Kepala Kampung UGI,Ketua BKAK,Pendamping Desa, dan Seluruh Peserta Pelatihan BPK Kecamatan Menggala.

    Dalam sambutannya,Kepala Kampung Ujung Gunung Ilir Arjuna Putra menyatakan sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, Aparatur Desa/Kampung dan BPK harus bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

    Selain itu katanya, melalui kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aparat dan lembaga masyarakat dalam melaksanakan pembangunan desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Ini jangan disia-siakan, lebih baik kita mengorbankan waktu dan dan pikiran kita hari ini. Jangan dianggap ini hanya seremonial saja, ini banyak positifnya, jadi manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya,”ucapnya.Kamis (19/10).

    Arjuna Putra menambahkan, peran aparatur Desa/Kampung yakni Kepala Kampung dan juga BPK sangat signifikan dalam konteks pembangunan di Kampung. Mengingat Desa/ Kampung saat ini adalah subyek sekaligus obyek pembangunan.

    “Mari kita tinggalkan sejarah yang baik untuk Desa/Kampung kita. Karena, siapa lagi yang akan membangun Desa/Kampung kita, Kecamatan kita, Kabupaten kita, kalau bukan kita semua. Ini yang harus kita tanamkan dalam diri kita,”pungkasnya.

    Ditempat berbeda Ketua Badan Kerja sama Antar Kampung (BKAK) Kadek Edi Irawan ia berharap ilmu yang di dapatkan pada hari ini kedepan BPK lebih profesional lagi dalam mengambil keputusan demi menuju Kampung yang Maju,Aman dan Sejahtera.

    “Semoga Ilmu yang di dapatkan pada hari ini Kawan kawan BPK bisa lebih profesional lagi dalam mengambil keputusan menuju Kampung yang Maju, aman, dan sejahtera sesuai dengan tema Kabupaten Tulangbawang kita yakni Udang Manis,” tutupnya.(rds)

  • DPD KNPI Tuba Gelar Rapat Rapimda dan Musda VI

    DPD KNPI Tuba Gelar Rapat Rapimda dan Musda VI

    Tulang Bawang- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tulangbawang menggelar rapat pimpinan daerah (Rapimda) dan musyawarah daerah (Musda) VI, kegiatan dihelat di GSG Mengala, kabupaten setempat, Selasa (17/10/2023).

    Ketua panitia pelaksana kegiatan, Trova Pratama dalam sambutannya mengatakan, bahwa era kemajuan teknologi merupakan era milenial dan sebagai pemuda, harus menumbuhkan nilai nasionalisme, untuk mewujudkan Indonesia emas dengan membentuk generasi muda milenial, intelek dan toleran.

    “Mengenai hal tersebut pada kegiatan ini kita mengusung tema Pemuda Hebat, Wujudkan Indonesia Emas,” kata dia.

    Dirinya juga mengucapkan rasa terima kasih kepada para panitia yang telah mempersiapkan acara tersebut agar dapat terlaksana dengan baik.

    “Lancarnya acara pada hari ini berkat kerja keras kita bersama, kami ucapkan terima kasih juga kepada Ketua DPD Provinsi Lampung Bung Iqbal Ardiansyah dan Ketua Carateker DPD KNPI Tulangbawang Bung Dian Prayoga, yang telah mempercayai kegiatan ini kepada kami,” pungkas dia.

    Sementara itu, Ketua Caretaker DPD KNPI Tulangbawang, Dian Prayoga, dalam sambutannya mengatakan, DPD KNPI Tulangbawang sebagai wadah berhimpun, kaderisasi serta wahana partisipasi seluruh elemen pemuda Indonesia dalam perjalanannya dituntut senantiasa responsif terhadap perubahan.

    “Untuk itu, pengurus Caretaker DPD KNPI Tulangbawang, Siap melaksanakan Rapimda dan Musda Tahun 2023 sebagai persiapan dalam rangkaian menuju pelaksanaan Rapimda dan Musda ke-VI yang aka dilaksanakan pada hari ini,” ajak dia.

    Rapimda dan Musda ke-VI diikuti peserta dari unsur OKP dan pengurus Kecamatan se-Tulangbawang serta seluruh sayap partai.

    “Insya Allah semua agenda ini yang sudah dipersiapkan bisa terlaksana sesuai yang tertera dalam materi Rapimda dan Musda DPD KNPI Tulangbawang,” harap dia.

    Dalam kegiatan ini, lanjut dia, nantinya memutuskan dan menetapkan sejumlah keputusan penting. Ia berharap momentum itu dapat mempersatukan pemuda dalam wadah organisasi KNPI kabupaten setempat.

    “Ke depan pemuda Tulangbawang benar-benar mewujudkan cita-cita para tokoh bangsa sesuai tema pemuda hebat, wujudkan Indonesia emas. Tidak ada hasil yang memuaskan tanpa adanya kerja keras dan perjuangan. Tidak ada hasil dari perjuangan dan kerja keras yang tidak menghasilkan apa-apa,” ungkap dia.

    Di akhir sambutan, dirinya menghaturkan ucapan terima kasih Kepada Ketua DPD

    KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah telah peduli terhadap pembangunan kepemudaan di Lampung.

    “Saya juga meminta DPD KNPI Provinsi Lampung untuk kiranya tetap membina dan membimbing DPD KNPI Kabupaten Tulangbawang sehingga semua kegiatan organisasi dapat teraktualisasi secara baik,” tutup dia.

    Di tempat yang sama, Ketua DPD Provinsi Lampung, Iqbal Ardiyansyah mengatakan, di era globalisasi pemuda harus memiliki rasa solidaritas persatuan dan kesatuan.

    “Pemuda Tulangbawang harus benar-benar bersatu dan memiliki rasa memiliki guna kemajuan kabupaten Tulangbawang,” pungkas dia.(rds)

  • UKM MAHAPALA Universitas Malahayati Gelar Orienteering and Climbing Competition 2023, Dibuka Asisten II Lampung.

    UKM MAHAPALA Universitas Malahayati Gelar Orienteering and Climbing Competition 2023, Dibuka Asisten II Lampung.

    Bandar Lampung-Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi, mewakili Gubernur Lampung, membuka Mahapala Orienteering and Climbing Competition 2023 di Universitas Malahayati Bandar Lampung, Selasa (10/10/2023)

    Kegiatan tersebut diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MAHAPALA Universitas Malahayati Bandar Lampung selama enam hari mulai 09 -14 Oktober 2023 di Halaman Parkir Gedung Universitas Malahayati Bandar Lampung.

    Rangkaian kegiatan termasuk perlombaan orienteering, climbing, bazar kuliner, dan penampilan live musik yang akan menambah semarak acara.

    Asisten II Pemprov Lampung, Kusnardi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut, sebagai salah satu upaya untuk memajukan olahraga di Lampung.

    “Pentingnya olahraga dalam pendidikan, pengembangan karakter, serta potensi olahraga dalam meningkatkan produktivitas dan perekonomian nasional,” kata Kusnardi.

    Pemprov Lampung berkomitmen untuk mendukung prestasi atlet melalui pembinaan dan insentif. Menurutnya, Gubernur Lampung saat ini juga tengah mengembangkan fasilitas olahraga seperti Sport Center di Lampung Selatan seluas kurang lebih 150 hektar.

    Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Malahayati, Drs. Suharman, M.Pd., M.Kes mengungkapkan, pihaknya juga mengapresiasi semangat Mahapala dalam menggelar acara tersebut yang melibatkan peserta dari seluruh Indonesia.

    “Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat memberikan pencitraan positif di kalangan mahasiswa, bahkan melibatkan peserta dari tingkat SMA,” ungkap Suharman.

    Disisi lain, Ketua Umum UKM MAHAPALA Universitas Malahayati, Doni Ramadhan menyambut para peserta dengan selamat datang dan semangat dalam Mahapala Orienteering and Climbing Competition 2023. (red)

  • PWI Tulang Bawang Gelar Rapat Perdana 

    PWI Tulang Bawang Gelar Rapat Perdana 

    Tulang Bawang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang gelar rapat perdana, diaula PWI Tuba setempat. Selasa (10/9).

    Dalam rapat perdana PWI Tulang Bawang periode 2023 – 2026 tersebut, dalam rangka pembagian surat keputusan (SK) Kepengurusan PWI Tulang Bawang periode 2023 – 2026 Tahun 2023, sekaligus pembahasan program kerja jangka pendek.

    Ketua PWI Tulangbawang Alamsyah didampingi Sekretaris, Bendahara dan para penasehat, menyerahkan SK Pengurus PWI Tulangbawang periode 2023 – 2026, kepada anggota biasa, anggota muda dan calon anggota muda.

    Ketua PWI Tulangbawang, Alamsyah, menyampaikan, bahwa dalam menjalankan roda organisasi pengurus haruslah kompak, yang mana Ketua tidak bisa berjalan sendiri tanpa Pengurus dan sebaliknya.

    “Artinya, apapun itu jika namanya Organisasi maka harus saling mendukung dan kompak untuk nama baik organisasi,”ungkapnya.

    Selain itu, jika ada selisih paham di dalam organisasi maka diselesaikan dengan baik dan rembuk untuk mencapai mufakat, sehingga roda organisasi bisa berjalan dengan baik, tanpa ada rasa curiga satu sama lain.

    “Keterbukaan juga merupakan salah satu kunci agar organisasi bisa berjalan baik. Kita sudah siapkan program kerja, baik itu jangka pendek, sedang dan panjang hingga habis masa jabatan,”tegasnya.

    Salah satu program yang nantinya akan dilanjutkan dengan mengagendakan berangkat Hari Pers Nasional (HPN) 2024 bulan Februari mendatang, selanjutnya Porwanas, hingga studi banding ke luar daerah dan program kerja melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

    “Pelan-pelan akan kita lakukan, mohon dukungan dari Pengurus PWI Tulangbawang agar bisa organisasi ini berjalan dengan baik. Intinya kita akan membawa organisasi PWI Tulangbawang Periode 2023-2026 ini lebih baik kedepannya,”tambahnya.(rds).

  • Pilarnya Empat, Demokrasinya Utuh, Pers, Semangat Kemajuan Daerah.

    Pilarnya Empat, Demokrasinya Utuh, Pers, Semangat Kemajuan Daerah.

    Tulang Bawang – Dalam setiap keberhasilan pembangunan, peran pers bukan sekadar sebagai penonton, namun sebuah aktor utama yang menjelma sebagai pelopor keempat demokrasi. Pers, menjadi penyeimbang dan pendorong, menandai perjalanan kemajuan sebuah daerah.

    Meski dalam cakrawala yang luas, kita tidak bisa menutup mata terhadap realitas pahit buruknya pers. Kerap kali, kita disuguhi oleh informasi yang tidak benar, disusupi kepentingan tertentu, dan menjauh dari semangat pencerahan masyarakat. Namun, seperti sebuah emas yang perlu dipahat, peran pers yang mulia harus terus ditempa dan diangkat.

    Semakin majunya teknologi, memang menjadi senjata berbahaya ketika jatuh ke tangan yang salah. Setiap orang dengan mudahnya bisa menjadi “Pers” dengan segala bentuk interpretasinya. Namun, disinilah pentingnya memahami tugas mulia pers, bukan hanya sebagai pemberi informasi, melainkan juga sebagai filter kebenaran yang melibatkan kepentingan masyarakat.

    Pilarnya tidak hanya sekadar mengawal pembangunan, namun menjadi pemantik semangat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah kebijakan. Posisi pers sebagai penyeimbang bisa menjadi sumber inspirasi dan dorongan bagi pemerintah untuk berinovasi, sehingga kemajuan perekonomian dapat menjadi kenyataan.

    Sayangnya, banyak anggaran negara yang seharusnya menjadi pemicu kemajuan malah terabaikan. Kondisi ini terjadi karena penerapan kebijakan yang tidak kompleks dan kurang pengawasan. Pers, dengan segala instrumennya, seharusnya dapat menjadi pengawas setia, menggiring agar setiap kebijakan dan anggaran negara diarahkan untuk kepentingan rakyat.

    Menggunakan istilah “Mancing ikan umpannya kerbau” adalah cerminan dari uang negara yang bersumber dari uang rakyat yang tersalur dengan tidak baik, menjadi situasi yang sangat disayangkan.

    Maka inilah peran Pers, menjadi pionir pencerahan, jangan malah ikut terperangkap dalam kepentingan sempit. Inilah saatnya untuk memandang pers sebagai mitra pembangunan, bukan hanya memberi cap sebagai pengamat dingin.

    Pentingnya peran pers dalam kemajuan daerah menuntut kita untuk merawat dan memuliakannya. Pemerintah, masyarakat, dan pers sendiri perlu berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat, memotivasi transparansi, dan mendorong inovasi demi kepentingan bersama. Jika pers menjadi cermin yang jernih, maka kemajuan daerah bukanlah sekedar mimpi, melainkan suatu kenyataan yang kita bersama-sama wujudkan. (rds).

  • Ketua IIPG Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Bagikan 500 Paket Sembako Dan 5 Unit Kursi Roda

    Ketua IIPG Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Bagikan 500 Paket Sembako Dan 5 Unit Kursi Roda

    Tulang Bawang – Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Lampung membagikan sebanyak 500 paket sembako dan 5 kursi roda untuk masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang, pemberian sembako tersebut dilakukan di Kampung Jaya Makmur, Kecamatan Banjar Baru.Rabu 4 Oktober 2023.

    Mengambil tema “Bersatu Untuk Indonesia”, giat ini sebagai bukti nyata komitmen IIPG Lampung dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Dalam sambutannya ketua IIPG Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal mengungkap, terkesima atas antusias masyarakat untuk hadir dalam giat pada hari ini.

    “Saya sebagai ketua IIPG Provinsi Lampung turun pada hari ini untuk bersilaturahmi dan berbagi kepada masyarakat yang ada di Kampung Jaya Makmur,” ucapnya.

    Lebih lanjut, kehadiran ketua IIPG Provinsi Lampung ke Kabupaten Tulang Bawang merupakan rentetan agenda yang dilaksanakan ke seluruh Kabupaten/Kota di Lampung.

    Bantuan yang diserahkan pada hari ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh IIPG Kabupaten melalui jalur ke partaian, kemudian IIPG Kabupaten yang melakukan pendataan kemasyarakat sekitar yang membutuhkan kursi roda maupun alat bantu pendengaran.

    “Insya Allah sepanjang kami bisa membantu pasti kami bantu, harapan saya kepada masyarakat Tulang Bawang mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan dan selalu dapat merasakan setiap pembangunan yang dilakukan oleh Gubernur Lampung, Arina Djunaidi salah satunya perbaikan jalan yang ada di Kampung Jaya Makmur,” tuturnya.(rds)

  • Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, Polres Tulang Bawang Bagikan 200 Paket Sembako Gratis

    Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, Polres Tulang Bawang Bagikan 200 Paket Sembako Gratis

    Tulang Bawang-Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023 yang diperingati setiap tanggal 22 September, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan ratusan paket sembako secara gratis kepada warga kurang mampu.

    Kegiatan baksos ini berlangsung hari Senin (11/09/2023), pukul 16.00 WIB s/d selesai, di dua lokasi berbeda yang berada di Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

    “Kemarin sore, petugas kami menggelar baksos dengan membagikan 200 paket sembako gratis di dua lokasi berbeda. Baksos yang kami gelar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023,” ucap Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, CPHR, CBA, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Selasa (12/09/2023).

    Lanjutnya, 200 paket sembako tersebut dibagikan secara gratis kepada warga kurang mampu dengan rincian 100 paket untuk Dusun Cakat Raya, Kampung Menggala, dan 100 paket lagi untuk Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur.

    “Masing-masing paket sembako yang kami bagikan secara gratis untuk warga kurang mampu ini berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, dan mie instan 10 bungkus,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

    Kasat Lantas menerangkan, kegiatan baksos yang digelar ini selain untuk menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, juga sebagai bentuk rasa empati dari personel Sat Lantas Polres Tulang Bawang kepada warga kurang mampu yang ada di wilayah hukumnya.

    “Bantuan yang kami berikan ini, sebagai bentuk rasa empati dan mudah-mudahan bisa sedikit membantu untuk meringankan beban ekonomi bagi warga yang kurang mampu,” terang Alumni Akpol 2016.

    Iptu Glend menambahkan, dengan adanya kegiatan baksos seperti ini diharapkan akan semakin mendekatkan Polri khususnya personel Sat Lantas Polres Tulang Bawang dengan warga masyarakat. Selain itu, kami juga berharap apa yang telah diperbuat ini nantinya bisa menjadi amal dan ladang ibadah. (rds)

  • Ini Pesan Ketua Umum PB PMII Saat Pelantikan PC PMII Tuba di Gedung Serbaguna

    Ini Pesan Ketua Umum PB PMII Saat Pelantikan PC PMII Tuba di Gedung Serbaguna

    Tulang Bawang-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tulangbawang resmi dilantik oleh Pengurus Besar PMII di Gedung Serbaguna,Kecamtan Menggala, Kabupaten Tulangbawang pada hari Selasa,(12/09/23).

    Pengurus yang dilantik melalui surat keputusan (SK) Nomor 609.PB-XX.01.417.A-1.8.2023 itu adalah Jeri Buana sebagai Ketua Umum, Wahid Syarifuddin sebagai Sekretaris Umum.

    Pelantikan tersebut dihadiri oleh Pengurus Besar PMII, IKA PMII Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji, Forkopimda Kabupaten Tulangbawang, Anggota DPRD Tulangbawang, DPD KNPI Tulangbawang,dan KBNU Tulangbawang.

    Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PMII, yang diwakilkan Abdurahman Wahid Wasekjend Bidang Ketenagakerjaan, berpesan agar para pengurus yang baru dapat mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggungjawab serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam menjalankan roda organisasi.

    “Saya berharap PMII dapat menjadi organisasi penyeimbang, baik secara vertikal dan horizontal,” ucap Abdurahman Wahid.

    “Dalam ranah vertikal, PMII harus mampu menjadi organisasi kritis mahasiswa yang dapat mengawal kebijakan pemerintah. Dalam ranah horizontal, PMII harus dapat menyiapkan kader-kadernya agar proses regenerasi tetap berjalan, sehingga organisasi ini tetap eksis dan tergerus oleh perkembangan zaman,”tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Koordinator Cabang Lampung, Ahmad Hadi Baladi Ummah, mengungkapkan bahwa pasca pelantikan ini, PMII Tulangbawang akan fokus pada kerja-kerja produktif dan tetap intens dalam mengawal kerja kerja kaderisasi.

    “Kami akan mengkonsolidasikan, merekonsiliasi, dan mengawal isu-isu strategis di daerah Tulangbawang,” kata Ahmad Hadi Baladi Ummah.

    Ditempat yang berbeda Ketua Umum PC PMII Tulangbawang, Jeri Buana, menegaskan bahwa hanya ada satu Kepengurusan PC PMII Tulangbawang yang sah, yaitu kepengurusan yang baru dilantik.

    “Alhamdulillah Pelantikan hari ini berjalan dengan lancar aman dan damai, dan saya juga menyampaikan hanya satu PC PMII Tulangbawang yang sah yakni kepengurusan yang dilantik pada hari ini, ” tutupnya. (rds)

  • Polsek Banjar Agung Tangkap Pengedar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu dan Rp 50 Ribu

    Polsek Banjar Agung Tangkap Pengedar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu dan Rp 50 Ribu

    Tulang Bawang-Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menangkap pelaku tindak pidana mengedarkan dan atau membelanjakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

    Pelaku yang ditangkap ini seorang pria berinisial HY (44), berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

    “Hari Jum’at (01/09/2023), sekitar pukul 20.15 WIB, petugas kami menangkap pelaku tindak pidana mengedarkan dan atau membelanjakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Ia ditangkap saat sedang berada di Lapangan Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung,” kata Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Sabtu (02/09/2023).

    Dari tangan pelaku, lanjut AKP Taufiq, petugasnya menyita barang bukti (BB) berupa uang palsu sebanyak Rp 2.250.000,- (dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) dengan rincian 5 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, dan 35 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu.

    Selain itu, juga turut disita dompet warna hitam, helm warna hitam, minuman kemasan merk Floridina, kunci kontak, sepeda motor merek Honda Beat warna pink tanpa plat nomor, dan uang tunai asli sebesar Rp 45 ribu sebanyak 5 lembar.

    Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari korban Nuraidah (40), berprofesi ibu rumah tangga (IRT), warga Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, hari Jum’at (01/09/2023), sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban sedang berjualan di Lapangan Kampung Tri Tunggal Jaya, datanglah seorang laki-laki yang tidak dikenal dengan membeli minuman kemasan merek Floridina.

    “Pelaku menyerahkan uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak satu lembar kepada korban untuk membayar minuman tersebut, dan korban memberikan uang kembalian kepada pelaku sebesar Rp 45 ribu dengan uang asli. Korban baru sadar kalau uang yang diberikan oleh pelaku itu palsu setelah pelaku pergi,” jelas perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

    AKP Taufiq menambahkan, korban kemudian langsung melaporkan peristiwa yang dialami ke personel Polsek Banjar Agung yang saat itu sedang bertugas di Lapangan Kampung Tri Tunggal Jaya, dan sekitar 15 menit kemudian atau pukul 20.15 WIB, pelaku ditangkap tanpa perlawanan dengan BB berupa uang palsu.

    “Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Banjar Agung, dan akan dikenakan Pasal 36 ayat 3 Jo Pasal 26 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun, dan pidana denda paling banyak Rp 50 miliar,” imbuhnya. (rds)

  • Ketua Cabang PMII Lampung Jerry Buana Angkat Bicara Terkait Pelantikan Pada Senin, 28 Agustus 2023 Kemarin.

    Ketua Cabang PMII Lampung Jerry Buana Angkat Bicara Terkait Pelantikan Pada Senin, 28 Agustus 2023 Kemarin.

    Tulang Bawang – Diduga, Sahabat Ghifari dan Sahabati Ririn Khotimah Selaku PB PMII membuat kegaduhan di Tulangbawang, lantaran telah melantik PMII ilegal di Tulangbawang Lampung.

    Pelantikan yang digelar pada Senin, 28 Agustus 2023 dengan mengatasnamakan PC PMII Tulangbawang dipertanyakan oleh kader se-cabang Tulangbawang karena dianggap sebagai tindakan ilegal dan Inkonstitusional dikarenakan tanpa menggelar konferensi bisa menghasilkan keputusan.

    Menurut keterangan dari Jerry Buana selaku Ketua Cabang PMII Tulangbawang Lampung yang secara aklamasi terpilih saat konfercab mengatakan bahwa pelantikan tersebut jelas ilegal dan menyakiti para kader PMII di Tulangbawang. Sahabat Ghifari dan Sahabati Ririn Khotimah Selaku PB PMII yang melakukan pelantikan tersebut tidak memiliki SK yang ditandatangani oleh Sekjen PB dan tanpa rekomendasi PKC.

    Bahkan lebih parah lagi, Sahabat Ghifari dan Sahabati Ririn Khotimah Selaku PB PMII tersebut tidak melantik ketua umum PC PMII Tulangbawang yang secara de facto dan dejure terpilih berdasarkan hasil demokrasi, justru Sahabat Ghifari dan Sahabati Ririn Khotimah Selaku PB PMII melantik ketua umum ghaib (Fatah Kudlori dan Septi Riana Putri) yang tidak terpilih saat konfercab.

    hari ini organisasi kemahasiswaan terkhusus PMII yang seharusnya dalam hal ini melakukan sikap dengan argumentasi atau dialog, justru dalam hal ini ada Sahabat Ghifari dan Sahabati Ririn Khotimah Selaku PB PMII yang seharusnya bisa menjadi mediator di tengah huru hara konflik yang ada justru malah turut menjadi pelaku yang menciderai idealisme dan konstitusi PMII itu sendiri dengan melantik sahabat Fatah Kudlori sebagai ketua cabang dan Sahabat Septi Riana Putri sebagai Ketua Kopri Cabang PMII Tulangbawang secara ilegal dan ekslusif, dan beberapa komisariat di bawah naungan PC PMII tersebut tidak mendapatkan undangan hadir bahwa ada pelantikan atau tidak melibatkan beberapa komisariat yang sah di bawah naungan PC PMII Tulangbawang.

    “Dalam aturan musyawarah pimpinan nasional (Muspimnas) Bab 2 mengenai pengajuan SK ke PB pada pasal 3, menjelaskan keharusan PC untuk mendapatkan rekomendasi PKC, sedangkan dalam pelantikan yang terjadi kemarin itu tanpa ada rekomendasi dari PKC, apalagi pada pelantikan tersebut tanpa SK yang tidak ditandatangani Sekjen PB PMII dan bukan melantik ketua umum PC PMII Tulangbawang yang sudah jelas terpilih secara de facto dan dejure,” tegas Jerry Buana dalam keterangan, Selasa (29/8).

    Disisi lain, terbitnya surat pernyataan sikap yang di tandatangai oleh Pengurus Komisariat, Rayon dan seluruh anggota kader se-cabang Tulangbawang yang sah di lingkungan PMII Tulangbawang, dalam surat pernyataan tersebut berisi penolakan terhadap pelantikan oknum yang mengatasnamakan PC PMII Tulangbawang tersebut.

    Sementara Pengurus Komisariat, Rayon dan seluruh anggota kader se-cabang Tulangbawang sangat kecewa dan menyayangkan dengan adanya peristiwa tersebut.

    “Kami kecewa kepada PB PMII karena tidak bersikap adil dan tegas pada oknum oknum perusak organisasi, dan kami minta PKC dan PB PMII tegas dan segera menyikapi persoalan ini dengan serius, agar kaderisasi PMII Tulang Bawang tetap berjalan normal sesuai konstitusi PMII,”pungkas kader PMII Tulangbawang.

    Akibatnya aktifitas keorganisasian sangat terganggu bahkan terbengkalai akibat konflik berkepanjangan ini, kader PMII Tulangbawang berharap agar PB PMII mengambil sikap tegas dan dalam waktu cepat agar prosesi kaderisasi dan aktifitas ke organisasian berjalan normal kembali.(rds)