Tag: Pesawaran

  • Gugur Seleksi Perangkat Desa Karena Diduga Tertipu Ijazah Palsu, Warga Pasar Baru Kedondong Laporkan Oknum Pembuat Ijazah Ke Mapolres Pesawaran

    Gugur Seleksi Perangkat Desa Karena Diduga Tertipu Ijazah Palsu, Warga Pasar Baru Kedondong Laporkan Oknum Pembuat Ijazah Ke Mapolres Pesawaran

    Cakralampung.com – Merasa tertipu dan dirugikan karena ijazah tidak terdaftar di Kemendikbud RI. Yuhani (57), warga Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong melaporkan oknum (EA), warga Desa Kotadalom Kecamatan Waylima atas tindak pidana penipuan ke Mapolres Pesawaran.

    Laporan Yuhani tertuang dalam Laporan Polisi nomor STTLP/B/102/VI/2023/SPKT/Polres Pesawaran/Polda Lampung tanggal, 23 juni 2023.

    Yuhani mengungkapkan, bermula ketika dirinya akan menyetarakan status ijazahnya untuk persyaratan mengikuti seleksi Perangkat Desa di Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong beberapa waktu lalu.

    Dan terlapor (EA-Red) mendatanginya dengan dalih membantu mengurus prihal untuk memperoleh ijazah.yang diinginkannya. Kemudian pelaku meminta uang jutaan rupiah kepada korban dengan alasan buat biaya sekolahnya itu.

    Namun ketiban apes, belakangan terungkap, rupanya ijazah Yuhani tersebut ternyata bermasalah. Lantaran nomor ijazah tersebut tidak terdaftar di Kemendikbud RI alias ijazah abal-abal.

    ” Ketahuannya waktu verifikasi di Kecamatan, dinyatakan tim seleksi jika ijazah tersebut nomor ijazahnya tidak terdaftar di Kemendikbud,” ucap Yuhani, usai melapor di Maporles Pesawaran, Jum’at (23/6/23).

    Merasa tertipu atas ulah (EA), korban membawa kasus dugaan penipuan ijazah ini kepihak berwajib. Lantaran menurut Yuhani, terlapor EA meski berungkali dimintai pertanggungjawaban, namun selalu menghindar dan terkesan enggan bertanggungjawab.

    ” Mulanya saya tidak tau, kalo tidak dari tim panitia seleksi kalau ijazah tersebut tidak berlaku. Karenanya saya langsung mundur dari tes seleksi aparat Desa waktu itu,” ungkapnya.

    Sekedar informasi, bahwa korban yang dirugikan lantaran ijazah yang tidak terdaftar pada Kemendikbud ditengarai bukan saja hanya menimpa pada Yuhani, tetapi ada korban lain yang juga terseret pada permasalahan yang sama. (Egy/asf)

  • Ratusan Aparatur Desa di Kecamatan Way Lima Membuka Rekening Baru Secara Massal

    Petugas Bank Lampung saat memberikan arahan kepada aparatur desa Kecamatan Way Lima, terkait cara pembukaan rekening baru di Aula Kecamatan Way Lima.

    CAKRA LAMPUNG – Ratusan aparatur desa Kecamatan Way Lima membuka rekening tabungan secara massal guna menyukseskan program Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran terkait transaksi non tunai (TNT), Selasa (23/11).

    “Pembukaan rekening ini bekerjasama dengan pihak Bank Lampung. Dan tidak hanya Kepala Desa dan aparatur desa saja, namun pembukaan rekening baru ini menyasar ke ketua RT dan Anggota BPD,” ujar Camat Way Lima Syukur Saliyak saat ditemui di ruang kerjanya.

    Camat Way Lima Syukur Saliyak, saat ditemui di ruang kerjanya

    Syukur mengatakan, untuk wilayahnya jumlah pembukaan rekening secara masal guna mempercepat proses pembuatan rekening, agar di tahun 2022 seluruh aparatur desa bisa menerima Siltap melalui rekening bank masing-masing.

    “Untuk pembukaan rekening baru di Kecamatan Way Lima yakni terdiri dari total 16 Kepala Desa, 16 Sekretaris Desa, 48 Kasi, 48 Kaur, 108 Kadus, 227 Ketua RT dan 114 orang anggota BPD,” ucapnya.

    Selain itu, Syukur mengatakan pembukaan rekening baru diperuntukan dalam keperluan penerimaan Siltap atau honorarium dan intensif yang bersumber dari transfer Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

    “Selain meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan di desa, pembukaan rekening baru ini agar pemerintah desa tertib secara administrasi dan mempermudah dalam proses penyalurannya,” tandasnya.

    Sementara, Account Officer Bank Lampung cabang Gedongtataan Syamsu Rizal mengatakan, pembukaan rekening baru di Kabupaten Pesawaran melibatkan 4 kantor cabang Bank Lampung yakni Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Lampung Gadingrejo Pringsewu, KCP Bank Lampung Gedongtataan Pesawaran, KCP Bank Lampung Natar Lampung Selatan, dan KCP Bank Lampung Hanura Pesawaran.

    “Kami di KCP Gedongtataan dan KCP Gadingrejo membantu dalam pembuatan rekening baru untuk aparatur desa di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Way Lima, Kedondong, Way Khilau, Negeri Katon, dan Kecamatan Gedongtataan. Sedangkan wilayah Kecamatan Tegineneng dibantu oleh KCP Natar, dan KCP Hanura untuk membantu Kecamatan Punduh Pidada, Marga Punduh dan Kecamatan Padang Cermin Pesawaran,” kata Rizal.

    Dikatakannya, terkait proses pembukaan rekening baru pihaknya menargetkan secara keseluruhan rampung akhir bulan Desember 2021.

    “Kami targetkan secepatnya, agar bisa segera digunakan, supaya di tahun 2022 nanti seluruh aparatur desa bisa menggunakan rekening bank masing-masing untuk keperluan transaksi non tunai,” pungkasnya. (egy/ash)