Kategori: PENDIDIKAN

  • Siswa SMANSA Buminabung Ikut Vaksin

    Siswa SMANSA Buminabung Ikut Vaksin

    HarianCakra.Co.Id – Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 01 Bumi Nabung (SMAN-01), Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), berbondong-bondong ke Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) untuk ikut Vaksinasi.

    Sebelum mendapatkan pelayanan vaksinasi. Siswa tersebut juga harus minta izin terlebih dahulu kepada wali murid.

    Seusainya meminta izin dalam surat pernyataan yang telah ditanda tangani wali murid. para siswa datang ke UPTD tersebut didampingi oleh perwakilan dari pihak sekolah tersebut.

    Tahta arya jaya, Salah satu siswa SMAN tersebut saat di mintai keterangan HarianCakra.Co.Id (Group Media Cetak, Tv Streaming) pagi tadi mengatakan, saya ikuti vaksin dari sekolahan dan diberikan surat pernyataan dari dewan guru untuk diberitahu kepada orangtua, agar memta izin ikut vaksin secara gratis, dan juga kami didampingi oleh beberap guru.

    Didalam isi surat tersebut tidak ada sedikitpun pemaksaan para dewan guru.

    “Kemarin waktu lagi di kelas. Kami dibagikan surat itu, disitu guru bilang sama kami kalau untuk ikut vaksin itu gratis dan tidak ada paksaan tetapi harus ada izin orangtua, kata guru kemaren kalau ada yang gak mau vaksin juga tidak papa,” ujarnya Sabtu, (09/10/2021).

    Disisi lain, dari sekian banyak jumlah siswa tersebut, yang hanya ikut vaksin hanya sebagian saja.

    “Kalau yang ikut vaksin ini. Dari siswa kelas 10 sampai kelas 12, itu hanya sebagian saja yang datang vaksin, dan mereka yang tidak datang itu sebenarnya kebanyakan takut di suntik, padahal vaksin itu sebenernya demi menjaga penularan covid-19,” katanya.

    Selain itu ditengah perbincangan dirinya juga mengatakan “ayo untuk kawan-kawan semuanya, segera ikut vaksin demi mencegah penularan covid-19, agar kita tetap sehat selalu,” pungkasnya. (rmn/red)

  • Bunda Literasi Lamteng Targetkan Setiap Kampung dan Sekolah Ada Perpustakaan

    Bunda Literasi Lamteng Targetkan Setiap Kampung dan Sekolah Ada Perpustakaan

    HarianCakra.Co.Id – Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad menghadiri dan membuka secara resmi acara Sosialisasi Tata Cara Pengelolaan Perpustakaan Kampung yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamteng bertempat di Cafe Moonbee, Kelurahan Bandar Jaya Timur, Rabu ( 6/10/2021 ).

    Dasar kegiatan sosialisasi tersebut yaitu, karena Perpustakaan Kampung yang ada di Lamteng, baik yang didanai oleh anggaran pusat, anggaran desa dan swadaya masyarakat.

    Masih sering ditemui Perpustakaan Kampung yang berjalan tanpa pengelolaan buku yang baik. Untuk itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamteng mengadakan sosialisasi tersebut guna menambah pengetahuan dan kemampuan para pengelola perpustakaan dari tahap pengolahan buku, pengklasifikasian buku sampai tingkat penyajian buku.

    Bunda Literasi Lamteng Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya berharap kedepan di Lamteng ada perpustakaan di setiap kampung-kampung dan di setiap sekolah dan juga paud harus ada perpustakaan.

    Karena, budi daya gemar membaca masyarakat di Lamteng sangat rendah sekali, jadi perlu adanya sosialisasi dari pihak perpustakaan dan pihak masyarakat yang sadar membaca untuk bersama-sama memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mau dan gemar membaca.

    “dengan adanya perpustakaan disetiap kampung tentunya akan meningkatkan indeks pembangunan literasi di Kabupaten Lamteng,” harapnya.

    Hadir juga dalam acara sosialisasi tersebut antara lain, yaitu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Guntur Sosiawan Napitupulu, Pustakawan Ahli Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Nellawaty Ningsih sebagai Narasumber serta diikuti oleh 30 peserta Sosialisasi tersebut. (rls/ans)

  • Sesuai Instruksi Bupati Musa, Kepsek SDN-02 Terbanggi Subing Terapkan Prokes Ketat Saat KBM

    Sesuai Instruksi Bupati Musa, Kepsek SDN-02 Terbanggi Subing Terapkan Prokes Ketat Saat KBM

    HarianCakra.Co.Id – Sesuai instruksi Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad, agar sekolah menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka, dilaksanakan dengan baik oleh Sekolah Dasar Negeri 02 (SDN-02), Terbanggi Subing, Kecamatan Gunung Sugih, kabupaten tersebut.

    Diketahui beberapa waktu lalu, Bupati Musa Ahmad melakukan sidak ke sekolah ini, untuk mengecek KBM tatap muka yang sudah berlangsung.

    Bupati Musa Ahmad saat mengecek KBM tatap muka

    Kepala sekolah (Kepsek) Suhaina,S.Pd,M.Pd., saat dimintai keterangan HarianCakra.Co.Id (Grup Media Cetak, TV streaming) menjelaskan, untuk perlengkapan yang di sediakan yakni, masker, hand sanitizer, tempat mencuci tangan, alat pengecek suhu, dan tata ruang untuk menjaga jarak.

    Kepsek sekaligus K3S Gunung Sugih Suhaina, Spd.,

    Disisi lain, Bupati Lamteng Musa Ahmad juga telah melakukan penyuluhan di SD tersebut.”Di sini juga sudah pernah ada penyuluhan tentang pengecekan protokol kesehatan dan di sini juga sudah ada bupati yang turun langsung ke SD ini untuk mengecek kesiapan prokes yang ada di SD ini, dan SD kami menurut bapak Bupati sudah layak untuk memenuhi persyaratan dalam KBM ini,” ujarnya, Rabu (06/10/2021).

    Lanjut kepsek itu, ia mengatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada bapak Bupati Musa Ahmad yang telah berkunjung di SD tersebut.

    Selain itu, adapun kesulitan yang dialami oleh para dewan guru tersebut dalam kegiatan KBM sampai saat ini tidak ada.

    “Kalau untuk sistem KBM saat ini belum ada kendala sama sekali, dan di sini juga saya sudah menegaskan kepada para dewan guru agar memberikan pembelajaran yang sangat-sangat baiklah untuk para siswa ini,” pungkasnya. (rmn/wnd/ash)

  • Pemkot Balam Tambah Durasi Pembelajaran Tatap Muka

    Pemkot Balam Tambah Durasi Pembelajaran Tatap Muka

    Hariancakra.co.id (Bandarlampung) – Kota Bandarlampung kini memasuki PPKM Level 2 berlaku mulai 5-18 Oktober 2021. Oleh karena itu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan ditambah durasi belajarnya.

    “Insya Allah, nanti 15 Oktober, minggu depan kita akan memasuki tahap berikutnya untuk sekolah tatap muka. Kita akan kumpulkan kepala dinas dan seluruh kepala sekolah, karena sekarang ini baru kelas 3-6 saja, kita coba empat jam terlebih dahulu,” kata Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana saat dimintai keterangan, Selasa (5/10).

    Bunda Eva juga melanjutkan, bahwa ada kemungkinan juga kedepannya perpanjangan durasi belajar ini akan terus dilakukan.

    “Nanti kita lihat lagi proses PTM-nya, evaluasi, baru nanti kita tambah lagi. Jadi kita lakukan secara bertahap karena mengantisipasi adanya lonjakan dan varian baru MU ini,” imbuhnya.

    Kemudian, tambah Bunda Eva, kembali mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan tidak meninggalkan 5M baik di dalam rumah maupun luar rumah.

    “Dengan keadaan level Kota Bandarlampung yang terbilang aman ini, diharapkan masyarakat tetap menjaga kewaspadaan nya, dan sekali lagi Bunda minta tolong kepada Masyarakat Kota Bandarlampung tetap memakai masker, Insya Allah kalau kita bekerjasama dengan baik, Kota Bandarlampung akan aman terkendali,” paparnya.

    Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini mengungkapkan, rasa bangganya kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan penanganan Covid-19 di Bandarlampung atas prestasi tersebut.

    “Bunda bangga ya. Bunda senang sekali, tapi ini tidak mengurangi rasa khawatir dan kewaspadaan Bunda terhadap pandemi ini, dan Bunda mau masyarakat juga harus begitu. Tetap prokes, pakai masker,” pungkasnya. (DKA)

  • Miris Nasib Honorer Ini, 16 Tahun Mengabdi Digaji Rp. 200 Ribu

    Miris Nasib Honorer Ini, 16 Tahun Mengabdi Digaji Rp. 200 Ribu

    HarianCakra.Co.Id – Guru adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan. Sudah seharusnya nasib mereka menjadi program prioritas pemerintah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan.

    Terkait kesejahteraan, ada salah satu guru honorer dari sekian ribu guru honorer di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) yang kondisi gajinya cukup miris.

    Dia adalah Vita Anisya Yuha, salah satu guru TK Beringin Jaya, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lamteng.

    Pengabdiannya sebagai guru honorer sudah cukup lama yakni 16 tahun. Sayangnya, pengabdian tulusnya tak sejalan dengan tingkat kesejahteraannya.

    Dia hanya mendapat gaji Rp. 200 ribu per bulan. Dia tak berharap banyak untuk diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Namun harapan peningkatan kesejahteraan yang dia minta dari pemerintah.

    “masa mengaddi saya sudah 16 tahun, dari 01 Januari tahun 2005 sampai saat ini tahun 2021. Dapat gaji Rp.200 ribu mas,” lirihnya saat dikonfirmasi HarianCakra.Co.id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung) tadi pagi.

    Vita menjelaskan bahwa dirinya telah mendengar adanya keinginan atau janji Bupati dan Wakil Bupati Lamteng yakni Musa Ahmad dan Ardito Wijaya, yang akan memperhatikan nasib mereka.

    “kita dengar kabar dari media Cakra Lampung jika Bapak Bupati Musa Ahmad ketika acara Bunga Kampung mau meningkatkan kesejahteraan guru. Kami sangat gembira mendengarnya,” terang dia.

    Tentunya, harapan dirinya serta guru honorer yang lain, program bupati itu dapat segera terealiasi, agar kesejahteraan mereka dapat lebih baik. (arm/hjd/ash)

  • Siswa Tuna Wicara Itu Sangat Tangkas dan Cerdas

    Siswa Tuna Wicara Itu Sangat Tangkas dan Cerdas

    HarianCakra.Co.Id – Anaknya tidak sedikit pun canggung dalam belajar. Dan Ia juga nampak semangat. Bahkan melebihi yang siswa yang lain.

    Rajin, tangkas dan cerdas. Namannya Ilham Dani Pratama. Siswa kelas II B, SDN Beringin Jaya, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

    Dirinya tak senormal siswa lain. Ia tuna wicara. Ia tetap sekolah dan belajar seperti kawan sebayanya yang lain.

    ” dia (Ilham Dani Pratama, red) mempunyai kemampuan cepat dalam mengisi soal-soal yang di berikan oleh guru kepadanya, bahkan bisa mendahului kawan kawannya yang lain saat mengisi soal-soal yang di berikan guru,” ujar salah seorang gurunya Sri Kustini, Am.MPd., kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung).

    Bahkan, imbuh Sri Kustini, ia selalu semangat dan jarang dikalahkan oleh lawan-kawannya, khususnya dalam mengisi soal-soal UTS (ujian tengah semester).

    “Kami sangat sayang dengan dia (Ilham Dani Pratama, red). Kami selalu menyemangati dia agar terus semangat,” tambah dia lagi.

    Saat wartawan Cakra Lampung mendekatinya dan hendak wawancara, dia nampak asik belajar. Dia nampak semangat dalam mengikuti KBM.

    Rekan -rekannya pun nampak akrab dan duduk berdekatan dengan Ilham -begitu sapaan akrab Ilham Dani Pratama.

    Semangat ya dek Ilham Dani Pratama. Semoga sukses ya….Tunggu ya ada hadiah menarik dari Kami (Cakra Lampung Grup) untuk Ilham tersayang. (arm/hjd/ash)

  • UTS SDN Beringin Jaya Berjalan Lancar dengan Terapkan Prokes

    UTS SDN Beringin Jaya Berjalan Lancar dengan Terapkan Prokes

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Beringin Jaya Kecamatan, Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, melakukan ujian tengah semester (UTS) sejak Senin kemarin, dengan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

    Menurut salah satu dewan guru Sri kustini, Am.mpd., sekaligus wali kelas 2 B)l, SDN Beringin Jaya, untuk kegiatan UTS berjalan dengan lancar dan baik.

    Sri Kustini, Am.Mpd., Guru dan Wali Murid Kelas 2 B

    “Alhamdulillah berjalan dengan lancar. namun ini tetap di bagi dua tahap yang pertama dari pukul 07.30 sampai pukul 09.00. Kemudian dilanjutkan dengan tahap ke dua dari pukul 09.00 sampai pukul 11.00,” terang dia kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung) tadi pagi.

    Dibagi dua tahap, kata dia, agar penerapan prokes dapat berjalan maksimal. Mengingat ruang belajar terbatas jika harus menerapkan prokes tersebut.

    Bahkan siswa maupun dewan guru tanpa terkecuali harus prokes.

    “Kita wajibkan semuanya mas. tanpa terkecuali. Kita berharap KBM tatap muka ini dapat terus berjalan dengan baik dan lancar. Dan semuanya sehat. Prokes juga kita terapkan sesuai anjuran pemerintah,” pungkas dia. (arm/hjd/ash)

  • SDN-01 Simbarwaringin Patut Dicontoh Penerapan Prokes dalam KBM Tatap Muka

    SDN-01 Simbarwaringin Patut Dicontoh Penerapan Prokes dalam KBM Tatap Muka

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri 01 (SDN-01), Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) patut dicontoh dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) dalam menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

    Peralatan yang digunakan untuk mematuhi perlengkapan prokes itu adalah dengan memakai masker, hand sanitizer, menjaga jarak, pengecekan suhu, dan mencuci tangan.

    Kepala sekolah (Kepsek) SDN-01, Herni Suryana, Spd., menerangkan bahwa untuk saat ini mereka melakukan ulangan tengah semester. Dan pihaknya menerapkan prokes ketat dalam KBM, untuk menjaga sekaligus menghindari bahaya dari pandemi covid-19, sesuai intruksi dari pemerintah.

    “dan kita sudah bertindak untuk memperketat protokol kesehatan dengan persiapan yang sangat matang,” ujarnya kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung).

    Tak hanya itu, adapun masker yang di gunakan siswa tersebut tak pernah dilepas saat ulangan berlangsung.

    “Kalau untuk masker, itu tidak pernah dilepas walaupun mereka sudah masuk kelas dan ikut belajar,” ujarnya pagi tadi, Selasa (05/10/2021).

    Selain itu sistem KBM tersebut tidak memakai sistem secara rolling.

    “Kami disini tidak memakai sistem secara rolling ataupun bisa disebut dengan 2 sip, karena kelas kita cukup untuk dibagikan menjadi 2 kelas 2 kelas, karena rombel kita ada 13, itu juga cukup untuk menampung mereka sekaligus demi mematuhi prokes,” katanya.

    Disisi lain, adapun kesulitan yang dialami saat ini belum terlihat dan sudah berjalan dengan baik.

    “Kalau untuk saat ini para dewan guru juga belum pernah mengeluh atas kesulitan saat KBM berlangsung dan mudah-mudahan untuk kedepan kan masih tetap berjalan dengan baik tanpa ada kesulitan dalam bentuk apapun,” pungkasnya. (rmn/red)

  • Bangun Kebersamaan, SMK Bangun Cipta Rumbia Gelar Kemah dengan Prokes Ketat

    Bangun Kebersamaan, SMK Bangun Cipta Rumbia Gelar Kemah dengan Prokes Ketat

    HarianCakra.Co.Id – SMK Bangun Cipta Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah menggelar kemah sehari semalam.

    Acara ini di gelar dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Mengingat kondisi saat ini yang masih pandemi.

    Dari pantauan HarianCakra.Co.Id, para siswa/i itu dengan semangat menata tugas masing-masing, baik perlengkapan tenda ataupun tali atau bambu guna membangun perkemahan.

    “kegiatan ini kami memang melakukan setiap tahunya bagi anak anak didik kami yang baru masuk sekolah. Namun beberapa tahun ini kita memang daring dan tak ada kegiatan yang seperti ini kecuali belajar dari rumah. Dan alhamdulilah sekarang sudah bisa tatap muka, saya pribadi sangat merasa senang begitu juga dengan anak anak didik kami,” kata salah satu dewan guru pembina Wayan Setara, S.S. tadi sore.

    Dikatakannya bahwa tujuan dari acara ini adalah agar anak anak didik dapat saling memiliki rasa kekeluargaan dan saling memahami bahwa kita satu payung.

    “Kebersamaan itu sangat penting. Itu salah satu tujuan kemah ini. Kami juga menerapkan prokes dengan menerapkan 3M,” pungkasnya. (hjd/ash)

  • Musa-Dito Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru dan Nakes

    Musa-Dito Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru dan Nakes

    HarianCakra.Co.Id – Masih dalam Rangkaian “Bunga Kampung” di Kecamatan Seputih Banyak, kali ini Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah bertemu langsung dengan para tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan (Nakes) se Kecamatan Seputih Banyak di SMPN 1 Seputih Banyak.

    Di acara itu hadir juga mendampingi Kadis Kesehatan dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

    Para tenaga kesehatan dan tenaga pendidik langsung menyampaikan keluhan kepada Bupati dan Wakil Bupati. Keluhan mereka tersebut langsung di tanggapi oleh Bupati dan Wakil Bupati yang memang sudah mereka nantikan kesempatan ini. Sehingga dengan kehadiran 2 orang pimpinan Lampung Tengah tersebut bisa memberikan solusi yang terbaik.

    Sementara itu Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad sangat berbahagia bisa bertemu dengan para tenaga kesehatan dan pendidik yang hadir.

    “Saya berpesan untuk para hadirin bisa menjadi pelopor kesehatan dalam penerapan protokol kesehatan di bidangnya masing – masing,” kata Bupati Lamteng itu.

    Berkaitan dengan kesejahteraan, Bupati dan Wakil Bupati berupaya semaksimal mungkin akan meningkatkan secara bertahap dan peraturan yang berlaku, harapannya dengan meningkatnya kesejahteraan tenaga kesehatan dan pendidik bisa sama sama membangun Lampung Tengah yang berjaya.

    Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya juga menghimbau kepada tenaga kesehatan untuk terus berjuang bersama sama pemerintah daerah menahan laju covid 19 di daerahnya.

    “walaupun saat ini kondisinya menurun, namun kita tidak boleh lengah,” ungkapnya.

    Dan untuk pelaksanaan vaksinasi Ardito Wijaya berharap agar terus mensosialisasikan vaksin di daerahnya agar target yang di harapkan pemerintah bisa segera tercapai. (rls/ans/ash)