Kategori: PENDIDIKAN

  • Pirwansyah Siap Mengabdi Untuk Masyarakat Lampura

    Pirwansyah Siap Mengabdi Untuk Masyarakat Lampura

    Cakralampung.com – Pirwansyah maju dalam konstelasi pilkada Lampung Utara (Lampura) pad November tahun 2024.

    Keinginannya untuk maju tersebut didasari karena ingin membangun kabupaten tersebut kearah yang lebih baik.

    “Setelah pensiun, saya ingin mengabdikan diri melalui jalur politik untuk perbaikkan di sini (Lampura, red),” terangnya.

    Menurut mantan ASN ini, dirinya juga telah mendapat dukungan keluarga, dan masyarakat.

    “dengan modal itulah dipercaya dapat memberikan warna dalam pilkada serentak mendatang di Lampung Utara. Sebab apa? Selama ini hanya menjalankan tugas dan kewajiban sebagai aparatur sipil negara, ” ujarnya. (red)

     

     

    Buka Diri Untuk Koalisi

    PIRWANSYAH menegaskan bahwa untuk maju dalam Pilkada ini, dirinya siap berkoalisi dengan berbagai calon dan partai.

    Bahkan dirinya juga telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik (parpol).

    Termasuk didalamnya melakukan pendaftaran ke parpol pada penjaringan calon dari parpol-parpol tersebut. Setidaknya di Demokrat, PKB dan PDI-P.

    “Saya sudah daftar ke sejumlah parpol. Saya berharap mereka bisa mengusung saya untuk bisa maju di pilkada ini, ” tegasnya. (red)

     

    Gali Potensi Daerah Dan SDM Berkualitas

    BERBEKAL pengalaman dari aparatur sipil negara (ASN), H. Pirwansyah akan menggali potensi daerah di berbagai sektor di kabupaten ini. Termasuk peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia)-nya.

    Bahkan l, Pirwansyah mengaku akan membuka diri, terhadap saran dan kritik. Khususnya dalam pembangunan daerah kedepannya. Sehingga kabupaten ini bisa lebih baik lagi kedepannya.

    ” kedepan coba meningkatkan SDM dan menempatkan sesuai kemampuan dan latar belakang keahliannya,” Imbuhnya.

    Sehingga, tambahnya, SDM itu benar – benar memiliki skill itu sesuai bidang dan keahlian di tata pemerintahan. Sehingga apa – apa menjadi misi dapat diaplikasikan dalam kemajuan daerah.

    Apalagi dalam menggali potensi daerah di kabupaten ini. Diperlukan juga SDM yang mumpuni sehingga potensi daerah dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (red)

  • Polinela Gelar Workshop Implementasi Penentuan Harga Pokok Produksi Untuk Mencapai Laba Optimal

    Polinela Gelar Workshop Implementasi Penentuan Harga Pokok Produksi Untuk Mencapai Laba Optimal

    Cakralampung.com – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar workshop, yang melibatkan para pelaku industri UMKM di Kota Bandar Lampung, pada Agustus 2023.

    Workshop dilakukan di Politeknik Negeri Lampung yang salah satunya, memberikan pendampingan dalam penentuan harga pokok produksi yang merupakan hal mendasar bagi pelaku usaha, dalam penentuan harga jual dan tentunya dalam memaksimalkan laba usaha.

    Workshop ini di isi oleh dosen akuntansi perpajakan Politeknik Negeri Lampung, antara lain: Destia Pentiana, S.E., M.Si., Damayanti, S.E., M.M., Akt., CA., BKP dan Reza Juang Riansyah, S.Pd., S.Ak., M.Ak., Akt., BKP.

    Antusiasme peserta dapat dilihat dari kehadiran sekitar 38 perwakilan UMKM industry kreatif yang hadir.

    Salah satunya yakni dari Indah Pemilik galeri omah cinta. Dia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam keberlangsungan usaha bagi UMKM.

    “karena selama ini UMKM belum menghitung secara benar biaya-biaya apa saja yang harus dimasukan dalam penentuan harga pokok sebuah produk, ” Katanya. (*)

  • Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja Tubaba Raih Juara 3 Lomba Kreasi Menu MPASI se-Lampung

    Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja Tubaba Raih Juara 3 Lomba Kreasi Menu MPASI se-Lampung

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Posyandu Melati 3 Tiyuh Kartaraharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mewakili Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tubaba, meraih juara 3 Lomba Kreasi Menu Makanan Pendamping Asi (MPASI) se-Lampung.

    Kegiatan ini diselenggarakan TP-PKK Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, yang dipusatkan di Lapangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (03/05/2024).

    Di moment tersebut, Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Tubaba, Drs. Hanita Firsada, merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian juara 3 dalam Lomba Kreasi Menu MPASI yang diselenggarakan oleh TP-PKK Provinsi Lampung.

    Dia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersungguh- sungguh dalam menyiapkan kreasi menu MPASI yang sehat, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

    “Kami menyadari betapa pentingnya peran Posyandu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola makan sehat, terutama pada masa MPASI,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, dia berharap dengan mengikuti lomba ini, dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam mempersiapkan menu MPASI yang sehat dan bergizi bagi buah hati mereka.

    Saat mengikuti lomba, kata Hanita Firsada, dirinya dan tim merasa terdorong untuk terus belajar dan berinovasi dalam menciptakan menu MPASI yang menarik dan lezat, namun tetap sehat dan bergizi.

    ” Kami akan senantiasa melakukan berbagai riset dan konsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa menu yang kami sajikan benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten kita,” ungkap dia.

    Hanita menjelaskan, Keberhasilan yang diraih Posyandu Melati 3 ini meraih juara dalam lomba ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi timnya, tetapi juga merupakan bukti nyata bahwa upaya TP-PKK Tubaba bersama Posyandu dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, terutama pada masa awal tumbuh kembang anak mulai membuahkan hasil yang positif.

    ” Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli akan kesehatan anak-anak dan memberikan perhatian khusus terhadap asupan gizinya,” tuturnya.

    Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, lanjut Hanita Firsada, TP-PKK Tubaba juga terus mendukung program-program pemerintah terkait pemberian vaksin dan imunisasi bagi ibu dan anak.

    ” Kami menyadari pentingnya upaya preventif ini dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terhadap berbagai penyakit,” katanya.

    Dengan menjadi bagian dari kegiatan ini lanjutnya, kami berharap dapat turut serta dalam mempromosikan kesadaran akan pentingnya vaksin dan imunisasi untuk menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.

    Ungkapan rasa syukur imbuhnya, atas segala dukungan yang diberikan oleh semua pihak, baik dari pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat Kabupaten Tubaba. Semangat dan kerjasama yang terjalin antara Tim Penggerak PKK, Posyandu, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangat berarti dalam mencapai prestasi ini. Kami percaya bahwa dengan kerja keras, kesungguhan, dan semangat kebersamaan, kita dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

    ” Keberhasilan meraih juara 3 dalam Lomba Kreasi Menu MPASI tingkat Provinsi ini hanyalah awal dari perjalanan panjang kami dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Tubaba. Kami berharap dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai visi bersama dalam menciptakan Kabupaten yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

    Diketahui, dalam rangka peringatan Hari Posyandu tersebut, TP-PKK Provinsi Lampung menggelar Gebyar Posyandu, yang dihadiri oleh Gubernur Lampung, Ketua dan jajaran TP-PKK Provinsi Lampung, Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, dan Seluruh TP-PKK Kabupaten/Kota se-Lampung, dan Peserta Lomba dari Posyandu se-Lampung.(SANUR)

  • Pj. Bupati M.Firsada Buka Bimtek Program Smart Village Tubaba

    Pj. Bupati M.Firsada Buka Bimtek Program Smart Village Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam upaya mendukung pengembangan Tiyuh/Desa di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menuju Smart Village, Penjabat (Pj) Bupati Drs. M. Firsada, penuh semangat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Smart Village.

    Acara yang diadakan di Balai Hotel Kurnia, Bandar Lampung, Minggu (28/04/2024) ini, berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari seluruh tiyuh dan keluarahan di Tubaba. Dalam sambutannya, M. Firsada menekankan pentingnya penerapan konsep smart village sebagai solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tiyuh.

    “Melalui program smart village yang digagas oleh Pemprov Lampung ini kita berupaya untuk memberdayakan tiyuh-tiyuh kita agar mampu bersaing secara digital dan menghadapi tantangan dalam era seperti sekarang ini,” ujarnya.

    Bimtek yang diikuti oleh para kepala Tiyuh dan perangkat Tiyuh tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep Smart Village, termasuk implementasi teknologi informasi dan komunikasi di tingkat Tiyuh.

    “Peran Pemprov Lampung dalam pengembangan dan aplikasi smart village terus dilakukan, diantaranya dengan memberikan dana bantuan khusus kepada seluruh tiyuh dan kelurahan di Tubaba sebesar 6 (enam) juta guna pelaksanaan Bimtek progam smart village,” sebutnya.

    Menyadari pentingnya keterlibatan semua pihak, M. Firsada juga mengajak para peserta untuk aktif berpartisipasi dalam menyusun rencana aksi yang akan diimplementasikan di masing-masing Tiyuh.

    “Saya berharap melalui acara Bimtek ini, para peserta dapat mengembangkan gagasan-gagasan kreatif dalam mewujudkan tiyuh-tiyuh pintar atau smart village yang berdaya saing,” tutur Pj. Bupati.

    Dengan penuh harap. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tubaba untuk terus mendukung program-program pembangunan tiyuh yang berfokus pada pemanfaatan teknologi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Acara Bimtek Program Smart Village Kabupaten ini juga diisi dengan sesi diskusi yang melibatkan para ahli teknologi, praktisi pembangunan pedesaan, serta perwakilan dari instansi terkait. Diharapkan melalui pertukaran ide dan pengalaman ini, para peserta dapat menggali potensi dan peluang yang ada untuk kemajuan tiyuh di Kabupaten Tubaba.

    Para peserta pun memberikan respons positif terhadap acara ini, menyatakan antusiasme mereka dalam mengimplementasikan konsep Smart Village di Tiyuh masing- masing. Mereka mengaku siap belajar dan berkolaborasi dalam menghadapi transformasi digital yang sedang berlangsung.

    Acara Bimtek Program Smart Village tersebut dibuka dengan penuh semangat oleh Pj. Bupati M. Firsada, yang juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya acara tersebut.

    “Mari kita bersama-sama berjuang untuk mewujudkan tiyuh-tiyuh cerdas, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan berdaya saing di Kabupaten Tubaba. Semangat dan kreativitas kita akan menjadi kunci keberhasilan menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Pj. Bupati.(SANUR)

  • Bupati Pesawaran Hadiri Harlah ke-50 Tahun Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung

    Bupati Pesawaran Hadiri Harlah ke-50 Tahun Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung

    PESAWARAN – Dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung (PDPL) ke-50 Tahun, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona harapkan PDPL bisa jadi perguruan tinggi yang dapat memicu semangat baru dalam membangun lembaga pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Kabupaten Pesawaran.

     

    “Saya berharap Perguruan Diniyyah Puteri Lampung akan tetap eksis, menggelora, serta berkualitas dalam mencetak anak-anak generasi Islam yang amanah, tabligh dan fathonah demi kemajuan bangsa dan Bumi Andan Jejama,” ucap Dendi Ramadhona, di Aula Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung, Selasa (27/02).

     

    Dendi mengatakan, dirinya merasa bangga dan bersyukur di wilayah yang ia pimpin, ada sebuah lembaga pendidikan yang telah berhasil dan sukses menetaskan siswa siswi yang handal dan berprestasi, baik di tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi bahkan nasional.

     

    “Ya, saya yakin bahwa keberadaan Perguruan Diniyyah Puteri Lampung dapat memberikan warna dan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya,” ucapnya.

     

    Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu mengajak untuk mengevaluasi masa perjalanan panjang yang telah banyak dilalui.

     

    “Mari kita evaluasi perjalanan yang dilalui dengan dedikasi, semangat, dan komitmen untuk menyebarkan cahaya islam membangun peradaban yang lebih baik,” ujarnya.

     

    Selain itu, Dendi juga mengajak menoleh kebelakang untuk melihat apa yang harus disempurnakan, baik dalam bidang proses belajar mengajar, sarana prasarana termasuk disiplin pengajar maupun para siswanya.

     

    “Saya mengapresiasi atas dedikasi, semangat dan pengabdian, dan berharap dapat bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran lebih maju lagi, lebih berwibawa, lebih berbudaya dan agamis untuk menjadi daerah yang makmur di Indonesia sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing,” tandasnya. (egy)

  • DPRD Minta Pemkab Tubaba Usulkan 496 Guru Honorer Formasi PPPK 2024

    DPRD Minta Pemkab Tubaba Usulkan 496 Guru Honorer Formasi PPPK 2024

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Ratusan guru honorer Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang tergabung dalam Forum guru honorer Tubaba menggelar audiensi bersama DPRD Tubaba, Selasa (31/1). Guna memperjuangkan nasib mereka agar diusulkan dalam formasi PPPK tahun 2024.

    Kehadiran Forum guru honorer Tubaba ini dipimpin oleh Endah Suryani ketua FGPPNS yang diterima langsung oleh Wakil ketua II DPRD Tubaba S. Joko Kuncoro dan sejumlah anggota DPRD yakni Paisol, SH ketua Komisi III, Gunawan Agung Kuncoro Anggota Komisi II dan Drs. Sobri, MM anggota Komisi III serta menghadirkan sejumlah kepala OPD antara lain, kepala BKPSDM Novian, PH, SE.,MM Sekretaris dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdurrahman, M. Rasydi, SH Asisten bidang Administrasi Umum, Mirza Irawan, S.Sos.,MM kepala BPKAD dan undangan lainnya.

    Dalam penyampaiannya ketua FGPPNS Endah Suryani meminta Pemkab Tubaba dapat mengusulkan kepada Kemenpan RB agar guru honorer Tubaba dapat diusulkan pada formasi PPPK tahun 2024.

    ” Kami meminta kepada Pemkab Tubaba dapat mengusulkan guru honorer Tubaba pada formasi PPPK tahun 2024 ini ke Kemenpan RB guna mengubah nasib kami,” pintanya.

    Sementara itu, Siti Maisaroh guru honorer SDN 11 Tumijajar yang mengaku menjadi guru honorer sejak tahun 2009 dan hanya mendapat gaji Rp300.000 ribu rupiah mengharapkan bantuan Pemkab Tubaba agar dapat merubah nasibnya dan keluarga sekaligus menjawab penatian panjangnya selama ini.

    Hal yang sama juga disampaikan guru honorer SDN 33 Candra Jaya Tulang Bawang Tengah (TBT) Ati Kartika Sari yang mengaku sudah menjadi guru honorer sejak tahun 2020 yang juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Tubaba pada tahun 2024 ini mengajukan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada Pemerintah Pusat.

    ” Harapan kami ada kepastian adanya formasi PPPK pada tahun 2024 ini. Hal ini terkait dengan nasib kami dan teman-teman seperjuangan guru honorer yang ada di Tubaba ini,” pinta Ati.

    Dikutip dari berita acara rapat dengar pendapat bersama DPRD Tubaba yang menghasilkan keputusan penting yakni DPRD Tubaba meminta Pemkab Tubaba agar mengusulkan kebutuhan ASN Formasi PPPK prioritas guru sebanyak 496 orang. Berita acara tersebut ditandatangani langsung oleh Wakil ketua II DPRD Tubaba Joko Kuncoro dan sejumlah anggota DPRD yang hadir serta sejumlah kepala OPD terkait yang mewakili Pemkab Tubaba.(SANUR)

     

  • Pemkab Tubaba Luncurkan Berbagai Inovasi Atasi Stunting Di Bumi Ragemsai Mangei Wawai

    Pemkab Tubaba Luncurkan Berbagai Inovasi Atasi Stunting Di Bumi Ragemsai Mangei Wawai

    Program Atasi Stunting Melalui Kampung Keluarga Berkualitas

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka meningkatkan peran dinas dan lintas sektor dalam optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, BKKBN Lampung bersama Dinas PPPA Provinsi dan Dinas PPKB Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas, Rabu (7/12/2023) di Balai Tiyuh Panaragan Jaya.

    Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung melalui Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Ni Gusti Putu Meiridha tersebut, Assisten II Bidang Pemerintahan dan Kesra yang juga sekaligus Plt. Kepala Dinas PPKB Tubaba, Dra. Bayana, M.Si mengatakan bahwa, berbagai inovasi telah dilakukan di Tubaba dalam rangka percepatan penurunan stunting, diantaranya Sistem Integrasi Smart Village bantu atasi stunting (SIGER SEBATIN), Kartu E-Penting (Kartu Elektronik  Peduli Stunting Sistem Elektronik Amprah Alat  Kontrasepsi (SIEAMAL), Sosialisasi Gerakan Atas Stunting melalui  Perubahan Pola Asuh (GASPOL) di Posyandu, Gerakan Tubaba berkorban sebanyak 166 Ekor Kambing, 10 Ekor Sapi  dan 1 Ekor Sapi Baznas, dan Baznas Peduli Stunting.

    ” Melalui Baznas peduli stunting disalurkan bantuan beras bagi Akseptor KB kepada 1.030 sasaran, Bantuan Bagi Penderita Stunting sebanyak 723 sasaran beras, telur dan susu. Gerakan ini akan terus dilakukan utamanya di Kampung Keluarga Berkualitas di Tubaba,” ujarnya

    Materi Integrasi dan Peran lintas sektor dalam penyelenggaraan Kampung KB yang disampaikan oleh Sekretaris Baperinda Tubaba Yoyok Kusbyahmanto menegaskan, dukungan Pemerintah daerah dalam optimalisasi Kampung KB oleh Kabid Dalduk dan KB Dinas PPPA Provinsi Lampung. Sementara M.Jauhari menyampaikan materi terkait, manajemen pengelolaan KKB serta SIPERINDU oleh Tim Pembinaan Kampung KB BKKBN Lampung.

    Berdasarkan pantauan kegiatan tersebut, dihadiri 45 orang peserta terdiri dari unsur 13 dinas dan lintas sektor, PKK, APDESI, Kemenag, Korluh KB, IPeKB, Admin Kampung KB, dan Dinas PPKB Kabupaten Tubaba berlangsung interaktip dalam suasana silaturahmi yang bersahaja. (SANUR)

  • Lokakarya Kader PPKB TBU, Pendampingan Masyarakat Harus Terukur Dan Benar

    Lokakarya Kader PPKB TBU, Pendampingan Masyarakat Harus Terukur Dan Benar

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri atas bidan, kader PKK, dan petugas KB di berbagai tiyuh diminta dapat benar-benar melaksanakan tugas sesuai dengan kerangka kerja yang telah ditentukan. Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas PPKB Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Dra. Bayana,M.Si pada acara Lokakarya Kader PPKB di kantor Camat Tulang Bawang Udik (TBU) beberapa waktu yang lalu.

    ” Karenanya pertemuan hari ini saya minta untuk tidak berwakil kader yang ada dari masing-masing Tiyuh yang ada di Kecamatan Tulang Bawang Udik ini,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, dikatakan Bayana bahwa, pendampingan tersebut dapat menjadi tolak ukur tindakan pemerintah guna mencegah berbagai risiko di masa kehamilan, pasca melahirkan, dan resiko stunting di Tubaba dan merupakan langkah konkret yang harus dilaksanakannya sebagai top manajer dalam masa kepemimpinannya pada organisasi perangkat daerah tersebut.

    ” Sampai saat ini berbagai kecamatan yang lainnya telah di gelar lokakarya yang sama diantaranya Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Gunung Agung, Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Lambu Kibang, Kecamatan Way Kenanga, minus Gunung Terang yang akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi,” terangnya.

    Pekerjaan pendampingan oleh para kader yang ada di Tiyuh-Tiyuh lanjutnya, merupakan pekerjaan penting dan membutuhkan waktu lama untuk memperoleh hasilnya. Sebab upaya tersebut adalah mempersiapkan generasi penerus bangsa, mulai menjaga kesehatan ibu menjaga kesehatan anak menciptakan keluarga yang sehat serta membentuk keluarga sejahtera.

    ” Pembangunan sumber daya manusia itu merupakan pembangunan non fisik yang membutuhkan waktu lama. Hasilnya akan terlihat pada 10-20 tahun yang akan datang,” katanya.

    Plt. Kadis PPKB Tubaba Dra. Bayana, M.Si juga mengatakan bahwa PPKB akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang dipersiapkan mulai dari calon pengantin, saat ibu hamil dan pasca melahirkan hingga tumbuh kembang anak dengan waktu 1 sampai 3 tahun.

    ” Jika ada masalah, kader harus segera lapor ke bidan atau perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat. Selain itu juga aparatur masing-masing tiyuh  serta camat setempat, jangan sungkan karena ini adalah tugas kita bersama,” jelasnya.

    Selanjutnya, Dra. Bayana, M.Si mengatakan bahwa, di masa kepemimpinannya semua hak masing-masing kader akan disalurkan melalui rekening bank. Karena dia ingin semuanya transparan.

    ” Pendampingan yang dilakukan oleh ibu-ibu sangat penting karena itu merupakan langkah untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.(SANUR)

  • Dosen Prodi Akuntansi Perpajakan Telah Melakukan Penelitian Penerapan UU Harmonisasi Perpajakan No. 7 Tahun 2022 Pada Penyelesaian Pemeriksaan Pajak Wajib Pajak Badan

    Dosen Prodi Akuntansi Perpajakan Telah Melakukan Penelitian Penerapan UU Harmonisasi Perpajakan No. 7 Tahun 2022 Pada Penyelesaian Pemeriksaan Pajak Wajib Pajak Badan

    Cakralampung.com – Penelitian merupakan aktivitas penting bagi seorang dosen, selain mengajar dan pengabdian masyarakat, karena merupakan salah satu darma dari tri darma perguruan tinggi.

    Begitupun yang dilakukan oleh tim peneliti dari Prodi Akuntansi Perpajakan yang terdiri dari Damayanti, Reja Zuang Riansyah, dan Umarudin Kurniawan telah melakukan penelitian pada tanggal Agustus s.d Oktober 2023 tentang Penerapan UU Harmonisasi Perpajakan No. 7 Tahun 2022 pada Penyelesaian Pemeriksaan Pajak Wajib Pajak Badan yang baru-baru ini telah diberlakukan oleh pemerintah.

    Menurut Damayanti “UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan No 7 tahun 2022 yang mulai diterapkan pada 1 Januari 2022 telah membawa perubahan signifikan terkait sistem perpajakan.

    Perubahan-perubahan ini terlebih mempengaruhi wajib pajak badan yang memerlukan banyak penyesuaian mulai dari PPh, PPN, hingga Pajak Karbon.

    Sehingga kami ini ingin menguji secara komprehensif apakah terdapat implikasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan No 7 tahun 2022 terhadap aspek pemeriksaan pajak wajib pajak badan.

    Sampel dari penelitian ini adalah Wajib Pajak Badan yang akan/sedang dan sudah dilakukan pemeriksaan pajak dengan dibuktikan wajib pajak badan tersebut mendapatkan Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak dari KPP yang menjadi mitra di PT Juang Inti Sejahtera dari tahun 2020 s.d. 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan atau action research (AR).

    Berdasarkan dari hasil penelitan disimpulkan bahwa penerapan UU HPP berdampak pada proses dan hasil pemeriksaan pajak dimana sanksi dan denda yang diberikan kepada WP menjadi lebih besar dikarenakan adanya perubahan aturan pajak berupa penambahan objep pajak atapaun perubahan tarif denda administrasi pajak.

    Saran untuk penelitain selanjutnya diharapkan untuk menambah sampel dan tahun penelitian karena dalam penelitian ini tidak semua perubahan aspek-aspek perpajakan dalam UU HPP bisa diteliti. (*)

  • Peningkatan Pertumbuhan Bibit Kompor Anggrek Dendrobium Sp Melalui Penggunaan Media Tanam Yang Tepat Dan Aplikasi Pupuk Growmore

    Peningkatan Pertumbuhan Bibit Kompor Anggrek Dendrobium Sp Melalui Penggunaan Media Tanam Yang Tepat Dan Aplikasi Pupuk Growmore

    Tim Peneliti : Henni Elfandari, S.P., M.Si, Ir. Yusanto, M.Si dan Riana Jumawati, S.P., M.Si

     

    Cakralampung.com – Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi dan digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya para pencinta tanaman hias di wilayah bandar lampung.

    Tanaman hias anggrek disukai karena keanekaragaman warna bunga, bentuk bunga dan lain sebagainya. Salah satu anggrek yang banyak dibudidayakan adalah anggrek Dendrobium sp.

    Ciri khas dari tanaman anggrek adalah memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang cukup lambat sehingga untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anggrek diperlukan aplikasi pupuk dengan dosis yang tepat.

    Selain aplikasi pupuk, penggunaan media tanam juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anggrek.

    Untuk menjawab permasalahan dalam pembibitan anggrek tersebut maka tim dosen prodi Hortikultura Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan penelitian tentang Uji Penggunaan Berbagai Komposisi Media Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Growmore Terhadap Pertumbuhan Bibit Kompot Anggrek Dendrobium Sp.

    Penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi media tanam dan konsentrasi pupuk yang tepat untuk menunjang pertumbuhan anggrek Dendrobium.

    Ketua penelitian Henni Elfandari, S.P., M.Si menuturkan bahwa media tanam yang baik untuk budidaya anggrek antara lain yang tidak mudah lapuk dan tidak terlalu menampung air dalam jumlah yang banyak.

    Selain itu, tambah Henni, aplikasi pupuk terutama pupuk daun juga dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek.

    Salah satu pupuk daun yang dapat digunakan untuk budidaya anggrek adalah pupuk Growmore karena pupuk Growmore mengandung berbagai unsur hara yaitu N 20%, P2O5 20% dan K2O 20%. Unsur lain yaitu Ca 0,05%; Mg 0,10%; S 0,20%; B 0,02%; Cu 0,05%; Fe 0,10%; Mo 0,05% dan Zn 0,05%.

    Kegiatan penelitian ini dibantu oleh tim dosen (Ir. Yusanto, M.Si dan Riana Jumawati, S.P., M.Si) dan Mahasiswa Prodi Hortikultura. Diharapkan dengan kegiatan penelitian ini dapat menghasilkan kombinasi media tanam dan konenstrasi pupuk Growmore yang tepat guna menunjang pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium sp. Adapun kegiatan penelitian ini didanai oleh DIPA Politeknik Negeri Lampung tahun anggaran 2023. (*)