Kategori: PENDIDIKAN

  • PWI Tubaba Gelar Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Sekolah

    PWI Tubaba Gelar Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Sekolah

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam upaya memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang dunia Jurnalistik atau Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), melaksanakan Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Sekolah Tahun 2023 yang digelar, Selasa (19/9/2023) di Gedung Sessat Agung Bumigayo Ragemsai mangei wawai, Komplek Islamik Center Tubaba.

    Workshop ini, mengusung bertema “Pentingnya Wawasan Jurnalistik dan Transparansi Informasi Sekolah”.

    Ketua panitia pelaksana kegiatan, H.Yusuf Syafei, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Workshop berlangsung selama satu hari, dengan menghadirkan 4 orang Narasumber pemateri.

    ” Materi pertama tentang Berita Hoaks dari Kacamata Hukum, yang disampaikan oleh Kapolres Tubaba, AKBP. Ndaru Istimawan, S IK. Kedua, Fungsi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pendidikan, akan disampaikan oleh Kajari Tubaba, yang dalam hal ini diwakili Kasi PB3R Gatra Yudha,S.H.,M.H,” terangnya

    Selanjutnya, untuk materi ketiga, mengenai Fungsi Kehumasan dan Jurnalistik Sekolah, yang akan disampaikan oleh Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadi kusumah,S.P. Ke empat, adalah tentang Etika Jurnalistik dan Kiat Sekolah Menghadapi Dunia Pers, yang akan disampaikan oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Lampung, Dr. Iskandar Zulkarnaen.

    Sementara itu, Ketua PWI Tubaba, Dedi Prioyono,S.H., dalam sambutannya menyampaikan. Bahwa Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Sekolah ini diselenggarakan karena keprihatinan kami keluarga besar PWI terhadap berbagai keluhan dari Sekolah-sekolah yang merasa resah dengan ulah oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan, namun sikapnya dianggap tidak mencerminkan sebagai seorang jurnalis profesional.

    ” Memandang penting untuk kita bersama-sama memiliki pemahaman bagaimana dunia jurnalistik, karena pada dasarnya profesi jurnalis atau pers ini adalah profesi yang mulia. Sebab, bahkan ada Kepala Sekolah di Tubaba yang hampir setiap hari didatangi oleh wartawan atau oknum-oknum yang mengaku wartawan,” kata Dedi.

    Menurutnya, wartawan selalu bergerak secara profesional dalam menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Tidak perlu alergi dengan yang namanya wartawan.

    ” Sudah menjadi pilihan yang tepat bapak ibu guru atau bahkan Kepala Sekolah SD dan SMP yang menjadi peserta hari ini, agar mendapat bekal pengetahuan dalam menghadapi dunia jurnalistik. Bahkan, sebelumnya di Tahun 2021 kita juga telah memberikan edukasi terhadap para pelajar dari sekitar 188 Sekolah, kita doktrin dengan pemahaman bagaimana dunia jurnalistik yang sebenarnya,” jelas Dedi.

    Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers sejatinya memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sekolah dan pendidikan pada umumnya, terutama sebagai mitra dalam menyebarluaskan informasi positif yang ada di masing-masing sekolah, diantaranya keberhasilan peserta didik dan juga guru yang berprestasi di bidangnya.

    Ditempat yang sama, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan bahwa seorang wartawan pastinya mengedepankan adab, moral, etika, bukan itikad buruk untuk melakukan sesuatu terhadap narasumber yang akan diberitakannya.

    “Jadi harus dimengerti, tugas wartawan di lapangan bukan seperti tugas Aparat Penegak Hukum, Ormas, LSM, atau lainnya, wartawan bukan orang yang paling tahu semua. Jujur kami juga terkadang mendapat keluhan baik dari instansi pemerintahan hingga termasuk sekolah, dengan banyaknya oknum-oknum wartawan yang meresahkan. Tugas wartawan itu mengungkap dan menginformasikan fakta yang terjadi, bukan mengada-ada,” tuturnya.

    Terkait dunia jurnalistik, lanjutnya ada undang- undangnya yaitu UU nomor 40 Tahun 1999, aturan itu dibuat bukan hanya sebagai acuan wartawan saja, tetapi juga untuk seluruh warga negara Indonesia.

    ” Oleh karenanya, bapak Ibu sekalian jangan takut menghadapi wartawan yang memang benar-benar melakukan kerja jurnalistiknya, dan jangan takut lawan jika ada oknum yang menyalahi aturan, silahkan koordinasi kalau dia anggota PWI, atau bisa langsung dilaporkan ke Polisi jika melakukan tindak pidana seperti pemerasan, pengrusakan, dan lain-lain,” ungkapnya.

    Sementara itu, Pj.Bupati Tubaba M. Firsada, melalui Sekretaris Daerah Ir. Novriwan Jaya, memberikan apresiasi terhadap PWI atas diselenggarakannya Workshop Jurnalistik dan Kehumasan Sekolah Tahun 2023.

    ” PWI sebagai organisasi Pers memang memiliki tanggung jawab dalam mendidik generasi-generasi wartawan untuk terus meningkatkan kompetensinya, dan memberikan edukasi terhadap seluruh instansi maupun masyarakat terkait bagaimana kerja jurnalistik dan kehumasan yang baik dan benar,” ujarnya.

    Harus dipahami, kata dia, transparansi realisasi kegiatan di Sekolah-sekolah itu penting, sehingga diperlukan kerjasama yang baik pula antara wartawan dengan pihak Sekolah atau kehumasan Sekolah.

    ” Kami berharap melalui kegiatan ini dapat berdampak positif bagi kemajuan dunia jurnalistik dan kehumasan di lingkungan Sekolah, untuk membawa nama baik Tubaba,” imbuhnya.

    Berdasar pantauan, tampak pula hadir Dewan Penasehat PWI Provinsi Lampung, Hi. Supriyadi Alfian MH, Kepala Dinas Pendidikan Tubaba Budiman Jaya dan jajarannya, Kepala Dinas Kominfo Eri Budi Santoso, MH, sejumlah Pejabat Administrator lingkungan Pemkab Tubaba, serta Dewan Penasihat dan seluruh pengurus anggota PWI Tubaba.(SANUR)

  • Mahasiswa Pascasarjana Ketahanan Pangan Polinela Buktikan Kualitas Gabah Genotipe Padi Hitam, Padi Merah, Dan Padi Putih Hasil Budidaya Secara Organik Lebih Baik Dari Non Organik

    Mahasiswa Pascasarjana Ketahanan Pangan Polinela Buktikan Kualitas Gabah Genotipe Padi Hitam, Padi Merah, Dan Padi Putih Hasil Budidaya Secara Organik Lebih Baik Dari Non Organik

    Cakralampung.com – Ajeng Aullia Martina, Mahasiswa Pascasarjana Ketahanan Pangan Politeknik Negeri Lampung, berhasil membuktikan kualitas gabah genotipe padi hitam, padi merah, dan padi putih yang dibudidayakan secara organik tidak kalah secara kualitas dengan gabah hasil budidaya non organik bahkan lebih baik.

    Persen butir rusak dan gabah muda lebih rendah. Sistem budidaya secara organik dengan memanfaatkan jerami padi dan azolla tidak saja mampu mendukung pertumbuhan dan hasil 3 genotipe tanaman padi namun juga berdampak terhadap kualitas gabah yang dihasilkan. Hal ini disampaikan Ajeng pada ujian tesisnya yang dilakukan pada Jum’at 1 September 2023 di ruang BI corner Gedung Perpustakaan Politeknik Negeri Lampung.

    Ajeng Aullia Martina

     

    Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari penelitian jangka panjang budidaya padi berkelanjutan di bawah bimbingan Dr. Dulbari, S.P., M.Si. sebagai ketua, dan Dr. Jaenudin Kartahadimaja, M.P. sebagai anggota.

    Riset terapan bidang tanaman pangan ini dilakukan untuk menjawab tantangan praktik budidaya yang menggunakan input pupuk dan pestisida kimia yang semakin tidak terkendali. Sistem budidaya yang mengandalkan input eksternal dalam jumlah besar berdampak buruk terhadap lingkungan dan kualitas hasil pertanian.

    Terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan, kontaminasi bahan pangan, dan pelandaian produksi pertanian. Diperlukan pengembangan dan penguatan sistem budidaya pertanian yang lebih ramah terhadap lingkungan dan mudah dilakukan. Sebuah sistem budidaya yang memberikan jaminan terhadap peningkatan kualitas hasil, peningkatan produksi, dan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

    Pertanian organik merupakan salah satu konsep budidaya ramah lingkungan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hasil tanaman padi. Jerami padi dan azolla merupakan bahan organik potensial yang dapat dimanfaatkan. Namun demikian, belum banyak laporkan kombinasi penggunaan bahan tersebut terhadap kualitas hasil yang didapatkan.

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan mutu gabah 3 genotipe yang dibudidayakan secara organik dan non organik. Penelitian dilakukan di Teaching Farm Pertanian Organik dan Lab Tanaman 1 Politeknik Negeri Lampung dari Desember 2021 hingga Mei 2022.

    “Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik gabah 3 genotipe hasil budidaya organik memenuhi lebih baik dibandingkan dengan hasil budidaya non organik, ” Katanya.

    Direktur Politeknik Negeri Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si. menyambut baik penelitian terapan mahasiswa pascasarjana tersebut, karena mendukung road map penelitian Politeknik Negeri Lampung pada bidang pertanian yaitu pertanian berkelanjutan berbasis keunggulan daerah.

    Dia berharap ke depan semakin banyak mahasiswa tertarik melaksanakan riset terapan dibidang pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (*)

  • SMPN 1 Rumbia Ikut Meriahkan Lomba Agustusan

    SMPN 1 Rumbia Ikut Meriahkan Lomba Agustusan

    Cakralampung.com – Sekolah Menengah Pertama SMP Negeri (SMPN) 1 Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, menggelar dan mengikuti berbagai kegiatan dalam menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia.

    Acara agustusan ini juga diikuti oleh berbagai sekolah lainnya.

    Lasito S.Pd selaku kepala sekolah SMPN 1 Rumbia menyatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinan menjelang 17 agustusan.

    “Kegiatan ini memang rutin di lakukan menjelang agustusan, dan berbagai macam cabang olahraga yang dipertandingkan,”ujar lasito senin (7/8/23).

    “Berbagi macam olahraga tersebut, merupakan bola volli, sepak bola, dan yang lainnya. Kegiatan ini di lakukan seluruh SMP ataupun swasta nya, se kecamatan rumbia,”imbuhnya.

    Lasito menerangkan acara tersebut terselenggara berkat kekompakan seluruh sekolah yang ada di kecamatan rumbia, serta seluruh sekolah yang memiliki keahlian dalam bentuk olahraga.

    “guna mendidik mental dan prestasi siswa-siswi yang ada, tentunya mereka juga ikut serta memeriahkan 17 agustus ini,” pungkasnya. (Hdj/arm)

  • Dua Siswa SMAN 1 Kota Metro Ikuti Jambore Dunia di Korsel

    Dua Siswa SMAN 1 Kota Metro Ikuti Jambore Dunia di Korsel

    Cakralampung.com – SMAN 1 Kota Metro melepas dua murid untuk mengikuti kegiatan jambore dunia lima tahun sekali yang di laksanakan di Korea Selatan (Korsel).

    “Tahun ini jambore dunia dilaksanakan di Korea Selatan mulai 27 Juli-14 Agustus 2023. Untuk peserta dari SMAN 1 Metro diwakili oleh Amardan Kitara kelas XI, dan Nessa kelas X),” ujar Kepsek SMAN 1 Metro, Kholid, Rabu (26/7/23).

    Pelepasan peserta oleh Kepala SMAN 1 metro, didampingi oleh Waka Kesiswaan, dan Waka Humas, serta pembina Pramuka, serta dihadiri pula oleh orang tua, wali murid yang akan berangkat.

    Kholid mengaku sangat mensuport anak-anak untuk terus berkembang serta membuka wawasan.

    “Saya berharap kembalinya dua murid tersebut, dari kegiatan jambore dunia, dapat memberikan pencerahan dan motivasi, serta mempererat komunikasi sesama rekan-rekanya di sekolah,” pungkasnya. (Arm)

  • Urgensi Sekolah Desa Untuk Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur

    Urgensi Sekolah Desa Untuk Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur

    CAKRALAMPUNG,JAKARTA–Filosofi pembangunan desa seharusnya digerakkan oleh pemerintah desa secara sadar baik taktis maupun strategis melakukan perencanaan, mengelola anggaran, sampai akhirnya mengeksekusi berbagai program yang telah disiapkan. Hal ini dikatakan oleh Dr. Nata Irawan, S.H., M.Si Analis Kebijakan Ahli Utama Bidang Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri saat berbincang bersama Cakralampung dalam sebuah kesempatan.

    ” Secara kesinambungan, visi tidak berhenti pada satu tahun, bahkan dengan kepemimpinan yang baik, pemerintah desa seharusnya dapat membuat langkah-langkah strategis 5, 10, bahkan sampai 20 tahun, sehingga efektifitas kerja pemerintah desa terus berkesinambungan siapapun kepala desa selanjutnya,” jelasnya.

    Untuk mencapai transformasi yang dinamis dan terintegrasi optimal lanjutnya, maka keterbatasan SDM aparatur desa layaknya ditingkatkan kapasitasnya. Urgensi adanya Sekolah Desa sangat berkaitan menjadikan kepala desa beserta aparatur desa Sebagai human capital pemerintahan desa. Dengan berbagai kewajiban menjalankan pembangunan desa, peningkatan kapasitas kepala desa beserta aparatur desa, tidak dapat ditunggu-tunggu.

    ” Pentingnya Pendidikan bagi Pemerintah Desa
    Dalam menjalankan amanat UU No. 6/2014 tentang Desa, termasuk dalam pengelolaan dana desa, maka pemerintah desa membutuhkan standar kompetensi yang setara, baik di internal pemerintah desa maupun eksternal antar desa. Standar kompetensi yang dibutuhkan akan linier dengan pelayanan publik,” terangnya.

    Dikatakan lebih lanjut oleh Dr. Nata Irawan, S.H.,M.Si yang merupakan putra daerah terbaik Lampung ini bahwa, Pemerintah desa membutuhkan lembaga yang dapat mengakomodir peningkatan kapasitas, apalagi dengan 32 urusan pemerintahan, desa membutuhkan kepala desa dan aparatur desa yang memahami hulu hilir pelayanan publik tersebut.

    ” Sekolah bagi kepala desa dan pemerintah desa akan memberikan kondisi pengelolaan desa yang semakin efisien dan efektif,” harapnya.

    Selama pemerintah desa belum tercukupi wawasan dan pengetahuan yang memadai tentang bagaimana mengelola administrasi desa sampai hal-hal yang berkaitan dengan kepemimpinan, maka desa akan lebih sering menjadi sasaran dari organisasi, pihak- pihak atau kelompok yang ingin memperkaya diri sendiri.

    ” Untuk mendorong performa pengelolaan dana desa yang lebih baik dan komprehensif. Penilaian ini didasarkan pada empat indikator yang telah ditentukan yaitu, pengelolaan keuangan desa, pengelolaan Dana Desa, capaian keluaran atau output Dana Desa, dan capaian hasil atau outcome pembangunan desa,” ujarnya.

    Apakah efektifitas pengelolaan Dana Desa dapat dilakukan oleh 74.957 desa di Indonesia, dengan tingkat Pendidikan Aparatur Desa yang terbatas. Berdasakan catatan penelitian pemerintah desa yang masih banyak lulusan Sekolah Dasar/Sekolah Menengah Pertama/Tidak Sekolah (19%), lulusan Sekolah Menengah Atas/Sederajat (63%), dan lulusan D3/S1 (18%), maka urgensi terselenggaranya sekolah bagi pemerintah desa menjadi sebuah keniscayaan.

    Laporan : Sanur

  • LPAI Apresiasi Disdikbud Tubaba Launching Call Center Stop Bullying-085279571390

    LPAI Apresiasi Disdikbud Tubaba Launching Call Center Stop Bullying-085279571390

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba atas langkah sosialisasi agar tidak terjadi kekerasan kepada anak di dunia pendidikan dengan melaunching nomor layanan pengaduan (Call Center).

    ” LPAI Tubaba mengapresiasi langkah pencegahan Bullying yang dilakukan oleh Disdikbud Tubaba dengan menyiapkan nomor layanan pengaduan,” kata Saharuddin Nur, SE ketua LPAI Tubaba, Senin (6/3).

    Kepala dinas Dikbud Tubaba Budiman Jaya, S.STP., M.IP kepada wartawan, Senin (6/3) mengatakan disiapkannya nomor layanan pengaduan ini dimaksudkan untuk memastikan kegiatan pendidikan di Kabupaten Tubaba dapat berjalan dengan baik serta tidak terjadi Bullying antar pelajar seperti dikutip dari laman Nenemonews.com

    Lebih lanjut, dikatakan Kadisdikbud Budiman Jaya, Stop Bullying dimaksud yakni; stop kekerasan fisik, stop kekerasan Psikis (emosional), stop kekerasan seksual, penelantaran, dan stop Eksploitasi terhadap pelajar.
    Namun, jika hal bullying yang dimaksud terjadi di lingkungan sekolah. Tentunya di harapkan kepada masyarakat, orang tua ataupun guru jangan sungkan segera menghubungi Call center Disdikbud Tubaba 085279571390.

    “Jika terjadi hal bullying di sekolah segera telpon kami, kami akan segera menindak lanjutinya,” pungkasnya.
    (Snr/Asf)

  • SD se Kecamatan Rumbia Gelar KOSN

    SD se Kecamatan Rumbia Gelar KOSN

    Cakralampung.com – Sekolah Dasar (SD) Se-kecamtan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN), di Tingkat Kecamatan Rumbia.

    Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Rukti Basuki Rumbia 2, Kecamatan rumbia. Musriatun S.Pd, MM. selaku K3S kecamatan Rumbia mengatakan, bahwa kompetisi tersebut demi membangun karakter unggul yang baik untuk para siswa.

    “Kegiatan ini adalah membangun karakter unggul yang baik untuk para siswa sekolah dasar melalui olahraga pendidikan,” terangnya kepada Cakra Lampung, Rabu (1/3).

    Ia juga mengatakan, kegiatan KOSN tingkat Kecamatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan.

    “Dari pelaksanaan KOSN yang dilakukan di tingkat masing masing kelompok kerja guru (KKG), dalam pelaksanaan para atlet cabang olah raga merupakan atlit terbaik dari masing masing KKG. Dan cabang olahraga kegiatan KOSN yang di laksanakan secara gebyar dengan peserta dari utusan masing masing sekolah,” katanya.

    Musriyatun menambahkan, kegiatan ini melibatkan seluruh satuan pendidikan sekolah dasar yang ada di Kecamatan Rumbia.

    “Dan harapan saya semoga anak anak didik yang mengikuti perlombaan ini lebih semangat dan menggapai prestasi baik di masing-masing sekolah mereka. Adapun cabang cabang yang akan diperlombakan adalah kids atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, tenis meja dan terakhir catur,” pungkasnya. (hdj/arm/din)

  • UPTD SDN 2 Sukadana Pasar Raih Juara Lomba Pentas Seni PAI Tingkat SD Kecamatan Sukadana

    UPTD SDN 2 Sukadana Pasar Raih Juara Lomba Pentas Seni PAI Tingkat SD Kecamatan Sukadana

    Cakralampung.com, Lamtim – UPTD SDN 2 Sukadana Pasar, Desa Sukadana Pasar, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur kembali menorehkan prestasi gemilang dibidang agama di beberapa cabang lomba Pentas Seni PAI Tingkat SD Kecamatan Sukadana.

    Kepala sekolah (Kepsek), SDN 2 Sukadana Pasar Samsuri, S.Pd, M.Pd mengatakan bersyukur siswa siswi nya meraih juara dalam lomba pentas seni PAI tingkat SD kecamatan sukadana.

    “Meraka adalah Ahmad Naufal Tamaam Sujadi, juara l musabaqoh hifdzil qur’an (MHQ). Azzam aqil al-baihaqi, juara ll lomba cerdas cermat PAI (LCC-PAI). Tazqia Rizky Kamila, juara ll lomba pidato atau dai,” kata Samsuri saat di wawancara awak media cakra lampung, Senin (20/2/2023).

    Samsuri, Kepala UPTD SDN 2 sukadana pasar menyatakan bahwa prestasi ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari para peserta, pembimbing, para orang tua, hingga dewan guru yang turut serta mendampingi.

    “Alhamdulillah, UPTD SDN 2 Sukadana Pasar menorehkan prestasi kembali dibidang agama di beberapa cabang lomba se-kecamatan sukadana, yang kemudian nantinya ikut serta diperlombaan tingkat kabupaten lampung timur. Hasil ini tidak lepas dari kolaborasi luar biasa dari berbagai pihak. Semoga siswa yang melanjutkan langkahnya bisa kembali mengharumkan nama sekolah maupun kecamatan sukadana,“ ujarnya.

    Beliau juga menambahkan rasa bangganya pada para perwakilan sekolah yang berhasil tampil dengan percaya diri. Dan meminta siswa untuk lebih semangat dalam meraih prestasi di kesempatan lomba lainnya.

    “Bagi kami, semua peserta lomba yang mewakili sekolah hari ini, sudah tampil dengan sangat baik. Jangan patah semangat bagi yang belum meraih juara atau belum bisa melangkah ke tingkat selanjutnya, kita coba kembali tahun depan,” katanya.

    Lanjut Samsuri, dua siswa UPTD SDN 2 sukadana pasar akan mewakili lomba PAI tingkat kabupaten lampung timur, yakni ahmad naufal tamaam sujadi di cabang lomba musabaqoh hifdzil qur’an (mhq). Dan azzam aqil al-baihaqi di cabang lomba cerdas cermat pai (lcc-pai).

    “Lomba tersebut akan berlangsung pada tanggal 27 februari 2023 mendatang yang berlokasi di sma negeri 2 sekampung. Semoga hasilnya kelak bisa memberikan kontribusi terbaik untuk kecamatan sukadana,” pungkasnya. (Arm)

  • SD Se-Kecamatan Sukadana Gelar Lomba Pentas Seni Pendidikan Agama Islam Tingkat Kecamatan

    SD Se-Kecamatan Sukadana Gelar Lomba Pentas Seni Pendidikan Agama Islam Tingkat Kecamatan

    Cakralampung.com, Lamtim – lnstansi Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekecamtan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, menggelar Lomba Pentas Seni Pendidikan Agama Islam Tingkat Kecamatan.

    Acara tersebut yang dilaksanakan bertempat di UPTD SDN 4 sukadana pasar, desa sukadana pasar, kecamatan sukadana, kabupaten Lampung Timur, Senin 20 Februari 2023.

    Heri Hermanto S.Pd.I, Selaku ketua kelompok kerja guru pendidikan agama islam (KKG PAI), kecamatan sukadana, ia bersyukur atas terselenggaranya acara lomba pentas seni agama islam di tingkat kecamatan sukadana.

    “Alhamdulillah kami menyelenggarakan lomba pentas seni pendidikan agama Islam tingkat kecamatan sukadana, yang dilaksanakan pada hari ini, bertempat di UPTD SD Negeri 4 Sukadana pasar,” Ucap Heri kepada Cakra Lampung.

    Lanjut Heri, adapun peserta yang mengikuti lomba pentas PAI kecamatan sukadana pada tahun ini berjumlah 36 sekolah dasar, yang masing-masing mengirim perwakilan dari sekolah. “Ada 36 sekolah dasar dengan rincian 35 ini sekolah dasar negeri dan satu sekolah dasar swasta yaitu SDI Al Furqon sukadana ilir,”katanya.

    Heri juga mengatakan, tangkai lomba yang diperlombakan pada kesempatan yang berbahagia pada kali ini ada empat tangkai. “Yang pertama, lomba musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ). Kemudian lomba musabaqoh hifdzil qur’an (MHQ). Dan lomba cerdas cermat PAI (LCC-PAI). Yang keempat terakhir tangkai lomba pidato atau dai daiyah,” kata Heri.

    Sambung Heri, peserta yang juara satu nantinya pada kesempatan berbahagia hari ini ini akan dikirim ke lomba tingkat kabupaten lampung timur. “Yang dilaksanakan pada tanggal 27 februari mendatang,l. Tepatnya Senin minggu depan yang bertempat di SMA Negeri 2 sekampung lamtim,” jelasnya.

    Ia juga berterimakasih atas dukungan dari kawan kawan instansi pendidikan. “Alhamdulillah kegiatan ini juga terselenggara berkat dukungan dari kelompok kerja kepala sekolah kecamatan sukadana atau K3S kecamatan sukadana. Dan bekerjasama dengan kelompok kerja guru pendidikan agama islam PAI, kecamatan sukadana,”Pungkasnya. (Arm)

  • UPTD SDN 2 Sukadana Pasar Siap Berikan yang Terbaik di Lomba Pentas Seni PAI

    UPTD SDN 2 Sukadana Pasar Siap Berikan yang Terbaik di Lomba Pentas Seni PAI

    Cakralampung.com, Lamtim – UPTD SDN 2 Sukadana Pasar, Desa Sukadana Pasar, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terus mempersiapkan diri untuk menghadapi lomba pentas seni Pendidikan Agama Islam (PAI) pada 20 Februari mendatang.

    Kepala sekolah (Kepsek), SDN 2 sukadana pasar, Samsuri, S.Pd, M.Pd. mengatakan, perlombaan tersebut masih di tingkat kecamatan. Dan para pemenang nantinya akan lanjut di tingkat kabupaten.

    Nah, sekolah ini akan mengutus siswa unggulan Sebagai perwakilan di beberapa cabang lomba.

    “Lomba pentas seni PAI se-kecamatan sukadana ini, akan berlangsung pada hari senin tanggal 20 februari 2023 mendatang. Nanti lokasi pelaksanaan lomba di UPTD SDN 4 Sukadana Pasar,” Ujar Samsuri kepada Cakra Lampung.

    Samsuri menjelaskan, mengenai kegiatan tersebut digawangi oleh KKG, Kelompok Kerja Guru PAI sekolah dasar kecamatan Sukadana. “Nantik para pemenang akan lanjut untuk turut serta mewakili kecamatan, dan nantinya akan mewakili peserta Lomba tingkat kabupaten Lampung Timur,” Katanya.

    Samsuri juga mengatakan, lomba pentas seni PAI se-kecamatan sukadana ini akan berlangsung pada hari senin tanggal 20 februari 2023 mendatang. Lokasi pelaksanaan lomba di UPTD SDN 4 sukadana pasar.

    “Sebelum terjun mengikuti lomba tentu perlu adanya persiapan-persiapan yang dilakukan. Hal ini tidak lepas dari adanya bimbingan guru yang mendampingi para siswa/i agar dapat optimal mengikuti tiap cabang lomba. Para pembimbing diantaranya adalah guru PAI UPTD SDN 2 Sukadana Pasar yakni, Ibu Kholifah dan Ibu Risma Septiana,” Kata Samsuri.

    Guna gladi bersih sebelum lomba berlangsung, kepala sekolah Samsuri meminta peserta lomba untuk tampil di depan seluruh siswa dan guru.

    “Gladi dilakukan sebelum kegiatan jum’at sehat berlangsung, karena gladi ini sangat penting untuk melatih mental dan kesiapan para peserta lomba, dan mari kita do’akan bersama agar para peserta lomba bisa dilancarkan dan bisa meraih prestasi untuk sekolah tercinta,” Pungkasnya. (Arm)

    Berikut beberapa cabang lomba serta perwakilan UPTD SDN 2 sukadana pasar diantaranya adalah.

    1.Tazqia Rizky Kamila, kelas IV. Lomba pidato PAI (LT-PAI).
    2.Salfa Nurlaili kelas IV C. Lomba musabaqoh tilawatil Qur’an (MTQ).
    3.Ahmad naufal tamaam sujadi kelas III A, Lomba musabaqoh hifdzil Qur’an (MHQ).
    4.Azzam aqil al-baihaqi kelas IV A.Lomba cerdas cermat PAI (LCC-PAI).