Kategori: PENDIDIKAN

  • Demi Kenyamanan KBM, Kepsek SDN-4 Buminabung Ilir Rehab Sekolah

    Demi Kenyamanan KBM, Kepsek SDN-4 Buminabung Ilir Rehab Sekolah

    Cakralampung.com – Berbagai cara dan upaya dilakukan Kepala Sekolah (kepsek) SDN-04 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng), dalam meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

    Salah satunya dengan melakukan rehap sekolah. ” Ini demi untuk mempercantik sekolah. Baik itu tata ruang ataupun sarana belajar untuk anak didik. Sehingga mereka bisa KBM dengan nyaman, ” kata Siti Aminah, S.Pd, kepada media Cakra Lampung di kantornya Selasa (19/7/22).

    Dijelaskannya bahwa untuk anggaran tahap dua tahun 2022, dirinya melakukan rehab ringan.

    Seperti pergantian papan tulis sejumlah 6 buah karena sudah tidak layak pakai. Dan juga ada beberapa meja dan kursi yang sudah mulai rusak.

    “Dan memang sudah saya angarkan sedikit untuk rehab sarana belajar anak anak didik di sekolah ini. Tentunya demi kenyamanan belajar mengajar saat di ruang kelas, ” Pungkasnya. (hjd/asf)

  • Panahan Akan Jadi Ekskul di Bandar Lampung

    Panahan Akan Jadi Ekskul di Bandar Lampung

    Cakralampung.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bandarlampung menggelar Kejuaraan Panahan Sirkuit 2, yang berlangsung di lapangan Panahan PKOR Way Halim Bandarlampung, Sabtu (16/7/2022).

    Diketahui, lomba kejuaraan panahan ini diikuti 150 peserta, yang tidak hanya dari Bandar Lampung saja, melainkan dari kabupaten, bahkan dari luar provinsi Lampung.

    Ketua umum Perpani Lampung, Fachrurrozi mengatakan, melalui event kejuaraan daerah (Kejurda) diharapkan mampu menjaring atlet berbakat.

    “Tentu harapannya panahan Lampung dapat berjaya seperti dahulu yang berlaga di ajang sea game 2000. Dan olahraga panahan ini melatih mental dan konsentrasi,” kata Fachrurrozi, saat dimintai keterangan.

    Menanggapi hal itu, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandar Lampung, Ariawan menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) sangat mendukung kegiatan olahraga dan tentu diapresiasi oleh Walikota Bandarlampung.

    Selanjutnya, olahraga panahan direncanakan akan masuk dalam ekstrakurikuler di Kota Bandar Lampung. Sehingga setiap siswa di sekolah nantinya akan diajarkan mengenai teknis dari olahraga panahan.

    “Rencana panahan jadi ekskul di sekolah akan ditindak-lanjuti secara teknis kepada Dinas dan sekolah, karena panahan ini terlihat ringan, namun sarananya harus cukup dipersiapkan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Bandar Lampung, Rizaldi Adrian menambahkan, dalam hal ini nantinya akan diwujudkan dalam Program Panahan Masuk Sekolah.

    “Karena saat ini animo anak-anak terutama pelajar sangat tinggi untuk olahraga panahan, sehingga nanti akan kami canangkan program panahan masuk sekolah,” kata Rizaldi.

    Dirinya melihat antusias peserta dalam sirkuit 2 kejuaraan panahan yang dilaksanakan oleh Perpani di stadion PKOR Way Halim kebanyakan dari kalangan pelajar dan sekolah dasar.

    Ia menjelaskan, lomba kejuaraan panahan ini diikuti 150 peserta, yang tidak hanya dari Bandar Lampung saja, namun juga dari kabupaten lain, bahkan dari luar provinsi Lampung.

    “Peserta sangat antusias, bahkan ada dari kabupaten Lahat, Sumatera Selatan,” Tutupnya. (asr/asf)

  • LSM PAKP Lampung Minta Kejati Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BOS SMAN-01 Terbanggi Besar

    LSM PAKP Lampung Minta Kejati Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BOS SMAN-01 Terbanggi Besar

    Cakralampung.com – Ketua Umum Pusat Analisi Kebijakan Pemerintah (LSM PAKP) Provinsi Lampung, Fikri meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, untuk segera menetapkan para tersangka dugaan korupsi dana BOS SMAN 1 Terbangi Besar, Lampung Tengah tahun 2020 dan 2021.

    Kata dia, di tengah kehidupan bangsa Indonesia yang carut-marut ini, membutuhkan orang-orang bersih dan jujur yang mampu memberantas penyakit kronis bangsa tersebut.

    “Kita butuh orang yang berjuang secara konsisten dan lebih dari itu orang-orang yang memiliki komitmen tinggi dan konsisten untuk melakukan aksi konkrit untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara,” katanya melalui siaran pers, Selasa, 12 Juli 2022.

    Menurutnya, dana BOS SMA 1 Terbanggi Besar Tahun 2020-2021 baik dari kegiatan fisik dan non fisik sudah dilaporkan ke Kejati Lampung.

    Fikri dengan tegas meminta kepada Kejati Lampung agar dapat segera memeriksa dan memangil pihak terkait misalnya kuasa penguna anggaran, H selaku Kepala SMAN I Terbangi Besar Kabupaten Lampung Tengah.

    Masih kata fikri, pihaknya juga menambahkan PAKP akan terus memantau terus progres-proses pelaporan ini hingga tuntas.

    “Tanpa adanya tebang pilih main mata atau memperjual belikan perkara, dan apabila menemukan indikasi kerugian negara segera menetapkan tersangka pelaku dugaan korupsi dana BOS SMA I Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah,” tegas Fikri.

    PAKP juga mengingatkan kepala Sekolah agar bisa dan harus amanah melaksanakan tugas mengelola dana BOS, karna akan berakibat fatal jika menyelewengkan dana desa, karena masyarakat umum terlebih sosial kontrol mengawasi penggunaan anggaran. (and/asf)

  • PPDB di SMAN 1 Metro Tuai Polemik

    PPDB di SMAN 1 Metro Tuai Polemik

    METRO – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2022/2023 sistem online di Kota Metro, kembali menuai persepsi negatif, khususnya para orangtua peserta didik.

    Adanya indikasi kecurangan dalam proses pemberkasan yang menjadi persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

    Salah satunya seperti pada jalur prestasi dan kepindahan tugas orang tua peserta didik, yang sangat rentan kecurangan.

    Pasalnya, sertifikat/piagam prestasi serta surat perpindahan tugas orang tua, tidak tampil dalam situs atau website PPDB.

    Hal tersebut membuat publik maupun wali murid, tidak dapat memantau keaslian atau kebenaran sertifikat/piagam prestasi tersebut.

    Salah satunya yang terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Metro.

    Saat Wartawan menyambangi SMAN 1 Kota Metro pukul 14.00 WIB, serta mengkonfirmasi kepada panitia pelaksana PPDB SMAN 1 Kota Metro, Jumat (8/7/2022).

    Namun, saat dikonfirmasi, Ketua Panitia PPBD SMAN 1 Metro, Toto Laksono enggan menunjukkan berkas seperti piagam prestasi siswa dan surat tugas perpindahan orang tua yang diterima.

    Sementara, menurut Wakil Ketua Panitia PPBD Online SMAN 1 Metro, Amran, hal tersebut lantaran dianggap sebagai dokumen rahasia negara.

    “Kami mohon maaf tidak bisa memberikan dokumen data peserta yang diterima, baik melalui jalur zonasi, afirmasi, permindahan tugas orang tua, dan prestasi akademik maupun non akademik,” ujar Amran.

    Lanjutnya, terkait data tersebut, pihak panitia tidak bisa memberikan dokumen tersebut, karena itu terkait dokumen pribadi orang lain.

    “Kami berikan kalau yang minta dari Dinas Pendidikan, Ombusman, Inspektorat, Aparat Penegak Hukum apabila ada laporan PPBD online SMAN 1 Metro,” paparnya.

    “Untuk kouta di SMAN 1 Metro sebanyak 306 orang, yang terdiri dari 4 jalur, yakni jalur Zonasi 50 persen, Afirmasi 15 persen, Prestasi 30 persen, dan Perpindah Tugas Orang Tua 5 persen,” sambungnya.

    Kendati demikian, para orang tua yang merasa asli warga metro, menginginkan sekolah di SMAN 1 Metro, agar pihak sekolah transparan dalam PPDB.

    AL salah satu orang tua, menuturkan, sistem Online dianggap tidak menjamin transparansi pada sekolah tersebut.

    “Sekolah anggap berkas data siswa itu rahasia negara itu sangat aneh. Apa iya piagar prestasi dan surat tugas perpindahan itu rahasia negara?” tuturnya

    AL beranggapan, piagam prestasi siswa dan surat perpindahan tugas orang tua, bukanlah rahasia negara.

    “Kalau KK dan KTP okelah itu privasi, tapi piagam prestasi siswa dan surat perpindahan tugas orang tua, saya rasa itu bukan rahasia negara, tapi justru harus di ekpose karena prestasi,” ungkapnya.

    Senada, DS yang anaknya tidak diterima di SMA Negeri 1 Metro dari jalur Zonasi berharap, agar PPDB di SMA negeri 1 Metro dapat diusut, hingga tidak merugikan calon siswa lain yang benar-benar layak diterima pada sekolah tersebut.

    “Ya tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan. Misalnya bisa saja anak yang mendaftar pakai jalur prestasi dirinya memakai piagam tidak asli, alias piagam dapat nembak, itu bisa saja terjadi. Hal serupa juga lemahnya sistem zonasi”, katanya.

    Ia juga berharap, polemik PPDB tingkat Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Kota Metro menjadi sorotan yang serius.

    “Agar pihak sekolah lebih fair dan tidak ada kong kalikong memanfaatkan celah-celah kelemahan sistem PPDB tersebut. Karena, bisa merugikan calon murid yang benar-benar warga metro tidak bisa sekolah di sana,” tutupnya. (Rendi)

  • Soal Dugaan Korupsi Kepsek, Ketua Komisi IV : Pasti Kita Panggil Secepatnya

    Soal Dugaan Korupsi Kepsek, Ketua Komisi IV : Pasti Kita Panggil Secepatnya

    CakraLampung.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) M. Saleh Mukadam, menegaskan akan memanggil kepala sekolah (kepsek) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dalam waktu dekat ini.

    “Ya pasti kita panggil mereka (kepsek dan disdikbud, red) secepatnya, ” Tegas Mukadam -sapaan Ketua Komisi ini saat dikonfirmasi Cakra Lampung di ruangannya, Senin (5 Juli 2022).

    Pemanggilan ini, kata dia, untuk menindaklanjuti terkait masalah adanya dugaan korupsi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lamteng.

    “Komisi IV akan hearing dengan mereka. Karena ini sudah ranah kita. Apalagi menyangkut dana BOS yang peruntukannya untuk kemajuan dunia pendidikan,” Tegasnya lagi.

    Sebelumnya juga Ikade Asian Nafiri juga telah menegaskan bahwa komisi pasti akan menindaklanjuti masalah ini.

    “Tindakan ini sangat memalukan dan merusak dunia pendidikan. Karena itu kita akan mengecek kebenarannya. Kita akan panggil disdikbud dan kepseknya,” Kata Ikade Asian Nafiri, Anggota Komisi IV DPRD Lamteng saat dikonfirmasi Cakra Lampung.

    Menurutnya, Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan ini sangat berterimakasih kepada media, yang telah ikut membantu mengawasi anggaran negara, khususnya di dunia pendidikan.

    Karena itu juga, dirinya menegaskan bahwa pihak Komisi IV juga akan turun ke sekolah ini, guna mengecek kasus dugaan korupsi dana BOS tersebut.

    Diberitakan sebelumnya bahwa Kepala sekolah (Kepsek) SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng), diduga melakukan mark-up (penggelembungan) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun anggaran 2021 tahap I.

    Berdasarkan hasil tim investigasi media Cakra Lampung, dugaan mark-up dana BOS ini terjadi pada pembangun sekolah. Dimana dana yang dikucurkan untuk pembangunan/perbaikan sekolah tersebut pada tahap 1 tahun 2021 ini mencapai Rpx4.xxx.500.

    Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Cakra Lampung, dana tersebut dibelanjakan untuk keperluan berbagai bahan bangunan dan fasilitas gedung sekolah. Dan berdasarkan data, ada dua kwitansi yang digunakan. Dengan jumlah yang berbeda. Yakni kwitansi pertama nilai belanja Rpx.3xx.000,- dan kwitansi kedua berjumlah Rpx.x60.000,- Sehingga total dana adalah Rpx.3xx.000.

    Sementara yang diduga di-SIPLAH (sistem informasi belanja sekolah) oleh Kepsek ini diduga membengkak atau diduga di-mark-up menjadi Rp1x.2xx.500. Atau ada dugaan mark-up dana ini mencapai lebih dari Rpx0 juta rupiah.

    Toko tempat pembelian barang sendiri adalah Toko Yurikho yang berada di desa atau kecamatan lokasi sekolah ini berada.

    Namun anehnya, justru SIPLAH yang digunakan di luar dari kecamatan yang berada di sekolah tersebut yakni Kecamatan Rumbia, Toko Ladang. Padahal kecamatan dimana sekolah ini berada adalah Kecamatan Buminabung.

    Artinya, toko tempat pembelian barang ini berbeda dengan toko SIPLAH tersebut.

    Sedangkan untuk barang-barang bangunan itu sendiri diambil oleh Edi, salah seorang penjaga sekolah dari Toko Yurikho. Namun saat dikonfirmasi Edi membantahnya.

    “Tidak saya tidak pernah mengambil barang (barang bangunan dan fasilitas sekolah, red) di toko itu (Toko Yurikho, red),” bantah Edi kepada Cakra Lampung (23/04).

    Berbeda pengakuan dari pemilik Toko Yurikho Tri. Dimana dia mengakui dan membenarkan jika SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung ini membeli di toko.

    Sedangkan untuk barang-barang bangunan itu sendiri diambil oleh Edi, salah seorang penjaga sekolah dari Toko Yurikho. Namun saat dikonfirmasi Edi membantahnya.

    “Tidak saya tidak pernah mengambil barang (barang bangunan dan fasilitas sekolah, red) di toko itu (Toko Yurikho, red),” bantah Edi kepada Cakra Lampung (23/04).

    Berbeda pengakuan dari pemilik Toko Yurikho Tri. Dimana dia mengakui dan membenarkan jika SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung ini membeli di toko.

    “iya mas, yang mengambil barangnya Pak Edi (penjaga sekolah yang dimaksud, red),” tegas Tri kepada Cakra Lampung (23/04).

    Terpisah, Darma, pengelola SIPLAH dari Toko Ladang membenarkan jika Kepsek Sumiati menggunakan SIPLAH tersebut.

    ya mas pake SIPLAH sini (Toko Ladang, red) sejak 2021. Dan hanya sekolah dia (SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, red) saja. Ya cuma satu itu saja,” kata Darma kepada Cakra Lampung.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepsek SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung Sumiati, S.Pd., membenarkan jika dirinya men-SIPLAH-kan barang bangunan dan fasilitas sekolah itu di Toko Ladang, Kecamatan Rumbia.

    “Ya benar kalau saya (SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, red) menyiplahkan di Toko Ladang (di Kecamatan Rumbia, red),” kata Sumiati, saat dikonfirmasi Cakra Lampung (23/04).

    Diketahui juga, berdasarkan data yang diperoleh Cakra Lampung, diduga Kepsek ini sudah meng-upload data penggunaan anggaran untuk Tahap I ini ke website bos.kemendikbud.go.id
    Diantaranya barang yang diduga di-upload tersebut adalah : untuk pegawai Rpx2.xx0.000,- Bangunan Rpx4.xx5.500,- ATK Rpx.6xx.000, Naskah soal Rpx.xx1.000,- Koran Rpx.6xx.000,- dan Leptop Rpx.3xx.xx0.

    Sehingga total anggaran Tahap I yang diduga digunakan menggunakan dana BOS mencapai Rpx7.xxx.xxx.

    Terkait adanya dugaan mark-up, Sumiati tidak bisa menerangkan secara detail karena datanya ada di SPJ.

    “kalau datanya yang lain itu ada di SPj,” pungkas Sumiati. (tim)

  • Apresiasi Tinggi untuk SMAN 2 Menggala Raih 7 Mendali di Pringsewu Cup

    Apresiasi Tinggi untuk SMAN 2 Menggala Raih 7 Mendali di Pringsewu Cup

    Cakralampung.com – Ketua Komite SMAN 2 Menggala mengapresiasi siswa-siswi yang mendapatkan 7 medali dalam kejuaraan Pencak Silat Pringsewu Cup 1 tahun 2022. Dari 7 medali diantara 1 emas, 3 perak dan 4 perunggu, Senin (27/6).

    Medali emas diraih oleh Apriyadi, perunggu diraih I Made Adi Ardana, Miranda, Miftahul Huda, sedangkan medali perunggu diraih oleh Tri Fatona, Khana Salsabila, Nyoman Swarme, dan Made Febrianto.

    Ketua Komite SMAN 2 Menggala Harry Oktavia mengucapkan, selamat kepada putra-putri terbaik Smandagala yang telah meraih medali dalam kejuaraan Pencak Silat Pringsewu Cup 1 tahun 2022.

    “Saya sebagai ketua komite SMAN 2 Menggala mengapresiasi prestasi yang diraih oleh anak-anak, semoga kedepan dapat menjadi lebih baik lagi serta pencapaian ini menjadi contoh yang baik untuk rekan-rekannya,” ucapnya

    Dirinya juga menambahkan, sebagai komite akan mendukung total secara penuh kepada seluruh guru, baik itu guru kelas, guru penjas dan guru-guru lainya yang turut memberikan andil dalam proses belajar mengajar siswa-siswi di SMAN 2 Menggala.

    “Ini salah satu prestasi putra-putri daerah yang harus diberikan perhatian khusus oleh pemerintah daerah, masih banyak putra-putri diluar sana yang dapat memberikan prestasi tetapi tidak mendapatkan perhatian oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu saya berharap kepada dinas terkait khususnya Dispora Kabupaten Tulangbawang untuk lebih peduli dalam mengorbitkan, membina putra putri Tulangbawang agar dapat mengharumkan nama Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyepur,” harap Harry Oktavia saat ditemui

    Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 2 Menggala Hj. Seprida mengatakan, prestasi tersebut berkat kerja keras yang dilakukan siswa-siswinya, dukungan akan terus diberikan pihak sekolah kepada siswa-siswi yang mengikuti kompetisi.

    “Selamat untuk anak-anak ku yang berhasil meraih juara dalam kejuaraan Pencak Silat Pringsewu Cup 1 tahun 2022, untuk siswa-siswi yang lain juga saya berharap untuk terus berprestasi, harumkan nama sekolah kita dan Kabupaten Tulangbawang, kami bangga memiliki putra putri yang berprestasi,” tutupnya. (rds/asf)

  • Soal Kantin Sekolah, Kadisdik Segera Beri Keputusan

    Soal Kantin Sekolah, Kadisdik Segera Beri Keputusan

    Cakralampung. Com – Terkait Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang menyatakan kantin sekolah boleh dibuka kembali, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Ristu Irham akan mengkaji terlebih dahulu atas SKB 4 Menteri sebelum mengambil keputusan, Senin (27/6)

    Seperti diketahui bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir dunia pendidikan tak luput terkena dampak dari pandemi virus covid-19, terkhusus sekolah dan para pedagang (kantin) yang lebih memilih tutup dimasa pandemi mengingat sekolah melakukan proses belajar mengajar secara daring sesuai dengan kebijakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dikeluarkan pemerintah pusat.

    Menanggapi SKB 4 Menteri tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Ristu Irham mengatakan, dirinya belum mengetahui mengenai SKB 4 Menteri tersebut tetapi apabila surat keputusan telah sampai ke Kabupaten tentu akan sesegera mungkin untuk mengkaji dan mengambil keputusan.

    “Saat ini saya belum menerima adanya surat keputusan tersebut, tetapi bila memang sudah ada keputusan resmi ke dinas pendidikan Kabupaten Tulangbawang mengenai SKB 4 Menteri kita akan sesegera mungkin mengambil langkah,” ucapnya.

    Lebih dalam, Ristu Irham tidak ingin gegabah mengambil keputusan mengingat kantin sekolah dapat mengakibatkan klaster baru virus covid-19, oleh karena itu pembukaan kembali kantin sekolah perlu dipersiapkan secara optimal.

    Perlu solusi untuk mengatur ulang posisi kantin. Saat beli makanan, anak-anak mustahil tidak bergerombol jika tidak diatur. Jadi, harus ada solusi agar tidak kembali muncul kasus murid terpapar Covid-19 saat berada di kantin sekolah

    “Saya menginginkan adanya solusi bagaimana posisi kantin agar pada saat anak-anak berbelanja tidak bergerombolan. Solusi-solusi itu akan dibahas sehingga tidak muncul kasus murid yang terpapar virus covid-19 saat berada dikantin sekolah,” tutup Ristu Irham. (rds/asf)

  • Kepsek Berharap Disdik Izinkan Kantin Sekolah Bisa Buka Kembali

    Kepsek Berharap Disdik Izinkan Kantin Sekolah Bisa Buka Kembali

    Cakralampung. Com- Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Menggala, berharap kantin sekolah dapat di izinkan kembali buka, setelah dua tahun tutup akibat pandemi virus covid-19 yang melanda, Senin (27/6).

    Seperti diketahui hingga saat ini hampir seluruh kantin yang ada disekolah belum diizinkan untuk dibuka kembali terkhusus di Kabupaten Tulangbawang.

    Kepala sekolah SMPN 2 Menggala Eli Yanti mengatakan, Masih menunggu kebijakan turun dari dinas pendidikan Kabupaten Tulangbawang mengenai akan dibukanya kembali kantin sekolah.

    “Saya berharap untuk tahun ajaran baru siswa-siswi sudah dapat berbelanja di kantin yang ada disekolah sehingga pemantauan siswa-siswi dapat lebih optimal tidak lagi membiarkan mereka jajan disembarang tempat,” ucapnya.

    Ia juga akan mengajukan permohonan kepada pihak Dinas Pendidikan, untuk memberikan surat edaran kebebasan kepada pihak pedagang untuk berjualan kembali di lingkup sekolah SMPN 2 Menggala.

    “Kita masih akan mengajukan permohonan agar kantin sekolah dapat kembali dibuka, tentunya kami pihak sekolah sebisa mungkin akan siap mengikut peraturan yang akan diterapkan oleh dinas pendidikan,” tambah Eli Yanti saat ditemui awak media. (rds/asf)

  • LPAI Tubaba Apresiasi Bimtek KHA Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak

    LPAI Tubaba Apresiasi Bimtek KHA Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak

    TUBABA(Cakralampung)–Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Tulang bawang Barat (Tubaba) mengapresiasi kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) dan Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) yang digelar oleh Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 1 Tubaba, Jum’at pagi (24/6) di Aula Spektrum MAN 1 Tubaba, Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang bawang Tengah (TBT).

    ” LPAI Tubaba sangat mengapresiasi kegiatan ini, diharapkan melalui kegiatan KHA ini dapat memberikan pemahaman yang searah dengan regulasi aturan terkait hak anak dan standarisasi satuan pendidikan ramah anak di Tubaba,” kata ketua LPAI Tubaba, Saharuddin Nur, SE didampingi Sekretaris H. Aristusyah, S.Ag kepada sejumlah wartawan seusai kegiatan opening ceremony acara dimaksud.

    Sementara itu,dalam sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tubaba H.M.Isa, S.Ag., M.Pd.I  mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta bimtek yang hadir demi mewujudkan Kabupaten Tubaba Layak Anak.

    ” Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan, saling bahu-membahu berjuang untuk mewujudkan tujuan madrasah yang bermartabat dan bermoral, serta layak anak untuk Kabupaten Tubaba Layak Anak,” ungkapnya seraya membuka secara resmi kegiatan Bimtek KHA itu.

    Dalam sambutannya, Imam Kahfi Kepala MAN 1 Tubaba melaporkan kegiatan itu diikuti oleh 30 peserta yakni kepala Madrasah Aliyah (MA) se-Tubaba dan seluruh guru MAN 1 Tubaba yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 24-26 Juni 2022 dengan menghadirkan fasilitator nasional.

    ” Melalui kegiatan ini, kami berharap semua peserta bisa memahami teori-teori atau dasar-dasar pelayan tanpa kekerasan terhadap anak serta mampu mengimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga sekolah ramah anak di MAN 1 Tubaba bisa diwujudkan,” harapnya.

    Pantauan kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala kantor Kemenag Tubaba. H.M.Isa, S.Ag., M.Pd.I, fasilitator nasional, Kepala seksi Pendis Kemenag Tubaba, dr. Wita Hestriani, M.Kes mewakili Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ketua LPAI Tubaba Saharuddin Nur, SE dan Sekretaris H. Aristusyah, S.Ag, Camat Tulangbawang Tengah Achmad Nazaruddin, S.IP.,M.IP diwakili Stap, Kepala MAN 1 Tubaba Imam Kahfi, Pokjawas, dan K3M-MA Kabupaten Tulangbawang Barat serta peserta Bimtek dan tamu undangan lainya, berlangsung dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(Snr/Asf)

  • Gali Potensi Bidang Olahraga, SDN 06 Mataram Ilir Maksimalkan Program Penjas

    Gali Potensi Bidang Olahraga, SDN 06 Mataram Ilir Maksimalkan Program Penjas

    Cakralampung.com – SDN 06 Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lamteng, maksimalkan program pendidikan jasmani (penjas).

    “Cari bibit unggul di bidang olah raga dari anak didik. Selain untuk menjaga kesehatan, ” Kata Kepsek Sudarman, S.Pd., Kamis (16/06).

    Menurutnya, di sekolah ini melakukan penjas setiap hari Jumat. “Dan yang paling kami utamakan adalah jalan sehat dan volyball, ” Tambahnya.

    Kepsek Sudarman, S.Pd

    Kepsek Sudarman juga menambahkan, agar anak-anak didik tidak berkeliaran di luar sekolah. Lebih baik memanfaatkan waktu untuk membaca buku.
    Di tempat yang sama, guru olahraga Kisa Nurtiana, S.Pd., membenarkan jadwal untuk olah raga memang pada hari Jumat.

    “Berhubung pada pagi ini kegiatan dewan guru mempersiapkan untuk pembagian rapor dan ijasah pada hari Jumat, jadi untuk mengisi penjas saya lakukan hari ini untuk anak anak di sekolah, ” Terang dia. (hjd/asf)