Kategori: PENDIDIKAN

  • SDN Surabaya Baru Gelar Temu Pamit dan Pelepasan Pelajar

    SDN Surabaya Baru Gelar Temu Pamit dan Pelepasan Pelajar

    Cakralampung.com – SDN Surabaya Baru, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah (Lamteng) menggelar acara temu pamit dan pelepasan pelajar kelas 6.

    Acara ini sendiri dihadiri oleh wali murid, dewan guru, pengawas pendidikan serta K3S di Kecamatan Bandar Surabaya.

    Kepala sekolah (Kepsek) SDN Surabaya Baru Agus Romdani, S.Pd, SD., kegiatan di sekolah ini, yaitu seleksi keindahan di kelas serta seleksi guru kreatif dan inovatif.

    Untuk siswa yang mendapatkan juara 1 keindahan di kelas adalah kelas 2&3. Kemudian, untuk juara 2 kelas 6 dan untuk juara 3 kelas 1.

    Sedangkan untuk guru berprestasi diraih oleh; pertama, bagi guru kreatif dan inovatif, Yuriah Fitri Astuti, S.Pd, lalu, kedua, guru berdedikasi diberikan kepada Ujang Suhadi, S.Pd.

    “Untuk guru berprestasi diraih Nurhasanah, S.Pd., guru istimewa diberikan untuk Suwito, S.Pd., dan dari beberapa dewan guru tersebut adalah hasil seleksi SDN Surabaya Baru,” katanya.

    Di tempat yang sama, Sugimin, S.Pd., selaku pengawas memberikan semangat kepada anak anak agar mempertahankan prestasi yang ada.

    Senada juga K3S Suharno, S.Pd., Dia berpesan kepada anak didik yang telah lulus agar jangan melupakan kedua orang tua. “karena kesuksesan kita dari kedua orang tersebut, ” Ujarnya.

    Suharno juga mengucapkan selat kepada anak anak didik yang mendapatkan nilai nilai terbaik.

    “Dan juga kepada dewan guru yang telah mendapatkan prestasi, kreatif dn inovatif, sekali lagi selamat bagi anak anak ku yang telah mendapatkan medali kelulusan doa kami menyertai, ” Pungkas dia. (hjd/asf).

  • Kepsek SDN 01 Reno Basuki Ajak Siswa Kembangkan Green School

    Kepsek SDN 01 Reno Basuki Ajak Siswa Kembangkan Green School

    Cakralampung.com – SDN 01 Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) bersama dengan dewan guru dan siswa kembangkan green school di sekolah tersebut.

    “Dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau dan bersih,” Kata Kepsek Suteja, S.Pd kepada Cakra Lampung, Jumat (10/6/2022).

    Suteja menjelaskan untuk meningkatkan kedisiplinan kerajinan kebersihan dan keindahan, dirinya memang sudah mempersiapkan kegiatan ini di sekolah.

    “dan juga bagi seluruh dewan guru agar anak anak didik bisa mengikuti, maka dari itu seorang pendidik harus memberikan contoh yang baik kepda anak didik, ” tambah dia.

    “Kita juga ada penilaian dari kabupaten soal green school ini, ” Pungkasnya. (hjd/asf)

     

  • SMPN 02 Terapkan 4K di Sekolah, Ini Tujuannya….

    SMPN 02 Terapkan 4K di Sekolah, Ini Tujuannya….

    Cakralampung.com – SMPN 02 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng), menerapkan peraturan 4K di sekolah. Yakni Kedisiplinan, Kebersihan, Kesehatan Dan Keindahan (4K).

    “Peraturan ini (4K, red) bukan semata mata dikarenakan ada lomba green school dan UKS tingkat kabupaten ini. Tapi memang sudah 6 bulan saya terapkan selama saya menjabat sebagai kepala sekolah, ” Kata Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 02 dra. Herlina Idris, Jumat (10 Juni 2022).

    Menurutnya green school adalah sekolah hijau. Namun dalam makna luas, diartikan sebagai sekolah yang memiliki komitmen dan secara sistematis, mengembangkan program-program untuk mengintemali-sasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam seluruh aktivitas sekolah.

    Herlina menambahkan bahwa sekolahnya juga telah mempersiapkan perlombaan green school dan UKS bagi SMPN 2 Buminabung ini tingkat kabupaten.

    “Dan alhamdulilah pada hari ini ada tim penilaian green school dan uks dari Kabupaten Lampung Tengah. Dan kami memang sudah mempersiapkan kegiatan ini untuk menyambut tim tim penilai dari kabupaten. Harapan saya semoga sekolah kami mendapatkan nilai yang terbaik. Tetapi yang pasti sekolah kami telah melakukan yang terbaik apa yang harus saya lakukan demi pendidikan, ” jelasnya.

    Hasil penelusuran Cakra Lampung (Jumat, 10 Juni 2022) pada pukul 9:00, terlihat suasana sekolah yang sangat rapi dan bersih. Terlebih, pada taman yang hijau dan indah dengan bunga-bunga yang beraneka ragam.

    “Saya juga berharap dengan peraturan 4K ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah kami. ” Pungkasnya.

    Acara penilaian green school ini dihadiri oleh camat Buminabung. (hjd/asf)

  • Ardito Minta Guru Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

    Ardito Minta Guru Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

    Cakralampung.com – Wakil Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya berharap kepada guru-guru di Lamteng, untuk meningkatkan kemampuan Public Speaking terhadap siswa / siswinya.

    “Karena sehebat apapun kalau dia tidak bisa menyampaikan ke muka umum, tidak akan bermanfaat, ” Kata Ardito -sapaan Ardito Wijaya saat memberikan pelatihan jurnalis praktis bagi guru bahasa Indonesia tingkat SMA / MAN / SMK Se – Lamteng (Senin, 30 Mei 2022)di Aula SMAN I Terbanggi Besar, kabupaten setempat.

    Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati lampung tengah Ardito Wijaya menyampaikan, esensi jurnalis dan hal hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan berita adalah tentang apa yang di butuhkan oleh pembaca di media masa.

    Dan bagaimana cara menarik perhatian para pembaca untuk tetap konsentrasi dan menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi.

    “Maka perlunya peninkatan Public Speaking, ” Tegasnya.

    Dengan adanya pelatihan jurnalis ini, kita akan bisa menuliskan apa yang ada di pikiran kita dengan harapan bisa di baca oleh masyarakat banyak.

    Terutama dalam pengamban judul, metode penulisan yang harus menggunakan kata kata yang nyaman untuk di baca dengan orang lain. (ans/asf)

  • SDN 01 Rantau Jaya Baru, Putra Rumbia Persiapkan Ujian Praktek

    SDN 01 Rantau Jaya Baru, Putra Rumbia Persiapkan Ujian Praktek

    Cakralampung.com – Saat ini, SDN 01 Rantau Jaya Baru, Kecamatan Putra Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng),mempersiapkan pelatihan untuk Ujian Pratek Kelas Vl.

    Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah (Kepsek) Hujaenah, S.Pd SD, kepada Cakra Lampung di ruang kerjanya, Senin (23 Mei 2022).

    Hujaenah mengatakan bahwa, untuk murid-murid kelas Vl SDN 01, di didik sebaik mungkin sesuai kemampuan guru yang ada di SDN 01 Rantau Jaya Baru, terkhususnya dalam menghadaoi ujian praktek.

    Kepsek Hujaenah, S.Pd SD

    Hal ini dilakukan agar setelah lulus menjadi murid yang cerdas dan menjadi contoh yang baik bagi murid-murid yang lain. Baik di luar sekolah maupun di dalam sekolah.

    “Kita berharap hasil ujiannya dapatkan nilai yang baik, ” Katanya.

    Senada dikatakan Saptabudi Pramana, S. pd., yang sedang melatih pasing volleyball kepada murid-murid kelas Vl SDN 01 Rantau Jaya. Dikatakannya pelatihan ini guna meningkatkan kemampuan dasar dalam mengolah bola didalam permainan volleyball.

    “sering di lakukan perlatihan di saat jam olahraga, ” Ujarnya.

    “Semoga rutinnya praktek ini untuk kelas Vl bisa menghasilkan maksimal ujian yang sangat baik, dan menjadikan motivasi bagi adik adik kelas mereka, ” Tutup dia. (hjd/asf)

  • Pemkab Tubaba Jalin MoU Bidang Pendidikan Bersama Yayasan LDB Indonesia

    Pemkab Tubaba Jalin MoU Bidang Pendidikan Bersama Yayasan LDB Indonesia

    Cakralampung.com – Program pendidikan yang telah berjalan selama kurun waktu masa jabatan Bupati Ir. H.Umar Ahmad, SP di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) antara lain program Tubaba Cerdas, Guru Penggerak, Tubaba Camp, dan Sekolah Seni Tubaba mendapat apresiasi dan kunjungan dari Yayasan Lingkar Daerah Belajar (LDB) Indonesia.

    Kunjungan yang dipimpin langsung oleh pemilik Yayasan LDB Najelaa Shihab tersebut berlangsung, Selasa (10/5) dan disambut langsung Bupati Ir. H.Umar Ahmad, SP di Berugo Cottage, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) yang sebelumnya dijamu makan siang bersama dengan kuliner khas seruwit Lampung di Rumah makan Q_Yai, penuh keakraban dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.

    Yayasan LDB yang diawaki oleh kakak kandung Najwa Shihab tersebut, diketahui merupakan yayasan promotor penggerak pengembangan karakter dan inovasi tenaga guru pendidik dan siswa yang ada di Indonesia.

    Dalam sambutannya seusai menyaksikan penanda tanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Tubaba dengan Yayasan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Najelaa Shihab mengatakan dunia pendidikan itu, kalau berbicara dampaknya akan didapat dengan kurun waktu yang sangat panjang, bisa 20 tahun, 30 tahun bahkan reformasi pendidikan diberbagai negara bisa 100 sampai 200 tahun. Ekosistem pendidikan saat ini masih berkompetisi bukan berkolaborasi.

    ” Penggerak dan inovator pendidikan itu adalah peran seumur hidup dan merupakan pilihan hidup,” kata Najelaa Shihab yang juga penginisasi jaringan ‘Semua Murid Semua Guru’ penuh semangat.

    Sementara itu, Bupati Umar Ahmad dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Najelaa Shihab ke Tubaba Bumi Ragemsai mangei wawai dan mwngungkan rasa bahagianya sekaligus bangga menemani Tubaba pulang ke masa depan.

    ” Hari ini kami sangat senang dan bersuka ria, karena mbak Najelaa Shihab adalah layak Tubaba dan menemani Tubaba pulang ke masa depan,” ungkapnya.

    Berdasarkan pantauan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekkab Novriwan Jaya, Asisten I Dra Bayana, Kepala Bappeda Yudiyansyah, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Budiman Jaya, S.STP., M.IP dan sejumlah guru Tubaba Cerdas, guru penggerak dan undangan lainnya yang diakhiri dengan diskusi interaktif bersama.(akb/snr)

  • Kepsek Diduga Korupsi BOS

    Cakralampung.com – Kepala sekolah (Kepsek) SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Lampung Tengah (Lamteng), diduga melakukan mark-up (penggelembungan) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun anggaran 2021 tahap I.

    Berdasarkan hasil tim investigasi media Cakra Lampung, dugaan mark-up dana BOS ini terjadi pada pembangun sekolah. Dimana dana yang dikucurkan untuk pembangunan/perbaikan sekolah tersebut pada tahap 1 tahun 2021 ini mencapai Rpx4.xxx.500.

    Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Cakra Lampung, dana tersebut dibelanjakan untuk keperluan berbagai bahan bangunan dan fasilitas gedung sekolah. Dan berdasarkan data, ada dua kwitansi yang digunakan. Dengan jumlah yang berbeda. Yakni kwitansi pertama nilai belanja Rpx.3xx.000,- dan kwitansi kedua berjumlah Rpx.x60.000,- Sehingga total dana adalah Rpx.3xx.000.

    Sementara yang diduga di-SIPLAH (sistem informasi belanja sekolah) oleh Kepsek ini diduga membengkak atau diduga di-mark-up menjadi Rp1x.2xx.500. Atau ada dugaan mark-up dana ini mencapai lebih dari Rpx0 juta rupiah.

    Toko tempat pembelian barang sendiri adalah Toko Yurikho yang berada di desa atau kecamatan lokasi sekolah ini berada.

    Namun anehnya, justru SIPLAH yang digunakan di luar dari kecamatan yang berada di sekolah tersebut yakni Kecamatan Rumbia, Toko Ladang. Padahal kecamatan dimana sekolah ini berada adalah Kecamatan Buminabung.

    Artinya, toko tempat pembelian barang ini berbeda dengan toko SIPLAH tersebut.

    Sedangkan untuk barang-barang bangunan itu sendiri diambil oleh Edi, salah seorang penjaga sekolah dari Toko Yurikho. Namun saat dikonfirmasi Edi membantahnya.

    “Tidak saya tidak pernah mengambil barang (barang bangunan dan fasilitas sekolah, red) di toko itu (Toko Yurikho, red),” bantah Edi kepada Cakra Lampung (23/04).

    Berbeda pengakuan dari pemilik Toko Yurikho Tri. Dimana dia mengakui dan membenarkan jika SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung ini membeli di toko. “iya mas, yang mengambil barangnya Pak Edi (penjaga sekolah yang dimaksud, red),” tegas Tri kepada Cakra Lampung (23/04).

    Terpisah, Darma, pengelola SIPLAH dari Toko Ladang membenarkan jika Kepsek Sumiati menggunakan SIPLAH tersebut.

    “ya mas pake SIPLAH sini (Toko Ladang, red) sejak 2021. Dan hanya sekolah dia (SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, red) saja. Ya cuma satu itu saja,” kata Darma kepada Cakra Lampung.

    Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepsek SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung Sumiati, S.Pd., membenarkan jika dirinya men-SIPLAH-kan barang bangunan dan fasilitas sekolah itu di Toko Ladang, Kecamatan Rumbia.

    “Ya benar kalau saya (SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, red) menyiplahkan di Toko Ladang (di Kecamatan Rumbia, red),” kata Sumiati, saat dikonfirmasi Cakra Lampung (23/04).

    Diketahui juga, berdasarkan data yang diperoleh Cakra Lampung, diduga Kepsek ini sudah meng-upload data penggunaan anggaran untuk Tahap I ini ke website bos.kemendikbud.go.id

    Diantaranya barang yang diduga di-upload tersebut adalah : untuk pegawai Rpx2.xx0.000,- Bangunan Rpx4.xx5.500,- ATK Rpx.6xx.000, Naskah soal Rpx.xx1.000,- Koran Rpx.6xx.000,- dan Leptop Rpx.3xx.xx0.

    Sehingga total anggaran Tahap I yang diduga digunakan menggunakan dana BOS mencapai Rpx7.xxx.xxx.

    Terkait adanya dugaan mark-up, Sumiati tidak bisa menerangkan secara detail karena datanya ada di SPJ.

    “kalau datanya yang lain itu ada di SPj,” pungkas Sumiati. (tim)

     

    Diduga Langgar Peraturan SIPLAH

    KEPSEK (Kepala Sekolah) SDN 05 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Sumiati, S.Pd., diduga melanggar peraturan SIPLAH.

    “Kita sudah sosialisasikan kepada semua kepala sekolah, agar menggunakan Toko SIPLAH yang ada di wilayah kecamatan ini, sebagai upaya pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di kecamatan ini sesuai peraturan kemendikbud,” kata K3S Kecamatan Buminabung Purwanto, S.Pd., kepada Cakra Lampung.

    Menurutnya, untuk SIPLAH diupayakan menggunakan atau memberdayakan pelaku UMKM yang ada di wilayah dimana sekolah itu berada.

    Hal ini, kata Purwanto, sesuai dari instruksi atau peraturan dari Kemendikbud.

    Artinya, secara tidak langsung Kepsek SDN 05 Buminabung Ilir ini diduga tidak mengindahkan peraturan yang sudah dikeluarkan oleh kemendikbud.

    Sebab, Kepsek Sumiati tidak memberdayakan SIPLAH yang ada di wilayah dimana sekolahnya berada. Dia justru menggunakan SIPLAH di luar kecamatan ini.

    “Ya ini dari kemendikbud anjuran untuk menggunakan SIPLAH sesuai di daerahnya, bukan saya. itu aturannya dari pusat,” tegas Purwanto.

    Diketahui, berdasarkan SE Mendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Satuan Pendidikan Melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang menganjurkan untuk semua instansi pendidikan agar :
    1. memerintahkan seluruh satuan pendidikan di wilayah kerja sesuai kewenangan agar:
    a. melakukan proses pengadaan barang/jasa melalui aplikasi SIPLah sesuai dengan ketentuan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2O2O; dan
    b. melakukan pemutakhiran data melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    2. menginformasikan kepada satuan pendidikan yang mengalami kendala untuk masuk dalam aplikasi SIPLah melalui Single Sign-On (SSO) Dapodik untuk dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan di wilayah setempat.

    3. mengarahkan dan memfasilitasi para pelaku usaha baik koperasi maupun UMKM di wilayahnya, untuk dapat berpartisipasi sebagai penyedia barang/jasa satuan pendidikan melalui aplikasi SIPLah.

    4. menyampaikan kepada Kemendikbud jenis-jenis dana bantuan pendidikan dari pemerintah daerah yang dikelola oleh satuan pendidikan agar dapat muncul dalam aplikasi SIPLah sebagai sumber dana pengadaan.

    5. tetap melakukan pengawasan pengadaan barang/jasa di satuan pendidikan melalui aplikasi SIPLah sesuai dengan ketentuan perundangundangan.

    Nah, dasar itulah, maka diduga Kepsek tersebut diduga telah melanggar peraturan yang ada, yakni SE Mendikbud. (tim)

  • Mardiana : Akreditasi Penjamin Mutu Pelayanan Prima

    Mardiana : Akreditasi Penjamin Mutu Pelayanan Prima

    cakralampung.com – Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad membuka acara Sosialisasi Akreditasi BAN PAUD dan PNF Provinsi Lampung Tahun 2022, Ruang BJW (Rabu, 20 April 2022).

    Hadir mendampingi bunda paud Kabupaten Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad, Ketua GOPTKI Kabupaten Lampung Tengah Yulita Nirlan, Ketua BAN PAUD Provinsi Lampung yang diwakili Yunita Riyadi S. Pd, Kabid PAUDNI Kabupaten Lampung Tengah Dwi Sanjaya, dan Ketua Himpaudi Kabupaten Lampung Tengah Novianita S.T.

    Kabid PAUDNI Kabupaten Lampung Tengah Dwi Sanjaya yang juga sebagai ketua panitia acara Sosialisasi Akreditasi BAN PAUD dan PNF, dalam laporannya mengatakan, tujuan sosialisasi tersebut untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman tentang pelaksanaan akreditasi bagi paud dan pendidikan non formal.

    ” Selain itu juga mensosialisasikan simpena untuk satuan paud lembaga paud dan PKBM yang menjadi
    sasaran akreditasi dan memberikan informasi tentang perangkat akreditasi”. katanya

    Masih dalam kegiatan tersebut Bunda Paud Kabupaten Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan bahwa, pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Akreditasi BAN PAUD dan PNF Kabupaten Lampung Tengah tahun 2022 sangat penting.

    ” karena akreditasi lembaga pendidikan sebagai proses penjaminan mutu layanan prima pendidikan didalam mencapai standar nasional”, tegasnya.

    Mardiana juga mengatakan, kegiatan Sosialisasi Akreditasi PAUD merupakan kegiatan strategis yang dapat memetakan tentang mutu layanan. serta merupakan alat regulasi diri (self-regulation) agar lembaga pendidikan, mengenal kekuatan dan kelemahan serta melakukan upaya yang terus menerus untuk meningkatkan kekuatan dan memperbaiki kelemahannya.

    Akreditasi ini juga dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan, sehingga dapat menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Lampung Tengah. Kegiatan Akreditasi BAN PAUD dan PNF diperlukan untuk mengetahui sejauh mana sekolah telah memenuhi kriteria mutu yang sudah ditetapkan pemerintah atau standar nasional. (ans/asf)

  • Hebat, Novel Karya Siswi SMAN 1 Seputih Surabaya Bakal Naik Layar Lebar

    Hebat, Novel Karya Siswi SMAN 1 Seputih Surabaya Bakal Naik Layar Lebar

    Cakralampung.com – Prestasi gemilang ditorehkan oleh Falistiana, siswi dari SMA Negeri 1 (SMAN-1) Gaya Baru 8 (GB-8) Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

    Pasalnya, karya tulis lewat novel yang berjudul Argantara akan di-film-kan. Rencananya Mei 2022 mendatang.

    Tak tanggung-tanggung, film ini rencananya akan melibatkan Aliando Syarief dan Natasha Wilona.

    “ya mau dibuat film. Dan infomasinya novel ini sudah dibaca lebih dari 39 juta orang. Informasinya Mei mendatang,” pungkas Waka Humas Made I Made Baliarta, S.Pd. didampingi Ramijan, S.Pd.I.

    Menurut Falistiana, sang penulis novel ini sangat bersyukur atas apa yang sudah dia toreh. Dari pengakuannya bahwa dalam satu judul cerita ini bisa selesai 3- 4 bulan.

    Falistiana : Penulis Novel

    ” karena ini saya memulainya sudah lama yaitu di saat pandemi 2020, dikarenakan kita daring dari rumah dari sinilah timbulnya saya mengarang atau menulis sebuah cerita,” tutup siswi berhijab ini.

    Dimana, kata siswi ini, novel yang akan difilmkan adalah novel yang pertama yakni Argantara. Kemudian dia menulis lagi novel berjudul Gibran Dirgantara. (hjd/asf)

  • SMAN 1 Seputih Surabaya Miliki Siswi Berprestasi, Ini Mereka….

    SMAN 1 Seputih Surabaya Miliki Siswi Berprestasi, Ini Mereka….

    Cakralampung.com – SMA Negeri 1 (SMAN-1) Gaya Baru 8 (GB-8) Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), memiliki siswi yang berprestasi dan telah mengharumkan nama sekolah tersebut.

    Menurut Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN-1, I Gusti Made Adi Suarnyana, M.Pd., prestasi-prestasi yang berhasil ditoreh adalah ada 28 siswa yang telah lolos SNMPTN tahun 2022.

    “kemudian juara satu KSN K tingkat kabupaten. Dan juga ada satu siswa menulis novel fiksi dan sudah cetak dengan capaian eksemplar,” katanya kepada media Cakra Lampung, Senin (11/4/2022).

    Dirinya mengaku bangga akan prestasi ataupun karya dari anak anak didiknya, yang sudah mengharumkan nama sekolah ini.

    Di sekolah ini juga ada dua orang siswi yang berprestasi. Yaitu, Sukmawati, siswi kelas 12 dan Falistiana.

    Nah, untuk Sukmawati berhasil menyabet juara 1 Tingkat Kabupaten Lamteng pada KSN matematika

    “Alhamdulilah dengan giat belajar saya bisa mengikuti perlombaan dan mendapatkan juara satu se-kabupaten lampung tengah untuk KSN Matematika,” ujarnya.

    Kemudian, untuk Falistiana. Dia juga telah mengharumkan nama sekolahnya lewat karya tulis.

    “kalau saya kak di karya tulisnya. Dan ada beberapa karya tulis saya, salah satunya yang berjudul, Gibran Dirgantara yang menceritakan tentang sekolah. Saya memang hobi menulis dan mengarang sebuah cerita dan tanpa di duga hasil karya saya ini menuaikan hasil yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

    Lalu, tambah Falistiana, satu judul cerita ini bisa selesai 3- 4 bulan. ” karena ini saya memulainya sudah lama yaitu di saat pandemi 2020, dikarenakan kita daring dari rumah dari sinilah timbulnya saya mengarang atau menulis sebuah cerita,” pungkasnya.

    Bahkan hebatnya, karya novel siswi ini akan diangkat dilayar lebar pada Mei 2022 mendatang.

    “ya mau dibuat film. Dan infomasinya novel ini sudah dibaca lebih dari 39 juta orang,” pungkas Waka Humas Made I Made Baliarta, S.Pd.  didampingi Ramijan, S.Pd.I. (hjd/asf)