Blog

  • Musrenbang, Tuba Fokus Enam Bidang Pembangunan Prioritas.

    Musrenbang, Tuba Fokus Enam Bidang Pembangunan Prioritas.

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)– Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulangbawang Tahun 2024 fokus pada 6 (Enam) bidang prioritas.

    Adapun enam bidang meliputi, bidang sektor ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial budaya dan aspek pemerintahan.

    Penjabat Bupati Tulangbawang, Qudrotul Ikhwan mengatakan, bahwa dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Tulangbawang tahun 2024, Fokus pada enam bidang prioritas. Untuk bidang sektor ekonomi kita meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, memfasilitasi dan mempermudah akses permodalan dan pemasaran serta memprioritaskan potensi lokal.

    “Bidang infrastruktur kita mengutamakan pembangunan jalan konektifitas baik antar sentra maupun antar wilayah serta destinasi wisata buatan yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, lalu bidang pendidikan agar diarahkan untuk semakin memperkecil ketimpangan kualitas pendidikan antar wilayah serta peningkatan mutu dan daya saing SDM,” kata Qudrotul Ikhwan, Selasa (07/03).

    Lebih lanjut, Qudrotul Ikhwan, menyampaikan, yang tidak kalah pentingnya bidang kesehatan, kedepan agar terus diprioritaskan kearah peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan serta peningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk mandiri hidup sehat.

    “Untuk Kesehatan saya berharap tetap fokus masalah stunting khususnya di kabupaten Tulangbawang. Masalah stunting ini menjadi pekerjaan kita semua untuk menekan angka stunting tersebut dapat turun di kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur,” ungkapnya.

    Lalu Bidang Sosial, Qudrotul Ikhwan, mengatakan, meningkatkan akselerasi progaram perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Terakhir aspek pemerintahan agar dapat terus ditingkatkan pembinaan profesionalisme aparatur dan kualitas pelayanan publik.

    “Saya mengajak semua pihak untuk tetap berkomitmen membangun kabupaten Tulangbawang ini sebagai wahana bersama untuk berbuat kebaikan dan menata masa depan Tulangbawang yang lebih baik lagi,” tegas Qudrotul.(fay/mad/rds)

  • Curi Motor di Halaman Masjid Saat Sholat Jumat, Pria 36 Tahun Ditangkap.

    Curi Motor di Halaman Masjid Saat Sholat Jumat, Pria 36 Tahun Ditangkap.

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)– Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di halaman masjid saat sedang berlangsungnya sholat jumat berhasil ditangkap petugas dari Polsek Rawa Jitu Selatan, Polres Tulangbawang, Polda Lampung.

    Pelaku curanmor yang ditangkap tersebut seorang pria berinisial RJ als RA (36), berprofesi nelayan, warga Desa Sidang Sido Rahayu, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.

    “Hari Sabtu (04/03), sekitar pukul 22.00 WIB, petugas kami berhasil menangkap pelaku curanmor yang beraksi di halaman masjid saat sedang berlangsungnya sholat jumat. Ia ditangkap di Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawa Jitu Timur,” kata Kapolsek Rawa Jitu Selatan, Iptu Poniran, mewakili Kapolres Tulangbawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Senin (06/03).

    Dari tangan pelaku curanmor ini, lanjut Iptu Poniran, petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Honda Revo trondol, senjata tajam (sajam) jenis pisau garpu, dan sepeda motor Honda CB 15A1RRF warna putih merah, BE 4586 TP, milik korban Bambang Gunawan (48), berprofesi petambak, warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulangbawang.

    Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari korban, aksi curanmor tersebut terjadi hari Jum’at (03/03), sekitar pukul 12.05 WIB, di halaman Masjid Nurul Fallah, Kampung Bumi Dipasena Sejahtera.

    Mulanya korban berangkat dari rumah menuju ke Masjid dengan mengendarai sepeda motor miliknya, saat tiba disana lalu korban memarkirkan sepeda motor miliknya tanpa mencabut kunci kontak, kemudian korban masuk ke teras masjid untuk melaksanakan sholat jumat berjamaah.

    “Korban mendengar suara mesin sepeda motor dihidupkan, lalu melihat ke arah parkiran di halaman masjid dan mendapati ada seorang pria yang tidak di kenal duduk diatas sepeda motor milik korban. Pria tersebut langsung membawa kabur sepeda motor, kemudian korban bersama warga berusaha mengejar tapi tidak berhasil,” jelas perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

    Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian satu unit sepeda motor yang ditaksir seharga Rp 15 Juta dan langsung membuat laporan secara resmi ke Mapolsek Rawa Jitu Selatan.

    Iptu Poniran menambahkan, berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung bergerak cepat untuk mencari tahu siapa pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pelaku curanmor berhasil ditangkap.

    Pelaku curanmor tersebut saat ini sudah ditahan di Mapolsek Rawa Jitu Selatan, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana Sub Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (fay/mad/rds)

  • Ketua PC GP Ansor Tuba, Hadiri PKD Kader Baru di Kecamatan Rawapitu

    Ketua PC GP Ansor Tuba, Hadiri PKD Kader Baru di Kecamatan Rawapitu

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)– Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tulangbawang (Tuba), Hariyanto, menghadiri kegiatan pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) kader baru.

    Kegiatan tersebut diikuti 103 peserta yang digelar pimpinan anak cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Rawapitu, digelar di Yayasan Darul Hikmah, Kampung Andalascermin, kabupaten setempat.

    Ketua PC GP Ansor Tuba, Hariyanto mengatakan, kegiatan kaderisasi dilakukan agar seluruh kader dapat mengerti serta paham akan arah tujuan, visi dan misi dari organisasi GP Ansor.

    Ia menuturkan, selain itu kegiatan tersebut juga dilakukan sekaligus menyamakan gerak langkah dan strategi dalam mencapai tujuan bersama.

    “Gunanya dalam menyiapkan regenerasi atau keberlangsungan organisasi dimasa yang akan datang kedepannya,” kata Hariyanto, Senin (06/03).

    Dikatakannya, Hal tersebut salah satunya menyiapkan kapasitas kader-kader untuk menjadi pemimpin, baik di tingkat kampung, kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat nasional. Bahkan kata dia, di tingkat eksekutif dan legislatif.

    Dirinya berharap kepada seluruh Kader Ansor, Banser, Fatayat, Muslimah dan IPNU, dapat mendukung berbagai program pemerintah.

    “Salah satunya program gerakan menanam cabai, ini langkah sederhana untuk membantu pemerintah menekan inflasi,” harapnya.

    Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rawapitu, Syarif Hidayat, mengatakan, kegiatan itu telah diadakan sejak tanggal 3 hingga 5 Maret 2023 kemarin.

    Ia menuturkan, materi yang disampaikan pada PKD antara lain Ahlusunah wal jamaah, ke Nahdlatul Ulamaan, ke Ansoran, ke banseran, ke organisasian, kepemimpinan, entrepreneur, media sosial serta keindonesiaan dan kebangsaan.

    Ia menyebut, pihaknya sebelumnya juga telah mengadakan Diklatsar Banser sebanyak dua angkatan. Kegiatan ini merupakan PKD angkatan ke-2 yang ada di kecamatan setempat.

    “Untuk peserta sendiri berasal dari berbagai ranting yang ada, baik kader maupun pengurus ranting. Target selanjutnya kami akan membentuk pengurus anak ranting di semua dusun di Kecamatan Rawapitu,” pungkasnya.(fay/mad/rds).

  • Dugaan Carut Marut Proyek SPAM di Kabupaten Pesawaran

    Dugaan Carut Marut Proyek SPAM di Kabupaten Pesawaran

    Cakralampung.com – Fakta baru dan Kritik pedas disampaikan Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Saprudin Tanjung atas dugaan carut marutnya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Pesawaran di 4 Desa  di Kecamatan Kedondong dan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

    Proyek yang memakan anggaran dana Rp7 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat tahun 2022 tersebut, diduga ada setoran yang diminta oleh pihak dinas terkait atas instruksi Bupati, sehingga berdampak tidak profesionalnya dalam pelaksanaan proyek.

    “Buruknya proyek Spam ini selain lantaran dikerjakan oleh orang – orang yang bukan ahlinya serta akibat kebijakan bupati yang dinilai salah, telah melakukan korupsi kewenangan juga ada dugaan kuat karena tingginya setoran yang diminta pihak dinas,” ucap Saprudin Tanjung, Senin (6/3).

    Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Saprudin Tanjung.

    Lanjut Saprudin Tanjung, akibat dari hal tersebut dalam proses yang dilaksanakan tidak sesuai dengan ketentuan dan spek yang seharusnya.

    “Kita lihat dengan nilai sebesar itu sudah sebelum di PHO, tidak dilakukan uji kelayakan air, itu juga galian pipa yang ada kedalamannya hanya 30 cm yang seharusnya 60 cm. Dan ditambah tidak adanya bak penampungan yang dibangun di 4 Desa yang ada, serta belum lagi secara teknis dan masih banyak sekali kesalahan yang terjadi di proyek ini,” tegas Tanjung.

    Lebih jauh, Saprudin Tanjung mengatakan, pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa dan akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak yang berwenang, apabila permasalahan proyek SPAM tidak segera diselesaikan.

    “Kami akan memberikan waktu satu minggu, dan apabila pekerjaan ini tidak juga diselesaikan, kami bersama warga akan melakukan aksi dan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tandasnya. (Egy/asf)

  • LPAI Apresiasi Disdikbud Tubaba Launching Call Center Stop Bullying-085279571390

    LPAI Apresiasi Disdikbud Tubaba Launching Call Center Stop Bullying-085279571390

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba atas langkah sosialisasi agar tidak terjadi kekerasan kepada anak di dunia pendidikan dengan melaunching nomor layanan pengaduan (Call Center).

    ” LPAI Tubaba mengapresiasi langkah pencegahan Bullying yang dilakukan oleh Disdikbud Tubaba dengan menyiapkan nomor layanan pengaduan,” kata Saharuddin Nur, SE ketua LPAI Tubaba, Senin (6/3).

    Kepala dinas Dikbud Tubaba Budiman Jaya, S.STP., M.IP kepada wartawan, Senin (6/3) mengatakan disiapkannya nomor layanan pengaduan ini dimaksudkan untuk memastikan kegiatan pendidikan di Kabupaten Tubaba dapat berjalan dengan baik serta tidak terjadi Bullying antar pelajar seperti dikutip dari laman Nenemonews.com

    Lebih lanjut, dikatakan Kadisdikbud Budiman Jaya, Stop Bullying dimaksud yakni; stop kekerasan fisik, stop kekerasan Psikis (emosional), stop kekerasan seksual, penelantaran, dan stop Eksploitasi terhadap pelajar.
    Namun, jika hal bullying yang dimaksud terjadi di lingkungan sekolah. Tentunya di harapkan kepada masyarakat, orang tua ataupun guru jangan sungkan segera menghubungi Call center Disdikbud Tubaba 085279571390.

    “Jika terjadi hal bullying di sekolah segera telpon kami, kami akan segera menindak lanjutinya,” pungkasnya.
    (Snr/Asf)

  • PJ Bupati Qudrotul Ikhwan Sambut Baik Audiensi IKA SMPN Menggala.

    PJ Bupati Qudrotul Ikhwan Sambut Baik Audiensi IKA SMPN Menggala.

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)– Pejabat (PJ) Bupati Tulangbawang (Tuba) Qudrotul Ikhwan sangat mengapresiasi dan menyambut baik Ikatan Alumni (IKA) SMPN Menggala yang telah menyempatkan waktu untuk silaturahmi.

    Hal ini disampaikan saat menerima audiensi IKA SMPN Menggala, Jum’at (03/03).

    Pj Bupati Qudrotul mengucapkan terimakasih kepada IKA SMPN Menggala yang mempunyai rencana untuk mengundang tokoh masyarakat yang telah sukses di tingkat regional dan nasional, baik birokrat maupun para pengusaha.

    “Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus IKA SMPN Menggala yang mempunyai rencana untuk mengundang tokoh masyarakat di tingkat regional nasional, baik birokrat maupun para pengusaha untuk urun rembuk memajukan kabupaten Tulangbawang,” ucapnya.

    Qudrotul menambahkan, “Bahwa jika mengandalkan APBD kabupaten, akan sangat lama untuk memajukan Sai Bumi Nengah Nyappur, untuk itu perlu dukungan semua pihak untuk memajukan kabupaten Tulangbawang, khususnya kota Menggala,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua IKA SMPN Menggala Zainal Abidin Hasan mengatakan bahwa ia minta dukungan kepada PJ Bupati Tulangbawang atas terbentuknya IKA SMP Negeri 1 Menggala dan ia juga mendaulatkan PJ Bupati Qudrotul Ikhwan sebagai penasehat.

    “Mohon dukungan dari PJ Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan atas terbentuknya IKA SMPN Menggala, dan saya akan memasukan pak Qudrotul Ikhwan sebagai penasehat,” ungkapnya.

    Zainal juga menyampaikan bahwa IKA SMP Negeri 1 Menggala ikut urun rembuk untuk kemajuan kabupaten Tulangbawang dan siap untuk mengumpulkan tokoh-tokoh alumni SMP Negeri 1 Menggala untuk memberikan masukan ke pemkab Tulangbawang jika diperlukan.(fay/mad/rds).

  • Diduga Ada Kecurangan, Konfercab Muslimat NU Lampung Tengah Disoal

    Diduga Ada Kecurangan, Konfercab Muslimat NU Lampung Tengah Disoal

    Lamteng,(Cakra Lampung)– Konfercab Muslimat NU kelima Kabupaten Lampung Tengah disoal.

    Diduga ada intimidasi serta pengalihan dukungan untuk salah satu calon, bagi peserta Konfercab yang menolak instruksi bakal mendapat sanksi yang cukup memberatkan.

    Musryatun salah satu Ketua PAC Way Seputih. Serta salah satu guru SMPN 1 Way Seputih Kecamatan Way Seputih mengatakan, dari semua Ketua Muslimat yang ada di masing-masing mecamatan, di Lampung Tengah, semuanya diduga mendapat instruksi dari camat untuk berkumpul di Nuwo Balak, rumah dinas bupati. Serta masing-masing dari kecamatan diampingi camat, dan Sat Pol PP.

    “Saya salah satunya, yang tidak mau jalan. Dan ada juga beberapa dari kecamatan yang lain, juga tidak mau ikut serta, dan anehnya di sini saya merasa terintimidasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, saya mendapatkan surat mutasi jabatan yang dikirim melaui PDF bahwa saya dipindahkan tugas sebagai guru ahli madya pada UPTD satuan pendidikan SMPN 1 Selagai Lingga,” kata dia, Minggu (5/3/2023).

    Ia merasa terintimidasi, setelah mendapatkan surat untuk mutasi yang secara mendadak, serta tidak ada kordinasi sama sekali dari dinas pendidikan

    “Jadi saya sangat merasa terintimidasi, sementara saya seorang janda yang menjalankan pengapdian di dunia pendidikan yang ada di Kecamatan Way Seputih. Kemudian akan dipindahkan ke Kecamatan Selagai Lingga yang sangat jauh sekali jarak tempuhnya, dan ini sangat memberatkan. Membingungkan, sementara saya merasa, itu sangat tidak sesuai, dan sangat tidak adil,” ungkap Musriatun.

    Ia juga merasa kebingungan untuk mengadu kemana sementara secara tertulis yang bentuknya fisik tidak ada.

    Dikatakan Musriatun Konfercab Muslimat NU kelima Kabupaten Lampung Tengah ranting muslimat NU Teluk Dalam Ilir Kecamatan Rumbia tersebut, pada hari ini, yang digelar di Ponpes Al Falah Teluk Dalam, dan dihadiri oleh beberapa tokoh kiyai dan pimpinan Ponpes Al Falah, KH. Mohayat.

    “Hasil dari pemimilihan Ketua Muslimat yang diduga ada kecurangan akhirnya dibatalkan atas kesepakatan dewan pengurus, serta pengunduran waktu tidak ditentukan. Dan dari beberapa ketua kecamatan yang tidak menginginkan hal ini terjadi untuk memilih ketua muslimat yang telah disiapkan dan telah diberi arahan di Nuwo Balak,” pungkasnya.

    Saat dikonfirmasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng tidak ada tanggapan. Sekretaris dinas saat media ini mengkonfirmasi masalah tersebut via WhatsAPP tidak dijawab. Meski pesan tersebut terkirim. (Hdj/rfi/arm/ndi)

  • Puluhan Ribu Masyarakat Lampung Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Gerindra

    Puluhan Ribu Masyarakat Lampung Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Gerindra

    Cakralampung.com — Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-15, DPD Partai Gerindra Lampung menyelenggarakan Jalan Sehat yang berpusat di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Minggu (5/3/2023).

    Dalam pelaksanaannya, sekitar 30 Ribuan masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Start dimulai sekira pukul 07.00 Wib dengan rute Stadion Pahoman – Jalan Sudirman – Jalan Dr Susilo – dan kembali lagi ke Stadion Pahoman.

    Salah seorang peserta yang berasal dari Kabupaten Pesawaran menyampaikan antusiasnya saat diwawancarai.

    “Seneng, dan seru. Kebetulan saya bawa anak sama suami, saya dari Gedongtataan,” ungkap Fitri.

    Sementara itu, dalam jalan sehat bersama DPD Partai Gerindra ini juga disediakan ratusan hadiah dan door prize seperti satu unit rumah, sepeda motor, hingga ternak sapi.

    “Semoga saya menang hadiahnya,” pungkasnya. (asr/asf)

  • Polsek Banjar Agung Tangkap Dua Pelaku Curat Dengan Peran Yang Berbeda

    Polsek Banjar Agung Tangkap Dua Pelaku Curat Dengan Peran Yang Berbeda

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)-Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya berhasil ditangkap petugas dari Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung.

    Mereka yang ditangkap yakni berinisial EC (32), berprofesi tani, warga Desa Mulyo Rejo II, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, dan RA (20), berstatus pengangguran, warga Tiyuh Indraloka II, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

    “Hari Kamis (02/03/2023), petugas kami berhasil menangkap dua pelaku curat di lokasi yang berbeda. Pelaku EC ditangkap sekitar pukul 11.35 WIB, di perkebunan karet PT Silva Inhutani, sedangkan pelaku RA ditangkap sekitar pukul 12.10 WIB, di Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo,” kata Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Sabtu (04/03/2023).

    Dari tangan para pelaku, lanjut AKP Taufiq, petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa dua unit handphone (HP) android yakni Redmi 9A warna granite gray dan Infinix Hot 8 warna quetzal cyan milik korban Arifin (46), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

    “Hasil pemeriksaan terhadap pelaku EC, diketahui bahwa ia membeli dua unit HP android tersebut dari pelaku RA seharga Rp 750 ribu. RA ini merupakan pelaku utama kasus curat yang terjadi di rumah korban,” paparnya.

    Kapolsek Banjar Agung menjelaskan, menurut keterangan dari korban, aksi curat yang terjadi di rumahnya berlangsung hari Minggu (26/02/2023), sekitar pukul 03.00 WIB, dan korban baru mengetahui sekitar pukul 05.00 WIB saat terbangun dari tidur.

    “Kejadian curat ini berlangsung di dalam kamar rumah korban, yang saat itu posisi korban sedang tertidur lelap, sementara dua unit HP miliknya sebelum hilang berada di dekat korban. Hasil olah TKP yang dilakukan oleh petugas kami diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya dengan cara mencongkel jendela kamar, lalu mengambil HP milik korban dengan menggunakan serokan ikan,” jelas perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

    AKP Taufiq menambahkan, akibat kejadian ini korban mengalami kerugian dua unit HP android yang ditaksir seharga Rp 3 juta dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Banjar Agung.

    Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung. Untuk pelaku EC dikenakan Pasal 480 KUHPidana, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun, sedangkan pelaku RA dikenakan Pasal 363 KUHPidana, diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (rds)