Blog

  • Polres Tubaba Laksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester II

    Polres Tubaba Laksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester II

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Guna meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani personelnya, Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampubg melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) berkala semester II tahun 2022 di Lapangan Mapolres Tubaba, Selasa (02/08/2022).

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Sialahi, S.I.K M.M dan Kabag SDM Kompol Allen Widiyawati Wijono, S.Psi dan diikuti pejabat utama, serta seluruh personel baik Polres maupun Polsek Jajaran mulai dari pangkat Brigadir hingga Perwira.

    Tes Kesamaptaan ini meliputi Lari 12 menit, push up, sit up, pull up dan lari shuttle run. Sebelum tes dimulai terlebih dahulu diawali dengan dilaksanakan pemanasan dengan gerakan-gerakan yang cukup ringan.

    Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K.,M.M melalui Kabag SDM Kompol Allen Widiyawati Wijono, S.Psi mengatakan bahwa masih dimasa Pandemi ini Tes Kesamaptaan berkala semester II kali ini dibagi menjadi 3 Gelombang.

    “Kegiatan tes Kesjas yang dilaksanakan secara berkala ini bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik para personel, serta untuk memelihara kesehatan agar selalu siap menjalankan tugas-tugas Kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” jelas Kabag SDM.

    Kabag SDM juga menjelaskan bahwa kegiatan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) ini merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan selama 6 bulan sekali oleh Personel Polres Tulang Bawang Barat dan Jajaran.

    Kegiatan ini juga untuk mengukur kemampuan anggota di bidang jasmani serta sebagai syarat utama untuk kenaikan pangkat dan pendidikan anggota.

    “Diharapkan dengan adanya kegiatan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) ini dapat menjaga kebugaran jasmani anggota agar tetap prima sehingga dapat mengemban tugas Kepolisian dengan maksimal,” tutupnya. (rls/Snr/Asf)

  • Gebyar Vaksinasi Booster Di Kampung Simpang Asam

    Gebyar Vaksinasi Booster Di Kampung Simpang Asam

    Cakra Lampung.com – Pemerintah Kampung (Desa) Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Waykanan, bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan UPT Puskesmas Kecamatan Banjit melaksanakan Vaksinasi ke-3 Booster, Senin (01/08/2022).

    Anwar Sadat, Kepala Kampung Simpang Asam dan aparatur kampungnya melaksanakan Vaksinasi ke-3 Booster di Kantor kampung Simpang Asam sekaligus memantau pelaksanaan vaksinasi.

    Hadir dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi ke-3 kepala kampung Simpang Asam Anwar Sadat, Babinsa, Babinkamtibmas, UPT Puskesmas Banjit, Sekcam Banjit Wayan Sudra,S.sos,Pol PP Beni Saputra, S.H dan seluruh aparatur kampung simpang asam.

    Anwar Sadat mengatakan kepada jurnalis Cakra Lampung.com, dirinya dan aparatur kampungnya selalu siap untuk mensukseskan program pemerintah dalam hal Vaksinasi.

    “Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kecamatan banjit dan tim medis dari Puskesmas atas terlaksananya vaksinasi ini,” Katanya.

    Ssmentara itu, Wayan Sudra, S.Sos., Sekcam Banjit, mengatakan bahwa ia dan tenaga medis dari puskesmas siap melaksanakan vaksinasi di pos pos yang telah ditentukan. Masyarakat yang sudah melakukan vaksin dosis ke 2 dengan jangka waktu 3 bulan, sudah bisa melakukan vaksin booster.

    “Saya berharap kepada masyarakat yang sudah menyelesaikan vaksin tahap II dan sudah terjadwal untuk vaksinasi selanjutnya agar mengikutin vaksinasi di masing-masing Kampung. Hal ini juga bertujuan untuk melancarkan dan mensuksesskan strategi terkait pencapaian vaksininasi booster di kecamatan banjit umumnya Kabupaten Waykanan,” Pungkasnya. (Hap)

  • Percepat Penurunan Stunting, Pemkot Bandar Lampung Gelar Rembuk Stunting

    Percepat Penurunan Stunting, Pemkot Bandar Lampung Gelar Rembuk Stunting

    Cakralampung.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama Dinas Pengendalian Penduduk (PP), dan Keluarga Berencana (KB) melakukan rembuk stunting guna mempercepat penurunan stunting di Bandar Lampung. Pelaksanaan berlangsung di Aula Semergou, Sekretariat Pemkot Bandar Lampung, Senin (01/8/2022).

    Melalui rembuk stunting, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menambahkan anggaran Rp2 miliar dalam APBD perubahan untuk penanganan stunting.

    Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Pusat. Untuk itu, Pemerintah Pusat pun memberikan Rp7 miliar lebih untuk penanganan stunting.

    Untuk mengoptimalkan penanganan masalah kesehatan itu, Pemkot pun menambahnya Rp2 miliar.

    “Dari pusat memberikan hampir Rp8 miliar dan kami tambah Rp2 miliar lagi. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan kinerja tim penanganan stunting,” kata Eva Dwiana.

    Lebih lanjut, Ia mengajak kepada semua masyarakat jika memang ada anaknya yang sakit agar langsung dibawa ke rumah sakit.

    “Terkadang enggak mau sih dibawa ke rumah sakit, enggak mau ke Puskesmas. Nah, yang tadi bunda sampaikan tadi bahwa kita Kota Bandar Lampung telah mengerahkan dari Puskesmas untuk turun langsung mendata anak-anak guna mengecek gizinya, dan sekaligus ibu hamil,” jelasnya.

    a menambahkan, dengan adanya program door to door ini bisa membantu pemerintah mempercepat penurunan stunting.

    “Jadi kalau bisa Bunda berharap Nol di Kota Bandar Lampung. Caranya seperti apa, kita bekerjasama yang baik. Tadi juga minta tolong kerjasama dari semua pihak untuk bagaimana caranya supaya kota bandar Lampung terbebas dari stunting,” tuturdia.

    Kemudian, Eva Dwiana juga menyampaikan, dirinya tidak melarang untuk masyarakat melakukan Pengobatan secara tradisional, akan tetapi setidaknya pendampingan dari dokter atau perawat perlu dilakukan.

    “Bunda berharap semoga stunting di Kota Bandar Lampung menurun, dan kota tapis Berseri bisa menjadi percontohan bukan hanya di Sumatera saja akan tetapi di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (asr/asf)

  • Bupati Musa ; Kami Selalu Berusaha Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat Agar Bisa Puas, Meski Kami Bukan Alat Pemuas

    Bupati Musa ; Kami Selalu Berusaha Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat Agar Bisa Puas, Meski Kami Bukan Alat Pemuas

    Cakralampung.com – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, menyatakan dirinya dan Wakil Bupati Ardito Wijaya, selalu berusaha memenuhi keinginan masyarakat, walaupun kondisi perekonomian dunia belum pulih akibat dihantam badai covid 19.

    Berbagai upaya telah ditempuh, sejumlah terobosan inovasi dan infrovisasi telah dilakukan, semuanya hanya untuk melayani masyarakat secara tuntas.

    Salah satu langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat di bidang pelayanan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah dibawah kepemimpinan Musa Ahmad-Ardito Wijaya, terus melangkah menggulirkan program yang bersentuhan langsung denga kepentingan masyarakat.

    Menurut Musa Ahmad, Program Bupati Ngantor di Kampung (BUNGA KAMPUNG), salah satu upaya memenuhi keinginan masyarakat.

    “Jika memang apa yang kamiakukan belum maksimal. Itu wajar, karena Lamteng wilayahnya sangat luas dan Jumlah penduduknya terpadat di provinsi Lampung, ” jelasnya.

    Di bidang infrastruktur, lanjut Bupati sejumlah titik Jalan, yang berpuluh tahun tidak tersentun oleh pembangunan. “Saat ini ada beberapa ruas jalan sudah terbangun dengan rigid beton, ” terangnya.

    Berbagai pelayanan terhadap masyarakat persyaratan birokrasi telah disederhanakan, bahkan Bupati jemput bola, untuk memberikan pelayanan dengan kepada masyarakat.

    “Bunga kampung itu pemerintah mendatangi masyarakat untuk memberikan pelayanan secara cepat, tepat, tuntas dan ikhlas, ” tegasnya.

    Musa Ahmad mengaku, secara jujur belum semua janji kampanyenya dahulu ditepati,. Namun setidaknya ada sejumlah janji kampanye yang telah terlaksana.

    “Tergantung masyarakat mau melihat dari sudut pandang mana? Tugas kami melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, ” Ujar dia.

    “Kami selalu berusaha memberikan layanan maksimal terhadap masyarakat agar bisa puas. Meski kami bukan alat pemuas, ” pungkasnya. (ans/asf)

  • Tak Ada Unsur Politik, Warga Kelurahan Simbarwaringin Perbaiki Jalan Dengan Swadaya

    Tak Ada Unsur Politik, Warga Kelurahan Simbarwaringin Perbaiki Jalan Dengan Swadaya

    Cakralampung.com – Tindakan warga di Lingkungan III, Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng), patut mendapat contoh. Dimana mereka membangun jalan rigit beton secara swadaya.

    Jalan cor yang di bangun sepanjang 100 meter tersebut diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp. 5 juta rupiah. Dimana dana tersebut merupakan hasil dari swadaya masyarakat setempat.

    Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Simbarwaringin Julie Ichwan mengungkapkan, bahwa swadaya masyarakat yang dilakukan merupakan tradisi turun temurun.

    “menilai tradisi gotong royong merupakan hal biasa dalam memperbaiki infrastuktur maupun pembangunan yang ada khususnya di kelurahan tempat ia tinggal. Gotong royong ini merupakan ke arifan lokal. Maka dari itu, sebagai anak cucu kita wajib menjaga dan tetap melestarikannya, ” Katanya.

    Julie menegaskan, bahwa swadaya didalam membangun jalan yang dilakukan tidak ada sedikitpun unsur politik. Apalagi sampai memojokokan pemerintah.

    “terimakasih bagi masyarakat yang telah membantu baik materil maupun moril. Tak lupa ia juga mengucapkan serta mengapresiasi anggota DPRD Lamteng Toni Sastra Jaya. SH. MH yang telah membantu dalam perbaikan jalan tersebut, ” Ujar dia.

    Hal senada juga diungkapkan Camat Trimurjo Suparyono. S. Sos, M.M, bahwa dalam swadaya yang dilakukan merupakan hal biasa yang dilakukan. Bahkan, swadaya juga telah dilakukan di beberapa titik yang ada.

    “Artinya kita jangan hanya berpangku tangan dengan berharap dari Pemerintah. Sebab, Pemerintah pun tidak hanya memikirkan wilayah kita saja. Alhamdulillah, Bupati Lamteng Musa Ahmad melalui dinas terkait juga sudah merespon bahkan sudah memberikan bantuan infrastruktur di sini. Diantaranya perbaikan Balai Kampung dan peningkatan jalan hotmix di Kampung Liman Benawi serta di Kampung Purwodadi Kecamatan Trimurjo,” Terang dia. (ans/asf)

  • Ribuan Masyarakat Bandar Lampung Antusias Saksikan Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara

    Ribuan Masyarakat Bandar Lampung Antusias Saksikan Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara

    Cakralampung.com — Ribuan masyarakat Kota Bandar Lampung, antusias menyaksikan Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara yang dihadirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, dalam rangkaian HUT ke-340 kota setempat, yang berlangsung di Bundaran Tugu Adipura, Minggu (31/7/2022).

    Diketahui, puluhan kendaraan roda empat dibentuk sedemikian rupa menampilkan sejumlah hasil pembangunan ataupun potensi khas di masing-masing kelurahan dan kecamatan ataupun organisasi perangkat daerah (OPD).

    Tak hanya kendaraan hias, terdapat juga pawai budaya dengan menggunakan baju adat dari sejumlah daerah di Indonesia, seperti Minangkabau, Jawa, Dayak serta pakaian adat dari beberapa daerah di Lampung.

    “Alhamdulillah, akhirnya bisa melihat kegiatan ini kembali, apalagi kan sudah tiga tahun acara-acara seperti tidak ada karena pandemi COVID-19, seperti ini tentunya bagus dan sudah dinanti masyarakat,” kata Arini warga Tanjung Seneng, di Bandar Lampung.

    Menurutnya, pawai pembangunan yang diadakan oleh Pemkot Bandarlampung bisa dijadikan ajang memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan Nusantara kepada generasi muda.

    “Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara ini bisa menumbuhkan kreativitas masyarakat,” jelasnya.

    Selain itu, Hal senada juga di ungkapkan oleh warga Antasari, Anna (37) mengatakan kegiatan ini sangat mengedukasi untuk anak-anak karena menampilkan berbagai budaya di Indonesia.

    “Bagus acaranya sangat mengedukasi, terlebih bagi anak-anak yang menonton mereka bisa tahu budaya-budaya yang di Indonesia tidak hanya adat Lampung,” pungkasnya. (asr/asf)

  • Walikota Eva Dwiana Buka Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung

    Walikota Eva Dwiana Buka Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung

    Cakralampung.com — Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana secara resmi membuka Festival Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara, di Bundaran Tugu Adipura, Minggu (31/7/2022).

    Festival tersebut dalam rangka memperingati HUT Kota Bandar Lampung ke-340, yang bertajuk “Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Untuk Membangkitkan Ekonomi Daerah Dengan Kolaborasi Multi Pihak”.

    Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan hal ini dilakukan guna melestarikan adat dan budaya Kota Bandar Lampung.

    “Di jaman modern saat ini, sangat diperlukan berbagai upaya untuk terus menjaga serta melestarikan nilai-nilai seni dan budaya tradisional yang dimiliki termasuk kebudayaan Indonesia,” kata Eva Dwiana.

    Lanjutnya, adapun tujuan dari kegiatan ini merupakan suatu wahana yang bertujuan untuk memperkenalkan Seni Budaya tradisional daerah Lampung. Memotivasi masyarakat untuk memupuk persatuan dan kesatuan dengan berpartisipasi aktif membangun Kota Bandar Lampung.

    “Menumbuhkan kecintaan generasi muda tentang pentingnya persatuan bangsa melalui nilai-nilai estetika dan filosofi daerah,” jelasnya.

    Selain itu, Eva Dwiana pun mengajak masyarakat untuk dapat menjaga budaya tradisional di tengah-tengah era modern saat ini.

    “Kami mengajak seluruh pencinta pelaku penggiat seni dan budaya di daerah Lampung untuk berinovasi dan memajukan seni budaya, serta berkolaborasi dengan seni budaya di era kemajuan zaman saat ini,” ajaknya.

    Perlu diketahui, Perlombaan Mobil Hias dan Parade Budaya Nusantara diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Kelurahan, Masyarakat, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Siswa/Siswi se- Kota Bandar Lampung.

    Adapun beberapa rute yang dilalui dalam pelaksanaan Festival Mobil Hias, yakni kumpul di Jalan Majapahit, Jalan Sriwijaya dan Lapangan Saburai kemudian menuju Jalan Jendral Sudirman, Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Jalan R.A Kartini, lalu dilanjutkan menuju Jalan Kota Raja, Jalan Raden Intan, Jalan Tulangbawang, dan Finish di Lapangan Saburai. (asr/asf)

  • Aklamasi, Welly Kembali Pimpin Karang Taruna Kota Metro Untuk 5 Tahun Kedepan

    Aklamasi, Welly Kembali Pimpin Karang Taruna Kota Metro Untuk 5 Tahun Kedepan

    METRO — Welly Adi Wantra kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua Karang Taruna Kota Metro masa bakti 2022-2027 pada Temu Karya VI di Jalan Melon 21C, Keluraharan Yosomulyo, Metro Pusat, Sabtu (30/7/2022).

    Welly berjanji akan memaksimalkan peran Karang Taruna Metro dalam membantu pemerintah setempat untuk mencapai visi-misi.

    “Juga untuk memgatasi masalah-masalah sosial yang ada di Kota Metro,” ujarnya.

    “Kita tahu, selama beberapa tahun terakhir Covid-19 membuat segalanya menjadi terbatas. Jadi sekarang sudah landai, kita akan maksimal bekerja,” lanjutnya.

    Selain itu, lanjut Welly, peran karang taruna pada tingkat kecamatan, kelurahan, serta RT/RW juga dapat mendorong pembangunan di Kota Metro.

    “Sehingga aspirasi peran serta karang taruna bisa sampai keakar dan bisa membantu Pemkot Metro lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.

    Ke depan, ia juga berencana untuk lebih kolaboratif dalam menjalankan kegiatan dan program yang berdampak langsung untuk masyarakat.

    “Kita membantu memberdayakan UMKM itu melalui kolaborasi dengan OPD-OPD terkait yang memang menangani hal tersebut, kita kolaborasi,” tukasnya.

    Pada kesempatan sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan keanggotaan (OKK) Karang Taruna Provinsi Lampung, Ferry Fauzin, berpesan agar karang taruna Metro selalu bersinergi dengan Pemkot Metro serta bisa memajukan UMKM setempat.

    “Karna tahun tahun kemarin untuk Kota Metro kurang aktif. Mudah-mudahan diperiode selanjutnya ini dikepemimpinan Welly yang kedua kali bisa mewujudkan visi-misi Kota Metro ke depan,” harap Ferry.

    Meskipun Karang Taruna lebih fokus pada persoalan sosial, namun Ferry berpesan agar kolaborasi bukan hanya pada Dinas Sosial setempat aja.

    “Artinya seluruh kader Karang Taruna di Metro diminta untuk aktif terjun di lapangan untuk mengecek kebutuhan yang paling mendasar yang dibutuhkan masyarakat pada prinsipnya begitu,” paparnya.

    Terakhir, Ferry berpesan agar karang taruna Metro tidak berpolitik.

    “Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, tidak berpolitik, dan tidak masuk partai politik mana saja,” katanya.

    “Karang Taruna juga harus kritis terhadap pembangunan kedepan untuk metro yang ceria,” pungkasnya. (Rendi)

  • Bunda Literasi Provinsi Lampung Ajak Sinergi Semua Pihak Tingkatkan Budaya Literasi

    Bunda Literasi Provinsi Lampung Ajak Sinergi Semua Pihak Tingkatkan Budaya Literasi

    Masyarakat (IPLM) yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional RI, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Provinsi Lampung Tahun 2020 sebesar 11,98 atau berada pada urutan ke-20.

    “ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan untuk kita bersama-sama bersinergi meningkatkan dan membudayakan literasi di tengah masyarakat, semoga dengan kegiatan hari ini dapat meningkatkan pengembangan Perpustakaan dan Literasi pada masyarakat Lampung,” ucapnya Riana.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ratna Dewi, mengatakan bahwa kegiatan Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022 akan digelar selama 2 (dua) hari yang dimulai hari ini, tanggal 20 Juli 2022 sampai dengan besok, tanggal 21 Juli 2022 bertempat di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

    “Kegiatan Festival dan Jambore literasi ini baru pertama kali dilaksanakan di Provinsi Lampung, sebagai salah satu peran dan upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung dalam pengembangan Perpustakaan dan meningkatkan Literasi masyarakat Lampung,” ucap Ratna Dewi.

    Kegiatan juga diisi dengan pemberian bantuan dan penghargaan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada 19 Pepustakaan Desa di 13 Kabupaten berupa Oven Gas , 15 Komunitas Baca di 15 Kab/Kota berupa buku bacaan masing masing 50 Eksemplar, dan Pemberian Penghargaan dari Bunda Literasi Provinsi Lampung kepada Peserta Inklusi Sosial.

    Selain itu juga dilaksanakan talkshow yang menghadirkan narasumber Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Drs Deni Kurniadi,M.Si, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Rektor UMITRA Lampung DR. Ir. Hj. Armalia Reni Madrie, AS. MM, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Muhammad Abdul Khak, dan Penulis Erisca Febriani. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

  • Gubernur Arinal Djunaidi Buka Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022

    Gubernur Arinal Djunaidi Buka Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022

    Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penekanan sirine sebagai tanda membuka kegiatan Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Bekerjasama dengan Kantor Bahasa Provinsi Lampung, di Halaman Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (20/7).

    Kegiatan Festival dan Jambore Literasi Provinsi Lampung Tahun 2022 mengusung tema : Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Dalam Meningkatkan Generasi Yang Inovatif, Kreatif, untuk Kesejahteraan Masyarakat, Menuju Lampung Berjaya.

    Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan Perpustakaan yang dapat memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan untuk berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan Hak Asasi Manusia.

    Penyelenggaraan Festival dan Jambore Literasi Provinsi Lampung Tahun 2022 ini, menurut Gubernur merupakan langkah positif yang strategis dalam membangkitkan gairah kompetisi ditengah masyarakat.

    “Saya harap iklim kompetisi ini dapat terus berkembang, baik ditengah masyarakat umum maupun pemerintah, sehingga akan memacu produktivitas dan menciptakan inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucap Gubernur.

    Gubernur juga mengajak seluruh Perangkat Daerah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan serupa, agar dapat memberdayakan masyarakat dalam berbagai bidang, sehingga kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman kedepan dapat meningkat.

    Menurut Gubernur, dengan adanya program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan bahkan sampai dengan Desa/Kelurahan, Peran Bunda Literasi sangatlah diperlukan kehadirannya dalam pengembangan Perpustakaan dan Pengembangan Literasi pada masyarakat.

    “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi sosial, menjadikan perpustakaan bukan hanya tempat membaca dan meminjam buku, tetapi perpustakaan merupakan pusat kreatifitas, berbagai kegiatan dapat dilaksanakan di perpustakaan dengan melibatkan masyarakat,” ungkap Gubernur.

    Selain itu, menurut Gubernur Arinal, masyarakat, anak-anak, Pemuda, Kaum Perempuan, Pelaku Usaha Kecil/Mikro juga Penyandang Disabilitas dapat meningkatkan kualitas hidupnya, menjadi kreatif, inovatif, unggul dan berdaya saing untuk membangun daerah Lampung menjadi Sejahtera dan lebih baik di masa yang akan datang, sebagaimana tertuang dalam Visi Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 yaitu RAKYAT LAMPUNG BERJAYA.

    Sementara itu, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022 akan digelar selama 2 (dua) hari yang dimulai hari ini, tanggal 20 Juli 2022 sampai dengan besok, tanggal 21 Juli 2022 bertempat di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

    Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Peluncuran Buku “Menulis Cerpen Bersama Bunda Literasi Provinsi Lampung” yang merupakan kumpulan cerpen dari 75 orang penulis.

    Kemudian, pemberian bantuan dan Penghargaan Kepada 19 Pepustakaan Desa di 13 Kabupaten berupa Oven Gas , 15 Komunitas Baca di 15 Kab/Kota berupa buku bacaan masing masing 50 Eksemplar, dan Pemberian Penghargaan dari Bunda Literasi Provinsi Lampung kepada Peserta Inklusi Sosial.

    Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung didampingi Bunda Literasi Provinsi Lampung berkesempatan meninjau stand Perpustakaan Kabupaten dan Kota se Lampung yang digelar sebagai rangkaian kegiatan Festival dan Jambore Literasi Tahun 2022.

    Kegiatan juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Drs Deni Kurniadi,M.Si, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Rektor UMITRA Lampung DR. Ir. Hj. Armalia Reni Madrie, AS. MM, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Muhammad Abdul Khak, dan Penulis Erisca Febriani.

    Kegiatan dihadiri Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai Komunitas Literasi, Bunda Literasi Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).