Blog

  • Paripurna HUT Tuba ke 25, Winarti Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati dan Wabup Terdahulu

    Paripurna HUT Tuba ke 25, Winarti Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati dan Wabup Terdahulu

    Cakralampung.com (Tulangbawang) – Bupati Tulangbawang Dr. Hj. Winarti, S.E.,M.H. menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD Tulangbawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) ke-25 serta sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke- 58. Bertempat di Jl Lintas Timur, Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang.

    Pada acara tersebut yang bertema “Tulangbawang Maju dan Sejahtera Dengan Semangat Gotong Royong Keragaman”  dilakukan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Tulangbawang Winarti.

    Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Tulangbawang, Wakil Bupati Tulangbawang, Ketua DPRD Tuba, Sekdakab Tulangbawang, Kapolres, Kajari, Kalapas, Ka. Pengadilan Negeri Menggala, Kodim 0426, Danlanud, BAZNAS, BPOM, Camat dan Kepala kampung se- Tulangbawang yang mengikuti rapat secara virtual, serta tokoh adat dan masyarakat, dan Organisasi Pers.

    Ketua DPRD Sopi’i SH mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Tulangbawang atas pembangunan yang dibangun oleh Bupati Tulangbawang melalui 25 program Bergerak Melayani Warga (BMW).

    “Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang atas kerjasama dalam mensukseskan pembangunan Kabupaten Tulangbawang melalui program BMW nya,” ujar Ketua DPRD saat menyampaikan sambutan.

    Lanjutnya, suatu kebanggaan dan apresiasi juga atas banyaknya penghargaan-penghargaan yang telah didapat selama kepimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang saat ini.

    “Kami atas nama DPRD tuba mengucapkan Dirgahayu HUT Ke-25 Kabupaten Tulangbawang dan HUT Ke-58 Provinsi Lampung semoga Provinsi Lampung menjadi Provinsi aman, mandiri serta bisa menyaingi Provinsi lain secara sehat,” pungkasnya.

    Di tempat yang sama Bupati Tulangbawang Winarti menyampaikan ucapan terimakasih atas jasa-jasa Pimpinan Bupati Tulangbawang yang sebelumnya.

    “Pada HUT Tuba yang ke-25 kali ini mari kita sama-sama bersatu memeriahkan suasana yang kita nantikan ini, serta saya ucapkan terimakasih kepada pemimpin Kabupaten Tulangbawang yang sebelumnya, kepada Santori Hasan, Abdurrahman Sarbini, Aa Sofandi, Hanan Arozak dan Heri Wardoyo yang telah berjasa dalam pembangunan Kabupaten Tulangbawang yang kita cintai ini,” ucap Bupati.

    Lanjutnya, “Kepada Ketua DPRD beserta Wakil DPRD Kabupaten Tulangbawang dan seluruh anggota terimakasih telah mendukung serta mengesahkan dalam pembangunan 25 Program BMW atas semua capaian penghargaan itu, bukan milik pribadi saya tetapi itu milik kita semua serta seluruh element masyarakat Tulangbawang,” ungkapnya. (RDS)

  • Lakalantas Turun 17 Persen

    Cakralampung.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung, menggelar Operasi Keselamatan 2022 selama 14 hari, yang berakhir pada 14 Maret 2022 lalu.

    Kegiatan Operasi keselamatan yang di gelar oleh Ditlantas Polda Lampung ini, berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

    Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan berlalu lintas, menurutnya angka kecelakaan lalu lintas berhasil di turunkan.

    Pandra menyebutkan, jumlah kejadian lakalantas sebelum dan dibandingkan setelah pelaksanaan operasi, turun 17 persen.

    kemudian angka korban yang meninggal dunia turun 57 persen. Luka berat naik 0,3 persen, luka ringan turun 25 persen.

    “Selain itu kerugian material dibandingkan dengan sebelumnya, selama operasi keselamatan Krakatau 2022 ini, kita berhasil turunkan sebanyak 43 persen,” kata Pandra, Senin (21/3/2022) pagi.

    Selama Operasi Keselamatan Krakatau 2022 ini di gelar, petugas di lapangan lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan edukatif, persuasif simpatik dan humanis dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta memutus penyebaran virus covid-19.

    “Kemudian dalam pelaksanaan Operasi ini, kami tidak melaksanakan penegakan hukum seperti tilang, namun demikian kami lakukan upaya pencegahan berupa teguran yang sifatnya edukatif kepada masyarakat, simpatik kepada masyarakat,” imbuhnya.

    Ia juga menjelaskan, dalam kegiatan operasi keselamatan Krakatau 2022 ini, petugas di lapangan melaksanakan kegiatan preemtif seperti pembagian masker, penerapan prokes.

    ” Sedangkan, untuk preventif kita melaksanakan imbauan-imbauan, patroli kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” tambahnya.

    Selain itu, bagi masyarakat yang membawa surat kendaraan lengkap dan disiplin prokes, Ditlantas Polda Lampung memberikan hadiah berupa minyak goreng dan perlengkapan penunjang prokes.

    Pandra berpesan kepada masyarakat untuk ikuti dan patuhi aturan berkendara di jalan raya. “Kepada pengendara semoga ikut tertib dalam berlalu lintas untuk keamanan diri sendiri dan pengendara lainnya,” pungkasnya. (rls/asf)

  • Hampir 1 Bulan Ambruk, Trotoar Pada Kawasan Pendidikan Belum di Perbaiki

    Hampir 1 Bulan Ambruk, Trotoar Pada Kawasan Pendidikan Belum di Perbaiki

    Metro — Warga Kelurahan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur mengeluhkan kondisi trotoar yang ambruk di tepi Jalan Ki Hajar Dewantara, Kota Metro.

    Kondisi tersebut diungkapkan salah seorang warga setempat, Edi Purnomo (47). Dia mengungkapkan bahwa telah hampir 1 bulan trotoar tersebut ambruk.

    “Seingat saya sih itu sudah lebih dari 2 minggu ambruknya.” bebernya, Senin (21/3/2022).

    Menurut Edi, kondisi trotoar yang ambruk itu mengganggu aktivitas warga, terlebih lokasi tersebut berada tepat di depan sekolah anak usia dini.

    “Saya sering jalan kaki lewat sini kalau mau kerja. Apalagi itu kan di depan PAUD, banyak anak-anak di situ. Wah, bahaya sekali itu,” tambahnya.

    Di tempat yang sama, Rachmad Yoga Utama, seorang mahasiswa yang sedang melintas merasa miris dengan kondisi daerah tempatnya menimba ilmu yang dirasa tidak menampilkan suatu nilai estetika, refleksi kewibawaan Metro sebagai Kota Pendidikan dan Kota Literasi.

    “Metro ini kan katanya Kota Pendidikan, Kota Literasi juga. Miris sih kalau melihat kondisi zona pendidikan yang tidak elok begitu. Bukan hanya di sini saja trotoar yang rusak, sampai di ujung Jalan Ki Hajar Dewantara ini bahkan trotoarnya ya pada ambruk begini ini. Luar biasa sekali Kota Metro tercinta ini,” cetusnya.

    Menurut Yoga, pematang jalan raya itu adalah fasilitas umum yang salah satu fungsinya adalah sebagai pelindung bagi pejalan kaki. Oleh sebab itu, semestinya trotoar dibuat dengan baik dan kondisinya dijaga, agar hak pejalan kaki terpenuhi.

    “Rusaknya trotoar akan mengancam keselamatan masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara. Kalau begini kan pejalan kaki harus berjalan menapaki bahu jalan, sehingga berpotensi membahayakan diri mereka serta memicu kemacetan lalu lintas,” pungkasnya.

    Disebabkan kondisi trotoar yang rusak dan bisa sangat membahayakan warga, Edi dan Yoga berharap agar dalam hal ini, pemerintah juga dapat segera hadir mengatasi kerusakan tersebut.(Rendi)

  • Ketua PMI Provinsi Lampung Kunjungi Anak penderita Thalasemia

    Ketua PMI Provinsi Lampung Kunjungi Anak penderita Thalasemia

    Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal mengunjungi Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung untuk menemui anak – anak penderita thalasemia, Senin (21/3).

     

    Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai dengan kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal, sehingga sangat memerlukan darah.

     

    Unit Donor Darah (UDD) PMI sebagai bagian dari PMI Provinsi Lampung yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terus berupaya untuk semakin baik dalam melayani masyarakat, khususnya dalam hal ketersediaan darah.

     

    Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menyatakan mendukung penuh upaya-upaya Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung terutama dalam hal peningkatan pelayanan dan ketersediaan darah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi penderita thalasemia.

     

    Kehadiran Ketua PMI Provinsi Lampung ditengah – tengah anak – anak penderita thalasemia merupakan bentuk kepedulian terhadap penderita thalasemia yang ada di Provinsi Lampung.

     

    Pada kesempatan tersebut, Ketua PMI Provinsi Lampung memberikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah dan tali asih kepada anak – anak penderita thalasemia.

     

    Kegiatan bertema Berbagi Ceria Bersama Anak – anak Thalasemia dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1443 H, yang tinggal beberapa hari lagi.

     

    Dalam arahannya, Ketua PMI Provinsi Lampung berpesan kepada para orang tua yang putera / puterinya menderita thalasemia untuk memberikan perhatian penuh dan selalu bersyukur dengan semua yang diberikan oleh Allah SWT.

     

    “Pesan saya syukuri setiap yang diberikan Allah kepada kita, saya sangat tahu bahwa anak – anak ini butuh perhatian khusus”, ucap Riana Sari.

     

    Dengan kegiatan berbagi ini, sebelum memasuki bulan Suci Ramadhan 1443 H, Riana Sari juga berharap dapat memberi energi positif kepada anak – anak penderita thalasemia.

     

    “Semoga kita semua dapat melaksanakan Ibadah Puasa dengan penuh ketaqwaan, diberikan kesehatan dan semoga dapat menjalankan dengan khusuk”, ucap Riana.

     

    “Mudah – mudahan dengan adanya kegiatan ini, ada energi baru bagi ibu – ibunya untuk terus mendampingi anak – anaknya’, harap Riana.

     

    Pada berbagai kesempatan, Ketua PMI Provinsi Lampung juga selalu mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya, untuk mendukung ketersediaan darah, karena masih banyak sekali pasien yang membutuhkan darah, terutama penderita thalasemia.(*)

  • Sintia Syafa dari Diskes Tuba Meraih 2 Piala

    Sintia Syafa dari Diskes Tuba Meraih 2 Piala

    Cakralampung.com – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Tulangbawang (Tuba) ke-25, Dinas Kesehatan (diskes) ikut berpartisipasi memeriahkan acara mulei mekhanai dengan mengirimkan peserta dalam ajang lomba tersebut.

    Untuk Mulei, Perwakilan Dinas Kesehatan yaitu Sintia Syafa Meraih 2 piala sekaligus.

    Pertama, Kategori Mulei Lingkungan Tahun 2022, dan yang kedua Menoreh Prestasi Kategori Best Performance Tahun 2022, tidak cukup Mulei nya saja, Masih ada lagi Piala yang di Peroleh Dinas Kesehatan.

    Kemudian untuk Menganai meraih juara 1 (Satu). Penyematan selempang dan pemberian piala dan uang binaan diserahkan Langsung oleh Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang Ir. Anthoni, MM.

    Kadis Kesehatan Tuba H.Fatoni, S.Kep., M.M mengatakan ajang Pemilihan Mulei menghanai seperti ini, merupakan hal yang positif serta untuk menggali potensi bakat pemuda-pemudi Kabupaten Tulangbawang.

    ” Mereka bisa kita gunakan untuk promosi tentang Kabupaten Tuba, dalam segala hal, potensi pariwisata, pendidikan, kesehatan termasuk pengembangan UMKM,” ujar Bati Fatoni sapaan akrabnya.

    Lanjutnya, dengan momen yang seperti ini,kita jangan lengah dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan guna memutuskan rantai Covid-19.

    ” Momen acara seperti ini harus kita dukung, sepanjang nilai-nilai sportivitas tetap kita jaga. Serta ditengah Pandemi Covid -19 seperti ini,kita tetap menerapkan Prokes, untuk menjaga diri kita, keluarga, masyarakat, dalam memutus rantai penyebaran virus corona,”tutupnya. (rds/asf)

  • Lulu Zaharani dari Dinas PUPR Raih Juara Ajang Mulei Mekhanai Tuba

    Lulu Zaharani dari Dinas PUPR Raih Juara Ajang Mulei Mekhanai Tuba

    Cakralampung.com – Lulu Zaharani utusan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berhasil membuat para juri terpukau serta berhasil sabet juara dalam acara Malam Grand Final Pemilihan Mulei Menganai Kabupaten Tulangbawang Tahun 2022.

    Acara itu sendiri dibuka langsung oleh Bupati Tuba Dr. Hj Winarti, S.E., M.H.Kemeriahan acara tersebut diselenggarakan di lapangan Tenis Indoor, Kecamatan Menggala Tulangnawang, Jumat (18/3).

    Ajang kompetisi Mulei Menganai ini menghadirkan gelora pesona dengan penampilan apik para peserta dengan segudang bakat dan talentanya.

    Hadir pada acara tersebut, Bupati Tulangbawang, Sekda Tuba, Kadis Kominfo Tuba, Kadis PUPR, Kadis Kesehatan, Camat Se-Tulangbawang, Dandim 0426, Kapolres Tuba, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta Tokoh Perempuan.

    Dalam sambutannya Bupati Tulangbawang Hj Winarti,berharap peserta Mulei Menganai bisa menampilkan kemapuan mereka dengan maksimal didepan para juri.

    “Bagi yang tampil lebih percaya diri, tunjukan kemampuanmu, jangan grogi, “tutur bupati Winarti.

    Sementara,Lulu Zaharani menampilkan bakatnya didepan para juri, ia merupakan peserta Mulei Menganai Tuba 2022 perwakilan Dinas PUPR.

    Dalam hal itu, ia berhasil menorehkan prestasi menyabet Juara 1 pemilihan Mulei dalam ajang tersebut. Dan diberikan selempang dan piala serta uang binaan senilai Rp.1.500.000.yang diberikan Pemkab Tuba diwakili Melalui Sekda Tuba yaitu Ir.Anthoni, MM.

    Selain itu, Perwakilan Menganai dari Dinas PUPR yaitu Herdendi Fadillah juga mendapatkan prestasi juara Runner up ke-3, yang disematkan selempang dan uang binaan senilai Rp.500.000.

    Ditempat yang sama Kadis PUPR M.Puncak Setiawan mengatakan kebanggannya terhadap kedua Mulei Menganai dari perwakilan DInas PUPR yang telah meraih kejuaraan.

    “Terima kasih atas torehan raihan yang dicapai oleh kedua mulei menganai Tahun 2022, Harapan saya semoga dapat lebih membanggakan lagi di Tahun selanjutnya,”ucap Kadis PUPR M.Puncak Setiawan. (rds/asf)

  • Panen Raya di Metro, PDIP Janji Sejahterakan Petani

    Panen Raya di Metro, PDIP Janji Sejahterakan Petani

    METRO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bergerak bersama melakukan panen raya sebagai bentuk dukungan dalam gerakan Mari Sejahterakan Petani (MSP) di Kota Metro.

    Selain panen raya, PDI-P juga meresmikan pendopo di kawasan pertanian persawahan, Jl. Kangguru, Kel. Hadimulyo Timur, Kec. Metro Pusat, Sabtu (19/3/2022).

    Ketua DPD PDI-P Provinsi Lampung, Sudin mengatakan, kegiatan yang dilakukannya bersama seluruh petugas partai dan petani merupakan gerakan perdana panen raya padi MSP.

    “Hari ini kami panen perdana padi MSP, yang mana padi ini adalah padi unggulan lokal yang diciptakan dan budidayakan oleh pak Surono Danu, yang mana beliau juga adalah tokoh PDI Perjuangan, jadi bukan tokoh-tokohan, ini tokoh beneran,” kata Sudin dalam sesi wawancara bersama awak media.

    Dalam kesempatan itu, Sudin juga mengintruksikan seluruh kadernya di Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah untuk dapat terus bergerak merangkul petani demi terciptanya swasembada pangan nasional.

    “Maka sekalian panen, sekalian peresmian. Saya sebagai petugas partai diperintahkan, dan bukan saya saja tapi seluruh kader partai wajib turun kebawah, menyapa rakyat, berbuat untuk rakyat dan bekerja untuk rakyat. Jangan cuma slogan-slogan saja,” bebernya.

    Sudin berharap, pendopo petani yang diresmikan tersebut dapat mengakomodir keluhan petani di dua daerah serta mampu menghadirkan solusi atas permasalahan di bidang pertanian.

    “Jadi hari ini disamping panen raya juga ada peresmian pendopo. Saya berharap ini menjadi tempat berkumpulnya para petani baik dari Lampung Tengah maupun Kota Metro. Karena selama ini informasi pertanian sering acak-acakan, kalau jadi satu tempat maka jauh lebih baik dibandingkan acak-acakan. Jadi kalau mau diskusi dan lainnya bisa satu tempat disini,” pungkasnya.

    Sementara, Ketua MSP Lampung, Sumarsono mengatakan, sebelumnya pada tanam percobaan padi MSP di Kota Metro hanya menghasilkan 5 ton GKP per hektar nya. Namun, ada peningkatan 2-3 ton di musim tanam kali ini.

    “Awalnya itu kami lakukan percobaan seluas dua hektar. Nah, pada musim ini kami tanam seluas 136 hektar dan Alhamdulillah pada panen ini hasilnya sangat maksimal,” kata dia.

    Dia menjelaskan, walaupun pada panen ini belum selesai keseluruhan. Dari sampel yang didapat satu hektar nya mendapatkan 8 ton. Itu merupakan capaian yang luar biasa.

    “Semua memang perlu adaptasi. Yang sudah ada ini dalam satu hektare sudah menghasilkan 8 ton. Yang tadinya 5-6 ton pada musim lalu. Mudah-mudahan setelah kita adakan edukasi dan diskusi kita targetkan pada panen mendatang mencapai 10 ton per hektar,” tutup Sumarsono yang juga sebagai ketua DPRD Lampung Tengah itu.

    Dalam kesempatan itu, pencipta benih padi MSP, Surono Danu menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan PDI Perjuangan dalam pendistribusian padi MSP sebagai padi unggulan di Lampung. (Rendi)

  • Peringati Hari Jadi Provinsi Lampung,Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Pengda Lampung Gelar Mabar Offroader Se-Nusantara Tahun 2022

    Peringati Hari Jadi Provinsi Lampung,Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Pengda Lampung Gelar Mabar Offroader Se-Nusantara Tahun 2022

    Peringati Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58, Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Pengda Lampung gelar Mabar Offroader Se-Nusantara Tahun 2022.

    Mabar Offroader Se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai ini dilaksanakan mulai tanggal 18 sampai 20 Maret 2022.

    Mabar Offroader Se-Nusantara tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi, di Hortipark Pesawaran, Sabtu (19/3).

    “Dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Mabar Offroader se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai , secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Kusnardi.

    Ia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini, dapat terbentuk jejaring antar peserta dari seluruh daerah, sehingga dari sektor olahraga otomotif ini dapat memberikan kontribusi positif untuk tumbuh kembang prestasi olahraga dan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan di bumi Nusantara Indonesia ini.

    “Dan marilah bersama-sama untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan senantiasa bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia Maju dan Lampung Berjaya,” tambah Kusnardi.

    Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Kusnardi mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung kepada seluruh peserta Offroader.

    Ia menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 yang melanda kita sejak Maret 2020 masih terus kita rasakan hingga saat ini, masih menjadi ujian, masih menjadi ancaman nyata. “Protokol kesehatan masih menjadi prioritas utama di tengah upaya pemerintah membangkitkan sektor ekonomi yang terpuruk antara lain sektor pada berbagai kegiatan olahraga. Namun pandemi ini juga menyadarkan kita untuk menyadari bahwa kita memiliki berbagai macam potensi besar yang bisa dikembangkan,” jelasnya.

    Indonesia yang kaya akan potensi alam dan budaya serta berbagai kearifan lokalnya. Hal ini dapat menjadi kemasan menarik apabila disandingkan dengan penyelenggaraan event olahraga, salah satunya olahraga berbasis alam dan budaya yaitu sport tourism dalam hal ini olahraga otomotif offroad.

    “Selain bisa berolahraga dan berprestasi, kegiatan ini juga memiliki nilai rekreatif dimana para peserta dapat menikmati keindahan alam sekaligus dapat menyaksikan seni budaya lokal serta merasakan langsung nilai-nilai kearifan masyarakat adat setempat,” ujar Kusnardi.

    Kusnardi menjelaskan Pembangunan sektor kepariwisataan Provinsi Lampung sendiri telah mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Lampung memiliki keunggulan dengan aksesibilitas yang mudah dan dekat dengan ibukota negara.

    Seiring dengan perkembangan pandemi dan perkembangan tingkat vaksinasi di masyarakat saat ini, kepercayaan wisatawan sudah mulai kembali untuk berwisata yang aman, nyaman dan sehat. Sektor kepariwisataan pun mulai kembali bergeliat diantaranya dengan pelaksanaan berbagai kegiatan pertemuan, perjalanan insentif, konvensi, pameran bahkan berbagai gelaran olahraga seperti halnya kegiatan Mabar Offroader se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai ini.

    Pelaksanaan Mabar Offroader se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai ini sejalan dengan amanat Bapak Presiden untuk mengembangkan potensi sport tourism pasca pandemi, karena Indonesia memiliki alam yang indah. Potensi ini bisa dimanfaatkan salah satunya dengan menggelar event olahraga otomotif Offroad ini.

    “Olahraga dan wisata alam telah menjadi trend wisata baru yang pasarnya sangat besar dan luas yang akan memberikan multiflier effect pada kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

    Kusnardi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak penyelenggara Mabar Offroader se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai Tahun 2022 ini, Bupati Pesawaran beserta Jajaran di Pemerintah Kabupaten Pesawaran beserta pihak-pihak terkait, media, masyarakat yang telah berperan aktif berkolaborasi sehingga kegiatan besar ini dapat terselenggara.

    “Ucapan terima kasih pula saya sampaikan kepada peserta atas keikutsertaan Mabar Offroader seNusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai Tahun 2022, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung, semoga dapat menorehkan prestasi dan memberikan hasil yang terbaik untuk daerahnya masing-masing,” katanya.

    Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung kepada seluruh peserta Offroader.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada SKIn Lampung atas terselenggaranya Mabar Offroader Se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa jurai.

    “Ini adalah salah satu bentuk aktivitas komunitas yang positif. Bukan hanya sekedar hobi saja, Namun membawa efek positif antara lain menjalin hubungan silaturahmi, meningkatkan ekonomi kreatif, dan mengekspose pariwisata Lampung, khususnya di Pesawaran,” ujar Dendi.

    Dendi juga mensupport SKIn Pengda Lampung untuk menjadikan Mabar ini sebagai event tahunan. Dan pihaknya siap mensupport SKIn Pengda Lampung.

    Ketua SKIn Pengda Lampung Wawan Sah melaporkan bahwa kegiatan Mabar Offroader Se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh offroader di Indonesia. Namun, masih terkendala Covid-19.

    “Oleh karenanya penyelenggaraan ini kita sesuaikan dan kita batasi pesertanya. Tadinya dibuka 150 peserta, tetapi kita batasi maksimal 100 peserta guna mengantisipasi terjadinya kerumunan masa,” jelas Wawan Sah.

    Kegiatan ini juga dalam rangka untuk mensosialisasikan dan mempromosikan keindahan wisata Provinsi Lampung. “Main offroad ini judulnya silaturahmi, namun bagian pentingnya yaitu keluarga offroader mengunjungi wisata Lampung, mencicipi kuliner Lampung. Semoga acara ini membawa manfaat berkah bagi seluruh masyarakat Lampung dan mampu mempererat silaturahmi offroader,” ujar Wawan Sah.

    Terkait jumlah peserta yang bisa mengikuti Mabar Offroader ini, Wawan Sah menyampaikan bahwa setelah melalui tahapan seleksi, terdapat 76 kendaraan yang lulus sesuai standar IOF.

    Lebih dari itu, Wawan Sah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Stakeholder, Bupati Pesawaran dan jajaran, serta seluruh panitia atas supportnya terhadap Mabar Offroader Se-Nusantara Jelajah Sai Bumi Ruwa Jurai. (Adpim)

  • Gubernur Arinal Sampaikan Realisasi 33 Janji Kerja dan Hasil-Hasil Pembangunan

    Gubernur Arinal Sampaikan Realisasi 33 Janji Kerja dan Hasil-Hasil Pembangunan

    Dalam peringatan Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021, diantaranya:

    PILAR PEMBANGUNAN EKONOMI

    Kinerja pembangunan Pilar Ekonomi Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021 semakin membaik meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus menunjukan tren positif setiap Triwulannya dan hingga akhir 2021 ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79% dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%.

    Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

    Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang terus tumbuh positif dengan dukungan kinerja program-program pembangunan sesuai realisasi janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur yang dituangkan ke dalam janji kerja antara lain Program Kartu Petani Berjaya (KPB), Pemberantasan peredaran Pupuk Palsu, Beasiswa mahasiswa pertanian, Revitalisasi lada, Meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya.

    Keberhasilan pembangunan pertanian Lampung dengan meningkatnya produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani tahun 2021, selain itu penghargaan juara III nasional kelahiran Ternak terbanyak pada Program Sapi Kerbau Andalan Negeri (SIKOMANDAN), juga Juara Umum pada gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021.

    “Pada 2015 produksi padi kita 2,5 juta ton, saat ini telah mencapai 2,75 juta ton. Saya berharap akhir periode saya pada 2024 mencapai 3 juta ton. Sasaran saya, Indonesia ke depan akan berhenti mengimpor. Ini sudah saya mulai dan Menteri Pertanian sudah memberikan apresiasi dan mendaulat, Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

    Implementasi KPB juga berkontribusi mendorong peningkatan realisasi KUR di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021. Realisasi KUR tahun 2021 mencapai Rp 8,57 Trilyun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,7 Trilyun. Porsi realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung didominasi sektor pertanian sebagai sektor utama pembangunan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi Lampung 2019-2024.

    “Sampai saat ini kita telah meraih 46 penghargaan dari berbagai sektor. Ini semua berkat dukungan, kontribusi, dan kerja keras kita semua, termasuk DPRD, Bupati dan Walikota,” kata Gubernur Arinal.

    Gubernur juga berharap kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung untuk turut menyosialisasikan Kartu Petani Berjaya kepada para petani karena Gubernur menjamin kemudahan dalam akses permodalan dalam bentuk realisasi KUR bagi para petani demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

    Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata diwujudkan dengan telah dilakukannya Groundbreaking Bakauheni Harbour City oleh Wakil Menteri BUMN sebagai Proyek Strategis Nasional. Selain itu juga memprioritaskan pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan UKM center di beberapa lokasi. Hal ini merupakan realisasi janji kerja Lampung sebagai tujuan utama wisata Indonesia serta Lampung Kaya Festival.

    “Salah satunya, sentra UMKM akan kita bangun di Wayhalim. Potensi UMKM kita sangat besar, hampir semua Kabupaten memiliki potensi UMKM. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi berkewajiban membangun dan mengendalikan agar produk-produk UMKM yang dihasilkan Kabupaten bisa sampai ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” kata Gubernur Arinal.

    Ketiga, Adanya peningkatan produksi industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung dimana pada Tahun 2021 mencapai 4.837,14 juta US$ atau meningkat 53,82% dibanding capaian Tahun 2020.

    Kinerja industri dan ekspor Lampung dimaksud adalah realisasi janji kerja Mengembangkan Industri Pengolahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, Memfungsikan BUMD, Pengembangan ekonomi kreatif, UMKM dan Koperasi, Lampung Ramah Usaha, serta Mewujudkan Percepatan Lampung sebagai pusat industri pertahanan Indonesia.

    PILAR PEMBANGUNAN SOSIAL

    Dari sisi Pilar Pembangunan Sosial ditunjukkan dari capaian indikator sasaran makro pembangunan lainnya adalah Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung, dimana pada tahun 2021 adalah sebesar 69,90 yang meningkat dari tahun 2020 sebesar 69,69. Capaian ini akan terus menerus ditingkatkan hingga di atas 70.

    Selain itu, Indikator persentase penduduk miskin Provinsi Lampung juga terus ditekan. Jika dianalisis selama 3 tahun, maka penurunan persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang cukup menggembirakan, bahkan lebih baik dari pada nasional.

    Jika pada tahun 2015 persentase penduduk miskin Provinsi Lampung mencapai 14,35% maka pada tahun 2021 turun menjadi 11,67% (lebih baik dari tahun 2020 sebesar 12,76%), atau terjadi penurunan sebesar 1,09% ini lebih baik dari capaian nasional untuk periode yang sama. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan kemiskinan ekstrim di tanah air.

    Sejalan dengan upaya-upaya untuk menurunkan persentase penduduk miskin, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya untuk menurunkan dan menekan tingkat pengangguran. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69% jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%. Hal yang sama juga dicapai pada indeks Rasio Gini, Lampung mencapai 0,32 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,38 poin.

    Capaian indikator-indikator pilar pembangunan sosial tersebut merupakan perwujudan janji kerja Revitalisasi SMK, Smart School, Smart Village, Pendampingan program membangun desa, Kartu Pendidik Berjaya, Lampung ramah perempuan dan anak, anak muda berjaya dan perempuan berjaya.

    Selanjutnya, realisasi janji kerja Lampung Mengaji, Lampung menuju bebas narkoba, Lampung sehat, Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam dunia Olah Raga, ditunjukkan salah satunya dengan apresiasi pengelolaan covid19 Terbaik Nasional serta Lampung berhasil mencapai 10 Besar peringkat PON XX Papua.

    PILAR PEMBANGUNAN HUKUM DAN PEMERINTAHAN

    Pilar Pembangunan Hukum dan Pemerintahan ditunjukkan salah satunya dari Indeks Demokrasi Lampung sebesar 72,79 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 72,56 poin. Hal ini merupakan realisasi dari janji kerja Lampung Merawat Indonesia, APBD Berjaya dan Reformasi Birokrasi. Dalam penyelenggaraannya, Lampung mendapat apresiasi penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional, 7 kali berturut-turut memperoleh WTP, Penghargaan terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2021, Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

    “Tata kelola APBD itu mengacu kepada persetujuan DPRD. Diraihnya penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional merupakan hasil dari kerja keras kita semua,” terang Gubernur Arinal disambut tepuk tangan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang hadir.

    PILAR PEMBANGUNAN LINGKUNGAN

    Pembangunan Pilar Lingkungan Provinsi Lampung selama tahun 2021 juga menunjukkan capaian yang baik, antara lain: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 66,95, menurunnya Indeks Resiko Bencana menjadi 144,7, serta penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 6,86%. Hal ini dicapai melalui realisasi janji kerja Mengelola Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Rakyat, Lampung sebagai pusat inkubasi tanaman nusantara.

    Capaian 4 pilar pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas yang ditunjukkan dengan tercapainya indikator sasaran makro pembangunan Tingkat Kemantapan Jalan sebesar 76,04%, Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga sebesar 99,26%, Juga dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah. Hal ini terkait dengan implementasi janji kerja Infrastruktur Lampung Berjaya, Unit Reaksi Cepat, dan Lampung Terang Berjaya.

    “Saya telah menemukan solusi, sehingga pembangunan jalan provinsi akan kita lakukan serentak dalam 2 tahun dengan mengelola anggaran Dinas Bina Marga yang telah disetujui oleh DPRD. Mohon doanya supaya harapan rakyat untuk perbaikan jalan provinsi, akan kita realisasikan pada tahun 2022-2024,” harap Gubernur Arinal.

    Gubernur Arinal juga menyatakan, akan terus mempertahankan dan meningkatkan segenap keberhasilan dan prestasi yang telah diperoleh.

    “Adapun hal-hal yang belum mencapai target, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas, guna berkarya dalam pembangunan daerah Lampung yang sama-sama kita banggakan,” kata Gubernur Arinal. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

  • Langka, Puluhan Pengendara Rela Antre Berjam-jam Demi Dapatkan Solar

    Langka, Puluhan Pengendara Rela Antre Berjam-jam Demi Dapatkan Solar

    METRO — Puluhan kendaraan roda empat mengantre bahan bakar solar di Pom Bensin Pertamina 24-341-14, Jalan Pattimura, Karangrejo, Metro Utara, Jumat (18/3/2022).

    Andro (23), pengendara yang mengantre, mengatakan dirinya sudah di lokasi sejak jam 06.30 pagi. Menurutnya, mengantre seperti ini sudah berlangsung dua bulan silam.

    “Untuk dapet solar gini, ya saya biasanya mulai antre jam 6-7, dan baru dapat jam 8-9. Jam 8 itu udah paling cepat,” katanya.

    Senada, Yoga (24), pengantre lain, mengaku sudah mengantre sejak pukul 05.30 pagi, hingga jam 08.15 pagi, ia belum juga mendapat giliran.

    “Ini kan pertaminanya buka jam 6, tapi sebelum jam 6 udah ngantre panjang bener pengendara,” ungkapnya.

    Ia mengaku, biasanya mengantre hingga 2 jam, bahkan lebih.

    “Pernah juga saya udah lama ngantre terus abis, tapi ya mau gimana lagi. Kalo abis gitu ya kita ngecer ke warung-warung,” keluhnya.

    Bahkan di pom lain di Metro saya belum dapet, makanya saya tahan ngantre di sini.

    Sementara, petugas pertamina, Ragil, mengaku bahwa antre seperti itu terjadi setiap hari. Menurutnya banyaknya pengantre akibat solar yang diantar ke pom tersebut terlambat.

    “Selain itu, karena di Metro juga sepertinya cuma ada di sini, makanya pada ngantrenya ke sini,” singkatnya. (Rendi)