Blog

  • Guna Mengantisipasi Banjir, Pemerintah Kecamatan Gedongtataan Himbau Pemdes Menjaga Kebersihan Lingkungan

    Guna Mengantisipasi Banjir, Pemerintah Kecamatan Gedongtataan Himbau Pemdes Menjaga Kebersihan Lingkungan

    CAKRA LAMPUNG – Pemerintah Kecamatan Gedongtataan himbau Kepala Desa untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi terjadinya banjir, Sabtu (25/12).

    “Masing-masing kepala desa di himbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan, baik itu kebersihan drainase ataupun gorong-gorong agar tidak ada sumbatan pembuangan aliran air,” ujar Camat Gedongtataan Syukur Saliyak.

    Menurut Syukur, penyebab terjadinya banjir selain dikarenakan intensitas curah hujan yang tinggi pada akhir tahun, terdapat beberapa aliran sungai yang sudah menyempit.

    “Kami harapkan ada normalisasi aliran sungai atau DAM di desa bagelen, karena untuk wilayah tersebut kalau sudah hujan deras dalam kurun waktu yang cukup lama, intensitas air langsung cepat naik ke permukaan di wilayah tersebut. Untuk kedepannya kami akan melakukan peninjauan kembali ke sejumlah wilayah yang rawan banjir, dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pembangunan fisiknya,” ucapnya.

    Selain itu, Syukur mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi dengan memberikan himbauan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarang di sepanjang aliran sungai.

    “Kami juga sudah mengarahkan seluruh Kepala Desa untuk mengimbau dan mengedukasi masyarakat, baik itu secara langsung maupun tulisan, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarang di sepanjang aliran sungai,” pungkasnya. (egy/ash)

  • PK Partai Golkar Gelar Jumat Berkah

    PK Partai Golkar Gelar Jumat Berkah

    CAKRA LAMPUNG – PK Partai Golkar didampingi Camat Buminabung gelar Jumat Berkah, di lapangan merdeka Buminabung Timur, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat pagi (24/12).

    PK Partai Golkar Kecamatan Buminabung Suhaimi mengatakan, jumat berkah ini digelar bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintahan dengan ormas.

    “Bebagai acara Jumat Berkah ini dimaksud untuk bersilaturahmi dan juga dapat bersinergi dengan kepemerintahan baik Kabupaten ataupun sampai ke pemerintahan kampungnya,” ungkapnya.

    Lanjutnya, diacara Jumat Berkah ini ada senam berjaya bersama kelompok wanita tani, pis srikandi, Al Hidayah dan PKK Kampung Buminabung Timur.

    “Saya selaku PK Golkar dan Pak Camat Supriyanto, atas nama ormas, jumat berkah berjaya ini turut serta membagikan sembako bagi orang jompo atau kurang mampu, yang berhak untuk menerima,” jelasnya.

    Disini juga, lanjutnya, bagi masyarakat yang ingin mengecek kesehatannya dipersilahkan.

    “Ada pihak Puskes yang membantu melayani kesehatan warga disini,” imbuhnya.

    Camat Buminabung Supriyanto menambahkan, semua kegiatan yang ada di Kecamatan Buminabung bersama PK Kecamatan Bapak Suhaimi selalu kordinasi.

    “Saya akan selalu mendukung dan membina semua kegiatan yang ada di Kecamatan Buminabung ini, semoga dengan bersenerjinya PK Partai Golkar dalam membantu kepemerintahan kampung kampung memberi pencerahan atau penyambung lidah pemerintah terhadap masyarakat. Masyarakat pun akan lebih dekat dan erat dengan pemerintah,” pungkasnya. (hjd/din)

  • KWT Melati Buminabung Ikuti Kegiatan Bazar

    KWT Melati Buminabung Ikuti Kegiatan Bazar

    CAKRA LAMPUNG – Beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah, mengikuti agenda kegiatan bazar, Jumat (23/12).

    Camat Buminabung, Supriyanto mengatakan, agenda bazar ibu-ibu KWT digelar hari ini, dengan menunjukan kreatifitas ibu-ibu KWT Buminabung.

    “Pagi ini banyak sekali kegiatan yang dilakukan ibu-ibu KWT, selain menunjukan kreatifitas bazar, ibu-ibu KWT juga ikut serta senam Srikandi,” ungkapnya kepada Cakra Lampung.

    Hal senada dikatakan Suhaimi IT PK Partai Golkar menjelaskan, kegiatan bazar ini baru dilakukan demi kreatifitas ibu-ibu KWT.

    Di bazar ini, kata Suhaimi, ibu-ibu menciptakan berbagai macam cemilan atau makanan buatan sendiri.

    “Ya, ibu ibu KWT yang mengelola makanan atau berbagai macam cemilan sendiri,” imbuhnya.

    Kepala Kampung (Kakam) Buminabung Timur Solikin juga turut menjelaskan, sangat bangga dengan semua kegiatan yang ditunjukan ibu-ibu KWT.

    “Menciptakan banyak jenis makanan, cemilan serta semangatnya mereka memasarkannya di lapangan merdeka Buminabung Timur, dan disini kita juga ada pos bindu. Untuk masyarakat yang hadir bisa mengecek darah tinggi kadar gula, dan kesehatan lainnya. Karena ditangani langsung oleh Puskes Buminabung,” pungkasnya. (hjd/din)

  • BPNT Di Kecamatan Buminabung Diduga Disunat

    BPNT Di Kecamatan Buminabung Diduga Disunat

    CAKRA LAMPUNG – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di sejumlah kampung (desa), Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) diduga disunat.

    Berdasarkan penelusuran dari Cakra Lampung terdapat kejanggalan dalam penyaluran BPNT tersebut. Setidaknya ada tiga kampung yang bantuan program BPNT ini diduga disunat. Yaitu, Buminabung Ilir, Buminabung Utara dan Buminabung Timur.

    Seperti paketan sembakonya yaitu: beras,10 kg telor, 20 butir buah pir atau apel 3 butir, biji kacang tanah setengah kg, kentang setengah kg. Dan dari hasil pengecekan di lapangan terdapat kejanggalan seperti beras yang tidak sesuai standar yang di tentukan.

    Kemudian dari satu karpet telor yang berisi 30 butir ini hanya 20 butir yang di salurkan.

    Nah, dari lima macam sembako ini bila dijumlahkan dengan harga beli sangat tidak sesuai artinya ada dugaan pemangkasan sembako tersebut.

    Saat dikonfirmasi, e-warung yang menyalurkan bantuan ini di Buminabung Ilir, Uswatun Hasanah ia menjelaskan jika dirinya tidak tahu masalah jenis atau jumlah bantuan ini.

    ” karena yang tahu pihak distributornya. Sebab saya hanya mentransfer dana aja dari jumlah masyarakat yang mendapatkan. Misalnya, dari 300 yang mendapat tinggal kalikan 200.000 itu, yang saya transfer ke rekening distributor. Karena itu yang akan membelanjakan dana tersebut dan saya tambahkan lagi saya menerima sembako ini udah di paket, dan yang saya tata hanya telor di masukan kedalam plastik setelah sampai di E warung saya. Dan ini bukti tanda trima barang ada di saya dari PT. Trisula Sanjaya Jadda,” pungkasnya. (hjd/din)

  • Capaian Vaksinasi COVID-19 Kelurahan Dayamurni Tumijajar Tubaba Mencapai 90 Persen

    Capaian Vaksinasi COVID-19 Kelurahan Dayamurni Tumijajar Tubaba Mencapai 90 Persen

    CAKRA LAMPUNG – Lurah Dayamurni Yudi MS, SE mengkonfirmasi capaian vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sampai dengan, Kamis (23/12) tercatat mencapai 90%.

    ” Capaian vaksinasi dikisaran 90% tersebut terkonfirmasi dari data pelaporan P-Care dari 6 Lingkungan (Lk) dan 28 RT yang ada di Kelurahan Dayamurni,” terang Lurah Yudi saat ditemui Lampung Newspaper diruang kerjanya.

    Lebih lanjut dikatakannya, bahwa sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan dukungan percepatan vaksinasi bersama pihak TNI Polri dan Pemkab Tubaba. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Tubaba Ir. H. Umar Ahmad, SP guna pencapaian target vaksinasi secara nasional diakhir tahun 2021.

    ” Sesuai dengan petunjuk dari Dinkes Tubaba, saat ini pola vaksinasi dilakukan perubahan dengan sistim jemput bola door to door langsung ke masyarakat,” jelas Lurah Yudi menambahkan.

    Diketahui menjelang akhir tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Tubaba melakukan perubahan pola pelaksanaan percepatan vaksinasi COVID-19.

    Pola vaksinasi selama ini yang dilakukan oleh Pemkab Tubaba Polres, TNI, BIN menggunakan gerai-gerai vaksin yang tersebar di masing-masing Tiyuh, dirubah dengan pola jemput bola door to door langsung ke kediaman masyarakat dengan menggunakan data masyarakat wajib vaksin yang ada. (akb/din)

  • K3S Dente Teladas Adakan Work Shop bersama Inspektorat

    K3S Dente Teladas Adakan Work Shop bersama Inspektorat

    CAKRA LAMPUNG – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Dente Teladas mengadakan workshop pengelolaan dana bos (23/11) di SD Negeri Pendowo Asri Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulangbawang.

    Turut hadir dalam acara, seluruh kepala sekolah SD sekecamatan Dente Teladas selaku peserta, tim inspektorat Tulangbawang selaku nara sumber dan hadir juga pengawas sekolah.

    Suroto, S.Pd., Kepala Sekolah SDN 1 Pendowo Asri selaku tuan rumah yang mewakili K3S Dente Teladas mengatakan, tujuan mengadakan workshop ini untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan sekolah yang lebih baik.

    ” baik tata kelola keuangan, administrasi dan hal lain yang terkait,” katanya.

    Dalam acara ini pemateri yaitu tim dari Inspektorat Tulangbawang dan Pengawas Sekolah Kecamatan setempat.

    Sementara itu, Hadi Susanto, S.E., M.M selaku narasumber dari Inspektorat Tualangbawang mengatakan, tujuan pemberian materi adalah membuat sekolah di Dente Teladas menjadi akuntabel.

    “Setalah work shop ini kami akan melakukan pembinaan secara berkala dengan tujuan Sekolah di Dente Teladas menjadi akuntabel baik dalam tata kelola, kelembagaan dan Program, sehingga tidak terjadi kekurangan pelaporan SPJ yang berulang,” terangnya.(rds/din)

  • Kecelakaan Maut di Jalur Tol Bandung KM 108 Tegineneng, 4 Orang Penumpang Meninggal Dunia

    Kecelakaan Maut di Jalur Tol Bandung KM 108 Tegineneng, 4 Orang Penumpang Meninggal Dunia

    CAKRA LAMPUNG – Tabrak truk fuso, minibus yang membawa rombongan guru sekolah dasar asal Kabupaten Way Kanan, mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalur tol Bandung KM 108, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Kamis (23/12).

    Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, melalui Kasat Lantas Polres Pesawaran Iptu Amsar mengatakan, kecelakaan terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 10.30 WIB, saat kendaraan truk Fuso Hino dengan nopol BG 8027 BI, dari arah Lampung Tengah menuju ke arah Bandar Lampung yang melaju di jalur lambat.

    “Setibanya di TKP terdapat kendaraan minibus Toyota Hiace dengan nopol G 7259 BD, berjalan dari arah Lampung tengah menuju kearah Bandar Lampung berada di jalur cepat dan berpindah jalur ke kiri atau melambat,” kata Amsar.

    Lanjut Amsar, dikarenakan terdapat kendaraan minibus hendak mendahului dari jalur kanan atau jalur cepat. Saat berpindah jalur diduga supir tidak berkonsentrasi sehingga tidak melihat ada kendaraan truk fuso yang berada didepannya.

    “Kemudian kendaraan minibus tersebut menabrak body bagian kanan belakang kendaraan truk fuso dengan nopol BG 8027 BI, sehingga terjadilah lakalantas tersebut,” ujarnya.

    Dikatakan Amsar, akibat lakalantas tersebut 4 orang penumpang meninggal dunia dan 11 orang penumpang lainnya mengalami luka ringan termasuk supir minibus. Dan diketahui identitas korban meninggal dunia bernama Azizatil Musrifah (42), Zidan Zia (3), Masnuri (55), dan Ghefira Khanza Alkalifa (8) warga Kabupaten Way Kanan.

    “Saat ini para korban lakalantas sudah dibawa ke rumah sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung, dan untuk kondisi kendaraan minibus mengalami ringsek bagian depan dan kendaraan truk Fuso rusak pada bagian body belakang. Petugas kami sudah mengamankan barang bukti dan mencatat keterangan saksi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (egy/ash)

  • Lamteng Mendapatkan Kehormatan Menjadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-34

    Lamteng Mendapatkan Kehormatan Menjadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-34

    CAKRA LAMPUNG – Bupati H. Musa Ahmad,S.Sos Menyambut Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden RI pada acara pembukaan Muktamar NU Ke-34 di Ponpes Darussa’adah Seputih Jaya pada hari Rabu 22 Desember 2021.

    Rombongan yang sekira tiba pukul 09.30 langsung menuju Lokasi Pembukaan Muktamar NU ke-34 dengan Pengawalan Ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden dan para tamu undangan yang hadir dalam pembukaan tersebut dibatasi dan juga Menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat sesuai arahan dari Panitia.

    Bupati Lampung Tengah kepada awak media mengatakan, Lampung Tengah (Lamteng) mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah Muktamar NU Ke-34 dan tentunya sebagai tuan rumah akan menjamu tamunya dengan baik, sehingga meninggalkan meninggalkan kesan yang baik. Bupati Juga pada acara muktamar tersebut menyambut Wakil Presiden RI Ke 10 dan 12 RI H. M. Jusuf Kalla Di Rumah Dinas Bupati Nuwo Balak Lampung Tengah.

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sambutannya Jokowi Berpesan Kepada Generasi NU mampu Mempanguruhi Peradaban dunia agar membawa Kemaslahatan bagi seluruh umat seluruh dunia khsusunya di negara Kita Indonesia, ini Sesuai dengan tema Muktamar NU ke -34 yakni Berkiprah Untuk Peradaban Dunia. Presiden Jokowi juga mengatakan NU memiliki potensi – potensi yang dapat berperan dalam memajukan teknologi informasi. (ans/ash)

     

  • APDESI Kabupaten Pesawaran Meminta Presiden Merevisi Perpres Nomor 104 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Dana Desa

    APDESI Kabupaten Pesawaran Meminta Presiden Merevisi Perpres Nomor 104 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Dana Desa

    CAKRA LAMPUNG – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pesawaran, meminta kepada Presiden untuk melakukan revisi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 tahun 2021 tentang penggunaan Dana Desa (DD).
    “Penggunaan Dana Desa (DD) saat ini lebih baik diprioritaskan  untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur. Untuk itu kami para Kepala Desa Kabupaten Pesawaran mengharapkan Presiden untuk merevisi Perpres nomor 104 tahun 2021,” ujar Ketua Apdesi Kabupaten Pesawaran Suranto, Rabu (22/12).

     

    Menurut Suranto, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur desa harus tetap menjadi prioritas utama, karena menjadi salah satu pondasi untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat pasca Covid-19 mereda.
    “Untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat bukan dengan cara masyarakat hanya diberikan bantuan terus menerus. Karena untuk masyarakat yang tidak mampu sudah di bantu melalui program PKH dan BPNT dari Kemensos,” ucapnya.

     

    Dikatakannya, para kepala desa menilai Perpres Nomor 104 yang diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 November lalu, berpotensi mengadu domba Pemerintah Desa (Pemdes) dengan masyarakat. Para kepala desa juga menyebut, Perpres Nomor 104 secara tidak langsung sudah merubah Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2022 yang telah disusun melalui Musyawarah Desa (Musdes).

     

    “Dengan diterbitkannya Perpres 104, kewenangan Pemdes menjadi sangat terbatas. Karena selain akan menghambat kegiatan desa yang telah direncanakan, penggunaan 40 persen dana desa yang diperuntukan untuk BLT-DD pada pelaksanaanya tidak akan tepat sasaran karena ada desa dengan jumlah kepala keluarga yang hanya sedikit. Otomatis apabila itu tetap dipaksakan maka orang yang sudah mampu juga akan mendapatkan bantuan,” kata Suranto.

     

    Selain itu, Suranto mengatakan, penggunaan 40 persen Dana Desa (DD) yang di alokasikan untuk BLT-DD dapat menghambat pembangunan ekonomi dan fisik di semua desa. Selain itu, dengan alokasi 40 persen dana desa untuk BLT juga akan menimbulkan permasalahan baru seperti yang sering terjadi di desa-desa lantaran tidak akan tepat sasaran yang mengakibatkan kecemburuan sosial di antara masyarakat.

     

    ”Dengan diterbitkannya Perpres 104 itu, kewenangan Pemdes dalam mengurus urusan rumah tangganya sesuai Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dilemahkan secara perlahan,” tukasnya.

     

    Diketahui, dalam Perpres 104 tersebut menentukan sebanyak 4 poin penggunaan DD tahun Anggaran 2022. Dari keempat poin itu diantaranya, program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa nominalnya sudah ditentukan paling sedikit itu 40 persen.

     

    Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen, dan Dukungan pendanaan penanganan Covid-19 itu paling sedikit 8 persen dari total alokasi Dana Desa yang diterima oleh setiap desa, dan program sektor prioritas lainnya.

     

    Dari empat poin penggunaan DD yang telah ditentukan pemerintah pusat melalui Perpres 104 tersebut, Pemdes mengelola sisa sebesar 32 persen dan alokasi yang diprotes keras oleh para kepala desa yaitu pada penggunaan DD untuk bantuan langsung tunai paling sedikit 40 persen. (esn/egy/ash)
  • Dinas PMD Pesawaran Melakukan Monitoring Dan Pembinaan Pengelolaan DD dan ADD Tahun Anggaran 2021

    Dinas PMD Pesawaran Melakukan Monitoring Dan Pembinaan Pengelolaan DD dan ADD Tahun Anggaran 2021

    CAKRA LAMPUNG – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pesawaran melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan terkait pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2021 di Aula Kecamatan Way Lima, Rabu (22/12).

    Kepala Dinas PMD Pesawaran Zuriadi, melalui Kasi Pembangunan Desa Dinas PMD Pesawaran Eri Pribadi Putra mengatakan, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan guna meminimalisir terjadinya kesalahan dalam penyusunan administrasi.
    “Ya, kegiatan ini untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan yang menggunakan dana desa dan alokasi dana desa tahun anggaran 2021, terutama dalam hal penyusunan surat pertanggung jawaban (SPJ),” kata Eri.
    Dikatakannya, untuk hasil monitoring dan pembinaan di wilayah Kecamatan Way Lima, masih ditemukan beberapa desa masih harus melakukan revisi dalam penyusunan administrasinya.
    “Untuk sebagian besar desa sudah rapih dalam penyusunan administrasinya, hanya ada beberapa desa yang harus disinkronkan kembali. Kami himbau agar pemerintah desa bisa tertib secara administrasi dalam segala program kegiatan yang dilaksanakan menggunakan APBDes sesuai Permendes PDTT ataupun regulasi yang ada, agar terhindar dari penyimpangan ataupun kesalahan dalam menggunakan DD dan ADD,” ucapnya.
    Pelaksanaan monitoring dan pembinaan DD dan ADD T.A 2021 di hadiri seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Way Lima.
    Dilain pihak, Camat Way Lima Al Ihsan Iskafi mengatakan, pihaknya secara berkesinambungan melakukan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan program kerja pemerintah desa khususnya di Kecamatan Way Lima.
    “Camat sebelumnya sudah melakukan monitoring dan evaluasi, saat ini kami fokus ke perencanaan di tahun 2022 agar segera selesai. Dan saat ini pemerintah desa di Kecamatan Way Lima sudah selesai dalam melaksanakan Musdes RKPDes untuk tahun anggaran 2022,” ujar Iskafi.
    Selain itu, Iskafi mengimbau, agar pemerintah desa segera melaksanakan program yang sempat tertunda atau yang belum direalisasikan sebelum akhir tahun 2021.
    “Setelah rancangan kerja pemerintah desa selesai, maka akan dilakukan evaluasi. Kami akan menunggu pagu dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menentukan skala prioritas penggunaan anggaran desa di tahun 2022. Dan kami himbau kepada kepala desa jika ada program desa yang belum dilaksanakan harus segera di realisasikan sebelum akhir tahun 2021 ini,” tandasnya. (egy/ash)