Blog

  • Mirza dan Egi Ajak Ribuan Warga Lampung Selatan Bersholawat

    Mirza dan Egi Ajak Ribuan Warga Lampung Selatan Bersholawat

    Lampung Selatan – Calon Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Calon Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Prasetyo, mengajak masyarakat Lampung untuk bangkit bersama.

    Acara Sholawat bersama Gus Ihsan Lathief dan Konser Kebangsaan bersama Charly Van Houten yang digelar Rabu malam, 13 November 2024, di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, berhasil menyatukan ribuan warga yang hadir untuk mendukung kemajuan Lampung dan Lampung Selatan.

     

    Dalam sambutannya, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah mengantarkan Pak Prabowo sebagai Presiden dengan suara mayoritas dari Provinsi Lampung. “Terima kasih kepada masyarakat Lampung yang telah memilih Pak Prabowo, sehingga beliau kini dapat mewujudkan janji-janji kemajuan untuk kita semua. Dengan dukungan Pak Prabowo, kami siap untuk membawa Lampung Selatan ke tingkat yang lebih baik lagi,” ucap Mirza—sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal.

     

    Mirza juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya di Lampung Selatan. “Kami maju untuk memastikan pembangunan berjalan lebih cepat, demi kemakmuran masyarakat Lampung Selatan. Mari kita bersama-sama, bahu-membahu, wujudkan perubahan nyata untuk Lampung,” serunya, disambut tepuk tangan meriah.

     

    Sementara itu, Radityo Egi Prasetyo, yang maju sebagai Calon Bupati Lampung Selatan, mengajak warga untuk memilih nomor 2. “Lampung Selatan butuh pemimpin yang siap bekerja untuk rakyat. Mari kita pilih nomor calon gubernur nomor 2 dan calon bupati nomor 2 untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Egi.

     

    Tak lupa, Egi menutup sambutannya dengan pantun, “Ikan hiu makan kayu, Egi-Saiful Pak Mirza, kami semua I love you!” yang mengundang sorak sorai dukungan dari warga yang hadir.

     

    Acara sholawat bersama dan konser kebangsaan ini ditutup dengan doa dan harapan agar Pemilihan Kepala Daerah pada 27 November mendatang berjalan lancar, aman, dan penuh kedamaian. Mirza dan Egi optimis bahwa, dengan dukungan dari masyarakat, mereka siap membawa kemajuan yang diinginkan warga untuk kemajuan Lampung dan Lampung Selatan. (*)

  • Pemkab Lampura Ingatkan Asn Agar Tidak Terlibat Judol, Narkoba Dan Korupsi

    Pemkab Lampura Ingatkan Asn Agar Tidak Terlibat Judol, Narkoba Dan Korupsi

    CAKRA LAMPUNG – PJ Bupati Lampung Utara (Lampura), Aswarodi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara memiliki satuan tugas (Satgas) untuk mencegah, memberantas atau menangani Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam hal judi online, narkoba, dan korupsi.

    “Saya menginstruksikan satgas untuk bekerja efektif dan memastikan tidak ada ASN yang terlibat dalam judi online, korupsi dan bahkan pungli ,” ujar Aswarodi usai pelantikan pejabat di Aula Tapis Pemkab setempat, Rabu 13 November 2024.

    Dijelaskannya, Seluruh upaya ini merupakan lanjutan dari pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto dimana seluruh Kepala Daerah diingatkan oleh Presiden untuk memerangi korupsi, judol, narkoba dan swasembada pangan.

    ” Saya Fokus melaksanakan hal ini, jika ada ASN kedapatan terbukti terlibat, maka satgas yang dibentuk akan menanganinya ,” Tegasnya

    Disinggung terkait program Swasembada Pangan, untuk kemandirian dan peningkatan perekonomian masyarakat, oleh Pemerintah Pusat. Pj Bupati, Aswarodi dengan tegas akan mendukungan penuh hal tersebut.

    Dirinya telah mengintruksikan Dinas Pertanian untuk segera mitigasi guna mengurangi resiko yang dapat mengganggu swasembada pangan di Kabupaten Lampung Utara.

    “ Saya sudah menugaskan Dinas Pertanian untuk Mitigasi resiko, menginventarisir potensi kendala yang mungkin menghambat proses pelaksanaan swasembada pangan.” Jelasnya

    Lebih lanjut, dirinya telah menginstruksikan agar segera melakukan rapat tematik untuk mencari solusi disetiap kendala, sehingga target swasembada pangan di Kabupaten Lampung Utara dapat terwujud. (ygi/ndi)

  • Debat Publik Pilkada Pesawaran, Aries Sandi Siap Rangkul Semua Pihak

    Debat Publik Pilkada Pesawaran, Aries Sandi Siap Rangkul Semua Pihak

    Pesawaran – Jika diberi amanah untuk memimpin Pesawaran periode 2025-2030, Cabup Pesawaran, Aries Sandi Darma Putra, berjanji akan merangkul dan bekerjasama dengan para pendukung paslon 02 untuk mewujudkan Pesawaran yang lebih maju, sejahterah, adil dan merata.

    Hal tersebut disampaikan Aries Sandi dalam closing statement debat publik kedua, yang berlangsung di Graha Adora. Pada Selasa 12 November 2024.

    Selain itu, Aries Sandi juga menyampaikan permohonan maaf kepada rivalnya Nanda Indira – Antonius, jika selama debat ada perkataan atau tindakan yang tidak berkenan.

    “Saya memohon maaf kepada Paslon 02 dan para pendukungnya jika ada kata atau sikap yang tidak berkenan, karena kita semua bersaudara. Yakinlah, jika kami diberi amanah untuk memimpin Pesawaran, kami akan bekerjasama dengan para pendukung paslon 02 yang tidak memilih kami,” ujarnya.

    Paslon bejargon ASRI ini juga memohon doa restu dan keikhlasan masyarakat untuk mewujudkan cita-cita menuju Pesawaran lebih maju, sejahtera, adil dan merata.

    “Diberbagai tempat kami telah menyampaikan visi dan misi kami di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Insya Allah, dengan ridho-Nya, kami akan menjadi pemimpin yang amanah, bukan sekadar janji politik untuk meraih simpati masyarakat Kabupaten Pesawaran,” ucap Aries Sandi.

    Ia juga mengimbau kepada seluruh pendukungnya untuk menjaga situasi yang kondusif dan semangat kebersamaan demi mencapai tujuan bersama dalam memajukan dan menyejahterakan Pesawaran.

    “Kepada Pendukung ASRI di mana pun berada, mari kita jaga kondusifitas dan pelihara Pilkada ini dengan semangat kebersamaan demi tujuan kita untuk Pesawaran yang lebih maju, sejahtera, adil dan merata,” tutupnya.

    Diketahui, usai debat Aries Sandi dan Supriyanto menunjukkan sikap ksatria dan rendah hati, dimana paslon berjargon ASRI ini tidak sungkan secara khusus menghampiri lawan politiknya Nanda Indira dan Antonius, untuk berjabat tangan setelah beradu gagasan.

    Bahkan, Aries Sandi terlihat menundukkan bahunya, sebagai tanda kerendahan hati dan permohonan maaf jika ada kesalahan kata yang mungkin terjadi selama debat. Momen tersebut menunjukkan sikap yang penuh rasa hormat dan persaudaraan di tengah kompetisi politik yang sedang berlangsung. (**).

  • Oknum Guru Honorer MAN 2 Bandar Lampung Diberhentikan Sementara, Ini Masalahnya

    Oknum Guru Honorer MAN 2 Bandar Lampung Diberhentikan Sementara, Ini Masalahnya

    Bandar Lampung – Dugaan pelecehan seksual, pemukulan dan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oknum guru honorer MAN 2 Bandar Lampung memasuki babak baru.

    Pihak MAN 2 Bandar Lampung memberhentikan sementara oknum guru, IS. Alasan pemberhentian sementara agar IS menyelesaikan masalah tersebut.

    Hata Geronimo penasehat hukum, IS mengatakan telah menerima surat pemberhentian sementara sebagai guru, pada Senin 11 November dari sekolah

    “Saya juga sudah konsultasi dengan kepala sekolah, kata dia, kalo masalah ini sudah selesai, sekolah yang menentukan bisa mengajar lagi atau tidak. Sampai masalah selesai dan titik terang,” kata Hata didampingi IS, Selasa (12/11).

    Ia mengatakan, dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan pada kliennya adalah fitnah yang tidak mendasar, namun pihaknya enggan melaporkan balik para murid yang menuduhnya melakukan dugaan pelecehan seksual, pemukulan dan perbuatan yang tidak menyenangkan.

     

    “Fitnah, karena kalo kita dengar yang sebenarnya, anak ini (para murid) tidak miliki ketidaksukaan, guru dirundung, dugaan sakit hati sama guru, dan perilaku guru (IS) yang tegas karena tugas yang tegas. Saya desak lapor balik, kata dia (IS) masih kasian murid, tapi IS belum mau (lapor balik) sampai detik ini. Tidak mau bukan berarti dia melakukan, tapi memikirkan masa depan murid,” paparnya.

     

    Hata juga telah menyarankan kliennya untuk melaporkan balik para murid ke pihak berwajib agar masalah ini menjadi terang benderang, terlebih keluarga besar dan kolega cukup geram dengan kabar tersebut.

     

    “Saya anjurkan melapor ke polisi, tapi beliau (IS) jiwa guru kasihan pada murid, terlebih mau lulus si murid, karena mereka masa depan mereka panjang, silahkan dibuktikan dulu dari mereka, kami tidak akan melarang murid untuk dibawa ke jalur hukum, kami belum pernah ada mediasi dari masalah dugaan pelecehan seksual,” tegasnya.

     

    IS menyangkal semua tuduhan yang ditujukan padanya. Ia mengaku kaget mendengar kabar dirinya dituduh melakukan pelecehan seksual pada puluhan murid.

    “Kenapa enggak lapor ke kepala sekolah, harusnya lapor dulu ke wali kelas, tapi ini sudah jadi konsumsi publik seperti ini. Saya nilai para murid seperti anak saya sendiri, ketika mereka curhat ke saya tidak sendiri, mereka juga ada yang minep di rumah dan lainnya tapi tidak sendiri. Saya bingung kapan saya melakukannya, saya pakai baju apa?,” kata IS.

     

    Pun ia membantah dugaan pemukulan dan perbuatan tidak menyenangkan, ia menuturkan, kronologi bermula saat ada kegiatan keagamaan di sekolah baru-baru ini, saat kegiatan berlangsung seluruh siswa tanpa terkecuali harus mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu berbarengan dengan kegiatan ekstrakurikuler pemotretan. Kemudian siswa yang ada waktu diberikan waktu ke aula, tapi 4 siswi meminta izin ke kamar mandi.

    Namun kata IS terlihat di lokasi kegiatan keagamaan 4 siswi tersebut tidak di masjid, mereka tidak kembali lagi.

    “Karena saya penanggung jawab kegiatan, saya keliling mencari mereka, swiping ketemu mereka di gedung C, saya dengar suara musik, saya lihat ada mereka berempat. Ada yang lagi makan, mereka panik, bukan ditendang tapi terkena mereka sendiri makanan tersebut. Cerita ini beda dengan cerita si siswi S, kronologi tidak seperti itu, saya juga enggak lempar botol air, yang makan siapa, dipukul sandal, dimana kapan,” sanggahnya.

     

    Pascakejadian tersebut ia mendapatkan kabar ibu dari siswi S datang ke sekolah, dan sempat pingsan serta dibawa ke rumah sakit. Tak lama juga datang seorang pria yang diduga kerabat S diduga marah-marah mencari IS.

    “Saya belum ketemu, sama ibu S, datang juga yang laki marah-marah nyari saya, tapi belum juga ketemu saya,” kata IS.

     

    Sebelumny diberitakan, oknum guru honorer MAN 2 Bandar Lampung berinisial, IS diduga menganiaya beberapa siswa.

     

    Dugaan penganiayaan itu dilakukan di sekolah saat kegiatan keagamaan beberapa waktu lalu.

     

    Salah satu siswi, S yang diduga mendapat penganiayaan mengaku trauma ihwal dugaan penganiayaan oknum guru honorer tersebut.

     

    SY paman S mengaku, IS diduga menganiaya keponakannya dengan memukul tangannya dengan sandal hingga bengkak.

     

    Bahkan, tak hanya ponakannya yang diperlakukan tidak baik, namun pelajar lain juga ikut kena tendang hingga di lempar gelas mineral oleh oknum guru tersebut.

     

    “Kejadiannya udah cukup lama. Tapi ponakan baru berani cerita baru-baru ini,” kata SY.

     

    Ia menuturkan, dugaan pemukulan itu dilakukan di sekolah disaksikan banyak siswa lain, cukup lama S menutup diri ihwal insiden yang dialami, saat S ada keberanian menceritakan kejadian itu, S menceritakan pada ibunya.

     

    “Namun nahas. Saat ibunya terlanjur emosi mendatangi sekolah dan sempat pingsan lalu dibawa ke rumah sakit. Setelah dirawat di rumah sakit, ibu S meninggal dunia,” kata SY.

     

    Ia berharap pihak sekolah tegas dengan memberikan sanksi pada oknum guru honorer tersebut, bila perlu diberhentikan.

     

    “Keluarga kami sangat menyayangkan kejadian ini. Minta gurunya dipecat,” imbuhnya.

     

    Hal sama dikatain F, salah satu wali murid MAN 2 Bandar Lampung, yang mengaku mendengar kejadian tersebut dari anaknya.

     

    “Saya denger dari anak, kawannya ditendang, dilempar gelas aqua terus dipukulin pake sandal,” ucap dia.

    F mengaku mendengar kejadian dugaan pemukulan pada siswa tersebut bukan pertama kali, namun siswa tidak berani mengadu pada orang tuanya.

     

    “Saya minta guru itu diganti, jangan ngajar lagi di sekolah itu,” kata dia.

     

    Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Nauval mengaku sudah mendengar kejadian tersebut. Ia mengaku kejadian ini cukup lama dan sudah diselesaikan dengan kekeluargaan.

     

    “Yang bersangkutan kita panggil, semua termasuk guru. Namun siswi belum bisa dipanggil karena lagi dapat musibah. Nantinya kita mediasi lagi,” ucap dia, Senin (4/11).

     

    Ia mengaku bakal memberikan sanksi pada oknum guru honorer tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

     

    “Nanti pergantian struktur saat selesai semester. Kami akan posisikan di tempat lain,” kata dia. (Ndi)

     

     

  • Lampung Urutan 28 dari 34 Provinsi dalam Kualitas Pelayanan Publik

    Lampung Urutan 28 dari 34 Provinsi dalam Kualitas Pelayanan Publik

    Bandar Lampung – Provinsi Lampung menduduki peringkat ke-28 dari 34 provinsi dalam hasil pengawasan pelayanan publik tingkat provinsi tahun 2023 yang dirilis oleh Ombudsman RI. Berdasarkan data tersebut, Lampung termasuk dalam kategori “Kualitas Sedang” dengan skor 65,58, masuk dalam Zona Kuning. Hasil ini mengindikasikan masih adanya tantangan besar dalam mencapai standar pelayanan publik yang optimal.

    Dalam penilaian tahun 2023, Pemerintah Provinsi Lampung belum berhasil masuk dalam kategori “Kualitas Tinggi.” Laporan masyarakat yang diterima Ombudsman menunjukkan bahwa sektor pendidikan menjadi substansi pengaduan terbanyak, diikuti oleh sektor infrastruktur dan agraria. Hal ini memperlihatkan kebutuhan mendesak untuk perbaikan di sektor-sektor utama yang sangat penting bagi masyarakat Lampung.

    Data juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah menjadi instansi yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat dalam lima tahun terakhir. Dengan total 521 laporan, pemerintah daerah menjadi sorotan utama dalam pengaduan pelayanan publik, termasuk lembaga pendidikan dan Badan Pertanahan Nasional.

    Pada acara Mimbar Pelayanan Publik yang diadakan oleh Ombudsman Perwakilan Lampung di Hotel Emersia, Senin malam (11/11/2024), Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rokhman Yusuf, menyampaikan keprihatinannya terhadap kualitas pelayanan publik di Lampung.

    “Isu pelayanan publik kerap menjadi perhatian dalam kampanye para calon kepala daerah. Kami akan berinteraksi lebih intens dengan para calon, siapa pun yang nantinya terpilih. Kami ingin mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah dalam memperbaiki pelayanan publik di Lampung, dan ini bukan tugas yang ringan,” ujar Nur Rokhman.

    Ia menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang terencana, dengan roadmap pelayanan publik yang diperbarui setiap lima tahun. Fokus utamanya adalah menghapus praktik KKN dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

    Nur Rokhman menegaskan bahwa peringkat Lampung ini harus menjadi dorongan untuk memperbaiki pelayanan publik. “Kualitas pelayanan publik di Lampung perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat merasakan layanan yang lebih responsif dan berkualitas. Kami berharap Pemprov Lampung dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki situasi ini,” tambahnya.

    Pelayanan publik yang berkualitas merupakan hak masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mewujudkannya. Dalam menghadapi Pilkada 2024, Ombudsman RI Perwakilan Lampung memandang penting untuk memberikan ruang bagi para calon gubernur dan wakil gubernur Lampung dalam memaparkan visi, misi, serta strategi mereka untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di provinsi ini. Untuk itu, Ombudsman RI Lampung menggelar kegiatan bertema Mimbar Pelayanan Publik: Gagasan Pelayanan Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pada Pilkada 2024.

    Pada kesempatan tersebut, para calon gubernur dan wakil gubernur turut menandatangani Pakta Integritas “Siap Melayani dan Anti Maladministrasi” sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik di Provinsi Lampung apabila terpilih.

    Calon Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menanggapi kondisi ini dengan komitmen untuk mereformasi pelayanan publik di Lampung. Ia menekankan perlunya pendekatan yang proaktif dan inovatif agar layanan publik di Lampung dapat diakses secara lebih luas dan cepat. “Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Untuk itu, kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Lampung,” ujar Mirza.

    Mirza juga menyoroti potensi besar Lampung dalam sejumlah komoditas unggulan nasional. Namun, tantangannya adalah mengoptimalkan nilai tambah dari komoditas tersebut. “Kami ingin agar lebih banyak uang yang berputar di Lampung, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini,” ucap Mirza. (*)

  • Mendekati Hari Pencoblosan, Sedulur Mirza Gencarkan Bimtek Relawan

    Mendekati Hari Pencoblosan, Sedulur Mirza Gencarkan Bimtek Relawan

     

    Bandarlampung – Semakin mendekati hari pencoblosan Pilkada serentak 27 November 2024, Rumah Besar Organ Relawan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan dr. Jihan Nurlela, yaitu Sedulur Mirza, menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi relawan di Lampung Tengah dan Lampung Selatan.

    Bimtek ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh relawan dalam menyosialisasikan program serta mengajak pemilih untuk mendukung pasangan Mirza-Jihan di Pilgub Lampung mendatang. Selain itu, bimtek juga mengedukasi relawan mengenai tata cara mencoblos surat suara.

    Ketua Umum Sedulur Mirza sekaligus Komandan Relawan Tim Pemenangan Terpadu (TPT) Mirza-Jihan, Ary Meizari Alfian, menjelaskan bahwa bimtek tahap pertama sudah dilaksanakan di 21 titik di Lampung Tengah dan Lampung Selatan. “Setiap titik melibatkan 150 relawan dari desa-desa di kecamatan tempat bimtek berlangsung,” ungkapnya.

    Ary melanjutkan, Sedulur Mirza kini memasuki tahap kedua dengan total 28 titik di lokasi yang berbeda. “Bimtek ini terus kita lakukan secara bertahap di kecamatan-kecamatan dengan peserta dari desa-desa. Harapannya, para relawan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyampaikan alasan-alasan kenapa masyarakat harus memilih Mirza-Jihan,” ujarnya.

    Selain itu, bimtek juga menekankan pentingnya partisipasi pemilih, dengan sosialisasi tata cara penggunaan hak suara pada tanggal 27 November nanti. “Kami juga mendorong para relawan untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, menolak politik uang, dan menghindari tindakan yang melanggar aturan,” jelas Ary.

    Ary menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dijalankan sesuai peraturan yang berlaku, dan pihaknya mengajak seluruh relawan Mirza-Jihan untuk terus berjuang demi kemenangan pasangan Mirza-Jihan di Pilgub 27 November. “Memenangkan Mirza-Jihan berarti memenangkan harapan masyarakat yang ingin Lampung maju dan sejahtera,” tutupnya.

    —-

  • Komisi IV DPRD Bandar Lampung Kawal Tuntas Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

    Komisi IV DPRD Bandar Lampung Kawal Tuntas Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

     

    BANDAR LAMPUNG – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa seorang anak di bawah umur di Bandar Lampung menjadi perhatian publik. Keluarga korban langsung melaporkan kasus ini kepada anggota DPRD Bandar Lampung dari Fraksi Gerindra, Dewi Mayang Suri Djausal. Mayang yang mewakili Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.

    “Kasus ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga kejahatan yang merenggut masa depan anak-anak. Tindak pidana perdagangan orang harus dihapus dari masyarakat kita,” ujar Mayang pada Senin (11/11/2024). Ia juga meminta perhatian dari pemerintah dan organisasi masyarakat untuk membantu pencegahan, serta memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis selama proses hukum berlangsung.

    Kasus ini telah memasuki tahap persidangan dengan sejumlah pelaku berhasil ditangkap. Mayang berharap Pengadilan Negeri Tanjung Karang dan DPRD Provinsi Lampung memberikan perhatian serius agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal. “Ini persoalan masa depan anak bangsa. Kita berharap kasus ini ditangani dengan tegas,” tambahnya.

    Sementara itu, Muhammad Rifki Gandhi, pendamping hukum korban dari kantor Hukum WFS, mengungkapkan bahwa intimidasi terhadap korban masih berlangsung. “Kami mendampingi korban agar mendapatkan perlindungan maksimal dari ancaman intimidasi,” kata Rifki.

    Dalam persidangan, terungkap bahwa terdakwa menggunakan aplikasi MIChat untuk menawarkan layanan tidak senonoh dengan memanfaatkan korban. Hasil transaksi tersebut digunakan untuk pembelian barang-barang seperti handphone yang melibatkan terdakwa dan saksi lainnya.

    Dengan adanya pengawalan dari DPRD Bandar Lampung dan dukungan hukum, diharapkan korban mendapatkan keadilan, dan pelaku diberikan hukuman yang setimpal. Komitmen dari semua pihak, terutama aparat penegak hukum dan lembaga legislatif, sangat penting untuk memastikan perlindungan bagi korban dan mencegah kasus serupa di masa depan. (***)

  • Mau Perubahan Lamteng?, Pilih Ardito-Koheri

    Mau Perubahan Lamteng?, Pilih Ardito-Koheri

    Cakralampung.com – Calon Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya dan I Komang Koheri, menggelar acara pengajian dengan tajuk “Lamteng Berbenah” yang dipusatkan di lapangan Sidorejo, Kecamatan Bangun Rejo, pada Minggu, 10 November 2024.

    Acara ini menghadirkan penceramah kondang Gus Miftah dan Gus Rodhi, serta dihadiri ribuan masyarakat Lampung Tengah.

    Dalam kesempatan tersebut, Gus Miftah mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Ardito Wijaya dan I Komang Koheri sebagai calon bupati dan wakil bupati Lampung Tengah.

    Ia meyakinkan bahwa pasangan ini merupakan pilihan yang tepat bagi masyarakat yang menginginkan perubahan di Lampung Tengah.

    “Kalau mau perubahan, ya pilih Ardito-Koheri,” jelas Gus Miftah di hadapan para hadirin.

    Menurut Gus Miftah, ini bukan kali pertama dirinya datang ke Lampung Tengah. Bahkan, ia mengaku sudah sering berkunjung ke daerah tersebut. Namun, ada satu hal yang selalu menarik perhatiannya setiap kali melewati jalanan di Lampung Tengah, serasa dihantam ombak tanpa air.

    “Berangkat ke Bali mancing ikan teri, kalau besok udah jadi bupati tolong jalannya didandani,” ujar Gus Miftah lewat sepenggal pantun.

    Ungkapan ini menggambarkan kondisi jalan yang bergelombang, sehingga membuat perjalanan terasa seperti berada di atas gelombang air.

    Gus Miftah juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan pasangan calon nomor urut dua ini dalam membawa Lampung Tengah menuju arah yang lebih baik.

    “InsyaAllah, Ardito-Koheri mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Lamteng,” ujarnya.

    Acara pengajian ini menjadi momentum bagi pasangan Ardito-Koheri untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, dengan harapan bisa mewujudkan visi perubahan yang diusung dalam kampanye mereka. (**).

  • Audiensi PWI Disambut Hangat Ketua Pengadilan Negeri Kotabumi

    Audiensi PWI Disambut Hangat Ketua Pengadilan Negeri Kotabumi

    CAKRA LAMPUNG – Tingkatkan Kemitraan, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Lampung Utara, Ferdinaldo Hendrayul Bonodikun menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten setempat di kantornya, Senin 11 November 2024.

    Di ruang kerjanya, Ketua Pengadilan Negeri Lampung Utara Ferdinaldo Hendrayul Bonodikun, menyampaikan keinginan untuk kolaborasi bersama PWI Lampung Utara.

    ” Saya berharap untuk kedepan rekan-rekan dapat menyampaikan masukan apapun, untuk membina hubungan kerjasama yang baik. Kalau memang ada hal untuk didiskusikan serta berkolaborasi apa wacana kedepan untuk PN Kotabumi lebih baik. ” Ujarnya

    Dirinya juga mengatakan, ditubuh PN Kotabumi terdapat humas sebagai ruang perpanjangan informasi, yang tentunya akan memberikan informasi terkait keterbukaan informasi publik.

    ” Mudah-mudahan berjalan dengan baik, tentunya dengan terintegrasi, menjunjung tinggi integritas yang tinggi menuju PN transparansi dan akuntabel.” Jelas Ferdi

    Ditempat yang sama, Ketua PWI Lampung Utara Evicko Guantara menyampaikan rasa hormat atas sambutan Ketua PN untuk menyambung komunikasi bersama anggota PWI Lampung Utara.

    Evicko berharap silaturahmi ini terus terjalin hingga dapat mewujudkan peningkatan pelayanan terbaik di Pengadilan Negeri.

    ” Kami berterimakasih telah disambut baik dalam ruang ini. Dengan komunikasi kita dapat berkolaborasi guna peningkatan program program pelayanan di Pengadilan Negeri Kotabumi ini.” Ucap Evicko.

    Lebih lanjut, Evicko menyampaikan, saat bertugas jajaran PWI khususnya di Lampung Utara akan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Hal ini demi terwujudnya individu wartawan profesional maupun narasumber yang ditemui.

    “Kami berharap PN Kotabumi dapat memberi ruang untuk keterbukaan informasi, menuju pelayanan prima.” Pungkasnya. (Yogi)

  • KPU Pesawaran Pastikan Ijazah Cabup Aries Sandi Tak Bermasalah

    KPU Pesawaran Pastikan Ijazah Cabup Aries Sandi Tak Bermasalah

    Cakralampung.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran menegaskan bahwa masalah polemik ijazah calon Bupati (Cabup) Pesawaran Aries Sandi Darma Putra, dipastikan tidak ada masalah atau sudah sesuai administrasi.

    ” Ya, KPU tentunya dalam menjalankan tugas sesuai aturan UU 10 tahun 2016 dan PKPU No 8 tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota, itu saja, ” ucap Ketua KPU Pesawaran, Yatin, kepada sejumlah Awak Media, Senin (11/11/24).

    Sedang kata Yatin, terkait KPU yang dilaporkan ke Bawaslu, pihaknya sudah menindaklanjutinya dengan melakukan penelitian dan verifikasi ulang terhadap syarat administrasi calon yang dipermasalahkan terkait keabsahan ijasahnya.

    Bahkan ujar Yatin, sesuai rekomendasi tertulis dari pihak Bawaslu yang dilakukan secara internal, pihaknya juga telah menjawabnya secara tertulis juga.

    Diakuinya juga bahwa  pihaknya sudah turun lapangan untuk mastikan keabsahan ijasah calon bersangkutan dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah dan dinas terkait yang punya otoritas penentu keabsahannya.

    ” Menjawab pihak yang melaporkan kita melalui Bawaslu, sudah kita tindak lanjuti melakukan penelitian dan verifikasi ulang ke semua sekolah dan dinas terkait, hasilnya dari turun ke lapangan, yang kita lakukan, telah dapat kita simpulkan, ijazah yang didaftarkan calon dimaksud kepada kita, itu sudah sesuai dengan yang diharapkan,” jelas Yatin.

    ” Jadi disini, dapat kita pastikan, terhadap persoalan ijasah calon dimaksud, sebagaimana yang kita terima, itu sudah jelas ke keabsahannya dan tidak ada yang perlu dipermasalahkan lagi,” imbuhnya. (*)