Cakralampung.com – Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menjadi Kecamatan yang Ke-26 dalam rangkaian Bupati Ngantor di Kampung (Banga Kampung).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk pelayanan maksimal , gratis dan mempermudah kepengurusan administrasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang di kunjungi Bupati Lamteng Musa Ahmad dan Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya.
Dalam kesempatan tersebut turut Hadir Asisten Deput Standarisasi Pelayanan Publik Kementrian PAN-RB Noviana Andrina, Wakil Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Forkopimcam serta Masyarakat.
Bupati Musa menjelaskan program yang sangat membantu masyarakat, hal ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa dan sudah diadopsi oleh Kabupaten lain bahkan juga diadopsi oleh Kabupaten diluar Lampung.
Lanjut bupati musa, bahwasanya Program Bunga Kampung untuk mempermudah masyarakat dan memutus birokrasi yang panjang dalam pengurusan adminduk, pembayaran pajak, pengurusan perpanjangan SIM, dan lain-lainnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengatakan Program Bunga Kampung ini menjadi Ladang Rezeki Bagi Pedagang yang berjualan di area acara.
Bunga Kampung, adalah program jemput bola mendatangi masyarakat untuk memberikan pelayanan. Selain Pusat Pelayanan yang di hadirkan di Lapangan Pagar Waja Buyut Ilir, Musa Ahmad juga berdialog bersama Tenaga Pendidik, Kesehatan, Pertanian, Linmas, Tokoh Masyarakat dll dalam rangka mendengar apa yang masih menjadi kendala di lapangan.
Sehingga nantinya aspirasi dan saran yang diberikan menjadi masukan yang baik untuk kemajuan bersama demi mewujudkan Lampung Tengah yang Berjaya.
Sementara itu Asisten Deput Standarisasi Pelayanan Publik Kementrian PAN-RB Noviana Andrina mengapresiasi setinggi tingginya apa yang diprakarasai oleh Musa Ahmad dam Ardito Wijaya yang mana mendakatkan Pelayanan Publik untuk masyarakat sehingga masyarakat dapat dengan mudah dalam hal pengurusan Adminduk, pembuatan izin usaha secara Gratis, pembayaran sim, pajak dll.
Hal ini tentunya bisa di contoh untuk Kabupaten Lain di Idonesia untuk mempermudah masyarakatnya. Noviana juga berharap Program ini bisa terus berkalanjutan dan terus menerus sehingga kedepan masyarakat Lampung Tengah Bisa Berjaya. (ans/rmn)
Cakralampung.com – Wakil Bupati Lampung Tengah (Wabup Lamteng) dr. Ardito Wijaya hadir dalam kegiatan Bupati Ngantor di Kampung (Bunga Kampung) yang bertempatan di Forum Kelompok Wanita Tani (FKWT) Sekar Arum, Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Kamis (15/9/2022).
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua FKWT Berjaya Lamteng Mardiana Musa Ahmad, Wakil Ketua I FKWT Berjaya Indria Ardito Wijaya, Wakil Ketua II FKWT Berjaya Yulita Nirlan, Kepala Dinas Ketahan Pangan, Holtikultura dan Pertanian Jumali, Sekretaris Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Agustuzon dan Ketua TP PKK Kecamatan Gunung Sugih Debby Chandra Sukma.
Adapun kegiatan temu wicara gapoktan, poktan, FKWT, poklahsar, pertanian dan perikanan se-Kecamatan Gunung Sugih, serta minum jamu bersama.
Wabup Lamteng dr. Ardito Wijaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para kelompok tani yang telah menyempatkan diri demi menghadiri pada acara tersebut, serta menyambut baik dan memberi dukungan pada acara tersebut.
Selain itu, Temu Wicara juga dapat menjadi wadah bagi Para Kelompok Tani untuk saling berdiskusi mengenai hambatan-hambatan yang dihadapi, serta kesiapan dan progres masing-masing kampung dalam mendukung pengembangan pertanian.
Diakhir sambutan, ardito wijaya juga berharap kepada seluruh petani untuk bergandengan tangan bersama-sama mensukseskan pertanian di Kabupaten Lamteng demi terwujudnya masyarakat Lamteng Berjaya.
Kemudian, ia menyerahkan bantuan alat mesin pertanian berupa Handsprayer kepada KWT Sekar Tanjung, KWT Lembu Sora, KWT Kartini, KWT Cempaka Putih, KWT Anjani. Handtraktor kepada Kelompok Tani Suka Rejeki dan Bibit Sayuran kepada seluruh KWT se – Kecamatan Gunung Sugih. (ans/rmn)
Cakralampung.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Sawabi Ichsan ditunjuk untuk menduduki posisi sebagai sekertaris.
“Setelah beberapa waktu lalu jabatan sekretaris DPD LPM Lamteng kosong, kini di isi oleh Sawabi Ichasan untuk menggantikan posisi almarhum Parlin Sinaga yang telah berpulang ke Rahmatullah,” ucap Ketua DPD LPM Lamteng Andi Satria, Kamis (15/9/2022).
Penunjukan sekertaris yang baru tersebut, guna membantu mengawal program pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya.
“Semoga dengan adanya sekretaris yang baru, LPM bisa terus kompak dan solid dalam mengawal program bupati dan wabup untuk mewujudkan Lampung Tengah Berjaya,” imbuh andi satria.
Sementara itu, Sawabi Ichsan juga menyatakan kesiapannya dalam mengemban tugas sekretaris di DPD LPM Lamteng, dan iapun siap menjalankan program lembaga tersebut.
“Tentu saja ini adalah amanah yang harus saya emban penuh dengan tanggungjawab, dan saya siap bekerja maksimal bersama seluruh pengurus LPM Lamteng,” jelas lelaki yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPD II Partai Golkar Lamteng itu.
Wabi sapaan akrabnya mengatakan, LPM mempunyai peran penting dalam mengawal program Bupati Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya. (rls/rmn)
Cakralampung.com — Jajaran Polresta Bandar Lampung menangkap AL (39) warga Telukbetung Timur, Kota Bandar lampung yang merupakan seorang penagih utang (debt collector) dari koperasi keliling karena meresahkan warga di daerah Telukbetung Timur.
“Berdasarkan Informasi yang didapat dari masyarakat, bahwa ada seorang penagih utang (debt collector) yang senantiasa membawa sebuah benda mirip senjata api laras pendek, dan setelah kita amankan bahwa benar dari rumah nya didapati 1 pucuk senjata soft gun serta amunisi peluru aktif dan juga peluru senapan angin serta gotri serta kita dapati juga narkotika jenis ganja dan ini diakui olehnya,” kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., dengan didampingi Kasat Reskrim Kompol Denis Arya, SH., S.I.K, M.H. dan kasi Humas AKP Halimatus saat konferensi pers di Polresta, Rabu, (14/9/2022).
Kombes Ino, mengatakan mereka ditangkap berdasarkan laporan dari warga setempat karena kerap melakukan penagihan secara intimidatif.
Berdasarkan laporan tersebut, tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung langsung melakukan penelusuran dan menangkap tersangka di lokasi tempat tinggalnya di Jalan Pekon Ampai Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung.
“Dari tersangka kemudian diamankan berupa 1 pucuk senjata soft gun jenis barreta warna hitam, 1 pucuk senapan angin laras pendek warna hitam, 45 Butir Amunisi/ peluru aktif, 150 Butir Gotri, 50 Peluru Senapan angin dan 2 Kilogram Ganja Kering yang dibungkus kedalam 10 paket,” terangnya.
Lanjutnya, Kapolresta menjelaskan untuk kepemilikan senjata dan amunisi tersebut akan di lakukan penyidikan oleh Sat Reskrim dan akan dikenakan Undang-undang Darurat nomor 12 Tahun 1951.
“Sedangkan terkait kepemilikan narkotika jenis ganja, tersangka akan di lakukan penyidikan oleh Sat Res Narkoba Polresta Bandar Lampung,” pungkasnya. (asr/asf)
METRO — Kota Metro masuk tiga besar dalam kategori penghargaan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kabupaten-Kota terbaik di Pulau Sumatra pada Tahun 2021.
Acara dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartanto dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Surabaya, Rabu (14/9/2022).
Airlangga yang juga ketua tim pengendalian inflasi tahun 2022 mengatakan, beberapa negara mengalami inflasi tinggi. Di antaranya, Amerika 8,3 persen, Uni Eropa 9,78 persen dan yang tertinggi Turki 80, 21persen. Indonesia 4,69 persen, namun transmisi inflasi impornya belum masuk dan masih disubsidi.
Sedangkan, 10 kota kabupaten inflasi tertinggi pada Agustus, diantaranya Liwung, Jambi Kotabaru, Sempit, Tanjung Selor, Jayapura, Sintang, Bungo, Padang, dan Sibolga.
Kemudian, 10 kabupaten kota inflasi terendah, diantaranya Jakarta, Sukabumi, Cirebon Bogor, Bandung, Tembilahan, Lhokseumawe, Pematang Siantar, Dumai dan Medan.
Sementara ketahanan stok komoditas pangan strategi per September, pada level surplus/tahan di 34 provinsi yaitu, komunitas bawang putih, daging ayam dan daging sapi.
Untuk kondisi rawan pada komunitas cabai dan telur ayam. Kemudian pada kondisi rentan atau tidak aman saat ini yaitu cabai rawit dan cabai besar di 10 provinsi, jelasnya.
Dampak kenaikan harga terhadap kemiskinan pada penduduk miskin sangat rentan, khususnya pada harga kelompok makanan. Secara nasional kontribusi komponen makanan terhadap garis kemiskinan 74,08 persen sedikit lebih tinggi dibandingkan September 2021 yaitu pada 74,05 persen.
“Beras merupakan komunitas dengan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan, titik kontribusi besar terhadap kemiskinan per Maret 2022 mencapai 23,04% di desa, dan per September 2021 berada pada 23,79%. Sedangkan di Kota sebesar 19,38%, per September 2021 sebesar 19,69%. Dengan garis besar pengeluaran rumah tangga miskin sebanyak 74,08% untuk makanan dan 25,92% untuk nonmakanan,” kata Airlangga.
Terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, untuk pertalite, misalnya dipatok di 23 juta sudah naik menjadi 29 juta liter. Solar dari 15 juta menjadi 17 juta liter. Akibatnya subsidi yang dipatok Rp500 triliun atau Rp502 triliun, menjadi Rp698 triliun.
Pemerintah sudah mengalokasikan PLT sebesar Rp12,4 triliun untuk diberikan kepada 16 juta pekerja dan dana yang transfer umum yang sebesar Rp2,17 triliun. Diharapkan kontribusi daerah dapat membantu penanganan kenaikan inflasi, termasuk ojek, transportasi umum dan juga untuk kegiatan-kegiatan yang lain.
Dibutuhkan langkah eksta untuk menjaga kestabilan harga dalam rangka pengendalian inflasi daerah, terlebih mengantisipasi kenaikan inflasi pada akhir tahun, kata Airlangga.
“Pertemuan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Kepala Daerah yang berhasil mengendalikan inflasi di tahun kemarin. Tentu tahun ini merupakan tantangan yang berbeda. Kami berharap apa yang diamankan presiden dapat dilaksanakan. Pemerintah Pusat, BI dan badan pangan, akan terus mengamati ketersediaan pangan. Pemerintah juga telah membuat kebijakan terkait tentang pupuk surplus, terdapat dua pupuk yang disubsidi diantaranya urea dan NPK,” pungkasnya.
3 Kabupaten/Kota peraih penghargaan TPID terbaik di Sumatra
Ketua ketua tim pengendalian inflasi tahun 2022, menyebutkan empat langkah aksi:
1. Memperluas kerjasama antar daerah KAD terutama untuk daerah atau defisit dalam menjaga ketersediaan suplai komoditas.
2. Melaksanakan operasi pasar dalam memastikan keterjangkauan harga dengan melibatkan berbagai stakeholder.
3. Pemanfaatan platform perdagangan digital untuk memperlancar distribusi.
4. Menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dalam pengendalian inflasi mengoptimalkan dana alokasi khusus dak fisik, untuk tematik ketahanan pangan dan pemanfaatan 2% DTU untuk membantu sektor transportasi dan tambahan perlindungan sosial.
5. Percepatan implementasi program tanam pangan perkarangan misalnya cabai untuk mengantisipasi tingginya permintaan di akhir tahun.
6. Menyusun neraca komoditas pangan strategi oleh seluruh pemerintah daerah.
7. Memperkuat sarana prasarana penyimpanan produk hasil panen terutama di daerah sentra produksi.
8. Memperkuat sinergi melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk mempercepat stabillisasi harga.
Turut hadir pada acara itu, Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wargio, Anggota DPR RI, Para Gubernur, Bupati dan Walikota, serta Peserta Rakor Pusda. (Ren)
Cakralampung.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyiapkan Rp5,5 miliar dari refocusing APBD untuk penanganan inflasi. Dari anggaran itu, pemerintah menyisihkan Rp2,8 miliar untuk bantuan pangan, Rabu (14/9/2022).
Pj Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya mengatakan, sesuai instruksi pemerintah pusat terdapat tiga uraian guna mengantisipasi inflasi, dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) seperti memberikan bantuan sosial (bansos), pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan swadaya atau swakelola dan subsidi transportasi.
Ia menambahkan, untuk sementara pihaknya baru menentukan anggaran stok kesediaan pangan yakni Rp2,8 miliar. Sementara Rp2,7 miliar anggaran lainnya untuk dua mekanisme lainnya.
“Nah tiga uraian ini kan harus dihitung berapa-berapanya serta formulasinya seperti apa. Yang sudah ketemu angkanya yakni untuk cadangan kebutuhan pangan, lain-lainnya masih dihitung,” kata Sukarma Wijaya, di Bandar Lampung.
Kemudian, untuk subsidi angkutan, pemkot sedang berkoordinasi dengan organisasi angkutan darat (Organda) dan pengelola bus trans Bandarlampung.
“Koordinasi dilakukan terkait bentuk penyaluran subsidi yang akan dilakukan seperti apa nantinya,” ungkapnya.
Selain itu, Sukarma Wijaya menyapaikan bahwa pihaknya hingga kini masih terus melakukan pendataan masyarakat yang berhak menerima bantuan akibat dari BBM yang mengalami kenaikan.
Lanjutnya, perhitungan yang dilakukan mempertimbangkan seberapa besar dampak yang diterima akibat inflasi. Perhitungan penyaluran bantuan pemerintah melibatkan semua OPD terkait.
“Nanti setelah perhitungan bantuan akibat dampak BBM naik ini selesai semua, akan disampaikan semuanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (15/9) mendatang,” tutur dia. (asr/asf)
Cakralampung.com – Kampung Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) yang sebelumnya berhasil menjuarai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, kini telah lolos masuk Nominasi 3 Besar dalam Lomba Desa dan Kelurahan di Tingkat Nasional.
Berdasarkan surat pengumuman kementerian dalam negeri republik indonesia direktorat jendral bina pemerintahan desa, nomor : 414.4/2182/V tentang nilai tahapan pemaparan dan dinyatakan lolos tahapan klarifikasi lapangan lomba desa dan kelurahan tingkat regional tahun 2022.
“Saya bangga dengan raihan prestasi yang dicapai oleh kampung bandar agung, tentunya tidak lepas dari dukungan masyarakat kampung bandar agung itu sendiri,” ucap Bupati Lamteng Musa Ahmad saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (14/09/2022).
Sementara itu, Bupati Musa juga mengapresiasi kepada jajaran dinas PMK Lamteng dan jajaran kecamatan terusan nunyai yang tidak lelah untuk terus mendampingi dan membina Kampung Bandar Agung menjadi lebih baik.
Kemudian, besar harapan dan optimisme bupati musa ahmad kepada kampung bandar agung agar bisa mendapatkan juara pertama lomba desa dan kelurahan tingkat nasional. (ans/red)
Cakralampung.com – Mardiana Musa Ahmad membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Tim Pergerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), yang bertempat di Sesat Agung, Nuwo Balak, Selasa (13/9/2022).
Kegiatan tersebut dihadir oleh mendampingi Ketua TP PKK Mardiana Musa Ahmad antara lain, Ketua I TP PKK Lampung Tengah Indria Ardito Wijaya, Ketua II TP PKK Lampung Tengah Yulita Nirlan, Ketua III TP PKK Lampung Tengah Eni Adi Sriyono serta Tim TP PKK Lampung Tengah dan diikuti oleh peserta sosialisasi yang terdiri dari Ketua TP PKK Kecamatan beserta Tim TP PKK Kecamatan se – Lampung Tengah.
Sosialisasi tersebut terdiri dari Sosialisasi PAAR dan DRPPA dari Pokja I, Sosialisasi dan Bimbingan Tehnik Kelompok UP2K dari Pokja II, Sosialisasi Aku Hatinya PKK dan Kalakarya Cipta Menu B2SA dari Pokja III, Sosialisasi Gerakan Peduli Lingkungan dari Pokja IV.
“Sosialisasi ini guna menumbuhkembangkan inovasi dalam pengembangan kegiatan pemberdayaan keluarga serta meningkatkan pengetahuan para kader PKK,” kata Ketua III TP PKK Eni Adi Sriyono selaku Ketua Panitia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Lamteng, Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan Sosialisasi ini didasarkan pada program-program pokok PKK yang sangat erat kaitannya dengan penanganan stunting.
TP PKK juga dipercaya oleh Pemerintah untuk menjadi mitra dalam percepatan penanganan kasus Stunting.
“Untuk itu, saya berharap dari Sosialisasi ini menjadi kegiatan yang kontributif dan memiliki daya ungkit dan daya dorong dalam rangka percepatan penanganan stunting di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikutinya dengan baik, kemudian mensosialisasikan kepada lingkungan terdekat di wilayah masing – masing.
“Mari kita jawab kepercayaan pemerintah kepada PKK dengan menunjukkan prestasi dan kinerja serta mampu memberikan sumbangsih kepada Kabupaten Lampung Tengah menuju Kabupaten terbaik di Provinsi Lampung,” tutupnya. (ans/red)
Cakralampung.com – Aksi massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kepung kantor DPRD Kabupaten Tulangbawang (Tuba) demi menolak kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
“Kenaikan BBM justru menyekik rakyat kalangan kelas menengah kebawah atau bisa dibilang yang tidak mampu, karena kenaikan harga itu akan berdampak inflasi secara umum juga merambat ke seluruh sektor termasuk harga-harga komoditas kebutuhan dasar masyarakat, apalagi roda perekonomian yang baru dalam pemulihan akibat pandemi Covid-19 belakangan ini, kata Ketua PMII, Khozim Pamungkas saat menyampaikam Aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Tulangbawang, Selasa (13/09/2022).
Dalam aksi tersebut terlihat barisan aparat kepolisian siap siaga untuk antisipasi dalam hal yang tidak diinginkan, namun kemelut aksi tersebut sempat mengobar dan memanas dikarenakan aksi massa membakar replika keranda mayat di depan kantor DPRD Tuba, kendati demikian aksi tersebut tidak menimbulkan anarkis.
Adapun aspirasi yang disampaikan yakni empat (04) poin kepada DPRD Tuba, antara lain meliputi :
Pertama : menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.
Kedua : mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia bahan bakar minyak (mafia BBM).
Ketiga : mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran.
Keempat : mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.
Aspirasi tolak kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut telah diterima dari pihak DPRD Tuba.
“Jadi hasil aksi tadi pihak DPRD Tuba menyepakati dengan menolak kenaikan harga BBM dan siap melanjutkan aspirasi ke DPR RI,” ujar Khozim Pamungkas.
Khozim Aktivis PMII asal dari UMPTB tersebut menekankan bilamana dalam kesepakatan itu tidak diindahkan, maka ia akan kembali lagi mengelar aksi kembali dengan mengerahkan aksi massa lebih banyak lagi.
“Ketika tidak terjadi kesepakatan ini, maka kami akan menyiapkan massa yang lebih banyak lagi dari pada ini, kita akan kerahkan kekuatan full dari pada PMII Tuba ini,” tegas Khozim.
Selain itu ia tekankan aspirasi yang di sampaikan di depan gedung DPRD Tuba ini adalah wujud tegas mereka mewakili rakyat dalam jeritan dan nelangsa kesengsaraan rakyat.
“Kita akan gaungkan Tuba menolak kenaikan harga BBM, “pungkas Khozim. (rds/arm)
METRO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menanggapi kritik dan saran masyarakat.
Terlebih Pemkot Metro juga telah memberikan sanksi kepada aparaturnya yang melakukan pelanggaran.
“Itu bagus, kemarin langsung di tindak bahkan Inspektorat langsung melakukan pemeriksaan serta memberikan pembinaan,” ujar Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Metro, Abdulhak, Selasa (13/9/2022).
Menurutnya, keterbukaan pemerintah menjadi salah satu faktor dalam percepatan pembangunan disuatu daerah.
“Ini artinya pemerintah terbuka terhadap semua kritik dan saran yang dimaksudkan untuk kemajuan pembangunan Kota Metro,” sambung dia.
Abdulhak juga berpesan kepada pemerintah untuk dapat mempertahankan sifat responsifnya tersebut dalam menanggapi seluruh persoalan.
“Jadi, tidak hanya pada kasus pengibaran bendera terbalik saja, disemua lini pembangunan harus tetap open,” kata dia.
Ia juga menilai sikap pemerintah tersebut sudah tepat. Seperti langkah Pemkot dengan tetap menelusuri kesalahan.
“Iya manusiawi, kita sebagai manusia biasa pasti melakukan kesalahan, tetapi ini jangan diulangi lagi,” ujarnya.
Ia berharap, ini dapat menjadi atensi khusus untuk kedepan lebih baik. Khusus bagi pegawai ini juga dapat dijadikan pembelajaran bagi Aparatur lainnya.
“Dengan ini diharap dapat lebih meningkatkan kembali kinerja. Jadi bahan introspeksilah, karena kita bergerak juga bersama masyarakat dan juga untuk masyarakat,” imbuhnya.
Sementara, Petugas piket rumah Dinas Walikota yang melakukan pengibaran bendera, Sudarwanto, mengakui atas kelalaiannya tersebut dan mengucapkan permohonan maafnya serta mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan.
“Saya akui itu kesalahan saya dan tidak sesuai dengan SOP yang sebenarnya. Saya memohon maaf atas nama pribadi dan atas nama Satpol-PP kota Metro kepada seluruh warga Indonesia atas kejadian tersebut,” ungkapnya.
Pria yang telah bergabung kedalam Satpol-PP kota Metro sejak tahun 2005 itu juga menjelaskan dirinya menaikkan bendera Merah Putih tersebut dalam keadaan masih gelap sekira pukul 05.30 dengan kondisi cuaca hujan.
“Itu setelah saya melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah di Masjid Taqwa saya kembali ke tempat tugas lalu saya mematikan sebagian lampu taman Rumah Dinas setelah itu saya menaikkan bendera tersebut,” jelasnya.
Pria yang mengaku telah mengabdikan dirinya menjaga Rumah Dinas Walikota selama 15 tahun itu mengaku mengetahui kondisi Bendera terbalik tersebut setelah pulang kerja dan menerima telepon dari rekannya yang bertugas.
Diketahui, setelah kejadian tersebut dirinya telah mendapatkan peringatan keras dari Inspektorat dan kini telah di mutasi ke kantor Satpol-PP kota Metro. (Rendi)