Blog

  • Bupati Musa Ajak Warga Peduli Sesama

    Bupati Musa Ajak Warga Peduli Sesama

    HarianCakra.Co.Id – Bunga Kampung yang dipusatkan di Kecamatan Bangun Rejo pada hari kedua Jumat 15 Oktober 2021, diawali dengan bersepeda bersama Bupati Musa Ahmad dengan stakeholder dan masyarakat setempat dengan tetap menerapkan prokes.

    Usai bersepeda sehat, dilanjutkan dengan senam bersama. Penyerahan bantuan kepada warga yang sakit, serta Bupati Lampung Tengah langsung menghadiri pembinaan aparatur kampung dan aparatur kecamatan di GSG Kecamatan Bangun rejo.

    Sebagai bentuk kepedulian kepada warganya, Bupati Lamteng Musa Ahmad memberikan bantuan kepada orang sakit dan orang jompo, serta meninjau langsung lokasi bedah rumah dan melakukan peletakan batu pertama di kampung mekarjaya Kecamatan Bangun Rejo.

    ” Menolong sesama adalah kewajiban kita, saya harap juga warga Lamteng untuk dapat saling menolong antara sesama,”pesan Bupati Musa.

    Bupati Musa Ahmad juga mengadakan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat diwujudkan demi kesejahteraan Kabupaten Lampung Tengah.

    Bupati juga berpesan agar tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda kecamatan itu, untuk bersinergi.

    “mari kita bekerja sama dan mensukseskan program pemerintah pusat khususnya kabupaten Lampung Tengah. Saya juga mengingatkan pandemi covid-19 belum berakhir, mari kita sukses kan program percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Lampung Tengah,” pungkasnya. (rls/ans/red)

  • Diduga Mengantuk, Pengendara Mobil Pick Up Terperosok Ke Jurang

    Diduga Mengantuk, Pengendara Mobil Pick Up Terperosok Ke Jurang

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Satu kendaraan Grand Max Pick Up terperosok masuk kedalam jurang sedalam 5 meter di Jl. Lintas Timur, Kampung Tua, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Jumat, (15/10/2021).

    Pengendara diduga mengantuk ketika mengendarai mobilnya yang diketahui melaju dari arah Palembang menuju Bandarlampung. Kejadian tersebut terjadi pagi hari sekitar pukul. 05:00 WIB, kendaraan tersebut terperosok kedalam jurang, ketika melaju di Jl. Lintas Timur, Kampung Tua.

    Mengetahui adanya insiden kecelakaan tersebut warga yang berada di sekitar lokasi membantu mengevakuasi kendaraan yang masuk ke jurang.

    “Tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB ada salah satu kendaran yang masuk jurang ketika melaju dari arah Palembang menuju Bandarlampung, korban mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Menggala,” ucap salah satu warga yang sedang membantu evakuasi kendaraan kepada awak media.

    Dengan menggunakan alat seadanya, dan dibantu sebuah mobil yang melintas, kendaraan tersebut berhasil diangkat dari jurang tersebut.

    Kendaraan tersebut rusak pada bagian depan mobil akibat kayu yang dihantamnya, beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, korban hanya mengalami luka-luka. (RDS)

  • Forum Pelajar Tubaba Berikan Bantuan Kepedulian Kepada Warga Korban Kebakaran

    Forum Pelajar Tubaba Berikan Bantuan Kepedulian Kepada Warga Korban Kebakaran

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang Barat) – Peristiwa kebakaran rumah Heriyanto (45) warga RT.03 RW.01 Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Rabu (6/10) pukul 19.00 WIB pekan lalu, mendapat perhatian dan kepedulian berbagai pihak.

    Forum Pelajar (FPL) Tulangbawang Barat yang berkolaborasi dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah yang berjuluk Bumi Ragem Sai Mangi Wawai yang dikoordinatori oleh Dimas Ahmad Kamsin selaku kakak asuh dan penanggung jawab FPL, Kamis sore (14/10) pukul 15.00 WIB memberikan bantuan kepedulian atas peristiwa kebakaran tersebut.

    “Bantuan kepedulian ini kami maksudkan untuk membantu keluarga bapak Heriyanto atas musibah kebakaran rumah yang terjadi, semoga diberikan kesabaran dan kesehatan,” Kata Dimas seusai penyerahan bantuan kepedulian.

    Lebih lanjut, Dimas berharap agar keluarga Heriyanto dapat terus bersemangat memulai kehidupan yang baru paska kejadian kebakaran itu.

    Informasi yang berhasil dihimpun kejadian kebakaran tersebut bersumber dari konsleting arus pendek listrik, yang menghanguskan seluruh bangunan rumah semi permanen itu, dan saat peristiwa kebakaran terjadi pemilik rumah beserta anak dan istrinya sedang tidak berada dirumah.

    Atas peristiwa itu tidak ada korban jiwa akan tetapi kerugian materi ditafsir sekitar 25 juta rupiah. (AKB)

  • Tak Kenal Lelah, Musa-Dito Kembali Ngantor di Kampung, Ini Agendanya….

    Tak Kenal Lelah, Musa-Dito Kembali Ngantor di Kampung, Ini Agendanya….

    HarianCakra.Co.Id – Bunga Kampung atau Bupati Ngantor di kampung adalah bagian dari program unggulan Bupati Musa Ahmad dan Wakil Bupati Ardito Wijaya (Musa-Dito) yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

    Kali ini Bunga Kampung dipusatkan Di Kecamatan Bangun Rejo pada Kamis 14 Oktober 2021. Ada berbagai agenda yang dilakukan oleh Bupati Musa Ahmad dan Wakil Bupati Ardito Wijaya, sebagai pembukaan kegiatan bunga kampung, Bupati membuka pelayanan publik untuk masyarakat dan memberikan cinderamata kepada ASN yang telah pensiun.

    Kemudian dilanjutkan dengan bertemu dengan kelompok tani, perikanan, perkebunan, dan kelompok ketahanan pangan. Hal ini sejalan dengan program Bupati Musa yang menjadikan bidang pertanian sebagai fokus utama agar kegiatan pertanian di Lamteng semakin maju pesat.

    Bupati juga bertemu dengan PKH dan penerima manfaat, Guru, tenaga pendidikan,tenaga kesehatan dan petugas KB dimana pada kesempatan itu Bupati Musa berpesan agar semua bekerja dengan baik dan gerak cepat dalam melayani masyarakat.

    Hal ini karena sekarang masyarakat membutuhkan petugas yang cepat tanggap dan mengutamakan pelayanan.

    “Semakin kita bekerja dengan baik maka hasil nya akan baik pula,” ujar Bupati Musa.

    Tak lupa beliau berpesan agar semua lapisan masyarakat mengutamakan selalu protokol kesehatan dan segera melakukan vaksin bagi yang belum. Kegiatan berikutnya yang tak kalah penting adalah bertemu dengan Linmas, karena menurut Bupati Linmas sebagai garis depan penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang sangat penting.

    Bupati Musa memberikan semangat kepada anggota Linmas agar bekerja dengan giat dan penuh semangat.

    Bupati Musa dan Wakil Bupati Ardito Wijaya juga bertemu dengan kepala kampung setempat guna memberikan himbauan mengenai prokes dan program percepatan vaksinasi serta memberikan suport kepada kepala kampung agar dalam menjadi pelayan masyarakat senantiasa tulus dan bekerja cerdas.

    Sehingga kampung yang dipimpin dapat lebih maju sehingga tujuan untuk menciptakan Lampung Tengah berjaya dapat segera terwujud dimulai dari lini terbawah barulah bisa kita menjadi kabupaten yang terbaik di Provinsi Lampung. (rls/ans)

  • Rusak Berat, SDN-01 Bangun Rejo Jadi Prioritas Perbaikan Disdik

    Rusak Berat, SDN-01 Bangun Rejo Jadi Prioritas Perbaikan Disdik

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri 01 (SDN-01) Bangun Rejo, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) yang mengalami kerusakan sangat parah, akan menjadi prioritas perbaikan ke depannya.

    Bahkan Tim Cakra Lampung akan mendamping kepala sekolah (Kepsek) sekolah tersebut untuk menghadap dinas pendidikan (Disdik) setempat. Hal ini dilakukan guna memastikan janji perbaikan sekolah ini.

    “Akan kita prioritaskan perbaikannya. Hari Senin, tolong Bapak (Cakra Lampung, red) bawa langsung ketemu Kami. Biar kita prioritaskan perbaikan sekolah ini,” tegas Sekretaris Disdik H. Yos Devera kepada HarianCakra.Co.Id (grup Cakra Lampung) saat dikonfirmasi tadi siang.

    Diakuinya bahwa dirinya sendiri heran kenapa kondisi sekolah ini separah ini tidak dapat perbaikan. Untuk itu, kedepan, kata Yos, sekolah ini akan menjadi prioritas.

    “Jadi itu (sekolah, red) masuk perbaikan berat,” katanya kepada Cakra Lampung.

    Senada dikatakan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, S.Sos., saat dikonfirmasi secara langsung oleh Cakra Lampung grup, terkait kerusakan sekolah, Bupati Musa menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur pendidikan juga akan menjadi perhatian serius.

    “Kita juga sudah mengirim permintaan dana DAK, guna perbaikan sekolah. Agar siswa dan dewan guru dapat belajar dengan aman dan nyaman,” ujar dia.

    Diketahui sebelumnya bahwa Cakra Lampung grup memberitakan adanya sekolah yang mengalami kerusakan berat.

    Bahkan kondisi itu membahayakan pelajar dan dewan guru, jika sewaktu-waktu kayu ataupun plapon tersebut ambruk dan menimpa pelajar atau guru.

    Kondisi gedung sekolah ini tak layak dijadikan ruang dipakai dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM), karena mengganggu kenyamanan dalam KBM.

    Tak hanya itu saja, adapun 03 (tiga) lokal termasuk 06 (enam) toilet dengan kondisi yang sampai saat ini tak lagi bisa dipergunakan dengan semestinya.

    Saat dimintai keterangan HarianCakra.Co.Id. (Group Media Cetak, Tv Streaming Cakra Lampung), Kepala Sekolah (Kepsek) Sri Setiawati, Spd., dengan didampingi Hendri Susanti, Spd., selaku dewan guru mengatakan, bahwa dirinya pernah mengajukan proposal dan sudah beberapa kali menghadap dinas pendidikan maupun dinas terkait tidak ada hasilnya.

    ” sampai detik ini belum ada perbaikan,” kata dia.

    Di sisi lain, permintaan atas persyaratan pengajuan proposal pun sudah dilengkapi, sampai bentuk fisik juga sudah diterima dinas tersebut.

    “Pengajuan proposal itu diminta dari dinasnya itu sendiri agar bisa melengkapi termasuk bukti bentuk fisiknya juga sudah kami berikan namun yang kami terima dan kami dengar hanya janji-janji manis saja. Tapi yang kami inginkan bukan janji itu melainkan dari pihak dinasnya turun ke bawah ke sekolahan ini agar bisa melihat kondisi yang sebenarnya,” ujar Kepsek Sri Setiawati, Spd., Senin (10/10/2021).

    Selain itu dirinya merasa sedih melihat kondisi lokal yang seperti saat ini, dan juga ia merasa kecewa dengan janji tersebut.

    “Sebenarnya saya sedih melihat kondisi ruang belajar dan toilet yang kondisinya saat ini tidak layak lagi. Bahkan ruangan itu juga tidak pernah dipakai, kami hanya mengandalkan ruang UKS, perpustakaan dan teras kelas saja apalagi disaat mereka belajar pas diwaktu hujan deras, sampai sampai mereka harus merasakan kedinginan dan memakai baju yang basah karena hujan. Disitu saya sering merasakan rasa kecewa atas janji yang diberikan pemerintah kepada kami,” katanya. (bgs/red)

  • Temu Pamit, Terima Kasih Pak Zulkarnain dan Selamat Bertugas Pak Suwito

    Temu Pamit, Terima Kasih Pak Zulkarnain dan Selamat Bertugas Pak Suwito

    HarianCakra.Co.Id – Pemerintah Kecamatan Bandar Surabaya menggelar acara temu pamit, antara camat lama Dr. Zulkarnain, S.Pd., dengan camat yang baru Suwito, SE.

    Acara ya g digelar di kantor kecamatan setempat dihadiri oleh seluruh instansi, kepala kampung (desa), tokoh masyarakat, dan Hamsa, selaku PK Kecamatan Bandar Surabaya serta tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan bahwa dalam kepemimpinan dirinya selama 19 bulan sangat mungkin banyak kekurangan. ” maka dari itu saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesarnya dan tak lupa pula saya ucapkan terimakasih kepada Hamsa yang sudah ikut mendukung dan memberikan suppot kegiatan yang ada di Bandar Surabaya selama ini,” ucap dia kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung) tadi pagi.

    Sementara itu, Suwito berharap kepada seluruh instansi yang ada di wilayah yang ia pimpin, untuk bersatu dan bersinergi membangun daerah ini.

    “Tanpa kerjsama yang baik, program pembangunan tidak akan terwujud. Mari bersama-sama bersinergi agar ke depan Bandar Surabaya lebih maju lagi. Dukungan juga saya berharap kepada Bapak Hamsa selaku PK,” tutupnya. (red)

  • Mardiana Musa Ahmad Buka Bimtek Soal PAUD, Ini Pesannya….

    Mardiana Musa Ahmad Buka Bimtek Soal PAUD, Ini Pesannya….

    HarianCakra.Co.Id – Bunda Paud Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad membuka secara resmi Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Implementasi Kesiapan Bersekolah Bagi Satuan Paud SD Kabupaten Lampung Tengah yang bertempat di Aula Paud TK Cahaya Nurani Bangsa, Kamis ( 14/10/2021 ).

    Ketua Panitia Bimtek Dwi Sanjaya dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan Bimtek ini yaitu membangun pemahaman yang sama antar anggota forum tentang perlunya forum komunikasi Paud-SD dan mengetahui tahapan penyelenggaraan forum komunikasi Paud-SD yang outputnya terbentuknya forum komunikasi Paud-SD, Program Kerja dan RTL dari kegiatan ini.

    Sementara itu, Bunda Paud Lamteng Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan Program Kesiapan Bersekolah merupakan Program Peningkatan Layanan 1 Tahun prasekolah, serta penguatan kemitraan antara Paud dan SD sehingga terjadi keselarasan pembelajaran bagi anak usia dini, 0 sampai 8 tahun di Paud dan SD.

    “Kesiapan bersekolah adalah kemampuan anak dalam mengolah dirinya, ketrampilan, pengetahuan, mental dan sosial emosional yang merupakan hasil interaksi anak secara terus menerus. Lebih lanjut, Bunda Paud Lamteng Mardiana Musa Ahmad berharap semua peserta dapat berperan aktif, serta memposisikan diri sebagai motivator yang mampu membangun persamaan visi untuk program kesiapan bersekolah Paud SD dalam rangka mendorong capaian layanan pendidikan Holistik Integratif,” tegas dia.

    Hadir juga dalam acara tersebut, antara lain Balai Pengembangan Paud dan Dikmas Provinsi Lampung Dr. Ulfa Maria, M.Pd sebagai narasumber, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng Yos Devara, S.Pd. M.M dan Ketua GOPTKI Lamteng Yulita Nirlan. (rls/ans/red)

  • PPDI Pesawaran Surati Pemda dan DPRD Terkait Hal Ini..!!

    PPDI Pesawaran Surati Pemda dan DPRD Terkait Hal Ini..!!

    Hariancakra.co.id (Pesawaran) – Tolak kebijakan Bupati Pesawaran terkait penyesuaian Penghasilan Tetap (Siltap) dan Tunjangan Perangkat Desa di Kabupaten Pesawaran, jajaran anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Pesawaran memberikan surat permohonan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan DPRD Kabupaten Pesawaran.

    Ketua PPDI Kabupaten Pesawaran Tantri Wibisono mengatakan, pihaknya telah melakukan permohonan baik secara lisan dan tertulis kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk tidak membebankan defisit Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 13 Miliar ke dalam Alokasi Dana Desa (ADD) yang berdampak pada penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa di Kabupaten Pesawaran.

    “Kami sadar bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) berkurang maka Alokasi Dana Desa (ADD) juga berkurang, tetapi pengurangannya tidak dengan jumlah sebesar itu, karena itu sudah jelas mengorbankan desa dan juga perangkat desa,” ujarnya, Rabu (13/10).

    Dikatakannya, isi dari surat yang disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Pesawaran ialah untuk membatalkan surat edaran Bupati Pesawaran nomor 410/4577/IV.15/2021 tentang penyesuaian pembayaran Siltap dan tunjangan perangkat desa dari bulan Juli-Desember tahun 2021.

    “Kami memohon sampai dengan 5 hari kerja ini, agar Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengabulkan permohonan kami. Kami yakin pemerintah daerah masih peduli dengan kami para perangkat desa. Namun, jika tidak ada respon dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran maka kami akan melanjutkan upaya lain agar kebijakan ini tetap dibatalkan,” tandasnya. (Red)

  • Bupati Pringsewu Buka Musyawarah Cabang DPC APDESI ke-3 Periode 2021-2026

    Bupati Pringsewu Buka Musyawarah Cabang DPC APDESI ke-3 Periode 2021-2026

    Hariancakra.co.id (Pringsewu) – Musyawarah Cabang (Muscab) APDESI ke-3 Periode 2021-2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi di aula kantor Pekon Waluyojati dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Rabu, (13/10/2021).

    Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD APDESI Suhardi Buyung, Asisten Pemerintahan & Kesra Purhadi, Kadis PMP Eko Sumarni, Kepala Kesbangpol Sukarman, Camat Pringsewu Moudy Ary Nazola, serta tamu undangan lainya.

    Ketua DPD APDESI Buyung dalam sambutanya mengatakan Maju tidaknya suatu daerah sebenarnya tergantung pada kepengurusan di tingkat desa, maka dari itu Apdesi harus mendukung program-program dan kebijakan pemerintah dalam upaya memajukan pembanguan di Kabupaten Pringsewu.

    “Oleh sebab itu saya mohon kepada Bupati Pringsewu agar kedepan lebih diperhatikan APDESI ini, saya juga berharap APDESI Pringsewu kedepan bisa menjadi contoh bagi APDESI se-Provinsi Lampung,” ujarnya.

    Bupati Pringsewu H. Sujadi menyambut baik atas diselenggarakannya Muscab ke-3 DPC APDESI Kabupaten Pringsewu ini. Dirinya mengatakan bahwa APDESI merupakan forum penting dalam rangka memberdayakan peran serta perangkat desa/pekon secara lebih optimal.

    “APDESI merupakan organisasi profesi berbentuk kesatuan dengan ruang lingkup nasional, berdaulat dan mandiri, atas dasar kesamaan kegiatan, profesi di bidang pemerintahan desa serta pembangunan pedesaan,” ucap Bupati.

    “Untuk kepengurusan APDESI ini nantinya saya harapkan kiblatnya satu yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD1945. Selain its Situasi pandemi sekarang ini harus menjadi perhatian untuk kita semua teruntuk kepala pekon harus bisa melihat pandangan konstitusional kepada warganya saat kondisi seperti sekarang ini,” jelasnya.

    Bupati juga menekankan jangan sampe di Pekon mengembang ideolagi-ideologi yang akan membahayakan kita semua, bila perlu masinghmasing Kepala Pekon harus mempunyai nomor telepon seluruh warganya untuk mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diharapkan.

    Sujadi juga mengajak APDESI Pringsewu menjaga kekompakan kepengurusan untuk mensukseskan pembangunan di Kabupaten Pringsewu.

    “Pringsewu saat ini level 3 mari kita usahakan pencegahan bersama, kita akan terus menerus menjalankan vaksin untuk seluruh warga sehingga pandemi saat ini akan cepat usai,” tutup Bupati. (Red)

  • Di Lamteng, Pengguna Narkoba Capai 11.531 Orang

    Di Lamteng, Pengguna Narkoba Capai 11.531 Orang

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad sambut kedatangan kepala BNN Provinsi Lampung Brigjenpol Edi Swasono, MM di Sesat Agung Nuwo Balak.

    Hadir ditengah tengah acara tersebut para forcopimda para asisten,staff ahli bupati, kepala bagian serta kepala perangkat derah terkait.

    Dalam sambutan kepala BNN provinsi mengatakan angka pengguna Narkoba di Lampung Tengah capai 11.531 orang (Prev 0,946 lipi BNN 2019).

    “sedangkan kerugian peguna Narkoba di Lampung Tengah diperkirakan capai RP 11,5 Milyar perbulan,tentunya ini sangat tinggi sekali peredaran Narkoba di Lampung Tengah,” katanya.

    Adapun langkah Langkah untuk membrantas peredaran Narkoba, sudah diupayakan semaksimal mungkin, seperti membuat tempat rehabilitasi pemakai Narkoba, dan Kantor BNN, sehingga kordinasi akan lebih cepat.

    ” di Lamteng kita akan dirikan Kantor BNK, hari ini kita tinjau kantor tersebut di Seputih Jaya Gunung Sugih,” terangnya.

    Dia juga mengajurkan, bagi pada pemerintah daerah agar mempunyai tempat rehabilitasi  bagi pemakai Narkoba, terutama untuk rumah sakit daerah, sehingga nantinya penanganan bisa maksimal.

    Sementara Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan, pemda siap untuk rehabilitasi Pemakai Narkoba.

    “rumah sakit daerah kita sudah ada. Sedangkan untuk Kantor BNK, kita sudah siapkan yang terletak di Seputih Jaya gunung Sugih,” pungkasnya. (ans/red)