Blog

  • Umar Ahmad Resmi Jadi Ketua HKTI Lampung

    Umar Ahmad Resmi Jadi Ketua HKTI Lampung

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) H Umar Ahmad resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Lampung.

    Pelantikan yang digelar di Ballroom Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu langsung dihadiri oleh Ketua HKTI Pusat Jendral (Purn) Moeldoko yang juga turut melantik Ketua DPD HKTI Jawa Timur, Kalteng dan Sulsel.

    Dalam sambutan perkenalannya, Bupati Tubaba H.Umar Ahmad, SP secara langsung menyampaikan undangan kepada Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.IP untuk dapat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di kemudian hari.

    “Kami mengharapkan kehadiran Ketua Umum agar dapat merasakan (secara) langsung atmosfer pertanian di Provinsi Lampung, karena memang banyak sekali komoditas-komoditas yang menjadi (peringkat) tiga besar nasional mulai dari padi, kopi dan singkong yang menjadi komoditas unggulan di Provinsi lampung,” ujar Bupati Umar Ahmad.

    Lebih lanjut, Bupati H.Umar Ahmad menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya untuk dapat menjalankan roda organisasi di Provinsi Lampung dan dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan agenda konsolidasi organisasi mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga ke tingkat desa.

    Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum HKTI menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPD yang baru  saja dilantik. Moeldoko berpesan bahwa agar dapat tetap hidup dan berkembang, sebuah organisasi harus bersifat responsif terhadap lingkungan.

    “Organisasi itu bersifat dinamis, harus responsif dan adaptif terhadap lingkungan yang dihadapi. Maka dari itu kepengurusan harus turun ke lapangan, harus tahu apa itu persoalan para petani kita dan pertanian di Indonesia, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana solusi terhadap masalah tersebut,” tambah Moeldoko.

    Berikutnya Moeldoko berharap kepengurusan HKTI dapat diisi oleh orang-orang yang profesional. Ia juga menyampaikan harapannya bagi Ketua DPD yang baru untuk dapat membantu dan memfasilitasi masyarakat petani dalam hal permodalan atau Kredit Usaha Rakyat (KUR).

    Selain itu, penggunaan teknologi digital juga diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana yang efektif dalam mengembangkan dunia pertanian dan juga dalam mengelola organisasi.(akb/din)

  • Sukseskan Program Bupati Musa, PK Golkar 6 Kecamatan Gelar Konsolidasi

    Sukseskan Program Bupati Musa, PK Golkar 6 Kecamatan Gelar Konsolidasi

    HarianCakra.Co.Id – Guna memperkuat silaturahmi diantara para pimpinan kecamatan (PK) Partai Golkar, 6 PK di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menggelar konsolidasi.

    Enam PK itu adalah Kecamatan Bandar Surabaya, Seputih Surabaya, Bumi Nabung, Rumbia, Putra rumbia dan Bandar mataram.

    Acara ini sendiri berlangsung di kediaman Fraksi Partai Golkar Husnul Huda, Minggu (10/10/2021).

    ” dengan adanya rapat rutin agar selalu kompak, sehingga tidak ada jarak diantara kita. Acara ini dihadiri oleh PK 6 kecamatan dapil 2,” Kadek Wijaya selaku Ketua Forum kepada HarianCakra.Co.Id (grup Media Cetak dan TV Streaming Cakra Lampung).

    Tak hanya itu, tambah Kadek -sapaan akrab Kadek Wijaya, terpenting juga bagaimana caranya agar program Bupati Lamteng Musa Ahmad dapat sukses dan berjalan dengan baik.

    “Dan harapannya ke depan Golkar lebih maju lagi dan ikut menyukseskan program Bupati Lampung Tengah sehingga Lampung Tengah menjadi percontohan di Propinsi Lampung,” harapnya.

    Senada diungkapkan PK Bumi Nabung Suheimi. Dia mengatakan sangat mendukung adanya pertemuan rutin ini. Sehingga program kerja dari PK dapat dimusyawarahkan kedepannya.

    “Jika ada kendala atau persoalan bisa dirembuk secara bersama. Dan paling utama ikut membantu mensukseskan program Bupati Musa Ahmad, S.Sos,” pungkas dia. (red)

  • Hendry CH Bangun : PWI Harus Dipimpin Orang yang Tahu Organisasinya, Nizwar Oke!

    Hendry CH Bangun : PWI Harus Dipimpin Orang yang Tahu Organisasinya, Nizwar Oke!

    Hariancakra.co.id (Bandar Lampung) – Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung pada Desember 2021 mendapat perhatian berbagai kalangan. Termasuk dari Dewan Pers.

    Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun menyatakan, meski sudah beberapa tahun tidak terlibat secara aktif di organisasi PWI, namun Ia tetap mengikuti dinamikanya.

    “Dalam 10 tahun menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat, Saya selalu menekankan agar PWI Provinsi fokus pada peningkatan kapasitas anggota, seperti perbanyak UKW. Makin hanyak yang kompeten, maka akan baik wajah PWI dalam karya jurnalistiknya,” jelasnya, Sabtu (9/10).

    Di samping itu lanjut dia, Ketua PWI, pengurus dan anggotanya, harus menjaga martabat dan nama baik organisas.

    “Jangan sampai dianggap partisan dan berpihak kepada satu golongan.
    Memang tidak mudah sebab dalam menjalankan roda organisasi, pengurus perlu uang, tapi kalau pengurus berintegritas, dia tahu mana batasnya,” kata Hendry.

    Mengenai bermunculannya sejumlah bakal calon ketua, Hendry mengapresiasi sebagai bentuk demokrasi di PWI. Satu di antaranya Nizwar yang saat ini menjabat Sekretaris PWI Lampung.

    “Iya saya mendengar ada beberap calon, salah satunya Nizwar. Saya sudah lama mengenal dia khususnya sebagai pengurus dan penguji kompetensi. Orangnya tegas dan berintegritas, menurut saya oke. Yang jelas PWI harus dipimpin orang yang tahu dengan baik organisasinya secara lahir dan batin,” ujarnya. (Red)

  • Siswa SMANSA Buminabung Ikut Vaksin

    Siswa SMANSA Buminabung Ikut Vaksin

    HarianCakra.Co.Id – Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 01 Bumi Nabung (SMAN-01), Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), berbondong-bondong ke Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) untuk ikut Vaksinasi.

    Sebelum mendapatkan pelayanan vaksinasi. Siswa tersebut juga harus minta izin terlebih dahulu kepada wali murid.

    Seusainya meminta izin dalam surat pernyataan yang telah ditanda tangani wali murid. para siswa datang ke UPTD tersebut didampingi oleh perwakilan dari pihak sekolah tersebut.

    Tahta arya jaya, Salah satu siswa SMAN tersebut saat di mintai keterangan HarianCakra.Co.Id (Group Media Cetak, Tv Streaming) pagi tadi mengatakan, saya ikuti vaksin dari sekolahan dan diberikan surat pernyataan dari dewan guru untuk diberitahu kepada orangtua, agar memta izin ikut vaksin secara gratis, dan juga kami didampingi oleh beberap guru.

    Didalam isi surat tersebut tidak ada sedikitpun pemaksaan para dewan guru.

    “Kemarin waktu lagi di kelas. Kami dibagikan surat itu, disitu guru bilang sama kami kalau untuk ikut vaksin itu gratis dan tidak ada paksaan tetapi harus ada izin orangtua, kata guru kemaren kalau ada yang gak mau vaksin juga tidak papa,” ujarnya Sabtu, (09/10/2021).

    Disisi lain, dari sekian banyak jumlah siswa tersebut, yang hanya ikut vaksin hanya sebagian saja.

    “Kalau yang ikut vaksin ini. Dari siswa kelas 10 sampai kelas 12, itu hanya sebagian saja yang datang vaksin, dan mereka yang tidak datang itu sebenarnya kebanyakan takut di suntik, padahal vaksin itu sebenernya demi menjaga penularan covid-19,” katanya.

    Selain itu ditengah perbincangan dirinya juga mengatakan “ayo untuk kawan-kawan semuanya, segera ikut vaksin demi mencegah penularan covid-19, agar kita tetap sehat selalu,” pungkasnya. (rmn/red)

  • Mingrum Gumay Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

    Mingrum Gumay Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

    HarianCakra.Co.Id – Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan (WK) di Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, (9 – 10 Oktober 2021).

    Sosialiasasi Pembinaan Pancasila dan wawasan Kebangsaan yang di pusatkan di Kampung Poncowarno ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan serta digelar secara live dan Virtual sesuai rekomendasi Gugus Tugas Covid-19 setempat.

    Kegiatan sosialisasi pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadiri Camat Kalirejo, Kapolsek Kalirejo, Danramil Kalirejo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, unsur kader PKK, Apreratur pemerintah Kecamatan Kalirejo, Anggota Karang Taruna Kalirejo, serta undangan lainya.

    Dalam paparan sosialisasi Mingrum menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah menanamkan cinta tanah air kepada masyarakat.

    “Mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan,” papar Mingrum.

    Sosialisasi pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini juga bertujuan dalam rangka menjelaskan arti penting dari wawasan kebangsaan, komitmen menciptakan pemerintah yang stabil dan dinamis, diwujudkan melalui upaya membangun sistem penyelenggaraan pemerintahan yang mampu mendukung pelaksanaan pembangunan untuk mencapai tujuan nasional.

    Kesadaran kebangsaan yang kemudian melahirkan cita-cita kemerdekaan Indonesia, pada dasarnya tumbuh dan berkembang oleh dorongan kehendak bersama.

    “seluruh komponen masyarakat budaya yang tersebar diseluruh wilayah nusantara demi membangun satu masyarakat baru yang utuh sebagai satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia berdasarkan dasar dan ideologi negara pancasila,” terang dia.

    Nilai-nilai kebangsaab yang terkandung dalam konsesnsus dasar nasiinal yaitu falsafa bangsa Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika serta prinsip NKRI demi meneguhkan kembali jati diri bangsa agar dapat tetap terjaga integritas bangsa dan identitas NKRI di tengah terpaan arus globalisasi yang bersifat multidimensional.

    “Melalui sosialisasi ini, mari kita menjaga nilai-nilai kebangsaan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujar Mingrum.

    Dalam paparan narasumber lain yang disampaikan Camat Kalirejo Pur Sulistiyono S.STP, M.Si. mengajak kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama meningkatkan dan menjaga ketertiban dan keamanan serta kenyamanan dikecamatan Kalirejo.(rls/ash)

  • PWI Way Kanan Harap PWI Provinsi Lampung Berikan Kejelasan Terhadap Proses Perpanjangan KTA

    PWI Way Kanan Harap PWI Provinsi Lampung Berikan Kejelasan Terhadap Proses Perpanjangan KTA

    Hariancakra co.id (Way Kanan) – Pemegang hak suara pada Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung awal Desember 2021 mendatang, meminta para kandidat yang maju Pemilihan Ketua untuk mengedepankan semangat demokrasi. Berkompetisilah secara fair agar tidak memecah belah kekompakan pengurus dan anggota hingga kabupaten/kota.

    “Kami bisa melihat kerja-kerja nyata para kandidat. Kami meyakini semua bakal calon yang maju adalah yang terbaik. Jadi tidak elok rasanya menyebarkan citra buruk yang belum tentu bemar dan dapat diperdebatkan,” ungkap Ketua Seksi Organisasi PWI Way Kanan Demsi saat kunjungan Sekretaris PWI Lampung Nizwar ke Balai Wartawan Way Kanan, Jumat (8/10/2021) siang.

    Selain itu, Demsi juga berharap PWI Provinsi Lampung dapat memberikan kejelasan terhadap proses perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA). Sehingga anggota PWI di Kabupaten Way Kanan mendapatkan kepastian, apakah bisa menualurkan hak suaranya tanpa dorongan dan intervensi pihak-pigak tertentu.

    “Paska menggelar Konferensi Kabupaten Way Kanan pada April lalu, sejumlah anggota kami termasuk saya belum menerima kembali KTA. Apakah sedang dalam proses atau memamg tidak bisa diperpanjang. Kami ingin mendapatkan kejelasan,” ucap Demsi.

    Menanggapinya, Nizwar memastikan para kandidat yang telah bermunculan termasuk dirinya punya semangat berbuat yang yerbaik untuk PWI. Karena itu, ia meyakinkan bahwa para kandidat ini tetap menghormati proses demokrasi yang akan berlangsung. Ini sekaligus pembelajaran bagi kader-kader muda PWI.

    “Para kandidat adalah senior, dan sahabat-sahabat saya selama 21 tahun menjalani profesi (wartawan) ini. Mereka semua memiliki kapasitas dan kualitas yang tidak perlu kita ragukan lagi. Yakinlah kami semua punya semangat berdemokrasi yang baik dan juga berbuat yang terbaik untuk organisasi yang kita banggakan ini,” jelas Nizwar.

    Terkait persoalan perpanjangan KTA, Nizwar berjanji segera melakukan pengecekan ke sekretariat PWI. Namun demikian, ia juga meminta pengurus pleno dapat mengirimkan surat secara resmi ke PWI Lampung untuk mempertanyakan hal tersebut.

    “Sejak Jumat sepekan lalu, kami telah mengunjungi sejumlah daerah, persoalannya nyaris sama. Nanti kami melakukan pengecekan ke sekretariat,” janji Nizwar.

    Sementara itu, Ketua PWI Way Kanan Novita Sari meminta maaf kepada seluruh anggota dan pengurus PWI setempat, dimana undangan yang ia sampaikan bukan berarti upaya untuk dukung mendukung calon melainkan agar semua menjadi terbuka dan bebas, menetukan pilihan.

    “Tidak ada upaya intervensi. Silakan kawan – kawan dapat menentukan pilihannya sesuai dengan kata hati. Saya rasa kehadiran Bang Nizwar ke Way Kanan ini agar kita semua tidak seperti beli buah dalam karung. Demikian pula harapan kita dengan calon calon yang lain, untuk dapat hadir di Way Kanan dan memaparkan visi dan misinya untuk kita rekam dan kaji masing masing sebelum menetukan pilihan. Apalagi saat ini belum ada calon melainkan baru bakal calon,” ujarnya.

    Diketahui, kunjungan Nizwar didampingi Wakil Sekretaris Abdullah Al Mas’ud, Bendahara Hi. Rio Elkana Adil, dan pengurus Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Lampung Hi. Syahroni Yusuf.

    Rombongan diterima Penasehat Hi. Hermansyah dan Hi. Ferry, Ketua PWI Way Kanan Novita Saro, Sekretaris Teddy Heriyanto, Bendahara Azhari Ardian, dan sejumlah pengurus lainnya. (Red)

  • DLH Wanprestasi, Ini Penjelasan Anuari Selaku Pendamping Hukum

    DLH Wanprestasi, Ini Penjelasan Anuari Selaku Pendamping Hukum

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Terkait Wanprestasi, Ardansyah didampingi Pendamping Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulangbawang Anuari menceritakan kronologi awal sampai dilayangkan gugatan. Jum’at (8/10/2021).

    Saat ditemui di ruang kerjanya Anuari Pendamping Hukum yang juga menjabat sebagai Kabag Hukum Setdakab Kabupaten Tulangbawang bersama dengan Sekertaris DLH Tuba Ardansyah menjelaskan, pada tanggal 1 April 2021 CV Kana Surya Gemilang dan Dinas Lingkungan Hidup Tulangbawang melakukan kerjasama pengadaan karoseri mobil skylift dengan nilai kontrak Rp.1.097.316.000. Keduanya sepakat melaksanakan kontrak pekerjaan selama 90 hari. Terhitung dari 1 April sampai 29 Juni 2021.

    Pada tanggal 10 Juni 2021, pihak penggugat meminta perpanjangan waktu kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Lingkungan Hidup karena alasan salah satu alat yang ada di mobil skylift belum ada. Hal tersebut karena adanya keterlambatan pengiriman dari luar negeri akibat pandemi Covid-19.

    “Yang perlu digaris bawahi, pengadaan ini dilakukan pada zaman Covid-19. Jadi menurut kami tidak masuk akal jika ada keterlambatan karena Covid-19,” kata Anuari.

    Dilanjutkan, sebelum melakukan tahapan pengadaan Dinas Lingkungan Hidup juga telah lebih dulu mengecek ketersediaan kendaraan di Indonesia.

    Atas dasar tersebut, permintaan perpanjangan waktu yang diajukan penggugat ditolak oleh tergugat pada tanggal 25 Juni 2021. Selain mengirimkan surat penolakan perpanjangan waktu, tergugat juga memberi kesempatan kepada penggugat untuk mencari kekurangan alat selama 20 hari.

    “Karena prinsip pengadaan sendiri adalah value for money. Namun tidak ditanggapi. Karena apabila dikasih kesempatan kita adendum. Kalau adendum itu tambah 20 hari tidak ada kesepakatan,” ungkapnya didampingi Ichwan Tri Wibowo.

    Dalam pemberian kesepakatan tersebut, tercantum penambahan hari dan denda ke Negara. Denda tersebut dihitung 1/1000 dari nilai kontrak. Maka dendanya adalah 1 hari 1 juta.

    Karena belum mendapatkan jawaban, Dinas Lingkungan Hidup kembali mengirimkan tanggapan perihal belum dijawabnya surat tersebut.

    Pada tanggal 3 Juli 2021, CV Kana Surya Gemilang menjawab surat tersebut yang isinya ingin merubah spek barang.

    “PPK kemudian tidak menyetujui karena akan menyalahi aturan. Pada tanggal 5 Juli lalu dilakukan putus kontrak,” jelasnya.

    Karena dilakukan putus kontrak tersebut, CV Kana Surya Gemilang tidak terima dan melayangkan surat ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah meminta permohonan penyelesaian sengketa.

    Sembari menunggu proses penyelesaian sengketa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, CV Kana Surya Gemilang juga melayangkan gugatan.

    Anuari menjelaskan, pada prinsipnya Dinas Lingkungan Hidup masih menginginkan kendaraan karoseri mobil skylift sesuai spek yang ada di dalam kontrak. Namun saat dilakukan mediasi tidak didapatkan kata sepakat dari kedua belah pihak.

    “Pada intinya Dinas Lingkungan Hidup ini memerlukan unit karoseri mobil skylift. Kita ada namun sudah lama, sudah ada sejak 12 tahun yang lalu. Sebab itu dianggarkan oleh DLH,” ungkap Anuari didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Ardansyah.

    Karena dibutuhkan maka DLH menganggarkan unit tersebut. Menurutnya, proses penganggaran sampai proses pelelangan dilakukan, dicantumkan spek dan kondisi kendaraan yang diinginkan.

    “Begitu lelang pihak ketiga ini kan masuk, mereka pasti membaca spek yang kita inginkan. Sampai ada pemenang lelang, kemudian ada tanda tangan kontrak dan pelaksanaan,” jelasnya.

    Menurutnya, sebagai pemenang CV Kana Surya Gemilang harus melakukan kewajiban yakni menyediakan unit barang yang diinginkan DLH.

    “Sampai waktu hampir habis sudah diingatkan. Kemudian saat diingatkan mereka meminta perpanjangan kontrak. Saat diberikan waktu perpanjangan mereka tidak merespon. Kalaupun mereka merespon, konsekuensinya merubah kontrak namanya adendum, tapi tidak dilaksanakan,” paparnya.

    Berjalannya waktu. Dinas Lingkungan Hidup kemudian memutuskan untuk memutus kontrak dengan CV Kana Surya Gemilang. Karena tidak terima, penggugat kemudian melayangkan gugatan.

    Sidang perdana perkara dugaan wanprestasi ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober mendatang di PN Menggala. (RDS)

  • Penasehat PWI Waykanan Dukung Pencalonan Nizwar di Konferprov PWI Lampung

    Penasehat PWI Waykanan Dukung Pencalonan Nizwar di Konferprov PWI Lampung

    HarianCakra.Co.Id – Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Way Kanan Hi. Ferry mendukung pencalonan Hi. Nizwar pada Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Provinsi Lampung awal Desember 2021.

    Untuk diketahui, Nizwar mendeklarasikan pencalonanmya pada 29 September 2021. Ia berduet dengan Hi. Elkana Rio Adil (Nirwana).

    Ferri menyebutkan Nizwar sosok pemimpin ideal. Selama dua periode dalam kepengurisan PWI Lampung, ia bersikap profesional, dan amanah. Ide-ide segarnya juga memberikan tambahan energi pada program – program kegiatan PWI.

    Demikian pula dengan Elkana. Ia low profile meski agak pendiam. “Duet Nirwana kami yakini bisa melanjutkan tongkat estafet dari Supriyadi Alfian dan akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tuntas Ferry.

    Senada dengan Hi. Hermansyah, Penasehat PWI Kabupaten Way Kanan lainnya. Menurut Hermansyah, ia kenal dan akrab dengan Nizwar sejak mengawali karir di Harian Radar Lampung hingga menjadi pemimpin redaksi. “Sosok yang tidak neko-neko dan bekerja sesuai aturan. Hasil kerja-kerjanya juga sangat mengangumkan. Jadi saya kenal betul bahwa beliau adalah pribadi yang baik,” sebutnya. (rls/akb/din)

  • Percepat Vaksinasi, Bupati Musa Rakor dengan Gubernur Arinal

    Percepat Vaksinasi, Bupati Musa Rakor dengan Gubernur Arinal

    HarianCakra.Co.Id – Demi tercapainya target vaksinasi di Provinsi Lampung, dan pengambilan langkah – langkah cepat yang dilakukan untuk kegiatan vaksin, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan rapat evaluasi terkait percepatan vaksin di Provinsi Lampung bertempat di Mahan Agung , Jumat 8 Oktober 2021.

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad hadir langsung bersama Kadis Kesehatan Lamteng dan juga turut dihadiri Bupati / Walikota se Provinsi Lampung.

    Bupati Musa Ahmad yang hadir di Rapat tersebut memaparkan bahwasanya Lampung Tengah sangat siap dan serius dalam melaksanakan percapatan vaksin sehingga terbentuk Herd Immunity di tengah masyarakat.

    “Lampung Tengah sendiri saat ini sudah memiliki satgas percepatan vaksin dan telah melakukan pemetaan di wiliayah – wilayah terpencil Sekalipun yang perlu di utamakan dalam pelaksanaan vaksinasi,” katanya.

    Tenaga Kesehatan juga, kata Bupati Musa, telah di tambah dan tanpa henti melakukan vaksin di tengah masyarakat, yang menggandeng pihak- pihak terkait sehingga target yang ingin dicapai bisa terwujud.

    Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan untuk mencapai target yang ingin dicapai harus adanya kerjasama yang baik antara lintas sektor dalam percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung dan perlu kerja yang ekstra di semua sektor.

    Arinal juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Pusat mengenai penambahan vaksin di Provinsi Lampung namun vaksin yang masih ada saat ini harus segera di habiskan agar targetnya tercapai. (rls/ans)

  • Ruhut Sitompul Dapat Kecaman Soal Ucapan “Monyet Lampung”

    HarianCakra.Co.Id – Ruhut Sitompul mendapat kecaman dari warga Lampung, akibat pernyataannya “monyet Lampung” yang di unggah dari akun tiktok miliknya Hadi Yusuf.

    Ucapan tersebut dikeluarkan oleh Ruhut Sitompul saat mengisi acara Indonesia Lawyer Club (ILK) di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu tepatnya 13/03/2012.

    Kendati video tersebut telah lama terunggah di YouTube. Namun, video menjadi viral ketika akun terunggah melalui tiktok pada 2021 ini.

    Salah satu masyarakat di Lampung, Salbari mengungkapkan, bahwa dirinya merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut. Pernyataan “monyet Lampung” menyudutkan masyarakat yang ada di Lampung karena merupakan perkataan kasar.

    “Kenapa bawa-bawa nama Lampung dengan pernyataan monyet. Kalau dia marah dengan Hotman Paris, kenapa dia gak ngomong kamu monyet, jangan monyet Lampung. Apalagi hubungan acara ini dengan Lampung apa?. Saya sangat menyayangkan sikap dari Pak Ruhut ini,” kata dia, di Bandarlampung, Kamis (7/10).

    Ia menjelaskan, dalam acara tersebut, seorang pengacara kondang Ruhut Sitompul mengeluarkan statement itu dengan nada emosi, dengan mengarah ke pribadi Hotman Paris yang mengatakan monyet Lampung

    Menurutnya, jika pernyataan tersebut keluar dengan kata-kata monyet Waykambas, itu merupakan hal yang menjual, bahwa di Lampung mempunyai kebun binatang.

    “Kalau pernyataannya seperti itu, hal yang wajar. Karena taman Waykambas tempatnya para hewan,” ujarnya.

    Tapi, sambung dia, kalau mengatakan monyet Lampung itu sudah mengarah ke semuanya.

    ” karena Lampung ini provinsi yang di dalamnya berbagai macam yang tidak bisa disamakan dengan monyet. Ini etika lah,” tambah dia lagi.

    Atas beredarnya video singgungan tersebut, dirinya tak terima, bahkan ia juga mengaku berani untuk menantang Ruhut Sitompul untuk berdiskusi, berdialog secara terbuka untuk membahas perkataan itu

    “Kalau memang Ruhut ini hebat pintar pakar hukum, pengacara, saya tantang dia debat secara terbuka baik secara politik ataupun secara hukum,” pungkasnya.

    Hal sama juga dikatakan Haidar, warga Lampung Tengah. Ia menyayangkan pernyataan seperti itu.

    Alangkah indahnya jika perdebatan tidak membawa-bawa nama daerah. “Etikanya juga tidak baik. Apalagi bawa-bawa nama daerah. Apalagi ada kata-kata hewan. Karena tidak semua warga itu mengerti pernyataan seperti itu. Saya juga berharap agar kedepan hal-hal seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi mereka publik figur,” pungkasnya. (bgs/asn)