Blog

  • Tambah Penghasilan, Kakam Rawa Betik Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Jahe

    Tambah Penghasilan, Kakam Rawa Betik Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Jahe

    HarianCakra.Co.Id – Lahan pekarangan rumah ternyata dapat menambah penghasilan keluarga, jika dimanfaatkan dengan baik.

    Hal itu seperti dicontohkan oleh Kepala Kampung (Kakam) Rawa Betik, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Tukirun.

    Kakam Tukirun

    “Lahan pekarangan rumah yang sempit bisa kita maksimalkan untuk menanam berbagai tanaman. Yang nantinya dapat menambah penghasilan keluarga,” terangnya kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming), 25 September 2021.

    Nah, untuk pekarangannya, Tukirun menanam jahe. Selain memilki harga yang lumayan, jahe ini juga mudah dalam penanaman dan perawatannya.

    Diterangkan Kakam ini bahwa untuk penanaman jahe sangat simpel bahan bahan dasar yang digunakan, seperti tanah, tahi ayam dan kompos sebagai campuran untuk menanam jahe.

    ” juga penambahan bahan pencegah jamur (antracol). dan yang untuk keduakalinya pemupukan memakai bahan kimia (mutiara) atau sejenisnya,” terang dia.

    Ditambahkan Tukirun, menanam jahe untuk membuktikan ke warga nantinya kalo seandainya penghasilan cukup memadai untuk menambah ekonomi warga.

    “dikemudian hari kami akan menyampaikan ke masyarakat luas, ini Lo untuk memanfaatkan pekarangan yang sempit betul-betul bisa membantu ekonomi keluarga. Kami akan terus mencoba menanam jahe tersebut mudah-mudahan di lahan yang sempit bisa mengahasilkan keuntungan mencapai Rp.5-7 juta,” terang dia.

    Jika percontohan ini dapat berhasil, dirinya akan mensosialisasikan ke masyarakat. Dan masyarakat akan diajak untuk menanam jahe.

    “dan kami akan melanjutkan untuk penanaman jahe tersebut, dengan meminta bantuan dinas pertanian untuk bisa menyuplai bibit. Bahkan nanti kami mohon dengan orang-orang yang mengerti mengenai jahe agar dukunganya seperti donatur, istilahnya pembeli dan kerja samanya bagi orang orang yang peka dan berpengalaman agar bisa membantu kami, supaya kerja sama saling berbagi. Karena tujuan kita mau orang depan atau tidak harus memberikan motivasi,” tambah dia

    Karena itu bagi masyarakat yang ekonomi kurang mendukung serta tidak memiliki lahan yang luas, dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan baik. “Daripada terbengkalai, lebih baik dimanfaatkan,” pungkasnya. (arm/hjd/ash)

  • Selamat, Pemkab Lamteng Raih Prestasi APE Predikat Madya

    Selamat, Pemkab Lamteng Raih Prestasi APE Predikat Madya

    HarianCakra.Co.Id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) terus menorehkan prestasi, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.

    Kali ini melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kembali menorehkan Prestasi di tingkat Nasional, Kabupaten Lamteng mendapatkan Prestasi Anugerah Parahita Ekapraya ( APE ) 2021. Untuk tahun 2021 ini Lampung Tengah mendapatkan predikat “ Madya “.

    “Prestasi yang diraih tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang mendapatkan predikat Pratama,” ujar Kepala Dinas PP & PA Lampung Tengah Nuliana, SH.,MH , pada hari Jumat 24 September 2021.

    Langsung hadir dalam penyerahan Piagam dan Trofi APE 2021 di Ruang Sakai Sambayan Komplek Perkantoran Gubernur Provinsi Lampung yang langsung di serahkan oleh Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Fahriza Darminto.

    Penghargaan ini diberikan kepada Kementrian / Lembaga dan Pemerintah Daerah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran serta para pimpinan dalam upaya mewujudkan Kesetaraan gender dalam pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG).

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad sangat bangga atas capaian yang diraih dan mendapatkan Predikat Madya. Ini merupakan hasil kerja keras bersama dan di harapkan kedepan agar lebih berkerja keras lagi dalam pelaksanaan strategi Pengarusutamaan gender.

    ” tentunya masih ada beberapa kekurangan yang harus segera di selesaikan dalam hal perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar dia

    Namun Musa optimis dengan langkah langkah yang telah di jalankan saat ini dan bekerja sama dengan stakeholder terkait, sehingga bisa mewujudkan Masyarakat Lampung Tengah yang berjaya. (ans/ash)

  • Bupati Tubaba Bersama OPD Gowes Pagi Mengitari Dua Kecamatan

    Bupati Tubaba Bersama OPD Gowes Pagi Mengitari Dua Kecamatan

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang Barat) – Bupati Tulang Bawang Barat(Tubaba) Umar Ahmad Gowes pagi bersama Ibu TP-PKK, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Gowes pagi bersama tersebut diketahui dimulai pada pukul 07.30.WIB dengan titik star dimulai dari Islamic Center dengan rute perjalanan melintasi dua Kecamatan, Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) dan Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) pada Jum’at, (24/09/2021).

    Dalam kesempatan Gowes pagi bersama itu, Bupati Tubaba menyebut bahwa sepeda adalah perpaduan kesempurnaan antara teknologi dan energi manusia.

    “Mengendarai sepeda adalah puncak dari upaya manusia, efek lingkungan yang hampir netral ditambah dengan kemampuan untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa mengganggu siapapun,” ungkapnya.

    Diketahui rombongan gowes pagi bersama tersebut menempuh jarak kurang lebih 16 km dimana titik kumpul kembali di Islamic Center.

    Sebelum kembali melanjutkan aktifitas Bupati Tubaba beserta rombongan beristirahat sejenak di pelataran Islamic Center setempat. (AKB)

  • DAM-16 Jadi Tumpukan Sampah

    DAM-16 Jadi Tumpukan Sampah

    HarianCakra.Co.Id – Banyaknya Sampah yang Tertumpuk di Pintu Irigasi (Ledeng) membuat Risih Warga Kecamatan Sumber Rejo (Dam 16), Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

     

    Adapun air irigasi tersebut yakni berasal dari Batu Tegi.

     

    Saat dimintai keterangan HarianCakra.Co.Id (Group Media Cetak, TV Streaming Cakra Lampung). Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika sampah itu semakin banyak menumpuk pasti lama kelamaan timbul bauk busuk. apa lagi itu bukan hanya sampah biasa. Jumat (24/09/2021).

     

    Hal yang membuat bauk busuk itupun timbul dari tumpukan sampah dengan berbagai macam jenis.

     

    “Itu banyak sampah yang numpuk itu mulai dari sampah organik, dan anorganik. seperti plastik, ranting pepohonan, dedaunan, bulu ayam, bangkai ayam sampai di bangkai kambing,” ujar warga itu.

     

    Warga setempat juga pernah meminta agar sampah yang di irigasi bisa di bersihkan.

     

    “Saya udah pernah ngomong sama petugas PU yang ngatur pengaliran air irigasi disini atau di bersihkan, supaya gak numpuk seperti ini,” imbuhnya.

     

    Saat sampah tersebut telah membusuk disitu nafsu makan para warga hilang.

     

    “Bauknya itu lo, kalau udah lama lama numpuk gini udah gak karuan bauknya. sampe kadang kadang buat kami warga sekitar ini gak ada nafsu makan,” pungkasnya. (rmn)

  • Ketua TP PKK Lamteng Bagi-Bagi Sayur Mayur kepada Pengendara Sepeda Motor

    Ketua TP PKK Lamteng Bagi-Bagi Sayur Mayur kepada Pengendara Sepeda Motor

    HarianCakra.Co.Id – Ketua Tim Penggerak ( TP ) PKK Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad melaksanakan Program SIGER ( Saatnya Kita Bergerak Untuk Rakyat Yang Membutuhkan ) kepada pengendara sepeda motor di jalan lintas seputih surabaya dengan memberikan sayur mayur.

    Selain itu, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad juga membuka acara Pembinaan Administrasi PKK Kecamatan dan Kampung Se- Kecamatan Seputih Surabaya, bertempat di Balai Kampung Gaya Baru III, Jum’at (24/9/2021).

    Dalam sambutannya Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad mengatakan, pembinaan administrasi PKK ini untuk sekretariat serta pokja 1 sampai pokja 4, karena antara sekretariat dan pokja-pokja ini ada keterkaitan.

    Untuk itu, Ketua Mardiana Musa berharap kepada jajaran sekretariat dan pokja-pokja yang di kampung-kampung agar sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan pembinaan ini mengingat tugas tugas di PKK ke depan semakin berat.

    ” PKK juga sebagai mitra Pemerintah memiliki tugas sebagai vasilitator, pelaksana dan pengendali program-program Pemerintah,” ujar dia.

    Kemudian, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad juga dalam sambutannya selain mengatakan masalah pembinaan administarasi kampung dan kecamatan juga, menekankan kepada anggota PKK Kecamatan dan Kampung agar memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman obat keluarga sesuai dengan beberapa saat yang lalu telah dilauncingnya gema toga berjaya dengan gema toga berjaya harapannya kedepan kita tidak lagi bergantung kepada obat kimia, cukup dengan obat tradisional dari tanaman toga kita sendiri.

    Ketua TP PKK Mardiana juga berharap kepada peserta yang mengikuti kegiatan pembinaan administrasi PKK ini, supaya perlu menindaklanjuti dan menyampaikan program yang telah disampaikan oleh Jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah kepada masyarakat dan Ketua TP PKK Lamteng ini juga menekankan kepada Jajaran TP PKK Kecamatan dan Kampung untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan mengingat Pandemi Covid 19 ini belum selesai.

    Untuk diketahui, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad juga membuka dan melaksanakan acara Pembinaan Administrasi PKK yang sama di Kecamatan Bandar Surabaya, yang bertempat di Gedung Pusiban Gerakan Pramuka Bandar Surabaya.

    Hadir dalam acara tersebut selain Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad antara lain yaitu, Ketua 3 TP PKK Lamteng Eni Adi Sriyono beserta Jajaran Pengurus TP PKK Lamteng, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lamteng Eduart Hartono, Ketua Pengajian Al-Hidayah Lamteng Endang Suprihatin, Camat Seputih Surabaya Dedi Fadillah, S.E., M.M beserta Ketua TP PKK Seputih Surabaya dan Camat Bandar Surabaya Zulkarnain, S.Pd., M.M serta Ketua TP PKK Kecamatan Bandar Surabaya. (rls/ans/ash)

  • Cek Kondisi Infrastruktur, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik Audiensi dengan Bupati Musa

    Cek Kondisi Infrastruktur, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik Audiensi dengan Bupati Musa

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad melakukan audiensi bersama Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik Ali Bernadus, SKM.,M.A di rumah dinas Bupati Lampung Tengah Nuwo Balak, Jumat (24/09/2021).

    Pada kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPR RI Komang Koheri; Kepala Perangkat Daerah terkait dan Perwakilan BPBD Provinsi Lampung.

    Sementara itu Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB RI Ali Bernadus, SKM,M.A mengatakan, kunjungannya ini untuk melihat langsung pengerjaan dan perbaikan infrastruktur umum yang rusak dikarenakan kondisi alam.

    ” perbaikan infrastruktur yang ada di Lampung Tengah sudah berjalan dengan baik dan perbaikan tersebut menggunakan dana hibah dari Pusat sehingga di harapkan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan, akan melakukan maksimal dan secepat mungkin perbaikan Infrastruktur yang ada dan bermanfaat bagi masyarakat Lampung Tengah.

    “dan saat ini perbaikan yang ada menggunakan dana hibah berjalan dengan baik dan sesuai apa yang di rencanakan,” ujar Bupati Musa Ahmad.

    Ia juga telah mengintruksikan BPBD Lampung Tengah melakukan percepatan pembangunan dan perbaikan fasilitas umum yang rusak di karenakan kondisi alam yang ada di Lampung Tengah.

    Musa Ahmad juga berharap hubungan antara Lampung Tengah dan BNPB pusat bisa terjalin dengan baik kedepanya. (rls/ans/ash)

  • Ayaman Keset Zahra Bawa Pulang Juara III

    Ayaman Keset Zahra Bawa Pulang Juara III

    HarianCakra.Co.Id – Karya anyam keset dari kain perica Sekolah Dasar Negeri 01 (SDN-01) Nunggal Rejo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng) berhasil raih juara III pada festival dan lomba seni nasional (FLS2N) tingkat kabupaten tahun 2021.

    Siswi yang berhasil mengharumkan nama sekolahnya bernama Zahra Aulia Adhifa.

    Kepsek Herawati Eka Wahyuni, S.Pd., MM

    Menurut Kepala Sekolah SDN-01 tersebut Herawati Eka Wahyuni, S.Pd., MM., di sekolahnya memang ada siswi yang memiliki hobi menganyam keset.

    “Bahannya dari perica. Dia memang anaknya rajin dan pintar dalam mengayam,” katanya kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming), Jumat 24/09/2021).

    Bahkan, sambung Herawati -sapaan Kepsek Herawati Eka Wahyuni, keterampilannya itu berhasil mewakili sekolahnya pada lomba FLS2N. “Kita dapat juara 3 waktu itu,” terang dia.

    Keberhasilan siswinya itu membuat bang dirinya serta dewan guru. Terlebih bagi siswi ini dan tentu saja juga orang tuanya.

    “Kami bersyukur siswi kami ini dapat meraih hasil yang memuaskan,” tutupnya. (hjd/ash)

  • 7500 Dosis Vaksin Untuk Tubaba Oleh BIN Lampung

    7500 Dosis Vaksin Untuk Tubaba Oleh BIN Lampung

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang Barat) – Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan percepatan program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung pasca perhatian khusus yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo karena pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Provinsi Lampung yang masih dibawah 20%.

    Sebanyak 7.500 dosis vaksin disediakan untuk pelajar dan masyarakat secara door to door (DTD) pada pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh BIN di Kabupaten Tulang bawang Barat, Kamis (23/9).

    Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, total vaksinisasi diberikan kepada 3.559 orang pelajar tingkat SMA/MA dengan rincian SMK 1 Tulang Bawang Tengah 1.370 siswa, SMAN 1 Tulang Bawang Tengah 708 siswa, SMAN 2 Tumijajar 584 siswa, SMAN 2 Tulang Bawang Tengah 347 siswa, MAN 1 Tulang Bawang Tengah 260 siswa, SMAN 2 Tulang Bawang Udik 150 siswa, dan MA Hidayatul Mubtadiin Daya Murni 140 siswa.

    “Selain di lingkungan sekolah, BIN juga menggelar vaksin secara door to door di rumah-rumah warga di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan jumlah 4.000 dosis,” ujar Kepala BIN daerah Lampung Brigjen Iwan Satiawan, S.Pd.,M.Pd.

    Vaksinasi door to door yang dilakukan oleh BIN diberikan kepada sekitar 2.000 warga di Kelurahan Mulya Asri dan 2.000 warga di Desa Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).

    “Vaksinasi dilakukan dalam rangka mendukung para pelajar agar bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dan untuk meningkatkan Herd Immunity atau kekebalan komunal guna memutus rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

    Diketahui bahwa, Vaksinasi yang dilakukan melibatkan 165 orang tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinas Kesehatan Tulangbawang Barat dan 16 orang dari Polres Tulang bawang Barat sebagai pelaksana vaksin. Total 181 tenaga kesehatan yang yang dilibatkan dalam pelaksanaan penyuntikan 7.500 dosis vaksin ini.

    Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Rabu (22/9), realisasi vaksinasi Covid-19 di Tubaba dosis pertama baru mencapai 15,6 % atau 32.785 orang dari total sasaran vaksinasi 210.123 orang. Sedangkan pada dosis kedua 8,4 % atau 17.737 orang. (AKB)

  • Bunda Literasi Lamteng Resmikan Perpustakaan Kampung “Sepahit Lidah”

    Bunda Literasi Lamteng Resmikan Perpustakaan Kampung “Sepahit Lidah”

    HarianCakra.Co.Id – Bunda Literasi Lampung Tengah (Lamteng) Mardiana Musa Ahmad meresmikan perpustakaan kampung terbanggi besar ” Sepahit Lidah ” pada acara Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Kabupaten Lamteng, di Kampung Wisata Terbanggi Besar, Lamteng, Kamis ( 23/9/2021 ).

     

    Hadir juga dalam acara tersebut antara lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Lampung Ratna Dewi, S.E , Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Lamteng Syahriza, S.H., M.M. mewakili Bupati Lamteng Musa Ahmad, S.Sos, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Lamteng Guntur Sosiawan, S.E beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) terkait dilingkungan pemerintah kabupaten Lamteng.

    Menurut Guntur Sosiawan dalam laporannya Kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca ini bertujuan membiasakan bagi masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan serta meningkatkan minat baca masyarakat.

     

    “Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamteng telah mengikuti kegiatan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan berbasis digital yaitu Inslislite yang bersumber dari perpustakaan nasional,” katanya.

     

    Ditambahkan Guntur Sosiawan bahwa Pelayanan Perpustakaan Berbasis Digital Inslislite ini baru dilaksanakan oleh Pemprov Lampung, Pemkot Bandar Lampung, Pemkot Metro dan Pemerintah Kabupaten Lamteng.

     

    Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Arsip Provinsi Lampung Ratna Dewi, S.E dalam sambutannya mengatakan dengan kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca menjadikan momentum Budaya Gemar Membaca sepatutnya ditanamkan sejak dini, karena kebiasaan membaca merupakan suatu yang penting dan fundamental yang harus dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.

     

    Ratna Dewi juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk kedepan sukses dalam membina perpustakaan desa mengingat Provinsi Lampung telah mendapat juara 1 tingkat nasional dalam lomba perpustakaan desa.

     

    Kemudian, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Lamteng Syahriza mewakili sambutan Bupati Lamteng mengatakan bahwa minat masyarakat lamteng terhadap kunjungan perpustakaan masih minim.

     

    Padahal perpustakaan di lamteng ini mempunyai koleksi buku yang cukup lengkap dan berbasis digital Inslislite.

     

    Untuk itu, menurut Syahriza, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak yang terkait khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamteng, sehingga kedepan Perpustakaan dapat mengambil peran dalam mendorong minat baca masyarakat lamteng dan menciptakan masyarakat yang mempunyai kemampuan literasi sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

     

    Dikegiatan tersebut, Bunda Literasi Lamteng Mardiana Musa Ahmad selain meresmikan Perpustakaan Kampung Terbanggi Besar, juga melaksanakan Story Telling atau bercerita kepada anak-anak paud dan taman kanak-kanak.

     

    Bunda Literasi Mardiana Musa Ahmad juga menyaksikan penandatanganan MoU antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lamteng dengan Lapas Kelas II Gunung Sugih terkait Pelayanan Perpustakaan di Lapas, dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng terkait Pelayanan Perpustakaan dengan anak didik, dengan Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan Lamteng terkait Kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, dan dengan Rapemda Lamteng terkait kegiatan infomasi Perpustakaan. (rls/ans/ash)

  • Masih Pandemi, Enni Terapkan Prokes Ketat KBM Luring

    Masih Pandemi, Enni Terapkan Prokes Ketat KBM Luring

    HarianCakra.Co.Id – Zona Kuning tidak menutup kemungkinan Virus Covid-19 (Corona) hilang total dari salah satu Daerah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), khususnya Wilayah Kecamatan Punggur.

    Walau dengan demikian, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Dasar Negeri 01 (SDN-01) Tanggulangin tetap berjalan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan sesuai aturan dari surat edaran pemerintah daerah.

    Saat dimintai keterangan kepada HarianCakra.Co.Id (Group Media Cetak Cakra & TV Streaming Cakra Lampung) Kepala Sekolah (Kepsek) SDN tersebut Enni Barti, Spd.,Sd menerangkan, kalau di wilayah tersebut masih ada keterangan zona kuning, dan juga dia melihat bahwa covid-19 masih tetap ada sampai saat ini.

    Bukan hanya itu saja, di wilayah itu juga masih terkena dampak virus.

    “Kemarin bahkan sudah ada yang meninggal sepasang suami-istri, dan ada juga yang hanya suaminya saja yang meninggal, karena dampak dari covid-19,” ujarnya, Kamis (23/09/2021).

    Kepsek Enni juga ragu untuk memberi kesempatan kepada anak didiknya agar belajar di rumah.

    “Sebenernya saya mau liburkan anak-anak ini untuk sementara waktu tetapi, saya takut wali murid pada komplain ke saya soal kenapa saya liburkan. Tapi ini saya lakukan sebenarnya bertujuan supaya anak didik kita ini jauh dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

    Disisi lain juga terungkap bahwa wajah gembira terpasang pada anak didik SDN tersebut, saat melaksanakan KBM tatap muka.

    “Kita bisa lihat di wajah anak-anak ini bahwa mereka senang dan gembira karena bisa sekolah tatap muka lagi, dan kumpul sama teman-teman mereka, apalagi sekolah dasar ini adalah teman bermain dan belajar anak anak saat di usia mereka yang sekarang ini, jadi itu juga yang buat bimbang saya buat liburkan mereka untuk sekarang, sedangkan mereka juga sudah lama hampir 2 tahun gak masuk sekolah, dan kalaupun terjadi juga libur pasti wali murid semuanya pada bertanya kepada saya,” pungkasnya. (rmn/wnd/ash)