Blog

  • Murid Sedikit, SDN-04 Reno Basuki Rumbia Tak Ada Pembagian KBM Luring

    Murid Sedikit, SDN-04 Reno Basuki Rumbia Tak Ada Pembagian KBM Luring

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri 04 (SDN-04) Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, sudah melaksanakan KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka (luring).

    Meski begitu, sekolah ini tidak memberlakukan pembagian kelompok jam belajar. “Jadi semua pelajar masuk semua, tak ada pembagian kelompok jam belajar,” kata Kepsek Eka Susanti, S.Pd, kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming Cakra Lampung), Kamis (18/10/21).

    Kepsek Eka Susanti, S.Pd

    Tak adanya pembagian jam belajar pada KBM luring ini dikarenakan siswanya sedikit.

    “alhamdlulillah KBM luring berjalan dengan lancar. Dan kegiatan anak didik di sekolah saya mereka setiap hari aktip masuk setiap hari baik dari kelas 1-6. Dan tidak di bagi bagi kelompok 1 atau 2. Dalam satu kelas ada yang muridnya di bawah sepuluh dan global murid kami yang ada di bawah 70 siswa,” terang kepsek itu lagi.

    Diakuinya bahwa para siswa/i serta dewan guru sangat gembira dimulainya KBM luring ini dengan menerapkan prokes ketat. Serta dibatasi jam belajar hanya 3 jam.

    “kami dewan guru tetap semangat begitu juga dengan anak anak didik saya mereka semua semangat dan giat untuk belajar, apalagi selama dua tahun ini sekolah hanya daring dari rumah.
    Dan saya sangat banyak mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad yang telah membuat surat edaran sekolah bisa bertatap muka,” ucapnya. (arm/hjd/ash)

  • Kakam UGI Harapkan Masyarakat Datangi Balai Kampung Untuk Vaksinasi

    Kakam UGI Harapkan Masyarakat Datangi Balai Kampung Untuk Vaksinasi

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Kepala Kampung (Kakam) Ujung Gunung Ilir (UGI) Sugianto, beserta jajaran TNI Polri menggelar vaksinasi serentak dengan sasaran utama Masyarakat Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, di Balai Desa setempat, Rabu (22/09/2021).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0426, Kapolsek Menggala diwakili Kanit Binmas, Camat Menggala, Puskesmas Menggala, dan Kepala Kampung Ujung Gunung Ilir.

    “Hari ini kami menggelar vaksinasi untuk wilayah Kampung Ujung Gunung Ilir, bagi masyarakat setempat untuk yang belum pernah divaksin bisa untuk mendaftarkan diri di Balai Desa setempat,” ucap Sugianto Selaku Kakam UGI.

    Sugiato juga menjelaskan, target dalam pelaksanaan vaksinasi serentak tersebut untuk Masyarakat Kampung Ujung Gunung Ilir, bisa terpenuhi, tergantung minatnya Masyarakat Kampung Ujung Gunung yang datang Ke Balai Desa dalam 4 (empat) hari kerja.

    “Untuk empat hari kedepan pelaksaan vaksinasi Kampung Ujung Gunung Ilir, bisa terpenuhi tergantung masyarakat setempat yang mendatangi posko kami,” ujar Sugianto.

    Sugiato juga menghimbau, dengan semakin banyaknya masyarakat yang sudah divaksin akan mempercepat tercapai herd immunity, pencegahan Virus Covid-19. Selain itu, juga untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

    “Kegiatan Vaksinasi Covid-19 kepada Masyarakat Kampung UGI, kami lakukan guna mendukung program Pemerintah dalam percepatan Vaksinasi Nasional,” tandas Sugianto. (RDS)

  • Pemkab Lamteng Dapat Bantuan Ambulance dari Bank Lampung

    Pemkab Lamteng Dapat Bantuan Ambulance dari Bank Lampung

    HarianCakra.Co.Id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) mendapatkan bantuan ambulance CSR Bank Lampung.

    Bantuan itu langsung diserahkan oleh Direktur Operasional Bank Lampung Fahmi Ridho yang di terima oleh Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad pada hari Rabu 22 September 2021 di Sesat Agung Nuwo Balak.

    Pada kesempatan itu pula Kepala Cabang Bank Lampung Bandar Jaya, Kepala Perangkat Daerah terkait serta Direktur RSUD Demang Sepulau Raya.

    Direktur Operasional Bank Lampung Fahmi Ridho mengatakan bantuan CSR ambulance ini merupakan bentuk komitmen Bank Lampung dalam peduli kepada Pemerintah Kabupaten / Kota di bidang Kesehatan.

    Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu operasional pengantaran pasien yang ada RSUD Demang Sepulau Raya sehingga dapat bermanfaat dan berguna.

    “Selain bantuan 2 Ambulance telah direalisasikan juga bantuan di Lampung Tengah 3 gerobak dorong untuk pengambilan sampah di Lingkungan Masyarakat,” katanya.

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mewakili Pemerintah Lampung Tengah mengucapkan terima kasih kepada Bank Lampung, yang sudah peduli di Bidang Kesehatan dalam pemberian bantuan CSR Ambulance di Kabupaten Lampung Tengah.

    “dan 2 Ambulance tersebut akan di peruntukan untuk RSUD Demang Sepulau Raya dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Lampung Tengah,” ujar dia.

    Bupati juga memberikan Apresiasi terhadap Bank Lampung, dimana pada kegiatan BUNGA KAMPUNG ( Bupati Ngantor diKampung ) ikut serta dalam kegiatan tersebut. (ans/ash)

  • Ketua PWI Tuba Harap Peserta Pelatihan Jurnalistik Dapat Implementasikan Ilmu Yang Didapat

    Ketua PWI Tuba Harap Peserta Pelatihan Jurnalistik Dapat Implementasikan Ilmu Yang Didapat

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Ketua PWI Kabupaten Tulangbawang, Abdul Rohman, berharap peserta dapat segera mengemplementasikan ilmu yang didapat demi kepentingan kemajuan kampung.

    Hal itu, ia utarakan saat menutup pelatihan
    jurnalistik bagi operator kampung se-Kabupaten Tulangbawang, di Hotel Le’Man, Selasa, 21 September 2021.

    “Kami harapkan, selesai pelatihan ini operator semakin mahir seperti layaknya wartawan profesional, yang paham dan menguasai aturan jurnalistik dalam membuat berita, artikel, atau konten yang diinformasikan ke publik,” kata Rohman.

    Sesuai namanya, jelas dia, operator atau kehumasan memiliki fungsi mengelola dan menyebarkan informasi ke website atau medsos kampung masing-masing.

    “Dengan begitu penyebaran informasi tentang profil, potensi, hasil pembangunan, dan kegiatan kampung nantinya bisa lebih masif, menarik, dan berkualitas, serta semakin bermanfaat bagi kemajuan pembangunan kampung di era digital ini,” ujar dia.

    Pendidikan singkat mengenai jurnalistik yang digelar PWI Tulangbawang digelar atas sinergi Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).

  • Karya Tulis Frengky Andriyanto Masuk 50 Besar se-Indonesia

    Karya Tulis Frengky Andriyanto Masuk 50 Besar se-Indonesia

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Frengky Andriyanto, wartawan muda, yang tergabung di Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang, berhasil terpilih dan masuk 50 besar se-Indonesia dalam kompetisi yang diadakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (RI) pada kategori artikel wartawan.

    Pencapaian Bung Frengky, sapaan akrabnya, didapat usai karya tulis dalam artikelnya yang berjudul : Mampu Memaknai Kebhinekaan Indonesia dan Bangga Menjadi Bagian Darinya, terseleksi dan menarik minat dewan juri dari Kementerian, yang digelar dalam rangka peringatan ke-76 kemerdekaan Indonesia.

    Namun sayangnya, saat proses verifikasi menuju 10 besar, yang diberitahukan melalui G-mail, tidak diketahui oleh Frengky Andriyanto, sehingga pihak penyelenggara tidak melanjutkan penilaian terhadap karya tulisnya tersebut.

    “Saya nggak lihat, ternyata ada pemberitahuan di G-mail, yang isinya untuk verifikasi karya tulis untuk menuju jenjang selanjutnya, cuma yasudahlah nggak papa, dapat peringkat 50 besar se-Indonesia aja saya sudah bersyukur, karena itu aja saya nggak nyangka,” ucap Frengky, Selasa (21/09/2021), di Kantor PWI Tulangbawang.

    Sertifikat penghargaan bernomor : 63006/A6/TP.02.05/2021 tersebut, ditandatangani oleh Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Republik Indonesia, Anang Ristanto, Jakarta 06 September 2021.

    Dengan demikian, Bung Frengky berharap Kemendikbud dapat meneruskan kegiatan tersebut secara rutin untuk mengapresiasi para wartawan.

    “Penghargaan ini membuat saya makin semangat menulis dan supaya selalu bisa menjadi seorang jurnalis yang bekerja sesuai kode etik yang berlaku,” tutupnya.

    Adapun Bung Frengky adalah satu dari ratusan jurnalis se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut, ia adalah Jurnalis Seputar Tuba di Biro Kabupaten Tulangbawang, dan merupakan bagian dari Management Global Group.

    Berikut karya tulisnya :

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Tabik Punn.

    Apa sih Kebhinekaan itu, pasti semua kita akan mengerti, karena Kebhinekaan ialah bagian dari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Nusantara yang mampu bersatu, dengan adanya Kebhinekaan Indonesia, dari keberagaman Bangsa, yang mampu dijadikan kekuatan untuk kita Indonesia.

    Tapi, mampu kah kita memaknainya. Belum tentu, sebab egois dalam keberagaman didalam Bangsa kita masih sering terjadi, hal itu karena Kebhinekaan itu hanya kita ketahui, tapi tidak kita jalani dengan sepenuh hati.

    Salah satu contoh, yakni tingginya kasus Covid di Indonesia karena kita tidak mengikuti anjuran Pemerintah, selalu melawan, dengan alasan urusan perut, lalu ditambah bumbu oleh oknum-oknum yang tidak tau malu memanfaatkan situasi ini.

    Bangsa Indonesia tengah berjuang menghadapi krisis kesehatan dan ekonomi. Pada masa seperti ini bukan saatnya kita saling menyalahkan, melainkan bagaimana kita sebagai bangsa bergandengan tangan mengatasi krisis.

    Dulu, para pahlawan kita berjuang melawan penjajah yang menjarah harta dan nyawa rakyat Indonesia dengan senjata dan kekejaman yang tidak masuk akal. Parahnya, ketika pandemi ini tidak hanya menjarah harta tetapi nyawa secara perlahan.

    Selama pandemi ini kita sudah dijajah di berbagai bidang yang membuat dampak luar biasa hebat, sehingga membuat wajah Indonesia selalu tertutup oleh masker.

    Maka dari itu, ayolah kita bersatu mengaplikasikan apa itu Kebhinekaan Indonesia, dan yakinlah dengan apa yang disarankan oleh Pemerintah, jangan kita mudah terhasut, bersabarlah, kita tidak akan mati karena kelaparan, karena Kebhinekaan dengan ragam budaya, bahasa, ras, suku bangsa, agama, dan kepercayaan, menjadikan kita sebagai saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air, yang selalu siap bahu membahu, saling tolong-menolong.

    Itulah yang harus kita lakukan kini, ditengah kesulitan, kita wajib semangat bersama melawan Pandemi ini, dengan menjalani makna Kebhinekaan, akan menjadikan kekuatan bagi Bangsa ini, dalam genap usianya yang ke-76 Tahun.

    Begitu pula dalam mendorong kesejahteraan Bangsa ini, agar Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, jangan kita tanya apa yang Bangsa ini berikan kepada kita, tapi apa yang bisa kita perbuat untuk Bangsa ini.

    Dengan Kebhinekaan Indonesia itu, ayo kita kenalkan Bangsa ini, kita tunjukkan, bahwa dengan banyaknya perbedaan, menjadikan Indonesia Raya penuh warna dan mampu menggetarkan dunia dengan segudang prestasi dan kebudayaan dalam balutan Kebhinekaan.

    Merdeka !!

    Wasalamuaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

  • Wirahadikusumah : Jurnalis Tidak Kebal Hukum

    Wirahadikusumah : Jurnalis Tidak Kebal Hukum

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, memberikan materi pelatihan kepada operator kampung se-Kabupaten Tulangbawang, di Hotel Le*man unit 2 Banjar Agung, Selasa (21/09/2021).

    Dalam penyampaiannya, Wirahadikusumah menegaskan penegakan hukum berlaku kepada seluruh warga tanpa pandang bulu, termasuk terhadap jurnalis.

    “Seorang jurnalis dapat dipidana. Jurnalis tidak kebal hukum, jika kedapatan melanggar tindak pidana dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Apalagi kalau sudah sampai memeras, menekan, dan mengancam, laporkan saja ke aparat berwajib,” katanya.

    Dalam menjalankan profesinya, lanjut Wira, seorang jurnalis wajib mematuhi rambu-rambu sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang tertuang di Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 7 ayat 2.

    Sebab, kata dia, dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu dituntut profesional dan terbuka untuk di kontrol masyarakat.

    “Biasanya melanggar KEJ, belum tentu melanggar hukum. Tapi kalau sudah melanggar hukum, sudah pasti melanggar KEJ,” ujarnya.

    Dia berharap, dengan adanya pendidikan singkat mengenai pers dapat meningkatkan wawasan operator. Sehingga mampu mengetahui sejak dini, apakah jurnalis bekerja sesuai KEJ atau tidak.

    “Saya berharap dengan adanya pendidikan yang singkat ini bisa meningkatkan wawasan adik-adik semua,” tandasnya. (RDS)

  • Ketua TP PKK Lamteng Ajak Lestarikan dan Kunjungi Wisata di Lamteng

    Ketua TP PKK Lamteng Ajak Lestarikan dan Kunjungi Wisata di Lamteng

    HarianCakra.Co.Id – Ketua Tim Penggerak ( TP ) PKK Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) yang juga Ketua Forum Kelompok Wanita Tani ( FKWT ) Berjaya Lamteng Mardiana Musa Ahmad ajak masyarakat di Lamteng lestarikan serta mengunjungi wisata di kabupaten itu.

    “Saya berharap kepada masyarakat Lamteng pada umumnya dan masyarakat punggur pada khususnya, mari lestarikan dan berkunjung ke kawasan wisata Semenanjung Badran ini dan kawasan wisata lain yang ada di wilayah Lamteng,” imbau dia disela-sela acara Pembinaan Administrasi PKK Kecamatan dan Kampung di Kecamatan Punggur, yang bertempat di Aula Kampung Toto Katon, Selasa (21/9/2021).

    Selain itu, Ketua Mardiana Musa Ahmad juga mengatakan serta menghimbau kepada masyarakat di Lamteng yang wilayahnya ada tempat wisata supaya membentuk kelompok sadar wisata ( pokdarwis ) untuk berinovasi mengembangkan dan memajukan wisata yang ada diwilayahnya masing-masing.

    Sehingga kedepan wisata di Lamteng ini berjaya seperti yang dicita-citakan oleh Bupati Musa Ahmad dan Wakil Bupati Ardito Wijaya yaitu untuk memajukan dan menjadikan kabupaten lamteng terbaik di Provinsi Lampung dari semua bidang.

    Selain itu, Mardiana Musa Ahmad Ketua FKWT Berjaya Lamteng ini mengatakan selain melaksanakan pembinaan administrasi PKK kepada anggota TP PKK Kampung, anggota FKWT Berjaya Kampung dan anggota Pengajian Al-Hidayah Kampung se- Kecamatan Punggur dan Kecamatan Trimurjo, pada hari ini kita bersama TP PKK Kabupaten Lamteng berkesempatan mengunjungi salah satu kawasan wisata yang ada di Kabupaten Lamteng yang kita cintai ini.

    Untuk diketahui, selain melaksanakan pembinaan administrasi PKK di Kecamatan Punggur, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad juga sebelumnya membuka dan melaksanakan Pembinaan Administrasi PKK yang sama di Aula Kampung Notoharjo, Kecamatan Trimurjo. (ans/ash)

  • Percepat Vaksinasi, Bupati Musa Evaluasi Kinerja Seluruh Tim Covid

    Percepat Vaksinasi, Bupati Musa Evaluasi Kinerja Seluruh Tim Covid

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Musa Ahmad melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi di Lampung Tengah pada hari Selasa 21 September 2021 di Ruang Pusat Komando Penanganan Covid 19.

    Rapat itu melibatkan bersama Forkopimda, Satgas Percepatan Covid 19 dan Kepala Perangkat Daerah terkait guna Mempercepat Pelaksanaan Vaksin bagi masyarakat Kabupaten Lampung Tengah.

    Dalam rapat tersebut ada beberapa skenario solusi untuk percepatan vaksin di Lampung Tengah dan untuk meningkatkan cakupan Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 20% sampai akhir september 2021 Lampung Tengah harus memvaksin sebanyak 133.106 sasaran ( Dosis 1 ).

    Artinya,13.310 sasaran/ hari, sasaran perkecamatan 476 dosis/ hari, sasaran Harian Puskesmas 342 Dosis/ hari dan untuk mewujudkan hal tersebut tim vaksinasi Rumah Sakit akan digerakkan untuk membantu pelaksanaan Vaksinasi Massal tersebut , untuk mendaptakan alokasi, faskes harus tetap disiplin dengan pengisian Aplikasi P-care.

    ” Vaksinasi merupakan Agenda Nasional yang harus bersama sama dilaksanakan sebagai bentuk menahan laju covid 19,” kata Bupati Musa.

    Untuk itu Bupati berharap Stakholder terkait menjalankan perannya masing – masing dengan maksimal, Musa Ahmad juga mengaharapkan Kepada Pemerintah Kecamatan mengumpulkan data sasaran by name dan memobilisasi sasaran ke Lokasi Vaksinasi. Untuk itu Bupatu berharap agar capaian harian vaksin bisa terlaksana sesuai dengan apa yang di harapkan. (ans/ash)

  • SDN-01 Binakarya Baru Putra Rumbia Tak Miliki Guru Olahraga

    SDN-01 Binakarya Baru Putra Rumbia Tak Miliki Guru Olahraga

    HarianCakra.Co.Id – SDM (sumber daya manusia) pendidik di sekolah dasar negeri 01 (SDN-01) Binakarya Baru, Kecamatan Putra Rumbia, Lampung Tengah masih mengalami kekurangan. Terutama guru dibidang olah raga.

    “di sini (SDN-01 Binakarya Baru, red) tidak ada guru olah raga,” kata salah seorang dewan guru Hendro Setiadi, S.Pd., mewakili Kepsek Rahmad, S.Pd., kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming) tadi pagi (Selasa, 21/09/2021).

    Hendro Setiadi, S.Pd., Guru Kelas

    Kekosongan guru olah raga ini sendiri terhitung sudah satu tahun. Meski begitu kegiatan olah raga tetap berjalan dengan normal.

    “untuk sementara memang belum ada guru olahraga selama satu tahun ini, namun saya pribadi atau guru-guru yang lain salah satunya tetap mendampingi siswa-siswa yang sedang melakukan kegiatan olahraga, salah satu contoh kelas empat tadi yang melakukan olahraga volli,” terang Hendro.

    Diakuinya bahwa walaupun tanpa guru olahraga siswa-siswa kelas empat (lV) pada jam olahraga setiap hari Selasa tetap semangat melakukan kegiatan olahraga. (arm/ash)

  • SDN-01 Bina Karya Sakti Putra Rumbia Butuh Lokal Baru untuk KBM

    SDN-01 Bina Karya Sakti Putra Rumbia Butuh Lokal Baru untuk KBM

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah dasar negeri 01 (SDN-01) Bina Karya Sakti, Kecamatan Putra Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah kekurangan lokal untuk melaksanakan KBM (kegiatan belajar mengajar).

    Menurut salah seorang dewan guru di sekolah itu Sry, S.Pd., mewakili kepala sekolah (Kepsek) Sukaji, S.Pd, sekolahnya saat ini kekurangan lokal untuk KBM.

    Sry, S.Pd., Guru Kelas

    “kendala yang ada di sekolah kami sangat sangat kekurangan lokal karena yang ada hanya 6 lokal. Kami sangat membutuhkan kurang lebih dua lokal lagi untuk belajar mengajar anak didik kami dari 6 yang sudah ada,” terang dia kepada HarianCakra.Co.Id (grup media cetak dan TV Streaming) tadi siang (Selasa, 21/09/2021).

    Untuk itu, mereka berharap kepada pemerintah atau pihak terkait agar bisa membantu sekolahnya dalam hal kekurangan lokal ini. “Kami juga butuh gedung perpustakaan,” tambah guru berhijab ini.

    Disinggung soal KBM tatap muka, Sry mengungkapkan bahwa sekolah itu telah melakukannya. “kita juga sudah menjalankan KBM tatap muka seperti sekolah lain,” terangnya.

    Meski begitu, kata dia, sistim KBM tetap terbagi menjadi dua bagian dalam satu kelas.

    “Pembagian kelompok ini KBM ini dari kelas 1-6 karena kami harus mentaati prokes,” tutupnya. (hjd/ash)