Blog

  • Ellma Rohelya Segera Pensiun Jadi Guru, Dia Titip Ini…

    Ellma Rohelya Segera Pensiun Jadi Guru, Dia Titip Ini…

    HarianCakra.Co.Id – Kesabaran dan keikhlasan adalah kuncinya dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

    Selama 39 tahun, dia mengabdikan dirinya di dunia pendidikan. Cukup lama. Ya tentu saja. Sejak tahun 1982 dia sudah mengajar di sekolah dasar sebagai guru.

    Namanya tentu saja akan dikenang oleh dewan guru dan siswa-siswa yang pernah dia didik.

    Wanita yang mendedikasikan diri sebagai “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” itu bernama Ellma Rohelya, AMaPd.

    Saat ini dia mengajar di SD Negeri 01 Banjar Rejo, Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur (Lamtim).

    “Saya sebentar lagi pensiun di bulan November 2021. Saya jadi guru PNS (pegawai negeri sipil, red) pada tahun 1982. Langsung diangkat jadi guru PNS pada 1982 di SDN1 Tanjung Harapan. Kec. Marga Tiga, Lamtim. Dan pada November 2017 pindah ke SDN 1 Banjar Rejo, Kec. Batang Hari, Lamtim sampai sekarang,” ulasnya kepada HarianCakra.Co.Id (grup Media Cetak Cakra Lampung).

    Dalam mengajar, kata Ellma -sapaan akrabnya, tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan semata. Namun yang lebih penting adalah sabar dan ikhlas.

    “Banyak suka dukanya dalam mengajar. Tapi dengan sabar dan ikhlas kita bisa melewatinya dengan baik,” terang wanita berhijab itu.

    Kini, sambung Ellma, dirinya akan pensiun. Dia berharap kedepannya dunia pendidikan akan lebih maju dan berkualitas, sehingga dapat mencetak generasi penerus yang cerdas dan maju.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam menjalankan tugas sebagai guru, semoga bermanfaat,” tutupnya dengan rasa haru. (red)

  • Terapkan Prokes, KBM Secara Luring di SDN-01 Seputih Mataram Mulai Berjalan

    Terapkan Prokes, KBM Secara Luring di SDN-01 Seputih Mataram Mulai Berjalan

    HarianCakra.Co.Id – Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara Luring (tatap muka) mulai di gelar di sejumlah daerah di Lampung. Tak terkecuali di Lampung Tengah (Lamteng).

    Salah satunya di Sekolah Dasar Negeri-01 Bumi Sakti (SDN-01), Kecamatan Seputih Mataram, Lamteng.

    Menurut Dewi Ratna Nugraheni, S.Pd., selaku Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri-01 Bumi Sakti (SDN-01), Kecamatan Seputih Mataram tersebut, hari ini sekolahnya sudah KBM Luring.

    “Kita KBM sudah Luring. Tentu saja dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di sekolah dengan menggunakan tradisi mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak (3M),” katanya kepada HarianCakra.Co.Id (Grup Media Cetak Cakra Lampung tadi pagi.

    Bahkan, kata Dewi, pihaknya menyiapkan berbagai fasilitas prokes untuk menjaga kesehatan siswa dan dewan guru.

    Adapun fasilitas yang di sediakan yakni, tempat mencuci tangan, masker dan juga hand sanitizer.

    Dalam hal tersebut, proses KBM secara luring terlaksanakan sejak kamis 26 Agustus 2021, tambah dia.

    “Seperti yang kita ketahui saat ini bahwa anak anak didik kita ini sudah mulai aktif belajar secara tatap muka di tanggal 26 kemaren, akan tetapi disini saya tetap memberi tahu kepada mereka supaya tetap mematuhi protokol kesehatan atau 3M,” ujar Kepsek Dewi Ratna Nugraheni, S.Pd., Senin (30/08/2021).

    Salah satu dewan guru Handoyo, S.Pd., mengatakan, bahwa proses belajar mengajar secara luring jauh berbeda disaat daring.

    “Sepertinya cara belajar anak didik kita ini perlu kita tata ulang kembali karena sangat jauh perbedaan belajar mereka disaat luring dan disaat daring, soalnya mereka tidak masuk sekolah selama 2 tahun ini,” pungkasnya. (rmn/hjd/red)

  • 15 KPM Di Kampung Bratasena Mandiri Terima BLT-DD

    15 KPM Di Kampung Bratasena Mandiri Terima BLT-DD

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Pemerintah Kampung (Pemkam) Bratasena Mandiri, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT – DD) Bulan Juni, Juli, dan Agustus kepada sebanyak 15 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kampung setempat, Minggu (28/08/2021).

    Penyerahan dilaksanakan di Balai Kampung setempat dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19, dan disaksikan Camat Dente Teladas Suratman, Babinsa-Babinkamtibmas serta Aparatur Pemerintah Kampung setempat.

    PJ. Kepala Kampung Eko Haryanto SE menjelaskan, bahwa penyerahan salah satu bantuan dari Pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak ekonomi ini, merupakan upaya agar masyarakat tidak terlalu merasakan kesulitan ekonomi saat masih adanya penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tulangbawang.

    “Maka dari itu, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat digunakan untuk menambah kebutuhan hidup keluarga masyarakat penerima, bahkan diharapkan dapat menjadi tambahan modal guna usaha masyarakat yang terdampak ekonomi akibat Covid-19,” ujarnya.

    BLT DD Tahun Anggaran 2021 ini, lanjutnya, sebesar Rp.300.000,- untuk satu KPM, dan penyerahan pada kali ini diserahkan kepada sebanyak 15 orang KPM, terhitung selama 3 Bulan, dari Bulan Juni, Juli, dan Agustus.

    “Dengan demikian, saya berpesan kepada masyarakat Kampung Bratesena Mandiri, agar terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, supaya terhindar dari penularan penyakit ini, diantaranya dengan menghindari kerumunan, memakai masker, dan menjaga pola hidup sehat, agar Kampung Bratesena Mandiri dapat bebas dari penularan Covid-19,” tandasnya. (FAY/MAD)

  • Lampung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional Karate 2021

    Lampung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional Karate 2021

    HarianCakra.Co.Id –  Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) provinsi Lampung menjadi tuan rumah dalam kejuaraan nasional karate antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) daerah tahun 2021.

    Kepala Dispora provinsi Lampung, Hannibal mengatakan, pada kejuaraan nasional karate ini diikuti dari 10 provinsi dan 100 atlet putra-putri.

    “Adapun yang akan bertanding total ada 100 Atlet putra/putri dari 10 Provinsi dan Lampung menjadi tuan rumah,” katanya, Minggu (29/8).

    Dijelaskan, adapun 10 Provinsi yang mengikuti kejuaraan nasional ini diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung. Lalu provinsi Jawa Barat, provinsi Gorontalo, provinsi Jawa tengah dan Kepulauan Riau.

    Atas dipercayai oleh pemerintah pusat menjadikan provinsi Lampung tuan rumah dalam kejuaraan nasional karate, Hanibal mengucapkan terimakasih.

    “Alhamdulillah meskipun kota Bandarlampung masih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, masih bisa menggelar event. Kendati demikian, kami tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

    Menurutnya, event ini merupakan ajang seleksi juga bagi Kemenpora untuk mengadakan kegiatan yang lebih tinggi lagi.

    “Event ini nantinya bisa menghasilkan atlet dimasa depan. Kemudian ini juga mengukur, mengevaluasi dan memotivasi dalam pengembangan dan memandu para atlet,” jelasnya.

    Ia berharap, dengan diadakannya event nasional ini, ia meminta kerjasama semua pihak agar acara ini bisa berjalan lancar.

    “Para peserta yang mengikuti acara ini saya menyampaikan bertandinglah dengan sportivitas yang tinggi. Karena juara bukan segalanya, namun bagaimana kita meraih juara itu dengan semangat yang terus hidup tidak menghalalkan segala cara,” harapnya.

    Sementara Ketua Penyelenggara, Rahmad Ariandi mengatakan, yang mengikuti kejuaraan nasional kali ini usia maksimal kelahiran 2004 yang total peserta ada 100 atlite dari 10 Provinsi.

    Dimana kegiatan ini dilaksanakan 27 sampai 31 Agustus bertepat di hotel Horison Bandar Lampung.

    “Pagi hari tadi pukul 80.00 WIB yang sudah bertanding ada pada cabang KATA atau juru dan yang memperoleh juaran l berasal dari Jawa Barat, lalu juara ke dua diperoleh Sumatera Barat dan juara ke tiga dari Lampung,” pungkasnya. (red)

  • Peduli Sesama, Komunitas Donor Darah Balam Ajak Masyarakat Donor Darah

    Peduli Sesama, Komunitas Donor Darah Balam Ajak Masyarakat Donor Darah

    HarianCakra.Co.Id – Dalam rangka peduli sesama, tokoh muda Lampung sekaligus ketua harian komunitas donor darah Bandar Lampung ( Balam ) mengajak kepada masyarakat umum giat aktif dalam melakukan donor darah.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama aktif melakukan donor darah untuk membantu sodara kita yang membutuhkan,” kata Ketua harian komunitas donor darah Bandar Lampung ( Balam ) Arif Sanjaya kepada HarianCakra.Co.Id (Grup Media Cetak Harian Cakra Lampung) ditemui selah-sela donor darah di UTD bank darah RSAM Bandar Lampung.

    Menurutnya, banyak masyarakat yang membutuhkan darah. Terlebih dimasa pandemi ini karena banyak warga yang sakit membutuhkan transfusi darah.

    “Kami juga mengajak untuk peduli thalesimia. Sebab penderita thalesimia adalah pasien yg sangat membutuhkan tranfusi darah yg begitu banyak,” pungkasnya. (red)

  • Kampung Cheng Ho Pringsewu Di-Launching

    Kampung Cheng Ho Pringsewu Di-Launching

    Hariancakra.co.id (Pringsewu) – Wakil Bupati Pringsewu melaunching Kampung Cheng Ho di Dusun Way Bayas, Pekon Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (28/08/21).

    Acara ini dihadiri Kadis PoraPar Pringsewu Jahron dan Kepala Kesbangpol Sukarman, Ketua Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Provinsi Lampung Adiansyah, Ketua IIBF Pringsewu M.Nur Sodik, Komisaris Utama dan Direktur Utama PT.Kampung Baru Indonesia (Kabarindo) Sutarno dan Wahyudi, Camat dan Uspika, tokoh agama beserta Kapekon Panjerejo.

    Kampung Cheng Ho yang mengambil nama dari seorang tokoh besar dari negeri Tiongkok, sekaligus salah satu penyebar agama Islam, yakni Laksamana Cheng Ho, adalah sebuah kawasan permukiman terpadu dan terintegrasi dengan sarana pemerintahan, perniagaan, pendidikan, kesehatan maupun peribadatan.

    Wabup Pringsewu Dr.Fauzi menyambut baik dan bangga dengan dibukanya Kampung Cheng Ho, karena akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan wilayah setempat, diantaranya yakni meningkatkan perekonomian masyarakat. “Memang seharusnya seperti ini, sebuah perkampungan dengan sistem terpadu, sehingga akan lebih memudahkan pemerintah dan masyarakat dalam segala hal”, ujarnya.

    Wabup juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak developer yang juga akan menghibahkan lahan untuk calon Kantor Kecamatan Wates nantinya jika telah terbentuk. “Sesuai RPJMD, Pringsewu nantinya akan memiliki 10 kecamatan, dimana menurut rencana Kecamatan Garingrejo akan dimekarkan dengan membentuk Kecamatan Wates”, ungkapnya.

    Sementara itu, Komut PT.Kabarindo Sutarno mengungkapkan keberadaan Kampung Cheng Ho berawal dari sebuah ide guna memberikan value dari sebuah bisnis kaveling menjadi sebuah gerakan gotong royong dengan membuat kawasan hunian terpadu, yang akan menjadi titik baru pergerakan perekonomian masyarakat, dengan adanya fasilitas perniagaan, pendidikan, peribadatan, pariwisata, dan bahkan TPU. “Nama besar Laksamana Cheng Ho diharapkan menjadi Spirit bagi kawasan ini. Nantinya juga akan ada penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus untuk memaksimalkan penerimaan pajak daerah”, ungkapnya.

    Dikatakan, Kampung Cheng Ho merupakan bentuk pembelaan bagi pelaku usaha lokal, berbisnis sekaligus beramal jariyah, dimana sebagai langkah awal akan dibangun 10 kawasan baru. Konsep Kampung Cheng Ho berbeda perumahan, karena pangsa yang diambil adalah kelas menengah-kecil yang justru tidak masuk dalam kreteria analisis perbankan. “Kampung Cheng Ho sangat cocok bagi anak muda yang menginginkan kemandirian, orang tua yang ingin berinvestasi, keluarga yang menginginkan kawasan hunian sejuk, bersih dan lingkungan modern”, katanya. (Red)

  • Potensi Besar, Bupati Musa Akan Kembangkan Terminal Betan Subing

    Potensi Besar, Bupati Musa Akan Kembangkan Terminal Betan Subing

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad bertemu dengan perwakilan Bapennas RI di Rumah dinas Bupati Lampung Tengah pada Jumat 27 Agustus 2021.

    Pertemuan tersebut guna membahas lanjutan pengembangan Terminal Tipe A Betan Subing yang terletak di Kampung Terbanggi Besar.

    Hadir pula dalam acara tersebut Konsultan , Perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VI Provinsi Bengku dan Lampung, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Asisten 2 Lampung Tengah dan beberapa Kepala Perangkat daerah Lampung Tengah.

    Perwakilan Bappenas yang sebelumnya melihat langsung kondisi Terminal Betan Subing mengatakan bahwasanya Terminal Betan Subing mempunyai Potensi yang besar nantinya termasuk juga dilintasi jalan Tol Trans Sumatera.

    Konsultan yang juga hadir dalam acara tersebut memberikan beberapa opsi – opsi dalam pengembangan betan subing dan perlu adanya dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

    Tidak hanya menjadi terminal nantinya kedepan Terminal Betan Subing akan dibangun pusat lokasi industri dan potensi – potensi yang ada di Lampung Tengah akan dipusatkan di terminal betan subing termasuk akan dibangun Musuem terminal.

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad sangat menyambut baik hal tersebut karena Terminal Betan Subing merupakan potensi besar yang di miliki Lampung Tengah.

    Bupati juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari beberapa pihak yang akan mengembangkan Terminal Betan Subing, dan Pemerintah Daerah Lampung Tengah akan semaksimal mungkin bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pihak terkait dalam Rencana Besar ini. (rls/ans/red)

     

  • Empat SDN Harumkan Nama Kecamatan Seputih Banyak di Dunia Pendidikan

    Empat SDN Harumkan Nama Kecamatan Seputih Banyak di Dunia Pendidikan

    HarianCakra.Co.Id – Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) memiliki sekolah unggul dan berprestasi.

    Setidaknya ada empat sekolah yang sudah mengharumkan nama kecamatan itu di dunia pendidikan, khususnya di kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

    FOTO DOK. – Foto diambil sebelum adanya wabah Covid-19

    Sekolah tersebut yakni, SDN-01 Tanjung Harapan yang dipimpin Kepsek Mamik Zuanah, S.Pd., kemudian SDN-04 Tanjung Harapan dibawah naungan Kepsek Hj. Sringatini S.Pd.

    Lalu, SDN-01 Setia Bakti dibawah naungan Kepsek Linar Widi Hartono S.Pd., dan juga SDN-02 Setia Bumi dibawah naungan Kepsek Yusuf Purnomo, S.Pd,.

    Bahkan hebatnya lagi, sekolah ini tak hanya membuat harum kecamatan itu ditingkat kecamatan saja, namun juga tingkat kabupaten.

    FOTO DOK. – Foto diambil sebelum adanya wabah Covid-19

    Adapun lomba kejuaraan tersebut adalah lomba Solo Song, Gambar Bercerita, Tari Kreatif, Pantomin.

    Saat memberikan keterangan kepada HarianCakra.Co.Id (Grup Media Cetak Cakra Lampung), Ketua FLS2N Nurwati Anggraini, S.Pd., menjelaskan anak didik SD yang mengikuti lomba kejuaraan tersebut adalah SD yang terpilih dalam seleksi.

    “SD yang ikut dalam lomba FLS2N itu Alhamdulillah semuanya mendapatkan juara pertama di tingkat kecamatan, kalau untuk tingkat kabupaten ada yang mendapatkan juara 2 dan juarai 3,” imbuhnya, Jumat (27/08/2021).

    FOTO DOK – Foto diambil sebelum adanya wabah Covid-19

    Dalam hal itu, masalah juara tidaklah terlalu penting bagi ketua FLS2N, akan tetapi yang terpenting baginya adalah penampilan yang memuaskan.

    “Kami tidak masalah mau dapet juara berapa, yang penting kami sudah berusaha dan berupaya untuk menampilkan yang terbaik walaupun siswa kami tidak mendapatkan juara pertama”, katanya.

    Selain itu, mendali penghargaan kejuaraan FLS2N tingkat kabupaten saat ini belum sampai kepada SD tersebut.

    “Kalau untuk piala lomba antar kecamatan sudah ada, tetapi kalau untuk piala lomba antar kabupaten sampai sekarang belum kami terima, dan yang kami terima sekarang ini hanya stempel juara saja, ya kami cuma bisa mengharapkan semoga pas anak didik sudah aktif dalam pembelajaran tatap muka mereka bisa melihat mendali, piala, atau piagam kejuaraan yang mereka dapatkan”, pungkasnya.

    Kepsek SDN-02 Setia Bumi Yusuf purnomo, S.Pd. menambahkan, untuk lomba FLS2N tingkat kecamatan dan kabupaten sudah mendapatkan juara, semoga di tingkat nasional ataupun di tingkat provinsi kita bisa mengikutinya juga dan semoga anak didik kita bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dengan kerja keras yang mereka lakukan. (rmn/hjd/red).

  • Awal September Pemkab Tuba Akan Lakukan KBM Tatap Muka

    Awal September Pemkab Tuba Akan Lakukan KBM Tatap Muka

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Dalam akun instagramnya Winartiku Winartiku Bupati Tulangbawang menulis sebuah kalimat bahwa pada awal September mendatang proses belajar mengajar tatap muka akan segera dimulai, kutipan itu dibenarkan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Ristu Irham, Jumat (27/08/2021).

    Saat dihubungi melalui WhatsApp Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Ristu Irham mengatakan, apa yang diungkapkan oleh Bupati Winarti melalui akun instagramnya itu benar, “Rencananya akan kita mulai pada tanggal 6 September 2021 sudah dilaksanakan proses belajar mengajar tatap muka,” kata dia.

    “Untuk persiapan dalam proses belajar mengajar tatap muka memang sudah direncanakan sejak bulan Juli kemarin,” ujarnya via Whatsapp.

    Adapun persiapan yang dimaksud oleh Kadisdik Tulangbawang tersebut diantaranya, telah dilaksanakannya vaksin kepada guru-guru, diadakan juga tempat cuci tangan di setiap kelas, adanya tim Satgas Covid-19 di sekolah dan pernyataan orang tua bahwa telah siap mengikuti aturan yang berlaku guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

    Lebih lanjut, dirinya juga mengungkapkan dari total 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tulangbawang terdapat dua Kecamatan yang dinilai belum siap untuk melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka.

    “Menilai dari mobilitas keluar masuknya orang luar masih cukup, maka hanya 13 Kecamatan yang akan melalui proses belajar mengajar tatap muka awal September ini, sedangkan untuk Kecamatan Menggala dan Banjar Agung masih diundur sebulan kedepan baru akan melalui proses belajar mengajar tatap muka,” tutup Ristu Irham. (RDS)

  • Siap Luring, SDN-01 Suko Binangun Way Seputih Tata Ruangan KBM

    Siap Luring, SDN-01 Suko Binangun Way Seputih Tata Ruangan KBM

    HarianCakra.Co.Id – Berdasarkan Surat Edaran dari Kemetrian Pendidikan Tentang Tahapan Pelaksanaan sistem Luring (Tatap Muka), akan dibuka pada Senin, 30 Agustus 2021.

    Dalam pelaksanaan Tatap Muka, Sekolah Dasar Negeri 01 Suko Binangun (SDN-01), Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, mulai menata ruang dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

    Kepala Sekolah (kepsek) Sutikno, S.Pd. mengatakan, sebelum anak didik masuk tatap muka kita harus membersihkan dan menata bangku yang belum tersusun rapih.

    Penataan ruang yang di lakukan bertujuan agar hari pertama anak didik tatap muka bisa merasakan kenyamanan saat belajar.

    “Kami melakukan penataan ruangan itu selain bertujuan supaya terlihat rapih, juga bertujuan supaya anak didik merasakan kenyamanan disaat menerima materi pembelajaran mereka”, ujarnya, Jumat (27/08/2021).

    Selain itu, yang bertugas dalam hal tersebut adalah guru dan anak didik.

    “Yang ikut menyusun bangku dan nyapu halaman dan lain sebagainya itu guru dan anak didik, tetapi kita pakai sistem roling, tiap hari senin sampai sabtu”, pungkasnya. (rmn/hjd/red).