Blog

  • Mingrum Gumay Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes di Kegiatan Sehari – Hari

    Mingrum Gumay Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes di Kegiatan Sehari – Hari

    HarianCakra.Co.Id – Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menggelar sosialisasi peraturan daerah Provinsi Lampung nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease (Covid) 19 di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah (4-5 September 2021).

    Hadir dalam acara sosialisasi Camat Kelirejo Pur Sulistiyono, S.STP, MM, Kapolsek Kalirejo Iptu. EdY Suhendra, Danramil Kalirejo yang di diwakili Peltu Muhammad Nur, Ketua Yayasan Asmabul Kaffi Drs. Muhsinun S.Pd. M.Pd. Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta undangan lainya.

    Mingrum menghimbau dan mengingatkan masyarakat ditengah pandemi covid 19 agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam keseharian guna pencegahan penularan covid 19 yang saat ini sedang melanda.

    Dijelaskan Mingrum DPRD Provinsi Lampung saat ini sudah memiliki Perda nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru dalam mencegah dan pengendalian Covid 19 guna memberikan payung hukum bagi pemerintah dalam menekan dan mengurangi penularan covid 19 di Provinsi Lampung.

    Dalam rangka pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru guna pencegahan dan pengendalian Covid 19 diperlukan upaya yang terpadu dalam peningkatan kesadaran masyarakat, penanganan kerentanan sosial dan kerentanan ekonomi di daerah dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

    Terkait kebijakan sekolah yang akan dilaksanakan dengan tatap muka, sepenuhnya diserahkan kepada kebijakan kabupaten/kota dengan tetap mempertimbangkan masukan dari para pemangku kebijakan di daerah, dan yang terpenting pastikan telah memenuhi persyaratan untuk melaksanakan sekolah tatap muka, seperti persyaratan paksin bagi siswa, tenaga pengajar dan paksin bagi masyarakat lingkungan sekitar sekolah sudah cukup. Ujar Mingrum

    Peran aktif masyarakat dapat dilakukan salah satunya dalam bentuk peningkatan pemahaman dan penerapan nilai agama dan adat istiadat dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran covid 19 serta masyarakat dapat secara langsung mengatasi dan menghimbau agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan secara baik.

    Dibidang pengawasan Pemerintah Daerah melalui perangkat daerah ikut bertangung jawab melakukan pengawasan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19.

    Dalam Perda nomor 3 tahun 2020 ini jelas diatur sanksi pelanggaran terhadap pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan penanganan covid 19.

    Sanksi pelanggaran berupa teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial seperti membersikan fasilitas umum, denda adminitratif, serta daya paksa polisional dapat dilakukan dalam bentuk penjemputan paksa pelanggar oleh petugas untuk ditempatkan pada fasilitas karantina atau isolasi yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah.

    Sanksi bagi penanggung jawab kegiatan dan atau usaha sampai dengan sanksi penghentian sementara kegiatan, pembekuan sementara izin serta pencabutan izin dan sanksi administratif. Ujar mingrum dalam paparannya. (rls/red)

  • SDN-02 Srikencono KBM Luring dengan Prokes Ketat

    SDN-02 Srikencono KBM Luring dengan Prokes Ketat

    HarianCakra.Co.Id – Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Musa Ahmad, S.Sos. yang di turunkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk disampaikan ke-seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Se-kabupaten, tentang tahapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka (Luring), sudah terlaksana.

    Dalam sistem KBM luring, peraturan yang ditetapkan pemerintah agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes) yaitu dengan menggunakan Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak (3M).

    Selain itu, Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri 02 Srikencono (SDN-02 SK) Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Kadim, S.Pd., telah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut.

    Walau dengan demikian, puji syukurnya yang telah dia nanti-nantikan kini sudah tercapai.

    “Saya bersyukur sekali kepada yang hama kuasa, dan berterimakasih kepada bapak bupati lampung tengah beserta pemerintah yang terkait, karena sudah bisa menetapkan kembali anak didik yang sudah lama proses KBM-nya tidak tatap muka,” ujar kepsek Kadim, S.Pd., saat menyampaikan kepada HarianCakra.Co.Id (Grub Koran Cetak Cakra Lampung)., Sabtu (04/09/2021).

    Selain itu, tak jadi suatu masalah baginya untuk tetap mematuhi prokes tersebut.

    “Sebenernya tidak jadi masalah bagi saya jika kita harus tetap mematuhi prokes itu, yang terpenting adalah dimana anak didik kita sudah bisa belajar dengan tatap muka, itu sudah cukup bagi saya,” imbuhnya.

    Adapun segala bentuk peralatan seperti 3M yang patut digunakan, sudahlah lengkap.

    “Kalau untuk jenis-jenis peralatan tempat mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker dan hand sanitizer sudah kami siapkan, bahkan jika ada anak murid yang sekolah tidak memakai masker kami berikan juga kepada mereka, cuma kalau untuk jajanan mereka itu kami batasi, dan kami suruh mereka buat bawa bekel dari rumah,” ujarnya. (rmn/hjd/red).

  • Demi Kenyamanan KBM, Kepsek SMPN-2 Buminabung Rehab Sekolah dengan BOS

    Demi Kenyamanan KBM, Kepsek SMPN-2 Buminabung Rehab Sekolah dengan BOS

    HarianCakra.Co.Id – Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Bumi Nabung (SMPN-02), Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lam-Teng), Drs. Rigo, gunakan dana BOS sebaik mungkin.

    Adapun anggaran dana di tahap 02 yang terealisasi pada tahun ajaran 2021 telah dialokasikan untuk melakukan tahapan rehap ringan.

    “Gimana dana BOS itu gak saya gunakan sebaik-baik mungkin, untuk merehap sekolah ini, soalnya banyak tata ruang yang sudah tidak enak lagi untuk di pandang, sedangkan disini saya juga baru jadi kepseknya, belum sampai 2 tahun,” ujar Kepsek Drs. Rigo saat memberikan penjelasa kepada HarianCakra.Co.Id (Grub Koran Cetak Cakra Lampung), Sabtu (04/09/2021).

    Lanjut Drs Rigo, awal masuk melihat kondisi SMP ini sangat memprihatinkan. Selain ada kerusakan, warna catnya juga sudah banyak yang memudar.

    Selain itu, bentuk kondisi fisik rehap tersebut salah satunya digunakan untuk perbaikan tata ruang guru juga ruang mengajar.

    “Kalau untuk fisiknya bisa kita cek yang sudah diperbaiki itu ada jendela, pintu, peralatan tata ruang yang berupa lemari etalase untuk buku, meja dan kursi, dan pengecetan warna untuk seluruh ruangan,” imbuhnya.

    Disamping itu juga, setelah ditetapkan menjadi kepsek SMP tersebut, yang ada di benak Drs. Rigo ingin menjadikan tampilan sekolah menjadi lebih layak dan lebih cerah lagi.

    “Pertama saya masuk kesini melihat kondisi SMP ini langsung timbul di pikiran saya untuk membuat sekolah ini cerah atau bisa di bilang lebih enak di pandang, makanya saya sekarang berupaya bener untuk memperbaiki sekolahan ini, walaupun sebenernya dana bos tidak cukup kalau mau ngerehap semuanya,” pungkasnya (rmn/hjd/red).

  • Ketua TP PKK Berikan Bantuan dari Program SIGER

    Ketua TP PKK Berikan Bantuan dari Program SIGER

    HarianCakra.Co.Id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad melaksanakan program SIGER ( saatnya kita bergerak untuk rakyat yang membutuhkan ).

    Program yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal ini dilaksanakan di Kampung Gaya Baru V, Kecamatan Bandar Surabaya, Jum’at ( 3/9/2021 ).

    Selain Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad, hadir juga dalam acara tersebut antara lain, Ketua Pengajian Al – Hidaya Lamteng Endang Suprihatin dan Camat Bandar Surabaya Zulkarnain.

    Camat Bandar Surabaya Zulkarnain dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad yang telah melaksanakan program SIGER untuk masyarakat yang membutuhkan di kampung gaya baru V dengan memberikan beras beserta sayur mayurnya.

    Lebih lanjut Zulkarnain, mengatakan bukan pemberiannya yang perlu dinilai, tetapi kebersamaan dan perhatian Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad yang sangat diidam – idamkan oleh masyarakat kampung gaya baru V.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya menerangkan bahwa pelaksanaan program SIGER di Kampung Gaya Baru V ini merupakan ke 4 kalinya, setelah sebelum-sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Terusan Nunyai, Kecamatan Gunung Sugih dan Kecamatan Anak Tuha.

    Kemudian Ketua PKK Mardiana juga mengatakan bahwa bantuan berupa beras dan sayur mayurnya ini berasal dari Ketua TP PKK Provinsi Lampung, TP PKK Kabupaten Lampung Tengah serta dari beberapa pihak juga yang telah membantu untuk melaksanakan program SIGER ini, bantuan ini ditujukan untuk Kaum Dhuafa, Anak Yatim Piatu serta Masyarakat yang belum sejahtera.

    Ketua PKK Mardiana berharap dengan pemberian beras dan sayur mayurnya ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, serta kedepan Ketua PKK Mardiana juga berharap lebih banyak lagi pihak-pihak yang ikut melaksanakan program SIGER.

    Selain memberikan secara simbolis, Ketua PKK Mardiana juga memberikan bantuan beras dan sayur mayur ini secara door to door atau dari rumah kerumah masyarakat yang membutuhkan. (rls/ans/red)

  • Bupati Musa Cek Pembelajaran Tatap Muka

    Bupati Musa Cek Pembelajaran Tatap Muka

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Seputih Agung pada hari Jumat 3 September 2021.

    Ada berbagai agenda yang di hadiri oleh Bupati Musa Ahmad, diawali dengan pengecekan pembelajaran tatap muka secara langsung di SDN 1 Endang Rejo, Bupati langsung melihat kondisi dilapangan mengenai tatap muka langsung tersebut, tatap muka sudah berlangsung sejak 30 September 2021 , Bupati berharap para tenaga pendidik agar mematuhi protokol kesehatan dan memantau langsung agar para siswa tidak berkerumun dan dapat memicu klaster baru.

    Dilanjutkan dengan meninjau calon lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kampung Harapan Rejo, pelebaran lokasi makan tersebut dikarenakan makam yang lama sudah penuh terisi dan Bupati secara langsung memberikan bantuan sebesar 10 Juta Rupiah untuk pembangunan Makam tersebut. Selanjutnya Bupati memberikan bantuan berupa sembako kepada salah satu warga yang menjalani Isolasi Mandiri, Bupati tetap berpesan kepada warganya agar selalu menjaga kondisi sehingga dapar beraktivitas kembali.

    Acara Bupati ditutup dengan meninjau Peresmian Pembangunan Pondok Pesantren Salafiyah “ Al Ikhlas” di Kampung Harapan Rejo. Pembangunan Ponpes ini merupakan hal yang sangat baik ujar Bupati, karena dengan adanya Ponpes ini Anak – anak bisa menjauhi dari hal – hal yang buruk. Bupati juga berpesan agar masyarakat di Kecamatan Seputih Agung dalam selalu Kompak dan bersama sama dalam mensosialisasikan tentang Protokol Kesehatan. Mengingat Kondisi saat ini Lampung Tengah berada di zona orange dan semua elemen harus bekerja sama untuk mempercepat agar Lampung tengah segera bebas dari Virus Covid 19. (rls/ans/rmn)

  • Posko Covid-19 Buminabung Baru Tak Berfungsi

    Posko Covid-19 Buminabung Baru Tak Berfungsi

    HarianCakra.Co.Id – Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) tentang Posko Penanggulangan Covid-19 tidak berfungsi dengan baik.

    Sesuai intruksi Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menghimbau agar setiap kampung mendirikan posko penanggalangan tersebut.

    Namun hal itu hanya diabaikan saja oleh salah satu Kepala Kampung, tepatnya Kampung Bumi Nabung Baru, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lamteng.

    “Memang benar kepala kampung bumi nabung baru sudah membuat posko covid-19 di kampung ini, sesuai intruksi dari pemerintah pusat sampai kedaerah agar semua kepala kampung bisa menjalankan tugas dengan baik, demi memutuskan rantai penyebaran covid-19,” kata warga kampung bumi nabung Irsyan (46) kepada HarianCakra.Co.Id (Grub Koran Cetak Cakra Lampung), Kamis (02/09/2021).

    Namun fakta yang terjadi di kampung tersebut hanya mendirikan posko berbentuk fisiknya saja.

    “Itu hanya cuma fisiknya yang kelihatan tapi pelayanannya tidak ada, artinya tidak di jalankan apa yang telah intruksikan pemerintah pusat sebagai mana mestinya,” imbuhnya.

    Kondisi posko itupun sampai saat ini tidak terjaga, namun tetap berdiri tanpa pengawasan dalam bentuk apapun.

    “Bisa kita lihat kondisinya sekarang, tampa ada pengawas sama sekali, bahkan itu sudah tidak layak lagi terpakai, dan kami juga merasa risih melihat kondisi yang seperti itu, padahal kami sebagai masyarakat ini menginginkan pelayanan dari desa kami,” pungkasnya. (rmn/hjd/red).

  • Giliran Tiga Kecamatan Ini Terima Bantuan Ekonomi BMW

    Giliran Tiga Kecamatan Ini Terima Bantuan Ekonomi BMW

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Bupati Tulangbawang Dr. Hj. Winarti S.H., M.H. menghadiri secara langsung pemberian bantuan ekonomi BMW Tahun 2021 bagi masyarakat Kecamatan Penawar Tama, Gedung Aji Baru, dan Rawajitu Selatan, tepatnya di aula Kecamatan Penawaran Tama & aula Kecamatan Gedung Aji Baru, Rabu (01/08/2021).

    Pada acara tersebut turut hadi Forkopimda Tuba, Camat Gedung Aji Baru, Camat Rawajitu Selatan, Camat Penawar Tama, Kepala Kampung Kecamatan Gedung Aji Baru, Rawajitu Selatan dan Penawar Tama, Uspika Kecamatan Gedung Aji Baru, Rawajitu Selatan dan Penawar Tama, serta Ketua Kelompok Masyarakat Penerima Bantuan Usaha Ekonomi.

    Pada bantuan kali ini merupakan rangkaian lanjutan bantuan program BMW (Bergerak Melayani Warga) tahun 2021, adalah kelompok masyarakat yang terdiri dari kelompok Pengajian Muslimat, Karang Taruna dan kelompok usaha khusus wanita, yang terdiri dari 15 Kecamatan 147 Kampung dan 4 Kelurahan mencakup 453 kelompok Masyarakat dengan total bantuan sebesar Rp. 9.060.000.000,- (Sembilan Milyar Enam Puluh Juta Rupiah).

    Bantuan dana BLM UEP, untuk Kecamatan Penawaran Tama terdiri dari 14 Kampung (42 Kelompok Masyarakat 840 Anggota Kelompok), dengan total bantuan yang akan tersalurkan sebesar, Rp. 840.000.000,-.

    Dengan berbagai jenis bantuan untuk pengusaha Jasa Fotograpi, Sembako, Perdagangan Jamu Jahe, Budidaya Ikan Lele, Ternak Kambing, Ternak Sapi, Jasa Penggilingan Padi, dan Produksi Pupuk Organik.

    Untuk pencairan Dana BLM UEP, pada tahap kedua yaitu Kecamatan Gedung Aji Baru, terdiri dari 9 Kampung (27 Kelompok Masyarakat 540 Anggota Kelompok) dengan total bantuan yang akan tersalurkan sebesar Rp. 540.000.000,-.

    Bantuan itupun diberikan kepada masyarakat Gedung Aji Baru yang memiliki usaha Kerajinan Aneka Pernak-pernik, usaha Pembuatan Roti Bakery, Budidaya ikan lele, Konveksi, Budidaya Jamur Tiram, Sembako, Budidaya Tanaman Pisang Cavendish, Ternak Kambing dan juga Ternak sapi.

    Sedangkan Kecamatan Rawa Jitu Selatan juga mendapatkan Bantuan yaitu terdiri dari 8 Kampung (24 Kelompok Masyarakat 480 Angota Kelompok), dengan total bantuan yang akan tersalurkan sebesar Rp. 480.000.000,-.

    Diberikan kepada masyarakat yang memiliki usaha Jual Beli Beras, konveksi, jual beli perabot rumah tangga, sewa tarup, jual beli obat pertanian, ternak unggas, dan pertamini.

    Perlu diketahui, Bupati juga memberikan bantuan langsung berupa Gerobak Dorong bagi Pedagang Kaki Lima Kuliner Kecamatan Menggala, Dente Teladas, Banjar Agung, Penawar Aji dan Penawar Tama, dengan total bantuan 20 unit Gerobak Dorong bagi Pedagang Kaki Lima Kuliner.

    Dijelaskan juga untuk kegiatan sekolah tatap muka belajar langsung di Tulangbawang akan dimulai Senin 6 September 2021.

    Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar melakukan kegiatan produktif agar tetap sehat dan semangat dalam menjaga kesehatan diri. Selain itu dirinya mengajak selama proses belajar tatap muka tetap menjaga protokol kesehatan, agar tidak menimbulkan klaster baru. (RDS)

  • Mesin Sumur Bor Di Masjid Al’Maarif Rusak, Warga Kompak Iuran

    Mesin Sumur Bor Di Masjid Al’Maarif Rusak, Warga Kompak Iuran

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Jama’ah Masjid AL MA’ARIF kesulitan mengambil air wudhu dikarenakan sumur bor yang ada di masjid sudah beberapa pekan ini rusak, tepatnya di Dusun Gedung Dalam Blok C, Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

    Hal tersebut dibenarkan oleh pengurus Masjid AL MA’ARIF, Suyoto (45) mengatakan bahwa sumur bor bantuan dari Pemerintah Program Nasional Pemberdayaan Mandiri Perdesaan (PNPM) itu telah dua minggu ini tidak beroperasi, dikarenakan mesin sumur bornya rusak.

    “Sudah dua minggu ini mas jamaah disini wudhu dari rumah soalnya di masjid tidak ada air, gimana mau wudhu kalo sumur bantuan dari (PNPM) mesinnya rusak, kadang jamaah juga sudah numpang di sumur warga yang dekat di masjid,” kata Suyoto.

    Untuk mengatasi hal tersebut Suyoto (45) berseta jamaah Masjid AL MA’ARIF mempunyai inisiatif meminta sumbangan kepada warga yang ada disekitar khususnya RT/RW 001/003, dikarenakan mesin sumur bor yang lumayan mahal harganya dalam satu rumah mereka meminta sumbangan berupa uang sejumlah RP. 45000 empat puluh lima ribu.

    “Saya beserta jamaah dan juga RT setempat turun langsung meminta sumbangan kerumah warga, cukup lah mas dalam satu RT memberi sumbangan karena dalam 1 RT saja berjumlah 40 kepala keluarga (KK),” ucap Suyoto.

    Disisi lain Ariyanto (39) sebagai warga setempat mendukung inisiatif Suyoto (45) tersebut guna untuk kenyamanan bersama, dikarenakan kalau bukan masyarakat setempat siapa lagi memperdulikan Masjid AL MA’ARIF tersebut.

    “Saya sebagai warga disini mendukung inisiatif mereka dikarenakan kalo bukan warga yang perhatikan siapa lagi, gak mungkinkan orang dari luar sana,” tandas Ariyanto. (RDS)

  • Kemenkes RI Diskusi Riset UNTT Tubaba Bersama Bupati Umar Ahmad

    Kemenkes RI Diskusi Riset UNTT Tubaba Bersama Bupati Umar Ahmad

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) H. Umar Ahmad, SP beserta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba, Majril, M.Kes dan Tim Inovasi Uluan Nughik Thermal Therapy (UNTT) secara virtual mengikuti diskusi Riset Uluan Nughik Thermal Therapy (UNTT) dengan Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Rabu (1/9) di Kota Budaya Uluan Ughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).

    Diketahui, Pandemi COVID-19 melahirkan berbagai inovasi masyarakat. Salah satu inovasi lokal yang muncul adalah Uluan Nughik Thermal Chamber (UNTC) di Kabupaten Tubaba, Provinsi Lampung upaya dan inisiatif lokal ini mendapat perhatian dari Kantor Staf Presiden (KSP), yang saat melakukan monitoring dan evaluasi pengendalian COVID-19 di Provinsi Lampung, menyempatkan diri untuk berkunjung di Kabupaten Tubaba. KSP mendukung dan mengapresiasi inovasi yang dirancang, tetapi juga perlu diuji sesuai kaidah ilmiah yang berlaku.

    Pada acara diskusi virtual tersebut, Bupati Umar Ahmad, menyampaikan dalam rangka mengurangi gejala Covid-19, Pemkab Tubaba, bersama Tim medis melakukan sebuah rekayasa ruang yang menggunakan rekayasa terhadap suhu, tekanan dan kelembaban yang beberapa bulan terakhir ini telah kami ujikan terhadap pasien yang terpapar Covid-19 dan hasilnya alhamdulillah sangat berpengaruh signifikan terhadap perbaikan perbaikan kepada pasien yang terpapar Covid-19.

    Oleh karenanya kami ingin diuji melalui jalur yang tepat dengan riset-riset yang benar melalui prosedur yang juga benar yang nantinya kami membutuhkan saran dan bimbingan yang diberikan oleh Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI kepada kami.

    Selanjutnya Bupati Tubaba mengharapkan Inovasi ini bermanfaat dan bisa digunakan untuk penanganan Pasien-pasien Covid-19 di Indonesia, kami membutuhkan bimbingan dan arahan dari litbangkes, apakah ini sudah memenuhi persyaratan secara formal, apakah tidak membahayakan dan lain-lain, jika secara hasil yang telah kita uji pada 140 pasien, saya melihat ada perubahan dari gejala gejala pasien yang terpapar Covid-19.

    ” Saya atas nama Pemerinah berharap apakah kami yang nantinya kesana apakah dari pihak litbang bisa melihat langsung ke Tulang Bawang Barat, Metode penilitian dari Litbang nantinya pasti kami akan mengikuti yang diarahkan dan disampaikan dari litbang, kami minta bimbingan secara langsung misal jika ada perbaikan metode atau perbaikan terhadap inovasi kami,” pungkasnya (adin/akb/din)

  • Ketua TP PKK Canangkan Vaksinasi Covid 19 bagi Ibu Hamil

    Ketua TP PKK Canangkan Vaksinasi Covid 19 bagi Ibu Hamil

    HarianCakra.Co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) Mardiana Musa Ahmad secara resmi melaksanakan Pencanangan Vaksinasi Covid 19 bagi ibu hamil di Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (1/9/2021).

    Prosesi vaksinasi bagi ibu hamil itu dilaksanakan di Balai Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, hadir mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Mardiana Musa Ahmad yaitu, Ketua 2 Tim Penggerak PKK Lamteng Yulita Nirlan, Kepala Dinas Kesehatan Lamteng dr. Otneil Sriwidiatmoko, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lamteng Jumali, M.M, Sekretaris DPRD Lamteng Syamsi Roli STN, M.M, Direktur RSUD Demang Sepulau Raya dr. Taufik Joni Prasetyo, Wakil Ketua Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Lampung dr. M. Indrawan Yachya, Kepala Bagian Kerjasama Setdakab Lamteng Junaidi serta Camat Gunung Sugih Andi RPA.

    Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad mengatakan peran Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamteng di kegiatan vaksinasi untuk ibu hamil yaitu, dalam setiap aspek kehidupan termasuk kesehatan merupakan bagian penting.

    Untuk itu, Para pengurus PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa, Kader dan Pengurus Dasawisma, sebagai ujung tombak di masyarakat saya harapkan berperan aktif mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.

    “Persoalan Pandemi Covid-19 ini tidak akan bisa ditangani Pemerintah daerah semata. Sehingga, kita semua harus terlibat memberikan dukungan dan bantuan utamanya mengedukasi masyarakat akan bahaya virus Covid-19 serta harus ikut berperan mendukung upaya Pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan tetap menaati protokol kesehatan,” ucap Mardiana.

    Lebih lanjut, Mardiana juga mengatakan PKK Lamteng juga ikut berperan memantau ibu hamil dari vaksin pertama selama 28 hari untuk vaksin ke 2 bagi ibu hamil. Ibu hamil menjadi salah satu sasaran vaksinasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Selain itu, hal ini sejalan dengan upaya penanggulangan kematian ibu dan bayi. Dengan demikian, akan lahir generasi muda yang sehat di Kabupaten Lampung Tengah. (rls/ans/din)