Blog

  • Akan Dapat Dana Segar Sebesar 500 Juta Rupiah, KONI Tuba Target 5 Besar Porprov

    Akan Dapat Dana Segar Sebesar 500 Juta Rupiah, KONI Tuba Target 5 Besar Porprov

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Berdasarkan informasi akurat yang didapat, pada Tahun 2021 ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tulangbawang, akan mendapatkan kucuran anggaran dana hibah sebesar Rp.500.000.000,- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah – Perubahan (APBD-P) Kabupaten Tulangbawang, Selasa (07/09/2022).

    “Anggaran itu buat pembinaan para atlet Cabor menjelang Porprov Tahun 2022, anggarannya masih diajukan ke Pemerintah Kabupaten Tulangbawang,” jelas Ketua KONI Kabupaten Tulangbawang, Sopi’i, saat dimintai keterangan melalui messenger.

    Lanjut Sopi’i, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang, bahwa KONI Kabupaten Tulangbawang menargetkan prestasi di bidang olahraga masuk 5 besar perolehan mendali pada acara Porprov Tahun 2022 mendatang.

    Adapun untuk mengikuti Porprov Tahun 2022 KONI Tulangbawang, akan mengajukan permohonan dana ke Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sebesar Rp2.500.000.000,- biaya tersebut guna pembinaan para atlit melalui Cabang Olahraga (Cabor) yang dipersiapan pada ajang Porprov Tahun 2022.

    “Target kita raih lima besar perolehan medali dalam pada Porprov Tahun 2022, dan untuk mengikuti porprov tersebut kita ajukan dana sebesar Rp2.500.000.000,- kepada Pemkab Tulangbawang,” papar Ketua Koni Kabupaten Tulangbawang Sopi’i.

    Ia juga menuturkan bahwa ada beberapa Cabor yang diandalkan pada Porprov tersebut, antara lain, cabor Bulu Tangkis, Pencak Silat dan beberapa cabor yang masih dalam proses seleksi untuk dijadikan andalan.

    “Situasi yang sangat sulit seperti ini tentunya kita harus tetap berjuang walau kesehatan masyarakat tetap kita utamakan. Mari bergerak bersama dalam mewujudkan serta memajukan dunia olahraga khususnya di Kabupaten Tulangbawang,” jelasnya.

    Selaku ketua KONI, ia juga berharap Pemerintah Tulangbawang dapat terus bersama bersinergi dalam membangun dunia olahraga. “Tentunya kita berharap suport kepada semua pihak, khususnya para penggiat olahraga di Kabupaten Tulangbawang,” tandasnya. (RDS)

  • KBM Luring Disambut Gembira Siswa

    KBM Luring Disambut Gembira Siswa

    HarianCakra.Co.Id – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka (luring) sudah mulai dilaksanakan di sekolah.

    Tak terkecuali di SMP Negeri 01 (SMPN-01) Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah. Meski sudah KBM luring, namun protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat.

    Seperti dikatakan salah seorang siswi di sekolah tersebut Maulani Habibah kepada cakralampung.com (grup media cetak dan tv streaming Cakra Lampung) tadi pagi.

    Siswi kelas IX itu mengatakan bahwa mereka diwajibkan memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak dalam KBM luring tersebut.

    Bahkan siswa/i tidak diperbolehkan keluar dan masuk kelas sembarangan. Harus ada izin terlebih dahulu dari guru.

    “kami masuk jam 07.30 WIB dan pulang sekolah 11.00 WIB. Kami cuci tangan sebelum belajar dan sesudah belajar. Masker selalu dipakai kecuali untuk makan/minum. Dan masker di lepas hanya di dalam kelas dan tidak bisa keluar, jika ada kepentingan guru mengizinkan untuk keluar, untuk kantin memang tidak ada sama sekali untuk makan minum masing-masing murid membawa dari rumahnya,” katanya.

    Untuk jam istirahat tetap berada di dalam kelas masing-masing. “Seperti biasanya murid-murid masuk semuanya dan tidak ada sip/pergantian belajar,” tambah Maulani -sapaan Maulani Habibah.

    Maulani menuturkan bahwa dirinya sangat senang dengan adanya kebijakan KBM luring ini.

    “senang. Karena bisa bertemu kawan-kawan di sekolahan serta guru guru, bisa bercanda dan tawa kembali dengan kawan-kawan seperti biasanya sebelum adanya covid 19 ini,” ujarnya dengan suasana riang.

    Diakuinya bahwa mereka lebih semangat dalam belajar dengan KBM luring dibandingkan dengan sistem daring.

    “untuk nilai turun yang dialami murid-murid dari nilai 95 sampai turun nilai-nilai ke 55 bahkan ada yang sampai 10 -12 selama KBM daring. Saya dan kawan-kawan berharap bisa kembali mendapat nilai baik dengan KBM luring seperti sekarang ini,” tutupnya. (arn/red)

  • Winarti Tinjau Proses PTM dan Vaksinasi di Banjar Agung

    Winarti Tinjau Proses PTM dan Vaksinasi di Banjar Agung

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Kabupaten Tulangbawang mulai melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka langsung (PTM) di tengah masa pandemi Covid-19.

    Untuk memastikan pelaksanaan PTM berjalan aman, Bupati Tulangbawang Winarti bersama sejumlah pejabat mengendarai sepedam meninjau sejumlah SD dan SMP di Kecamatan Banjaragung, Senin (6/09/2021).

    Selain itu, Bupati dan rombongan juga meninjau kegiatan vaksinasi covid-19 di wilayah kecamatan setempat.

    Menurut Winarti, secara umum pelaksanaan PTM pada sejumlah sekolah di Kecamatan Banjaragung berjalan lancara sesuai aturan yang berlaku.

    “Secara umum sudah cukup baik. Sarana dan prasarana penunjang Protokol Kesehatan (Prokes) semuanya difungsikan dengan baik,” ucap Winarti.

    Demikian yang dilakukan oleh SMPN 02 Banjaragung dengan menerapkan sistem PTM tiga hari masuk dan tiga hari libur. Sedangkan di SDN 01 Tunggal warga, PTM dilakukan degan sistem dua sesi, pagi dan siang hari dengan jumlah siswa 15 orang setiap kelas.

    “Seluruh sekolah harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dalam PTM, untuk mencegah penularan covid-19,” ungkapnya.

    Terkait, vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Banjaragung, Bupati mengatakan diprioritaskan untuk warga lanjut usia.

    “Di Puskesmas Banjaragung, setiap hari kita siapkan seratus dosis vaksin covid-19,” jelasnya.

    Dia juga menghimbau kepada warga yang belum divaksin untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat. (RDS)

  • Pacu Perekonomian, Musa-Dito Genjot Pariwisata dan Kuliner

    Pacu Perekonomian, Musa-Dito Genjot Pariwisata dan Kuliner

    HarianCakra.Co.Id – Untuk memacu perekonomian di Kabupaten Lampung Tengah Bupati H. Musa Ahmad, S.Sos., genjot sekitor pariwisata dan kuliner.

    Hal tersebut dibuktikan Bupati Musa Ahmad dengan diresmikannya Pasar Kuliner Masyarakat Inovatif Kampung Terbanggi Besar (Pak Minak), Senin (6/09).

    Musa Ahmad mengatakan bahwa, demi meningkatkan sektor pariwisata dan kuliner di Kabupaten Lamteng, Pamerintah Daerah (Pemda) Lamteng terus melakukan terobosan dalam mencapai hal tersebut.

    Salah satunya adalah dengan dikembangkannya Kampung Budaya yang berlokasi di Kampung Terbanggi Besar. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan perekonomian masyarakat disituasi pandemi Covid-19.

    “Kampung Terbanggi Besar terdapat peninggalan adat budaya yang sarat dengan nilai sejarah dan kebudayaan, yang sangat potensial apabila dikembangkan untuk menarik minat wisatawan,” ucapnya.

    Menurutnya, sektor kuliner meningkat pesat belakangan ini, hal ini menjadi babak baru bagi perkembangan kuliner. Oleh karena itu, Pemda terus mendorong perkembangannya agar perekonomianpun ikut meningkat.

    “Kita bersama kembangkan Pasar Kuliner Pak Minak ini, kita berusaha bahu membahi agar tempat ini bisa bermanfaat dan tentu jangan melupakan yang terpenting yaitu protokol kesehatan yang harus kita patuhi,” ujar Musa.

    Musa Ahmad menambahkan, diharapkan masyarakat juga ikut dalam merawat, melestarikan dan memajukan Pak Minak ini, dan tentu saja tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat saat berkunjung kepasar kuliner Pak Minak kebanggaan Lampung Tengah ini. (rls/ans/din)

  • Pererat Silaturahmi, Bujang Gadis Gelar Nyeruit Bareng

    Pererat Silaturahmi, Bujang Gadis Gelar Nyeruit Bareng

    HarianCakra.Co.Id – Bujang, Gadis (Meghanay-muli) Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) membuat acara Cekermo (Nyeruit bareng).

    Selain itu juga, acara tersebut tetap dilengkapi dengan Protokol Kesehatan (Prokes).

    “Sebelum kami memulai acara itu, saya selaku ketua pemuda juga sudah mengumumkan digrub muli meghanay kami, supaya tetap mematuhi prokes, agar terhindar dari hal hal yang tidak kita inginkan,” ujar Ketua Pemuda Riski Rio Ricardo, saat menjelaskan kepada HarianCakta.Co.Id (Grub Koran Cetak Cakra Lampung). Senin (06/09/2021).

    Acara yang dibuat tersebut, bertujuan agar memper erat tali persaudaraan,  kebersamaan dan kekompakan.

    “Cekermo atau biasa dibilang nyeruit itu kami buat semata mata supaya tali silaturahmi atau tali persaudaraan kami menjadi lebih erat, lebih kompak lagi,” imbuhnya.

    Dalam hal ini, tak bosan untuknya memberikan arahan kepada para bujang gadis agar menjadikan kepribadi yang lebih baik lagi.

    “Sebenernya acara itu di buat supaya mereka tahu bagaimana cara bekerjasama dengan baik, selain itu juga saya gak pernah bosan untuk menasehati mereka supaya jadikan kepribadian mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya. (rmn/red).

  • DPD PEKAT-IB Tulangbawang Resmi Diketuai Harry Oktavia

    DPD PEKAT-IB Tulangbawang Resmi Diketuai Harry Oktavia

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Harry Oktavia ditunjuk sebagai Ketua DPD Tulangbawang dalam struktur kepengurusan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT-IB), Sabtu, (04/09/3021).

    Novianti Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Ormas PEKAT-IB Lampung, memimpin pertemuan guna pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tulangbawang.

    Pertemuan tersebut, berlangsung di Markas PEKAT-IB, Bukit Kemiling Permai, hasil pertemuannya Novianti menunjuk Harry Oktavia sebagai Ketua DPD Tulangbawang dalam struktur kepengurusan Ormas PEKAT-IB.

    Novianti mengatakan, dengan kepengurusan baru ini diharapkan Ketua DPD yang telah ditunjuk nantinya mampu menghimpun, dan membesarkan Ormas PEKAT-IB di Sai Bumi Nengah Nyappur.

    “Untuk itu, agar Ketua DPD yang telah saya tunjuk hari ini, dapat segera membentuk kepengurusan Ormas PEKAT-IB di Tulang Bawang,” ucapnya.

    Ditempat yang sama, Ketua DPD Ormas PEKAT-IB Tulangbawang, Harry Oktavia, mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan mandat yang telah diberikan oleh DPW Lampung.

    “Dengan mandat yang telah saya terima ini, tentunya dalam waktu dekat akan melakukan pemberitahuan ke Kesbangpol Tulangbawang guna membentuk kepengurusan. Selain itu, dirinya juga siap mengibarkan Ormas PEKAT-IB di Sai Bumi Nengah Nyappur,” paparnya. (RDS)

  • Azra Balita 1 Tahun Berjuang Melawan Penyakit Kelainan Pada Otak Sejak Lahir

    Azra Balita 1 Tahun Berjuang Melawan Penyakit Kelainan Pada Otak Sejak Lahir

    Hariancakra.co.id (Bandarlampung) – Azra Aretha Farzana Resando, anak dari penjual pempek keliling yang berdomisili di Waydadi Baru, Sukarame Bandar Lampung menderita penyakit Encephalomalacia, Hipocalsemia berulang, dan Epilepsi sejak baru lahir.

    Ini berawal ketika Azra mengalami kejang, karena kalsium dalam darah yang rendah, yang mengakibatkan terjadi kejang, ternyata setelah di EEG otak sebelah kanan ada kelainan atau Abnormal.

    Akibat kejang yang terus menerus dan selalu berulang hingga 30 kali dalam sehari, yang mengakibatkan otak sebelah kanan mengalami kerusakan.

    Orang tua Azra saat ditemui awak media mengatakan bahwa kedua orang tua selalu berjuang mencari dana untuk kesembuhan anak kedua nya yang sekarang sudah menginjak usia 13 bulan.

    Sudah berobat di beberapa Rumah Sakit yang ada di Bandar Lampung, dan dapat rujukan RS di Palembang serta RSCM Jakarta.

    Lebih dari 10 kali lebih di rawat di Rumah Sakit, untuk obat dan Vitamin ada yang tidak ditanggung BPJS, harganya cukup mahal, ungkap nya.

    Sekarang saya sudah tidak bisa berjualan pempek lagi, modal sudah habis dan tenaga pun di fokuskan untuk mengantarkan anak berobat di Rumah Sakit.

    Harapan dari kedua orang tua agar para orang-orang baik atau instansi Pemerintah dapat membantu untuk meringankan biaya pengobatan anaknya hingga selesai. (RDS)

  • Sebelum Mulai PTM, Pemkot Jelaskan Syaratnya

    Sebelum Mulai PTM, Pemkot Jelaskan Syaratnya

    Hariancakra.co.id (Bandarlampung) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menggenjot vaksinasi pelajar SMP, khususnya Kelas IX, sebelum memulai simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

    Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan, simulasi PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat akan dimulai setelah PPKM Level 4 di Kota Bandarlampung turun ke level 3.

    Kota Bandarlampung berstatus PPKM Level 4 Covid-19, 24 Agustus-6 September 2021.

    “Sekolah (tatap muka) kalau level PPKM di Bandarlampung turun jadi level 3,” kata Bunda Eva, sapaan akrabnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMPN 2 Bandarlampung, Jumat (3/9).

    Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini mengungkapkan, pemkot masih menunggu hasil evaluasi pemerintah pusat atas penerapan PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali yang akan berakhir pada 6 September 2021 mendatang.

    “Nanti kita kumpulkan kepala sekolah untuk berkoordinasi menentukan sekolah mana yang akan menerapkan PTM,” kata dia.

    Kasi Kelembagaan Disdikbud Kota Bandarlampung, Mulyadi mengatakan, pihak sekolah harus menyediakan sarana dan prasarana prokes.

    “Seperti tempat cuci tangan di setiap kelas, untuk meja memang sudah kita sekat-sekat tapi belum sepenuhnya disekat semua,” ujar dia.

    Jumlah meja sekat yang akan digunakan disesuaikan dengan banyaknya siswa yang mengikuti PTM terbatas sesuai kapasitas ruangan yaitu 50% dari rombongan belajar.

    “Dan sekolah itu paling sedikit punya 5 alat pengukur suhu tubuh. Siswa pakai masker sendiri tapi masker juga tetap disiapkan sekolah,” kata dia.

    Pihak sekolah juga diminta untuk memerhatikan kondisi ruangan kelas, khususnya terkait sirkulasi udara. Mulyadi meminta agar jendela kelas tetap terbuka.

    “Ada yang pakai pendingin ruangan, ada juga yang enggak. Kalau memang pakai pendingin ruangan berpengaruh, dimatikan,” ujar dia.

    Selanjutnya ruangan kelas akan disemprot disinfektan setiap pagi, sebelum siswa masuk.

    “Tapi kalau keluar, ada yang sesi kedua, disemprot disinfektan dulu, baru masuk,” tutup dia.

    Pemkot Bandarlampung berencana melakukan simulasi PTM terbatas dengan prokes ketat di 6 sekolah. Tahap I di SMPN 1, SMPN 2, SMPN 6, dan Tahap II di SMPN 14, SMPN 29, SMPN 32. (DKA)

  • BIDGAKKUM Polda Lampung Berikan Penyuluhan Hukum Polres Tubaba

    BIDGAKKUM Polda Lampung Berikan Penyuluhan Hukum Polres Tubaba

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang Barat) – Kapolres Tulangbawang Barat (Tubaba) AKBP Sunhot P. Silalahi, S.IK., M.M. beserta Kabag SDM Polres Tulangbawang Barat Kompol Inderi, S.H., menyambut kedatangan Team Bidang Penegakkan Hukum (BIDGAKKUM) Polda Lampung.

    Maksud dari kedatangan Team Bidang Penegakkan Hukum (BIDGAKKUM) Polda Lampung adalah melakukan penyuluhan hukum bagi Bintara Remaja Polres Tulangbawang Barat di Wisma Asri Tirta Makmur, Jum’at, (03/08/2021).

    Dalam kunjungan ini BIDGAKKUM dipimpin oleh (Kasubbid Bankum) AKBP I Made Kartika, S.H., M.H., mengatakan maksud kedatangannya beserta team untuk memberikan penyuluhan kepada Bintara Remaja tentang aturan hukum dalam menunjang pelaksanaan tupoksi Polri.

    Dalam penyuluhan AKBP Made juga mengatakan, Bintara remaja harus menghindari dan juga tidak menggunakan narkoba, selain narkoba bintara remaja harus menghindari pergaulan yang tidak sehat, dan menghindari suka sesama jenis (LGBT), jika sudah terkena pelanggaran tersebut maka akan diproses sidang disiplin bahkan sampai PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) dari dinas Kepolisian,” ungkapnya.

    Kasubbid Bankum berharap kepada Bintara remaja dalam berdinas di Kepolisian khususnya Polres Tulangbawang Barat tidak terkena pelanggaran yang disampaikan, karena Bintara Remaja adalah calon penerus masa depan Polri, selain itu berbijaklah dalam menggunakan Medsos (Media Sosial). (AKB)

  • Penyerapan APBD Lamsel Telah Capai  55 Persen

    Penyerapan APBD Lamsel Telah Capai 55 Persen

    Hariancakra.co.id (Lampung Selatan) – Penyerapan APBD Pemkab Lampung Selatan tahun 2021 per 3 September 2021 sudah mencapai Rp.1.201.206.298.019 atau 55,09 persen dari anggaran keseluruhan Rp.2.180.509.169.000.

    Hal ini dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan Thamrin, Minggu, 5 September 2021. Menurut Thamrin, realisasi belanja per 3 September 2021 tersebut terdiri dari belanja operasi (belanja pegawai, barang dan jasa), belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer dana desa (DD).

    “Alhamdulillah, anggaran APBD Lampung Selatan sudah terserap lebih kurang 55 %,” ujar dia. Dilain pihak, salah satu panitia anggaran DPRD Lampung Selatan Agus Susanto, mengatakan meminta kepastian eksekutif untuk dapat merealisasikan program dengan baik. Sehingga, penyerapan anggaran dapat tercapai sesuai harapan.

    “Kami minta dinas/instansi terkait di Lampung Selatan bisa merealisasikan berbagai program dengan  baik terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) dapat segera melelang proyek pekerjaanya. Sehingga, penyerapan anggaran bisa direalisasikan dengan baik,” katanya. (ANT)