Blog

  • Winarti Berikan Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu di Menggala

    Winarti Berikan Bantuan Kepada Anak Yatim Piatu di Menggala

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Bupati Winarti memberikan bantuan sosial kepada anak-anak yatim secara langsung, tepatnya di Kantor Kecamatan Menggala, Jumat (10/09/2021).

    Kegiatan itu dihadiri oleh Forkopimda, Kadis Kominfo, Asisten 1, Kadis Pendidikan, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, dan Kadis Kesehatan Pemkab setempat.

    Bantuan sosial ini diberikan kepada anak yatim dan yatim piatu di daerah setempat dan diketahui sudah memasuki tahap ke-3.

    Bantuan langsung tersebut berupa beras 10 Kg, Tas Sekolah, Alquran, dan uang santunan pribadi dari Bupati Winarti, yang diberikan kepada 117 orang penerima di Kecamatan Menggala.

    Bupati berharap bantuan yang diterima oleh anak-anak yatim tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

    “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi adik-adik semua yang ada disini, bunda berharap kepada adik-adik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” ucap Bupati Winarti.

    Kegiatan ini merupakan 25 program unggulan BMW di Tulangbawang yang terus direalisasikan berkat kepercayaan masyarakat.

    “Terimakasih untuk dukungan masyarakat Kabupaten Tulangbawang, tanpa dukungan kalian semua 25 program unggulan BMW tidak bisa berjalan dengan lancar, dan juga memberi manfaat bagi masyarakat yang membutukan,” tandasnya. (RDS)

  • Winarti Tinjau Penerapan Prokes di SMPN 2 Menggala

    Winarti Tinjau Penerapan Prokes di SMPN 2 Menggala

    Hariancakra.co.id (Tulang Bawang) – Bupati Tulangbawang Winarti melakukan peninjauan protokol kesehatan pada SMPN 2 Menggala tepatnya di Jl. Akasia, Gunung Sakti, Menggala, Jumat (10/08/2021).

    Pada peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kadis Kominfo, Asisten 1, Kadis Pendidikan, Kadis Perhubungan, Kasatpol PP, dan Kadis Kesehatan.

    kegiatan ini merupakan agenda lanjutan tinjauan pada sekolah yang bertujuan untuk melihat apakah sekolah sudah melakukan protokol kesehatan yang ketat saat tatap muka atau belum.

    Selain dari itu, Bupati Winarti juga memberikan pembelajaran singkat untuk menjaga protokol kesehatan kepada para siswa-siswi.

    “Bagi adik-adik, untuk tidak lupa mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menghindari kerumunan, selalu jaga jarak, dan mencuci tangan, dikarenakan walaupun wilayah kita sudah berada di zona aman tetapi kita tetap terapkan prokes,” ucap Bupati Winarti.

    Winarti juga memberikan support kepada siswa-siswi SMPN 2 Menggala agar selalu belajar lebih giat lagi, supaya harapan dan cita-cita mereka bisa lebih mudah diraih nantinya.

    “Untuk adik-adik bunda berharap untuk kalian belajar lebih rajin lagi yah, supaya apa yang adik-adik cita-citakan bisa secara mudah untuk digapai, dan suatu bekal ilmu yang bisa menjadi jembatan kesuksesan adik-adik nantinya,” tandas Bupati Winarti. (RDS)

  • Heboh, Kelewat Senang KBM Luring, Siswa Tak Mau Pulang dari Sekolah

    Heboh, Kelewat Senang KBM Luring, Siswa Tak Mau Pulang dari Sekolah

    HarianCakra.Co.Id – Disaat Pandemi Covid-19 yang tak kunjung membaik, telah membuat Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dibagikan menjadi dua bagian (Sip), dengan memakai sistem Luring (Tatap Muka), juga Daring (Online).

    Walaupun begitu, para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bintang Nusantara (SMK-BINTARA), Kecamatan Rumbia 03 (Rb-03), Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), lebih gembira dengan adanya sistem KBM tatap muka.

    “karena sistem pembelajarannya juga sebagian luring dan daring. Dimana
    sip yang pertama dimulai dari jam 07.30 WIB sampai 09.30 WIB. Kemudian untuk bagian sip kedua di lanjutkan daring di rumah. Kalau sip yang kedua dari jam 10 sampai pukul 12, untuk sip pertama juga tetap ikut pembelajaran tetapi daring juga, jadi waktunya seharinya pul dalam pembelajaran tersebut,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) Sri Ningsih, S.Pd.,M.Pd., saat memberikan keterangan kepada HarianCakra.Co.Id. (Grup Media Cetak Cakra Lampung), Sabtu (11/09/2021).

    Reaksi para siswa yang antusias itu, membuat hatinya senang saat mendengarkan pemberitahuan tentang KBM tatap muka.

    “Disaat dewan guru memberikan informasi kepada siswa bahwa bisa tatap muka, itu siswa-siswa sangat senang sekali, terutama orang tuanya,” katanya

    Respon siswa saat hari pertama sangatlah gembira, bahkan hampir seluruhnya bersekolah.

    “begitu pertama kali tatap muka disambut dengan gembira sekali, dan Alhamdulillah 90 persen berangkat semua baik siswanya maupun gurunya,” lanjutnya.

    Karena sudah lama tak kunjung bertemu dengan para dewan guru yang mereka cintai membuat mereka merindukan sosok guru.

    “Siswa-siswa sangat merindukan sosok seorang guru, karena setiap daring walaupun ketemu tapikan hanya lewat zoom meeting dan lain sebagainya. Bahkan rasa senangnya siswa dengan KBM tatap muka ini, pada saat waktunya pulang itu susah. Padahal sudah di urak-urak (dipaksa) guru untuk pulang, jawaban siswa pada guru nantilah buk pak, akhirnya bapak security yang turun tangan menyuruh pulang siswa,” imbuhnya.

    Tak hanya para siswa saja yang gembira, bahkan guru pun ikut senang dengan adanya KBM luring.

    “Begitu juga dengan guru ini, mereka sangat senang mengajar dan sudah berjalan 2 minggu setengah dalam KBM tatap muka,” pungkasnya. (arn/rmn/red)

  • Bupati Musa Jadi Mediator Pegawai PT. GMP Mogok, Ini Hasilnya….

    Bupati Musa Jadi Mediator Pegawai PT. GMP Mogok, Ini Hasilnya….

    HarianCakra.Co.Id – Situasi mogok kerja yang terjadi di PT.GMP ( Gunung Madu Plantantions ) yang di lakukan oleh seluruh pegawai berhasil direda Bupati Lampung Tengah.

    Bupati yang hadir bersama Kapolres langsung dan Kasat Pol PP langsung meredakan amarah para pekerja yang menuntut kesamaan penghitungan jasa produksi bagi seluruh pegawai.

    Kegiatan perusahaan berhenti sejak hari Kamis 9 September 2021, seluruh pekerja mulai dari Divisi 1 dan Divisi 7 berkumpul di Divisi 2 Untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada perusahaan.

    Para pegawai berharap tidak adanya perbedaan dalam pembagian bonus sehingga tidak menjadikan situasi yang merugikan semua pihak.

    Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pekerja, Suryadi berharap pihak perusahaan membubarkan KPI ( Key Performence Indikator ). ” sehingga para pekerja mendapatkan pendapatan yang sama seperti di tahun tahun sebelumnya,” ujar dia.

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Kapolres menjadi mediator langsung antara perwakilan perusahaan dan perwakilan pegawai yang diwakili oleh pengurus unit kerja serikat pekerja seluruh indonesia ( PUK SPSI ) untuk mendapatkan solusi dari kejadian ini.

    Setelah melakukan pertemuan selama 8 jam dan berjalan alot akhirnya tepat pukul 19.00 WIB didapatkan hasil kesepakatan antara kedua belah pihak salah satunya penghitungan jasa produksi 2021 akan menggunakan perhitungan PKB sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama ( PKB ) tahun 2018 – 2019.

    Bupati juga berpesan untuk para pegawai yang menyampaikan aspirasi bisa membubarkan diri dan beraktivitas seperti biasa.

    “mengingat saat ini masih dalam pandemi dan kita harus bersama sama menjaga protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster baru. Mengingat saat ini Lampung Tengah sudah masuk kedalam zona kuning,” imbau Bupati Musa. (rls/ans/red)

  • Terapkan Prokes, Bagi KBM Dua Sip

    Terapkan Prokes, Bagi KBM Dua Sip

    HarianCakra.Co.Id – Guna menerapkan protokol kesehatan (Prokes) covid-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Dasar Negeri 02 Tanjung Harapan (SDN-02), Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), membagi KBM menjadi dua sip.

    Menurut Nikmatus Saida, Spd., selaku dewan guru SD tersebut menjelaskan kepada HarianCakra.Co.Id (Grup media cetak Cakra Lampung), bahwa mereka mendapatkan pengalaman baru disaat pandemi ini, apalagi sistem KBMnya harus mematuhi prokes.

    Disisi lain, pengalaman baru dalam proses KBM yang hanya terbatas, justru membuat para dewan guru selalu memperhatikan kesehatan para siswa.

    “siswa telah aktif secara Luring (tatap muka). Kini yang terjadi adalah dimana perlokal telah dibagi menjadi 2 Sip (bagian),” terang dia

    Membuat Sip tersebut, kata Nikmatus Saida, bertujuan agar tidak melanggar (prokes). “Kami bertujuan baik makanya kami buat perkelas menjadi 2 sip, agar siswa kami dan juga kami para guru terjauh dari hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya, Jumat (10/09/2021).

    Adapun perbedaan sip 1 dan sip 2 yaitu dimana hanya ada pembagian waktu dalam setengah hari saja.

    “Itu kan 2 sip, yang sip pertama itu masuk jam 07:00 pulang jam 09:00 kalau untuk sip kedua itu masuknya jam 09:00 pulangnya jam 11:00, jadi sekolah siswa terbatas sekarang,” katanya.

    Berlangsungnya proses KBM di SD tersebut, tak ada kesulitan sedikitpun bagi para guru.

    “Kalau sampai detik ini belum ada kendala yang pernah di alami, jadi ya semoga kedepan juga tidak ada kendalanya,” lanjutnya.

    Selain itu Yunsi’u Nasy’ah, S.Si juga selaku guru SD tersebut menambahkan, bahwa sebenarnya lebih baik luring dengan mentaati prokes daripada harus daring.

    “Kalau untuk protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer itu sama tempat cuci tangan kami sudah sediakan, semua, bahkan bangku pun sudah kami susun untuk satu meja hanya satu anak saja, karena kami tidak mau melanggar prokes,” imbuhnya.

    Didalam proses KBM, para dewan guru pun lebih memilih memakai sistem pembelajaran secara luring dibandingkan daring.

    “Karena kalau luring atau tatap muka ini lebih nyaman, ya terutama untuk siswa, karena mereka bisa banyak faham tentang materi yang di berikan para guru, dari pada harus daring atau belajar online, karena kendalanya kalau daring juga bnyak kendalanya, terutamanya untuk signal yang tidak mendukung,” pungkasnya. (rmn/hjd/red)

  • Karya Seni Eleonora Torehkan Prestasi Gemilang di Dunia Pendidikan

    Karya Seni Eleonora Torehkan Prestasi Gemilang di Dunia Pendidikan

    HarianCakra.Co.Id – Eleonora Pinkan Lovia Volandy memiliki bakat karya seni yang luar biasa, khususnya di seni menggambar. 
     
    Bahkan karyanya sudah menorehkan prestasi, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. 
     
    Siswi dari sekolah, Sekolah Dasar Negeri 01 Setia Bakti (SDN-01), Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), baru-baru ini kembali mengharumkan nama sekolah dan daerahnya.
     
    Kepala Sekolah (Kepsek) SDN-01 Linar Widi Hartono, Spd., menjelaskan kepada HarianCakra.Co.Id (Grup media cetak Cakra Lampung), bahwa siswa SD ini mempunyai bermacam-macam prestasi.
     
    “Kalau yang berpretasi itu mendapatkan juara 7 mewakili Provinsi Lampung. Itu prestasi seni gambar,” ujarnya saat di kantor, Jumat (10/09/2021).
     
    Pemilihan perwakilan dari SD tersebut tidak semata-mata di tunjuk, namun bakat yang menonjol membuat kepsek untuk mensupport dan mendorong anak didiknya untuk berkarya.
     
    “Kalau setiap lomba itu kami tidak nunjuk siapa yang harus ikut, tetapi kami memang sudah lihat dari kelas 1 sampai ke kelas 6 saat ini dia sudah  mempunyai bakat, maka saya dan dewan guru sudah bersepakat untuk terus mensupport dan mendorong untuk terus berkarya, selain itu juga supaya karya mereka bisa dilihat dan dinilai bagus di mata orang lain,” imbuhnya.
     
    Disisi lain, adapun prestasi yang didapatkan siswa SD tersebut yakni mulai dari Olahraga, Seni, Pencak silat, Catur dan Pramuka.
     
    “kalau untuk prestasi lainnya itu seperti bola volly, tenis meja, pencak silat, catur, dan lain sebagainya. Cuma kalau pramuka kami belum menguasai juara. Tapi kalau prestasi yang lain itu masih bisa di bilang antar sekolah, kecamatan dan antar kabupaten saja, karena masih bisa dibilang seleksi, tapi semoga kedepan masih ada yang bisa ikut ke kejuaraan tingkat nasional lagi,” pungkasnya. (rmn/hjd/red)
  • Dr. Fauzi Lantik Pengurus Saka Bhakti Husada Pringsewu

    Dr. Fauzi Lantik Pengurus Saka Bhakti Husada Pringsewu

    Hariancakra.co.id (Pringsewu) – Pengurus Gerakan Pramuka Satuan Karya Bhakti Husada Cabang Pringsewu dilantik oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pringsewu Dr. Fauzi.

    Mereka yang dilantik di Sanggar Pramuka Kwarcab Pringsewu, Bukit Pangonan, Pringsewu, Rabu (08/09/21) diantaranya yakni ;

    Ketua Mabi Saka Kadis Kesehatan Kabupaten Pringsewu dr. Ulinoha, Wakil Ketua Direktur RSUD Pringsewu dr. Nofli, dan Sekretaris Diskes Pringsewu. Serta dilengkapi dengan Wakil Sekretaris I dan II beserta anggota.

    Ka Kwarcab Pringsewu Dr. Fauzi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pengurus Pramuka Saka Bhakti Husada Pringsewu yang dilantik, serta mengatakan salut dan bangga atas kerelaannya menjadi pengurus Saka Bhakti Husada, sebagai wujud kecintaan dan tanggung jawab terhadap pembinaan umat manusia melalui Gerakan Pramuka.

    “Kita sadari bahwa pembangunan manusia, untuk pendidikannya ada jalur formal dan non-formal. Dan Gerakan Pramuka adalah salah satu jalur non-formal yang ditempuh, khususnya pendidikan bidang kesehatan melalui Saka Bhakti Husada. Saya meminta para Pamong Saka agar dapat membina anggotanya dengan sepenuh hati di tingkat masing-masing,” katanya. (HAP)

  • Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Kepsek Taty Gunakan Dana BOS dengan Efektif

    Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Kepsek Taty Gunakan Dana BOS dengan Efektif

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri 01 (SDN-01) Sriwijaya, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, terus berbenah dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

    Salah satunya mengunakan dana BOS dengan sebaik dan semaksimal mungkin. Agar dana itu tidak sia -sia dalam peruntukannya.

    Anggaran dana tersebut yakni di tahap 2 tahun 2021 digunakan untuk perawatan SD tersebut.

    “Kalau anggaran dana itu cukuplah untuk kami melakukan perawatan SD ini dan untuk menggaji guru honorer,” ujar Kepsek Taty Khasanah, S.Spd.,Sd saat memberikan keterangan kepada HarianCakra.Co.Id (Grup media cetak Cakra Lampung), Rabu (08/09/2021).

    Lanjut Taty -sapaan akrab Taty Khasanah -untuk perawatan yang dilakukannya yaitu seperti kebersihan halaman, tata ruang, dan pengecatan gedung.

    Selain itu, adapun bentuk-bentuk fisik tersebut salah satunya yang akan digunakan untuk menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

    “Kalau masalah untuk bentuk fisiknya itu seperti bangku, meja, pagar, server dan peralatan-peralatan lain untuk menghadapi ANBK ini,” imbuhnya.

    Disisi lain, penataan ruang yang disiapkan tujuan untuk kenyamanan para dewan guru.

    “Kalau untuk penataan ruang itu kami sudah ada yaitu dapur itu khusus untuk di ruangan kantor supaya guru yang mengajar di sekolah ini bisa merasakan kenyamanan ada juga ruang gudang pengepakan barang, untuk peralatan olahraga,” pungkasnya. (rmn/hjd/red)

  • Hahaha…Panggil Saja Saya Bejo…

    Hahaha…Panggil Saja Saya Bejo…

    HarianCakra.Co.Id – UMURNYA sudah tak muda. Langkahnya pun gontai. Kulitnya menghitam. Terbakar panasnya terik matahari di siang itu.

    Pakaiannya lusuh. Kumel. Dan sedikit kotor (dalam kacamata saya). Terlihat, topi bundar yang Ia pakai berwarna coklat kehitaman. Hitamnya pun bukan warna asli. Warna tumpukan debu yang menempel di topi tersebut.

    Baju yang Ia kenakan baju seragam. Bukan seragam kerja. Tapi seragam sebuah partai. Dipakai satu setel dengan celana pendek dibawah lutut berwarna hitam.

    Ia berkendara sebuah motor butut keluaran tahun 90-an. Tak berplat. Motornya pun “telanjang” (sebagian onderdil dilepas).

    Motornya memuat sebuah obrok. Berisikan berbagai peralatan. Obeng, palu dan lem. Ada juga barang bekas peralatan rumah tangga, yang terbuat dari alumunium.

    “Pak ini dandang saya bocor,” kata salah seorang wanita dengan membawa sebuah dandang dari dalam rumah.

    “Biar saya lihat,” kata pak tua itu sambil berjalan mengambil dan melihat isi dalam dandang.

    Dandang itu diangkat tinggi -tinggi menghadap matahari. Tangan kirinya masuk ke dalam dandang. Sekira 5 menit mungkin bisa kurang, dandang itupun selesai.

    “Sudah diperbaiki, sudah tak bocor,” katanya sambil mengembalikan dandang itu ke pemiliknya.

    Saya yang kebetulan sedang asik mengobrol dengan empat rekan saya pun tertegun. “kapan didandannya, tetiba sudah selesai,” dalam hati saya.

    “Ngopi dulu pak,” teriakan rekan saya Haidar memanggil pak tua itu.

    “Oh, no..no (bahasa inggris yang artinya tidak),” sambil melangkah ke arah motor bututnya.

    “Wah bisa bahasa Inggris,” timpal Haidar. “Saya kan dari Inggris,” canda pak tua itu sambil tertawa.

    Akhirnya, saya pun memanggil pak tua itu untuk duduk dan ngopi bersama kami. Ia tak menolak.

    Setelah duduk. Ia pun meletakkan topi lusuhnya di pangkuan pahanya. Tangan kirinya menyelinap ke dalam celana. Tak lama keluar sebungkus rokok. Rokok warna putih. Rokok anak muda. Gaul. Atau mungkin rokok itu lebih ringan diisap. Tapi bukan rokok mahal. Terlihat dari merek rokok yang tertera di bungkus rokok tersebut.

    Saya pun langsung menanyakan namanya. “hahaha…orang disini banyak kenal saya. Saya udah terkenal disini. Orang -orang memanggil saya Bejo,” katanya sambil tertawa terbahak. Tertawanya lepas. Sampai mulutnya terbuka lebar. Giginya yang tak utuh lagi terlihat jelas.

    “Saya ini seorang diri saat datang ke Lampung. Awalnya di Mesuji. Lalu pindah ke Lampung Tengah. Tepatnya di Buminabung Utara,” terang dia kepada saya.

    Bejo mengungkapkan bahwa dirinya sebelum banting setir menjadi tukang servis dandang keliling, dirinya bekerja sebagai supir mobil truk.

    Namun karena umurnya sudah tak muda lagi (65 tahun), akhirnya dia memutuskan untuk bekerja sebagai patri -tukang dandan dandang (perabotan terbuat dari alumunium).

    “ya setiap hari mas kerjanya. Pendapatannya juga tak seberapa. Tapi saya ini orangnya tak pemalu. Yang penting saya bekerja dan halal,” sambung Bejo sambil menghisap rokok di tangannya.

    Di rumahnya, kata Bejo, dia juga membuat dandang besar yang berkualitas, tegas Bejo. “Tebal mas dandangnya. Sangat kuat. Beda dengan yang dijual di pasar. Harganya lebih mahal,” terang dia menceritakan pekerjaan yang Ia geluti saat di rumah.

    Nah, bagi Anda yang mungkin ingin membeli dandang atau sekedar memperbaiki yang rusak. Tak ada salahnya kita menggunakan jasa Mbah Bejo (saya memanggil beliau sesuai dengan umurnya).

    Semoga Mbah Bejo selalu sehat dan tambah banyak pelanggannya. (syf)

  • Pasiter Kodim 0426/Tuba Pimpin Pra TMMD ke-112 di Kampung Gunung Tapa Ilir

    Pasiter Kodim 0426/Tuba Pimpin Pra TMMD ke-112 di Kampung Gunung Tapa Ilir

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Pelaksanaan pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0426 Tulangbawang di Kampung Gunung Tapa Ilir, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, terus berjalan. Kegiatan diharapkan rampung sesuai jadwal, Rabu (8/09/2021).

    Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0426 Tulangbawang, Kapten Inf Arief Affuan, menjelaskan dalam Pra TMMD seluruh pembangunan fisik akan didahulukan, sebelum TMMD dibuka secara resmi.

    “Kami dibantu masyarakat bahu membahu melakukan pengecoran, dengan harapan selesai tepat waktu dan rencana,” ungkap Kapten Arif.

    Ia menjelaskan, gorong-gorong plat beton yang dibangun itu memiliki panjang 2 meter dan lebar 7 meter. Selain menjadi saluran irigasi, gorong-gorong itu juga berfungsi sebagai jembatan para petani ketika berangkat menuju perkebunannya.

    “Ini akses penghubung antar kampung, karena bisa tembus ke Kampung Gedung Bandar Rejo. Selain itu, jalan ini juga akses masyarakat ketika akan berangkat ke kebun,” tandasnya.

    (RDS)