Blog

  • Bupati Musa Lantik Mardiana Musa Ahmad Jadi Ketua Umum FKWT

    Bupati Musa Lantik Mardiana Musa Ahmad Jadi Ketua Umum FKWT

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lamteng Musa Ahmad melantik Mardiana Musa Ahmad menjadi Ketua Umum Forum Kelompok Wanita Tani ( FKWT ) Berjaya Lamteng pada acara Pelantikan FKWT Berjaya Lamteng dan Launching Program Menanam Tanaman Obat Keluarga ( TOGA ) Berjaya, Rabu ( 8/9/2021 ) di Gedung Sesat Agung, Komplek Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah ( Lamteng ).

    Selain Bupati Lamteng Musa Ahmad, hadir juga dalam acara tersebut, antara lain Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya, Dandim 0411 / Kota Metro Letkol. Inf. Andri Hadiyanto, M.Han, Kasat Binmas Polres Lamteng AKP. Kurmen Rubiyanto, S.H., M.M mewakili Kapolres Lamteng, Kepala Kejari Gunung Sugih Edi Dikdaya, S.H., M.Si, Ketua Umum FKWT Berjaya Lamteng Mardiana Musa Ahmad, Wakil Ketua Umum 1 FKWT Berjaya Lamteng Indria Ardito Wijaya, Wakil Ketua Umum 2 FKWT Berjaya Lamteng Yulita Nirlan serta Kepala OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamteng dan 28 Ketua FKWT Kecamatan yang dilantik.

    Ketua Umum FKWT Berjaya Lamteng Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan pelantikan FKWT Berjaya Lamteng ini merupakan wadah untuk organisasi wanita yang berjumlah 618 kelompok di 28 kecamatan se- kabupaten Lamteng.

    “Dimana terbentuknya FKWT Berjaya Lamteng iniatas keinginan dari ketua KWT 28 Kecamatan se- Kabupaten Lamteng,” katanya.

    Lebih lanjut, Mardiana juga mengatakan Karena melihat potensi peranan wanita yang sangat besar di kabupaten lamteng, maka FKWT Berjaya menjadi salah satu wadah bagi kaum wanita untuk dapat mengembangkan kemampuan dan produktivitas dalam pemberdayaan ekonomi lokal sesuai dengan misi dibentuknya FKWT Berjaya Lamteng.

    Ketua Umum FKWT Berjaya Mardiana Musa Ahmad juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkompimda serta OPD atas dukungan yang diberikan, hal ini menjadi motivasi dan menyatukan langkah bersama dalam meningkatkan peran wanita dalam proses pembangunan di kabupaten lamteng.

    Sementara itu, Bupati Lamteng Musa Ahmad dalam sambutannya mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan Para Pengurus FKWT Berjaya Lamteng.

    ” Semoga saudara-saudara semua dapat mengemban amanah yang telah dipercayakan,” ucap Musa.

    Kemudian Bupati Musa Ahmad juga dalam sambutannya menjelaskan bahwa kabupaten lamteng memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa, salah satu komoditas utama yakni tanaman padi, yang menjadi hasil produksi terbesar di provinsi lampung yang mencapai 555.127,87 ton atau 21,31%. selain itu, produksi jagung kabupaten lamteng pada tahun 2020 menjadi penyumbang jagung terbesar ketiga di provinsi lampung, yakni sebesar 13,69%. selanjutnya produksi ubi kayu kabupaten lamteng terus mengalami peningkatan. dari tahun 2018 sampai dengan 2020, produksi ubi kayu meningkat hampir 300%. Selain itu, pertanian merupakan sektor penopang ketahanan pangan yang sangat krusial di tengah pandemi covid 19. pertanian bisa menjadi pengungkit dalam membantu pertumbuhan ekonomi di kabupaten lamteng, oleh karenanya kita harus mendorong petani terutama sektor pertanian tanaman pangan, untuk tetap berproduksi, sehingga dapat mengcover kebutuhan pangan di lamteng serta dapat menjadi pemasukan bagi para petani di lamteng.

    Untuk itu, Bupati Musa Ahmad berpesan kepada segenap pengurus dan anggota kelompok wanita tani (kwt) berjaya yang baru saja dilantik, dalam menyusun program kerja, hendaknya melakukan terobosan dan inovasi terkini, guna mengakomodir segenap kepentingan anggota dan tentunya memberi manfaat tidak hanya bagi kwt berjaya saja, tetapi juga bagi kemajuan lamteng, sehingga lamteng dapat menjadi kabupaten terbaik di provinsi lampung, serta mewujudkan kabupaten lamteng yang berjaya. Bupati Musa Ahmad juga berharap FKWT berjaya lampung tengah, senantiasa dapat dibina dan dikawal dengan baik oleh semua OPD, hingga kedepan dapat menjadi lembaga usaha yang mandiri, profesional dan memiliki jaringan kerja yang luas.

    Kemudian, Bupati Lamteng Musa Ahmad setelah melantik Pengurus FKWT Berjaya Lamteng melaksanakan peninjauan Agro Park Mini yang berada di Komplek Rumah Dinas Bupati Lamteng di dampingi Wakil Bupati Ardito Wijaya, Ketua Umum FKWT Berjaya Mardiana Musa, Wakil Ketua Umum 1 FKWT Berjaya Indria Ardito Wijaya, Wakil Ketua Umum 2 FKWT Berjaya Yulita Nirlan serta Pengurus FKWT Berjaya dan beberapa Kepala OPD terkait. Selain itu, Bupati Lamteng Musa Ahmad juga menanam Tanaman Obat Keluarga sebagai tanda dimulainya Program Menanam Toga Berjaya. (rls/ans/rmn)

  • SDN-03 Reno Basuki Rumbia Terapkan Dua Sip untuk KBM

    SDN-03 Reno Basuki Rumbia Terapkan Dua Sip untuk KBM

    HarianCakra.Co.Id. – Guru Sekolah (Dasar SDN 03) Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) gunakan Protokol Kesehatan (prokes) saat sistem Kegiatan Belajar Bengajar (KBM) berlangsung.

    Adapun peralatan yang digunakan saat mematuhi prokes tersebut yakni dengan menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan (3M).

    “Kalau KBM anak didik di sekolah kami memang harus mentaati prokes dengan mengunakan 3M. agar anak anak didik saya bisa melaksanakan aktipitas belajar tatap muka berjalan dengan baik dan lancar,” ujar guru SDN 03 Hidayati, S.Pd. saat memberikan keterangan kepada HarianCakra.Co.Id (Koran Cetak Cakra Lampung). Rabu (08/09/2021).

    Selain itu, siswa SD tersebut per-lokal dibagi menjadi dua sip yakni sip Daring (tatap muka) dan sip Luring (belajar online).

    “Sistem KBM anak-anak didik saya di bagi dua bagian tidak semua murit beraktipitas masuk sekolah,” imbuhnya

    Di sisi lain dewan guru tersebut mengharapkan supaya proses belajar mengajar bisa segera normal kembali.

    “Kami para guru sebenarnya hanya mengharapkan agar anak didik bisa kembali beraktivitas di sekolahan ini seperti biasanya karena sangat disayangkan jika harus dibagi menjadi dua sip,” pungkasnya. (rmn/hjd/red).

  • Banyak Pensiun, SDN-03 Bumi Setia Seputih Mataram Kekurangan Guru

    Banyak Pensiun, SDN-03 Bumi Setia Seputih Mataram Kekurangan Guru

    HarianCakra.Co.Id – Sekolah Dasar Negeri 03 (SDN 03) Bumi Setia, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), mengalami kurangnya tenaga kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga Honorer.

    Dari 18 guru PNS dan juga honorer kini hanya tersisa 6 guru saja.

    Dengan jumlah yang tidak memadai, para dewan guru SD tersebut saat ini mengalami kesulitan saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang diberikan kepada ada anak didiknya.

    Saat memberikan keterangan kepada HarianCakra.Co.Id (Grub Koran Cetak Cakra Lampung). Sri Umati, S.Pd., selaku dewan guru SD tersebut menjelaskan, bahwa penyebab kesulitan itu dikarnakan 12 guru telah pensiun maka saat ini hanya 6 guru saja., Rabu (08/09/2021).

    Di sisi lain, para guru saat ini diharuskan menguasai mata pelajaran yang akan diberikan kepada anak didik mereka.

    “Dari 6 guru ini, harus menguasai mata pelajaran yang akan diberikan kepada anak murid kami. bahkan guru penjas dan guru agama juga terlibat dalam proses pembelajaran ini, karena satu lokal itu hanya ada satu guru saja. ya bisa dibilang wali kelasnya saja yang memberikan materi pembelajaran itu,” ujarnya.

    Lanjut Sri Umati, S.Pd., Kalau untuk tambahan guru sampai saat ini belum ada, akan tetapi kalau tidak ada penambahan guru kami nggak tahu harus bagaimana lagi.

    Selain itu, guru SD tersebut mengharapkan agar ada penambahan supaya proses belajar mengajar tak lagi mengalami kesulitan.

    “Sebenarnya harus ada penambahan guru walaupun tidak harus guru honor sekarang kan ada P3K atau guru PNS, supaya bisa memenuhi kebutuhan guru di sekolah ini,” pungkasnya (rmn/hjd/red).

  • Bupati Tuba Rapat Bareng KPK, Komitmen Cegah Korupsi

    Bupati Tuba Rapat Bareng KPK, Komitmen Cegah Korupsi

    Hariancakra.co.id (Tulangbawang) – Bupati Tulangbawang, Winarti, melakukan rapat dengan Komisi Pemberatan Korupsi (KPK) sebagai bentuk komitmen guna mencegah terjadinya korupsi.

    Kegiatan tersebut berlangsung secara daring di ruang rapat utama Kantor Bupati Tulangbawang, Lampung, Selasa, 07 September 2021.

    Bupati mengatakan, dalam rapat bersama dengan perwakilan KPK yakni Nindiyah Sunardini dan Nana Mulyana, pokok permasalahan yang dibahas tentang verifikasi data Pemkab terhadap data yang sudah dilaporkan dan dikirim ke aplikasi Jaringan Pencegahan Korupsi Indonesia (JAGA.ID).

    “Tahun 2018, 2019, dan 2020, Tulangbawang terus melakukan perbaikan pada sistem serta mengikuti perubahan regulasi yang sudah ditentukan oleh pusat,” ujar Bunda Winarti sapaan akrab Bupati.

    Dalam rapat bersama KPK, lanjutnya, dilakukan pengecekan serta monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap 8 area untuk perbaikan tata kelola khususnya di Tulangbawang.

    Dalam kesempatan tersebut, Mantan Ketua DPRD dua periode ini berharap hasil verifikasi oleh KPK agar ditentukan waktunya, sehingga Pemda memiliki jedah waktu untuk melengkapi secepatnya apa yang masih menjadi kekurangan.

    Winarti menyampaikan, bahwa saat ini Diskominfo Tulangbawang sudah memilik satu server yang nantinya akan dimaksimalkan untuk website dan aplikasi kerjasama dengan Dukcapil dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

    “Ada sedikit hambatan yang terjadi dalam hal persertifikatan tentang aset, hal ini disebabkan keterbatan sumber daya manusia (SDM) di BPM,” ucapnya.

    Untuk perizinan dari tahun 2009 sudah sesuai dengan sistem dan arahan dari KPK, sehingga sistem yang berjalan saat ini sudah transparasi dan terintegrasi secara optimal.

    “Tulangbawang siap menerima arahan untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan pengelolaan administrasi sesuai dengan arahan dari KPK,” imbuh Winarti.

    Untuk itu, Bupati mengatakan akan terus berkomitmen dalam menjalankan saran serta regulasi yang disampaikan oleh KPK, sehingga kedepannya terjadi perubahan yang jauh lebih baik dalam menyempurnakan sistem yang ada di Tulangbawang. (RDS)

  • Kapolda Tinjau Vaksinasi Merdeka Serentak di Ponpes dan Rumah Ibadah

    Kapolda Tinjau Vaksinasi Merdeka Serentak di Ponpes dan Rumah Ibadah

    Hariancakra.co.id (Bandarlampung) – Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno didampingi Waka Polda Lampung Brigjen Pol Subiyanto dan Forkopimda Bandarlampung melakukan pengecekan Vaksinasi Merdeka serentak di pesantren dan rumah ibadah dan terhubung langsung secara virtual dengan Presiden Joko Widodo di Pure Buana Santi, Labuan Dalam, Tanjungsenang, Kota Bandarlampung, Selasa (7/9).

    Semula, acara dipusatkan di Pondok Pesantren Madarijul Ulum. Namun, ada perubahan, koordinat zoom pindah ke Pure Buana Santi di Labuan Dalam. Vaksinasi ini berlangsung hingga Kamis (9/9/2021).

    Dalam kegiatan pengecekan tersebut Kapolda Lampung juga memberikan bantuan sosial (bansos) ke ponpes Madarijul Ulum.

    Pada kegiatan Vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan serentak, Pondok Pesantren Madarijul Ulum memeroleh 300 vaksin Sinovac dari total keseluruhnya 8000 vaksin untuk rumah ibadah yang berada di Kota Bandarlampung.

    Turut hadir dalam kegiatan pengecekan Vaksinasi Merdeka tersebut Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Kadis Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, dan Asisten Staf khusus Presiden Perial Dharma, juga pimpinan Pondok Pesantren Madarijul ulum, KH. Ihya Ulumuddin.

    Dalam tatap muka secara virtual itu, Presiden Joko Widodo menyalurkan 60.341 paket sembako dan 88 ton beras saat meninjau vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kuga turut mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi Merdeka di Pondok Pesantren K.H. Syamsudin, Ponorogo, Jawa Timur.

    Selain menyalurkan bantuan sosial (bansos), mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan vaksinasi Merdeka merupakan strategi TNI-Polri terkait akselerasi terciptanya kekebalan komunal. (DKS)

  • Wabup Ardito Lantik 14 Pejabat Fungsional

    Wabup Ardito Lantik 14 Pejabat Fungsional

    HarianCakra.Co.id – Wakil Bupati lampung Tengah Ardito Wijaya melantik 14 orang Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) dalam jabatan Fungsional di lingkungan pemerintah kabupaten lampung tengah. Acara pelantikan berlangsung di Aula Siger Emas, Selasa (07/09).

    Dari ke 14 ASN yang di lantik tersebut, 10 orang dari kelompok kerja, 3 orang dari tenaga kesehatan, dan 1 orang dari tenaga pendidik. Acara pelantikan turut di hadiri para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan Dinas terkait.

    Ardito Wijaya mengatakan, bahwa pergantian struktural dalam birokrasi bukan menjadi hal baru. Hal itu dilakukan untuk memningkatkan karir dalam rangka menciptakan pemerintah yang baik melaui reformasi birokrasi.

    “Saya sangat menyambut baik pelantikan, pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS. Hal ini memang harus di lakukan untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan,” ucapnya.

    Selain itu, rolling jabatan ini juga di lakukan untuk pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Dan pembinaan karir dalam rangka menciptakan pemerintah yang baik melaui reformasi birokrasi.

    “Saya ucapkan selamat kepada 14 orang yang menjalani proses sumpa dan pelantikan jabatan pada hari ini. Semoga dapat mengemban tugas dan tanggung jawab dengan sebaik baiknya,” tutupnya. (rls/ans)

  • Tak Miliki Lumbung Padi, BPP Buminabung Siapkan Tanah Hibah

    Tak Miliki Lumbung Padi, BPP Buminabung Siapkan Tanah Hibah

    HarianCakra.Co.Id – Kinerja Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bumi Nabung, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah (Lam-Teng) patut diacungkan jempol.

    Sebab, BPP ini telah mampu menyulap lebak menjadi areal persawahan yang mumpuni. Bahkan hasil produksinya melimpah.

    Sayangnya, hasil produksi yang besar itu tidak dibarengi dengan fasilitas penyimpanan padi yang baik. Sehingga hasil pertanian itu yang seharusnya dapat dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat setempat, justru hasil pertanian ini terancam dijual ke luar daerah.

    Alasannya BPP ini tak miliki lumbung padi, yang dapat dipergunakan untuk menyimpan hasil pertanian padi tersebut.

    “Sebenarnya kami tidak menginginkan hasil panen ini terjual keluar daerah, supaya perekonomian di daerah kita ini tercukupi, dan juga kami disini sebenarnya sudah mempunyai tanah hibah, akan tetapi tanah hibah itu mau kami gunakan mendirikan lumbung padi, supaya hasil panen bisa tersimpan dan tidak terjual keluar,” terang UPTD Agus Suseno kepada HarianCakra.Co.Id (Grup media cetak Cakra Lampung), Selasa (07/09/2021).

    Untuk itu, kata Agus Suseno, mereka berharap kepada Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Lamteng serta Bupati Lamteng dapat mendirikan lumbung padi ini. Agar hasil pertanian tidak dijual ke luar daerah.

    “Kami juga ingin bantuan dari dinas pertanian atau pemerintah terkait, supaya bisa membantu kami untuk mendirikan lumbung padi ini, soalnya sayang sekali jika harus harus terjual begitu saja,” ujarnya.

    Ditambahkannya, lahan lebak/ sawah lebong yang di kelola masyarakat kampung se-Kecamatan Buminabung cukup luas. Dan produksi padinya juga cukup besar.

    “Buminabung Ilir seluas.820.63 hektare Buminabung Utara seluas.133.97 hektare, Buminabung Selatan.178.14 hektare, Buminabung Baru 6.83 hektare, Buminabung Timur = 0, Srikencono = 0
    Skb = 0,” terang dia

    Diakhir agustus dan di pertengahan September panen raya sudah di mulai. Seperti tahun yang lalu dan bisa menghasilkan mutu padi serta hasil panen yang sangat luar biasa.

    ” Tahun ini sangat bagus tanaman padinya. Dalam 1 tahun lahan lebak bisa 2 × panen. Bayangkan berpuluhan ribu ton dalam sekali panen,” pungkasnya. ( (rmn/hjd/red)

  • Ketua TP PKK Lamteng : Cegah Kekerasan Perempuan Sejak Dini

    Ketua TP PKK Lamteng : Cegah Kekerasan Perempuan Sejak Dini

    Km kHarianCakra.Co.Id – Bertempat di Balai Kampung Banjar Kerta Rahayu, Kecamatan Way Pengubuan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad membuka kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup Daerah Kabupaten/Kota, Selasa ( 7/9/2021 ).

    Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad hadir di dampingi Wakil Ketua II TP PKK Lamteng Yulita Nirlan, Kepala Dinas PP & PA Lamteng Nuliana S.H M.H, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamteng Drs. Sopyan M.M dan Camat Way Pengubuan Dahrif Ansori beserta Ketua TP PKK Way Pengubuan.

    Kadis PP dan PA Lamteng Nuliana dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh Ketua TP PKK Kampung beserta Ketua Pokja 1 Kampung se- Kecamatan Way Pengubuan. Lebih lanjut, Nuliana juga mengatakan kegiatan ini mengangkat tema Stop Kekerasan Terhadap Perempuan menuju Lampung Tengah Berjaya.

    Ketua TP PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad dalam sambutannya mengatakan “bahwa Kekerasan sangat dekat dengan kita sejak usia dini, kita sudah diperkenalkan dengan berbagai bentuk tindak kekerasan, mulai kekerasan verbal, kekerasan fisik sampai kekerasan seksual. Tindak kekerasan dapat menimpa siapa saja dari kelompok mana saja. Kemudian, Ketua Mardiana juga mengatakan Kerentanan yang dialami perempuan disebabkan bukan karena perempuan tersebut lemah, tapi karena adanya kontruksi sosial dalam masyarakat yang menganggap perempuan lebih lemah dibandingkan laki-laki,”. terangnya.

    Diakhir sambutan Ketua Mardiana mengajak semua untuk bersama-sama memprioritaskan upaya pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan serta menyediakan akses layanan bagi perempuan korban kekerasan untuk mendapatkan perlindungan dan pemenuhan haknya sesuai kebutuhan korban dan kekerasan yang berlaku.

    Selain membuka dan menghadiri acara tersebut, Ketua TP PKK Mardiana juga mengunjungi dan memberikan bantuan kepada Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang 17 tahun tidak pulang, kemudian meninggal di Negara Arab Saudi, yang berada di Kampung Banjar Kerta Rahayu. (rls/and/din).

  • Bupati Musa Gerak Cepat Tindaklanjuti Instruksi Jokowi

    Bupati Musa Gerak Cepat Tindaklanjuti Instruksi Jokowi

    HarianCakra.Co.Id – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengikuti acara Video Confrance bersama Presiden RI Joko Widodo dalam acara “Vaksinasi Serentak Pondok Pesantren dan tempat ibadah” di Pondok Pesantren Darus Sa’adah Seputih Jaya pada hari Selasa 7 September 2021.

    Hadir pada acara tersebut Kapolres Lampung Tengah, Perwakilan Kodim 0411 dan Unsur Dinas Kesehatan.

    Pada arahannya Presiden RI Joko Widodo mengharapkan agar Vaksin yang ada di daerah untuk segera dihabiskan dan segera mengajukan kembali apabila kekurangan sehingga target pemerintah pusat pada akhir tahun 2021 sebesar 70% bisa terlaksana.

    Sehingga aktivitas masyarakat perlahan lahan bisa normal kembali. Presiden yang pada saat acara berlangsung sedang meninjau Pelaksanaan vaksin di provinsi Jawa Timur.

    Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad berharap pelaksanaan Vaksin di Kabupaten Lampung Tengah bisa terus di laksanakan di seluruh penjuru Lampung Tengah, sehingga bisa menekan laju Virus Covid 19.

    Lebih lanjut pada kunjungan Presiden pada hari Kamis 2 September 2021 di Lampung kemarin akan menambah jumlah vaksin di Provinsi Lampung.

    “Saya berpesan untuk masyarakat tetap selalu menerapkan Protokol Kesehatan dan melalui satgas percepatan vaksin yang telah dibentuk. Saya juga berharap agar satgas vaksin bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk membantu percepatan vaksin di Kabupaten Lampung Tengah,” pungkas Musa. (rls/ans/sya)

  • Cakra Lampung Grup Berikan Bantuan Kepada Siswa Kurang Mampu

    Cakra Lampung Grup Berikan Bantuan Kepada Siswa Kurang Mampu

    HarianCakra.Co.Id – “Cakra Lampung Berbagi”. Adalah salah satu program yang diusung oleh media Cakra Lampung Grup (media cetak, online dan tv streaming) di dunia pendidikan.

    Program ini bukan menunjukan bahwa media kami sudah kaya raya ataupun media kuat. Ataupun pamer. Kami tegaskan tidak!.

    Program ini adalah semata-mata rasa kepedulian dan empati kami kepada siswa/i yang memang membutuhkan dukungan moril dan pendanaan (finansial).

    Seperti ungkapan bahasa Lampung “Mak tano kapan lagei, mak ghram sapow lagei (kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita sapa lagi -dalam bahasa Indonesia).

    Sebab, kemajuan dan kualitas pendidikan tidak hanya tanggung jawab dari guru ataupun pemerintah. Namun tanggung jawab dari seluruh lapisan masyarakat. Dan salah satunya kami (media Cakra Lampung Grup).

    Bantuan ini memanglah tidak seberapa. Hanya sepatu, tas serta alat tulis. Tetapi dengan uluran tangan yang kecil ini, diharapkan bisa menambah semangat dan mental anak didik untuk terus belajar dengan baik.

    Terpenting. Dia tidak merasa sendirian. Banyak orang yang akan terus mendukungnya dalam meraih cita -citanya.

    Ayo dek teruslah belajar. Gapai cita cita Mu setinggi langit. Doa kami selalu untuk kesuksesan-Mu. (*)

     

    Herdi Seorang Yatim Sejak Umur 4 Tahun

    NAMANYA Herdi Defriza. Umurnya saat ini 13 tahun. Dia duduk di kelas V SDN-01 Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah.

    Sudir nama ayahnya. Sudah almarhum (alm). 9 tahun lalu. Saat Ferdi masih butuh kasih sayang sang ayah.

    Almarhum ayahnya hanyalah seorang nelayan. Tepat mengais rejekinya di sungai Way Seputih Buminabung Ilir. Sungai yang dihuni berbagai macam ikan. Rasanya pun enak. Tidak ada bau tanah seperti ikan di daerah lain.

    Sekarang pendapatan ikan para nelayan sedikit. Tergerus maraknya penangkapan ikan dengan sistem setrum. Dengan putas (racun). Dan juga terkadang terkena limbah industri. Yang merusak populasi ikan itu sendiri.

    Sementara ibu Ferdi bernama Alus. Pekerjaannya serabutan. Tak banyak yang bisa ia lakukan. Pendapatannya pun tak menentu. Tak seperti PNS (pegawai negeri sipil) yang gajinya teratur setiap bulan.

    Namun dia tetap semangat dan tak patah arang, agar anak ketiga anaknya tetap sekolah. Yakni, Neneng Adelia (15); Herdi Defriza (13) dan Tomi Dirga Majita (10).

    Perusahaan memilih Ferdi untuk mendapatkan program “Cakra Lampung Berbagi” setelah beberapa hari mengecek keadaan Herdi.

    Akhirnya pada 8 September 2021, media pers ini memberikan sumbangan yang tak seberapa itu. Tapi bermakna. Semoga bermanfaat. Bagi Herdi, terlebih bagi dunia pendidikan.

    “Terima kasih banyak,” kata Ferdi. Kalimat singkat yang keluar dari mulutnya saat bantuan itu sampai ke tangannya.

    Tak banyak kata -kata yang disampaikan siswa berseragam putih merah itu (baju putih dan celana merah).

    Saat menerima bantuan, Ia ditemani oleh kepala sekolah serta dua orang dewan guru. Di ruangan kepala sekolah (Kepsek) Dalroji, S.Pd.

    “Terima kasih atas perhatiannya di sekolah kami (SDN-01, red), terutama untuk siswa kurang mampu ini,” ujar Kepsek itu seusai acara penyerahan bantuan tersebut.

    Semoga dunia pendidikan lebih maju dan berkualitas ke depannya. Amin yra. (*)