Blog

  • Polisi Berlakukan Kembali Tilang Manual Di Tulang Bawang Barat

    Polisi Berlakukan Kembali Tilang Manual Di Tulang Bawang Barat

    CAKRALAMPUNG,TUBABA– Banyaknya pengendara di jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas membuat Polisi mulai menerapkan aturan tegas. Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali memberlakukan tilang manual mulai 16 Mei 2023. Kebijakan ini diterapkan karena maraknya pelanggaran lalu lintas dan pemakaian pelat nomor Polisi palsu di wilayah hukumnya.

    Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Ndaru Istimawan, S.IK yang diwakili oleh Kasat Lantas Polres Tulang Bawang Barat IPTU Samsi Rizal, S.E, M.M mengatakan pemberlakuan tilang manual berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/830/IV/HUK.6.2./2023, yang dikeluarkan 12 April 2023.

    ” Mulai hari ini tilang manual sudah kembali diberlakukan untuk melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar,” ujar Samsi, Selasa (16/5).

    Menurut Samsi, tilang manual ini diberlakukan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dikarenakan untuk tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) belum ada yang terpasang di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

    ” Jadi tilang manual diberlakukan untuk mengcover wilayah-wilayah yang saat ini belum ada ETLE untuk menindak pelanggar,” jelasnya.

    Samsi menyebut saat ini marak pengendara roda dua dan empat yang memalsukan nomor kendaraannya untuk menghindari tilang elektronik.

    Selain itu, pemotor juga banyak yang tidak memakai helm dan melawan arus. Saat ini banyaknya pengemudi di bawah umur, melawan arus hingga penggunaan telepon selular saat berkendara.

    ” Itu semua karena abai dan melawan aturan. Tilang manual ini juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.
    (rls/SANUR)

  • Pemerintah Tiyuh Tri Tunggal Jaya Tubaba Terus Berupaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.

    Pemerintah Tiyuh Tri Tunggal Jaya Tubaba Terus Berupaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat.

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Pemerintah Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)mengaktualisasikan program ketahanan pangan dengan memberikan bantuan bibit sayuran serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat. Hal tersebut, disampaikan kepalo Tiyuh Tri Tunggal Jaya Sumino kepada wartawan beberapa waktu yang lalu, bahwa pihaknya telah merealisasikan berbagai macam bantuan yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2023.

    ” Alhamdulillah, sesuai dengan arahan dari pemerintah, hari ini kita telah menyalurkan BLT-DD kepada masyarakat,” terangnya.

    Lebih lanjut, dikatakannya bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat juga berupa bantuan langsung serta bibit tanaman.

    ” Hari ini, kita memberikan beberapa bantuan kepada warga, adapun bantuan yang di berikan berupa, pemberian BLT kepada dua puluh keluarga penerima manfaat dan masing-masing warga menerima sejumlah bantuan sebesar Rp900,000 rupiah selama tiga bulan terhitung dari bulan Januari sampai Maret 2023 dan pemberian beberapa bantuan bibit sayuran serta pemberian pupuk sayuran,” ujarnya

    Kemudian, selain hal tersebut pihaknya juga telah merealisasikan anggaran untuk pembagunan infrastruktur jalan.

    ” Selain untuk pemberian bantuan, kita juga merealisasikan DD tersebut, untuk memperbaiki jalan yang terletak di RK 02 RT 06, dengan panjang 600 meter,” ungkapnya

    Pada kesempatan itu juga, Kepalo Tiyuh Sumino juga menyampaikan ucapan terima kasih ke beberapa pihak yang telah memberikan Dukungan.

    ” Tak lupa juga saya ucapkan rasa terima kasih kepada pihak pemerintah dan seluruh aparatur pemeritah tiyuh yang telah mendukung kelancaran program ini, kita juga akan terus bersinergi untuk mewujudkan pembangunan untuk bisa lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya (SNR/Asf)

  • Gema Mamamia di Lampung Tengah Bantu Kreativitas Otak Anak Usia Dini

    Gema Mamamia di Lampung Tengah Bantu Kreativitas Otak Anak Usia Dini

    LAMTENG – Camat Putrarumbia, Lampung Tengah, Dedi Eka Mahendra buka acara lomba mewarnai Mamamia di lapangan Merdeka yang bertempat di Kampung Buna Karya Utama.

    Antusiasme peserta nampak terlihat, dengan banyaknya peserta yang menghadiri kegiatan tersebut, dari 18 PAUD yang ada di kecamatan Putrarumbia yang mengikuti giat Gema Mamamia tersebut, Senin (15/5/2023).

    Bunda PAUD Lampung Tengah, Mardiana Musa Ahmad yang diwakili, Dwi Sanjaya menyampaikan masa emas anak usia dini (Golden Age) dikatakan sebagai masa “Golden Periode” karena anak akan mengalami pertumbuhan otak yang sangat pesat sekali.

    “Oleh karena itu, orang tua harus memberikan perhatian dan pengawasan yang semaksimal mungkin seperti asupan makanan yang bergizi untuk anaknya. Menstimulasi perkembangan anak dengan kegiatan yang menarik dan menyenangkan, agar proses pertumbuhan dan perkembangannya anak terpenuhi secara maksimal,” kata Dwi.

    Dwi mengatakan kegiatan lomba mewarnai Mamamia dalam rangka Gebyar PAUD ini juga merupakan kegiatan yang dapat menstimulasi pertumbuhan maupun perkembangan seluruh aspek kepada anak seusia mereka.

    “Maka dari itu, mari kita gunakan kegiatan gebyar PAUD ini sebagai ajang untuk melatih keberanian, kemandirian, kreativitas, dan membangun kepercayaan diri terhadap anak kita,” ucapnya.

    Dwi Sanjaya mengajak seluruh orang tua anak PAUD se-kecamatan Putrarumbia untuk di masa keemasan anak untuk dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak.

    “Dan semoga untuk kedepannya anak kita bisa menjadi anak yang tanggu dan mampu menjadi generasi emas yang selalu membanggakan orang-orang disekitarnya dan pastinya bisa mambawa Lampung Tengah lebih berjaya lagi,” tutupnya.

    Camat Putrarumbia, Dedi Eka Mahendra mengatakan, di usia anak lima tahun pertama di kehidupannya merupakan masa pesat dalam perkembangan otak hingga masa ini sering disebut sebagai “Golden Periode”.

    “Bahkan anak di usia lima tahun pertama tersebut, diketahui mempunyai kemampuan Photograpihc memory untuk mengingat seperti mata kamera. Dan usia di atas lima tahun, kemampuan memorynya akan dapat sedikit menurun,” ucapnya. (Why)