Blog

  • HUT Provinsi Lampung Ke-59 Pj.Bupati Zaidirina Apresiasi Kerjasama Harmonis DPRD Tubaba

    HUT Provinsi Lampung Ke-59 Pj.Bupati Zaidirina Apresiasi Kerjasama Harmonis DPRD Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung Ke-59 Tahun 2023 yang mengusung tema “Lampung Bersinergi, Lampung Berprestasi”, DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Senin (20/3/2023) yang berlangsung di Aula ruang sidang DPRD Tubaba.

    Paripurna Istimewa DPRD Tubaba ini dipimpin langsung, Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, ST, Wakil Ketua II Joko Kuncoro, S.I.Kom dan Pj. Bupati Tubaba Dr.Zaidirina, SE.,M.Si dan dihadiri oleh Dandim 0412/LU Letkol Inf. Andi Sultan.S.Pd., M.H, Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan.S.IK, Kajari Tubaba, Sri Haryanto, SH.,MH,Sekdakab Tubaba Ir.Nopriwan Jaya, SP,
    Sekwan DPRD Tubaba, Rudi Riansyah, SE.,MM, jajaran
    Staf Ahli Bupati Tubaba, Kepala Pengadilan Agama Tubaba Fitri, S.Hi.,MH, Para Asisten I,II dan III Pemkab Tubaba, para Kepala OPD Pemkab Tubaba, para Kabag dan para Camat se-Tubaba.

    Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri oleh 12 anggota DPRD Tubaba, dan diikuti oleh Lurah dan Kepala Tiyuh se-Tubaba melalui pasilitas aplikasi Meeting zoom serta para jurnalis media.

    Pj. Bupati Tubaba Zaidirina mengapresiasi DPRD Tubaba atas kerjasama yang harmonis dalam penyusunan anggaran, pengawasan dan kontrol kebijakan pemerintah daerah Tubaba selama ini. Hal ini disampaikannya saat membacakan sambutan Gubernur Lampung pada rapat Paripurna istimewa dimaksud.

    ” Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat dan Dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung. Sebagai ungkapan bahagia lahirnya Provinsi Lampung Tanggal 18 Maret 1964 yang lalu, yang pada tahun ini berusia 59 tahun,” kata Pj. Zaidirina.

    Lebih lanjut dikatakannya, sebagaimana diketahui bahwa, Provinsi Lampung lahir dengan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1964. Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-59 mengambil tema Lampung Bersinergi, Lampung Berprestasi.

    ” Syukur Alhamdulillah kita panjatkan, pasca pandemi Covid-19 secara cepat telah dikeluarkan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Lampung. Hal ini untuk keterpaduan dalam peningkatan kesadaran masyarakat, penanganan kerentanan sosial dan kerentanan ekonomi di daerah dengan melibatkan peran aktif masyarakat,” ungkapnya.

    Pada kesempatan ini, Pj. Zaidirina  menyampaikan kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah selama tahun 2022 yang meliputi pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 4,28% (year on year) dengan tingkat inflasi yang terjaga pada level 5,51%. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2022 sebesar 9,12% (q to q) bahkan tercatat yang tertinggi di Indonesia.

    Pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh peningkatan produksi dan nilai tambah pada sektor pertanian yang memberikan kontribusi sebesar 28% terhadap PDRB. Untuk produksi padi Provinsi Lampung sebanyak 3,3 juta ton dengan produksi beras sebanyak 1,9 juta ton, setelah memenuhi angka konsumsi beras lokal sebanyak 700 ribu ton, sehingga Provinsi Lampung turut mendukung ketahanan pangan nasional.

    Kondisi perekonomian tersebut berhasil menurunkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0,16% dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan dari 12,62% per Maret 2021 menjadi 11,44% per September 2022. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat mengalami peningkatan yang cukup berarti sebesar 70,45 yang berarti kini berada pada status tinggi yang sebelumnya sebesar 69,9.

    Sementara ketimpangan pembangunan berdasarkan Indeks Gini terus menurun menjadi 0,313 dibandingkan tahun sebelumnya, serta berada di bawah angka nasional. Nilai tukar petani mencapai 104,3 dari target 102, 103. Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 8,88 dari target sebesar 6,915. Pemerintah Provinsi Lampung bersama anggota Dewan yang terhormat pada Tahun 2022 telah menyusun APBD Provinsi Lampung yang diarahkan untuk mempercepat recovery dampak Pandemi COVID-19 dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur, pertanian, dukungan pada UMKM, peningkatan sumber daya manusia dan belanja guna mempertebal jaring pengaman sosial.

    Selanjutnya realisasi belanja APBD Provinsi Lampung tahun 2022 mencapai 97,25% menempati posisi tertinggi di Indonesia dengan didukung capaian realisasi pendapatan sebesar 100,68%.

    ” Alhamdulillah, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri,mengapresiasi dengan memberikan penghargaan sebagai Provinsi Terbaik peringkat pertama nasional Realisasi Belanja Daerah Tertinggi Tahun 2022 dalam Ajang APBD Award 2023, 2 hari yang lalu, Kamis 16 Maret 2023,” terangnya.

    Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan apresiasi dan penghargaan Paritrana Award kepada pelaku usaha yang telah mendukung pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, pemberian penghargaan kepada POLDA Lampung atas penyelesaian  tanah di Malangsari Lampung Selatan dan, BPBD atas penggagalan pengiriman TKI illegal.

    Pemerintah Provinsi Lampung juga, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Ahli Waris Achmad Akuan atas penyerahan dokumen rekam jejak perjuangan Achmad Akuan Pahlawan Daerah Lampung kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dilestarikan. Ucapan apresiasi juga saya sampaikan kepada jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga seluruh stakeholders terkait atas kerjasama yang baik untuk pembangunan Provinsi Lampung.

    ” Selamat Hari Ulang Tahun ke-59 Provinsi Lampung. Mari Bersama Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Demi Lampung Berprestasi untuk Lampung Berjaya. Semoga Allah SWT, Tuhan YME memberikan kekuatan, bimbingan dan perlindungan kepada kita sekalian dalam memajukan Daerah Lampung  Sai Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai dan banggakan,” pungkasnya.(Snr/Asf)

  • Peneliti Naskah Kuno Dick Van Der Meij Asal Belanda Terpikat Budaya Tubaba

    Peneliti Naskah Kuno Dick Van Der Meij Asal Belanda Terpikat Budaya Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dr. Dick Van Der Meij, peneliti naskah kuno Asia Tenggara berkebangsaan Belanda, mengaku terpikat dengan keramahan dan sopan santun warga Tulang Bawang Barat (Tubaba) provinsi Lampung, dan berpesan agar budaya tersebut tetap lestari terjaga selamanya.

    ” Warganya sangat ramah sekali, alamnya bagus, luas sekali, dan saya sudah dua kali menanam pohon disini supaya nanti lebih hijau lagi saat saya kesini lagi, jadi saya pasti akan kembali lagi kesini,” kata Van Der Meij, seusai melakukan penanaman pohon di taman lapangan Batu Tegal Brak, tiyuh Karta Raharja, kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), kabupaten Tubaba, Minggu, 19 Maret 2023.

    Menurut Dr Van Der Meij, kabupaten Tubaba, merupakan daerah yang memiliki akar budaya yang majemuk dan ia berharap pelbagai kebudayaan yang ada dapat berkembang tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing.

    ” Itu terlihat dari cerita cerita, naskah naskah, huruf dan lain sebagainya tidak akan hilang tapi akan diteruskan untuk generasi selanjutnya sehingga bisa dinikmati oleh orang orang semua,” harap Dr. Van Der Meij, yang fasih berbahasa Indonesia dan Jawa ini.

    Sementara itu, Arman AZ budayawan Lampung, yang mendampingi Dr. Van Der Meij selama di Tubaba, menjelaskan, kehadiran penasehat akademik lembaga dream sie sebuah lembaga peneliti manuskrip Asia tenggara tersebut ke Tubaba, dalam rangka meneliti naskah kuno yang ada di kabupaten Tubaba.

    ” Hari ini selain meneliti naskah naskah kuno yang ada di Tubaba, beliau ikut berkesempatan ikut menanam pohon di beberapa desa di Tubaba, sebagai eksoterisme berbasis lingkungan,” kata penggiat sejarah dan budaya Lampung yang mengaku bertemu dengan Dr. Dick Van Der Meij saat dirinya melakukan kunjungan ke perpustakaan Leiden di Belanda, satu tahun silam.

    Ditempat yang sama, tokoh budaya Lampung, H.Umar Ahmad, menilai kehadiran peneliti naskah kuno Asia Tenggara tersebut di kabupaten Tubaba, merupakan jawaban bahwa Tubaba saat ini benar benar telah menjadi daerah yang terbuka dan layak untuk dikunjungi oleh siapa pun dan dari manapun juga.

    ” Tubaba sudah tidak ada pintu, semua boleh masuk kesini menanam kebaikan, karena percampuran kebudayaan ini yang kita harapkan bisa mendorong sebuah kemajuan, karena tradisi tradisi baik yang dibawa oleh orang dari luar ini terutama soal etos kerja, cara berfikir kritis, dan cara cara mengambil keputusan, ini yang kita lihat sebagai budaya luhur yang harus berkembang di wilayah yang kita sebut sebagai Tulang Bawang Barat ini,” Penerima anugerah Cindar Bumi bidang kebudayaan dari PWI pusat ini.

    Mewakili masyarakat Tubaba, kepalo tiyuh Karta Raharja, Bandarudin, mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya atas kehadiran Dr Van Der Meij, di tiyuh Karta Raharja, dengan harapan dapat menjadi motivasi bagi warga untuk selalu menjaga tradisi yang baik dan melestarikan lingkungan di sekitarnya.

    ” Saya ucapkan terima kasih, sangat senang dapat kunjungan dari orang Belanda dan berkesempatan ikut menanam pohon alpukat dan mangga, intinya tiyuh kita siap menerima tamu dari mana saja,” kata Bandarudin.

    Dari pantauan wartawan, Dr Van Der Meij, tiba di tiyuh Karta Raharja, didampingi oleh, mantan Bupati Tubaba, Ir. H.Umar Ahmad, SP, Arman AZ budayawan Lampung serta kepalo Tiyuh Gedung Ratu, Juwaini Bandarsyah, pada pukul, 11.15 siang.

    Setibanya di kediama kepala tiyuh, rombongan disambut langsung oleh Kepalo Tiyuh Kartaraharja Bandarudin, berserta jajaran aparatur Tiyuh, Camat TBU Iwan Setiawan, MH, Anggota DPRD Tubaba Ansori Alam, SE dan sejumlah tokoh masyarakat diantaranya H. Buhairi Hasan dan H. Damansyah Ibrahim.

    Setelah beramah-tamah sejenak, rombongan oleh keluarga Kepala Tiyuh, dipersilahkan untuk menikmati makan siang dengan menu khas Tulangbawang barat, yakni Nyeruit pindang baung, yang nampak juga di gemari oleh Mr Dr Dick Van Der Meij, meskipun baru pertama kalinya menikmati menu istimewa tersebut.(Snr/Sbr)

  • Tiga Orang Tewas, Dalam Kebakaran di Way Halim Bandar Lampung

    Tiga Orang Tewas, Dalam Kebakaran di Way Halim Bandar Lampung

    Cakralampung.com– Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung menerima laporan dari warga, bahwa telah terjadi peristiwa kebakaran di Way Halim pada pukul 21.35 WIB.

    “Lokasi kebakaran di Jalan Sultan Agung, Jalur Dua Mie Aceh, PKOR Way Halim. Sedikitnya 3 orang tewas dalam kebakaran tersebut,” dikutip dari keterangan resmi Damkar Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/3/2023) malam.

    Diketahui, Damkar Kota Bandar Lampung mengerahkan 20 personel dan tiga unit mobil damkar untuk mengendalikan kobaran api.

    Api membakar hangus satu unit rumah permanen seluas 8×8 meter milik korban, Tuwah (23), berhasil dikendalikan pada pukul 22.35 WIB.

    Peristiwa nahas itu menewaskan istri korban, Masjuwita (28), anak korban, Andre (3), dan anak tetangga korban, Arka (2).

    Sementara, satu orang wanita paruh baya dilaporkan mengalami luka bakar, Halimah (45).

    Kemudian, penyebab kebakaran di Way Halim Bandar Lampung untuk sementara diduga anak kecil yang memainkan api dan tersambar minyak bensin.

    Sehingga, seluruh korban dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek. Kerugian materi akibat peristiwa kebakaran itu belum dapat diketahui. (asr/asf)

  • Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke 59 Rutan Kelas IIB Menggala Lakukan Razia Kamar Hunian.

    Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke 59 Rutan Kelas IIB Menggala Lakukan Razia Kamar Hunian.

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)-Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-59, Rutan Kelas IIB Menggala mengadakan Kegiatan Bersih – bersih Pemasyarakatan dengan melaksanakan Razia Kamar Hunian, Jum’at siang oleh beberapa petugas Rutan Menggala,(17/3).

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) ,Junanda Wiguna selaku Koordinator.Kegiatan ini berlangsung dengan Pembagian tim yang diikuti oleh seluruh jajaran Struktural dan Regu Pengamanan.

    Mewakili Karutan Menggala, Indar Laya. Ka. KPR mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HBP ke-59 dan juga harus dilaksanakan sesuai SOP yang berlaku dengan penuh kewaspadaan.

    “Perlu saya ingatkan pertama, bahwa SOP harus dilaksanakan dengan baik, kemudian juga harus humanis, jaga etika dalam melaksanakan penggeledahan kamar, terakhir, tetap waspada terhadap pelaksanaan penggeledahan,”ujar Junanda.

    Lanjut dari Razia tersebut, petugas mendapati sejumlah barang yang seharusnya tidak boleh masuk atau dibatasi jumlahnya berada di dalam blok seperti, korek api,sendok besi, Kartu , parfum kaca, kabel, hanger, gunting, dan beberapa benda yang potensial dapat disalahgunakan.

    “barang hasil operasi penggeledahan tersebut akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung dan akan dilaksanakan pemusnahan sesuai peraturan yang berlaku, ” tutup Junanda.(rds)

  • Dalam Rangka Melakukan Deteksi Dini KPR Junanda beserta Jajaran Kunjungi Kamar Warga Binaan

    Dalam Rangka Melakukan Deteksi Dini KPR Junanda beserta Jajaran Kunjungi Kamar Warga Binaan

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)-Dalam rangka melakukan deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mendengar keluh kesah warga binaan didalam Kamar Hunian,Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Junanda Wiguna beserta jajaran melakukan kunjungan langsung kekamar hunian warga binaan, Jum’at, (17/3).

    Kegiatan tersebut merupakan Program Kepala Divisi Per masyarakat Kemenkumham Lampung, yakni Farid Junaedi dalam program tersebut adalah kegiatan konseling terhadap warga binaan yang dilakukan petugas permasyarakat demi membangun hubungan positif kepada warga binaan.

    Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Menggala, Indra Laya menjelaskan Program Konseling tujuannya untuk membaca keadaan warga binaan serta dengan cara ini juga petugas per masyarakat dapat mendeteksi dini terhadap ganguan keamanan dan ketertiban.Nantinya ketika ada warga binaan yang menyampaikan keluh kesahnya dapat ditindaklanjuti agar mendapatkan solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

    “Program ini bertujuan bagaimana cara mengeksplor serta membuat narapidana untuk bercerita. Kuncinya adalah kita menjadi pendengar dan menjembatani permasalahannya, Sehingga kita dapat menemukan solusi dari permasalahan warga binaan tersebut,” ujar Karutan.

    Lanjutnya kegiatan tersebut dilakukan minimal dua kali dalam satu Minggu.

    “Kami bentuk tim untuk dapat bergantian menyambangi kamar hunian warga binaan, serta melakukan kegiatan bersama sehingga sekecil apapun masalahnya dapat terdeteksi,” tutupnya.(rds)

  • Tekan Inflasi TPID Tubaba Dan Bulog Gelar Operasi Pasar

    Tekan Inflasi TPID Tubaba Dan Bulog Gelar Operasi Pasar

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Operasi pasar adalah upaya Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi yang menjadi ancaman krisis ekonomi di Tahun 2023.

    Pemerintah Kabupaten Tubaba, Jumat (17/03/2023) kembali menggelar operasi pasar di Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar Tubaba, melalui penyediaan sembako dengan harga terjangkau yang diperuntukan bagi masyarakat, dan berharap masyarakat dapat mendapatkan bahan pangan pokok dengan stabilitas harga yang baik.

    ” Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba, melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Bulog terus melakukan operasi pasar guna menekan inflasi. Operasi pasar ini kami telah lakukan di 3 Kecamatan, hari ini kami lakukan di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, kemarin di pasar Pulung Kencana dan sekarang di pasar Dayamurni,” kata Suwardi, SE.,MM Kabag Perekonomian Setdakab Tubaba.

    Disamping penyediaan sembako murah, jelas Kabag Suwardi, pihaknya juga memantau harga kebutuhan bahan pangan pokok guna stabilisasi menjelang bulan Ramadhan. Dari operasi pasar yang dilakukan, ada beberapa harga komuditas yang mengalami kenaikan dan penurunan yang bervariasi.

    ” Dari hasil monitoring yang kami lakukan di pasar Pulung kemarin harga relatif stabil, tetapi hari ini di pasar Dayamurni memang ada penurunan dan kenaikan harga komuditas yang bervariasi, seperti penurunan harga cabai merah yaitu berkisar antara 22 ribu hingga 24 ribu rupiah dan bawang merah diharga 26-27 ribu, namun pada ayam pedaging mengalami kenaikan sebesar 2 ribu rupiah dari harga biasanya,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Daput berita.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, menjelang Ramadhan Tahun ini pihaknya akan melakukan monitoring secara rutin guna mengetahui jika terjadinya lonjakan harga serta monitoring ketersediaan pasokan bahan pokok pangan. Apabila ada indikasi mengalami kenaikan pihaknya akan berkolaborasi dengan bulog untuk segera melakukan operasi pasar kembali.

    ” Untuk pantauan kami saat ini, kenaikan komuditas yang lumayan adalah beras. Beras medium dipasaran saat ini kisaran harga Rp10.500-Rp11. 000 perkilonya, maka dari itu kami bersama Bulog melakukan operasi pasar dengan Stabilasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp8.800 perkilo,” katanya menambahkan.

    Pihaknya berharap, masyarakat tidak terlalu khawatir terkait harga komuditas dan ketersediaan bahan pangan menjelang Ramadhan sampai menjelang Hari Raya Idul fitri mendatang, karena untuk stok kita di Kabupaten Tubaba cukup,” pungkasnya.
    (rls/SANUR)

  • Kapolres Tulang Bawang Dengarkan Langsung Curhatan Warga di Kampung Tri Makmur Jaya

    Kapolres Tulang Bawang Dengarkan Langsung Curhatan Warga di Kampung Tri Makmur Jaya

    Tulang Bawang,(Cakra Lampung)Guna mendengar langsung unek-unek ataupun keluhan dari warga masyarakat yang ada di wilayah hukumnya, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, rutin menggelar kegiatan Jum’at Curahan Hati (Curhat).

    Kegiatan Jum’at Curhat kali ini berlangsung di Aula Balai Kampung Tri Makmur Jaya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, hari Jum’at (17/03/2023), pukul 09.30 WIB s/d pukul 11.00 WIB.

    “Saya sebagai Kapolres Tulang Bawang yang baru, datang ke Kampung ini untuk pertama kalinya, dan tujuan kedatangan saya bersama rombongan adalah untuk mendengarkan langsung curhatan warga terkait pelayanan yang dilakukan oleh personel Polres dan Polsek jajaran,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

    Untuk itu, AKBP Jibrael berharap agar warga tidak perlu segan ataupun sungkan menyampaikan semua unek-uneknya, apalagi yang menyangkut gangguan kamtibmas yang ada di Kampung Tri Makmur Jaya.

    Kapolres menerangkan, selama berlangsungnya kegiatan Jum’at Curhat di Kampung Tri Makmur Jaya, ada sebanyak tujuh orang yang menyampaikan unek-uneknya secara langsung.

    “Curhatan warga tersebut diantaranya terkait sepeda motor yang melintas pada tengah malam yang menggunakan knalpot brong, aturan waktu batas hiburan orgen tunggal, aturan dalam membayar pajak kendaraan di Samsat, dan meminta agar Mobil Samsat Keliling masuk ke Kampung Tri Makmur Jaya,” terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

    Menurut AKBP Jibrael, terkait curhatan yang sudah disampaikan oleh warga langsung kepadanya, semua akan segera ditindak lanjuti terutama penertiban sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Untuk batas waktu hiburan orgen tunggal sudah ada surat edaran resmi dari Pj. Bupati Tulang Bawang.

    Sedangkan untuk membayar pajak kendaraan apabila yang bersangkutan tidak bisa datang langsung boleh diwakilkan dengan membawa surat kuasa, dan tidak ada biaya tambahan selain yang tertera di STNK. Dalam waktu dekat untuk Mobil Samsat Keliling akan dijadwalkan masuk ke Kampung Tri Makmur Jaya.

    Alumni Akpol 2001 ini menambahkan, bahwa ia mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah hadir dalam kegiatan Jum’at Curhat ini, dan berdoa agar Kampung ini selalu aman, apalagi Siskamlingnya sudah berjalan dengan sangat baik. (rds)

  • Ternyata Tak Sendiri, Pelaku Perampokan Bank Arta Berjumlah 3 Orang 

    Ternyata Tak Sendiri, Pelaku Perampokan Bank Arta Berjumlah 3 Orang 

    Cakralampung.com — Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto menyampaikan, pelaku perampokan Bank Arta Kedaton yang berlokasi di Jalan Laksamana Malahayati No.139, Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung berjumlah tiga orang.

    “Dimana pelaku inisial HG, beserta 2 orang lainnya menggunakan dua sepeda motor, pada saat itu yang turun ke lokasi (Bank Arta) yaitu HG,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (17/3/2023).

    Lebih lanjut, adapun pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku, yang merupakan pelaku utama dalam peristiwa ini.

    “Semua pelaku dalam kejadian ini sebanyak 3 orang, dan yang kita amankan ialah pelaku utama. Kedua pelaku lainnya, bertindak mengawasi. Ini masih kita lakukan penyelidikan,” jelasnya.

    Disinggung, apakah para pelaku ini sudah mempersiapkan terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya, Kombes Pol Ino mengamini hal tersebut.

    “Tentunya, sebelum mereka melakukan aksi tadi pagi mereka sudah mengamati, mempetakan, proses-proses pengambilan uang dari Bank tersebut,” tuturnya.

    Sementara itu, kronologi lengkap Kombes Pol Ino menuturkan ialah berawal ketika Satpam Bank Arta Kedaton bersama seorang Teller selesai mengambil uang di Bank Mayora.

    Pelaku HG yang telah turun ke lokasi. Kemudian, melakukan pengejaran kepada teller Bank Arta Kedaton yang baru saja mengambil sejumlah uang dengan total Rp300 juta di Bank Mayora, yang kebetulan lokasinya bersebelahan.

    Pada saat mengambil dengan menggunakan tas yang dibawa oleh Teller Bank Arta Kedaton, ini langsung dilakukan pengejaran oleh pelaku.

    “Kemudian, sekuriti dari Bank Arta Kedaton dan Bank Mayora ini mendampingi Teller tersebut. Karena pelaku menggunakan senjata melakukan penembakan kepada teller dan sekuriti,” jelasnya.

    Atas kejadian tersebut, ketiganya berlari kedalam Bank Arta Kedaton, dimana tas tersebut langsung diamankan oleh sekuriti dari Bank Arta Kedaton dari tangan teller untuk diamankan.

    “Sekuriti itu dikejar oleh pelaku ke dalam Bank Arta dan dilakukan penembakan kembali yang awalnya menggunakan senjata jenis air softgun kepada sekuriti tersebut. Selanjutnya menggunakan senjata lainnya yang terindikasi senjata revolver rakitan warna silver yang digunakan untuk menembak sekuriti tersebut, dan mengenai perut sebelah kiri. Sehingga sekuriti tersebut terjatuh dan tas yang berisi uang berhasil diambil oleh pelaku,” urainya.

    Pada saat pelaku hendak keluar dari gedung bank, ada para karyawan yang melakukan penghadangan dan penangkapan terhadap pelaku tersebut.

    “Saat melakukan penangkapan terjadi pergumulan, sehingga senjata api tersebut meletus mengenai salah satu karyawan Bank Arta Kedaton di dada sebelah kanan,” sambungnya.

    Akhirnya pelaku dapat diamankan oleh karyawan Bank Arta Kedaton. Tak beberapa lama, pihak kepolisian Polresta Bandar Lampung tiba di lokasi dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat dan membawa pelaku juga yang saat itu luka-luka juga kami bawa ke Puskesmas terdekat.

    “Alat yang pelaku HG ialah senjata air softgun warna hitam jenis Glock. Kemudian senjata revolver rakitan warna silver. Jadi ada dua senjata yang dipegang oleh pelaku pada saat melakukan aksinya,” tegasnya.

    Kombes Pol Ino menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, dirinya mengakui bahwa pengguna aktif narkotika jenis putaw dan dia menyampaikan seperti itu.

    “Artinya hasil dari kejahatan ini akan digunakan untuk membeli narkotika, dan dari keterangan pelaku baru kali ini melakukan aksinya,” tambah Ino.

    Atas perbuatannya tersebut, pelaku HG terancam Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling berat hukuman mati.

    “Pelaku juga terancam pasal kepemilikan senjata api,” pungkasnya. (asr/asf)

  • Ini Penjelasan Kapolres Bandar Lampung, Soal Perampokan Bank Arta Kedaton 

    Ini Penjelasan Kapolres Bandar Lampung, Soal Perampokan Bank Arta Kedaton 

    Cakralampung.com – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto menyampaikan, terkait peristiwa perampokan yang terjadi di BPR Arta Kedaton Makmur yang berlokasi di Jalan Laksamana Malahayati No.139, Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

    “Akibat kejadian tersebut ada 3 korban dengan rincian 2 orang sekuriti yang satu sekuriti dari bank Arta,” ujarnya saat dimintai keterangan, Jumat (17/3/2023).

    “Dan satu nya dari Bank Mayora. Karena kebetulan sebelahan. Sementara yang satunya ialah karyawan,” sambungnya.

    Lebih lanjut Kombes Pol Ino menyampaikan, ketiga korban terkena peluru, yang ditembakkan oleh pelaku kepada karyawan maupun 2 sekuriti.

    “Pelaku sudah kita amankan, pelaku berjumlah satu orang menggunakan satu senjata rakitan jenis revolver, dan yang satu air softgun,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Apa-apa yang nantinya kami temukan di TKP. Itulah yang akan kami kembangkan. Untuk sementara baru satu pelaku yang kita amankan,” terang Kapolres.

    Disinggung, satu pelaku tersebut membawa dua senjata, Kombes Pol Ino mengamini hal tersebut.

    “Iya membawa 2 senjata sekaligus,” ujarnya.

    Kemudian adapun kronologis kejadian ialah pelaku turun di depan Bank Mayora kemudian melihat ada nasabah lain yang ingin melakukan transaksi dengan dilakukan pengawalan dari pihak bank.

    “Pada saat terjadi pengawalan itu pelaku langsung datang, dan melakukan penodongan serta penembakan beberapa kali ke atas. Kemudian pelaku masuk ke dalam gedung Bank Arta, disana pelaku melakukan penembakan terhadap satu karyawan dan satu sekuriti Bank Arta Kedaton,” urainya.

    Selanjutnya, pelaku berusaha mengambil sejumlah uang tapi tidak terjadi.

    “Walaupun dia sudah membawa tas tapi segera dilakukan penangkapan oleh karyawan-karyawan di bank tersebut. Uang jadi belum sempat dibawa karena berhasil digagalkan oleh para karyawan,” jelasnya.

    Sementara itu, Kombes Pol Ino menambahkan, saat ini para korban sudah dirawat di rumah sakit.

    Berdasarkan pantauan di Rumah Sakit Budi Medika, membenarkan apabila para korban telah dilakukan perawatan oleh pihak RS.

    “Korban itu di bawa ke rumah sakit ini sekira pukul 09.00 Wib, Yang nganter nya dari karyawan bank. Saat ini sedang dirawat intensif,” pungkas salah satu Petugas Keamanan di Rumah Sakit. (asr/asf)