Blog

  • Inovatif, KWT Mekar Agung Bandar Lampung Manfaatkan Lahan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Inovatif, KWT Mekar Agung Bandar Lampung Manfaatkan Lahan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Bandarlampung – Memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam selain menambah sejuk pandangan mata, juga bisa menambah tali silaturahmi sesama warga dan tak kalah penting bisa menambah penghasilan bagi keluarga.

    Itulah yang dilakukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Agung yang berasal dari Lingkungan II, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.

    Ketua KWT Mekar Agung, Noni Hariyanti  mengatakan, tanaman yang ditanam di lahan KWT Mekar Agung ini bermacam-macam.

    “Ada pakcoy, sawi, kangkung, bawang merah, dan terong,” kata dia (11/01/2023).

    Perawatannya juga tidak sulit tegas Noni, cukup disiram dua kali sehari pagi dan sore, kemudian dipupuk satu minggu sekali.

    “Setelah penanaman kemudian dibarengi dengan perawatan yang berlanjut, tanaman bisa dipanen ketika masuk dalam hari ke 21 atau 26 terhitung dari awal ditanam,” tegasnya.

    Lanjut Noni, hasil perkebunan KWT ini nantinya ada yang dijual, kolektif untuk isi uang kas organisasi KWT Mekar Agung.

    “Untuk yang hasil di lahan perkebunan itu nantinya kita jual, kemudian uangnya masuk ke dalam kas, tapi kalau tanaman yang ditanam di pekarangan masing-masing anggota KWT, itu untuk konsumsi pribadi yang menanam,” kata Noni.

    Selain sebagai organisasi pertanian, Noni menegaskan KWT ini bisa menjadi lahan perekonomian masyarakat sekitar.

    “Selain bercocok tanam, hasil dari perkebunan ini juga di olah menjadi berbagai macam jenis makanan, seperti contoh olahan ting-ting jahe, olahan pisang (keripik), dan olahan daun kelor, kemudian dijual, sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” tutupnya.(gus)

  • Hari Pertama Kerja di Tahun 2023, Sekda Kabupaten Pesawaran Sidak Sejumlah OPD

    Hari Pertama Kerja di Tahun 2023, Sekda Kabupaten Pesawaran Sidak Sejumlah OPD

    Cakralampung.com – Hari pertama kerja di tahun 2023, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan bersama Tim GDN Kabupaten Pesawaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Senin (2/1).

    OPD yang disidak antara lain Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sekretariat DPRD, Dinas Perizinan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pesawaran.

    Wildan mengatakan, kepada seluruh ASN di Kabupaten Pesawaran agar dapat memahami PP nomor 94/2021 tentang Disiplin PNS.

    “Saya minta seluruh ASN agar dapat membaca dan memahami PP nomor 94/2021 tentang disiplin PNS, dan apabila tidak dapat masuk kerja dan harus ada laporan yang jelas,” tegas Wildan.

    Selin itu, Wildan berharap untuk tahun 2023 ini ada suatu perubahan sesuai dengan arahan Bupati Kabupaten Pesawaran.

    “Seperti halnya, aplikasi time camera kedepan akan digunakan secara bertahap dan berjenjang, yang tidak hadir hari ini dan tanpa alasan yang jelas, maka akan kami evaluasi dangdut dilakukan pemanggilan” pungkasnya. (egy/asf)

  • Hoby Menembak, Gabung Yuk di Menjangan Shooting Club Lampung

    Hoby Menembak, Gabung Yuk di Menjangan Shooting Club Lampung

    Bandar Lampung – Kabar gembira bagi masyarakat Lampung yang hobi menembak, bisa bergabung di Menjangan Shooting Club.

    Menjangan Shooting Club ini club menembak resmi yang menjadi incaran para penembak dari berbagai daerah.

    Ketua Umum Menjangan Shooting Club, Dony Estavian mengatakan, anggotanya terdiri dari berbagai status sosial, baik dari Perbakin, sipil, pengusaha, dan TNI-Polri.

    “Kegiatan Menjangan Shooting Club Lampung, dalam setiap harinya diantaranya yaitu latihan di lapangan tembak Sukarame, dan jika ada kegiatan seperti Kapolri Cup, atau HUT Marinir atau kegiatan kegiatan lainnya kita mengikuti,” ujarnya, Jumat (30/12/22).

    Ia mengatakan jenis senjata yang biasa digunakan saat olahraga menembak, yaitu senjata api dan senjata angin.

    “Perizinan senjata untuk senjata api yang digunakan yaitu sesuai aturan dan undang undang yang berlaku, untuk Senpi buku kepemilikannya dikeluarkan oleh Mabes Polri ( Kapolri Up Kabaintelkam) secara resmi,” kata dia.

    Kemudian ada izin angkut penggunaan itu sesuai dengan peraturan polri nomor 1, tahun 2022 yang menggantikan peraturan lama, Peraturan Polri nomor 08 tahun 2019 tentang olahraga menembak.

    Ia juga mengatakan, dalam konteks kegiatan menembak bisa di tempat kejuaraan (lapangan tembak) yang telah mendapatkan ijin resmi di mana ada kegiatan olahraga menembak atau event-event tersebut.

    “Menjangan Shooting Club bisa mengikutinya, contoh kegiatan yang diselenggarakan oleh PB Perbakin Jakarta, atau di event seperti HUT Kapolri Cup, HUT Marinir Shooting Club, atau event di luar daerah. Selain itu juga Menjangan Shooting Club Sering mengadakan kegiatan bakti sosial dan kunjungan, silaturahmi seperti ke PT Pindad Indonesia,” ucapnya.

    Di Menjangan Shooting Club kata Dony, ada beberapa bidang kategori menembak,, ada yang hobi berburu hama babi yang di wilayah tertentu yang diizinkan, ada juga tembak reaksi yaitu menggunakan pistol kaliber 9 MM dengan magazine 3.

    “Beda lagi jika yang bidang berburunya laras panjang ada yang kaliber 22, 308 dan lainya,, kalo di bidang tembak target atau presisi, mengunakan pistol kaliber 22, 38 dan juga 9 mm,” katanya.

    Menurutnya, untuk peningkatan dari KTA club menembak ke Kartu PB Perbakin sesuai dengan Peraturan Polri No. 08 tahun 2019 yang sudah digantikan dengan Peraturan Polri 01 tahun 2022.

    “Kalo sertifikasi ada beberapa bidang yaitu Tembak Reaksi dan Bidang Tembak Berburu, begitu juga dengan sertifikasi yang lain, jadi harus sesuai bidangnya masing-masing,” ucapnya.

    Untuk jenjangnya kata Dony, minimal sudah 6 bulan menjadi anggota club atau magang, baru bisa naik ke kartu Perbakin.

    “Syarat menjadi Menjangan Shooting Club, pertama memiliki KTP, KK dan pas photo ukuran 4×6 ,psikolog dan kesehatan dari Polda setempat dan Surat Berkelakuan baik dari Kepolisian serta sertifikasi pendidikan menembak,” jelasnya (arm)

  • Soal Pesangon, PT CIMB Dilaporkan Ke Disnakertrans Lampung

    Soal Pesangon, PT CIMB Dilaporkan Ke Disnakertrans Lampung

    Bandar Lampung – Mantan karyawan CIMB Niaga Auto Finance (Bank Niaga Company) melaporkan perusahaan ke Disnakertrans Lampung.

    Muhammad Muharlisyah didampingi kuasa hukum Setiady Rosasi usai melapor ke Disnakertrans Lampung, mengapresiasi kinerja Disnakertrans atas penerimaan permohonan, untuk memfasilitasi penyelesaian perselisihan hubungan kerja.

    Setiady mengatakan, pada prinsipnya ia mengapresiasi kinerja dari Disnakertrans khususnya Lampung, untuk menerima permohonan, laporan hak-hak buruh yang terabaikan.

    “Atas penyelesaian perselisihan hubungan kerja berdasarkan ketentuan undang-undang yang berlaku,” kata dia Jumat 30 Desember 2022.

    Ia menceritakan, laporan perusahaan ke Disnakertrans Lampung, meminta untuk menentukan kapan waktu yang akan di tentukan dibukakan ruang mediasi

    “Dan mempertanyakan kepada pengusaha atau majikan terhadap hak buruh yang diabaikan,” kata Muharlisyah.

    Ia mengatakan terkait dengan upah lembur sudah terperinci di dalam berkas permohonan laporan ke Disnakertrans Lampung.

    “Tapi hitungan upah lemburnya terhitung dari tahun ini bulan Maret 2022, karena alat buktinya yang ada hanya itu, yang seharusnya dari 2019 tapi kita tidak memiliki bukti terkait upah lembur tersebut dan pesangon,” katanya

    Ia mengaku kecewa pada CIMB Niaga Auto Finance, pasalnya selama bekerja sekitar 10 tahun namun di akhirnya dianggap mundurkan diri oleh perusahaan.

    “Saya berharap dari pihak kita bisa ada titik temu dimediasi. Kalo belum ada titik temunya kami lanjut ke PHI (Pengadilan hubungan industri),” tutupnya.

    Diberitakan sebelumnya, Serikat buruh menilai kebijakan direksi CIMB Niaga Auto Finance (Bank Niaga Company) Cabang Lampung memberlakukan karyawan serampangan.

    Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Karya Utama Federasi Anggota dari Konfederasi Serikat Nasional (FSBKU-KSN) Yohanes Joko Purwanto mensikapi polemik karyawan CIMB Niaga Auto Finance Cabang Lampung yang diminta mundur diri dan dimutasi jauh dari Lampung adalah upaya perusahaan agar tidak membayar uang pesangon pada karyawan.

    “Itu modus perusahaan, karyawan digembosi, enggak dapat target, diturunkan jabatan, dimutasi jauh, dipaksa mengundurkan diri,” kata Joko, Kamis (8/12/22).

    Kata aktivis yang getol memperjuangkan hak buruh dan pekerja ini, itu semua cara perusahaan untuk membuang karyawan dari perusahaan.

    “Ini harus laporan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Agar perusahaan dipanggil, bagaimana langkah berikutnya, biasanya Disnaker cepet,” ucapnya.

    “(CIMB Niaga Auto Finance) perusahaan enggak bener, namanya gede CIMB kalo berlakukan karyawan gitu seperti perusahaan perorangan, ngapain, kalo mau melanggar hukum. 10 tahun lumayan bayar pesangon,” tambahnya.

    Diketahui, karyawan CIMB Niaga Auto Finance (Bank Niaga Company) Cabang Lampung merasa dizolimi oleh perusahaan.

    Pihak perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan otomotif ini diduga melakukan pemberhentian hubungan kerja (PHK) tanpa diberikan pesangon dengan cara meminta berhenti bekerja dan memindahkan karyawan di Surabaya, padahal karyawan tersebut mengaku tidak melakukan pelanggaran yang dibuat perusahaan.

    Muhammad Muharlisyah warga Bandar Lampung mengaku telah bekerja selama 10 tahun di CIMB Niaga Auto Finance Cabang Lampung di bagian Remedial Officer ini meminta haknya pada perusahaan yang bernaung di Bank CIMB Niaga.

    “Awal November saya diminta secara lisan mengundurkan diri dari perusahaan tanpa pesangon sepeserpun karena dianggap tidak performa (tidak mencapai target). Saya tolak pengunduran diri ini. Padahal pada bulan Oktober lalu saya sudah mencapai target yang ditentukan oleh perusahaan,” kata dia, Rabu (7/12/22)

    Pascapenolakan itu, kata Muhar tiba-tiba ia dipanggil ke kantor mendapat surat melalui e-mail dan PDF Whatsapp (WA) dari pimpinannya, yang isinya ia dipindahkan ke Surabaya tanpa ada konfirmasi sebelumnya, Muhar pun menolak.

    “Artinya di sini ada trik perusahaan menindahtugaskan saya ke Surabaya itu upaya ‘membuang’ saya sebagai karyawan,” imbuhnya.

    “Saya pun berkonsultasi dengan orang-orang yang faham Undang-undang Ketenagakerjaan, pun disarankan membalas surat dari perusahaan, melalui e-mail dan PDF Whatsapp (WA), kemudian dapat surat panggilan satu, kemudian saya balas, saya menolak, surat kedua dibalas lagi WA, e-mail, surat, surat ketiga datang dianggap didiskualifikasi (mengundurkan diri) karena dianggap mangkir,” paparnya.

    Muhar meminta pihak CIMB Niaga Finance (Bank Niaga Company) Cabang Lampung profesional dalam menangani karyawan dan taat pada Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

    “Saya ingin jika perusahaan sudah tidak membutuhkan saya. Maka PHK saya, kembalikan hak-hak saya (pesangon sesuai UU), dan uang lembur dari tahun 2019 yang tidak pernah dibayarkan. Kadang waktu lembur Zoom Metting jam jam 9-12 malam. Padahal jam perusahaan dari jam 08:00-17:00,” ucapnya.

    Sementara pihak CIMB Niaga Finance (Bank Niaga Company) Cabang Lampung saat dikonfirmasi mengaku CIMB Niaga Auto Finance masih satu induk perusahaan Bank CIMB Niaga.

    “Masih satu grup Bank CIMB Niaga, satu ataplah. Pada intinya kita enggak tahu (masalah) yang bersangkutan (Muharlisyah), kemungkinan yang bersangkutan berhubungan langsung dengan HRD pusat, di Tanggerang,” kata dua orang yang mengaku staf CIMB Niaga Finance (Bank Niaga Company) Cabang Lampung.

    Pun mereka enggan memberikan keterangan lebih jauh ihwal permasalahan Muharlisyah dengan pihak perusahaan.

    “Kita enggak tahu yang bersangkutan (Muharlisyah) dikeluarkan atau dipaksa, kita di cabang (Lampung) enggak ada di sini (pimpinan), misalkan ada kenaikan gaji atau pangkat, atau apa langsung ke alamat tertuju, langsung ke yang bersangkutan,” ucapnya.

    Kata mereka, Muharlisyah masih ada terlihat di kantor baru-baru ini, namun mereka sesama karyawan tahunya Muharlisyah masih berstatus karyawan di perusahaan.(rls/ndi)

  • Ketua DPRD Metro Apresiasi Kegiatan KNPI Fest 2022

    Ketua DPRD Metro Apresiasi Kegiatan KNPI Fest 2022

    METRO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Tondi MG Nasution mengapapresiasi kegiatan KNPI Fest 2022.

    Hal itu diungkapkannya usai melakukan riding motor dari Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Metro menuju Sekretariat KNPI Kota Metro, Sabtu (31/12/2022).

    Tondi melakukan riding motor bersama dua komunitas motor yaitu Motor Antik Club Indonesia (MACI) dan Metro Scooter Club (MSC).

    Dalam sambutannya, Tondi mengatakan sangat menghormati dan menghargai rekan-rekan dari KNPI.

    Hal itu dibuktikan dengan dirinya yang menyempatkan hadir di acara KNPI Fest 2022 meskipun di hari libur.

    “Saya juga berterima kasih kepada KNPI, mudah-mudahan gedung ini bisa dipakai oleh semua komunitas pemuda di Metro,” ujarnya.

    Tondi berjanji akan mendukung segala bentuk kegiatan yang akan dibuat KNPI.

    “Nanti beberapa kegiatan ke depan apa yang bisa dikerjakan bersama, maka akan kita lakukan bersama,” ujarnya.

    Ia juga berharap agar apa yang sudah tersedia bisa dirawat dengan baik dan sungguh-sungguh.

    Saya mengharapkan KNPI di bawah kepemimpinan Bung Anjung akan membawa perubahan. Mudah-mudah semua komunitas akan tersampaikan pesannya agar semua bisa berkumpul di KNPI sini,” imbuhnya.

    Sementara, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, mengatakan bahwa dirinya bahagia melihat geliat perekonomian yang berjalan di KNPI Fest 2022.

    “Pemerintahan Kota Metro tentu melakukan elaborasi. Kita lihat pada titik ini sudah ada perubahan dan pembangunan dari seorang pemuda,” ucap Wahdi.

    Wahdi menjelaskan, KNPI merupakan organisasi yang menghimpun banyak organisasi kepemudaan lainnya.

    Maka dari itu, pihaknya meminta setiap pemuda yang terhimpun bisa memahami nilai-nilai tentang suatu perbedaan.

    “Jadi, KNPI harus jadi garda terdepan untuk pemuda di Kota Metro. Dengan mengucap bissmillahirahmanirrim Gedung KNPI yang baru direhabilitasi saya resmikan,” tandasnya.

    Tepisah, Ketua KNPI Kota Metro, M Lukman Sanjung mengucapkan rasa terima kasihannya kepada seluruh tamu undangan dan jajaran panitia.

    Ia mengaku, saat pertama kali mendapat amanah untuk memimpin KNPI Kota Metro merasa banyak amanah yang harus dijalankan.

    “Namun saya melihat dari sini lain, saya melihat gedung ini sangat luas dan posisi gedung ini juga berada di tengah kota, sangat strategis,” tuturnya.

    “Jadi, sekretariat KNPI rumah bersama bagi pemuda dan komunitas di Metro,” pungkasnya.

    Diketahui, pada acara puncak KNPI Fest 2022 ini, dihadiri oleh pihak eksekutif dan legislatif Kota Metro. Serta Perwakilan dari Kejari Metro yaitu Bidang Intelejen Kejari Metro Eka Adhiyaksa.

    Selain itu, hadir juga komunitas Ketua Motor Antik Club Indonesia (MACI), Candra dan Ketua Metro Scooter Club (MSC), Herli.

    Hadir juga dalam acara tersebut Sekretaris KNPI Provinsi Lampung, Eka Setiawan dan Bendahara KNPI Provinsi Lampung, Fajar Riatama. (Rendi)

  • Bimbel Platinum Referensi Tes CPNS dan Sekolah Kedinasan di Bandar Lampung

    Bimbel Platinum Referensi Tes CPNS dan Sekolah Kedinasan di Bandar Lampung

    Bandarlampung – Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Sekolah Kedinasan menjadi kebanggaan keluarga dan impian dari kebanyakan orang.

    Selain mendapatkan gaji pokok, uang pensiun yang terjamin, dan jenjang karir yang lebih jelas, status PNS ini dinilai lebih tahan gejolak ekonomi.
    Tak heran, ada ribuan sampai jutaan orang tiap tahunnya melamar tes tersebut.

    Hal ini membuat persaingan dalam tes CPNS maupun masuk Sekolah Kedinasan setiap tahunnya sangat kompetitif dan berat, melihat sedikitnya jumlah peserta yang lolos.

    Berdasarkan pengalaman Tim Bimbingan Belajar (Bimbel) Platinum yang terletak di Jalan Tamin, nomor 8, Kelurahan Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, sejak tahun 2008 telah meluluskan banyak siswa.

    Pemilik Bimbel Platinum, Zaini mengatakan,
    membuka Bimbel ini untuk kemudahan bagi calon CPNS, Sekolah Kedinasan, TNI/Polri.

    “Untuk membantu siswa untuk persiapan tes ujian kedinasan, CPNS, Polri/TNI. Khususnya bagi masyarakat Lampung,” kata Zaini, Kamis (29/12/22).

    Menurut Zaini, saat merintis usaha bimbel ini, ia terinspirasi karena masih minimnya bimbel untuk sekolah kedinasan TNI/Polri.

    “Karena dulu sangat sulit, jadi saya sendiri ada insiatif untuk membuka bimbingan belajar,” ucapnya.
    Untuk ruangan kelas kata Zaini, pihaknya sudah mempersiapkan empat ruangan untuk kegiatan bimbel, dengan waktu kegiatan belajarnya setiap sore mulai pukul 16:00-18:00,” kata Zaini.

    Ia mengaku, banyak alumninya yang sukses dari Bimbel Platinum dari berbagai sekolah kedinasan, CPNS dan TNI/Polri.

    “Alhamdulillah atas izin Allah siswa banyak yang sukses lolos tes CPNS, sekolah kedinasan dan lainnya,” katanya.

    Ia mengatakan, paling utama sebenarnya karena pengalaman di Bimbel Platinum karena sudah terbukti, perkiraan tingkat kelulusan siswa yang belajar di Bimbel Platinum mencapai 70 persen.

    “Tergantung kemampuan dan keberuntungan siswa. Kalo keunggulan di sini karena banyak persaingan sekarang disini materinya selalu update terus,” paparnya.

    Kata Zaini, saat ini sudah memiliki cabang di Kota Metro. Siswa di Bandar Lampung pun dari berbagai kabupaten/kota si di Lampung.

    “Mayoritas siswa disini dari Bandar Lampung dan dari beberapa daerah,” jelasnya (arm).

  • Tebang Lima Pohon Pisang, Dua Buruh di Bandar Lampung Diperiksa Polisi

    Tebang Lima Pohon Pisang, Dua Buruh di Bandar Lampung Diperiksa Polisi

    Cakralampung.com – Polda Lampung Tangani kasus pengrusakan 5 batang pohon pisang oleh dua buruh bangunan.

    Dua buruh bangunan hanya pekerja yang diperintah pemilik lahan yang mengantongi surat Sporadik.
    Dua buruh tersebut diperiksa penyidik Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Lampung, Jumat (30/12) sore.

    Dua buruh yakni, Nano Mugiono warga jalan Gatot Sobroto, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Teluk Betung Selatan,  dan Asep Saeful Hadi warga jalan Ikan Paus, Kalipucung, Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan.

    “Kami ini cuma buruh bangunan yang diperintah Saudara Heri (Heri CH Burmelli selaku pemilik tanah) untuk membangun pondokan di lahan itu,” kata Nano Mugiono, saat menunggu di depan ruang pemeriksaan seperti dilansir RMOL Lampung.

    Mengenai penebangan pohon pisang, lanjutnya, setelah diberitahu Heri lokasi untuk membuat pondokan, mereka langsung bekerja membersihkannya, membabat rumput termasuk pohon pisang.

    “Saat menebang pisang, saya heran tidak ada orang yang menegur atau memperingati saya. Itu sebabnya, saya berdua dengan Asep Saeful Hadi melanjutkan pekerjaan membangun pondok setelah menebang pisang. Ini panggilan pemeriksaan yang kedua. Sebelumnya, memang sudah biasa saya disuruh Saudara Heri. Tapi kok yang ini saya diperiksa, gak ngerti saya,” terang Nano Sugiono.

    “Saya juga gak ngerti ini. Saya ini niatnya cuma kerja. Kalau saya tahu dan posisinya di kampung saya sudah ganti pisangnya, biar saya gak dipanggil dan bekerja menafkahi keluarga,” tambah Asep Saeful Hadi.

    Sementara itu, Heri CH Burmelli pemilik lahan yang mengantongi surat Sporadik membenarkan, bila keduanya merupakan tukang bangunan yang dipekerjakan untuk membuat pondokan di lahan miliknya.

    “Mereka diperiksa atas dasar laporan pemilik usaha pangkalan pasir bernama, M Haeri. Mirisnya, dia (M Haeri) tidak izin numpang usaha dan menanam pisang kepada saya selaku pemilik lahan. Malah melaporkan saya dan dua tukang tersebut ke Polda Lampung,” ungkapnya.

    Heri CH Burnelli warga Bandar Lampung, menyesalkan perilaku oknum Aparat Kepolisian Polda Lampung dan oknum SPKT yang menolak laporannya.

    “Dua hari ini saya menyesalkan perilaku oknum-oknum di Polda Lampung dan beberapa oknum SPKT yang tidak menerima laporan saya tentang masalah tanah, dengan alasan saya juga dilaporkan oleh orang lain karena menebang sekitar hampir 5-10 pohon pisang di tanah,” kata Heri baru-baru ini.

    Lanjut Heri, dirinya merasa janggal kenapa permasalahan sepele seperti ini membuat dirinya masuk proses penyidikan Polda Lampung.

    “Saya merasa janggal, kenapa instansi sebesar Polda Lampung sampai ingin memproses saya, dalam proses penyidikan, dengan sangkaan pengerusakan 10 pohon pisang,” ungkap Heri.

    Lebih lanjut, Heri menegaskan, bahwasanya tanah seluas 9000 meter lebih tersebut sudah dibeli olehnya pada tahun 2012, sudah dilunasi pajaknya, dan sudah diurus Sporadiknya.

    “Heran saya, tiba-tiba saya dilaporkan oleh seorang yang menumpang ditanah saya dengan sangkaan pengrusakan 5-10 pohon pisang, awalnya saya berpikir ini bukanlah masalah serius, tapi kok lama-lama saya berpikir, kok mau Polda Lampung menanggapi laporan seperti ini,” kata Heri di dalam video yang disebar melalui media sosial.

    Masih Heri, dirinya menjelaskan, tanah yang dia beli pada tahun 2012 tersebut, didalam serifikat nya terdapat nama istri mantan Kapolresta Bandar Lampung.

    “Di sertifikat tanah yang saya beli itu ternyata ada nama istri mantan Kapolresta Bandar Lampung, berkaca dari itu lalu saya dilaporkan ke Polda Lampung yang prosesnya sekarang sudah masuk proses penyidikan dengan saya sebagai terdakwa dugaan pengrusakan 5-10 pohon pisang, yang anehnya adalah kenapa bukan pemiliknya langsung yang mengadukan, kenapa justru malah orang lain,” kata Heri.(dbs/ndi)

  • Dana Hibah Rp1,7 M Pemkab Tubaba ke Kejati Lampung, Kasi Penkum: Emang ada pengajuan?

    Dana Hibah Rp1,7 M Pemkab Tubaba ke Kejati Lampung, Kasi Penkum: Emang ada pengajuan?

    Cakralampung.com- Kejati Lampung membantah telah mengajukan proposal pembangunan masjid di komplek Kejati Lampung senilai Rp1,7.

    “Yang mengajukan siapa? Emang ada pengajuan?,” kata Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra, Kamis (29/12/22).

    Made mengaku tidak mengetahui persis Ihwal kabar hibah Rp1,7 miliar tersebut.
    “Nanti tolong konfirmasi ke pemberinya. Inikan artinya hibah, sejauh ini yang beredar (berita) katanya hibah. Baru mau proses rencana, sejauh ini kalo prosedur sesuai, ya enggak masalah, tapi kembali lagi, tanyakan ke Pemda Tubaba prosedurnya, soal pengajuan (proposal) itu, nanti saya konfirmasi dulu, apakah ada pengajuan dari kami (Kejati) di sini, setahu kami di sini belum ada,” kata Made.

    Dilansir monitor ekspres, kemampuan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Dinas PUPR diketahui dari situs LPSE, selain punya kemampuan memberikan hibah rehab masjid Kejati sebesar Rp1,7 miliar melalui APBD Tahun 2023 yang tendernya sudah selesai, ternyata tahun 2019 Pemkab Tubaba juga pernah membangun ruang periksa Kejati yang dibiayai dari APBD Tubaba sebesar hampir Rp1 miliar.

    Menurut pengamatan Lembaga Swadaya Masyarakat Informasi Sosial (LSM InfoSOS), artinya Tubaba itu punya kemampuan dan punya anggaran yang cukup banyak, sehingga dapat membantu pembangunan di luar daerah Kabupaten Tulangbawang Barat.

    Ahmad Basri atau yang lebih dikenal dengan Abbas Karta yang juga, Ketua Kajian Kritis Kebijakan Publik Pembangunan / K3PP – Tubaba berujar, belum reda kesadaran berpikir kita tentang proyek dana hibah masjid Rp1,7 miliar bersumber dari APBD 2023 Pemkab Tubaba untuk Kejati Lampung, yang kini menimbulkan protes suara kritis publik. Sayangnya suara protes publik inipun, belum mendapatkan reaksi jawaban dari Kejati, padahal itu sangat penting, sebagai pertanggung jawaban moral sebagai penegak hukum.

    Kini mencuat penemuan baru, bahwa setidaknya pada tahun 2019 Pemkab Tubaba, ternyata pernah melakukan hal yang sama ke Kejati Lampung, proyek dana hibah Rp1 miliar. Proyek dana hibah Rp1 miliar ini diperuntukan untuk membangun ruang periksa Kejati. Dana hibah Rp1 miliar tersebut jelas diambil diposisikan dari APBD.

    Ini sesuatu yang perlu ditelisik lebih dalam lagi, mengapa Pemkab Tubaba 2019 sudah memberikan dana hibah Rp1 miliar kepada Kejati Lampung. Kini diulang kembali pada tahun 2023 dana hibah Rp1,7 miliar.
    Setidaknya ini mempertegas, bahwa dana hibah, jika ditotal telah mencapai angka Rp2,7 miliar untuk Kejati Lampung. Padahal Tubaba diketahui adalah daerah otonomi baru yang sedang membangun di segala lini pembangunan. Dana Rp2,7 miliar itu bisa membangun kualitas hidup masyarakat Tubaba.

    Harus diingat bersama bahwa, Kejati Lampung merupakan simbol dari lembaga penegak hukum. Dimana fungsi tugasnya adalah mengawasi jalannya roda pembangunan, yang sedang di jalankan oleh eksekutif (Pemerintah) agar tidak terjadi pelanggaran hukum. Tidak melakukan penyimpangan pada tindak pidana yang mengarah pada perilaku korupsi.

    Sebelumnya telah dilansir berita Penjabat (PJ) Bupati Tubaba, Zaidirina, menuturkan terkait hibah rehabilitasi masjid Kajati Lampung yang diberikan Pemkab Tubaba tersebut sudah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, serta terkait realisasi ABPD Pemkab Tubaba dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

    “Memang kan ada permohonan, kemudian hasil dari tim panitia anggaran menyatakan itu layak kita bantu ya kita bantu, dan mereka kan tidak dianggarkan melalui APBN dan juga APBD Provinsi kebetulan proposal mereka masuk ya kita bantu, jadi keuntungannya bagi kita ya kita sudah membantu untuk membangun masjid,” tuturnya.

    Meski demikian banyak warga Tubaba menyayangkan hibah tersebut terlebih kabupaten Tubaba tahun 2023 mengalami defisit sebesar Rp 20 miliar, belum lagi hutang SMI yang masih harus dibayar. Sementara masih banyak kantor dinas terkait yang belum dibangun atau dibuatkan di Tubaba karena keterbatasan anggaran.(dbs/ndi)