Blog

  • BIN Daerah Lampung Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Di Kabupaten Tubaba

    BIN Daerah Lampung Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Di Kabupaten Tubaba

    TUBABA, Cakralampung– Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga Kabupaten/Kota serta Puskesmas–Puskesmas di daerah menggencarkan vaksinasi serentak di semua Kabupaten dan Kota Provinsi Lampung.

    ” Vaksinasi ini menyasar semua masyarakat kategori usia, meliputi anak usia 6–11 tahun, remaja, dewasa dan lansia. Sementara, saat ini telah muncul varian baru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Binda Lampung berupaya mencegah penyebaran varian baru Covid-19 tersebut,” ujar Kabinda Lampung Iwan Satriawan, Sabtu (25/6/2022) saat monitoring Vaksin Covid-19 Binda Lampung di PKM Margo Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) Tubaba.

    Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Presiden Joko Widodo meminta BIN melanjutkan percepatan vaksinasi dengan target seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo tersebut, Kepala BIN Bapak Jenderal Pol. (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. memerintahkan seluruh Binda untuk melakukan vaksinasi dengan target 40 juta dosis di seluruh Indonesia termasuk Binda Lampung dengan 1.440.000 dosis hingga akhir tahun 2022.

    Kabinda Lampung juga menjelaskan, bahwa saat ini sudah muncul varian baru dari Covid–19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia. Sedangkan di Provinsi Lampung masih belum ditemukan. Meskipun para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya, Binda Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya. Hal ini mendorong Binda Lampung menggencarkan vaksinasi terutama pada vaksin ketiga (Booster) yang masih rendah di Provinsi Lampung.

    ” Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker saat berada di luar terbuka yang tidak ramai, tetapi vaksinasi terus kita lakukan agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat, dan Alhamdulillah untuk Provinsi Lampung sudah mencapai target dari Presiden yaitu vaksin kedua sebesar 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen. Kita kejar capaian vaksinasi ketiga sehingga proses transisi pandemi ke endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa yang semakin mendekati kehidupan normal saat ini,” kata Kabinda Lampung menambahkan.

    Binda Lampung mengharapkan kesadaran masyarakat di Provinsi Lampung bahwa betapa pentingnya vaksinasi hingga dosis ketiga sebagai penguatan kekebalan imunitas masyarakat serta tetap menerapkan protokol kesehatan setidaknya dengan memakai masker dan mencuci tangan.(Snr/Asf)

  • Pemprov Lampung Selenggarakan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

    Pemprov Lampung Selenggarakan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

    LAMPUNG – Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Freddy membuka Acara Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill, Rabu (22/06/2022).

    Hadir dalam Acara Sekretaris Bappeda, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Karo Organisasi, Sekretaris Inspektorat, dan perwakilan dari Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

    Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dalam laporannya menyampaikan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini adalah untuk mengukur capaian penerapan SPBE pada Pemerintah Provinsi Lampung Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung, dan pemerintah, Meningkatkan Pemahaman terhadap Kepatuhan SPBE yaitu Peta rencana SPBE, Arsitektur SPBE, dan pedoman Manajeman SPBE untuk menuju indeks SPBE yang optimal, dan merencanakan kinerja SPBE/ Penerapan SPBE melalui Prioritas Tematik Layanan Digital.

    Adapun narasumber pada kegiatan Workshop ini berasal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Kegiatan sosialisasi diikuti sebanyak 40 orang yang berasal dari Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

    Plh. Sekdaprov Lampung, Fredy dalam sambutannya menyampaikan bahwa akselerasi pembangunan aparatur negara dilakukan melalui program reformasi birokrasi sebagaimana ditetapkan dalam Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam rangka mencapai birokrasi berkelas dunia, dimana tata kelola pemerintahan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta kualitas pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan terjangkau.

    Dengan perkembangan teknologi 4.0, program reformasi birokrasi didorong melalui penerapan SPBE, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Instansi Pemerintah, Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha, dan masyarakat.

    Pemantauan dan Evaluasi SPBE 2022 bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan SPBE pada Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat berkontribusi pada kemajuan reformasi birokrasi. Pemantauan dan Evaluasi SPBE ini, dilakukan dengan mengukur tingkat kematangan (maturity level) penerapan SPBE pada yang direpresentasikan dalam bentuk nilai indeks SPBE.

    Menurutnya, kunci sukses penyelenggaraaan SPBE yang baik terletak pada bagaimana mengelola penyelenggaraan pemerintahan pada praktek manajemen yang dilaksanakan oleh para penyelenggara pemerintahan. Dengan menerapkan dan mengutamakan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

    Oleh karena itu, peningkatan pelayanan publik melalui SPBE merupakan muara/outcome pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan standar pelayanan yang baik yang diharapkan dapat mendorong percepatan terwujudnya meningkatkan kualitas dan good governance untuk pemerataan pelayanan publik melalui SPBE. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

  • Wagub Chusnunia Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung

    Wagub Chusnunia Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung

    LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung, sekaligus Vaksinasi Perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1, di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Sabtu (25/06/2022).

    Dalam amanatnya Wagub Chusnunia menyampaikan bahwa apel ini adalah sebagai tanda dimulainya vaksinasi PMK tahap 1 di Provinsi Lampung.

    “Vaksinasi ini dilakukan sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Lampung secara terpadu serta meningkatkan peran serta masyarakat kita dalam melakukan pengendalian PMK ini,” ucap Wagub.

    Menurut Wagub, meskipun PMK ini tidak dapat ditularkan kepada manusia, namun penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak.

    Saat ini, Menurut Wagub terdapat 5 Kabupaten/Kota yang terdampak PMK, yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.

    Hingga tanggal 24 mei 2022 ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati 4 ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor.

    Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung bersama dengan Dinas Peternakan Kabupaten / Kota bersama dengan pihak terkait lainnya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK di Provinsi Lampung.

    Diantaranya adalah dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah suspek ke kabupaten lainnya.

    “Hari ini kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat dan akan disistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” ucap Chusnunia

    “37 ribu vaksin ini merupakan jumlah vaksin terbesar di Sumatera dan Luar Pulau Jawa yang didistribusikan oleh Pemerintah, sebagi bentuk perhatian Pemerintah terhadap Provinsi Lampung, karena Lampung ini adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia,” lanjut Wagub

    Adapun kegiatan vaksinasi PMK ini akan dilakukan mulai tanggal 25 juni hingga 7 juli 2022, dan pelaksanaanya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di Kabupaten/Kota dengan melibatkan peran serta dan partisipasi masyarakat.

    “Peruntukan vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan yang sehat dan beresiko tertular PMK, jadi yang sehat juga harus di vaksin, semoga penanggulangan PMK ini dapat berjalan lancar dengan target coverage 70% hewan-hewan di Lampung dapat tercapai,” pungkas Wagub Chusnunia.

    Usai melaksanakan Apel, Wagub Chusnunia bersama dengan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, dan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjend Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tri Melasari melakukan penyerahan Vaksin PMK kepada 15 Kabupaten/Kota.

    Wagub juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1 di Kampung Dono Arum secara simbolis kepada beberapa ekor sapi, dan kepada pemilik sapi tersebut langsung diserahkan sertifikat vaksin. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polres Tubaba Gelar Jalan Sehat dan Senam Aerobik.

    Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polres Tubaba Gelar Jalan Sehat dan Senam Aerobik.

    TUBABA, (Cakralampung)—Rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung menggelar jalan sehat dilanjutkan dengan senam aerobik bersama. Sabtu (25/06/2022).

    Peserta kegiatan terdiri dari personel dan pejabat utama Polres Tulang Bawang Barat dan ibu Bhayangkari.

    Sedangkan start rute jalan sehat kurang lebih 1kilometer yang mulai dari Mapolres Tubaba melintas dijalur dua dan balik arah lagi Mapolres Tubaba kembali.

    Menurut Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sunhot P. Silalahi ,S.I.K.,M.M ,yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Gusti Iwan Wijaya, S.H, M.Si menerangkan banyak manfaat yang didapat dalam jalan sehat dan senam bersama yakni menjaga kebugaran dan kondisi tubuh sekaligus menjadi ajang silaturrahmi, karena hampir 2 tahun ini tidak pernah dilaksanakan.

    “Meski terlihat hujan, namun semangat kami tetap melaksanakan jalan sehat dan senam bersama” ucapnya

    Masih lanjut Waka Polres “Diharapkan pula, sinergitas Personil POLRI tetap terjaga dalam mendukung program Polri Presisi menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-76 nanti,” ungkapnya

    Meski sempat vakum akibat wabah pandemi, kegiatan ini diikuti seluruh peserta dengan antusias dan penuh semangat. Kekompakan, keceriaan dan kebersamaan terlihat dari wajah para peserta.

    Rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-76 tahun 2022 diselenggarakan oleh Polres Tulang Bawang Barat secara sederhana namun tidak mengurangi makna dan sejarah yang terkandung didalamnya.

    Rangkaian kegiatan lainnya juga sudah direncanakan, kami telah membentuk panitia agar rangkaian acara Hari Bhayangkara ke-76 hingga puncaknya tanggal 1 Juli nanti berjalan dengan lancar,” kata Kompol Gusti.(rls/Snr/Asf).

  • Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Bersama PT Pelindo Persero Regional II Panjang Salurkan Bantuan Program SIGER

    Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Bersama PT Pelindo Persero Regional II Panjang Salurkan Bantuan Program SIGER

    Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal kembali menyalurkan bantuan 170 paket sembako melalui program Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat (SIGER ) bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

    Gerakan SIGER (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat) adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, kegiatan ini berupa bakti sosial yang membantu menyalurkan bahan pokok dan tali kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Ketua TP. PKK Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan secara simbolis berupa Bahan Pokok kepada perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, dan perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung.

    Dalam kesempatan yang sama, PT Pelindo Persero Regional II Panjang juga memberikan bantuan melalui kegiatan SIGER.

    Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pelindo Persero Regional II Panjang dalam program peningkatan kapasitas disabilitas.

    PT Pelindo Persero Regional II Panjang melalui kegiatan SIGER memberikan bantuan berupa 20 kursi roda anak, 20 kursi roda dewasa, 20 alat bantu dengar, 20 tripot. Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung kepada perwakilan penerima.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kerjasama semua pihak.

    “Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang, yang dalam kesempatan ini memberikan bantuan peralatan bagi para penyandang disabilitas sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.”ungkapnya.

    “Insya Allah dengan semangat dan kerjasama kita semua, kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik menuju Lampung Berjaya.” tambahnya.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Keuangan & SDM PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang Bedjo Waluyo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung, dan segenap jajaran pengurus TP. PKK Provinsi Lampung.(Diskominfotik Provinsi Lampung)

  • Silaturahmi Gubernur Lampung bersama Gubernur Kepri Berlangsung Hangat, Pemprov Lampung Jajaki Kerjasama Pembangunan Berbagai Sektor Strategis

    Silaturahmi Gubernur Lampung bersama Gubernur Kepri Berlangsung Hangat, Pemprov Lampung Jajaki Kerjasama Pembangunan Berbagai Sektor Strategis

    Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi didampingi Assisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, beberapa pimpinan perbankan di Provinsi Lampung, dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, melakukan silaturahmi bersama Gubernur Kepulauan Riau dan jajaran, bertempat di Hotel Natra Bintan, Sabtu (25/06/2022).

    Gubernur Kepulaun Riau Ansar Ahmad dalam kesempatan tersebut didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Plt. Bupati Bintan Roby Kurniawan, Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Cabang BI Kepri, Kepala PTSP, Kadis Kominfo, Staf Khusus Gubernur Kepri, Kepala RSUD Kepri, Kadis Pemuda dan Olahraga, dan Kadis Perindag Provinsi Kepri.

    Disampaikan Gubernur Kepri bahwa Provinsi Kepri merupakan kawasan investasi yang berkembang pesat, disamping sebagai jalur perlintasan ekonomi dan perdagangan dunia. Kepulauan Riau merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan.

    Dengan jumlah pulau sebanyak 2.480 buah dan sebanyak 379 pulaunya berpenghuni, Provinsi Kepri menjadi sebuah wilayah yang potensial di sektor pariwisata.

    “Potensi Kepri sangat besar, Pemerintah Daerah terus berupaya melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber daya, terutama di sektor pariwisata dan industri”, ungkap Ansar

    Gubernur Kepri berharap dengan pertemuan dan kerjasama ini dapat membangun sinergi untuk membangkitkan kembali Industri pariwisata yang beberapa waktu lalu terdampak Covid-19 dan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata nasional.

    Sementara Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutan dihadapan Gubernur Kepri dan jajaran menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi untuk membangun kerjasama antara Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Riau demi mendorong kemajuan perekonomian kedua Provinsi.

    “Dengan pertemuan ini, Saya berharap akan ada kerjasama yang terbangun diberbagai sektor, seperti industri, perdagangan dan terutama sektor pariwisata”, ucap Arinal.

    Secara geografis Lampung dan Kepri memiliki beberapa kesamaan, yaitu memiliki wilayah laut yang dapat dimanfaatkan sumber dayanya.

    Dalam kesempatan tersebut Gubernur Arinal juga menyampaikan berbagai potensi di Provinsi Lampung yang dapat dijajaki kemungkinannya untuk dilakukan kerjasama.

    Berbagai komoditas unggulan Provinsi Lampung, seperti Kopi, tebu, jagung dan ternak sangat dimungkinkan untuk dibangun kerjasamanya.

    Menurutnya, dengan pembangunan infrastruktur tol dari provinsi Lampung hingga Provinsi Sumatera Selatan memberikan dampak signifikan dibidang transportasi, sehingga

    hubungan antar pulau – pulau terdekat mengalami perkembangan dan menjadi salah satu sarana dan peluang untuk dibangun kerjasama.

    Gubernur Arinal berharap Pengembangan jalur transportasi laut antara Provinsi Lampung dan Provinsi Kepulauan Riau juga dapat dijajaki, guna mendukung pembangunan disektor perekonomian, perdagangan dan pariwisata.

    Gubernur berharap pertemuan kali ini menjadi momentum kebangkitan provinsi Lampung dan Kepri untuk membangun kerjasama diberbagai sektor dan tentunya akan memberikan sumbangsih kepada bangsa. (ida/kominfotik)

  • Wagub Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi PMK di Lampung Tengah

    Wagub Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi PMK di Lampung Tengah

    LAMPUNG TENGAH – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung, sekaligus Vaksinasi Perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1, di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Sabtu (25/06/2022).

    Dalam amanatnya Wagub Chusnunia menyampaikan bahwa apel ini adalah sebagai tanda dimulainya vaksinasi PMK tahap 1 di Provinsi Lampung.

    “Vaksinasi ini dilakukan sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Lampung secara terpadu serta meningkatkan peran serta masyarakat kita dalam melakukan pengendalian PMK ini,” ucap Wagub.

    Menurut Wagub, meskipun PMK ini tidak dapat ditularkan kepada manusia, namun penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak.

    Saat ini, Menurut Wagub terdapat 5 Kabupaten/Kota yang terdampak PMK, yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.

    Hingga tanggal 24 mei 2022 ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati 4 ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor.

    Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung bersama dengan Dinas Peternakan Kabupaten / Kota bersama dengan pihak terkait lainnya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK di Provinsi Lampung.

    Diantaranya adalah dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah suspek ke kabupaten lainnya.

    “Hari ini kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat dan akan disistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” ucap Chusnunia

    “37 ribu vaksin ini merupakan jumlah vaksin terbesar di Sumatera dan Luar Pulau Jawa yang didistribusikan oleh Pemerintah, sebagi bentuk perhatian Pemerintah terhadap Provinsi Lampung, karena Lampung ini adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia,” lanjut Wagub

    Adapun kegiatan vaksinasi PMK ini akan dilakukan mulai tanggal 25 juni hingga 7 juli 2022, dan pelaksanaanya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di Kabupaten/Kota dengan melibatkan peran serta dan partisipasi masyarakat.

    “Peruntukan vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan yang sehat dan beresiko tertular PMK, jadi yang sehat juga harus di vaksin, semoga penanggulangan PMK ini dapat berjalan lancar dengan target coverage 70% hewan-hewan di Lampung dapat tercapai,” pungkas Wagub Chusnunia.

    Usai melaksanakan Apel, Wagub Chusnunia bersama dengan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, dan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjend Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tri Melasari melakukan penyerahan Vaksin PMK kepada 15 Kabupaten/Kota.

    Wagub juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1 di Kampung Dono Arum secara simbolis kepada beberapa ekor sapi, dan kepada pemilik sapi tersebut langsung diserahkan sertifikat vaksin. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

  • BIN Daerah Lampung Akselerasi Capaian Vaksinasi COVID-19 Di Tubaba

    BIN Daerah Lampung Akselerasi Capaian Vaksinasi COVID-19 Di Tubaba

    TUBABA,(Cakralampung)—Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Lampung mengakselerasi capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan menggelar vaksinasi massal.
    Vaksinasi yang menyasar semua sasaran penerima vaksin dari anak usia 6 sampai 11 tahun, remaja, dewasa, dan lansia untuk vaksin dosis satu, dua dan booster.

    ” Presiden Republik Indonesia
    Ir. Joko Widodo meminta BIN terus melakukan percepatan vaksinasi pada tahun 2022 dengan target seluruh lapisan masyarakat,” kata Kabinda Lampung, Iwan Satriawan, Jumat (24/6/2022) saat monitoring giat vaksinasi Covid-19 yang diadakan BIN Daerah Lampung bersama PKM Margodadi dan Pemerintah Tiyuh Margodadi, Kecamatan Tumijajar Tubaba.

    Akselerasi capaian vaksinasi di Kabupaten Tubaba, dan Lampung pada umumnya, sesuai arahan Presiden RI kepada Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan. BIN Daerah Lampung, terus mendorong capaian vaksinasi booster yang masih rendah di Provinsi Lampung, sehubungan dengan munculnya varian baru Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

    ” Di Provinsi Lampung masih belum ditemukan. Meskipun para ahli kesehatan menerangkan jika varian baru tersebut tidak memiliki bahaya seperti varian sebelumnya, BIN Lampung tetap mengantisipasi munculnya varian lain yang lebih berbahaya,” terang Kabinda Lampung menambahkan.

    Kebijakan Pemerintah yang melonggarkan aturan pemakaian masker, lanjutnya, harus diimbangi dengan capaian vaksinasi agar kualitas kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat.

    ” Alhamdulillah untuk Provinsi Lampung sudah mencapai target dari Presiden RI yaitu vaksin kedua sebesar 72,59 persen, sedangkan vaksin ketiga masih 13,16 persen,” jelasnya.

    Kepala BIN Lampung menyampaikan pihaknya akan terus mendorong peningkatan capaian vaksinasi booster agar proses transisi pandemi menuju endemi dapat berjalan sesuai dengan harapan.

    ” Sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman di masa kehidupan yang semakin mendekati normal saat ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.(Snr/Asf)

  • Ketua TP. PKK dan Kepala BNN Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    Ketua TP. PKK dan Kepala BNN Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    Bandarlampung – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Kepala BNN Provinsi Lampung melaksanakan Penandatanganan Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

    Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani TP PKK Pusat dengan Kepala BNN RI tentang Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika pada acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tanggal 8 Maret 2022 yang lalu.

    Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNN Provinsi Lampung yang telah berupaya secara bersama – sama dengan seluruh jajaran pengurus PKK Provinsi Lampung untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkotika yang salah satunya melalui upaya sosialisasi dan sinkronisasi program yang merujuk pada kerjasama yang telah dilakukan oleh TP. PKK Pusat dan BNN RI.

    “Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan kebulatan tekad dan komitmen Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan keluarga”, ucap Riana Sari Arinal.

    Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK juga berharap momen ini dapat menjadi sinergi antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNN Provinsi Lampung. “Semoga momen ini menjadi awal sinergi yang lebih baik antara TP PKK Provinsi Lampung dengan BNN Provinsi Lampung dalam mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju”, pungkasnya.

    Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Edi Swasono juga menyampaikan ungkapan terimakasihnya, “Kami, BNN mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan, mudah-mudahan dengan kehadiran kolaborasi dengan PKK ini dapat menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang tangguh, dan keluarga yang bebas narkoba.” ucapnya.

    Hadir dalam acara, Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan segenap jajaran Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung. (Diskominfotik Provinsi Lampung)

  • Walikota Resmikan Masjid, Balai Adat dan Gapura Cagar Budaya Tiuh Kedamaian

    Walikota Resmikan Masjid, Balai Adat dan Gapura Cagar Budaya Tiuh Kedamaian

    Cakralampung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meresmikan Masjid Jami’ Al-Ishlah, Balai Adat dan Gapura Cagar Budaya Tiuh Kedamaian Marga Balaw Bandar Lampung. Yang berlokasi di Jalan Putri Balau No. 14 Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Jum’at (24/6/2022).

    “Hari ini kita peresmian masjid Jami Al Ishlah, Gapura agung dan juga Balai Adat,” kata Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

    Lebih lanjut, Ia berharap agar masjid ini bisa dimanfaatkan untuk semua masyarakat kota maupun luar kota bandar Lampung.

    “Semoga ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bandar Lampung dan siapa pun yang datang kemari untuk beribadah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, pada tahun 2023 pihaknya berencana akan menganggarkan untuk Rumah Adat yang ada di Kota Bandar Lampung.

    “Insyaallah tahun depan 2023 nanti Pemkot Bandar Lampung akan menganggarkan untuk rumah adat di kota Bandar Lampung yang berlokasi di kedamaian, Telukbetung, dan di seluruh kota Bandar Lampung,” ungkapnya.

    Menurutnya, hal itu dilakukan agar semua masyarakat bisa mengetahui budaya yang ada di Kota Bandar Lampung. “Meski kita berada di Kota namun kita tetap menomorsatukan budaya dan harus kita pertahankan. Supaya, anak-anak kita paham akan leluhur kita,” tutur dia.

    Selain itu, Ia menyampaikan akan memberikan bantuan sebesar Rp. 200 juta untuk masjid dan rumah adat.

    “Kita memberikan bantuan operasional ke masjid sebesar Rp150 juta dan balai adat Rp50 juta. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” pungkasnya. (asr/asf)