Blog

  • Bunda Eva Yakin Kota Karang Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Sumatera

    Bunda Eva Yakin Kota Karang Wakili Lampung di Lomba Kelurahan Tingkat Sumatera

    Cakralampung. Com -Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menghadiri penilaian atau klarifikasi lapangan dalam rangka lomba desa atau kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022, di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kelurahan Kota Karang, Jum’at (24/6/2022).

    Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana optimis jika Kelurahan Kota Karang bisa mewakili Provinsi Lampung pada lomba kelurahan tingkat regional Sumatera.

    “Dengan adanya lomba kelurahan ini diharapkan kelurahan pinggiran bisa merasakan smart city,” kata Eva Dwiana.

    Menurutnya, smart city masih terkendala dengan sumber daya manusia. Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait pelayanan yang berbasis online.

    “Tingkat RT kita berikan pelatihan agar pelayanan bisa online, dan kita sosialisasi kepada masyarakat agar mengakses pelayanan secara online,” ujarnya.

    Sementara itu, tim penilaian dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syaiful Dermawan mengatakan, penilaian yang akan dilakukan dimulai dari masalah posyandu, UKM termasuk juga administrasi yang ada di kelurahan serta pemberdayaan masyarakat.

    “Ada berapa indikator sekitar 400 an, kota karang ini wakilnya dari Bandar Lampung. Ada 15 Kabupaten Kota yang ikut, tapi untuk Kelurahan tidak di adu dengan Desa. Jadi yang kelurahan hanya Bandar Lampung dan Metro. Kalau desa tidak di satukan untuk penilaian nya,” kata Syaiful Dermawan.

    Ia menambahkan, ketika sudah mendapatkan pemenang nantinya akan dibawa ke tingkat Nasional.

    “Kita bawa ke Nasional, nanti disana kita regional sumatera di kementerian PMD. Jadi begitu ada pemenang langsung diadakan pembinaan yang intensif, dari provinsi akan turun juga mengadakan pembinaan persiapan untuk lomba di jakarta, dan mungkin mereka juga akan meninjau kesini,” ujarnya.

    Menurutnya, potensi kota karang sendiri, memang memiliki potensi yang bagus pada centra UMKM.

    “Daerah UMKM nya memang punya potensi yang bagus. Jadi kalau itu kita tingkatkan lagi bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (asr/asf)

  • DPRD Tuba Gelar Paripurna LKPj APBD TA 2021

    DPRD Tuba Gelar Paripurna LKPj APBD TA 2021

    Cakralampung.com – Dalam Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 Bupati Tulangbawang Hj Winarti Bacakan Laporan APBD pada Rapat Paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang, Selasa (21/6).

    Pada rapat paripurna tersebut Bupati Tulangbawang Hj Winarti didampingi Forkopimda Plus Kabupaten Tulangbawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang, para pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

    Bupati Tulangbawang Hj Winarti sampaikan 7 Komponen Laporan Keuangan. Adapun ketujuh komponen Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2021 tersebut, telah diperiksa oleh BPK-RI dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    Sehingga Kabupaten Tulangbawang berhasil meraih WTP untuk yang ke-delapan kalinya secara berturut-turut.

    Dalam Rapat Paripurna DPRD, dalam LPP APBD T.A 2021 yang disampaikan kepada DPRD, Bupati Tulangbawang menguraikan secara rinci tentang pengelolaan dan realisasi APBD Kabupaten Tulangbawang Tahun Anggaran 2021 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Serta dengan 25 Program unggulan Bergerak Melayani Warga per 31 Desember 2021 Kabupaten Tulangbawang mempunyai kemampuan pengelolaan keuangan daerah yang sangat baik.

    “Dengan kerjasama kita selama ini,Kabupaten Tulangbawang Mendapatkan Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-8 kalinya. Terimakasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang dan semua Pihak,tanpa Sinergi DPRD Kabupaten Tulangbawang Proses Pembangunan serta Pelaporan Keuangan di Kabupaten tidak dapat diselesaikan dengan baik, “kata Bupati.

    Bupati Tulangbawang Hj Winarti juga berharap dengan sinergi baik ini dapat lebih meningkatkan keberhasilan Kabupaten Tulangbawang kedepannya.

    “Saya berharap semua Elemen yang bersinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang Selalu Fokus pada Pelayanan dengan 25 Program BMW yang Pro rakyat demi Mewujudkan Kabupaten Tulangbawang yang aman mandiri dan sejahtera, “tutupnya. (Adv)

  • LPAI Tubaba Apresiasi Bimtek KHA Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak

    LPAI Tubaba Apresiasi Bimtek KHA Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak

    TUBABA(Cakralampung)–Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Tulang bawang Barat (Tubaba) mengapresiasi kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) dan Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) yang digelar oleh Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 1 Tubaba, Jum’at pagi (24/6) di Aula Spektrum MAN 1 Tubaba, Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang bawang Tengah (TBT).

    ” LPAI Tubaba sangat mengapresiasi kegiatan ini, diharapkan melalui kegiatan KHA ini dapat memberikan pemahaman yang searah dengan regulasi aturan terkait hak anak dan standarisasi satuan pendidikan ramah anak di Tubaba,” kata ketua LPAI Tubaba, Saharuddin Nur, SE didampingi Sekretaris H. Aristusyah, S.Ag kepada sejumlah wartawan seusai kegiatan opening ceremony acara dimaksud.

    Sementara itu,dalam sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tubaba H.M.Isa, S.Ag., M.Pd.I  mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta bimtek yang hadir demi mewujudkan Kabupaten Tubaba Layak Anak.

    ” Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan, saling bahu-membahu berjuang untuk mewujudkan tujuan madrasah yang bermartabat dan bermoral, serta layak anak untuk Kabupaten Tubaba Layak Anak,” ungkapnya seraya membuka secara resmi kegiatan Bimtek KHA itu.

    Dalam sambutannya, Imam Kahfi Kepala MAN 1 Tubaba melaporkan kegiatan itu diikuti oleh 30 peserta yakni kepala Madrasah Aliyah (MA) se-Tubaba dan seluruh guru MAN 1 Tubaba yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 24-26 Juni 2022 dengan menghadirkan fasilitator nasional.

    ” Melalui kegiatan ini, kami berharap semua peserta bisa memahami teori-teori atau dasar-dasar pelayan tanpa kekerasan terhadap anak serta mampu mengimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga sekolah ramah anak di MAN 1 Tubaba bisa diwujudkan,” harapnya.

    Pantauan kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala kantor Kemenag Tubaba. H.M.Isa, S.Ag., M.Pd.I, fasilitator nasional, Kepala seksi Pendis Kemenag Tubaba, dr. Wita Hestriani, M.Kes mewakili Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ketua LPAI Tubaba Saharuddin Nur, SE dan Sekretaris H. Aristusyah, S.Ag, Camat Tulangbawang Tengah Achmad Nazaruddin, S.IP.,M.IP diwakili Stap, Kepala MAN 1 Tubaba Imam Kahfi, Pokjawas, dan K3M-MA Kabupaten Tulangbawang Barat serta peserta Bimtek dan tamu undangan lainya, berlangsung dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(Snr/Asf)

  • KETUA TP. PKK PROVINSI LAMPUNG BERSAMA PT PELINDO PERSERO REGIONAL II PANJANG SALURKAN BANTUAN PROGRAM SIGER

    KETUA TP. PKK PROVINSI LAMPUNG BERSAMA PT PELINDO PERSERO REGIONAL II PANJANG SALURKAN BANTUAN PROGRAM SIGER

    Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal kembali menyalurkan bantuan 170 paket sembako melalui program Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat (SIGER ) bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

    Gerakan SIGER (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat) adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, kegiatan ini berupa bakti sosial yang membantu menyalurkan bahan pokok dan tali kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Ketua TP. PKK Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan secara simbolis berupa Bahan Pokok kepada perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, dan perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung.

    Dalam kesempatan yang sama, PT Pelindo Persero Regional II Panjang juga memberikan bantuan melalui kegiatan SIGER.

    Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pelindo Persero Regional II Panjang dalam program peningkatan kapasitas disabilitas.

    PT Pelindo Persero Regional II Panjang melalui kegiatan SIGER memberikan bantuan berupa 20 kursi roda anak, 20 kursi roda dewasa, 20 alat bantu dengar, 20 tripot. Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung kepada perwakilan penerima.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kerjasama semua pihak.

    “Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang, yang dalam kesempatan ini memberikan bantuan peralatan bagi para penyandang disabilitas sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.”ungkapnya.

    “Insya Allah dengan semangat dan kerjasama kita semua, kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik menuju Lampung Berjaya.” tambahnya.

    SDM PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang Bedjo Waluyo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung, dan segenap jajaran pengurus TP. PKK Provinsi Lampung.

  • Gubenur Arinal bersama KORMI Lampung Lepas 542 Peserta Fornas ke VI di Palembang

    Gubenur Arinal bersama KORMI Lampung Lepas 542 Peserta Fornas ke VI di Palembang

    BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Lampung melepas 542 peserta kontingen Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI di Sumatera Selatan, pelepasan dilakukan di halaman Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (24/06/2022).

    Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi menyerahkan Bendera Kormi kepada Ketua Kormi Lampung dan mengenakan Jaket Fornas kepada perwakilan peserta sebagai tanda pelepasan kontingen Kormi Lampung.

    “Memang bukan jenjang prestasi, sifatnya festival, tapi menjaga hubungan baik antar provinsi, menjaga nama baik provinsi, itu juga prestasi yang sangat membanggakan,” ucap Gubernur.

    “Saya sengaja ingin melakukan pelepasan secara langsung, karena saya ingin oleh raga ini menjadi media dalam merekatkan rasa persaudaraan,” lanjut Gubernur.

    Kemudian, Gubernur juga berharap agar target 5 besar Nasional yang ditargetkan Kormi pada ajang Fornas VI di Sumsel dapat diraih.

    “Koni Lampung kemarin PON masuk 10 Besar, Nah sekarang Kormi target 5 besar, semoga Kormi bisa betul-betul membuktikan dan mengharumkan nama Lampung,” tegas Arinal.

    Sementara itu, menurut Ketua Umum Kormi Lampung, Ansori Djausal, FORNAS VI akan di selenggarakan 1-7 Juli 2022, di Kabupaten Ogan Ilir tepatnya di KPT Tanjung Senai.

    Untuk itu, Kormi mengirimkan 542 peserta Kontingen Fornas VI, yang terdiri dari atlet dan official, yang rencananya akan mengikuti kompetisi di 36 Induk Olahraga (Inorga) dari 55 Inorga yang dilombakan.

    “Hari ini pak Gubernur melepas 542 peserta kontingen Fornas VI, semoga kita bisa memberikan yang terbaik, dan target 5 besar nasional bisa kita raih,” pungkas Ansori Djausal.

  • Buka Acara Puncak GenRe Award 2022, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Generasi Muda Wujudkan Generasi Remaja Berkualitas

    Buka Acara Puncak GenRe Award 2022, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Generasi Muda Wujudkan Generasi Remaja Berkualitas

    Bandarlampung -Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, membuka Acara Puncak GenRe (Generasi Berencana) Awards Provinsi Lampung Tahun 2022, bertempat di Swiss Bell Hotel Bandar Lampung, Kamis (23/06/2022).

    Hadir dalam acara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Drs. Rudy Budiman, Kepala BNN Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi dan sekolah di Provinsi Lampung, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung.

    Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan program yang dikembangkan oleh BKKBN sebagai salah satu upaya untuk membantu remaja agar memiliki perencanaan kehidupan yang baik serta memiliki pengetahuan, kesadaran sikap serta perilaku kehidupan yang sehat dan bertanggung jawab.

    Berbagai kegiatan yang dilakukan dalam Program GenRe difokuskan pada Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) dengan tujuan agar remaja terhindar dari perilaku beresiko, yaitu Pernikahan usia anak, dimana usia ideal untuk menikah adalah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki- laki, seks sebelum menikah, dan penyalahgunaan NAPZA.

    Saat ini, pemerintah Indonesia sedang menggalakkan upaya penurunan prevalensi stunting dimana ditargetkan menjadi 14% di tahun 2024. Kondisi anak yang stunting sulit untuk diperbaiki, sehingga menjadi hal yang sangat penting adalah bagaimana mencegah terjadinya stunting. Dan dalam hal ini, remaja memiliki peran yang penting dalam pencegahan kondisi stunting di Indonesia, yaitu melalui Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).

    Sebagai upaya dalam mencapai generasi remaja yang berkualitas melalui promosi dan pemahaman program GenRe, maka diperlukan figur motivator dari dari kalangan remaja. Figur motivator inilah yang akan menjadi wakil atau Duta GenRe.

    Dengan adanya Duta GenRe, sosialisasi dan promosi program di lingkungan remaja akan lebih efektif karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja.

    “Melalui kesempatan yang baik ini, saya berharap kepada seluruh peserta agar mampu menjadi agen pembaharuan yang dapat membantu mempromosikan dan mensosialisasikan program GenRe kepada remaja di Provinsi Lampung, demi menyongsong Bonus Demografi dan Generasi EMAS 2045. Ibu yakin bahwa anak-anakku yang hadir hari ini adalah putra putri Lampung terbaik,” paparnya.

    Riana Sari Arinal juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R), Bina Keluarga Remaja (BKR), Forum GenRe dan GenRe Competition yang telah terpilih sebagai pemenang. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

  • PROVINSI LAMPUNG SUKSES GELAR GERNAS BANGGA BUATAN INDONESIA DI KABUPATEN PESAWARAN

    PROVINSI LAMPUNG SUKSES GELAR GERNAS BANGGA BUATAN INDONESIA DI KABUPATEN PESAWARAN

    Gernas BBI merupakan Program yang mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk lokal. Melalui kampanye gerakan ini, diharapkan perekonomian domestik dapat meningkat.

    Sementara Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) adalah upaya Pemerintah Indonesia untuk memulihkan perekonomian, terutama di masa pandemi Covid-19 dengan mengkampanyekan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

    Pulau Tegal Mas dipilih oleh Kemenperin sebagai lokasi acara penyelenggaraan Gernas BBI dan Gernas BBWI Lagawi Fest 2022, selain untuk mendukung kemajuan UMKM lokal juga untuk mendukung kebangkitan sektor pariwisata domestik.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Karta Sasmita, mengungkapkan, dalam rangka mendukung tujuan Gernas BBI untuk menaikkan jumlah Artisan Indonesia (UMKM/IKM) hingga 30 juta yang onboarding di _marketplace_  pada tahun 2023, Kementerian Perindustrian konsisten memberdayakan pelaku IKM melalui penguasaan teknologi _e-business_ melalui Program e-Smart IKM.

    “Program e-Smart IKM Kemenperin telah berjalan sejak tahun 2017, dan sampai saat ini telah melatih 22.515 pelaku Industri Kecil dan Menengah di seluruh Indonesia,” kata Menperin.

    Merujuk laman esmartikm.id ini pula, Kemenperin menggelar penjaringan IKM Lampung pada tanggal 27 Februari – 6 Maret 2022 dan menghasilkan 478 IKM pendaftar.

    Selanjutnya, tim Ditjen IKMA Kemenperin bersama Bank Indonesia Lampung, Dekranasda Provinsi Lampung, Dinas Perindag Provinsi Lampung menggelar kurasi pada 13-14 Maret 2022 untuk menentukan 30 IKM terpilih yang berhak menjalani pendampingan intensif.

    Adapun pendampingan intensif yang diberikan berupa pendampingan digital dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan daya saing, fasilitasi (HACCP, SKKNI, TKDN, _test report_, Desain Kemasan dan Merek), serta publikasi melalui berbagai media. Selain itu, 30 IKM terpilih Lagawi Fest juga difasilitasi dengan pameran offline pada tanggal 1 – 6 Juni 2022 di Mall Kota Kasablanka Jakarta, yang menghasilkan total penjualan selama 5 hari sebesar Rp210,9 juta.

    Kemudian berdasarkan kriteria penilaian, pada acara Harvesting BBI Lagawi Fest ini ditetapkan lima IKM _champion_  yang berhak ikut serta dalam BBI _Award_ 2022. Lima IKM _champion_  tersebut adalah Lampung Ethnica, Pisang Shamiya, Littlemono Rafins Snack, dan Askha Jaya.

    “Ini buah hasil para IKM yang sejak _kick off_ mendapatkan berbagai macam pendampingan baik digital dan fisik serta dukungan media. Kami mengajak hadirin untuk bangga dan membeli produk dalam negeri, khususnya produk Lampung yang dipamerkan hari ini,” ucap Menperin.

    Sementara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengapresiasi  ide penyelenggaraan Lagawi Fest 2022 yang dilaksanakan  di Pulau Tegal Mas yang merupakan salah satu destinasi wisata di Provinsi Lampung. “Idenya unik, karena selama ini acara dilakukan di darat, ” kata Luhut.

    Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga mengatakan bahwa Gubernur Lampung yang telah mengingatkan untuk tidak mengimpor barang-barang atau makanan yang bisa diproduksi di dalam negeri.

    “Seperti singkong, kopi, nanti akan kita atur dengan Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian supaya nanti kita kedepankan produk-produk dalam negeri dan kita harus bangga itu semua,” kata Menko Luhut.

    Dalam sambutan secara virtual  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan Lagawi Fest diharapkan menjadi pendorong penggunaan produk artisan lampung sekaligus memperluas pasar di domestik dan mancanegara.

    Untuk mendorong pemanfaatan produk lokal ini, Perry Warjiyo menyebutkan bahwa kantor BI telah menjalankan business matching ekspor sebesar Rp177,3 miliar, _business matching_  pembiayaan Rp 2,2 triliun, dan transaksi ekspor Rp 5,74 miliar.

    “Akselerasi digitalisasi UMKM menjadi suatu keharusan. Hal ini dapat ditempuh melalui kemudahan transaksi pembayaran UMKM dengan memanfaatkan QR Indonesia Standard (QRIS),” ungkap Perry Warjiyo.

    Kadis Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni, menambahkan, bahwa stan yang direncanakan untuk diikutsertakan dalam acara tersebut semuanya terisi penuh.

    “Bila ukuran keberhasilan acara tersebut diukur dari jumlah stan, acara tersebut memang direncanakan diikuti oleh 36 stan dan semuanya terisi penuh,” jelas Elvira.

    Elvira melanjutkan, setiap transaksi dalam perhelatan BBI tersebut mengarah kepada transaksi digital, sehingga pembeli tidak harus secara langsung berada di lokasi ketika acara berlangsung.

    “Yang terkait BBI ini mengarah kepada transaksi digital, sehingga pembeli tidak harus ada di lokasi, ” Kata Elvira.

    “Sekarang yang lebih dikedepankan itu _on boarding_ IKM. Kriteria IKM _Champion_ juga adalah kriteria secara online. Oleh karena itu, Lampung Ethnic itu bisa menang, karena dia bisa jualan ke Malaysia dan Singapura secara digital,” terang Elvira.

    Sebelumnya, Dinas Perindag Provinsi Lampung menggelar kurasi pada 13-14 Maret 2022 untuk menentukan IKM terpilih yang berhak menjalani pendampingan intensif. Adapun pendampingan intensif yang diberikan berupa pendampingan digital dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan daya saing.

  • BNN Kota Metro Baru Melakukan Rehabilitasi Terhadap 4 Dari 20 Target Pasien

    BNN Kota Metro Baru Melakukan Rehabilitasi Terhadap 4 Dari 20 Target Pasien

    METRO — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro baru melakukan rehabilitasi kepada empat pelapor pasien sejak Januari hingga Juni 2022.

    Pelaksana tugas (Plt) Kepala BNN Kota Metro, Sanusi, mengatakan pihaknya baru menerima empat yang melaporkan langsung. Namun pasien yang berasal dari Polres Metro sebanyak 18 pasien. Di antara semua, tidak ada satupun ASN.

    “Untuk yang dari penegak hukum atau Polres, teknisnya akan dilakukan asessmen, karena arahnya asessmen itu ke rehab,” kata dia di Kantor BNN setempat, Kamis (23/6/2022).

    Setelah itu, lanjut Sanusi, seandainya barang bukti tidak memenuhi, tidak tergabung dalam jaringan, serta urin positif, maka akan dilakukan rehabilitasi.

    “Tapi kalau dia negatif dan ada barang bukti, itu akan diproses hukum. Kira tidak rekomendasikan untuk direhab,” ujarnya.

    Ia mengaku, BNN RI menargetkan 20 pelapor untuk melakukan rehab di BNN Metro. Sementara hingga pertengahan tahun baru ada empat pelapor.

    Ia juga menjelaskan, jika ada pasien dalam masa rehab tertangkap oleh aparat, maka akan diberi kesempatan sampai tiga kali.

    “Kalau udah lebih dari itu, ya silahkan diproses hukum. Artinya ada yang bermasalah sama yang direhab ini,” pungkasnya. (Rendi)

  • Pemprov Lampung Gelar Sosialisasi Pemantauan & Evaluasi SPBE

    Pemprov Lampung Gelar Sosialisasi Pemantauan & Evaluasi SPBE

    Lampung – Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Freddy membuka Acara Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill, Rabu (22/06/2022).

    Hadir dalam Acara Sekretaris Bappeda, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Karo Organisasi, Sekretaris Inspektorat, dan perwakilan dari Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

    Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dalam laporannya menyampaikan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini adalah untuk mengukur capaian penerapan SPBE pada Pemerintah Provinsi Lampung Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung, dan pemerintah, Meningkatkan Pemahaman terhadap Kepatuhan SPBE yaitu Peta rencana SPBE, Arsitektur SPBE, dan pedoman Manajeman SPBE untuk menuju indeks SPBE yang optimal, dan merencanakan kinerja SPBE/ Penerapan SPBE melalui Prioritas Tematik Layanan Digital.

    Adapun narasumber pada kegiatan Workshop ini berasal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Kegiatan sosialisasi diikuti sebanyak 40 orang yang berasal dari Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

    Plh. Sekdaprov Lampung, Fredy dalam sambutannya menyampaikan bahwa akselerasi pembangunan aparatur negara dilakukan melalui program reformasi birokrasi sebagaimana ditetapkan dalam Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam rangka mencapai birokrasi berkelas dunia, dimana tata kelola pemerintahan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta kualitas pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan terjangkau.

    Dengan perkembangan teknologi 4.0, program reformasi birokrasi didorong melalui penerapan SPBE, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Instansi Pemerintah, Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha, dan masyarakat.

    Pemantauan dan Evaluasi SPBE 2022 bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan SPBE pada Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat berkontribusi pada kemajuan reformasi birokrasi. Pemantauan dan Evaluasi SPBE ini, dilakukan dengan mengukur tingkat kematangan (maturity level) penerapan SPBE pada yang direpresentasikan dalam bentuk nilai indeks SPBE.

    Menurutnya, kunci sukses penyelenggaraaan SPBE yang baik terletak pada bagaimana mengelola penyelenggaraan pemerintahan pada praktek manajemen yang dilaksanakan oleh para penyelenggara pemerintahan. Dengan menerapkan dan mengutamakan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

    Oleh karena itu, peningkatan pelayanan publik melalui SPBE merupakan muara/outcome pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan standar pelayanan yang baik yang diharapkan dapat mendorong percepatan terwujudnya meningkatkan kualitas dan good governance untuk pemerataan pelayanan publik melalui SPBE. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

  • Pemprov Gelar Operasi Komoditi Cabe dan Bawang Merah

    Pemprov Gelar Operasi Komoditi Cabe dan Bawang Merah

    Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar kegiatan operasi pasar komoditi cabe di beberapa pasar diwilayah Kota Bandar Lampung, Rabu (22/06).

    Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi meninjau pelaksanaan operasi pasar yang di dampingi Assisten II Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Koperindag dan jajaran, Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfotik, Kabag pada Biro Hukum, Kadis perdagangan.

    Pada peninjauan operasi pasar yang digelar di pasar tugu, komoditas yang disiapkan yakni komoditas cabe merah yang dijual dengan harga Rp70 ribu/kg sementara harga umum atau harga pasar Rp90 ribu/kgdan komoditas bawang merah yang di jual Rp50 ribu/kg sementara harga pasar Rp60 ribu/kg.

    Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, dalam kesempatan tersebut mengatakan, operasi pasar dilaksanakan menyusul naiknya harga komoditi cabe dan bawang merah diseluruh wilayah Indonesia. “Dengan operasi pasar diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga ini, ” ucapnya.

    Operasi pasar dilaksanakan oleh tim pengendali inflasi bekerjasama dengan beberapa kelompok tani dan Gapoktan yang sedang melaksanalan panen jenis komoditi cabe dan bawang merah.

    Hari ini tambahnya, operasi pasar akan digelar ditiga titik lokasi yakni pasar tugu, pasar kangkung dan pasar gintung. “Kedepan kalau harga masih melonjak akan dilaksanakan kembali operasi pasar terutama didaerah yang kebutuhan masyarakatnya tinggi ” pungkasnya. Rilis.