Blog

  • 40 Anggota DPRD Dilantik, Aliasan Jadi PJs Ketua DPRD Tulangbawang

    40 Anggota DPRD Dilantik, Aliasan Jadi PJs Ketua DPRD Tulangbawang

    TULANG BAWANG – Sebanyak 40 Anggota DPRD, Tulang Bawang periode 2024-2029 resmi dilantik hari ini, Senin, 19 Agustus 2024 di Gedung Dewan setempat.

     

    Itu setelah digelarnya Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Pengucapan Sumpah jabatan Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang masa jabatan 2024-2029, dipimpin Ketua DPRD Tulangbawang Periode 2019-2024 Sopi’i.

     

    Hadir dalam acara tersebut Forkopimda, PJ Ketua TP PKK, Plh Sekdakab, Plh Ketua DWP, Staf Ahli Bupati, Asisten, kepalaBadan, kepala Dinas, kepala Satker, Kabag Setdakab, Kabag Setwan, Camat se-kabupaten Tulangbawang, serta tamu undangan lainnya.

     

    Pembacaan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Tulangbawang.

     

    Di mana, setelah para anggota DPRD selesai mengucap sumpah mereka dipersilahkan langsung duduk di kursi yang disediakan.

     

    Pada rapat tersebut juga ditentukan Pejabat Sementara (Pjs) Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Aliasan dan Pjs Wakil Ketua Sopi’i.

     

    Setelah itu, Pejabat (PJ) Bupati Tulangbawang Ferli Yuledi menyampaikan ucapan selamat kepada para Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang yang telah di Lantik pada hari ini.

     

    “Saya ucapan selamat kepada para Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang yang telah dilantik pada hari ini. Rapat Paripurna ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pemilihan Umum anggota DPRD, yang secara filosofis berkedudukan sebagai sarana demokrasi yang dimaksudkan untuk melaksanakan kedaulatan rakyat dalam tatanan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.

     

    Ia juga mengatakan bahwa patut untuk berbangga bahwasanya Pemilihan Umum yang lalu berjalan dengan relatif tertib dan lancar.

     

    “Saya ucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak konstitusionalnya dalam pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 yang lalu. Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh pihak penyelenggara yang terlibat, baik Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Pemerintah Daerah, Pihak Keamanan, Rekan-rekan Media/Pers, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan segenap komponen bangsa guna turut mensukseskan pelaksanaan Pemilu dalam nuansa yang demokratis, lancar, dan damai,” ungkapnya. (Fr)

  • Mirza-Jihan For Lampung

    Mirza-Jihan For Lampung

    Cakralampung.com – Rahmat Mirzani Djausal (Partai Gerindra) dan Jihan Nurlela (PKB), akhirnya sepakat berpasangan untuk maju bersama di Pilgub Lampung pada 27 November 2024.

    Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ini, digadang-gadang menjadi “duet maut” yang memiliki potensi besar untuk memenangkan pilgub Lampung.

    “Jihan merupakan sosok representatif anak muda yang mempunyai kemampuan dan semangat untuk memajukan Lampung, ” kata Iyai Mirza -sapaan akrab Rahmat Mirzani Djauzal kemarin.

    Iyai Mirza juga berharap, Jihan juga menjadi pilihan masyarakat Lampung dan menjadi kebaikan untuk masyarakat.

    Sementara itu, Jihan Nurlela -mbak Jihan -sapaan akrabnya, memantapkan dirinya untuk berduet dengan Iyai Mirza setelah melakukan Sholat Istikharah.

    “Bismillahirrahmanirrahim, mohon doanya untuk kami berdua membangun Lampung lebih maju, ” tegasnya. (asf).

     

    Menanti Lawan, “Kotak Kosong” Menanti

    SPEKULASI tentang calon Gubernur Lampung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 semakin menghangat.

    Ketua Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, mengisyaratkan bahwa Arinal Djunaidi, mantan Gubernur Lampung, masih memiliki peluang besar untuk kembali maju dalam Pilgub Lampung 2024.

    “Keberadaan figur-figur berpengalaman seperti Arinal, yang memiliki modal politik dan dukungan kuat, menegaskan bahwa Pilgub Lampung 2024 akan menjadi pertarungan yang tidak mudah bagi siapa pun, termasuk Rahmat Mirzani Djausal, ” katanya di Istana Merdeka, Jakarta (17/8/2024)

    Senada dikatakan pengamat politik, Darmawan Purba. Menurutnya, Arinal Djunaidi, sebagai mantan Gubernur dan tokoh senior di Lampung, masih memiliki peluang yang signifikan untuk kembali maju.

    “Sebagai petahana yang sudah teruji, Arinal memiliki modal politik yang kuat. Dengan dukungan dari partai politik dan kelompok masyarakat, tidak menutup kemungkinan dia akan kembali bertarung di Pilgub Lampung 2024,” ujar Darmawan.

    Namun tidak menutup kemungkinan ada bakal calon lain yang siap maju melawan duet Mirza-Jihan. Jika tidak, “kotak kosong” lawannya. (lis/asf)

     

    Grafis

    Partai Koalisi Mirza-Jihan

    1. Gerindra (16 kursi)
    2. PKB (11)
    3. Nasdem (10)
    4. Demokrat (9)
    5. PKS (7)

    Partai Belum Berkoalisi
    1. Golkar (11)
    2. PDIP (13)
    3. PAN (8)

  • Perpaduan Seni dan Kecerdasan, Lagu Benteng Sabuk Jadi Sinopsis Cerita Sejarah Lampung

    Perpaduan Seni dan Kecerdasan, Lagu Benteng Sabuk Jadi Sinopsis Cerita Sejarah Lampung

    LAMPUNG – Tak tahu mesti memilih ungkapan kata-kata indah apa yang tepat ketika mendengar dan melihat lalu mencoba memahami sedikit tayangan dari lagu terbaru ciptaan, Rustam Efendi atau yang akrab disapa Bung Tam, berjudul Benteng Sabuk yang lounching bertepatan pada Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-79, Sabtu 17 Agustus 2024.

     

    Bukan sedikit melebih-lebihkan, namun karena selain lagunya yang asik didengar dan dikerjakan dengan penuh keseriusan, tapi lagu ini bisa dianggap yang paling sakral dari lagu-lagu Ciptaan Bung Tam sebelumnya, baik itu yang bertemakan sejarah maupun yang sifatnya nasihat dan edukasi.

     

    Sebab lagu berjudul Benteng Sabuk ini bukan hanya lagu yang seperti mengarang cerita, akan tetapi Bung Tam, sapaan akrab sang Budayawan pelestari adat dan Seniman Musik Lampung itu, membuatnya berdasarkan pakta sejarah panjang beserta silsilah leluhur orang-orang hebat, berkedudukan tinggi ataupun berjasa pada tempat yang kini diantaranya disebut Provinsi Lampung.

     

    Panjangnya cerita sejarah tersebut yang mungkin diuraikan dapat menjadi sebuah buku itu dijadikan sebuah sinopsis atau ringkasan cerita dan dipoles menjadi sebuah mahakarya seni berupa lagu, yang mana sehingga hasilnya, bagi yang mendengar bukan cuma dapat langsung mudah mencerna isinya, tapi juga dapat menikmati lagu tersebut dengan rasa bangga dan takjub.

     

    Kemudian beberapa lokasi shoting video clip dari pada lagu Benteng Sabuk ini sendiri langsung dari tempat-tempat yang menjadi bukti sejarah dan tertuang dalam lirik lagu, seperti dibeberapa tempat-tempat bersejarah yang ada di Tiyuh Gunung Katun, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

     

    Bahkan di beberapa lokasi sejarah masih ditemukan bukti adanya puing-puing seperti sisa patahan keramik dari guci yang mana hasil dari penelitian ilmiah oleh Arkeolog dari Bandung Nanang Saptono pada Tahun 2008 silam, terungkap bahwa hasil sampel temuan disekitar lokasi Benteng Sabuk yang berada di Kampung Gunung Katun Tanjungan terbukti adanya tanda-tanda kehidupan manusia dan bahkan menjadi peradaban yang maju pada Abad Ke-7 sebagai fase kedua peradaban, dibuktikan dengan temuan sejarah adanya tanda-tanda hubungan mancanegara hasil dari pada penelitian ilmiah Arkeolog tersebut.

     

    Lalu ditemukan juga tanda-tanda Kejayaan suatu wilayah, yang mana kehidupan peradaban tersebut mengalami kejayaan pada Abad Ke-1 hingga Abad Ke-3 yang tergambarkan sebagai Kota dahulu kala yang berkembang maju dan pesat, sebagai pusat berkehidupan manusia pada kala itu.

     

    Kemudian lokasi shoting selanjutnya diantaranya seperti ditempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Tubaba yang menggambarkan keindahan bangunan dan kehidupan masyarakat pada masa lampau, seperti di Taman Seribu Batu Las Sengok dan Taman Budaya Uluan Nughik.

     

    Ada pula shooting juga dilakukan di Kawasan Wisata Cakat Nyenyek yang berada di Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) dimana ditempat ini banyak bangunan yang menyerupai bangunan-bangunan di masa lampau dan lokasi yang sering disebut Taman Mini Tulangbawang itu arah panorama pemandangannya menghadap langsung ke Sungai Way Tulang Bawang, dimana aliran airnya itu terhubung langsung ke laut lepas, dimana menjadi bukti pendukung kuat adanya hubungan mancanegara pada masa lampau.

     

    Dikatakan spesial untuk lagu Benteng Sabuk ini tentunya karena dianggap cukup penting dan akan sangat berarti bagi generasi penerus, sehingga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi guna menumbuhkan rasa kebanggaan dan keyakinan bahwa para leluhurnya dan tempat yang kini salah satunya menjadi bagian dari Provinsi Lampung ini merupakan sebuah wilayah yang memang sejak dahulu kala telah maju dan berkembang pesat.

     

    Sebagai pusat ekonomi melalui hubungan perdagangan internasional di masa lampau, maka dari hal itu, generasi penerus yang ada kini sudah sewajarnya mampu mempertahankan dan mengembalikan kejayaan yang pernah ada, diantaranya sebagai Kota Pendidikan dengan masyarakatnya yang cerdas, Kota perdagangan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakatnya, serta sebagai Kota Budaya, yang mana sebagai bukti begitu terampilnya masyarakat.

     

    Demikian disimpulkan dari beberapa diskusi yang dilakukan dengan penyanyi sekaligus pencipta lagu Benteng Sabuk, yakni Bung Tam, pria kelahiran Tiyuh Gunung Katun Tanjungan itu juga mempercayai Management Global Group (MGG) yang memiliki Arasement Mixing & Mastering Stefano Studio / STV Record yang telah berpengalaman dan menghasilkan karya seni yang acapkali menjadi trending di blantika musik Indonesia.

     

    Adapun dalam lingkup keseluruhannya, dalam proses produksi lagu ini, sedari awal spesial dipimpin langsung oleh CEO MGG, Gus Muhammad Safril Ridho yang bertindak sebagai executive producer dalam produksi mahakarya berjudul Benteng Sabuk.(Nur)

     

     

  • Ratusan Napi Kelas IIB Kotabumi Peroleh Remisi Hari Kemerdekaan

    Ratusan Napi Kelas IIB Kotabumi Peroleh Remisi Hari Kemerdekaan

    Lampura, Cakra Lampung,– Dari 345 orang narapidana, 217 orang narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi, Lampung Selatan mendapatkan usulan remisi 17 Agustus 2024.

     

    Kemenkumham memberikan 217 orang narapidana remisi umum, I masih harus menjalani sisa pidana

     

    Kasubsi Pelayanan Rutan Kelas II B Kotabumi, Risco sakanandi mengatakan, pemberian remisi ini diusulkan mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan. Pemberian remisi tersebut dilakukan berdasarkan pengusulan dari usulan Rutan Kelas II B Kotabumi.

     

    “Remisi sendiri diberikan dengan besaran berbeda mulai dari 1 hingga dua bulan tergantung masa tahanan yang sudah dijalani,” kata dia.

     

    “Remisi yang diberikan ini, kepada narapidana yang berhak, yaitu berkelakuan baik, minimal sudah menjalani pidana enam bulan untuk tindak pidana umum,” tambahnya.

     

    Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak mengucilkan mereka yang pernah menjadi narapidana. Sebab menurutnya, setiap manusia tidak terlepas dari kesalahan.

     

    “Saya minta masyarakat untuk menerima mereka, mereka warga biasa kalaupun ada kesalahan. Manusia tempatnya salah dan khilaf. Insyaallah mereka keluar dari sini, mereka tidak mengulangi lagi dan bisa lebih baik lagi,” tutupnya (*san)

  • Pilkada Tanggamus Lawan Kotak Kosong?

    Pilkada Tanggamus Lawan Kotak Kosong?

    Cakralampung.com – Pendaftaran bakal calon bupati pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di KPU tinggal menghitung hari.

    Untuk pilkada di Tanggamus sendiri setidaknya hingga saat ini muncul dua sosok bakal calon bupati. Yakni, M. Saleh Asnawi dan Dewi Hanjadani.

    Namun, baru M. Saleh Asnawi yang sudah lolos syarat pendaftaran dari bakal calon yang diusung oleh partai politik (parpol). Sebab, syarat minimal 20 persen dari kursi parlemen sudah dia kantongi dari 45 kursi yang ada DPRD Tanggamus.

    Diantara parpol yang sudah merekomendasi M. Saleh Asnawi yaitu, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP, yang totalnya mencapai 25 kursi—jauh melampaui syarat minimal pencalonan.

    Sementara untuk Dewi Handajani masih belum cukup. Meskipun DH telah mendapat rekomendasi dari dua partai, yakni NasDem dengan 4 kursi dan PKS dengan 2 kursi, ia masih jauh dari memenuhi syarat dukungan minimum.

    “Ya kalau sekarang tinggal Golkar dan PDI-P yang belum menentukan sikap, ” kata Ki Mas Prasasti, aktivis sosial saat memberikan tanggapan melihat dinamika politik di Tanggamus.

    Menurutnya, M. Saleh Asnawi posisinya diatas angin untuk koalisi parpol. Untuk DH, kondisi ini menempatkannya dalam posisi yang sulit.

    Karena DH harus mendapatkan tambahan koalisi parpol jika ingin maju.

    Dan tanpa dukungan yang cukup kuat dari partai-partai besar seperti PDIP dan Golkar, peluang DH untuk bertarung dalam kontestasi politik ini akan semakin kecil.

    “Jika tidak ada koalisi tambahan yang diperoleh oleh DH, maka bisa terjadi pilkada melawan kotak kosong di Tanggamus, ” Ungkapnya.

    Dalam konteks ini, strategi yang lebih fleksibel dan pendekatan negosiasi yang cermat akan sangat diperlukan jika DH ingin tetap relevan dalam kompetisi politik ini.

    Namun, pada akhirnya, dinamika politik sering kali penuh kejutan, dan masih ada waktu bagi DH untuk meraih dukungan tambahan atau merubah keadaan. Tapi saat ini, MSA terlihat berada di posisi yang lebih unggul.(red)

  • Nuzul Irsan Minta ASN Tanggamus Netral, Jika Tidak Akan Ada Tindakan Politik

    Nuzul Irsan Minta ASN Tanggamus Netral, Jika Tidak Akan Ada Tindakan Politik

    Cakralampung.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh ikut politik praktis. Karenanya, ASN harus bersikap netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada).

    Sebab itu, Anggota DPRD Tanggamus H. Nuzul Irsan menyampaikan bahwa agar ASN di Tanggamus juga harus bersikap netral di pilkada sesuai aturan yang berlaku.

    “banyak laporan terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpihak ke salah satu Bakal Calon Bupati Tanggamus, ” kata Nuzul Irsan saat menyampaikan kepada Pj Bupati Tanggamus Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT., disela-sela Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke 79 Tahun 2024, Jumat, 16 Agustus 2024, di Ruang Sidang DPRD Tanggamus.

    Kata politisi asal PKB ini menuturkan bahwa hingga saat ini sudah banyak laporan yang mereka terima terkait adanya para kepala dinas, camat dan kepala pekon yang berpihak ke salah satu calon.

    Anggota DPRD Fraksi PKB ini menegaskan bahwa ASN di Tanggamus harus netral dan tidak ikut berpolitik.

    Dan jika, tegasnya lagi, ASN masih ketahuan ikut berpolitik dan mendukung salah satu calon, maka jangan salahkan mereka jika mengambil langkah politik.

    Menanggapi hal itu, Pj Bupati Tanggamus Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT., mengatakan bahwa ASN di Kabupaten Tanggamus sebelumnya sudah diingatkan untuk netral dan tidak ikut berpolitik dalam Pilkada Tanggamus.

    Dia juga ingin Pilkada Tanggamus berjalan lancar, damai dan kondusif.

    “Maka dari itu eksekutif di Tanggamus harus netral dan tidak ikut berpolitik,” ungkapnya. (rmh/asf)

  • Dilepas PJ Bupati, Ratusan Peserta Fun Bike Memeriahkan HUT RI Ke-79

    Dilepas PJ Bupati, Ratusan Peserta Fun Bike Memeriahkan HUT RI Ke-79

    TULANG BAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-79, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Tulangbawang menggelar acara Fun Bike, Kebangsaan dan Pembukaan lomba Tradisional tahun 2024.

     

    Kegiatan dimulai dari titik start Cakat Nyenyek Kecamatan Menggala Timur dan berakhir di Lapangan Aspol Menggala, pada Kamis (15/8/2024) pagi.

     

    Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Forkopimda, Plh Sekdakab, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Ka. Badan/ Ka. Dinas/ Ka. Satker, Kabag Setdakab, Kabag Setwan, Camat Menggala, Camat Menggala Timur.

     

    Dalam sambutannya Pejabat (PJ) Bupati Tulangbawang Penli Yuledi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Fun Bike Kebangsaan yang telah mencapai garis finish. “Saya berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah bersepeda dengan tertib, menjaga ketertiban lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan,” ucapnya.

     

    Ia juga mengatakan bahwa perlombaan yang akan dilaksanakan pada hari ini merupakan sesuatu yang khas dan biasanya hanya dilaksanakan pada momen-momen spesial, seperti Peringatan HUT Republik Indonesia.

     

    “Jenis perlombaan yang dilaksanakan memang tampak sederhana, namun makna dan tujuan dibalik terlaksananya kegiatan ini sangatlah dalam, saya harap seluruh peserta dapat benar-benar menikmati jalannya perlombaan pada kesempatan yang baik ini,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut, ia mengingatkan, bahwa suatu perlombaan juga identik dengan filosofi perjuangan. “Semua akan merasakan bagaimana rasanya berjuang untuk meraih kemenangan. Begitu pula para pendahulu kita, perlu usaha dan kerja keras dalam meraih kemerdekaan maupun membangun Kabupaten Tulangbawang, sehingga melalui kegiatan ini, semoga kita dapat terinspirasi untuk terus berjuang membangun Sai Bumi Nengah Nyappur kearah yang semakin baik,” ungkapnya.

     

    Dengan terlaksananya acara Fun Bike ini, PJ Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin. “Kami berharap Fun Bike ini bisa menjadi acara rutin yang diikuti oleh masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat Tulangbawang,” tutupnya.(fay/mad).

  • Lapor Pak Pj Bupati Lampung Utara: Warga Keluhkan Toilet dan Eskalator di MPP

    Lapor Pak Pj Bupati Lampung Utara: Warga Keluhkan Toilet dan Eskalator di MPP

    Lampura, Cakra Lampung,– Faisol warga Kotabumi Selatan, Lampung Utara mengeluhkan toilet dan eskalator mall pelayanan publik, Lampung Utara.

     

    “WC ini ditutup, tadi saya mau ke kamar mandi mau buang air kecil, kata pegawai disini tidak ada air,” kata dia kepada wartawan ini, Kamis 15 Agustus 2024.

     

    Ia mengatakan, selain toilet, eskalator juga tidak berfungsi, selain toilet, eskalator, sebab menurutnya sangat membantu dan memudahkan segala urusan masyarakat di mall pelayanan publik (MPP).

     

    “Selain toilet, eskalator sangat perlu, apa lagi MPP, mall pelayanan publik ini harus naik turun keatas,” ujarnya.

     

    Selain itu, Faisol menyangkan MPP yang seharusnya dapat memberikan kemudahan dalam segala urusan, jadi terhambat, karena toilet dan eskalator mengalami kerusakan

     

    “Kalau toilet dan eskalator tidak bisa dipakai seharusnya ada pemberitahuannya. Dari pihak MPP, mall pelayanan publik Lampung Utara,” kata dia.

     

    Perlu diketahui, MPP, mall pelayanan publik Lampung Utara memiliki 16 dinas pelayanan antara lain, Dinas koperasi UKM dan Tenaga Kerja, Dinas pendidikan, Dinas Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya Dan Penataan, ATR/BPN Lampung Utara, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Cabang Kotabumi, (PT, Taspen Persero) Cabang Bandar Lampung, PT Pos Indonesia, Kantor Pelayanan Pajak Pertama Kotabumi, Kantor Imigrasi Kelas II Non Tpi Kotabumi, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Waykanan dan Lampung Utara, Kementrian agama Lampung Utara, Polres Lampung Utara, Samsat Kabupaten Lampung Utara, Dinas Penamaan Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, (*san)

  • Pelantikan PCNU Tulang Bawang Barat, Begini Pesan Pj. Bupati Firsada

    Pelantikan PCNU Tulang Bawang Barat, Begini Pesan Pj. Bupati Firsada

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–

    Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) M. Firsada, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat Masa Khidmat 2024-2029 dan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU). Kegiatan Berlangsung di Lapangan Kelurahan Dayamurni Kecamatan Tumijajar, Kamis (15/08/2024).

    Pj. Bupati Firsada menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan dan pengukuhan Pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tulang Bawang Barat, masa Khidmat 2024-2029.

    “Semoga atas pelantikan dan pengukuhan ini dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab dan amanah yang besar. Tentunya kami optimis, PCNU Tulang Bawang Barat akan mampu pula menciptakan kekuatan besar dalam membangun daerah ini agar lebih baik, maju dan sejahtera,” ujarnya.

    Selain itu ia juga, berharap kepada PCNU Kabupaten Tulang Bawang Barat masa bhakti 2024-2029, untuk kiranya dapat menjadi penyambung antara Pemerintah dan masyarakat, karena dengan terbangunnya komunikasi yang efektif dan strategis antara pengurus Jamiyyah Nahdlatul Ulama Tulang Bawang Barat dengan pemerintah daerah,

    “Insya Allah akan menjadi kekuatan tersediri yang akan semakin memudahkan Pemkab Tulang Bawang Barat menghadapi berbagai tantangan yang ada,” ucapnya.

    Hadiri pada kegiatan terserbut Ustadz Muhammad Subki Al-Bughury, Pimpinan PCNU Provinsi Lampung Dr H Puji Raharjo, Banser, GP Ansor, serta ratusan peserta Fatayat NU, beserta seluruh tamu undangan terkait.(SANUR)