Blog

  • Warga Bumiraya Lampung Utara Minta Pabrik Somel Ditutup, Pemilik Klaim Izin Lengkap

    Warga Bumiraya Lampung Utara Minta Pabrik Somel Ditutup, Pemilik Klaim Izin Lengkap

     

    Cakra Lampung Lampung Utara – Warga Desa Bumiraya Abung Selatan, Lampung Utara tepatnya dusun Tanjung Sari, keluhkan industri mesin kayu (Somel) di lingkungan mereka.

     

    Pasalnya, keberadaan somel dianggap mengganggu dan menimbulkan kerugian sehingga meminta pihak terkait menutup pabrik tersebut.

     

    Sejumlah warga Tanjung Sari RT 01 RW 04 Bumiraya itu telah mengadukan keberatan mereka terkait aktifitas mesin somel itu ke perangkat desa namun belum memiliki titik terang karena selain menimbulkan kebisingan pabrik tersebut dianggap mencemari lingkungan.

     

    Sahril (59) ketua RT 01 membenarkan sejumlah warga nya telah melakukan pengumpulan tandatangan untuk meminta penutupan industri Somel itu sebelum adanya kesepakatan antara warganya dengan pemilik somel.

     

    “Intinya warga minta pabrik (Somel) itu ditutup sementara karena sudah sangat menggangu warga yang berdekatan dengan pabrik, sebab selain bising karena mesin kayunya sangat banyak juga menimbulkan debu yang mencemari lingkungan,” ujar Sahril, Rabu 24 juli 2024

     

    Kepala dusun setempat juga mengamini, karena warga telah merasa geram karena pemilik pabrik kayu itu pernah diundang kekantor desa namun tidak pernah hadir untuk mencari solusi permasalahan itu.

     

    “Sebetulnya harus duduk bersama antara warga Tanjung Sari dan pemilik pabrik agar dampak dari pencemaran lingkungan itu tidak merugikan masyarakat,” imbuhnya.

     

    Warga lainya mengatakan bahwa limbah pabrik itu apabila musim penghujan mengotori aliran kali kecil di belakang pabrik.

     

    Menanggapi keluhan itu, Hayadi selaku pemilik pabrik kayu mengatakan bahwa aktifitas pabrik atau industri rumahannya telah berjalan selama 6 tahun namun baru sekarang terjadi penolakan warga.

     

    “Semua surat ijin saya lengkap bang, mulai dari lingkungan sampai ke Dinas Perizinan Satu Pintu Pemkab Lampura bahkan saya mempersilahkan masyarakat sekitar yang memerlukan kayu bakar sisa pengolahan kayu untuk dimanfaatkan tanpa meminta imbalan apapun,” terangnya.

     

    Selain itu lingkungan pabrik kayunya berada di Dusun 02 dan tidak berbatas langsung dengan warga Tanjung Sari karena di seberang kali kecil.

     

    “Kalo kebisingan pastinya iya bang, dan saya akan segera usahakan untuk meminimalisir agar suara mesin tidak terlalu menggangu namun kalo untuk menutupnya dasarnya apa? Karena usaha saya ini juga untuk menghidupi pekerja di lingkungan kami (dusun dua),” paparnya.

     

    Hayadi juga menuturkan klaim warga dirinya tidak pernah hadir di kantor desa untuk membahas hal itu tidaklah benar bahkan dirinya menuding warga yang tak ingin duduk bersama membicarakan hal itu.

     

    “Saya sudah datang memenuhi panggilan pihak desa namun warga yang komplain malah tak datang,” ungkapnya (san*)

  • Pemkab Lampung Tengah Apresiasi Kunker LPM Kota Sawahlunto Sumatera Barat

    Pemkab Lampung Tengah Apresiasi Kunker LPM Kota Sawahlunto Sumatera Barat

     

     

    Lampung Tengah – Sekda Lampung Tengah , Kusuma Riyadi mewakili Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad sambut kunjungan kerja studi komperatif dan pembelajaran LPM Kota Sawahlunto Sumatera Barat, Rabu (24/7/2024) di Aula Siger Emas kantor Bupati Lampung Tengah.

     

    Kusuma Riyadi mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan kerja ini, semoga dengan kedatangan mereka di Lampung Tengah, agar dapat membawa banyak kemanfaatan demi kemajuan kabupaten.

     

    “Perlu saya informasikan kepada bapak/ibu yang terhormat, bahwa Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten terluas di Provinsi Lampung, yang terdiri dari dua puluh delapan (28) kecamatan, dan 311 kampung/kelurahan. dengan jumlah penduduk lebih dari 1.4 juta jiwa dan luas wilayah lebih dari empat ribu kilometer persegi,” ucapnya.

     

    Ia memaparkan, d engan rentang wilayah kabupaten yang begitu luas, untuk itu Lampung Tengah memiliki program unggulan, yakni layanan jemput bola yang dikemas dalam program bunga kampung bupati ngantor di kampung, sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, yang berada di pelosok daerah, dan saat ini telah berkembang pelayanannya hingga ke dusun-dusun

     

    “Dan sebagai komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

     

    Kata dia, Pemkab Lampung Tengah terus bersiap diri melengkapi sarana dan fasilitas yang ada yakni dengan hadirnya mall pelayanan publik yang saat ini telah menjadi tujuan utama masyarakat untuk mengurus segala kebutuhan administrasinya.

    “Pada prinsipnya, kami Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berupaya untuk semaksimal mungkin mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan reformasi birokrasi di Kabupaten Lampung Tengah. Selain itu, di bidang pemberdayaan masyarakat pemerintah kabupaten lampung tengah juga selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan LPM Kabupaten Lampung Tengah, dalam penyusunan langkah dan kebijakan yang dibuat guna pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

     

    Tampak hadir dalam Kunker tersebut,

    Kepala Bappeda, Imam Fakturoji,

    Kepala PMK. Fathol Arifin,

    Para Kepala OPD Kabupaten Lampung Tengah, kepala Bagian, serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Lampung Tengah Andi Satria. (An)

  • Kepsek SMAN 2 Serahkan Ijazah Siswa Yang Diduga Ditahan, Kepsek : Pengambilan Ijazah Tidak Boleh Diwakilkan

    Kepsek SMAN 2 Serahkan Ijazah Siswa Yang Diduga Ditahan, Kepsek : Pengambilan Ijazah Tidak Boleh Diwakilkan

    Cakralampung.com – Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Hendra Putra, menyerahkan ijazah siswa yang sebelumnya diduga ditahan.

    Kepsek itu menampik jika pihak sekolah  menahan ijazah siswa tersebut. Namun dia menegaskan bahwa dalam pengambilan ijazah tidak bisa diwakilkan harus siswa yang bersangkutan atau orang tuanya.

    Hal tersebut ia katakan saat menyerahkan salah satu ijazah siswa SMAN 2 Bandar Lampung yang dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2023/2024, Selasa 23 Juli 2024.

    Menurutnya, kenapa tanpa berwakil dalam pengambilan ijazah. Sebab, kata dia, siapa tahu ijazah belum disidik jari.

    “Jadi harus yang bersangkutan datang ke sekolah,” terangnya. Seraya mengatakan bahwa Ijazah ini merupakan dokumen yang sangat penting dan sepantasnya siswa atau orang tua yang bersangkutan menerima langsung tidak mewakilkan kepada pihak lain,” ucapnya.

    Ia juga menambahkan dalam pengambilan ijazah juga tidak ada pungutan biaya apapun atau gratis.
    “Namun terkadang beberapa orang tua siswa belum mengambil ijazah sembari melunasi uang komite,” terang dia.

    Tetapi sambungnya, tidak ada hubungannya dengan ijazah atau kita menahan ijazah karena uang komite, itu beda.

    “Tetapi kadang siswa atau orang tua dari siswa malu hati karena merasa belum melunasi komite dan belum mengambil ijazahnya,” pungkasnya.

    Diketahui, dalam penyerahan ijazah tersebut Maisaroh selaku orang tua dari Faries Fadlika Islami yang merupakan siswa lulusan tahun ajaran 2023/2024 mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak SMAN 2 Bandar Lampung.

    Diberitakan sebelumnya bahwa diduga sekolah melakukan penahan ijazah karena diduga tidak melunaai biaya komite.

    “Saya mewakili orang tuanya, ibunya ayuk saya, datang ke SMAN 2 Bandar Lampung ini memohon agar uang komite yang kurangnya Rp3 juta saja supaya ditangguhkan. Namun kepala sekolah dan wakil kepala sekolah tidak mau kooperatif, selalu menekan untuk melakukan pembayaran. Padahal ibu dan bapaknya adalah buruh serabutan, kondisi ekonominya juga lagi tidak baik,” ujar salah satu wali murid Habibi (35) kepada media Cakralampung.

    Seharusnya SMAN 2 Bandar Lampung bisa mengerti dan menyerahkan Ijasah keponakannya, supaya bisa dipergunakan untuk keperluannya.

    Habibi menerangkan bahwa saat ini, suami ayundanya beserta keponakannya sangat mengharapkan bantuan media dan pemerintah daerah agar kejadian seperti ini tidak terus-menerus terjadi.

    Menanggapi hal itu, Pemerhati Pendidikan sekaligus tokoh muda Lampung Taufik Hidayatullah, menilai bahwa sikap arogan SMAN 2 Bandar Lampung, menjadi indikasi lemahnya pengawasan dan pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

    “Atau hal ini mungkin pembiaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terhadap proses pengelolaan SMAN 2 Bandar Lampung oleh Kepala Sekolah dan Jajarannya,” terang dia.

    Kata Taupik, setahu dia, SMAN 2 Bandar Lampung ini sering sekali masuk berita, dan banyak komplain dari masyarakat. (red)

  • Pilkada Tanggamus, BHS dan Heri Agus Setiawan Makan Siang dan Ngobrol Akrab

    Pilkada Tanggamus, BHS dan Heri Agus Setiawan Makan Siang dan Ngobrol Akrab

     

     

     

     

    Tanggamus – Bakal calon bupatı Tanggamus, Lampung yang diusung Partai Gerindra, PKB, PPP dan PAN, Moh Saleh Asnawi, berdialog dengan Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, Heri Agus Setiawan.

     

    Pertemuan kedua tokoh ini hampir dua jam. Keduanya berbincang hangat dan akrab di rumah makan Ratu Kuring, Gisting (23/07).

     

    Keduanya saling bertimpal kisah, Moh. Saleh Asnawi atau yang akrab disapa Bang Haji Saleh (BHS) bercerita jika beliau punya ikatan kuat dengan PDIP-waktu itu masih bernama PDI. Saat masih sekolah di Bandar Lampung, BHS tinggal di Kantor PDI. Di Kantor PDI itulah beliau belajar politik, mempelajari pemikiran Bung Kanro dan menjadi pengagum Bung Karno sampai saat ini.

     

    Dalam pertemuan itu, Hari Setiawan, politisi muda darı Partai PDIP menyampaikan, bahwa Tanggamus adalah salah satu kabupaten di Lampung dengan potensi yang kaya. Potensi Tanggamus berlimpah baik di sektor agraris, pariwisata, perikanan, bahkan sektor tambang. Hal ini juga diamini oleh BHS.

     

    BHS sangat miris melihat kondisi Tanggamus saat ini. Kabupaten yang kaya, tapi masyarakat hidup dalam kondisi serba terbatas.

    “Inilah alasan saya pulang, tidak lain untuk ibadah. Berjuang memajukan kehidupan masyarakat Tanggamus. Kalau mau jabatan, saya bisa mendapatkannya di Jawa,” tegas BHS.

     

    Saat dikonfirmasi terkait agenda pertemuan, baik BHS maupun Heri, menampik ada agenda politik. “Beliau itu orang tua saya, kami ini besanan,” terang Mas Heri.

    Begitu pun saat ditanyakan soal pertemuan, BHS menjawab bahwa İni hanya silatutahim biasa. Tidak ada agenda politik.

     

    Saat ini, kehadiran BHS sebagai calon bupati Tanggamus telah memunculkan harapan besar masyarakat pada perubahan. Terlebih Bang Haji Saleh adalah tokoh nasional yang punya andil besar melahirkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan menjadikan Tangsel terdepan secara ekonomi dan jadi kota utama penyanggah Ibu Kota Jakarta. Tentu masyarakat Tanggamus berharap BHS akan membawa pembangunan dan memajukan Kabupaten Tanggamus.

     

    “Jika di kampung orang saja Bang Haji mau berbuat, pasti untuk Tanggamus, tanah kelahirannya, beliau akan lebih maksimal berbuat. Niat beliau kan Ibadah. Bahkan berjihad untuk memajukan Tanggamus,” jelas Mak Erna, Ketua DPW Lampung Ispirasi Wanita Nusantara Indonesia (IWANI). (Lis)

     

  • Pemkab Lampung Tengah Rapat Persiapan Studi Koperatif dan Pembelajaran LPM

    Pemkab Lampung Tengah Rapat Persiapan Studi Koperatif dan Pembelajaran LPM

     

     

     

     

    Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum dan Pembangunan Eko Dian Susanto, pimpin rapat persiapan menyambut Studi Koperatif dan Pembelajaran LPM dari Kota Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat, Selasa 23 Juli 2024.

     

    Dalam rapat persiapan tersebut membahas rencana kunjungan studi koperatif dari Kota Sawahlunto yang rencananya akan dilaksanakan pada 24-25 juli 2024 dengan lokus kegiatan antara lain audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kunjungan ke Kampung Bangun Rejo sebagai Kampung terbaik di Kabupaten Lampung Tengah dan Bumdes terbaik di Provinsi Lampung, kunjungan ke peternakan sapi dan kambing di kelompok tani Kampung Karang Endah Kecamatan Terbanggi Besar dan Kampung Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung dan dilanjutkan kunjungan UMKM dan IKM di Kecamatan Kota Gajah. Direncanakan rombongan LPM Kota Sawahlunto berjumlah ±100 orang yang terdiri dari unsur OPD pendamping, kecamatan, desa, kelurahan, DPD LPM, DPC LPM, LPM desa dan kelurahan serta pengurus Bumdes. (An)

  • Polres Kota Metro Komitmen Beri Layanan Prima Pada Masyarakat

    Polres Kota Metro Komitmen Beri Layanan Prima Pada Masyarakat

     

     

     

     

    METRO – Satlantas Polres Kota Metro, Lampung tak henti terus melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan publik di bidang lalu lintas.

     

    Hal ini terlihat dengan pembenahan di ruang pelayanan Satpas Polres Metro. Selain ruang pelayanan yang semakin baik, petugas yang mengawaki pelayanan di tempat tersebut juga sudah mengikuti pelatihan dari berbagai instruktur eksternal Polri guna menampilkan pelayanan publik yang prima dan bisa melayani masyarakat dengan baik.

     

    Kapolres Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, melalui Kasat Lantas Polres Metro IPTU Sulkhan, menyampaikan, pihaknya terus berusaha meningkatkan mutu pelayanan di ruang Satpas Polres Metro.

     

    Tidak hanya dari bangunan dan fasilitasnya saja, namun personil Satlantas yang mengawaki pelayanan publik di ruang tersebut pun terus ditingkatkan kemampuan nya melalui berbagai pelatihan guna bisa memberikan pelayanan yang prima kepada Masyarakat.

     

    “Tentunya bukan hanya ruangan serta fasilitas pendukung saja yang kita benahi, namun sikap, karakter dan profil petugas yang mengawaki pelayanan di ruang Satpas ini terus kita latihkan demi menampilkan pelayanan yang prima serta bebas pungli untuk warga masyarakat yang datang untuk membuat SIM atau memperpanjang SIM,” ujarnya, Selasa (23/07/2024).

     

    Ditambahkannya mulai dari pendaftaran, tempat masuk, loket uji teori hingga praktek di lapangan uji semuanya sekarang sudah sesuai dengan standar dan prosedur pelayanan prima selain itu, penggunaan teknologi digital juga sudah disesuaikan.

     

    “Kami menekankan kepada Personel Satlantas Polres Metro untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pemohon SIM, lakukan dengan cepat, persyaratan dan prosedur jangan sampai berbelit-belit, lakukan sesuai ketentuan jangan menyimpang dan mudah dipahami oleh masyarakat, Semua hal tersebut terus dilakukan guna mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutupnya. (Arm)

  • SMAN 2 Bandar Lampung Tahan Ijazah Siswa Diduga Tidak Bayar Uang Komite

    SMAN 2 Bandar Lampung Tahan Ijazah Siswa Diduga Tidak Bayar Uang Komite

    Cakralampung.com – Lagi-lagi uang komite jadi persoalan serius di dunia pendidikan, khususnya di Lampung.

    Kali ini SMAN 2 Bandar Lampung kembali berulah dan tidak kapok, keukeuh meminta pelunasan uang komite kepada salah satu wali murid yang ingin mengambil ijasah di SMAN 2 Bandar Lampung.

    “Saya mewakili orang tuanya, ibunya ayuk saya, datang ke SMAN 2 Bandar Lampung ini memohon agar uang komite yang kurangnya Rp3 juta saja supaya ditangguhkan. Namun kepala sekolah dan wakil kepala sekolah tidak mau kooperatif, selalu menekan untuk melakukan pembayaran. Padahal ibu dan bapaknya adalah buruh serabutan, kondisi ekonominya juga lagi tidak baik,” ujar salah satu wali murid Habibi (35).

    Seharusnya SMAN 2 Bandar Lampung bisa mengerti dan menyerahkan Ijasah keponakannya, supaya bisa dipergunakan untuk keperluannya.

    Habibi menerangkan bahwa saat ini, suami ayundanya beserta keponakannya sangat mengharapkan bantuan media dan pemerintah daerah agar kejadian seperti ini tidak terus-menerus terjadi.

    Menanggapi hal itu, Pemerhati Pendidikan sekaligus tokoh muda Lampung Taufik Hidayatullah, menilai bahwa sikap arogan SMAN 2 Bandar Lampung, menjadi indikasi lemahnya pengawasan dan pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

    “Atau hal ini mungkin pembiaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terhadap proses pengelolaan SMAN 2 Bandar Lampung oleh Kepala Sekolah dan Jajarannya,” terang dia.

    Kata Taupik, setahu dia, SMAN 2 Bandar Lampung ini sering sekali masuk berita, dan banyak komplain dari masyarakat.

    “Dari dugaan korupsi miliaran rupiah, dugaan penyimpangan dana BOS, pungutan uang komite, dan masih banyak lagi. Sekolah ini sepertinya tidak pernah kapok. Mungkin karena bekingannya sangat kuat,” dugaan Taufik.

    Lebih lanjut Taufik menyatakan keheranannya.”Saya heran mengapa aparat hukum terkesan diam saja. Dinas pendidikan tutup mata. Hendra selaku Kepsek, sepertinya sangat piawai dan hingga sekarang ini tidak tersentuh oleh aparat hukum,” ujar Taufik, sambil bercanda dengan awak media.

    Ketika awak media bertanya pesan buat pemerintah daerah, Taufik menyampaikan, salam untuk Penjabat Gubernur Lampung Samsudin.

    “Jangan lupa pendidikan di Lampung tidak sedang baik-baik saja. Untuk Pak Kapolda dan Kajati agar segera cek dan ricek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung. Kenapa sekolah-sekolah banyak yang diduga melakukan pungli,” imbuh dia.

    Diakuinya bahwa masyarakat makin resah, banyak anak putus sekolah dan ijasah tertahan bertahun-tahun, tapi pemerintah dan aparat abai. Tolong diseriuskan. Ini bisa merusak generasi bangsa.

    Sayangnya hingga berita ini diturunkan pihak sekolah belum bisa dikonfirmasi. (ndi)

  • Begini Cara Polres Lampung Utara Cegah Pungli di Jalan Lintas

    Begini Cara Polres Lampung Utara Cegah Pungli di Jalan Lintas

     

     

     

     

    Lampura, Cakra Lampung- Mengantisipasi terjadi pungli terhadap supir Truk yang melintas di Jalan Lintas Tengah, Polres Lampung Utara pasang tiga banner himbauan pengaduan laporan pungli, Senin 22 juli 2024

     

    Pemasangan banner tersebut dilakukan di tiga tempat, antara lain Jembatan pintu keluar masuk Way sabuk dua banner, satu titik Di Jalan Lintas Tengah Jembatan Way Sabuk Kecamatan Abung Barat Lampung Utara.

     

    Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan kegiatan pemasangan banner laporan pungli ini bertujuan agar masyarakat ataupun sopir dapat berpartisipasi dalam pemberantasan pungli di Lampung Utara. dengan cara memberikan informasi, pengaduan, pelaporan.

     

    “Kami pasang banner pengaduan pungli di tempat-tempat yang dilalui mobil dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sehingga masyarakat akan tahu melapor kemana jika menemukan indikasi adanya pungli,” kata Kapolres.

     

    Dirinya berharap Dengan di pasang nya banner- banner tersebut dapat mencegah terjadi praktek pungli di Lampung Utara

     

    Semoga dengan ada banner laporan pungli ini dapat mencegah niat dan kesempatan bagi para pelaku-pelaku yang akan melakukan aksinya.

     

    “Polres Lampung Utara dan jajaran akan menindak secara tegas bagi pelaku pungli yang meresahkan masyarakat,” tegas Kapolres AKBP Teddy. (San)

  • Diduga Korupsi DD, Elemen Laporkan Beberapa Pekon di Tanggamus

    Diduga Korupsi DD, Elemen Laporkan Beberapa Pekon di Tanggamus

     

     

     

    Tanggamus — Lembaga Investigasi Negara(LIN) Kabupaten Tanggamus, Lampung secara resmi telah menindaklanjuti temuan di beberapa pekon (desa) di Kabupaten Tanggamus yang diduga telah melakukan indikasi penggelapan anggaran dana desa (DD) Tahun anggaran 2023.

     

    Adapun indikasi penggelapan yang menjadi temuan dari Lembaga Investigasi Negara(LIN) Kabupaten Tanggamus di beberapa pekon, di antaranya Pekon Way Nipah Kecamatan Pematang Sawa, Pekon Suka Jaya Kecamatan Semaka dan Pekon Teratas, Pekon Terdana, Pekon Kota Agung Kecamatan Kota Agung Pusat Kabupaten Tanggamus.

     

    Dalam keterangan persnya Ketua LIN, YURIN memaparkan jika timnya telah resmi melaporkan beberapa pekon tersebut pada Juni 2024.

    “Pada bulan Juni kemarin kami telah resmi melaporkan beberapa Pekon yang di duga telah melakukan indikasi penggelapan anggaran kepada penegak hukum Kabupaten Tanggamus,” terang Yusri, Senin 22 Juli 2024.

     

    Ia berharap serta mendesak aparatur terkait di Kabupaten Tanggamus untuk segara mengklarifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku terkait tindak pelanggaran hukum dalam hal korupsi sebagaimana yang telah ditentukan.

     

    “Terkait temuan kami di lapangan serta laporan yang sudah kami sampaikan kepada aparat penegak hukum Kabupaten Tanggamus agar bisa segera ditindaklanjuti,” desaknya. (Lis)

  • Susun RKPT TA. 2025 Pemerintah Tiyuh Karta Tanjung Selamat TBU Tubaba Gelar Musrenbang

    Susun RKPT TA. 2025 Pemerintah Tiyuh Karta Tanjung Selamat TBU Tubaba Gelar Musrenbang

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Tiyuh (RKPT) Tahun Anggaran (TA) 2025, Pemerintah Tiyuh Karta Tanjung Selamat Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Tiyuh (Musrenbang Tiyuh), Rabu (17/7/24) di Balai Tiyuh Karta Tanjung Selamat.

    Kegiatan Musrenbang Tiyuh ini dipimpin langsung oleh Pj. Kepala Tiyuh Abdul Manaf dan dihadiri oleh seluruh aparatur Tiyuh, tokoh pemuda, agama, adat, serta warga masyarakat.

    Kepada cakralampung kepalo Tiyuh Karta Tanjung Selamat Abdul Manaf mengatakan bahwa, hasil dari kegiatan Musrenbang Tiyuh yang telah dilaksanakan nantinya akan dibawa dan ditindaklanjuti pembahasannya pada Musrenbang tingkat Kecamatan. Selanjutnya dari hasil Musrenbang tingkat Kecamatan akan dilanjutkan pembahasannya pada Musrenbang tingkat kabupaten Tubaba.

    ” Hasil Musrenbang Tiyuh tentang penyusunan RKPT Tahun Anggaran  2025 mengusulkan semua usulan masyarakat secara umum adalah usul pembangunan jalan usaha tani, jalan alternatif tiyuh serta kebutuhan ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar,” terang Kepalo Abdul Manaf.

    Lebih lanjut, dikatakan Kepalo Abdul Manaf bahwa, untuk sumur bor pembuatan baru yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap pertama. Itupun baru kita realisasikan pada satu titik yang terletak di RK 4 dan pada tahap pertama telah kita salurkan BLT- DD kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai rujukan peraturan yang ada.

    ” Semua usulan Musrenbang Tiyuh akan ditindaklanjuti pada tingkat Musrenbang Kecamatan dan Musrenbang Kabupaten. Untuk usulan pembangunan fisik seperti sumur bor, jalan alternatif dan jalan usaha tani apabila tidak terakomodir dari DD maka kita akan usulkan kepada dinas terkait,” ungkapnya.

    Untuk pembagunan fisik tahap dua DD lanjut Kepalo Abdul Manaf, pihaknya mengalokasikan dana untuk pembangunan puskesmas pembantu (Pustu). Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mendapatkan pelayanan dasar kesehatan Tiyuh Karta Tanjung Selamat.(SANUR)