Blog

  • Ketua KPU Tuba Reka Punata Berikan Santunan Kepada Anggota KPPS Kampung UGI

    Ketua KPU Tuba Reka Punata Berikan Santunan Kepada Anggota KPPS Kampung UGI

    Tulang Bawang (Cakralampung) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) Reka Punata berikan santunan kepada Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kampung Ujung Gunung Ilir,Kecamatan Menggala,Kabupaten Tulangbawang.

    Diketahui pemberian santunan tersebut dikarenakan salah satu Anggota KPPS Kampung UGI yang bernama Budi (33) terbujur lemas dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala seusai melaksanakan Perhitungan Surat Suara pada tanggal 14 Februari 2024.

    “Hari ini kami memberikan santunan kepada salah satu anggota KPPS Kampung UGI yang sempat dirawat di RSUD Menggala,” kata Ketua KPU Reka Punata, Jum’at, (23/2).

    Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua KPU Tuba Reka Punata serta didampingi Sekretaris KPU Tuba, PPK Menggala dan PPS Kampung UGI.

    Suasana haru menyelimuti proses penyerahan santunan tersebut. Budi dan istrinya tak Kuasa membendung air matanya.

    Adapun jumlah santunan yang diserahkan oleh Ketua KPU Tuba Reka Punata kepada anggota KPPS Kampung UGI yakni sebesar Rp 4.000.000 juta Rupiah.

    Selain itu, Ketua KPU Tuba Reka Punata juga menghimbau seluruh petugas Pemilu 2024 di daerah itu untuk tetap menjaga kondisi kesehatannya.

    “Saya harap terutama kepada jajaran adhoc yang saat ini sedang melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 dapat menjaga kesehatan dan mengkonsumsi Vitamin agar imun tubuh tetap terjaga,” tutupnya.(rds)

  • Bupati Lamsel Nanang Ermanto Berikan Penghargaan Kepada Kepala ATR/BPN Seto Apriyadi

    Bupati Lamsel Nanang Ermanto Berikan Penghargaan Kepada Kepala ATR/BPN Seto Apriyadi

    Kalianda – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampung Selatan Seto Apriyadi, di ruang bupati setempat, Jumat (23/02/2024).

    Penghargaan diberikan atas kinerja Kepala ATR/BPN Lampung Selatan dalam mendukung program sertifikasi aset tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, yang  merupakan salah satu upaya pengamanan Barang Milik Daerah (BMD).

     

    Dimana, program tersebut merupakan salah satu target prioritas penyelesaian MCP KPK,  yang setiap tahun menjadi program monitoring dan evaluasi baik dari BPK maupun KPK.

    Seto menyampaikan, sertifikat tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan yang telah selesai sebanyak 64 sertifikat, dari target 110 sertifikat.
    “Kami sangat bangga dapat bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Lampung Selatan.Sejauh ini kami terus berupaya bisa menyelamatkan beberapa aset-aset tanah Pemda,” ujar Seto Apriyadi.

    Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sangat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala ATR/BPN yang telah menyelesaikan sertifikat tanah milik pemerintah daerah.

    Kendati demikian, Nanang juga berharap agar semua aset tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan yang belum selesai untuk dapat segera diselesaikan.

    “Saya harap sertifikat yang belum selesai untuk segera diselesaikan secepatnya. Sehingga tanah milik Pemda dapat terlindungi,” kata Nanang. (Pra/Nsy/lmhr)

  • Ratusan CJH Lampung Utara Sudah Lunasi BIPIH

    Ratusan CJH Lampung Utara Sudah Lunasi BIPIH

     

     

     

     

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Sebanyak 485 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Lampung Utara tahun 2024, ada 406 CJH yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH), atau sudah 83,71 persen yang sudah melunasi BIPIH.

     

    Data yang berhasil di input media ini dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, pada Kamis (22/02), sebanyak 406 jemaah haji reguler urutan porsi dan lansia dari kuota reguler dari yang ditetapkan sebanyak 485 estimasi keberangkatan tahun 1445 H/2024 Masehi.

     

    “Beberapa jamah yang belum melunasi ini itu banyak menyampaikan menunda keberangkatannya pada tahun depan dengan alasan kondisi kesehatan. Beberapa di antaranya belum siap, biaya belum mencukupi ada yang sudah wafat dan akan dilimpahkan pada anggota keluarga dan sebagainya,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Lampung Utara, Feryza Agung.

     

    Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Utara, Totong Sunardi menjelaskan saat ini tahapan pelunasan BIPIH Tahap 1 berakhir hari ini.

     

    Ia berharap kepada calon jemaah haji untuk dapat melunasi pada Bank BPS Syariah terdekat

     

    “Pada calon jemaah haji Lampung Utara yang sudah dinyatakan Istitha’ah kesehatannya untuk segera melunasi pada Bank BPS Syariah terdekat,” ucap Totong Sunardi, Jum’at (23/2).

     

    Dia menyampaikan bila belum melunasi maka jatah pemberangkatan tahun ini dapat diisi calon jemaah haji cadangan lainnya yang memang sudah siap dan untuk diketahui bersama bahwa calon jemaah cadangan Lampung Utara yang sudah melunasi BIPIH.

     

    “Ada, 94 orang calon jemaah dari kuota cadangan yang tersedia sebanyak 164 atau sekitar 57,32 persen jemaah cadangan sudah melunasi dan menyatakan siap untuk diberangkatkan. Oeh karena itu Kami mengimbau kembali kepada calon jemaah haji untuk segera melunasi BIPIH yang ditetapkan tahun ini untuk embarkasi Jakarta sebesar Rp58.498.334,-” pungkasnya. (San)

  • Ada 21 Usulan di Musrembang Kecamatan Sungkai Jaya Lampung Utara

    Ada 21 Usulan di Musrembang Kecamatan Sungkai Jaya Lampung Utara

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Kecamatan Sungkai Jaya, Lampung Utara gelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 di aula kantor kecamatan setempat.

    Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum antar para pelaku pembangunan dalam rangka menyusun rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Lampung Utara tahun 2025.

    Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Lampung Utara, Fadly Achmad, mengatakan Musrenbang merupakan forum antar para pelaku pembangunan dalam rangka menyusun RKPD Lampung Utara tahun 2025.

    “Pelaksanaan musrenbang ini bertujuan untuk mendapatkan masukan awal dalam proses penyusunan RKPD Lampung Utara tahun 2025,

    “Pada dasarnya, Musrenbang ini menampung segala aspirasi masyarakat melalui kepala desa dan kecamatan,” ujar Fadly Achmad, Kamis (22/2).

    Ia mengatakan bahwa usulan-usulan rencana pembangunan itu segala akan diprioritas dibahas di Pemkab Lampung Utara.
    Camat Sungkai, Jaya Desputra menuturkan ada 21 item dalam usulan Musrenbang, untuk tahun 2025.
    “Semoga apa yang di usul kan oleh masyarakat desa Sungkai Jaya dapat terlaksana,” ucapnya.

    Kata dua, tahun 2025 harus berdasarkan usulan kegiatan dari tingkat desa sehingga terpenuhinya kebutuhan masyarakat berdasarkan prioritas dan urgensinya,

    “Selain itu perangkat daerah saling bersinergi satu sama lain dalam pembangunan sehingga tercapai keberlanjutan serta tidak ada pembangunan yang mangkrak,” ucapnya (San)

  • Hasil Rekapitulasi Pleno PPK Disoal, Tim Caleg NasDem Pesawaran Bakal Lapor Bawaslu

    Hasil Rekapitulasi Pleno PPK Disoal, Tim Caleg NasDem Pesawaran Bakal Lapor Bawaslu

     

     

     

    PESAWARAN – Hasil rekapitulasi pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Partai NasDem daerah pemilihan (Dapil) 2 Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran, Lampung ditengarai tidak sesuai dengan Rekap C Plano tingkat TPS.

     

    Terkait hal ini tim pemenangan salah satu Caleg DPRD Kabupaten Pesawaran dari Partai NasDem nomor urut 1, Nur Weliyana berencana akan melaporkan ketidaksinkronan data hasil rekapitualsi pleno yang telah ditetapkan oleh PPK kecamatan setempat.

     

    Kata dia, ia bersama tim akan melaporkan dugaan ketidakprofesionalan PPK Kecamatan Negerikaton pada Bawaslu Kabupaten Pesawaran.

     

    ” Ya besok (Jum’at, 23/02/24) kami akan melaporkan ke Bawaslu atas dugaan ketidaksesuaian data hasil rekapitulasi pleno PPK dengan C Plano tingkat TPS yang ada pada kami. Bukti-bukti telah kami persiapkan semuanya,” kata Heri, Kamis (22/02).

     

    Ia mengungkapkan, dari hasil rekap C Plano yang dihimpun timnya, ditemukan adanya kejanggalan yang berbuntut kelebihan dan pengurangan suara di masing-masing Caleg Partai NasDem.

     

    “Kalau hasil rekapitulasi pleno PPK, suara Nur Wely diuntungkan dengan adanya penambahan suara dari yang sebenarnya, sementara Caleg lainnya ada yang dikurangi dan ditambah dari hasil C Plano. Tentunya ini menciderai demokrasi Pemilu Jurdil seperti yang diamanatkan undang-undang,” tegasnya.

     

    Terpisah, Ketua PPK Kecamatan Negerikaton, Suyanto mengatakan, tidak ada ditemukan perbedaan data C Plano dengan hasil rekapitulasi tingkat Kecamatan Negeri Katon yang telah diplenokan. Di mana rekapitulasi tersebut sudah final yang disaksikan dan disetujui oleh perwakilan masing-masing saksi partai politik.

     

    “Kalau data di website Sirekap itu belum tentu sinkron dengan hasil manual (C Plano) dan setiap PPS juga memoto dan mengunggah dokumen C Plano melalui Sirekap mobile, dan PPK juga membuka web ini. Tentu hasil pleno tingkat kecamatan ini sudah sinkron antara data C Plano dengan data Panwas dan saksi. Kalau tidak sinkron pasti saksi akan protes,” kata Suyanto.

     

    Di lain pihak, saksi Partai Nasdem Pesawaran, Mukhtar mengatakan dirinya mewakili Nasdem Pesawaran menghadiri dan menyaksikan proses rekapitulasi surat suara tingkat Kecamatan Negeri Katon. Dirinya juga sudah mencocokan data dari saksi dengan data dari C Plano, dan hasilnya data tersebut sinkron.

     

    “Setelah saya cocokan dengan data yang saya bawa, tidak ada perbedaan antara hasil rekapitulasi dengan data C Plano. Karena itu, saya menyetujui dan menandatangani atas saksi parpol Nasdem,” ucap Mukhtar.

     

    Sementara itu, Anggota PPK Negeri Katon Surono mengatakan, bahwa saat proses rekapitulasi surat suara pemilu tingkat Kecamatan Negeri Katon, sempat terjadi jeda waktu, yang disebabkan satu saksi dari parpol NasDem menyanggah hasil C Plano dengan data milik saksi.

     

    “Saksi NasDem seringkali menyanggah saat rekapitulasi berlangsung, dirinya menyanggah karena ketidaksinkronan data miliknya dengan data dari C Plano yang ditampilkan,” tutup Surono. (Egy)

  • Jelang Ramadhan Kapolres Bersama Forkopimda Tubaba Cek Komoditi Ketersediaan Bahan Pokok

    Jelang Ramadhan Kapolres Bersama Forkopimda Tubaba Cek Komoditi Ketersediaan Bahan Pokok

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Memasuki bulan suci ramadhan 1445 H Kapolres Tulang Bawang Barat (Tubaba) AKBP Ndaru Istimawan, S.I.K bersama Forkompinda turun langsung melaksanakan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok yang berlokasi di Komplek Pasar Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis pagi (22/2/2024)

    Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan, S.I.K, menjelaskan dari hasil monitoring yang dilakukan, harga sembako seperti beras, telur dan bumbu dapur relatif stabil.

    ” Harga dan stok barang kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadhan tahun ini relatif stabil dan ketersediaan di pasar tercukupi untuk kebutuhan warga Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Kapolres.

    Tidak hanya memonitor harga Sembako, Kapolres juga memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga dan tidak mengambil kesempatan menaikan harga sembako memasuki bulan Ramadhan tahun ini.

    ” Kepada para pedagang kami imbau agar tetap berjualan seperti biasa, jangan ada permainan harga, sehingga menimbulkan keresahan pada warga,” tegas Kapolres.

    Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Tulang Bawang Barat Suwardi,SE.,MM. mengungkapkan terhadap antisipasi kebutuhan pokok menjelang ramadhan, secara umum harga sembako masih tergolong relatif stabil meski ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan. Begitu juga dengan stok pangan dan barang untuk kebutuhan pokok masih memenuhi bulan puasa juga masih aman.

    ” Ada beberapa harga barang yang naik tapi masih dalam range yang wajar,” katanya.

    Meski demikian tambah Suwardi, melalui Dinas Perdagangan Pemkab Tulang Bawang Barat akan terus melakukan pemantauan akan ketersediaan bahan sembako dan kenaikan harga jelang menyambut bulan suci Ramadhan.(SNR)

  • Sebanyak 70 Desa di Lampung Utara Telah Cairkan ADD Tahap II

    Sebanyak 70 Desa di Lampung Utara Telah Cairkan ADD Tahap II

    Cakra Lampung, Lampung Utara –Sebanyak 70 desa di Lampung Utara telah mencairkan anggaran dana desa (ADD).
    Dari total 232 desa yang ada, hingga kini masih terdapat 162 desa belum mengajukan pencairan ADD tahap II pada tahun 2023 lalu.

    ADD tahap I dan tahap II ini, ADD dan operasional desa tahun 2023 yang kurang selama tiga bulan.

    “Jadi itu dapat disalurkan pada bulan Februari ini,” ucap Kepala BPKAD Lampung Utara, Mikael Saragih, saat dihubungi Cakra Lampung, Rabu (21/2).

    Kata dia, untuk BPKAD Lampung Utara hanya menunggu berkas dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Utara. Pun jika berkas telah memenuhi persyaratan makanya BPKAD Lampung Utara siap mencairkan.

    “Tapi apa bila masih ada desa belum dapat mencairkan anggaran dana desa bisa jadi itu karena persyaratannya belum cukup dan bisa jadi karena pertanggungjawaban belum selesai Yang pastinya bidang terkait yang mengetahuinya,” ujarnya.

    Yang pastinya untuk permasalahan ini, lanjut, Mikael Saragih, khusus BPKAD Lampung Utara tidak menghambat pencairan ADD.

    “Untuk bilangan sendiri anggaran dana desa yang diterima desa. Atau per desa ialah sebesar Rp86.900.000. Tidak semua desa yang diterima itu sama,” pungkasnya.(San)

  • SDN 1 Banjar Agung Lampung Tengah Komitmen Melestarikan Budaya Lokal

    SDN 1 Banjar Agung Lampung Tengah Komitmen Melestarikan Budaya Lokal

    LAMTENG – SDN 1 Banjar Agung Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah komitmen melestarikan budaya lokal serta memperkenalkan secara luas kepada masyarakat setempat

    Kepala SDN 1 Banjar Agung, Sriwahyuni, menyampaikan pentingnya peran sekolah sebagai wahana pengembangan seni budaya lokal.

    “Tari sembah merupakan seni budaya Lampung yang dilatih dan dikembangkan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, sekaligus sebagai sarana akulturasi budaya antara kekayaan budaya lokal dengan masyarakat pendatang/ transmigran,” ungkap Sriwahyuni, Rabu (21/2/2024).

    Menurutnya, kreativitas dan inovasi dalam seni tari, dapat memberikan kesempatan luas bagi masyarakat, untuk menyalurkan bakat.

    “Kegiatan seperti ini adalah sarana yang sangat penting untuk memupuk rasa cinta terhadap Kebudayaan daerah kita sebagai sumber untuk menggali potensi tradisi lokal yang tumbuh dan berkembang di Lampung,” ujarnya.

    “Kami berharap bahwa kegiatan ini akan memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk mengekspresikan bakat mereka khususnya anak anak sekolah dalam menciptakan seni tari yang benar-benar unik, untuk memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan,” jelasnya. (Hdj).

  • PJU Mati, Ini Kata Kadishub Lampung Utara

    PJU Mati, Ini Kata Kadishub Lampung Utara

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Pemkab Lampung Utara secara berkala pelihara perbaikkan penerangan jalan umum (PJU), khususnya berada dalam ruas jalan poros, atau utama. Seperti di Jalinsum serta protokol milik Pemprov Lampung.

    Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Anom Sauni pemeliharaan dilakukan secara berkala terhadap penerangan jalan umum di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara.

    Berdasarkan informasi dari petugas, di beberapa ruas jalan ditemukan adanya lampu jalan yang mati. Sehingga akan dilakukan perbaikkan kedepannya.

    “Memang kita, pemerintah itu ada pemeliharaannya. Seperti kemarin kita mengecek di sepanjang jalan di Bukit Kemuning dan Kecamatan Kotabumi Utara,” kata dia menanggapi kematian lampu jalan yang berada di jalan protokol Desa Sawojajar – Madukoro, kecamatan setempat kepada media ini, Rabu, 21 Februari 2024.

    Anom menjelaskan perbaikkan masuk dalam pemeliharaan dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan peningkatan terhadap fasilitas publik tersebut.

    “Itu masuk dalam pemeliharaan, dan melalui proses akan dilakukan perbaikkan segera,” tambahnya.

    Sebelumnya, warga berada di wilayah Kotabumi Utara menyebut lampu jalan yang mati lokasinya berada jauh dari pemukiman warga. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, khususnya pengguna jalan.

    “Bukan hanya bahaya bang, tapi juga rawan tindak kriminalitas dijalan,” timpal salah seorang pengendara.

    Warga berharap pemerintah daerah, dalam hal ini dishub dapat segera memperbaiki kerusakan lampu jalan di wilayah tersebut. Sehingga meraka dapat beraktivitas normal, tanpa takut terkena tindak kriminalitas.

    “Harapannya dapat segera diperbaiki, sehingga masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas di jalan,” pungkasnya.(San)

  • Video Petani Singkong Minta Keadilan, Ini Penjelasan Polres Lampung Utara

    Video Petani Singkong Minta Keadilan, Ini Penjelasan Polres Lampung Utara

    Cakra Lampung, Lampung Utara – -Video petani singkong bernama Ibrahim, warga Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara, meminta keadilan kepada Kapolda Lampung hingga Presiden viral.

    Dampak dari video tersebut, Polres Lampung Utara pun angkat bicara.

    Kasat Reskrim Iptu Stef Boyoh mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, menjelaskan dimana saudara Ibrahim melapor ke Polres Lampung Utara terkait pencurian singkong di kebun miliknya.

    Setelah menerima laporan dari korban petugas dari Sat Reskrim melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik di ketahui bahwa saudara Ibrahim pada tanggal 2 Agustus 2023 sudah melakukan perjanjian jual/bagi hasil singkong di lahan seluas kurang lebih 3 hektar miliknya dengan Hasan.

    “Tanaman singkong milik Ibrahim ternyata sudah dicabut oleh orang suruhan Hasan. Selama dua hari proses pencabutan saudara Ibrahamin ikut mengawasi,” kata Iptu Stef Boyoh, Rabu (21/2/24).

    Kemudian uang hasil penjualan singkong tersebut ternyata tidak disetor Hasan kepada Ibrahim.

    “Berdasarkan hasil gelar perkara di Polres Lampung Utara, perkara ini tidak bisa dilanjutkan penyidikannya karena tidak memenuhi unsur pencurian, melainkan tindak pidana tipu gelap,” ujarnya.

    Sehingga atas Laporan pencurian ini lanjut Kasat, dilakukan penghentian penyelidikan. Namun, penyidik Polres Lampung Utara sudah memfasilitasi korban untuk membuat Laporan Polisi kasus penipuan atau penggelapan dengan terlapor Saudara Hasan (LP/B/473/XI/2023/SPKT/POLRES LU, tanggal 24 November 2023). Terhadap Laporan Polisi tipu gelap tersebut sudah dalam tahap sidik.

    “Penyidik Sat Reskrim sudah menetapkan saudara Hasan menjadi tersangka dalam kasus tipu gelap tersebut dan akan segera berupaya mengamankan pelaku yang saat ini masih melarikan diri,” tegas Boyoh.

    Kemudian Kapolres AKBP Teddy menambahkan, dalam proses penanganan perkara ini Polres Lampung Utara sudah melakulan secara Profesional, cepat, transparan dan akuntabel sesuai prosedur perundang-undangan yang ada.

    “Kami akan profesional dalam menangi laporan dari masyarakat atau saudara Ibrahim,” tegas Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy.(Rls/San)