Blog

  • Bawaslu Pesawaran Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kecurangan Pemilu Dapil 2 Negerikaton

    Bawaslu Pesawaran Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kecurangan Pemilu Dapil 2 Negerikaton

    PESAWARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran akan panggil pihak PPS, KPPS, PPK dan Panwas daerah pilih (Dapil) 2 Kecamatan Negeri Katon atas dugaan terindikasi terlibat dalam pelanggaran pemilu di Dapil 2 Kecamatan Negerikaton.

    Hal ini merujuk tindak lanjut Bawaslu Pesawaran terkait Perbaikan Laporan dan Bukti Lengkap yang sudah dilayangkan oleh Tim Pemenangan Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana Parpol NasDem Dapil 2 Kecamatan Negerikaton kepada Bawaslu setempat.

    “Kita sudah menerima perbaikan laporan dari Tim Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana dari parpol NasDem dapil 2 Negerikaton, dan kalau dilihat dari segi formil materil laporan dan bukti sudah lengkap,” ungkap Ketua Bawaslu Pesawaran Fatihunnajah, saat ditemui di Kantor Bawaslu Pesawaran, Rabu (28/02).

    Fatihunnajah mengatakan, pihaknya akan segera mengkaji ulang laporan dari Tim Pemenangan Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana Parpol NasDem Dapil 2 Kecamatan Negerikaton.

    “Kita akan mengkaji ulang atas perbaikan laporan yang sudah diterima untuk mengetahui apakah memenuhi unsur adanya dugaan pelanggaran atau tidak. Dan laporan ini secepatnya kita akan Plenokan,” ujarnya.

    Selain itu, Fatihunnajah menegaskan, setelah laporan masuk dan sudah terregistrasi, pihak Bawaslu Pesawaran akan memanggil PPS, KPPS, PPK, Panwascam dan PKD terkait kondisi real di lapangan, khususnya dalam hal ini wilayah Dapil 2 Kecamatan Negerikaton.

    “Kalau sampai saat ini kami belum bisa memutuskan rekomendasi kepada pihak terkait, namun setelah kami kaji dan cukup terbukti ada pelanggaran, maka kita akan mengeluarkan rekomendasi. Tetapi kami pertegas untuk PSU hanya bisa dilaksanakan setelah 10 hari setelah pemungutan suara, atau bisa saja PSU tersebut dilakukan dengan langkah melalui mahkamah konstitusi,” tegas Fatih.

    Ketika ditanya, apakah laporan dari tim pemenangan Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana Dapil 2 terbukti adanya pelanggaran pemilu dan apakah bisa dilakukan perhitungan suara ulang? Fatih mengaku, dirinya belum bisa berbicara lebih jauh langkah yang akan diambil Bawaslu, namun pihaknya akan segera mengkaji ulang secara detail keseluruhan bukti lengkap yang dilampirkan pada laporan dari Tim Pemenangan Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana Parpol NasDem Dapil 2 Kecamatan Negerikaton.

    “Kita belum bisa bicara sejauh itu, karena saya juga belum melihat keseluruhan berkas laporan beserta bukti yang dilampirkan, dan untuk merekomendasikan perhitungan suara ulang itu harus ada selisih suara,” ungkapnya.

    “Dan patokan dari rekapitulasi Pleno tingkat Kecamatan itu adalah C hasil dari C Plano, C hasil itu kertas yang dikerjakan KPPS, dan tugas PPK akan membuka berkas itu, apabila ada selisih C salinan dan C Plano saat melakukan Pleno di tingkat Kecamatan, maka akan berpatokan dengan C Plano,” imbuhnya.

    Lebih jauh, Fatihunnajah mengungkapkan, untuk pengkajian penanganan pelanggaran, pihaknya membutuhkan waktu selama 7 hari dan bisa bertambah 7 hari lagi apabila ada kekurangan waktu saat melakukan pengkajian laporan.

    “Untuk batas akhir penanganan pelanggaran terhitung saat laporan sudah terregistrasi. Dan laporan dari Tim Caleg nomor urut 1 Dapil 2 Negerikaton kita akan registrasi selama 2 hari, maka lusa hari pertama laporan itu masuk atau terregistrasi, dan untuk tahap selanjutnya sampai ke pemanggilan petugas di lapangan akan kami informasikan kembali secepatnya,” tutup Fatih. (egy)

  • Bawaslu Pesawaran Pastikan Laporan Caleg NasDem Dapil 2 Berlanjut, Bukti Penguat Siap di Layangkan

    Bawaslu Pesawaran Pastikan Laporan Caleg NasDem Dapil 2 Berlanjut, Bukti Penguat Siap di Layangkan

    PESAWARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran memastikan akan melanjutkan proses laporan Tim Pemenangan Caleg partai NasDem nomor urut 1 Nur Weliyana dari Dapil 2 Negerikaton terkait selisih suara dibeberapa Caleg yang berkompetisi dalam payung partai yang sama.

    Dimana diketahui Tim pemenangan Caleg nomor urut 1 partai NasDem, Nur Weliyana juga sebelumnya telah melayangkan laporan adanya persoalan kurang objektif hasil pleno PPK Kecamatan Negerikaton dengan hasil rekap C plano ditingkat TPS.

    Penegasan ini, diungkapkan langsung oleh Ketua Bawaslu Pesawaran, Fatihunnajah saat ditemui dikantor Bawaslu setempat, Selasa (27/02).

    “Dari laporan pertama yang disampaikan, kami komisioner Bawaslu Pesawaran sudah melakukan rapat pleno, merujuk berkas yang ada, kami tidak bisa melanjutkan aduan yang disampaikan, lantaran laporan tersebut belum cukup bukti untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Fatihunnajah.

    Kendati demikian, Fatihunnajah menegaskan, jika pihak Bawaslu akan tetap melanjutkan proses perkara selisih suara yang ada pada masing-masing Caleg Partai NasDem dari dapil 2 Negerikaton tersebut.

    Seperti hal yang tertuang dalam laporan pengaduan yang dilaporkan Tim Pemenangan Caleg nomor urut 1 Nur Weliyana dari Parpol NasDem dapil 2 Kecamatan Negerikaton.

    “Kalau memang ada bukti pendukung yang bisa menguatkan untuk menindak lanjuti laporan, maka kami meminta pelapor untuk melampirkan bukti-bukti pendukung sehingga menguatkan perkara aduan untuk dilakukan proses lebih lanjut ketahap berikutnya,” tegasnya.

    Dan ia menyebut, alat bukti yang menjadi pendukung kuat guna menindak lanjuti berkaitan persoalan pemilu hingga mengarah pada pelanggaran pemilu, maka pihak pelapor mesti melampirkan bukti penguat terhadap indikasi yang disangkakan.

    “Dan dalam hal ini bukti valid atas laporan dugaan terkait permasalahan pemilu tentunya yang berkaitan dalam proses tahapan pemungutan juga penghitungan suara, dan kemudian dilanjutkan melalui rekap C plano dan kemudian C1 salinan dari hasil rekapitulasi surat suara pada masing-masing TPS,” ungkapnya.

    “Besok (Rabu 28/02) berkas laporan terkait selisih hasil rekapitulasi PPK yang dipersoalkan, hingga memicu adanya indikasi pelanggaran pemilu pada masing-masing TPS di 4 Desa yang disangkakan melakukan konspirasi politik untuk memenangkan salah satu caleg parpol NasDem dapil 2 Negerikaton,” timpalnya.

    Lebih jauh, Fatih mengatakan pihaknya meminta kepada pelapor memperbaharui laporan sebelumnya berikut dengan melampirkan bukti-bukti pendukung akan indikasi adanya kecurangan pemilu.

    “Setelah laporan masuk, kami pastikan akan melakukan rapat pleno kembali. Kami pihak Bawaslu memastikan tidak adanya kecurangan pemilu di Bumi Andan Jejama ini,” tandasnya. (egy)

  • Pelantikan FKPP, Bupati Pesawaran Ingin Peran Pondok Pesantren Ditingkatkan

    Pelantikan FKPP, Bupati Pesawaran Ingin Peran Pondok Pesantren Ditingkatkan

     

     

    PESAWARAN – Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam merupakan tempat untuk menciptakan sumber daya manusia agar lebih unggul dan mempunyai kualitas terutama berakhlakul karimah.

     

    Demikian dikatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) se-Kabupaten Pesawaran Periode 2024-2029 di Aula Islamic Center Kabupaten Pesawaran, Selasa (27/02).

     

    Menurut Dendi, pesantren mempunyai fungsi-fungsi tertentu dalam proses perkembangan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan dan telah ikut berperan dalam dinamika masyarakat serta perlu mendapat perhatian.

     

    Dirinya ingin peran pondok pesantren dapat terus ditingkatkan.

     

    “Selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Pesawaran untuk “Mewujudkan Sumber Daya Manusia Yang Sehat Jasmani dan Rohani, Cerdas, Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing”, peranan pondok pesantren baik secara langsung maupun tidak langsung, baik melalui para santri maupun para alumninya, dapat lebih ditingkatkan,” ucapnya.

     

    Dendi menyampaikan profil suatu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Pesawaran harus ada di dalam databes FKPP.

     

    “Sebab FKPP memiliki peran untuk terus menjadikan pondok pesantren sebagai garda terdepan umat mengatasi akibat buruk modernisasi,” imbuhnya.

     

    Dirinya berharap organisasi FKPP semakin solid dalam memajukan Pondok Pesantren di Kabupaten Pesawaran secara khusus, dan memajukan Pondok Pesantren secara umum di Indonesia.

     

    Selain pelantikan FKPP, Bupati Pesawaran juga membuka sosialisasi Digitalisasi Pondok Pesantren.

     

    Ia menambahkan sosialisasi Digitalisasi Pondok Pesantren ini merupakan hal positif yang patut diapresiasi.

     

    “Karena BSI telah ikut serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

     

    Ia pun berharap sosialisasi Digitalisasi Pondok Pesantren ini akan menjadi pilot project sekaligus memberikan warna baru dan kemajuan bagi pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Pesawaran. (egy)

  • Beredar Foto Tiga Pelaku Narkoba, Kasat Narkoba Lampung Utara: Benar Itu

    Beredar Foto Tiga Pelaku Narkoba, Kasat Narkoba Lampung Utara: Benar Itu

     

     

     

     

     

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Beredar foto tiga pelaku penyalahgunaan narkoba di group ‘Media Center LU’ milik Polres Lampung Utara. yang diamankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara.

     

    Informasi yang dihimpun, ketiga pelaku diamankan di kelurahan Tanjung Aman Kabupaten Lampung Utara pada Jumat (23/2/2024) lalu.

     

    Tiga pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut, masing-masing memiliki barang bukti yang diduga sabu-sabu.

     

    Hal tersebut terlihat dari foto pelaku pertama, menggunakan baju abu-abu, dengan gambar barang bukti yang diduga sabu-sabu seberat 1,74 gram, di sampingnya.

     

    Kemudian, foto pelaku kedua terlihat menggunakan baju berwarna kuning, bercorak hitam dengan gambar barang bukti yang diduga sabu-sabu seberat 0,34 gram, di sampingnya.

     

    Sedangkan, foto pelaku ketiga, terlihat menggunakan baju berwarna putih, bercorak hitam dengan gambar barang bukti yang diduga sabu-sabu seberat 1,15 gram, di sampingnya.

     

    Sementara, saat dikonfirmasi, Kapolres Lampung Utara, Akbp Teddy Rachesna meminta agar mengkonfirmasi kepada Humas polres Lampung Utara.

     

    “Bisa langsung tanya ke Humas Polres, terimakasih infonya,” balasnya saat dihubungi awak media melalui via WhatsApp, Selasa (27/2/2024).

     

    Saat dihubungi, Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Budiarto, menyebutkan jika humas Polres Lampung Utara tidak pernah mengirim foto tersebut.

     

    “Kamu dapat dari mana, ini kami di Humas belum ada. Gak ada kami foto itu, karena kalau ada pasti kami rilis,” ungkapnya.

     

    Iptu Budiarto meminta untuk menghubungi Kasat Narkoba Polres Lampung Utara.

     

    “Kamu temui saja kasat Narkoba,” singkatnya.

     

    Sementara, saat dihubungi, Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Akp Widodo Prasojo, justru menanyakan sumber foto tersebut.

     

    “Itu foto anda dapat dari siapa. Kalau mau cari berita, ke Humas Polres Pak, itu tugas mereka di Humas,” ujarnya.

     

    “Itu foto saya yang edit sendri dan tidak pernah menyebarkan keluar,” sambungnya.

     

    Ia justru menyebutkan, jika berita harusnya dikeluarkan oleh Humas Polres Lampung Utara.

     

    “Jangan sampe, saya kena marah pimpinan. Karena berita keluar lewat Humas pak ya, bukan langsung-langsung. Ada HTCK (Hubungan Tata Cara Kerja) nya,” timpalnya.

     

    Ia kembali mempertanyakan, foto yang sudah beredar tersebut.

     

    “Saya juga mau konfirmasi atas foto yang di kirim, karena pimpinan juga WA saya, kenapa belum direlease, fotonya sudah keluar,” paparnya.

     

    “Saya gak masuk group tersebut, jadi gak tau pak,” sambungnya.

     

    Namun, saat ditanyai terkait kebenaran informasi tersebut, Akp Widodo membenarkan penangkapan tersebut.

     

    “Kan itu ada tulisannya sat nakoba, masa gak bener. Dan itu kami laporkan ke pimpinan loh, jadi 100% bener,” sebutnya.

     

    “Benar itu (informasi penangkapan), bukan hoax,” tambahnya.

     

    Namun, saat ditanyai kembali terkait kronologi penangkapan dan tindaklanjut Sat Resnarkoba Polres Lampung Utara, Akp Widodo menyebutkan jika pihaknya sedang berada di luar.

     

    “Lagi di luar (Akp Widodo), nanti kami info kalau sudah di kantor,” pungkasnya.(San)

  • Bupati Pesawaran Hadiri Harlah ke-50 Tahun Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung

    Bupati Pesawaran Hadiri Harlah ke-50 Tahun Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung

    PESAWARAN – Dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung (PDPL) ke-50 Tahun, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona harapkan PDPL bisa jadi perguruan tinggi yang dapat memicu semangat baru dalam membangun lembaga pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Kabupaten Pesawaran.

     

    “Saya berharap Perguruan Diniyyah Puteri Lampung akan tetap eksis, menggelora, serta berkualitas dalam mencetak anak-anak generasi Islam yang amanah, tabligh dan fathonah demi kemajuan bangsa dan Bumi Andan Jejama,” ucap Dendi Ramadhona, di Aula Perguruan Tinggi Diniyyah Puteri Lampung, Selasa (27/02).

     

    Dendi mengatakan, dirinya merasa bangga dan bersyukur di wilayah yang ia pimpin, ada sebuah lembaga pendidikan yang telah berhasil dan sukses menetaskan siswa siswi yang handal dan berprestasi, baik di tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi bahkan nasional.

     

    “Ya, saya yakin bahwa keberadaan Perguruan Diniyyah Puteri Lampung dapat memberikan warna dan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya,” ucapnya.

     

    Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu mengajak untuk mengevaluasi masa perjalanan panjang yang telah banyak dilalui.

     

    “Mari kita evaluasi perjalanan yang dilalui dengan dedikasi, semangat, dan komitmen untuk menyebarkan cahaya islam membangun peradaban yang lebih baik,” ujarnya.

     

    Selain itu, Dendi juga mengajak menoleh kebelakang untuk melihat apa yang harus disempurnakan, baik dalam bidang proses belajar mengajar, sarana prasarana termasuk disiplin pengajar maupun para siswanya.

     

    “Saya mengapresiasi atas dedikasi, semangat dan pengabdian, dan berharap dapat bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran lebih maju lagi, lebih berwibawa, lebih berbudaya dan agamis untuk menjadi daerah yang makmur di Indonesia sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing,” tandasnya. (egy)

  • Simpan Handphone Hasil Curian, Dua Tersangka di Ringkus Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

    Simpan Handphone Hasil Curian, Dua Tersangka di Ringkus Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran

    PESAWARAN – Tim tekab 308 Presisi Polres Pesawaran meringkus dua orang tersangka tindak pidana pencurian di Taman Agro Wisata Sri Rejeki, Desa Bangun Sari, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran.

     

    Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, diwakili Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, mengungkapkan kronologi kejadian bermula pada hari Minggu 31 Desember 2023 sekira pukul 13.00 WIB.

     

    “Korban seorang pelajar berinisial GP (23) warga Desa Tri Rahayu, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran, sedang diruang bilas kolam renang Taman Argo Wisata Sri Rejeki dan tidak sengaja meninggalkan handphone miliknya dilokasi tersebut. Dan ketika korban kembali ke ruangan bilas handphone miliknya sudah hilang,” kata Supriyanto Husin, Selasa (27/02).

     

    Supriyanto mengatakan, setelah kejadian tersebut Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil meringkus kedua tersangka berinisial MRG (19) dan S (30) warga Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

     

    “Pada hari Senin 26 Februari 2024, sekira pukul 19.00 WIB, berdasarkan serangkaian penyelidikan, Tim berhasil mengamankan pelaku (MRG) dirumahnya di Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran,” ucapnya.

     

    “Setelah pelaku diinterogasi, diketahui bahwa handphone tersebut berasal dari kakak iparnya yang berinisial (S) . Selanjutnya, Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran berhasil mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti 1 unit Handphone Samsung A51 dan langsung dibawa ke Mapolres Pesawaran untuk proses hukum lebih lanjut,” sambung Supriyanto.

     

    Kapolres Pesawaran beserta Kasat Reskrim Polres Pesawaran memberikan apresiasi atas keberhasilan Tim dalam mengungkap kasus ini, yang menunjukkan komitmen Polres Pesawaran dalam menegakkan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

     

    “Keberhasilan ini menjadi contoh nyata dari upaya penegakan hukum yang berkelanjutan demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (egy)

  • Walikota Metro Hadiri Musrembang: Ketahanan Pengan

    Walikota Metro Hadiri Musrembang: Ketahanan Pengan

    Metro – Pemerintah Kota Metro melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) di Kecamatan Metro Selatan, Senin (26/02/2024).

     

    Dalam kegiatan tersebut dihadiri Langsung Walikota Metro, Sekda Kota Metro, para Staf Ahli, Asisten, para Kepala Dinas, Kasubag, Tokoh masyarakat dan dimeriahkan masyarakatnya Metro Selatan.

     

    Pantauan di Lapangan, pentas Seni Budaya kuda lumping, Reog Ponorogo, Para Lansia dan juga Gerakan Pramuka dan UMKM ikut meriahkan dan menyambut kedatangan Walikota Metro beserta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan Musrenbang di tingkat kecamatan.

     

    Dijelaskan Camat Metro Selatan, Fajar Riatama, Musrembang ini bisa langsung dihadiri Walikota beserta jajaranya guna menampung aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan.

     

    “Yang pertama saya ucapkan terimakasih kepada tamu undangan dari Pemerintah Kota Metro yang sudah hadir, aspirasi masyarakat di Kecamatan Metro Selatan ini tidak lain fasilitas perbaikan infrastruktur baik dari jalan, gorong-gorong dan juga fasilitas Lampu penerangan jalan,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut, dengan kegiatan prioritas Kecamatan mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan SDM dan potensi wilayah serta program bantuan bedah rumah.

     

    “Dengan demikian, diharapkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan peningkatan kualitas hunian menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tegasnya.

     

    Sementara Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, untuk Musrenbang di tingkat kecamatan masih akan dilakukan pembahasan kembali di tingkat kota yang menjadi prioritas di Kecamatan dan Kelurahandan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada di Pemerintah Kota Metro

     

    “Semuanya tematik, kalau untuk sosial budaya dan ekonomi selesai, tinggal dari Infrastruktur dan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkelanjutan terus dilakukan,” Kata Wahdi.

     

    Wahdi juga menjelaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Wilayah Metro Selatan sendiri paling tertinggi dengan capainya saat ini mencapai 91,62 persen.

     

    “Kalau untuk di Metro Selatan ini sangat bagus sekali, peran serta masyarakat dalam pembangunan sangat baik,” paparnya.

     

    “Saya juga menghimbau masyarakat kepada Kecamatan Metro Selatan ada 832 hektare, bisa menjaga ketahanan pengan, air, energi bisa dijaga dengan baik,” tutupnya. (Arm)

  • Warga Terdampak Banjir  Belum Dapat Bantuan

    Warga Terdampak Banjir Belum Dapat Bantuan

     

     

    Cakra Lampung, Lampung Utara –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara mencatat ada 7 rumah terdampak banjir bandang, di Kecamatan Kotabumi Selatan, Minggu,( 25 /2)

     

    Yang terdampak banjir tersebut tersebar di 3 kelurahan, yakni 4 di Jalan Pandawa, Kelurahan Tanjung Harapan; 2 di Jalan Mangku Alam, Kelurahan Kota Alam; 1 di Kaliumban, Kelurahan Tanjung Aman.

     

    “Untuk bantuan, pengajuannya kita terima dari kelurahan. Kalau tidak ada dari kelurahan, bagaimana mau kami pertanggung jawabkan,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Lampura, Edi Warsono ketika dikonfirmasi terkait bantuan pasca banjir di 3 kelurahan di kecamatan setempat, Senin, (26/2)

     

    Sehingga, menurutnya, sampai dengan saat ini pemerintah daerah belum memberikan bantuan. Meski hanya sekedar sembako, seperti yang telah dilaksanakan di kejadian banjir sebelumnya di Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam.

     

    “Kalau di Rawa Karya Kemarin Kan, itu langsung lurahnya yang menyerahkan pengajuannya. Dan siangnya Bapak Wakil Bupati menyerahkan bantuan,” tambahnya.

     

    Apalagi, kata dia. jumlah rumah warga terdampak disana cukup signifikan sehingga menjadi prioritas.”Inikan sekali lewat, dan jumlah terdampak itu cuma 7 rumah saja. Tapi kita tidak menutup kemungkinan, kalau ada pengajuan tetap diberikan bantuan,” tegasnya.

     

    Disisi lain, Lurah Tanjung Harapan, Syahrir Ependi menambahkan pihak kelurahan telah mengajukan warganya untuk mendapatkan bantuan. Khususnya mereka terdampak banjir bandang, kepada kasi penanggulangan bencana (KPB) di Kecamatan Kotabumi Selatan.

     

    Apalagi di kelurahan itu, warga terdampak cukup banyak. Yakni sebanyak 4 rumah, dari 7 rumah keseluruhan

     

    “Sudah kita ajukan, bahkan telah dari kemarin pasca kejadian. Dan saat ini masyarakat masih menunggu,” timpalnya.

     

    Informasi dihimpun dilapangan, masyarakat terdampak sampai dengan saat ini belum mendapatkan bantuan. Sehingga menjadi pertanyaan, apa perbedaan antara mereka dengan warga lain yang sama – sama rumahnya menjadi sasaran air bah. Akan tetapi tetap mendapatkan perhatian pemerintah, meski hanya sekedar sembako.

     

    “Ya namanya masyarakat kecil bang, mau bagaimana lagi. Sudah dijenguk saja kita terima kasih, Alhamdulillah bantuan apapun belum ada yang datang,” pungkasnya salah seorang warga menjadi korban banjir disana.

     

    Sebelumnya, pasca hujan deras, air bah mulai menggangu rumah warga di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu, 25 Februari 2024.

     

    Berdasarkan pantauan, Cakra Lampung, air bah diduga merupakan kiriman dari daerah yang berada di hulu itu setidaknya menyebabkan 6-7 rumah terendam air. Seperti di RT014/ RW 005, kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, rumah warga telah terendam sampai betis orang dewasa. Selain itu, juga merendam kebun singkong dan jalan.

     

    Seperti di Gang Pandawa, arah Kelurahan Tanjung Harapan – Tanjung Alam Permai (TP) RT setempat. Warga mulai membereskan rumahnya, sebab air naik tanpa disertai hujan yang lama.

     

    Sehingga mereka waspada terhadap adanya kenaikkan debit air, meski tidak ada hujan. Sebab, disinyalir air bah berasal dari kiriman daerah hulu yang hujan deras.

     

    Saat ini dibutuhkan warga ialah makanan siap saji, atau nasi bungkus. Sebab, tidak ada piranti untuk memasak, karena air telah sampai di betis orang dewasa.

     

    “Mulai dari subuh tadi naiknya, kalau awal – awal hanya semata kaki. Kalau ini sudah sampai betis orang dewasa,” ujar salah seorang warga yang rumah terendam di RT setempat, Irawan.(San)

  • Musrembang, Bupati: Pesawaran Maju Berkilau

    Musrembang, Bupati: Pesawaran Maju Berkilau

    PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di dua kecamatan di Kabupaten Pesawaran.

     

    Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pelaksanaan Musrenbang diharapkan menghasilkan output yang akurat berupa daftar usulan skala prioritas kegiatan pembangunan kecamatan tahun 2025.

     

    “Output data skala prioritas adalah sebagai penyempurnaan dokumen Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan tahun anggaran 2025 untuk diusulkan ke kabupaten dan menyinergikan usulan prioritas desa dengan aspirasi pokok- pokok pikiran para wakil rakyat,” ucap Dendi di Pantai Mutun Kecamatan Teluk Pandan, Senin (26/02).

     

    Ia juga menjelaskan dalam menyikapi pencapaian sasaran visi Indonesia Emas 2045, Kabupaten Pesawaran telah menyusun Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2045 yaitu “Pesawaran Maju Berkilau”.

     

    Untuk itu, disebutkan terdapat strategi dalam melaksanakan pencapaian sasaran visi Indonesia Emas 2045 dan penguatan fondasi transformasinya tersebut dijabarkan kedalam beberapa arah kebijakan, yaitu Transformasi Sosial, Transformasi Ekonomi, dan Transformasi Tata Kelola.

     

    Dan juga Pemkab Pesawaran telah menyusun Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Pesawaran Tahun 2025-2045 yaitu PESAWARAN MAJU BERKILAU, yang merupakan manifestasi dari Kabupaten Pesawaran Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Unggul.

     

    Selain itu, beberapa kebijakan pembangunan Kabupaten Pesawaran harus disinergikan dan dilaksanakan pada Tahun 2024 dan 2025.

     

    “Diantaranya yaitu peningkatan iklim investasi dan berusaha yang kondusif, peningkatan kualitas SDM yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, unggul serta berdaya saing,” imbuhnya.

     

    Juga sambung Bupati Dendi, mewujudkan desa mandiri sebagai titik berat pembangunan berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan layanan publik yang berkinerja tinggi.

     

    Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu menekankan agar para camat lebih cepat tanggap terhadap situasi dan kejadian yang ada di wilayahnya dengan senantiasa memantau situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing.

     

    “Agar senantiasa menjaga kondisi yang kondusif di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan,” pungkasnya. (egy)

  • Siswa 1 Gaya Baru Lampung Tengah Gelar Karya P5

    Siswa 1 Gaya Baru Lampung Tengah Gelar Karya P5

     

     

    LAMTENG – Siswa SDN 1 Gaya Baru ll, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, menggelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan untuk mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

     

    Miswanto S.Pd selaku kepala sekolah (kepsek) SDN 1 gaya baru ll mengatakan Kegiatan tersebut sekaligus perpisahan mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) IAIN Metro.

     

    “Terimakasih kepada mahasiswa KKN sudah memberikan ilmunya untuk anak didik kami, di SDN 1 Gaya Baru ll, seperti tarian tradisional Lampung kemudian berbagi pengalaman nya dengan adik-adiknya,” ujarnya Miswanto, Senin (26/2).

     

    Dirinya juga berterima kepada Wanuri selaku kepala kampung GB ll, yang telah hadir dalam kegiatan tersebut juga mendampingi mahasiswa KKN.

     

    “Terimakasih kepada bapak Wanuri selaku kepala kampung yang telah hadir dalam kegiatan ini, beserta ibu Elis yulianti kepala sekolah SDN gaya baru 6 selaku guru penggerak angkatan 5, juga selalu memotivasi kami untuk terus memajukan P5 mengunakan aset sekolah yang kami punya,” katanya.

     

    “Semoga ilmu yang diberikan mahasiswa KKN dapat bermanfaat untuk murid kami, agar SDN 1 gaya baru ll tetap menjadi sekolah yang menghasilkan generasi yang baik, dan lebih baik lagi kedepannya,” tutupnya. (Hdj)