Blog

  • Diduga Gunakan SIM Palsu, Supir Truk Asal Lampung Barat Diamankan

    Diduga Gunakan SIM Palsu, Supir Truk Asal Lampung Barat Diamankan

    Lampung Utara, Cakra Lampung —Lantaran diduga menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu, seorang supir truk asal Kabupaten Lampung Barat (Lambar) diamankan Satlantas Polres Lampung Utara.

    Anggota Sat Lantas Polres Lampung Utara mengamankan seorang pengemudi supir truck yang mengunakan SIM yang diduga palsu, pada saat anggota kepolisian melakukan himbauan kendaraan yang melebihi kapasitas.

    Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Alamsyah RPN, Lampung Utara, Senin (11/3/2024).

    Sementara, supir truk tersebut yakni Roni yang warga Kabupaten Lampung Barat.

    Dari pengakuan pelaku, ia membuat SIM B1 palsu, lantaran tidak memiliki uang untuk membuatnya.

    “SIM saya dulu ilang, terus saya ketemu temen di Jakarta, kata dia buat aja SIM palsu itu gampang,” katanya.

    Ia juga mengatakan, jika membuat SIM tersebut dengan cuma-cuma atau gratis.

    “Saya buat SIM palsu itu secara gratis, waktu sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan pisang dari Lampung Barat, menuju pulau Jawa,” ungkapnya.

    Sementara, Kasat Lantas Polres Lampung Utara, Iptu Joni Charter, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

    Ia mengatakan, dalam pelaksanaan himbauan kendaraan yang melebihi kapasitas atau tonase, anggotanya berhasil mengamankan satu orang supir truck yang mengunakan SIM palsu.

    “Anggota kita di Pos Lantas Alamsyah RPN, berhasil mengamankan seorang supir yang mengunakan SIM palsu,” sebutnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (11/3/2024).

    “Dari pengakuan pelaku, pelaku memperoleh SIM tersebut dari kerabatnya yang ada di Jakarta,” sambung Iptu Joni.

    Menurutnya, dari hasil temuan tersebut, terlihat SIM palsu tersebut, terbuat dari kartu bekas ATM.

    Kemudian, di cetak menyerupai SIM B1, yang kemudian di cek, ternyata SIM tersebut palsu.

    Dari kejadian tersebut, pihaknya menyerahkan sang supir truk ke Satreskrim Polres Lampung Utara.

    “Untuk supir truck tersebut, langsung kita amankan, dan saat ini sudah diserahkan ke Reskrim, karena melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen,” pungkasnya. (San)

  • Pekerja RSUD Ryacudu Kotabumi Belum Gajian Dua Bulan, Kadiskes Lampung Utara: Langsung Direktur

    Pekerja RSUD Ryacudu Kotabumi Belum Gajian Dua Bulan, Kadiskes Lampung Utara: Langsung Direktur

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Krisis keuangan yang terjadi Rumah Sakit Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara harus disikapi dengan bijak.

    Pasalnya dampak dari krisis keuangan, petugas keamanan dan office boy (petugas kebersihan) terlambat pembayaran gaji hingga dia bulan.

    Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Natalia Manan, mengaku jika kewenangan ihwal pembayaran gaji atau operasional RSUD Ryacudu adalah kewenangan direktur RSUD Ryacudu.
    “Itu kewenangan direktur. Karena itu pihak ketiga, ” tulis Maya saat dikonfirmasi Cakra Lampung melalui WhatsApp, Senin (11/3).

    “Untuk kerjasama dengan pihak ketiga itu langsung dengan direkturnya,” imbuhnya.

    Ia kembali menegaskan, RSUD Ryacudu Kotabumi di bawah kewenangan Dinas Kesehatan Lampung Utara. Namun untuk pihak ketiga sepenuhnya berhak dan kewenangan dari direkturnya langsung.

    Sebelumnya diberitakan, Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Lampung Utara abaikan hak para pegawainya. Kabar kurang sedap tersebut ramai diperbincangkan di kalangan tenaga medis dan parkir hingga pegawai rumah sakit plat merah tersebut.

    Petugas keamanan dan office boy (petugas kebersihan) pegawai outsourcing yang bekerja di RSUD Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara belum menerima gaji selama dua bulan.

    Sementara gaji yang diterima mereka hanya Rp2 juta per bulan, jauh di bawah UMK Rp2,716 juta.

    Gaji pekerja yang berasal dari perusahaan outsourcing PT Hulu Balang Mandiri (HBM) itu juga dipotong sebesar 30%

    Dari yang seharusnya Rp2 juta, mereka hanya menerima Rp1,4 juta atau berkurang Rp600 ribu per orang.

    Selain itu, mereka juga tidak memiliki jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan dan JKN-KIS.

    Ada beberapa yang memiliki BJPS Kesehatan, namun iurannya berasal dari kantong pribadi.

    Bahkan, office boy diperbantukan sebagai tukang parkir.

    Sementara itu, Manajer Operasional PT Hulu Balang Mandiri Dede, dikonfirmasi tak menyangkal persoalan itu.
    “Saat ini perusahaannya terkendala pembayaran dari pihak RSUD,” jelasnya, Jumat (8/3).

    “Kalau untuk gaji itu telah disepakati dengan seluruh karyawan. Satpam maupun OB, awalnya 10 penjaga keamanan harus dikurangi menjadi 7.
    Namun saat ini masih bertahan 10 orang, jadi sesuai kesepakatan gajinya dikurangi.
    Hal serupa juga terjadi pada OB yang diperbantukan di areal parkir,” ungkapnya,

    Ia mengakui, penundaan gaji merupakan hal yang salah.

    “Itu salah, tapi kita sudah beberapa kali dijelaskan ke kawan-kawan kita memang sudah tidak mempunyai kemampuan membayar,” ucapnya.

    Ia mengatakan, saat ini sedang mengupayakan pembayaran gaji dengan cara melakukan pinjaman.

    “Kita sedang melakukan upaya-upaya dengan mengajukan pinjaman untuk penalangan gaji. Tapi kita juga mau memastikan dulu pihak rumah sakit seperti apa ke depannya,” kata dia

    Ia menuturkan, kontrak para pekerja tetap berjalan meskipun tidak dilakukan perpanjangan.

    “Selama kontrak itu berjalan, itu tetap berlanjut,” tambahnya.

    Kata dia, jika mereka tidak didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya, lantaran tidak adanya pengajuan dari pihak rumah sakit sejak awal.

    “Untuk kerja sama rumah sakit, memang tidak menyertakan BPJS Ketenagakerjaan itu,” pungkasnya.

    Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, dr Aida Fitria Sugandi, enggan menjawab konfirmasi Cakra Lampung melalui whatsapp, ihwal keluhan satpam dan office boy di rumah sakit milik Pemkab Lampung Utara belum terima gaji dan keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan. (San)

  • Dua Bulan Belum Gajian, RSUD Ryacudu Kotabumi Menuju Bangkrut?

    Dua Bulan Belum Gajian, RSUD Ryacudu Kotabumi Menuju Bangkrut?

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Lampung Utara abaikan hak para pegawainya. Kabar kurang sedap tersebut ramai di perbincangkan di kalangan tenaga medis dan parkir hingga pegawai rumah sakit plat merah tersebut.

    Petugas keamanan dan office boy (petugas kebersihan) pegawai outsourcing yang bekerja di RSUD Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara belum menerima gaji selama dua bulan.

    Sementara gaji yang diterima mereka hanya Rp2 juta per bulan, jauh di bawah UMK Rp2,716 juta.

    Gaji pekerja yang berasal dari perusahaan outsourcing PT Hulu Balang Mandiri (HBM) itu juga dipotong sebesar 30%

    Dari yang seharusnya Rp2 juta, mereka hanya menerima Rp1,4 juta atau berkurang Rp600 ribu per orang.

    Selain itu, mereka juga tidak memiliki jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan dan JKN-KIS.

    Ada beberapa yang memiliki BJPS Kesehatan, namun iurannya berasal dari kantong pribadi.

    Bahkan, office boy diperbantukan sebagai tukang parkir.

    Sementara itu, Manajer Operasional PT Hulu Balang Mandiri Dede, dikonfirmasi tak menyangkal persoalan itu.
    “Saat ini perusahaannya terkendala pembayaran dari pihak RSUD,” jelasnya, Jumat (8/3).

    “Kalau untuk gaji itu telah disepakati dengan seluruh karyawan. Satpam maupun OB, awalnya 10 penjaga keamanan harus dikurangi menjadi 7.
    Namun saat ini masih bertahan 10 orang, jadi sesuai kesepakatan gajinya dikurangi.
    Hal serupa juga terjadi pada OB yang diperbantukan di areal parkir. ungkapnya,

    Ia mengakui, penundaan gaji merupakan hal yang salah.

    “Itu salah, tapi kita sudah beberapa kali dijelaskan ke kawan-kawan kita memang sudah tidak mempunyai kemampuan membayar,” ucapnya.

    Ia mengatakan, saat ini sedang mengupayakan pembayaran gaji dengan cara melakukan pinjaman.

    “Kita sedang melakukan upaya-upaya dengan mengajukan pinjaman untuk penalangan gaji. Tapi kita juga mau memastikan dulu pihak rumah sakit seperti apa ke depannya,” kata dia

    Ia menuturkan, kontrak para pekerja tetap berjalan meskipun tidak dilakukan perpanjangan.

    “Selama kontrak itu berjalan, itu tetap berlanjut,” tambahnya.

    Kata dia, jika mereka tidak didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya, lantaran tidak adanya pengajuan dari pihak rumah sakit sejak awal.

    “Untuk kerja sama rumah sakit, memang tidak menyertakan BPJS Ketenagakerjaan itu,” pungkasnya.

    Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, dr Aida Fitria Sugandi, enggan menjawab konfirmasi Cakra Lampung melalui whatsapp, ihwal keluhan satpam dan office boy di rumah sakit milik Pemkab Lampung Utara belum terima gaji dan keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan. (San)

  • Polres Lampung Utara Dibantu Polda Lampung dan TNI Amanan Eksekusi Lahan Kosong

    Polres Lampung Utara Dibantu Polda Lampung dan TNI Amanan Eksekusi Lahan Kosong

    Cakra Lampung, Lampung Utara — Polres Lampung Utara dibantu Polda Lampung, Pom TNI AD dan Pom TNI AL berserta Pengadilan Negeri (PN) melaksanakan pengamanan eksekusi lahan kosong yang berada Kecamatan Bunga Mayang oleh PN setempat, Rabu (6/3).

    Pelaksanaan pengamanan eksekusi lahan tersebut berdasarkan Delegasi Perkara Perdata No.2/Pdt.Eks/2017/PN/Bbu antara PT. Bumi Madu Mandiri (pemohon eksekusi) dengan PT. Perkebunan Nusantara VII (termohon eksekusi).

    “Pelaksanaan pengamanan pendampingan eksekusi lahan kosong di areal 461 Desa Negara Tulang Bawang, Desa Sukadana Udik dan Desa Tanah Abang Kecamatan. Bunga Mayang ini berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kotabumi ,” jelas Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna.

    Perwira polisi dengan Dua melati di pundak ini mengatakan, kegiatan pengamanan eksekusi lahan oleh pihak PN Kotabumi, Lampung Utara ini dilakukan sesuai dengan petunjuk pihak terkait dengan melakukan pendampingan.

    “Pendampingan pengamanan ini sebagai wujud Kepolisian dan TNI dalam menjaga situasi keamanan sehingga proses eksekusi yang dilakukan pihak pengadilan Negeri Kotabumi tersebut bisa berjalan aman dan kondusif,” kata AKBP Teddy.

    Sebelum pelaksanaan pengamanan eksekusi, Polres Lampung Utara lebih dahulu melaksanakan persiapan dan pemeriksaan pasukan. Dalam apel kesiapan tersebut

    AKBP Teddy juga mengingatkan kepada seluruh personel agar siap siaga dan humanis selama pelaksanaan eksekusi berlangsung.

    “Lakukan pengamanan sesuai SOP yang ada dan lakukan upaya hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba menghalangi kegiatan eksekusi,” tegasnya.

    Sebelumnya Ratusan anggota Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPPN) VII menggelar aksi damai di halaman kantor Pengadilan Negeri Kotabumi, Lampung Pada Senin (5/3/)

    Dalam Ratusan Massa itu menuntut Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi untuk membatalkan rencana kegiatan konstatering (pengukuran pencocokan), sita, dan eksekusi atas aset lahan milik PTPN VII seluas 439,42 Hektar di areal 461 tepatnya lahan yang beradadi wilayah administrasi Kecamatan Bunga Mayang. (San)

  • Dua Rumah di Bukit Kemuning Lampung Utara Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

    Dua Rumah di Bukit Kemuning Lampung Utara Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

    Cakra Lampung, Lampung Utara –Dua rumah milik Hartono (42) dan Nurbaiti (62) warga Desa Tanjung Baru Timur, Bukit Kemuning Lampung Utara terbakar diduga karena konsleting listrik.

    “Untuk informasi yang kita terima dari anggota di lapangan. Kejadian itu terjadi pada pukul 13:31 WIB dan kejadian itu akibatkan konsleting listrik,” ujar Sekretaris Pemadam Kebakaran (Damkar) Lampung Utara, Sari Husin hsia padamkan api di dua rumah tersebut.

    Kata dia, pihaknya mengevakuasi kejadian tersebut, dengan pemadaman dari Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan dua unit armada daomkar dan 11 orang anggota.

    “Sementara untuk kerugian meterial, ditaksir mengalami kerugian Rp300 juta,” ucapnya.

    Sebelumnya diberitakan, viral video berdurasi 30 detik menunjukkan beberapa rumah Desa Tanjung Baru Timur Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara mengalami kebakaran.

    Peristiwa Kebakaran tersebut terjadi Rabu (6/3/2024). Kebakaran itu belum diketahui apa penyebabnya.

    Sekretaris Pemadam Kebakaran (Damkar) Lampung Utara, Sari Husin ketika dihubungi Cakra Lampung mengaku video itu benar, adanya kejadian kebakaran itu. Ia mengatakan anggotanya masih menuju lokasi untuk memadamkan api tersebut.

    “Anggota masih menuju ke lokasi untuk memadamkan api,” jelas Sari Husin

    “Kita masih menunggu team dari Damkar,” ucapnya.

    Sementara, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh juga membenarkan hal tersebut.

    “Informasi tersebut masih kita dalami terlebih dahulu,” katanya. (San)

  • Turnamen Mini Soccer U-12 Ajang Silaturahmi Instansi Pendidikan Lampung Tengah

    Turnamen Mini Soccer U-12 Ajang Silaturahmi Instansi Pendidikan Lampung Tengah

    LAMTENG – Turnamen Mini Soccer U-12 kembali menjadi ajang silaturahmi para instansi pendidikan tingkat SD se-Kabupaten Lampung Tengah.

    Ketua Pelaksana Marsudi mengatakan, kegiatan tersebut, yang digelar di Kecamatan Punggur, dalam rangka meningkatkan potensi masing-masing anak pelajar se kabupaten Lampung Tengah tingkat sekolah dasar.

    “Dengan adanya turnamen seperti ini, kita berharap para siswa-siswi sekolah dasar Lampung Tengah, dapat berkembang baik di dunia pendidikan, tentu nya masing-masing diantara mereka memiliki skil ataupun pontensi baik bagi masa depan mereka lebih berprestasi,” ujar Marsudi, Selasa (5/3).

    Menurutnya di Lampung Tengah banyak siswa-siswi memiliki pontensi sangat baik di bidang olahraga.

    “Tentu ini harus kita dukung dan terus kita berikan support untuk mereka, agar tetap menjadi generasi emas cemerlang di masa depan, dan bisa menjadi kebanggaan bagi kita semua,” jelas dia.

    Sugeng Riadi selaku sponsor pada kegiatan Turnamen Mini Soccer, berterimakasih kepada pemerintah terkait, yang telah memberikan support, kontribusi, dan juga turut memeriahkan acara turnamen tersebut.

    “Terimakasih kepada kepala dinas pendidikan Lamteng Nur Rahman, juga bapak Sariman kelompok kerja kepala sekolah (K3S) Lamteng, yang turut serta mendukung dan membangun pendidikan untuk lebih baik, tentu nya pada tingkat sekolah dasar,” katanya.

    “Saya sebagai sponsor sangat mendukung kegiatan ini, tentunya bagi generasi kita kedepan, dan harapan saya semoga anak didik kita semakin berjaya dalam berkarya,” tutupnya. (Hdj)

  • Rumah di Bukit Kemuning Lampung Utara Terbakar, Sekretaris Damkar: Anggota Menuju Lokasi

    Rumah di Bukit Kemuning Lampung Utara Terbakar, Sekretaris Damkar: Anggota Menuju Lokasi

    Lampung Utara — Viral video berdurasi 30 detik menunjukkan beberapa rumah Desa Tanjung Baru Timur Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara mengalami kebakaran.

    Peristiwa Kebakaran tersebut terjadi Rabu (6/3/2024). Kebakaran itu belum diketahui apa penyebabnya.

    Sekretaris Pemadam Kebakaran (Damkar) Lampung Utara, Sari Husin ketika dihubungi Cakra Lampung mengaku video itu benar, adanya kejadian kebakaran itu. Ia mengatakan anggotanya masih menuju lokasi untuk memadamkan api tersebut.

    “Anggota masih menuju ke lokasi untuk memadamkan api,” jelas Sari Husin

    “Kita masih menunggu team dari Damkar,” ucapnya.

    Sementara, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh juga membenarkan hal tersebut.

    “Informasi tersebut masih kita dalami terlebih dahulu,” katanya. (San)

  • MendesPDTT RI Memberikan Penghargaan Desa Dengan Status Mandiri Kepada 11 Tiyuh Di Tubaba

    MendesPDTT RI Memberikan Penghargaan Desa Dengan Status Mandiri Kepada 11 Tiyuh Di Tubaba

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (MendesPDTT RI) memberikan Penghargaan Desa dengan status Mandiri kepada sebelas Tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Penghargaan ini akan diserahkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh (DPMT) Tubaba.

    ” Sebelas Tiyuh Tubaba yang akan mendapatkan piagam penghargaan Tiyuh Mandiri dari MendesPDTT RI dan di jadwalkan penghargaan tersebut akan diserahkan di kantor Pemkab Tubaba,” kata Ashari, SP Kepala bidang Pemberdayaan Aparatur mendampingi Sofiyan Nur, S.Sos., M.IP Kepala Dinas PMT Tubaba, Selasa (5/3/2024).

    Lebih lanjut, dikatakan Ashari, SP bahwa, Tiyuh yang mendapatkan penghargaan tersebut tersebar diwilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Tubaba yang tertuang dalam Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 175 tahun 2023 tentang Pemberian Penghargaan Desa Dengan Status Mandiri Tahun 2023.

    ” Tiyuh-Tiyuh yang mendapatkan penghargaan ini tersebar di Kecamatan Tulang Bawang Tengah yakni, Tiyuh Pulung Kencana, Panaragan Jaya Utama dan Tiyuh Mulya Jaya. Di Kecamatan Tumijajar yakni Tiyuh Margo Mulyo, Daya Asri dan Margo Dadi,” terangnya.

    Selanjutnya, di Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) yakni, Tiyuh Karta Raharja dan Tiyuh Marga Kencana. Kemudian di Kecamatan Gunung Terang, Gunung Agung dan Kecamatan Lambu Kibang, yang terdiri dari Tiyuh Mulyo Jadi, Tunas Jaya serta Tiyuh Kibang Budi Jaya.

    Sementara itu, Kadis PMT Sofiyan Nur meminta kepada seluruh Tiyuh yang belum mendapatkan piagam penghargaan agar tetap meningkatkan parameter- parameter yang berkaitan dengan peningkatan pembangunan Tiyuh dan tetap menjaga apa saja yang sudah tercapai selama ini yang menjadi kewenangan Pemerintah Tiyuh.

    ” Bagi Tiyuh yang belum di tetapkan sebagai Tiyuh yang berstatus Mandiri agar terus berbenah untuk meningkatkan parameter-parameter agar segera dapat ditetapkan sebagai Tiyuh mandiri seperti Tiyuh-Tiyuh yang lainnya,” pungkasnya.(SNR)

  • KSP Lampung Tengah Bantu 10 Siswa Tak Mampu SD Seputih Surabaya

    KSP Lampung Tengah Bantu 10 Siswa Tak Mampu SD Seputih Surabaya

     

     

    LAMTENG – Sebanyak 10 siswa-siswi SD Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah mendapat bantuan pelajar tak mampu, dari Koprasi Simpan Pinjam (KSP) Sangun Beguwai Kiwah, Lampung Tengah.

     

    Kepala SDN 3 Srikaton, Sularno mengatakan 10 siswa tersebut dari lima SD yang ada di Kecamatan Seputih Surabaya.

     

    “Jadi satu sekolahan masing-masing dua murid yang mendapatkan dana bantuan dari koperasi simpan pinjam,(KSP) di antaranya SDN 3 Srikaton, SDN Kenangasari, SDN 1Gaya Baru I, SDN 3 Mataram Ilir dan SDN 2 Gaya baru VI,” ujar Sularno, Selasa (5/3).

     

    Sularno juga mengucapkan terimakasih kepada pihak koperasi simpan pinjam (KSP) Sangun Beguwai Kiwah, yang telah memberikan sumbangsihnya terhadap siswa-siswi miskin di Kecamatan Seputih Surabaya.

     

    “Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi 10 siswa-siswii ini, terimakasih kepada pihak koperasi simpan pinjam (KSP) Sangun Beguwai Kiwah,” ucap Sularno.(Hdj)

  • Ratusan Massa Unjuk Rasa di Bawaslu dan KPU Pesawaran, Tuntut Ketua Bawaslu dan KPU Pesawaran Dicopot

    Ratusan Massa Unjuk Rasa di Bawaslu dan KPU Pesawaran, Tuntut Ketua Bawaslu dan KPU Pesawaran Dicopot

    PESAWARAN – Ratusan massa yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu” menggelar aksi demo di depan Kantor Bawaslu dan KPU Kabupaten Pesawaran, Selasa (05/03).

    Dalam aksinya, ratusan pendemo di depan pintu masuk kantor KPU Pesawaran, sempat terjadi saling dorong antara pendemo dan pihak keamanan, yang sebelum akhirnya para perwakilan pendemo di terima oleh Ketua KPU untuk menyampaikan aspirasinya.

    Dalam orasinya, pendemo menuntut agar Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino, dan Ketua Bawaslu Pesawaran Fatihunnajah di copot dari jabatannya karena dipandang tidak layak lagi untuk dipertahankan.

    Pasalnya, sebagai wasit dalam pelaksanaan pemilu 2024, keduanya dituding tidak profesional karena diduga telah ikut bermain dengan melakukan keberpihakan ke sosok Caleg yang diinginkan.

    Korlap Aksi Sumara, dalam keterangannya usai diterima Ketua KPU mengatakan, Aliansinya menuntut dan meminta kepada KPU dan Bawaslu Pesawaran untuk transparan dalam setiap keputusannya, terlebih terhadap penanganan masalah yang terindikasi adanya pelanggaran pemilu.

    “Ya, kami minta kepada KPU dan Bawaslu untuk bersikap transparan, tidak sembunyi-sembunyi dalam setiap keputusannya, sehingga tidak ada ruang bagi masyarakat untuk protes atau memberikan koreksi, apalagi terhadap penanganan persoalan yang memang diketahui ada terjadi pelanggaran,” kata Sumara.

    “Jangan janjinya mau melakukan Press Conference, namun nyatanya tidak. Ini sama saja mereka telah berbohong,” sambungnya.

    Sebab itu, Sumara mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan mengawal kinerja kedua lembaga penyelenggara dan pengawas Pemilu tersebut, sampai pada terlaksananya pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.

    “Pokoknya kita akan terus memantau dan mengawal kinerja dari KPU dan Bawaslu, jangan keluar dari jalur nya, akan kita pantau sampai pada pelaksanaan Pilkada nanti,” janjinya.

    Dilain sisi, Katua KPU Pesawaran, Yatin Putro Sugino mengatakan, pihaknya menyambut positif segenap aspirasi, keinginan dan tuntutan dari perwakilan pendemo.

    Dia juga mengucapkan terimakasih atas koreksi terkait kinerja pihak KPU selama berlangsungnya Pemilu, yang secara keseluruhan bermuara kepada perbaikan bagi kinerja penyelenggara Pemilu yang akan datang.

    “Tentunya disini kami ucapkan banyak terimakasih, atas semua aspirasi yang telah disampaikan oleh perwakilan unras tadi, terlebih yang berisi koreksi dan himbauan kepada kami untuk kedepan agar bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya. (egy)