Blog

  • Terkait Korupsi Dana KUR Kejari Lampung Selatan Geledah Dua Tempat Di Kecamatan Sidomulyo.

    Terkait Korupsi Dana KUR Kejari Lampung Selatan Geledah Dua Tempat Di Kecamatan Sidomulyo.

    Kalianda, – Kejaksaan Negeri Lampung Selatan ( Kejari) melakukan penggeledahan di dua tempat di Kecamatan Sidomulyo yakni Dusun Kalimati RT. 002/005 dan Dusun Muara III RT. 03 Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa, (12/09) sekira pukul 11.00 sampai dengan 14.00 Wib.

    Hal itu dilakukan sehubungan dengan Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pembantu Sidomulyo yang di lakukan oleh Miskun seorang Ketua Gapoktan.
    Penggeledahan itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati Para Kasi dan Kasubagbin beserta Tim Penyidik Kejari Lampung Selatan serta didampingi Tim Pengamanan dari Anggota Reskrim Polsek Sidomulyo, Kepala Desa Bandar Suyadi, Kepala Dusun Eman dan Atoy P serta penunggu dua rumah tersebut Santani dan Tri purbokuncoro.

    Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Dwi Astuti Beniyati ketika di konfirmasi media ini membenarkan bahwa telah melakukan penggeledahan di dua tempat hal itu dilakukan sehubungan dengan Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi adanya indikasi dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pembantu Sidomulyo yang di lakukan oleh Miskun seorang Ketua Gapoktan.

    “ Betul kami telah melakukan penggeledahan rumah saudara Miskun di Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo sehubungan penyidikan perkara tindak pidana korupsi Dana KUR pada PT. Bank Negara Indonesia tahun 2022 lalu, dalam penggeledahan ditemukan beberapa dokumen yang sebelumnya di simpan oleh saudara Miskun dan Alhamdulillah pelaksanaan penggeledahan berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.

    Kapolsek Sidomulyo Iptu Ilham Effendi juga membenarkan ada penggeledahan oleh Kejaksaan Negeri lampung Selatan di rumah Miskun karena pihak kejaksaan meminta pendampingan untuk melakukan penggeledahan itu.

    ” Ada anggota Reskrim yang mendampingi pihak kejaksaan ke TKP melakukan penggeledahan, kami diluar rumah dan hadir disana sebagai pengamanan karena diminta oleh Kejaksaan, penggeledahan berjalan aman dan kondusif, “ pungkasnya.

  • Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, Polres Tulang Bawang Bagikan 200 Paket Sembako Gratis

    Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, Polres Tulang Bawang Bagikan 200 Paket Sembako Gratis

    Tulang Bawang-Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023 yang diperingati setiap tanggal 22 September, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan ratusan paket sembako secara gratis kepada warga kurang mampu.

    Kegiatan baksos ini berlangsung hari Senin (11/09/2023), pukul 16.00 WIB s/d selesai, di dua lokasi berbeda yang berada di Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

    “Kemarin sore, petugas kami menggelar baksos dengan membagikan 200 paket sembako gratis di dua lokasi berbeda. Baksos yang kami gelar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023,” ucap Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, CPHR, CBA, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Selasa (12/09/2023).

    Lanjutnya, 200 paket sembako tersebut dibagikan secara gratis kepada warga kurang mampu dengan rincian 100 paket untuk Dusun Cakat Raya, Kampung Menggala, dan 100 paket lagi untuk Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur.

    “Masing-masing paket sembako yang kami bagikan secara gratis untuk warga kurang mampu ini berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, dan mie instan 10 bungkus,” papar perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

    Kasat Lantas menerangkan, kegiatan baksos yang digelar ini selain untuk menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-68 Tahun 2023, juga sebagai bentuk rasa empati dari personel Sat Lantas Polres Tulang Bawang kepada warga kurang mampu yang ada di wilayah hukumnya.

    “Bantuan yang kami berikan ini, sebagai bentuk rasa empati dan mudah-mudahan bisa sedikit membantu untuk meringankan beban ekonomi bagi warga yang kurang mampu,” terang Alumni Akpol 2016.

    Iptu Glend menambahkan, dengan adanya kegiatan baksos seperti ini diharapkan akan semakin mendekatkan Polri khususnya personel Sat Lantas Polres Tulang Bawang dengan warga masyarakat. Selain itu, kami juga berharap apa yang telah diperbuat ini nantinya bisa menjadi amal dan ladang ibadah. (rds)

  • Ini Pesan Ketua Umum PB PMII Saat Pelantikan PC PMII Tuba di Gedung Serbaguna

    Ini Pesan Ketua Umum PB PMII Saat Pelantikan PC PMII Tuba di Gedung Serbaguna

    Tulang Bawang-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tulangbawang resmi dilantik oleh Pengurus Besar PMII di Gedung Serbaguna,Kecamtan Menggala, Kabupaten Tulangbawang pada hari Selasa,(12/09/23).

    Pengurus yang dilantik melalui surat keputusan (SK) Nomor 609.PB-XX.01.417.A-1.8.2023 itu adalah Jeri Buana sebagai Ketua Umum, Wahid Syarifuddin sebagai Sekretaris Umum.

    Pelantikan tersebut dihadiri oleh Pengurus Besar PMII, IKA PMII Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Mesuji, Forkopimda Kabupaten Tulangbawang, Anggota DPRD Tulangbawang, DPD KNPI Tulangbawang,dan KBNU Tulangbawang.

    Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PMII, yang diwakilkan Abdurahman Wahid Wasekjend Bidang Ketenagakerjaan, berpesan agar para pengurus yang baru dapat mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggungjawab serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam menjalankan roda organisasi.

    “Saya berharap PMII dapat menjadi organisasi penyeimbang, baik secara vertikal dan horizontal,” ucap Abdurahman Wahid.

    “Dalam ranah vertikal, PMII harus mampu menjadi organisasi kritis mahasiswa yang dapat mengawal kebijakan pemerintah. Dalam ranah horizontal, PMII harus dapat menyiapkan kader-kadernya agar proses regenerasi tetap berjalan, sehingga organisasi ini tetap eksis dan tergerus oleh perkembangan zaman,”tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Koordinator Cabang Lampung, Ahmad Hadi Baladi Ummah, mengungkapkan bahwa pasca pelantikan ini, PMII Tulangbawang akan fokus pada kerja-kerja produktif dan tetap intens dalam mengawal kerja kerja kaderisasi.

    “Kami akan mengkonsolidasikan, merekonsiliasi, dan mengawal isu-isu strategis di daerah Tulangbawang,” kata Ahmad Hadi Baladi Ummah.

    Ditempat yang berbeda Ketua Umum PC PMII Tulangbawang, Jeri Buana, menegaskan bahwa hanya ada satu Kepengurusan PC PMII Tulangbawang yang sah, yaitu kepengurusan yang baru dilantik.

    “Alhamdulillah Pelantikan hari ini berjalan dengan lancar aman dan damai, dan saya juga menyampaikan hanya satu PC PMII Tulangbawang yang sah yakni kepengurusan yang dilantik pada hari ini, ” tutupnya. (rds)

  • Pj.Bupati Tubaba Firsada Lantik 8 Penjabat Kepalo Tiyuh Dan 1 Kati PAW

    Pj.Bupati Tubaba Firsada Lantik 8 Penjabat Kepalo Tiyuh Dan 1 Kati PAW

    CAKRALAMPUNG,TUBABA–Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs.M. Firsada, mengharapkan agar 8 (delapan) Pj Kepala Tiyuh (Kati) dan 1 (satu) Kati hasil musyawarah tiyuh Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang baru dilantik selalu menjaga kepercayaan masyarakat dan menjalankan amanah, serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat tiyuh.

    Hal itu dikatakan Pj Bupati Firsada saat menyampaikan sambutannya dalam acara pelantikan Kati dan Pj Kati, yang berlangsung, Kamis (7/9/2023) di Lapangan Kantor Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU).

    Di kesempatan itu, Pj Bupati Firsada mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para Pelaksana Tugas (Plt) yang telah menuntaskan tugasnya sebagai Kati.

    “Kiranya, pengabdian saudara sebagai kepalo tiyuh dan masyarakat masih dapat dilanjutkan meskipun tidak terkait pada jabatan tertentu. Semoga pengabdian saudara menjadi sebuah amal kebaikan yang diterima oleh Allah SWT.,” ucapnya.

    Firsada juga mengingatkan bahwa Kati maupun yang bertindak sebagai Pj Kati, merupakan ujung tombak dalam penyelenggaran pemerintah daerah.

    ” Saudara dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat. Karena itu pula, peran dari saudara berada pada posisi yang sangat strategis dalam penyeleng garaan otonomi daerah,” ujar Firsada.

    Menurutnya, tugas yang cukup berat di emban oleh Kati dan Pj Kati mestinya dibantu oleh segenap komponen masyarakat untuk bersama- sama menyelenggarakan otonomi tiyuh tersebut dalam usaha mencapai kesejahteraan masyarakat.

    ” Untuk itu, setelah dilantiknya Kati dan Pj Kati hari ini, saya mengajak segenap warga masyarakat tiyuh untuk mendukung serta membantu Kati dan Pj Kati dalam melaksanakan tugasnya. Marilah bahu membahu dalam menggali potensi yang ada untuk membangun tiyuh,” harapnya.

    Firsada pun berpesan kepada Kati terpilih agar merangkul semua pihak dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh warga.

    ” Tidak ada lagi pendukung dan bukan pendukung, semua warga sudah menjadi tanggungjawab saudara. Sebagai seorang pemimpin hendaknya dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat serta melaksanakan tugas yang telah di amanahkan dengan segenap kemampuan yang ada,” tandasnya.

    Pantauan kegiatan pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkompinda Tubaba, Ketua TP-PKK Tubaba, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Se- Kabupaten Tubaba dan sejumlah undangan lainya, berlangsung khikmad dalam suasana silaturahmi yang bersahaja.(SANUR)

  • Survei LSI : Pemilih NU Lampung Lebih Cenderung ke Prabowo dan Ganjar

    Survei LSI : Pemilih NU Lampung Lebih Cenderung ke Prabowo dan Ganjar

    Cakralampung.com – Menyoroti konfigurasi pemilih Nahdhatul Ulama di Lampung, Lembaga Survei Indonesia (LSI) dalam rilis surveinya menyatakan pemilih NU di Lampung lebih cenderung memilih Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, dan masih kecil jumlah yang memilih Anies Baswedan.

    Kecenderungan ini hampir sama baik di kalangan NU struktural (anggota) maupun NU kultural (bukan anggota tapi merasa bagian dari NU).

    Survei LSI yang dilaksanakan di Lampung pada 20 – 26 Juni, 2023 menemukan bahwa di kalangan warga yang merasa bagian dari NU, dukungan untuk Ganjar dan Prabowo cenderung berimbang yakni 42,2% (Ganjar) dan 38,9% (Prabowo). Sementara Anies Baswedan tertinggal cukup jauh dengan tingkat dukungan 12,6%.

    Djayadi Hanan, Direktur Eksekutif LSI, mengatakan bahwa pemilih di Lampung yang merasa anggota aktif NU sebanyak 16,5% sedangkan anggota tidak aktif sebanyak 16,3%. Secara keseluruhan yang merasa anggota NU adalah sekitar 32,8%.

    Sementara itu, pemilih yang merasa sebagai bagian dari NU jumlahnya lebih besar yaitu 67%. Dengan demikian, jumlah pemilih yang merasa NU kultural ada sekitar 34,2%, namun bila anggota tidak aktif dianggap sebagai NU kultural maka jumlah pemilih NU kultural jauh lebih besar ketimbang NU struktural, bisa mencapai jumlah lebih dari 50% pemilih di Lampung.

    Karena itu, signifikan atau tidaknya insentif elektoral dari kaum Nahdiyin Lampung yang bisa diraup masing-masing capres akan sangat dipengaruhi pemilih kultural ketimbang pemilih struktural.

    Yang juga menarik menurut Djayadi adalah peta dukungan pemilih NU untuk partai politik dalam pemilu legislatif. Pemilih NU baik yang struktural maupun kultural tidak secara dominan memilih PKB.

    Pemilih NU cenderung tersebar di berbagai partai terutama partai besar yakni PDIP, Gerindra, dan Golkar. Di kalangan yang merasa bagian dari NU, dukungan untuk partai lebih banyak untuk PDIP (27,9%), lalu Gerindra 14,4%, Golkar 11,7%, kemudian baru PKB (9,2%).

    Dengan demikian, terlihat bahwa di Lampung, bahkan di kalangan NU, dukungan untuk capres Prabowo dan Ganjar masih bersaing ketat, sedangkan Anies Baswedan perlu bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalannya.

    Survei yang dilaksanakan oleh LSI ini mengambil sampel sebanyak 810 responden di DAPIL DPR RI Lampung I dan sebanyak 810 responden di DAPIL DPR RI Lampung II.

    Sampel survei terdistribusi secara proporsional di seluruh wilayah dan representatif dari berbagai aspek demografi seperti gender, usia, agama, pendidikan, dan seterusnya. Sample gabungan dari kedua dapil sebanyak 1620 responden, dan diperkirakan margin of error plus (MoE) minus 2,5%. (*)

  • Ilham Alawi Interupsi Soal Proyeksi Pendapatan dari Rencana Penjualan Asset

    Ilham Alawi Interupsi Soal Proyeksi Pendapatan dari Rencana Penjualan Asset

    Cakralampung.com – Sidang paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dengan agenda pengesahan KUA PPAS APBD Perubahan Pemkot setempat, diwarnai interupsi.

    Proyeksi pendapatan dari penjualan aset untuk menopang belanja perintah daerah dalam APBD Perubahan dinilai tidak realistis dan dikhawatirkan menambah utang pada akhir tahun anggaran.

    Ilham Alawi, anggota dewan asal Fraksi Partai Gerindra melakukan interupsi tersebut saat sidang paripurna baru dibuka, Selasa (05/09/2023).

    Ia menyampaikan penyesalannya karena dari total 517 Milyar lebih proyeksi pendapatan dalam KUA PPAS, 71 % lebih ditopang oleh rencana penjualan aset yang nilainya diperkirakan mencapai 385 Milyar rupiah lebih.

    “Kami mengkhawatirkan dalam waktu yang sangat singkat ini selama tiga bulan, tidak dapat terealisasi hingga akan berdampak kepada bertambahnya kewajiban utang pada akhir tahun anggaran. Agar belanja pemerintah daerah dilaksanakan dengan menerapkan skala prioritas yang bermuara kepada terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Bandar Lampung,” tegasnya.

    Anggota dewan asal daerah pemilihan Kemiling, Langkapura, dan Rajabasa itu juga menyampaikan bahwa proyeksi pendapatan dari penjualan aset itu tidak dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan Pasal 326 Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, penjualan aset berupa tanah dan bangunan harus didahului dengan adanya penilaian yang dilalukan oleh penilai pemerintah atau penilai publik.

    Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 173/PMK.06/2020 penilai adalah pihak yang melakukan penilaian secara independen berdasarkan kompetensi yang dimilikinya dan penilai pemerintah adalah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara yang diberi tugas, wewenang, dan tanggung jawab untuk melakukan penilaian, termasuk atas hasil penilaiannya secara independen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Sedangkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik yang telah mengalami perubahan dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 56/PMK.01/2017 serta perubahan kedua dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 229/PMK.01/2019 tentang Penilai Publik, disebutkan bahwa penilai publik adalah penilai yang telah memperoleh izin dari Menteri untuk memberikan jasa,” jelasnya.

    Selain itu Ilham menambahkan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 331 Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, penjualan aset berupa tanah dan bangunan serta aset lain yang bernilai di atas 5 Milyar rupiah harus mendapatkan persetujuan DPRD.

    “Proyeksi pendapatan dari penjualan aset yang terdapat dalam KUA PPAS APBD Perubahan Kota Bandar Lampung 2023 ini tidak berdasarkan aturan yang ada. Nilainya tidak berdasarkan nilai oleh tim penilai yang kompeten, belum mendapatkan persetujuan dewan, dan dalam waktu penjualan yang terbatas, nantinya akan menambah beban utang pada akhir tahun anggaran,” pungkasnya. (bgs)

  • Reses, Ketua DPRD Lampung Titip Pesan Pada Siswa SMA Negeri 1 Rumbia

    Reses, Ketua DPRD Lampung Titip Pesan Pada Siswa SMA Negeri 1 Rumbia

    LAMTENG – Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay siap perjuangkan aspirasi masyarakat.

    Hal itu dikatakan Mingrum saat Reses tahap lll di SMA Negeri 1 Rumbia, Lampung Tengah.

    “Bukan janji, tapi kita akan perjuangkan bersama atas aspirasi yang disampaikan oleh Bapak I Nyoman Susila selaku Kepala SMA Negeri 1 Rumbia,” ujar Mingrum Senin (4/9).

    Politisi PDIP Lampung ini berharap aspirasi dari Kepala SMA Negeri 1 Rumbia bisa berjalan dengan baik dan segera terealisasi.
    “lnikan yang diajukan oleh keluarga besar SMA 1 Rumbia seperti perbaikan jalan depan sekolah, gamelan tari sembah, panggung dan dinding gedung serba guna. Jadi kita doakan bersama-sama agar semuanya bisa sukses dan tercapai,” katanya.

    Ia juga mengingatkan kepada siswa-siswi untuk menjaga nama baik sekolah dan nama baik pribadi masing-masing, demi masa depan.
    “Ketika kalian selesai dari sekolahan ini, masa depan kalian ada pada diri kalian sendiri, dan bukan kepada orang lain, serta maju atau mundur, semua terletak pada diri kalian masing-masing,” tegasnya.

    “Jangan kalian rusak masa depan kalian, ingat itu. Kalo sampai kalian rusak masa depan kalian saya pastikan selamanya masa depan kalian akan suram dan tidak gampang untuk dipulihkan,”pungkasnya (Arm).