Blog

  • Harga Cabai Rawit Tembus 60 Ribu Per Kilo

    Harga Cabai Rawit Tembus 60 Ribu Per Kilo

    Cakralampung.com – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandar Lampung, mengalami kenaikan.

    Dari pantauan di Pasar Pasir Gintung, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, harga Cabai rawit melonjak naik mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Senin, (30/5/2022)

    Sebelum mengalami kenaikan harga cabai rawit berkisar Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram nya.

    Sementara cabai japlak (cabai setan) mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Sebelum mengalami kenaikan harga cabai japlak Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga cabai merah Rp 55 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram.

    Salah seorang pedagang di Pasar Pasir Gintung, Harnani (43) mengatakan, harga berbagai jenis cabai kembali melonjak naik setelah sebelumnya mengalami penurunan harga paska hari Raya Idul Fitri.

    Menurutnya, kenaikan harga terjadi sejak dua hari terakhir. Para pedagang menilai kenaikan harga cabai saat ini terlalu melonjak tinggi.

    Sementara, seorang pedagang di pasar Wayhalim, Anna mengungkapkan, harga cabai merah kembali naik setelah sebelumnya sempat turun di harga Rp.40 ribu per kilogram.

    “Harga cabai naiknya luar biasa, hari ini saya jual cabai merah Rp 59.000 per kilogram,” jelas Anna.

    Selain itu, salah seorang pembeli, Mama Nisa mengaku kaget dengan kenaikan harga cabai rawit.

    “Minggu kemarin saya beli 1/4 kilogram masih Rp 10.000 sekarang saya beli 1/4 kilogram Rp 15.000,” tutur dia.

    Lebih lanjut, Ia pun berharap agar harga cabai dapat kembali normal.

    “Ya harapannya semoga kembali normal mba, karena kita masak apa-apa kan pakai cabai,” harapnya.

    Diketahui, tidak hanya cabai yang mengalami kenaikan harga. Namun, bawang merah juga mengalami kenaikan. Harga bawang merah terpantau Rp 40.000 per kilogram, sebelum mengalami kenaikan, harga bawang merah yakni Rp 30.000 per kilogramnya. (rin/asf)

  • Expo HUT Apeksi ke-22 Resmi Ditutup

    Expo HUT Apeksi ke-22 Resmi Ditutup

    Cakralampung.com – Pelaksanaan Expo Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-22 telah selesai.

    Penutupan Expo HUT Apeksi ke-22 itu berlangsung di Gedung Graha Wangsa, Kota Bandar Lampung. Minggu,(29/5/2022)

    Wakil Walikota Bandar Lampung, Dedi Amarullah mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan HUT Apeksi ke-22.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan HUT Apeksi ke-22 sehingga kegiatan tersebut dalam berjalan secara sukses,” kata Dedi Amarullah

    Ia mengatakan, menurutnya Apeksi merupakan momentum untuk kebangkitan ekonomi di Kota Bandar Lampung.

    “Apeksi ini menjadi momentum yang tepat saat menjalani Endemi pasca Pandemi Covid-19. Kami harap ajang Apeksi ini menjadi momentum untuk kebangkitan ekonomi Kota Bandar Lampung,” jelasnya.

    Lanjutnya, sehingga menarik investor-investor dari luar daerah untuk bekerjasama dalam membangun Kota Bandar Lampung.

    Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian Bandar Lampung, Adiansyah mengatakan, Pelaksanaan Expo HUT Apeksi diikuti oleh 68 stand yang terdiri dari Pemerintah Kota anggota Apeksi.

    “Dan ada salah satu kabupaten dari Provinsi Lampung yakni Tulang Bawang yang juga membuka stand, ada juga stand dari BUMN, BUMD, organisasi swasta dan pelaku usaha UMKM,” ungkapnya

    Ia mengungkapkan, bahwa pengunjung selama gelaran Expo HUT Apeksi mencapai 3.570 orang.

    “kita juga ada penilaian stand terunik dan stand termenarik yang mendapat penghargaan, pemenang akan diumumkan langsung,” tandasnya. (ani/asf)

  • Jembatan Dan Singkong

    Jembatan Dan Singkong

    KETUA DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menyoroti persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat di Lampung Tengah. Terutama masalah jembatan dan tanaman singkong.

    “Jembatan dan tanaman singkong adalah urat nadi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” Katanya kepada Cakra Lampung kemarin.

    Menurut Wakil Rakyat asal PDI Perjuangan ini, jembatan adalah salah satu urat nadi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, jembatan merupakan penghubung antar daerah.

    Terlebih dalam mempercepat rentang kendali transportasi pengiriman barang atau komuditas, terutama hasil pertanian.

    Dengan kondisi jembatan yang rusak atau tak layak digunakan, akan mempersulit masyarakat, dalam akses mobilitas.

    “Sama halnya dengan singkong. Tanaman ini sudah menjadi tulang punggung petani. Karena itu, petani ini (singkong, red) harus juga menjadi perhatian kita dan pemerintah daerah tentunya, ” Tegas dia. (asf)

    Jangan Permainkan Petani

    SEJUMLAH petani singkong di Desa Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah (Lamteng), mulai keluhkan harga jual singkong yang terus menurun sepekan terakhir.

    “Harga singkong tidak stabil dan cenderung turun. Kami takut harganya anjlok. Kami bisa merugi, ” kata Rubis, salah satu warga di wilayah tersebut, kemarin.

    Menurut warga Desa Banjar Ratu itu, sepekan terakhir harga singkong mulai turun. Dan membuat petani khawatir sebagaimana sebelumnya harga singkong sangat anjlok dan membuat petani rugi.

    “Baru tahun ini kami merasakan harga yang cukup membantu kehidupan petani, sebelumnya jangankan untung modal saja tidak kembali “ jelas Rubis.

    Rubis juga berharap pemerintah dapat berperan aktif melakukan monitoring kepada pengusaha tapioka guna memastikan kesetabilan harga terus terjaga bahkan ditingkatkan demi kesejahteraaan petani.

    Menanggapi keluhan warga ini, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay SH., MH mengungkapkan akan melakukan peninjauan harga jual dan meminta pengusaha tapioka tdak terkesan menggunakan ego sektoral dalam menurunkan harga tanpa jawaban yang konkrit.

    “ boleh dan sah saja jika ada jawaban yang konkrit dan bisa diterima oleh petani untuk menurunkan harga, tapi harus jelas dan baiknya menggunakan proses komunikasi yang tepat, jangan terkesan suka suka, karena lembaga legislatif ini punya fungsi pengawasan “ ujar Mingrum.

    Mingrum juga mengingatkan kepada sejumlah pihak untuk tidak mencoba melakukan intervensi harga sehingga membuat harga jual petani anjlok yang berdampak kepada kesejahteraan petani.

    “ kita kawal secara bersama, saya ingatkan apapun yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mencoba memainkan harga petani,saya minta pemerintah setempat dan pihak terkait untuk lakukan croschek dan periksa kondisi di lapangan, karena kepentingan dan kesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab kita bersama “ pungkasnya. (rls/asf)

    49 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan

    ADANYA keluhan warga Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pungubuan, Lampung Tengah (Lamteng), terkait adanya jembatan gantung yang sudah rusak parah dan membahayakan penyebrang, Ketua DPRD Provinsi Lampung melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke lokasi jembatan tersebut.

    “Jembatan ini informasinya sudah 49 tahun tidak tersentuh pembangunan atau perbaikan, ” Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay saat reses di daerah itu (Jumat, 27/05).

    Selengkapnya halaman 7.

    Mingrum Gumay yang saat itu melakukan Penyerapan Aspirasi (Reses) di desa Tanjung Ratu meninjau langsung kondisi jembatan bersama kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama beserta lembaga sosial kontrol yang ada di daerah tersebut.

    Saat dilokasi, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH menyebutkan kondisi jembatan penghubung desa seperti ini harusnya tidak lagi digunakan. Bahkan ini sangat berbahaya jika terus dipaksakan.

    “ kita liat bersama,ini sudah mulai rapuh dan informasi yang diterima jembatan ini pernah dilewati mobil ambulance saat melakukan pengantaran jenazah covid-19 dan terjadi insiden diatas jembatan ini yang mana evakuasi hampir 2 hari karena rodanya masuk kebawah ketika di dongkrak alasnya kayu jadi rapuh “ terang Mingrum.

    Mingrum juga menyebutkan karena kondisi yang harus segera ditindaklanjuti, dirinya mengajak kolaborasi stakeholder agar memfasilitasi perbaikan jembatan tersebut.

    “ Jembatan ini menjadi objek vital karena masyarakat, petani, pegawai dan karyawan. Bahkan anak sekolah menggunakan jalur tersebut,kan ini tanggung jawab bersama mari kita berkolaborasi “ terang dia

    Sementara itu, menurur salah satu warga yang melintas di jembatan tersebut, Imron mengaku sangat berharap agar jembatan ini segera diperbaiki untuk memudahkan dirinya melakukan mobilisasi hasil panen keluar daerah.

    “ kita selalui dibayangi rasa takut ketika melewati jalan ini, kalau sampai tidak tau selahnya ya resiko yang kita terima jatuh kebawah,apalagi sudah mulai rapuh, sebagai masyarakat saya sangat berharap ini segera diperbaiki “ Tutupnya. (rls/asf)

  • HUT Apeksi ke-22, Para Walikota Gowes Sepeda ke Taman UMKM Bung Karno

    HUT Apeksi ke-22, Para Walikota Gowes Sepeda ke Taman UMKM Bung Karno

    Cakralampung.com – Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) terus berlanjut, para Walikota se-Indonesia itu naik sepeda bersama, dalam tanjuk Gowes Apeksi-22, di Kota Bandarlampung, Sabtu (28/5/2022) pagi.

    Start Gowes Apeksi-22, dimulai di Jalan dr Soesilo. Kemudian peserta masuk Jl. P Diponegoro menuju Bundaran Tugu Adipura. Kemudian, peserta melanjutkan perjalanan ke Jl. Jendral Sudirman dan finis di Jl. Gatot Subroto, tepatnya di depan Kantor RRI. Para peserta lalu jalan kaki mengunjungi Taman UMKM Bung Karno.

    Tak hanya para walikota, ratusan warga pun tampak antuasias menyambut para Walikota se-Indonesia itu menggowes sepeda.

    “Iya kami ikut memeriahkan kegiatan ini,” kata Dinda, dengan nada semangat gembira, yang merupakan salah satu masyarakat sekitar.

    Setelah tiba di UMKM Bung Karno, tampak dalam rombongan, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana yang berada diposisi terdepan bersama Ketua Apeksi Bima Arya, serta mantu Presiden Jokowi, Bobby Afif Nasution juga tengah telihat berbaur bersama peserta lain.

    Dalam pantauan, terlihat para perserta di teriaki sejumlah warga saat berjalan kaki mengunjungi Taman UMKM Bung Karno.

    “Bunda, Pak Bima, Pak Bobby” ungkap masyarakat sekitar, dengan sorak gembira menyambut hangat kedatangan para Walikota se-Indonesia.

    Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, telah menyiapkan 200 unit sepeda buat para peserta Gowes Apeksi-22 sejauh 2,9 Km. (asn/asf)

  • Kakam Ujung Gunung Ilir Bagikan Sembako dan Perabot Rumah Tangga Kepada Warga

    Kakam Ujung Gunung Ilir Bagikan Sembako dan Perabot Rumah Tangga Kepada Warga

    Cakralampung.com – Bentuk keperdulian kepada masyarakat yang kurang mampu Arjuna Putra, Kepala Kampung (Kakam) Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, membagikan bantuan sembako dan perabotan rumah tangga,Sabtu (28/5).

    Dengan tema “UGI Peduli” yang di salurkan Sumbangan dari Masyarakat Kampung Ugi yang ekonominya relatif mampu.

    Hadir ikut mendampingi Kakam Ugi Arjuna Putra,Babinsa,Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) dan Ketua RT/RW setempat.

    Bantuan itu berupa Beras, minyak Goreng, Gula, Sarden, serta mie instan,kelambu Kasur yang diberikan kepada 6 orang termasuk kategori Miskin,Rumah tidak layak huni,cacad tetap, dan keterbelakangan mental.

    Saat di temui media Cakralampung.com Arjuna Putra Kakam Ugi mengatakan ini merupakan bentuk peduli kami sebagai Aparatur Kampung Ugi yang bersinergi dengan masyarakat yang ekonominya relatif mampu.

    “Bantuan ini, jangan dilihat dari nilainya tetapi ini bentuk keperdulian kami semua kepada masyarakat yang membutuhkan terkhusus dikampung ugi,” ucap bung Jon Sappan akrabnya.

    Selain memberikan simbolis sembako, Arjuna Putra Kakam ugi memberi bantuan berupa perabotan yakni kelambu,dan kasur kepada anak yatim.

    “mudah mudahan apa yang kami berikan ini bisa bermanfaat kepada yang menerimanya,semoga kita semua diberikan Barokah oleh Allah SWT, ” ungkap bung Jon.

    Lanjutnya ia juga menjanjikan kepada masyarakat yang bernama Kaliyem (60) untuk memfasilitasi berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala dengan menggunakan Ambulance Kampung gratis untuk antar jemput.

    “akan kita fasilitaskan dengan menggunakan kendaraan Ambulance kampung untuk masyarakat yang berobat atau yang memerlukan penanganan yang serius,”imbuhnya.

    Disisi lain Kaliyem (60) RT 1 RW 3 Warga Kampung ugi berterimakasih atas simpati kakam ugi dan Aparaturnya yang telah memberikan bantuan serta membantu menghantarkan pengobatan dirinya.

    “Alhamdulillah semoga berkah kepada kami.terimakasih kepada pak jon kakam ugi yang telah berpartisipasi memberikan bantuan kepada kami.semoga Allah SWT memberikan kelimpahan rezeki kepada beliau,” tutupnya.

    Adapun nama-nama masyarakat kampung ugi yang mendapatkan bantuan yakni:
    1.Kaliem 2.Ketut Sadiyo 3.Mu’ah 4.Dullah 5.Galis Mey Pertiwi 6.Dinem. (Rds/asf)

  • Umar Ahmad : Terima Kasih Insan Pers

    Umar Ahmad : Terima Kasih Insan Pers

    Cakralampung.com – Mantan Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Ir. H.Umar Ahmad, SP mengapresiasi dukungan insan Pers dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tubaba, selama kurun waktu masa jabatannya bersama mantan Wakil Bupati H.Fauzi Hasan, SE.,MM.

    ” Kami berterimakasih kepada seluruh Insan Pers Tubaba, yang telah mendukung pembangunan di Tubaba. Saat ini Tubaba bisa memiliki daya saing dan dikenal, bahkan dikenal sampai diluar daerah,” kata mantan Bupati Umar Ahmad dalam sambutannya pada acara halal bilhalal Insan Pers Tubaba, Jum’at malam (27/5) di RM Kulonrowo, Tiyuh Pulung Kencana.

    Lebih lanjut, dikatakannya, bahwa dia percaya Insan Pers Tubaba akan lebih mendukung pembangunan Tubaba kedepannya dan, dia berjanji akan terus berkomitmen membangun Tubaba diruang yang berbeda.

    ” Saya dan pak Fauzi Hasan sekali lagi berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Insan Pers Tubaba, yang telah menemani Tubaba pulang ke masa depan, dan saya mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan selama saya menjabat Bupati Tubaba,” pungkasnya.

    Sementara dalam acara itu, mantan Wakil Bupati Tubaba, H. Fauzi Hasan, SE.,MM mengatakan sepuluh tahun dirinya hadir di Tubaba dan dia sangat bersyukur dapat berbuat untuk Tubaba.

    ” Tiga hal yang saya syukuri yakni, yang pertama bersyukur ditemukan di Tubaba, kedua bersyukur ditemukan kepada saudara-saudara sekalian dan bersyukur ditemukan dengan orang yang menginspirasi saya yakni Bapak Umar Ahmad,” ungkapnya.

    Penghargaan kepada insan pers Tubaba lanjutnya, karena sangat berpengaruh dalam mendukung pembangunan dan dia mengajak untuk terus berbuat pada perannya.

    ” Saat ini kita hanya berpisah secara raga, tapi pikiran kita tetap satu untuk memajukan kabupaten Tubaba yang kita cintai ini,” pungkasnya.

    Pada acara tersebut juga dilangsungkan, pemberian cindra mata dari seluruh organisasi Pers yang diawali sambutan yang diwakili oleh ketua PWI Tubaba Edi Zulkarnaen dalam suasana silaturahmi yanf bersahaja. (snr/asf)

     

  • Puncak HUT Apeksi ke-22, Berlangsung Meriah

    Puncak HUT Apeksi ke-22, Berlangsung Meriah

    Cakralampung.com – Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-22 berlangsung meriah.

    Acara yang diisi mulai dari tari Nemui Nyimah, musik cetik, tarian medley nusantara, dan lainnya, di Ballroom Hotel Novotel, Kec. Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Jum’at (27/5/2022) malam.

    Dengan mengusung tema APEKSInergi, di usia ke-22 tahun APEKSI “Kebangkitan Ekonomi Melalui Kolaborasi Multi Pihak”.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyampaikan, rasa haru atas terselenggaranya serangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Bandar Lampung (Apeksi) ke-22 di Bandar Lampung.

    “Alhamdulillah terima kasih atas kehadirannya, kami Pemkot Bandarlampung mengucapkan terima kasih atas kehadirannya. Dan saat ini Kota Bandar Lampung pertama kali dikunjungi oleh para wali kota se-Indonesia,” kata Eva Dwiana.

    Ia juga berharap, Semoga dengan adanya event Apeksi dapat menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung.

    “Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak-ibu semuanya bisa menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Bandar Lampung,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Eva Dwiana mengatakan, pihaknya hanya diberi waktu satu bulan untuk mempersiapkan serangkaian HUT Apeksi ke-22.

    “Kami dikasih waktu hanya sebulan untuk mempersiapkan serangkaian acara HUT Apeksi ini, mudah-mudahan apa semua ini bisa berkesan untuk bapak-ibu semuanya,” tuturnya

    Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Bima Arya Sugiarto mengatakan, pihaknya sangat mengapresisai Pemerintah Kota Bandar Lampung atas persiapan yang sudah diberikan untuk perayaan HUT Apeksi ke-22.

    “Waktunya yang diberikan tidak panjang untuk persiapan. Tapi totalitasnya luar biasa, seperti tadi, saya lihat tidak ada toko yang tidak dipasang spanduk hut apeksi, hari ini kita juga disajikan tarian dari berbagai daerah,” kata Bima Arya

    Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa bahwa dari 98 kota yang ada di Indonesia, tercatat ada 74 kota yang hadir di Bandarlampung, di mana ada 58 wali kota yang datang langsung tanpa diwakili.

  • MENPAN RB Letakan Batu Pertama Pembangunan MPP Pemkot Bandar Lampung

    MENPAN RB Letakan Batu Pertama Pembangunan MPP Pemkot Bandar Lampung

    Cakralampung.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN RB) Tjahjo Kumolo, meletakkan batu pertama pada pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP), pemerintahan kota (Pemkot) Bandar Lampung, Jumat (27/5/2022).

    Menteri Tjahjo Kumolo, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Bandar Lampung yang telah memberikan kehormatan kepada dirinya untuk meletakkan batu pertama pembangunan mal pelayanan publik yang ada di Bandar Lampung.

    “Saya kira seluruh kepala daerah, seluruh pejabat pejabat baik pusat sampai di Kelurahan dan desa, harus memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat,” kata dia.

    Lebih lanjut, Ia mengatakan, bahwasannya pelayanan publik tersebut sejatinya sudah ada, tetapi dengan adanya MPP satu atap nanti ini akan lebih baik lagi pelayanannya.

    “Karena MPP satu atap ini dalam upaya untuk lebih meningkatkan kualitas layanan publik, sehingga mempercepat proses perizinan dan mengintegrasi seluruh masalah-masalahnya,” jelasnya.

    Ia juga mengambil contoh dari kepolisian yang sekarang mengurus SKCK sudah mudah dan memperpanjang SIM juga cepat. Begitupun juga pelayanan di rumah sakit milik TNI AD yang tidak lagi ditanya sakit apa dan apakah ada uangnya.

    “Saya kira juga termasuk rumah sakit rujukan, Puskesmas-puskesmas pembantu juga, harus memberikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya. (asn/asf)

  • Pemkot Metro Akan Naikkan Pemberian Stimulus Hingga 70 Persen Pada PBB-P2

    Pemkot Metro Akan Naikkan Pemberian Stimulus Hingga 70 Persen Pada PBB-P2

    Metro — Pemerintah Kota Metro akan naikkan pemberian stimulus hingga 70 persen pada Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

    Hal tersebut berdasarkan hasil rapat  dengar pendapat  Pemkot Metro bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro di Gedung DPRD setempat, Rabu (25/05/2022).

    Sekretaris Daerah (Sekda) kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, telah mendapatkan dua solusi untuk PBB-P2 pada tahun 2022 ini berdasarkan hasil hearing tersebut.

    “Ada saran rekomendasi dari DPRD kota Metro yang harus kita laporkan kepada pak wali. Pertama adalah PBB di tahun 2022 yang sudah ada penurunan itu tetap, kemudian bagi yang mengalami kenaikan di tahun 2022 akan dikembalikan seperti di tahun 2021,” kata dia.

    Kemudian, solusi selanjutnya  penambahan pemberian stimulus kepada objek wajib pajak hingga sebesar 70 persen.

    Menurutnya, surat keputusan (SK) terkait PBB-P2 yang telah dikeluarkan tahun 2022 ini sementara akan dirubah dan diganti dengan SK yang baru.

    “Jadi, tidak dilakukan pembayaran terlebih dahulu melalui BPPRD dan kemungkinan hari senin SK sudah siap, kemudian kita lakukan perhitungan kembali, baru setelahnya dapat dilakukan pembayaran,” papar Bangkit.

    Dan bagi yang sudah membayarkan pajak PBB-P2 tersebut, lanjut Bangkit, pihaknya akan lakukan penghitungan kembali dan akan dilakukan pemotongan langsung pada pembayaran tahun berikutnya.

    “Kita masih empati juga ya, karena kita masih pandemi, dan posisi ppkm kita masih terus,” bebernya.

    “Itupun kemungkinan setelah kita naikkan (stimulusnya) masih mendapat keluhan, ini kan kita tetap upayakan, agar kedepannya kita dapat tetap menjaga seluruh masyarakat kita agar dapat membayar pajak,” pungkasnya. (Rendi)

  • DPRD Kota Metro Beri Dua Solusi Pada Pemkot Perihal Kenaikan PBB-P2

    DPRD Kota Metro Beri Dua Solusi Pada Pemkot Perihal Kenaikan PBB-P2

    Metro — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro memberikan dua solusi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, perihal Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dinilai memberatkan masyarakat.

    Sekretaris Komisi I DPRD kota Metro, Amrulloh mengatakan, pihaknya telah memberikan dua usulan yang bisa  dijadikan pertimbangan Pemkot Metro merespon keluhaan masyrakat soal kenaikkan PBB-P2.

    “Jadi, tadi hasil keputusan hearing ada dua opsi, dimana opsi pertama yang tidak berkeberatan itu silahkan, dan yang berkeberatan itu dikembalikan kepada pajak tahun 2021,” kata Amrullah saat dikonfirmasi usai Hearing (dengar pendapat) dengan pihak Pemkot Metro di Gedung DPRD setempat, Rabu (25/05/2022).

    Ia menjelaskan, ada  beberapa indikator yang bisa menjadi bahan dalam penilaian  menetapkan stimulus pajak tersebut berdasarkan hasil temuan kasus berbeda  di lapangan.

    “Ada yang mengalami penurunan, ada yang juga naik. Yang naik ini yang berkeberatan akan dikembalikan ke biaya pajak tahun 2021. Yang memang sudah diringankan itu tetap karena otomatis gak masalah ya kan, karena pajak dia lebih murah dari tahun sebelumnya,” ujar dia.

    Selanjutnya, usulan kedua pihaknya meminta penambahan pada pemberian stimulusnya.

    “Diskon dari pajak itu ditambah. Yang sebelumnya 20 sampai 60 persen, sekarang kita usulkan 30 sampai 80 persen maksimalnya,” ungkap dia.

    “Tinggal nanti opsi mana dari dua pilihan itu yang difikir sudah memang winwin solution, karena memang banyak juga yang untuk kelas usaha itukan memang pantas, wajar dan masuk akal apabila tidak diberikan diskon pajak atau stimulus pajak, atau diakonnya dikurangi,” tambahnya.

    Menurutnya, untuk di Kota Metro itu terdapat beberapa kendala dimana dilokasi perkecamatan itu berbeda-beda.

    “Dan itu kita coba sama ratakan. Artinya berlaku untuk satu Metro. Nah persesuaian-persesuaian itu yang tadi kami cari,” pungkasnya. (Rendi)